Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan

? Komplek Kemdiknas, Gedung D Lt. 17

Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat 10270 Telp. (021) 57946110, Fax. (021) 57946110 ? Kampus Pusbang Tendik, Jl. Raya Cinangka Km.19 Bojongsari, Depok 16517 Telp. (021) 7490411, Fax. (021) 7491174 Website: http://tendik.kemdiknas.go.id e-mail: tendik@kemdiknas.go.id

Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Tahun 2011

Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Tahun 2011

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional

Sambutan

Diterbitkan oleh : Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Badan PSDMP dan PMP Kementerian Pendidikan Nasional

eberhasilan penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas sangat terkait erat dengan keberhasilan peningkatan kompetensi dan profesionalisme Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) tanpa mengabaikan faktor-faktor lainnya seperti sarana dan prasarana serta pembiayaan. Kepala sekolah merupakan salah satu PTK yang posisinya memegang peran sangat signifikan dan strategis dalam meningkatkan profesionalisme guru dan mutu pendidikan di sekolah. Kegiatan kekepalasekolahan adalah kegiatan dalam menyusun program, melaksanakan program, evaluasi hasil pelaksanaan program, dan melaporkan pelaksanaan program. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru pada pasal 15 ayat 3 menyatakan bahwa guru yang telah memperoleh sertifikat pendidik dapat diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah dengan beban kerja sesuai beban kerja kepala satuan pendidikan. Kepala sekolah profesional adalah kepala sekolah yang melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah meliputi: dimensi kompetensi kepribadian, manajerial, supervisi, kewirausahaan, dan sosial. Selain itu, untuk meningkatkan profesionalisme kepala sekolah maka perlu dilaksanakan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Tujuannya adalah untuk menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks dan untuk lebih mengarahkan sekolah ke arah pencapaian tujuan pendidikan nasional yang efektif, efisien, dan produktif. Mengingat pentingnya peran kepala sekolah dalam memajukan mutu pendidikan nasional sehingga tuntutan dan tanggung jawab yang harus dipikul oleh kepala sekolah menjadi besar. Saya menyambut baik upaya Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan untuk menyusun Buku Kerja Kepala Sekolah. Saya harapkan buku ini dapat dipakai sebagai salah satu pegangan atau acuan bagi kepala sekolah agar dapat meningkatkan kinerjanya dalam melaksanakan tugasnya. Dengan demikian, pada gilirannya mutu pendidikan semakin meningkat. Jakarta, Agustus 2011

K

Alamat : Komplek Kementerian Pendidikan Nasional Gedung D Lantai 17 Jl. Jenderal Sudirman, Pintu I Senayan - Jakarta Telp. 021-57946110 Fax. 021-57946110 Website: http://tendik.kemdiknas.go.id Email: tendik@kemdiknas.go.id Pengarah : Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. Dr. Abi Sujak, M.Sc. Penanggung Jawab : Drs. Miftah, M.Pd. Drs. Budi Supriyatno, M.Si. Drs. Johan Maulana, M.Pd. Tim Penyusun : Prof. Dr. Husaini Usman Sugiarto, Ph.D. Dra. Sri Handayani, M.M. Drs. Sutirto Drs. Sadar, M.M Drs. HA. Sholeh Dimyathi, MM Drs. Udit, M.M Drs. Sugimin, M.Pd H. Pramono, M.Pd Drs. H. Tajudin Tim Sekretariat : Wining Widiharti, Martono, Ngadimin Otong Kusnadi, M. Noer Solichin Abdul Ghafur, Widya Kersana Darmawan Affandi, Fahrial Hamdi M.Yusuf Wibisono, Ratikun, Nina Utami Nisa Afrilina, Dien Burhanudin, Achmad Fauzi, Prih Yudianto

Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. NIP. 196202031987031002

i

Kata Pengantar

Daftar Isi

eraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, Pasal 15 ayat 3 menyatakan bahwa guru yang telah bersertifikat profesi dapat diangkat menjadi kepala satuan pendidikan dengan beban kerja satuan pendidikan. Implementasi tugas tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, Pasal 12 yang secara garis besar dapat dirangkum dalam tiga aspek yaitu: usaha pengembangan sekolah/madrasah, peningkatan kualitas sekolah/madrasah berdasarkan 8 (delapan) standar nasional pendidikan, dan usaha pengembangan profesionalisme sebagai kepala sekolah/madrasah. Untuk melaksanakan kegiatan tersebut, maka Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan menyusun buku ini sebagai pedoman/acuan bagi kepala sekolah. Pengalaman sejumlah sekolah yang termuat dalam buku ini mungkin belum yang terbaik, namun bisa menjadi best practices yang menjadi acuan tambahan dalam mengembangkan manajemen sekolah di tanah air. Saya berharap buku ini bisa menumbuhkan inspirasi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan yang merupakan ujung tombak peningkatan mutu pendidikan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan nasional. Dalam kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih atas peran aktif semua pihak yang telah memberikan kontribusi dalam penyusunan buku ini.

P

Kata Sambutan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Kata Pengantar . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Daftar Isi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Daftar Lampiran . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

i ii iii iv

Bab I

Pendahuluan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . A. Latar Belakang . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . B. Tujuan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . C. Manfaat . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . D. Dasar Hukum . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . E. Ruang Lingkup . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Kepala Sekolah Profesional . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . A. Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin Profesional. . . . . . . . . . . . . . . . . B. Ciri-ciri Kepala Sekolah Profesional . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . C. Peranan Kepemimpinan Kepala Sekolah Profesional . . . . . . . . . . . .

1 1 2 2 2 3 4 4 5 5

Bab II

Bab III Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Sekolah. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 7 A. Perencanaan Program. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 7 B. Pelaksanaan Rencana Kerja . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 7 C. Pengawasan dan Evaluasi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 8 D. Kepemimpinan Sekolah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 8 E. Sistem Informasi Manajemen . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 10

Jakarta, Agustus 2011 Kepala Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan,

Dr. Abi Sujak, M.Sc. NIP. 196210111986011001

Bab IV Tahapan Kegiatan Kepala Sekolah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . A. Merencanakan Program . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . B. Melaksanakan Rencana Kerja . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . C. Melaksanakan Pengawasan dan Evaluasi. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . D. Menjalankan Kepemimpinan Sekolah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . E. Menerapkan Sistem Informasi Sekolah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

12 12 14 27 30 31

ii

iii

BAB

I
Daftar Lampiran

HAL : Lampiran 1 Contoh Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Lampiran 2 Contoh Format Rencana Kerja Jangka Menengah, Rencana Kerja Tahunan, Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah, Program Prioritas. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Lampiran 3 Contoh Struktur Organisasi Sekolah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Lampiran 4 Contoh Kelengkapan Administrasi Kepala Sekolah . . . . . . . . . . Lampiran 5 Contoh Petunjuk Teknis Pengembangan Diri Peserta Didik. . . . . Lampiran 6 Contoh Kalender Pendidikan Sekolah. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Lampiran 7 Perencanaan Program Induksi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Lampiran 8 Contoh Pedoman Kerja Sekolah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Lampiran 9 Kode Etik Guru Indonesia. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Lampiran 10 Contoh Sistematika Pengembangan KTSP . . . . . . . . . . . . . . . . . Lampiran 11 Contoh Format Program Supervisi dan Evaluasi Kinerja . . . . . . . Lampiran 12 Contoh Analisis Kebutuhan Tenaga Pendidik dan Kependidikan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 35

Pendahuluan
A. Latar Belakang
Penerapan standar nasional pendidikan merupakan serangkaian proses untuk memenuhi tuntutan mutu pendidikan nasional. Pelaksanaannya diatur secara bertahap, terencana, terarah, dan berkelanjutan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global. Dalam proses pemenuhan standar tersebut diperlukan indikator. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan telah menetapkan delapan standar nasional pendidikan, yaitu standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Standar-standar tersebut merupakan acuan dan kriteria dalam menetapkan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan. Salah satu standar yang penting dalam pelaksanaan pendidikan di sekolah adalah standar pendidik dan tenaga kependidikan. Kepala sekolah merupakan salah satu tenaga kependidikan yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan profesionalisme guru dan mutu pendidikan di sekolah. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28 Tahun 2010 Pasal 12 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah/Madrasah menyatakan bahwa guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah/madrasah dinilai kinerjanya secara berkala setiap tahun dan secara kumulatif selama 4 tahun yang akan dijadikan dasar bagi promosi atau demosi yang bersangkutan. Penilaian kinerja tersebut dilakukan berdasarkan implementasi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai kepala sekolah/madrasah. Oleh karena itu, dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, kepala sekolah/madrasah perlu diberikan buku kerja sebagai acuan/pedoman sehingga pelaksanaan tupoksi tersebut dapat efektif, efisien, dan produktif.

