Anda di halaman 1dari 22

ADJECTIVES Kata Sifat-Kata Sifat Adjective (kata sifat) adalah kata yang digunakan untuk memberi sifat pada

kata benda. Tiap kata sifat mempunyai kekuatan yang bersifat membatasi, dan kata sifat itu boleh diberikan definisi sebagai kata yang digunakan untuk mebatasi pemakaian kata benda. Ada enam jenis kata sifat : Proper adjective (kata sifat nama diri) Descriptive adjective (kata sifat deskriptif) Quantitative adjective (kata sifat kuantitatif) Numeral adjective (kata sifat numeral) Demonstrative adjective (kata sifat demonstratif) Distributive adjective (kata sifat distributif) A. Proper adjective Kata sifat yang melukiskan suatu benda dengan suatu kata benda nama diri tertentu. Proper adjective harus dimulai dengan huruf besar. Contoh: An Indonesian pilgrim. Pejiarah Indonesia Pembentukan kata sifat dari kata benda nama diri: a) Dengan menambahkan n Kata benda Kata sifat Austria Austrian (yang berhubungan dgn Austria) Sumatra Sumatran (yang berhubungan dgn Africa Sumatra) African (yang berhubungan dgn Afrika) b) Dengan menambahkan an Kata benda Kata sifat Europe European (mengenai Troy Eropa) Troyan (mengenai Troya) c) Dengan menambahkan ian Kata benda Kata sifat Mongol Mongolian (mengenai Paris Mongolia) Parisian (mengenai Paris) d) Dengan menghilangkan e atau y dan menambahkan ian Kata benda Kata sifat Aristotle Aristotlian (mengenai Italy Aristotle) Italian (mengenai Itali) e) Dengan menghilangkan s dan menambahkan tian Kata benda Kata sifat Mars Martian (mengenai Planet Mars) f) Dengan menambahkan i Kata benda Kata sifat Iraq Iraqi (mengenai Irak)

B. Descriptive Adjective Kata sifat yang melukiskan sifat dan keadaan seseorang, hewan atau benda. a brave girl. Seorang gadis yang berani a beautiful woman. Seorang wanita yang cantik a sick dog. Seekor anjing yang sakit C. Quantitative Adjective Kata sifat yang menunjukkan berapa banyak (how much) sesuatu benda yang dimaksudkan. Kata-kata sifat utama yang termasuk kategori ini : much (= a large quantity of) banyak little (= a small quantity of) sedikit no (= not any) tak ada sesuatu apapun some (= a certain quantity of) sejumlah tertentu any ( = any quiantity of) sejumlah sedikit enough (= sufficient) cukup whole seluruh half setengah Adjective of quantity selalu diikuti oleh kata benda tunggal, dan kata benda ini harus selalu merupakan kata benda material atau kata benda abstrak, misalnya much bread, much butter, much sugar (material), much pain (= a high degree of pain) rasa sakit yang sangat (kata benda abstrak). Oleh karena itu ajective of quantity disebut juga adjective of degree. D. Numeral Adjective Kata sifat yang menunjukkan berapa banyak (how many) benda atau dalam urutan berapa. Numeral adjective dibagi kedalam dua golongan : a) Definite numeral (bilangan tertentu) Bilangan-bilangan yang menunjukkan berapa banyak benda yang ada yaitu bilangan cardinal (one, two, three), bilangan ordinal (first, second, third) dan bilangan multiplicative (one only, twofold, threefold). b) Indefinite numeral (bilangan tak tentu) Menunjukkan bilangan jenis tertentu tanpa mengatakan secara tepat berapa jumlahnya. Seperti all, some, enough, no, many, few, several, dan sundry. Definite numeral dapat dijadikan indefinite dengan meletakkan kata some atau about di depannya, Some ten men were absent. Kurang lebih sepuluh orang tidak hadir catatan : many a dan a many Many a adalah ungkapan yang diikuti oleh kata-kata benda bentuk tunggal. Contoh: Many a youth and many a maid, dancing neath the greenwood shade. Banyak pemuda dan banyak pemudi, menari di bawah naungan pohon-pohon hijau A many adalah ungkapan yang diilkuti oleh kata-kata benda bentuk jamak, a many disini mempunyai kekuatan suatu kata benda kolektif. Contoh: They have nopt shed a many tears. Mereka tidak menitikkan banyak air mata Dalam prosa, lebih umum diselipkan kata great antara a dan many. Contoh: A great many woman berarti banyak sekali wanita E. Demonstrative Adjective Kata sifat ini membatasi pemakaian kata benda pada orang atau benda itu diharapkan supaya ditunjukkan oleh kata sifat itu. Kata-kata sifat jenis ini dibagi lagi dalam dua golongan utama:

a) Definite demonstrative (kata sifat penunjuk tertentu) b) Indefinite demonstrative (kata sifat penunjuk tak tertentu) Apabila orang atau benda ditunjukkan secara tepat, misalnya this woman, kata sifat itu disebut definite demostrative. Apabila orang atau benda ditunjukkan dalam suatu pengertian umum/tidak secara tepat, kata sifat itu disebut indefinite demonstrative. Definite Tunggal Jamak the the (ini/itu) this these (ini) that those (itu) yon, yon, yonder (disana) yonder such (seperti ini/itu, semacam ini/itu) such the same (yang sama) the same self-same (yang itu-itu saja) self-same the other (yang lain) the other Indefinite Tunggal Jamak a,an _ (sebuah, seekor, seorang, one dsb) any any (suatu) a certain any (yang mana saja, apa saja) such certain (yang tertentu) some such (suatu, anu) another some (suatu, beberapa) any other other (yang lain) any other (yang lain) Kata sifat the umumnya disebut definite article (kata sandang tertentu) dan a atau an disebut indefinite article (kata sandang tak tertentu). Cara pemakaian kata sifat penunjuk tertentu (definite demonstrative): a) This, these Sesuatu yang dekat sekali (dapat disentuh atau dijangkau dengan tangan) ditunjukkan oleh kata-kata sifat ini, seperti this book, these books. b) That, those, yon, yonder Kata-kata sifat ini menunjukkan sesuatu pada jarak yang lebih jauh (tidak dapat disentuh atau dijangkau dengan tangan). c) Such Kata sifat ini berarti yang semacam ini atau semacam itu, menunjukkan kepada sesuatu yang baru saja disebutkan atau kepada sesuatu yang baru saja (akan) sedang disebutkan. Contoh: Her praise of me was not sincere, I dont like such a woman. Pujiannya padaku tidak tulus hati, aku tidak menyukai wanita semacam itu Such juga dipakai sebagai indefinite demonstrative, dalam hal ini such tidak menunjukkan kepada sesuatu yang disebutkan sebelumnya, tetapi yang samar-samar (tidak jelas) atau tidak tentu. d) The same, self-same, very same