36 45 49 69 78 80 82 87 88 95 96

Lampiran 13 Contoh MoU Kemitraan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 100 Lampiran 14 Contoh Pedoman Akademik . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 105 Lampiran 15 Contoh Penulusuran Alumni/Tamatan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 106 Lampiran 16 Contoh Format Pendayagunaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 109 Lampiran 17 Contoh Kode Etik Warga Sekolah. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 110 Lampiran 18 Contoh Tata Tertib Peserta Didik. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 111 Lampiran 19 Contoh Format Laporan Bulan Kepala Sekolah . . . . . . . . . . . . . 114 Lampiran 20 Manajemen Sekolah dalam Foto . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 117

iv

1

BAB
Berdasarkan uraian di atas, Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan, Kementerian Pendidikan Nasional memberikan perhatian terhadap peningkatan kinerja kepala sekolah dalam rangka peningkatan mutu pendidikan melalui penerbitan Buku Kerja Kepala Sekolah. Buku ini diharapkan dapat dipakai sebagai salah satu acuan/pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya. 7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2009 tentang Beban Kerja Guru dan Pengawas. 8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2010 tentang Program Induksi bagi Guru Pemula. 9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah/Madrasah.

1

E. Ruang Lingkup B. Tujuan
Buku Kerja Kepala Sekolah disusun untuk menjadi: 1. acuan/pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tupoksinya sehari-hari; dan 2. acuan/pedoman bagi pengawas sekolah dan dinas pendidikan dalam melakukan pembinaan dan penilaian kepala sekolah. Ruang lingkup Buku Kerja Kepala Sekolah ini meliputi: (1) pengertian kepala sekolah profesional, (2) tupoksi kepala sekolah, dan (3) tahapan kegiatan kepala sekolah.

C. Manfaat
Buku Kerja Kepala Sekolah ini diharapkan dapat: 1. memudahkan kepala sekolah dalam melaksanakan tupoksinya secara rinci; dan 2. membantu kepala sekolah dalam meningkatkan kinerjanya.

D. Dasar Hukum
Dasar hukum penyusunan Buku Kerja Kepala Sekolah adalah sebagai berikut: 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 3. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. 4. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. 5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah. 6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2000 tentang Standar Pengelolaan Satuan Pendidikan.