Kata-kata sifat ini semuanya menunjuk kepada sesuatu yang disebutkan sebelumnya. Self-same dan very same lebih bersifat menegaskan atau menekankan daripada same. Contoh: You told her to come here as soon as possible and I gave her the same answer. Anda menyuruh dia datang ke sini secepat mungkin dan saya memberikan jawaban yang sama kepadanya e) The other (yang lain) Kata sifat ini menunjukkan yang kedua dari dua orang atau benda yang disebutkan sebelumnya, sedang the one (yang satu) menunjukkan yang pertama. Cara pemakaian kata sifat penunjuk tak tentu (indefinite demonstrative) adalah sebagai berikut: a. A, an, a certain A, an dan a certain dipakai dengan kata-kata benda bentuk tunggal, untuk menunjukkan bahwa tidak ada orang atau benda khusus yang dimaksudkan atau ditentukan, seperti a woman (seorang wanita), an egg (sebutir telur), a certain person (seseorang yang tertentu). Certain dipakai dengan kata-kata benda bentuk jamak dalam pengertian yang sama, seperti certain people (sekelompok orang tertentu). b. One Kata ini umumnya adalah kata sifat bilangan (numeral adjective). Akan tetapi one juga boleh dipakai sebagai kata sifat penunjuk tak tentu (indefinite demonstrative) dalam kalimat ini: Contoh: She came one day to see me. Pada suatu hari ia datang menemui saya one day = on a certain day which I cannot remember c. Any Kata ini lebih bersifat menegaskan atau menekankan daripada a atau an. Any dapat dipakai dengan kata-kata benda bentuk tunggal dan juga bentuk jamak. Contoh: Any man could do that. Setiap orang/siapa saja dapat melakukan itu d. Some Ini dipakai dalam dua pengertian: Untuk menunjukkan bahwa tiada orang atau benda khusus yang ditentukan. Untuk membuat bilangan tertentu menjadi tak tentu. Contoh: Some man called here this morning. Seseorang singgah ke sini tadi pagi e. Another, any other, other Another dipakai dengan kata-kata benda bentuk tunggal dan other dengan kata-kata benda bentuk jamak. Another dan other dipakai dalam kalimat-kalimat berita (affirmative sentences). Any other (dengan kata-kata benda bentuk tunggal atau jamak) dipakai dalam kalimat-kalimat menyangkal (negative sentences). Contoh: I have read another book. Saya telah membaca buku yang lain I have read other books. Saya telah membaca buku-buku yang lain F. Distributive Adjective Membatasi pemakaian kata benda dengan menunjukkan bahwa orang atau benda yang ditunjukkan oleh kata benda digunakan satu demi satu, atau dalam bagian-bagian yang terpisah. Kata sifat golongan ini ada empat buah : each, every, either dan neither. a) Each Each berarti salah satu dari dua benda, atau salah satu dari dua bilangan apa saja yang melebihi dua. The two students had each a pen. Dua orang siswa ini masing-masing mempunyai sebuah pena b) Every

Every tidak dipakai untuk salah satu dari dua, melainkan untuk bilangan tertentu yang melebihi dua. Contoh: Every man (out of the fifteen present) had a gun. Tiap orang (dari lima belas orang yang hadir) mempunyai sebuah senapan Catatan : Every adalah kata yang lebih kuat daripada each dan berarti tiap-tiap tanpa kekecualian . Every five hours berarti setiap jangka waktu lima jam, lima jam diambil secara kolektif sebagai satu periode/jangka waktu. Every other berarti setiap yang kedua, setiap dua sekali atau berselang, seperti every other day (dua hari sekali), every other week (dua minggu sekali). c) Either Ini mempunyai dua arti: salah satu dari dua, atau setiap dari dua, yaitu keduanya Contoh: You can take either side, that is, one side or the other. Anda boleh mengambil salah satu sisi, yaitu sisi yang satu atau sisi yang lain d) Neither Ini adalah bentuk negatif dari either dan berarti yang satu tidak, yang lain juga tidak (keduaduanya tidak). Contoh: You should take neither side, that is, neither this side nor that, neither the one side nor the other. Anda seharusnya tidak mengambil salah satu sisi, yaitu sisi yang ini tidak, sisi yang itu juga tidak, sisi yang satu tidak, sisi yang lain juga tidak The two uses of adjectives and subtitutes for adjectives (Dua Cara Pemakaian Kata Sifat): 1) The attributive (atributif, kata sifat yang terletak langsung di depan kata benda) 2) The predicative (predikatif, kata sifat yang merupakan predikat) Penjelasan : 1) Attributive use (pemakaian atributif) Suatu kata sifat dipakai secara atributif, apabila kata sifat itu memberi sifat kata bendanya secara langsung. Contoh: A noble deed suatu perbuatan yang mulia A lame cat seekor kucing yang pincang Semua kata sifat asli dapat dipakai secara atributif, kecuali glad lazimnya hanya dipakai secara predikatif, misalnya I am glad to meet you. Saya senang bertemu dengan anda 2) Predicative use (pemakaian predikatif) Suatu kata sifat dipakai secara predikatif, apabila kata sifat itu dijadikan bagian predikat (sebutan) suatu kalimat. Lalu kata sifat itu memberi sifat kata bendanya secara tidak langsung melalui kata kerjanya. Contoh: Her character is noble. Wataknya mulia That cat went lame. Kucing itu berjalan dalam keadaan pincang Kata atau kata-kata apa saja yang membatasi kata benda sejalan seperti suatu kata sifat akan membatasinya, boleh dianggap menjadi pengganti untuk kata sifat : a) Suatu participle (partisip) atau verbal adjective (kata kerja partisip yang dapat dipakai sebagai kata sifat) Contoh: A retired president. Seorang presiden purnawirawan