2

3

Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin Profesional Seorang kepala sekolah disebut profesional apabila: 1. 8. maka meningkat pula tuntutan terhadap kinerja kepala sekolah . Ciri-ciri Kepala Sekolah Profesional Seorang kepala sekolah profesional antara lain memiliki: 1. A. Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK). kejujuran. 4 5 . 7.BAB II B. Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI). Sebagaimana dinyatakan oleh Gardner bahwa peserta didik memiliki 8 kecerdasan (Fisik. 3. Matematis /Logis. mencintai dan memiliki sikap positif terhadap profesinya yang antara lain tercermin dalam perilaku profesionalnya dan respons orang-orang yang berkaitan dengan profesi/ pekerjaannya. 10. memiliki kejujuran dan integritas pribadi. Sistem Penjaminan mutu pendidikan merupakan standar mutu pendidikan yang harus diwujudkan oleh semua warga sekolah agar proses belajar mengajar dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas. 2. Linguistik. memiliki pandangan jauh ke depan (visionary). motivasi yang kuat untuk mencapai tujuan. Kepala Sekolah Profesional Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah/Madrasah. memiliki standar yang tinggi dalam bekerja. 7. suasana. memiliki pandangan jauh ke depan (visionary). mendedikasikan sebagian besar waktunya untuk bekerja di bidangnya. integritas yang tinggi. memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat dikategorikan ahli pada suatu bidang. 3. kemampuan untuk berpikir strategis (strategic thinking). memiliki kode etik. komitmen yang kuat. Taman Kanak-Kanak Luar Biasa (TKLB). 4. Pasal 1. harapan yang tinggi (high expectation). C. serta kemampuannya mengendalikan pengelolaan sekolah untuk menciptakan proses belajar mengajar. 5. Sebagai pemimpin pendidikan di sekolah. Bab I Ketentuan Umum. 10. atau Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) yang bukan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) atau yang tidak dikembangkan menjadi Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). berusaha mencapai tujuan dengan target-target yang ditetapkan secara rasional. Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB). 5. standar kualitas kerja yang tinggi. memiliki lembaga profesi.Kanak/Raudhotul Athfal (TK/RA). memiliki motivasi yang kuat untuk mencapai keberhasilan dengan standar kualitas yang tinggi. Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs). kerjasama sehingga masing-masing peserta didik memiliki kesempatan yang optimal untuk mengembangkan potensi dirinya. Iklim. 8. Efektivitas kepemimpinan kepala sekolah tergantung kepada kemampuan bekerjasama dengan seluruh warga sekolah. Peranan Kepemimpinan Kepala Sekolah Profesional Sejalan dengan semakin meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap akuntabilitas sekolah. dan 11. Naturalis. kompetensi yang tinggi. 9. etika kepemimpinan yang luhur (menjadi teladan). kecintaan terhadap profesinya. Kepala Sekolah diharapkan melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai manajer dan leader. Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB). menyatakan bahwa kepala sekolah adalah guru yang diberi tugas tambahan untuk memimpin Taman Kanak. dan dinamika sekolah memiliki peranan yang sangat penting dalam peningkatan motivasi belajar. menjadi agen perubahan. 6. Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMK/MA). Visual/Spasial. 4. Di samping itu. Interpersonal. 9. dan 11. kepala sekolah memiliki tanggung jawab sepenuhnya untuk mengembangkan seluruh sumber daya sekolah. 6. Musikal. 2. Intrapersonal).

Pasal 12 ayat (4) menyatakan bahwa penilaian kinerja kepala sekolah meliputi: a. (4) kepemimpinan sekolah. Merumuskan. b. Menyusun pedoman kerja. Sarana dan Prasarana. ol ah Manajemen Sekolah Sumber Daya (Manusia.S ua s a an . menetapkan. 2. dan c. dan mengembangkan visi sekolah. 4. 3. Merumuskan. Perencanaan Program Merumuskan. Penilaian kinerja kepala sekolah dilaksanakan berdasarkan tupoksinya. 6 7 . meliputi (1) perencanaan program. dan mengembangkan tujuan sekolah. tupoksi kepala sekolah mengacu pada tiga (3) butir di atas. Membuat Rencana Kerja Sekolah (RKS) dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). menetapkan. (2) pelaksanaan rencana kerja. peningkatan kualitas sekolah/madrasah berdasarkan 8 (delapan) standar nasional pendidikan selama di bawah kepemimpinan yang bersangkutan. B. 5. Informasi) Na k Se st em sio Mu Pe na tu nja l P (8 m en Sta ina di nd n di ka ar n) Si A. Oleh sebab itu. usaha pengembangan sekolah/madrasah yang dilakukan selama menjabat kepala sekolah/madrasah. 1. (3) pengawasan dan evaluasi. usaha pengembangan profesionalisme sebagai kepala sekolah/madrasah. (5) sistem informasi sekolah. Kepemimpinan Kepala sekolah Ik a lim n mik a d na Di . Pelaksanaan Rencana Kerja 1. Menyusun struktur organisasi sekolah.BAB Peranan penting kepemimpinan kepala sekolah ini sebagaimana dalam gambar berikut : III Peserta Didik Proses Belajar Mengajar Lulusan Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Sekolah Permendiknas Nomor 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah/Madrasah. dan mengembangkan misi sekolah. 2. Tupoksi kepala sekolah juga harus mengacu pada Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang standar pengelolaan sekolah. Membuat perencanaan program induksi. menetapkan.

d. dan kegiatan pembelajaran. Mengelola pendidik dan tenaga kependidikan. 5. silabus. 12. 7. Membimbing guru pemula. memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga. 10. menciptakan lingkungan pembelajaran yang efektif bagi peserta didik. melibatkan guru. membina. melakukan pembinaan prestasi unggulan. C. peluang. membuat rencana kerja strategis dan rencana kerja tahunan untuk pelaksanaan peningkatan mutu. dan komite sekolah/madrasah menanggapi kepentingan dan kebutuhan komunitas yang beragam. menganalisis tantangan. 9. Dalam hal sekolah/madrasah swasta. 15. 9. melakukan pelacakan terhadap alumni. kependidikan dengan menggunakan sistem pemberian penghargaan atas prestasi dan sangsi atas pelanggaran peraturan dan kode etik. 5. menjamin manajemen organisasi dan pengoperasian sumber daya sekolah/madrasah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman. Mengelola budaya dan lingkungan sekolah. membantu. 3. komite sekolah dalam pengambilan keputusan penting sekolah/madrasah. b. menyiapkan Buku Pendoman Pelaksanaan Program Induksi di sekolah dan dokumen terkait seperti KTSP.3. 2. 18. memberikan layanan konseling kepada peserta didik. 12. 4. Melaksanakan program induksi. jika pada satuan pendidikan yang dipimpinnya tidak terdapat guru yang memenuhi kriteria sebagai pembimbing. 14. 4. dan memobilisasi sumber daya masyarakat. 1. 4. bertanggung jawab dalam membuat keputusan anggaran sekolah/madrasah. Memberdayakan peran serta masyarakat dan kemitraan sekolah. 8. 1. kalender pendidikan. pengambilan keputusan tersebut harus melibatkan penyelenggara sekolah/madrasah. e. dan mempertahankan lingkungan sekolah/madrasah dan program pembelajaran yang kondusif bagi proses belajar peserta didik dan pertumbuhan profesional para guru dan tenaga kependidikan. 23. menunjuk pembimbing dari guru yang dianggap layak (profesional) membuat surat keputusan pengangkatan guru menjadi pembimbing bagi guru pemula. merencanakan pelaksanaan Program Induksi Guru Pemula (PIGP) di Sekolah/ Madrasah. c. serta memanfaatkan hasil supervisi untuk meningkatkan kinerja sekolah/madrasah. 6. prosedur keamanan sekolah. dan kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya. 11. Kepemimpinan Sekolah Kepala sekolah melaksanakan tugas kepemimpinan sebagai berikut. Mengelola sarana dan prasarana. Menyusun jadwal pelaksanaan kegiatan sekolah per semester dan Tahunan. Menyiapkan kelengkapan akreditasi sekolah. 21. 17. melaksanakan penerimaan peserta didik baru. sehat. Menyusun pengelolaan kesiswaan yang meliputi: a. menjalin kerja sama dengan orang tua peserta didik dan masyarakat. Mengelola keuangan dan pembiayaan. 11. D. kekuatan. 10. efisien. dan pelaksanaan visi pembelajaran yang dikomunikasikan dengan baik dan didukung oleh komunitas sekolah/madrasah. 2. menjabarkan visi ke dalam misi target mutu. 24. 8. memberi contoh/teladan/tindakan yang bertanggung jawab. 13. 5. peraturan dan tata tertib sekolah baik bagi guru maupun bagi siswa. melaksanakan kegiatan ekstra dan kokurikuler untuk para peserta didik. mendelegasikan sebagian tugas dan kewenangan kepada wakil kepala sekolah sesuai dengan bidangnya. penyebarluasan. memantau secara reguler proses pembimbingan dan perkembangan guru pemula. Menyusun KTSP. 8 9 . 25. 6. melakukan analisis kebutuhan guru pemula. 3. mengajukan pembimbing dari satuan pendidikan lain kepada dinas pendidikan terkait jika tidak memiliki pembimbing dan kepala sekolah/ madrasah tidak dapat menjadi pembimbing. Melaksanakan program supervisi. 26. 22. menjaga dan meningkatkan motivasi kerja pendidik dan tenaga 20. 19. 7. dan efektif. dan kelemahan sekolah/madrasah. bertanggung jawab atas perencanaan partisipatif mengenai pelaksanaan kurikulum. berkomunikasi untuk menciptakan dukungan intensif dari orang tua peserta didik dan masyarakat. memfasilitasi pengembangan. Supervisi dan Evaluasi 16. merumuskan tujuan dan target mutu yang akan dicapai. menjadi pembimbing. melaksanakan dan merumuskan program supervisi. prosedur-prosedur P3K. Melaksanakan Evaluasi Diri Sekolah (EDS) Melaksanakan evaluasi dan pengembangan KTSP Mengevaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan. profesi.