Retired pay. Uang pensiun b) Suatu adverb (kata tambahan) dengan participle (partisip) tertentu yang dimengerti : Comtoh: The then King. Raja pada waktu itu c) Kata benda atau gerund (kata kerja bentuk ing yang berfungsi sebagai kata benda) dipakai sebagai kata sifat: Contoh: A river fish. Ikan yang hidup di sungai A bathing place. Suatu tempat yang digunakan untuk mandi d) Suatu kata benda atau kata ganti dalam kasus kepunyaan: Contoh: Your sons teacher. Guru anak anda e) Suatu kata kerja dalam modus infinitif (infinitive mood) Contoh: Water to drink. Air yang diminum f) Suatu kata depan dengan objeknya: Contoh: A man of virtue. Seorang yang baik/bijak g) Suatu adjective clause (anak kalimat kata sifat) yaitu suatu anak kalimat yang melakukan tugas kata sifat, misalnya: Contoh: The cassette that you lent me will not be lost. Kaset yang anda pinjamkan kepadaku itu tidak akan hilang

NOUNS Kata-Kata Benda Dalam Tata Bahasa Inggris terdapat Delapan Bagian Tata Bahasa The Eight Parts of Speech, yaitu : Noun (kata benda) Pronoun (kata ganti) Adjective (kata sifat) Verb (kata kerja) Adverb (kata keterangan) Preposition (kata depan) Conjunction (kata sambung) Interjection (kata seru) Pembahasan tentang noun (kata benda) meliputi antara lain : Concrete and abstract nouns Concrete noun and abstract noun menjelaskan tentang kata benda yang berwujud dan kata benda tak berwujud(abstrak). Countable and uncountable nouns Countable noun and uncountable noun menjelaskan tentang kata benda yang dapat dihitung dan kata benda yang tak dapat dihitung.

Singular and plural nouns Singular noun and plural noun menjelaskan tentang kata benda bentuk tunggal dan kata benda bentuk jamak. Foreign plural nouns Foreign plurals noun menjelaskan tentang pembentukan kata benda bentuk jamak dari bahasa asing (foreign). A. Concrete and Abstract Nouns Kata benda mempunyai dua bentuk : i. Concrete Noun (kata benda berwujud), yaitu kata benda yang menunjukkan benda berwujud, dapat dilihat dan diraba. Contoh : Rudi (nama orang), man, gold, table, etc (et cetera). ii. Abstract Noun (kata benda yang tak berwujud). Menunjukkan benda yang tak berwujud, tetapi dapat dibayangkan. Contoh : Wisdom, life, friendship, etc. I. Concrete noun terbagi lagi menjadi empat bagian yaitu : a) Proper noun (kata benda nama diri). Kata benda yang didahului oleh huruf besar yaitu nama orang, nama kota, negara, sekolah, perusahaan dan lain-lain. Contoh: Lisa, Jakarta, America, etc. b) Common noun (kata benda umum). Kata benda umum adalah kata benda biasa. Contoh: teacher, book, plane, mountain, etc. c) Material noun (kata benda yang terdiri dari bahan mentah/bahan baku). Kata benda yang berasal dari pertambangan dan bahan baku lainnya. Contoh: gold, paint, silver, oil, etc. d) Collective noun (kata benda kolektif). Yaitu kata benda yang mempunyai arti majemuk. Contoh: flock, division, class, committee, parliament, etc. II. Abstract noun dapat dibentuk dari kata kerja, kata sifat dan kata lainnya. a) Abstract noun berasal dari kata kerja: Dengan memberi akhiran ment pada kata kerja, contoh : Verb Abstract Noun advertise advertisement agree agreement argue argument Dengan memberikan akhiran ion,tion pada kata kerja, contoh : Verb Abstract Noun connect connection associate association confuse confusion Dengan menambahkan akhiran ation, cation, ition pada kata kerja, contoh: Verb Abstract Noun admire admiration compete competition classify classification Dengan menambahkan akhiran ance, ence pada kata kerja, contoh: Verb Abstract Noun hinder hindrance admit admittance differ difference Dengan menambahkan t pada kata kerja, contoh: Verb Abstract Noun complain complaint

fly flight contain content descend descent deceive deceit Dengan menambahkan y pada kata kerja, contoh: Verb Abstract Noun discover discovery deliver delivery injure injury b) Abstract noun yang sama bentuknya dengan kata kerja, contoh: Verb Abstract Noun to hope hope to help help to mind mind to love love c) Abstract noun berasal dari kata sifat dengan cara menambahkan akhiran ness pada kata sifat tersebut, contoh: Adjective Abstract Noun good goodness happy happiness polite politeness d) Abstract noun yang berasal dari Common Noun (kata benda umum), contoh: Common Noun Abstract Noun agent agency champion championship child childhood hero heroism e) Abstract Noun yang berasal dari adjective lainnya, contoh: Adjective Abstract Noun Adjective Abstract Noun patient patience wise wisdom young youth long length important importance true truth deep depth beautiful beauty hot heat fluent fluency B. Countable and Uncountable Nouns Countable nouns adalah benda yang dapat dihitung. Countable nouns dapat dibagi menjadi dua bagian yaitu: singular (tunggal) dan plural (jamak) a) Contoh bentuk tunggal: one month, a ring, a river, a well, a chair, etc. b) Contoh bentuk jamak: one and half months, rings, chairs, rivers, etc. Tanda-tanda khas countable nouns adalah : Dapat diubah menjadi plural. Dapat digunakan kata many, several dan some (beberapa) di depan kata benda bentuk jamak. Jika singular harus menggunakan kata kerja tunggal(verb to be : is atau was untuk kata benda/kata ganti orang ketiga tunggal, sedangkan kata kerja harus ditambah s untuk simple present tense). Jika plural harus memakai kata kerja jamak (verb to be : are untuk