rasa tanggung jawab bagi guru dan karyawan. memberi contoh/teladan/tindakan yang bertanggung jawab. 34. dan memberikan salinan laporan tersebut kepada guru pemula. dan kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya. 30. pengawas sekolah/ madrasah. menumbuhkan kesadaran tentang arti penting kemajuan. 5. profesi. menyusun Laporan Hasil Penilaian Kinerja untuk disampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan dengan mempertimbangkan masukan dan saran dari pembimbing. menimbulkan rasa nyaman dalam bekerja dan belajar. melakukan penguatan kerjasama dengan membangun jaringan yang lebih luas dengan berbagai pihak baik di dalam maupun di luar negeri. dan mempertahankan lingkungan sekolah/madrasah dan program pembelajaran yang kondusif bagi proses belajar peserta didik dan pertumbuhan profesional para guru dan tenaga kependidikan. Melaksanakan Kepemimpinan Sekolah Menerapkan Sistem Informasi Sekolah 10 11 . memantau kinerja guru pembimbing dalam melakukan pembimbingan. memberi penilaian kinerja kepada guru pemula. yang dibuktikan dengan adanya nota kesepahaman (MoU). menjalinan kerjasama dengan pihak lain. menjamin manajemen organisasi dan pengoperasian sumber daya sekolah/madrasah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman. 6. 28. melakukan penataan tugas dan tanggung jawab yang jelas bagi warga sekolah berbasis kinerja. meminimalkan masalah yang timbul di sekolah melalui penguatan rasa kekeluargaan dan kebersamaan untuk memajukan sekolah. 36. penguatan eksistensi lembaga dengan melakukan sosialisasi kepada semua pihak untuk memberikan informasi dan pemahaman yang sama sehingga sekolah/madrasah memperoleh dukungan secara maksimal. didukung oleh penerapan TIK dalam manajemen sekolah. memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga. dalam sistem informasi sekolah perlu: 1. 33. melakukan penguatan input sekolah dengan melengkapi berbagai fasilitas (perangkat keras dan lunak) manajemen sekolah. membina. didukung oleh kepemimpinan/manajerial yang kuat. dan memobilisasi sumber daya masyarakat. menciptakan atmosfer akademik yang kondusif dengan membangun budaya sekolah untuk menciptakan suasana yang kompetitif bagi siswa. 8. 32. 7. 2. mendelegasikan sebagian tugas dan kewenangan kepada wakil kepala sekolah sesuai dengan bidangnya. 3. melakukan observasi kegiatan mengajar yang dilakukan guru pemula dan memberikan masukan untuk perbaikan. agar implementasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) berbasis TIK lebih efektif. 35. membantu. sehat. 10. memfasilitasi pengembangan. 4. penyebarluasan. Bagan Tupoksi Kepala Sekolah Merencanakan Program Melaksanakan Program Melaksanakan Pengawasan E. efisien. 37. dan memiliki tingkat sustainabilitas tinggi. 31. 29. penguatan manajemen sekolah dengan melakukan restrukturisasi dan reorganisasi intern sekolah apabila dipandang perlu (tanpa mengubah atau bertentangan dengan peraturan yang ada) sebagai bentuk pengembangan dan pemberdayaan potensi sekolah. menjalin kerja sama dengan orang tua peserta didik dan masyarakat. dan pelaksanaan visi pembelajaran yang dikomunikasikan dengan baik dan didukung oleh komunitas sekolah/madrasah. dan menumbuhkan kedisiplinan tinggi. Sistem Informasi Sekolah Kepala sekolah. 9. dan efektif. dan komite sekolah/madrasah menanggapi kepentingan dan kebutuhan komunitas yang beragam.27.