present tense atau were untuk past tense, sedangkan kata kerja tidak ditambah s dalam waktu simple present). Uncountable nouns adalah kata benda yang tidak dapat dihitung. Kalau menghitungnya diperlukan takaran, timbangan, meteran, ukuran dan sebagainya. Contohnya: butter, coffe, tea, flour, air, water, ink sugar, etc. Tanda-tanda khas uncountable nouns adalah : Tidak dapat langsung diberi a atau an di depan kata benda ini. Tidak dapat dijadikan plural. Untuk menunjukkan banyak harus digunakan much (bukan many). Dalam kalimat yang menggunakan verb to be selalu dipakai is untuk present tense dan was untuk past tense. Sedangkan dalam kalimat yang menggunakan kata kerja harus dipakai kata kerja + s dalam bentuk waktu simple present tense. C. Singular and Plural Nouns Singular nouns adalah kata benda tunggal. Contohnya : a table, an apple, a book, etc. Plural nouns adalah kata benda jamak. Contoh : two apples, three books, etc. Pembentukan kata benda jamak : a) Dengan menambahkan s pada kata benda tunggal, contoh: Tunggal Jamak a door doors a school schools a table tables an apple apples b) Dengan menambahkan es jika kata benda tunggal itu berakhiran huruf s, x, z, ch dan sh, contoh: Tunggal Jamak a bus buses a glass glasses a box boxes a buzz buzzes a bench benches a brush brushes c) Dengan menambahkan es, jika kata benda tunggal itu berakhiran huruf o, contoh: Tunggal Jamak a hero heroes a potato potatoes d) Dengan mengubah y menjadi i lalu ditambah es, jika y didahului oleh sebuah huruf mati. Apabila y didahului huruf hidup maka hanya ditambah s, contoh: Tunggal Jamak a baby babies a city cities a fly flies a boy boys e) Dengan mengubah f atau fe menjadi ves, contoh: Tunggal Jamak a calf calves a knife knives

a leaf leaves Kekecualian: Tunggal Jamak Tunggal Jamak a hoof hoofs a scarf scarfs a chief chiefs a wharf turfs a gulf gulfs a grief griefs a roof roofs a file files a proof proofs a safe safes a dwarf dwarfs a strife strifes a reef reefs f) Dengan menambahkan s pada kata pokoknya, jika kata benda tunggal itu compound noun (kata benda gabungan), contoh: Tunggal Jamak son in law sons in law sister in sisters in law law step son step sons hanger on hangers on Irregular plural bentuk jamak yang tidak beraturan). Sejumlah kata benda mempunyai bentuk amak yang tidak beraturan. Dengan mengadakan perubahan vokal (huruf hidup)didalamnya, contoh: Tunggal Jamak man en woman omen foot eet tooth eeth goose eese loose ice mouse ice dormouse dormice Dengan memberikan en atau ne untuk membentuk jamaknya, contoh: Tunggal Jamak ox xen child hildren brother rethren cow ine Kata-kata gabungan (compound nouns) kata pertama dan keduanya dijamakkan, contoh: Tunggal Jamak man servant men servants woman omen servants servant men teachers man teacher Kata-kata benda yang mempunyai bentuk jamak yang sama dengan bentuk tunggalnya, contoh: Tunggal Jamak swine wine

deer eer sheep heep fish ish heathen athen yoke oke (of oxen) brace race (of birds) dozen ozen score core stone tone (weight) hundredweight hundredweight pice ice Perhatikan contoh dibawah ini! this swine. babi ini these swine. babi-babi ini that deer. rusa itu those deer. rusa-rusa itu Sejumlah kata-kata benda yang memiliki s terakhir dan kata-kata benda nama diri yang erakhir dengan bunyi desis, bentuk tunggal dan jamaknya sama, contoh: Tunggal Jamak species pecies series eries amends mends works orks sundanese sundanese javanese javanese Kata-kata benda yang selalu dalam bentuk jamak dan tidak mempunyai bentuk tunggal, contoh: Jamak Jamak Jamak Jamak spectacles shears tweezers breeches arms clothes drawers pantaloons bellows shorts trappings trousers pincers compasses shoes measles pliers mumps bowels entrails scissors intestines giblets contents tongs riches Nama-nama ilmu dan mata pelajaran yang berakhiran ics, dan sejumlah kata benda yang berakhiran huruf s, selalu mempunyai bentuk tunggal, contoh: Tunggal Tunggal Tunggal Tunggal civics mathematics mechanics linguistics phonetics physics politics economics aeronautics obstetrics optics statistics gymnastics news billiards draughts gallows D. Foreign Plural Nouns Foreign plural adalah bentuk jamak yang berasal dari bahasa asing. Ada sejumlah bentuk jamak yang dipinjam langsung atau diserap dari kata-kata benda bahasa asing. 1) Bahasa Latin

Tunggal Jamak Tunggal Jamak alga algae antenna antennae apex apices apparatus apparatus appendix appendices agendum agenda addendum addenda axis axes alumnus alumni alumna alumnae bacillus bacilli bacterium bacteria codex codices datum data femur femora focus foci fungus fungi genius genii genus genera penis penes radius radii stamen stamina series series vortex vortices 2) Bahasa Yunani Tunggal Jamak Tunggal Jamak genisis geneses analysis analyses basis bases crisis crises automatom automata criterion criteria phenomenon phenomena carcinoma carcinomata dogma dogmata proboscis proboscides phalanx phalanges larynx larynges Banyak kata benda asing yang pembentukan jamaknya mengikuti tata bahasa Inggris yaitu dengan menambah s di akhir kata, contohnya: Tunggal Jamak Tunggal Jamak appendix appendixes aquarium aquariums antenna antennas emporium emporiums femur femurs cactus cactuses formula formulas vagina vaginas larynx larynxes adieu adieus

ADVERBS Adverb (kata keterangan/tambahan) adalah kata yang dipakai untuk menerangkan bagian dari tata bahasa yang mana saja kecuali kata benda dan kata ganti. a) Adverb menerangkan kata kerja Contoh: She speaks English fluently. Ia berbicara bahasa Inggris dengan fasih b) Adverb menerangkan kata sifat Contoh: Its now too hot to play tennis. Sekarang udara terlalu panas untuk bermain tenis c) Adverb menerangkan kata adverb lainnya Contoh: She sings very well. Ia menyanyi dengan baik sekali d) Adverb menerangkan kata depan Contoh: The cat was sitting almost outside the door. Kucing itu sedang duduk hampir di luar pintu Di sini adverb almost menerangkan kata depan outside. e) Adverb menerangkan kata sambung

Contoh: I want to know precisely how the accident happened. Saya ingin mengetahui secara pasti bagaimana kecelakaan itu terjadi Adverb dapat menerangkan bukan saja kata-kata yang terpisah tetapi juga sebuah kalimat asertif (yaitu kalimat yang hanya menegaskan atau menyangkal sesuatu). Dalam hal ini adverb harus ditempatkan di posisi awal kalimat. Contoh: Evidently your success depends chiefly on yourself. Jelaslah keberhasilan anda terutama tergantung pada anda sendiri Unfortunately, we dont know much English. Sayang sekali kami tidak dapat berbahasa Inggris banyak Adverb dibagi kedalam tiga golongan : 1. Simple adverb 2. Interrogative adverb 3. Relative adverb 1) Simple adverb Kata-kata tambahan ini dapat dibedakan dari satu dengan yang lain menurut artinya : a) Time (waktu) Adverb of time (kata keterangan waktu) Contoh: I did this before, and he has done it since. Saya melakukan hal ini dulu, dan ia telah melakukannya sejak waktu itu Kata keterangan waktu yang utama ialah: now, then (pada waktu itu), since (sejak waktu itu), before (lebih dahulu), ago (dulu, dahulu), already (sudah), soon (segera), immediately (segera, dengan segera), instantly (dengan segera), presently (segera, sekarang), late (terlambat), lately (akhir-akhir ini), early (pagi-pagi), afterwards (sesudah itu, kemudian), today (hari ini), yesterday (kemarin), tomorrow (besok), dsb. b) Place adverbs of place (kata keterangan tempat) Contoh: You may sit here. Anda boleh duduk di sini Kata keterangan tempat yang utama: here, there, hence (dari sini), thence (dari sana), above (di atas), below (di bawah, ke bawah), in (di atau masuk ke tempat, posisi dsb, ada/tidak absen), out (di luar, tidak di rumah), inside (di dalam, ke dalam), outside (di luar, ke luar), hither (ke/menuju tempat ini, di sana, ke sana), within (dalam), without (luar, di luar), far (jauh), near (di atau ke suatu jarak yang dekat, tidak jauh), dsb. c) Number (bilangan) Adverbs of number (kata keterangan bilangan) Contoh: I did it twice. Saya melakukannya dua kali Kata keterangan bilangan yang utama: once (satu kali, sekali), twice (dua kali), thrice, again (lagi), firstly (pertama, pertama-tama), secondly (kedua), always (selalu), never (tak pernah), often (sering), seldom (jarang), sometimes (kadang-kadang), dsb. d) Manner, quality, or state Kata keterangan cara, sifat atau keadaan. Contoh: She did her work quickly. Ia mengerjakan pekerjaannya dengan cepat Termasuk golongan adverb ini: well (dengan baik), ill (jelek, dengan jelek), badly (jelek, kurang senonoh), amiss (salah), fluently (dengan lancar), probably (mungkin), possibly (mungkin), may be (mungkin), perhaps (barangkali), must be (tentu/pasti), thus (demikian), so (begitu, amat), dsb. e) Quantity, extent or degree (banyaknya, taraf atau tingkat) Contoh: He is almost a heavyeater. Ia hampir menjadi jago makan

Termasuk adverb golongan ini: very, too (terlalu), quite (sungguh), much, almost, little (sedikit sekali), a little (sedikit), somewhat (agak), rather (agak, cukup), so (begitu dalam arti sampai sedemikian luas/besar), half (setengah), partly (sebagian), wholly = completely = entirely = totally (sama sekali), really (sesungguhnya), actually (sesungguhnya), honestly (secara jujur), truthfully (dengan sebenarnya), dsb. f) Affirming or denying (menegaskan atau menyangkal) Contoh: He did not go after all. Akhirnya ia tidak pergi Termasuk adverb golongan ini: yea (ya, betul), nay (tidak), yes (ya), no (tidak), not (tidak, bukan), by all menas (tentu saja), not at all (sama sekali tidak). 2) Interrogative adverb Kata-kata tambahan/keterangan yang dipakai untuk mengajukan pertanyaan: a) Time (waktu) Interrogative adverb of time (kata keterangan penanya waktu) Contoh: When did you come? kapan anda datang? How long will you stay here? berapa lama anda akan tinggal disini? b) Place (tempat) Contoh: Where do you live? anda tinggal dimana? Whence have they come? mereka (telah) datang dari mana? Whither are you going? kemana anda akan pergi? c) Number (bilangan) Contoh: How often do you eat? berapa kali anda makan? d) Manner, quality, or state (cara, sifat, atau keadaan) Contoh: How did you do that? bagaimana caranya anda melakukan itu? How are you today? bagaimana kesehatan anda hari ini? e) Quantity or degree (banyaknya atau tingkat) Contoh: How far was that news true? sampai berapa jauh berita itu benar? f) Cause or reason (sebab atau alasan) Contoh: Why did he leave? mengapa ia pergi? Wherefore did she weep? mengapa ia menangis? Catatan : Adverb how kadang-kadang dipakai dalam pengertian seru Contoh: How hot it is today! alangkah panasnya hari ini! How beautiful that view is! alangkah indahnya pemandangan itu! How much disappointed he will be! ia akan betapa kecewanya! Adverb what dalam pengertian taraf atau tingkat, atau dalam arti kata untuk menunjukkan kejutan, kemarahan, kesukaan dan sebagainya, dengan cara yang sama dipakai dalam pengertian seru. Contoh: What a foolish fellow you are! kau seorang yang alangkah tololnya! What clever daughters you have! anda mempunyai putri-putri yang betapa pandainya! 3) Relative adverb

Kata-kata tambahan ini dalam bentuk yang sama seperti interrogative adverb, tetapi sebagai pengganti untuk mengajukan pertanyaan, kata-kata itu menghubungkan dua kalimat menjadi sebuah kalimat. Oleh karena itu, relative adverb merupakan part of speech ganda yaitu adverb dan conjunction digabungkan, adverb ini juga disebut conjunction adverb. Relative adverb berhubungan dengan antecedent (kata atau bagian kalimat yang mendahului kata ganti) yang dinyatakan atau dimengerti, seperti yang dilakukan relative pronoun : a) Antecedent dinyatakan Contoh: This is the house where we live. Inilah rumah dimana kami tinggal Di sini where merupakan adverb, karena ia menerangkan kata kerja live, sedangkan the house adalah antecedent. b) Antecedent dimengerti Contoh: Let me know when (= the time by which) you will live. Beritahulah saya kapan anda akan pergi The sebagai relative adverb. Kata the merupakan relative adverb of quantity (kata keterangan penghubung kuantitas) dan selalu diikuti oleh antecedent the yang merupakan demonstrative adverb of quantity (kata keterangan penunjuk kuantitas). The more (wealth) we have, the more we desire. Lebih banyak (kekayaan) yang kita miliki, lebih banyak yang kita inginkan Degrees of Comparison in Adverb Beberapa kata keterangan mempunyai tingkat perbandinghan seperti kata sifat dan ini dibentuk dengan cara yang sama. a) Kalau adverb merupakan sebuah kata yang bersuku kata satu, komparatif dibentuk dengan menambahkan er dan superlatif dengan menambahkan est. Positif Komparatif Superlatif Late (terlambat) Later (kemudian) Later (kemudian) Late (terlambat) Later (kemudian) Latest (terakhir) Long (lama) longer (lebih lama) Longest (terlama) near(dekat) nearer (lebih dekat) nearest(terdekat) soon (segera, dgn sooner(lebih cepat) soonest( paling cepat) cepat) b) Beberapa adverb membentuk tingkat perbandingan secara tidak teratur. Positif Komparatif Superlatif Well (dengan Better (lebih baik) Best (paling baik) baik) Worse (lebih jelek) Worst (paling jelek) ill (jelek) Worse (lebih jelek) Worst (paling jelek) badly (jelek) Further (lebih Furthest (paling forth (selanjutnya) lanjut) jauh) far (jauh) Farther (lebih jauh) Farthest (paling much (jauh) More (lebih jauh) jauh) little (sedikit) Less (kurang) Most (paling jauh) Least (paling sedikit) c) Adverb yang berakhiran ly, komparatif dibentuk dengan menambahkan more dan superlatif dengan menambahkan most : Positif Komparatif Superlatif Busily (sibuk) More busily (lebih Most busily (paling

Slowly (pelanpelan)

sibuk) More slowly (lebih pelan)

sibuk) Most slowly (paling pelan)

Catatan : Namun adverb early, dengan mengganti y menjadi i, lalu ditambah er untuk membentuk komparatif dan menambahkan est untuk superlatif. Bentuk adverb a) Beberapa adverb mempunyai bentuk yang sama seperti adjective. Adjective Adverb Early (pagi-pagi) Early (pagi-pagi) Long (panjang) Long (lama) Loud (yang keras suara) Loud (demgam keras [suara]) Hard (keras, sukar, susah) Hard (keras, sukar, susah) Late (yang terlambat) Late (dengan terlambat) Only (satu-satunya, Only (hanya) tunggal) Fast (dengan cepat) Fast (cepat) Enough (dengan cukup) Enough (yang cukup) Far (jauh) Far (yang jauh) Near (dekat) Near (dekat) Much (sangat, jauh) Much (banyak) High (tinggi) High (tinggi) Low (rendah) Low (rendah) Well (dengan baik) Good (baik) Akan tetapi hard, late, near, high dan low, jika ditambahkan ly, kata-kata itu tidak lagi memiliki makna yang sama : hardly = hampir tidak lately = akhir-akhir ini nearly = hampir highly = sangat lowly = dengan merendahkan diri b) Adverbs dalam bentuk ly Kebanyakan adverb dibentuk dari kata sifat dengan menambahkan ly (tetapi tidak selalu demikian): Adjective Adverb Happy (senang, bahagia) Happily (dgn senang, bahagia) Wise (bijaksana) Wisely (dgn bijaksana) Tender (lunak, lembut) Tenderly (dgn lunak, lembut) Clever (pandai, cakap) Cleverly (dgn pandai, cakap) Free (bebas) Freely (dgn bebas) Hopeful (penuh harapan) Hopefully (dgn penuh harapan) Hopeless (tidak ada Hopelessly (dgn tiada harapan) harapan) Dua cara pemakaian adverb Seperti dalam hal kata sifat, ada dua cara yang berbeda dalam pemakaian adverb, yaitu atributif dan predikatif.

a) Attributive use (pemakaian atributif) Adverb dipakai secara atributif, bilamana adverb menerangkan katanya secara biasa, yaitu bilamana adverb diletakkan sedekat mungkin di depannya atau di belakangnya. Contoh: He shouted loudly. Ia berteriak dengan keras He is quite right. Ia sungguh benar She did her work very well. Ia mengerjakan pekerjaannya dengan baik sekali b) Predicative use (pemakaian predikatif) Adverb dipakai secara predikatif, bilamana adverb dijadikan bagian dari predikat sebuah kalimat, atau jelasnya, bilamana ia dipakai sebagai komplemen dari kata kerja yang mendahuluinya. Contoh: The struggle is over. Perjuangan telah selesai She will be better soon. Ia akan segera lebih baik keadaan kesehatannya The two girls are much alike. Kedua gadis itu serupa betul

Pronouns Kata Ganti-Kata Ganti Pembahasan tentang pronoun mencakup beberapa topik yaitu: Personal, possessive and reflexive pronouns Personal, possessive and reflexive pronoun menjelaskan tentang kata ganti orang, kata ganti kepunyaan dan kata ganti refleksif. Demonstrative and indefinite pronouns Demonstrative and indefinite pronoun menjelaskan tentang kata ganti penunjuk dan kata ganti tak tentu Interrogative pronouns Interrogative pronoun menjelaskantentang kata ganti penanya Relative or conjunctive pronouns Relative or conjunctive pronoun menjelaskan tentang kata ganti penghubung A. Personal, Possessive and Reflexive Pronouns Personal pronoun (kata ganti orang) berubah bentuknya menurut kasus pemakaiannya yaitu : * Kasus subjektif (nomative case) * Kasus objektif (objective case) Kalau kata ganti orang itu dipakai sebagai subjek, maka : I (saya) adalah kata ganti orang pertama tunggal You (kamu) kata ganti orang kedua tunggal He (ia laki-laki) kata ganti orang ketiga tunggal She (ia perempuan) kata ganti orang ketiga tunggal It (ia/itu/ini untuk benda/binatang) kata ganti ketiga tunggal We (kami/kita) kata ganti orang pertama jamak You (kalian) kata ganti orang kedua jamak They (mereka) kata ganti orang ketiga jamak Keterangan : * Orang pertama adalah orang yang berbicara/kita

* Orang kedua adalah orang yang kita ajak bicara * Orang ketiga adalah orang yang kita bicarakan Kalau kata ganti orang itu dipakai sebagai objek (pelengkap penderita), maka: Kata ganti orang Jamak Tunggal pertama us me kedua you you ketiga them him/her/it Possessive pronoun (kata ganti kepunyaan) mempunyai dua fungsi yaitu sebagai kata sifat dan sebagai kata ganti: Kata ganti kepunyaan sebagai kata sifat : My (kepunyaan saya) Your (kepunyaanmu) His (kepunyaannya laki-laki) Her (kepunyaannya perempuan) Its (kepunyaannya binatang/benda) Our (kepunyaan kami/kita) Your (kepunyaan kalian) Their (kepunyaan mereka) Kata ganti kepunyaan sebagai kata ganti : Mine (milikku) Yours (milikmu) His (miliknya laki-laki) Hers (miliknya perempuan) Ours (milik kita) Yours (milik kalian) Theirs (milik mereka) Yang termasuk kata ganti refleksif (reflexive pronouns) adalah : Myself (saya sendiri) Yourself (engkau sendiri) Himself (ia sendiri untuk laki-laki) Herself (ia sendiri untuk peremnpuan) Itself (ia sendiri untuk binatang/benda) Ourselves (kami/kita sendiri) Yourselves (kalian sendiri) Themselves (mereka sendiri) Cara penggunaan dalam kalimat : 1. Personal pronoun Sebagai subjek : I am a doctor. Saya adalah dokter You are a student. Kamu adalah pelajar Sebagai objek : Do you love me? Apakah kamu cinta saya? I asked him to go to Bandung Saya menyuruhnya pergi ke Bandung 2. Possessive pronoun Sebagai kata sifat: This is my house. Ini rumah saya

That is your car. Itu mobilmu Sebagai kata ganti: That pen is yours. Itu pulpen anda This book is mine. Buku ini punyaku Your house and mine are both big. Rumahmu dan rumah saya kedua-duanya besar That horse of yours is tired. Kuda punyamu itu lelah 3. Reflexive pronoun Bentuk refleksif kata ganti orang digunakan untuk dua maksud : a) Untuk menunjukkan bahwa orang atau binatang melakukan sesuatu pada dirinya sendiri, contoh: He ask himself why He didnt go yesterday. Dia bertanya pada dirinya mengapa dia tidak pergi kemarin b) Untuk membuat kata ganti itu lebih tegas I myself give him the book. Saya sendiri yang memberinya buku itu RANGKUMAN Personal pronoun sebagai: subjek objek adjective pronoun refleksif I me my mine myself you you your yours yourself he him his his himself she her her hers herself it it its _ itself we us our ours ourselves you you your ours yourselves they them their theirs themselves B. Demonstrative and Indefinite Pronouns Kata-kata yang dikategorikan sebagai demonstrative pronoun (kata ganti penunjuk), misalnya : this, that, these, those, one, ones dan such. This is my pen. Ini penaku That is my house. Itu rumahku These are your books. Ini buku-bukumu Those are your clothes. Itu baju-bajumu Sekarang perhatikan kalimat-kalimat di bawah ini : The air of the hills is cooler than that (=the air) of the plains. Udara bukit lebih sejuk daripada udara tanah datar This book of mine is larger than that of yours. Bukuku ini lebih besar daripada buku anda Kata that dalam kedua kalimat tersebut di atas berfungsi sebagai pengganti kata benda air atau book, maka that adalah kata ganti penunjuk atau demonstrative pronoun. Sedangkan this dalam kalimat kedua diikuti olek kata benda book, this adalah kata sifat penunjuk atau demonstrative adjective. Jadi kata-kata this, that, these dan those kalau diikuti oleh kata benda adalah demonstarative adjective, dan jika tidak diikuti oleh kata benda disebut demonstrative pronouns. Demonstrative Pronoun Tunggal Jamak this (ini) these (ini) that (itu) those (itu)

one (yang) ones (yang) Indefinite pronoun adalah kata ganti tak tentu. Kata ganti ini tidak mempunyai antecedent (kata atau bagian kalimat yang mendahului kata pengganti). Kata-kata yang dikategorikan sebagai indefinite pronoun adalah: all (semua), any (yang mana saja, sesuatu), anybody (siapa saja), anyone (siapa saja), anything (apa saja, sesuatu), everybody (tiap orang, semua orang), everyone (tiap orang), everything (segala sesuatu, segala_galanya), most (kebanyakan), nobody (tak seorangpun), noone/none (tak satupun, tak seorangpun), nothing (tak satupun, tidak ada sesuatupun), one(seseorang dalam pengertian siapa saja atau tiap orang), somebody (seseorang), someone(seseorang), something (sesuatu). Contoh kalimat : All are welcome. Semua (orang) diterima dengan senang hati I dont want any. Saya tidak membutuhkan sesuatu Any of us can do it easily. Setiap orang diantara kita dapat melakukannya dengan mudah Anybody can belong to the club. Siapa saja boleh masuk perkumpulan itu Anyone can do it. Siapapun dapat melakukannya You can buy anything in the shop. Anda dapat membeli apa saja di toko itu Everybody went but myself. Semuanya pergi kecuali aku Everyone I know has gone. Setiap orang yang kukenal sudah berangkat Everything that he says is false. Segala sesuatu yang ia katakan tidak benar Most of the students are diligent. Kebanyakan siswa itu rajin Nobody came. Tidak seorangpun datang None can tell. Tak seorangpun dapat mengatakan From nothing, nothing comes. Ketidakadaan tak dapat menghasilkan ada One should take care of ones health. Seseorang seharusnya menjaga baik-baik kesehatannya Somebody is knocking at the door. Ada seseorang sedang mengetuk pintu Someone told me about it. Ada seseorang mengatakannya kepada saya Something is better than nothing. Sesuatu yang ada lebih baik daripada tidak ada sesuatupun Catatan : Kata-kata ganti tak tentu tersebut diatas selalu diikuti kata kerja tunggal, kecuali all, any, most, none, dan some boleh diikuti oleh kata kerja jamak ataupun kata kerja tunggal, tergantung pada pengertiannya dalam kalimat. C. Interrogative Pronouns Kata ganti penanya (interrogative pronoun) dipakai untuk mengajukan suatu pertanyaan, yaitu: 1) Who = siapa (menanyakan orang sebagai subjek/pokok kalimat) Who is that girl? siapakah gadis itu? Who gave you this book? siapakah yang memberimu buku ini? 2) Whom = siapa (menanyakan orang sebagai objek pelengkap penderita) For whom does she make the dress? untuk siapakah dia membuat gaun itu? With whom do you go to school? dengan siapakah kau pergi ke sekolah? 3) Whose = milik siapa (menanyakan kepunyaan) Whose bag is that? tas milik siapakah ini? Whose pencils are these? pensil-pensil milik siapakah ini? 4) What = Apa (menanyakan nama, benda, pekerjaan atau jabatan seseorang)

What is your name? siapakah namamu? What is he? apakah pekerjaannya? What is this? apakah ini? 5) Which = yang mana (menanyakan pilihan) Which do you prefer, the apple or the manggo? manakah yang anda sukai, apel atau mangga? Which of these girls will win the prize? siapakah diantara gadis-gadis ini yang akan memenangkan hadiah? Which is your car? yang manakah mobilmu? Catatan: Pada masa kini perkataan whom tidak lagi digunakan dalam bahasa sehari-hari. Sebagai penggantinya, yang sering digunakan adalah who saja meskipun ia berfungsi sebagai objek. for whom does she make the dress? atau who does she make the dress for? with whom do you go to school? atau who do you go to school with? Rumus : Kata ganti penanya + Kata kerja bantu + subjek + kata kerja + kata keterangan D. Relative or Conjunctive Pronouns Relative pronoun (kata ganti penghubung) bukan saja menunjuk kepada suatu kata benda yang mendahului, tetapi juga menghubungkan dua buah kalimat menjadi sebuah kalimat, oleh karena itu, kata ganti penghubung boleh juga disebut conjunctive pronoun. Dalam bahasa Indonesia, dua buah kalimat dapat digabungkan menjadi sebuah kalimat dengan memakai yang, kalau pokok kalimat yang pertama dan pokok kalimat yang kedua terdiri dari orang yang sama atau benda yang sama. The man is my brother The man comes from Jakarta digabung menjadi : The man who comes from Jakarta is my brother Kata-kata yang digunakan sebagai relative pronoun adalah who, which, that, whom, whose dan what. a) Who digunakan untuk menerangkan orang The girl who always plays in front of my house is very beautiful. Gadis yang selalu bermain di depan rumahku sangat cantik b) Which digunakan untuk menerangkan benda, hewan, atau tumbuh-tumbuhan, dsb This is the fish which I fished last night. ini adalah ikan yang saya pancing tadi malam c) That digunakan untuk untuk menerangkan orang, hewan, atau tumbuhan. Kata that sering digunakan untuk who, whom, atau which, tetapi tidak pernah untuk whose. The man that (= whom) we were looking for has come. Orang yang kita cari sudah datang d) Whom dipakai untuk menerangkan orang, tetapi berfungsi sebagai objek They are the painters whom he admires. Mereka adalah pelukis-pelukis yang dikaguminya e) Whose = yang nya, digunakan untuk menyatakan kepunyaan He is the writer whose book you are reading. Ia adalah penulis yang buku-nya sedang kamu baca f) What = apa yang, yang I dont understand what you mean. Saya tidak mengerti apa yang kau maksudkan Catatan: Dalam bahasa Inggris percakapan (spoken English) yang modern, kata-kata ganti penghubung that, which atau whom seringkali dihilangkan.

Kata-kata ganti penghubung which dan what tidak dapat dipakai setelah all, some, any, something, everything, anything, nothing, much dan little. Hanya kata ganti penghubung that boleh dipakai setelah kata-kata ini, tetapi biasanya dihilangkan. Kata-kata ganti penghubung who dan which dapat digantikan oleh that kalau pengertiannya bersifat membatasi.