g. Tujuan sekolah: a. disosialisasikan kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. Misi Sekolah Misi sekolah merupakan upaya/tindakan yang dilakukan oleh warga sekolah untuk mewujudkan visi sekolah. Visi sekolah: a. Merencanakan Program 1. dan (e) menerapkan sistem informasi sekolah. h. dirumuskan berdasarkan masukan dari segenap pihak yang berkepentingan termasuk komite sekolah dan diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah. mampu memberikan inspirasi. b. memuat pernyataan umum dan khusus yang berkaitan dengan program sekolah. Rencana Kerja Sekolah a. ditinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat. i. A. misi. selaras dengan visi institusi di atasnya serta visi pendidikan nasional. c. Visi Sekolah Visi merupakan impian/harapan cita-cita yang ingin dicapai oleh warga sekolah. 2. 3. Dalam pelaksanaan tugasnya ada beberapa tahapan yang harus dilakukan antara lain: (a) merencanakan program. (d) menjalankan kepemimpinan sekolah. mengacu pada standar kompetensi lulusan yang sudah ditetapkan oleh sekolah dan pemerintah. c. mengacu pada visi. (c) melaksanakan pengawasan dan evaluasi. 4. menjadi dasar program pokok sekolah/madrasah.BAB IV Tahapan Kegiatan Kepala Sekolah Kepala Sekolah merupakan salah satu unsur penjaminan mutu pendidikan. dan kekuatan pada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. e. disosialisasikan kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. dan tujuan pendidikan nasional serta relevan dengan kebutuhan masyarakat. dirumuskan berdasar masukan dari berbagai warga sekolah dan pihakpihak yang berkepentingan. f. d. memberikan arah dalam mewujudkan visi sekolah sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. b. dijadikan sebagai cita-cita bersama warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan pada masa yang akan datang. c. d. mengakomodasi masukan dari berbagai pihak yang berkepentingan termasuk komite sekolah/madrasah dan diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah. d. motivasi. diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah dengan memperhatikan masukan komite sekolah. f. memberikan keluwesan dan ruang gerak pengembangan kegiatan satuan-satuan unit sekolah yang terlibat. b. merupakan tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu tertentu. ditinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat. e. (b) melaksanakan rencana kerja. Tujuan Sekolah Tujuan sekolah adalah hasil penyelenggaraan pendidikan yang akan dicapai. menekankan pada kualitas layanan peserta didik dan mutu lulusan yang diharapkan oleh sekolah/madrasah. menggambarkan tingkat kualitas yang perlu dicapai dalam jangka menengah (empat tahunan). disosialisasikan kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. Sekolah membuat: 1) rencana kerja jangka menengah yang menggambarkan tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu empat tahun yang berkaitan dengan mutu lulusan yang ingin dicapai dan perbaikan komponen 12 13 . e. Misi sekolah: a.

e. dan akuntabilitas. c. Pelaksanaan kegiatan sekolah yang tidak sesuai RKS yang sudah ditetapkan perlu mendapat persetujuan melalui rapat dewan pendidik dan komite sekolah. Pedoman yang mengatur tentang struktur organisasi sekolah: 1) memasukkan unsur staf administrasi dengan wewenang dan tanggungjawab yang jelas untuk menyelenggarakan administrasi secara optimal. b. 3) struktur organisasi sekolah. partisipasi. Perumusan pedoman sekolah: 1) mempertimbangkan visi. c. 2) dituangkan dalam dokumen yang mudah dibaca oleh pihak-pihak yang terkait. 5) pembagian tugas di antara tenaga kependidikan. Rencana kerja empat tahunan disesuaikan dengan persetujuan rapat dewan pendidik dan pertimbangan komite sekolah. dan tenaga kependidikan mempunyai uraian tugas. d. kalender pendidikan dan pembagian tugas pendidik dan tenaga kependidikan dievaluasi dalam skala tahunan. 6) peraturan akademik. Rencana kerja jangka menengah dan tahunan sekolah: 1) disetujui rapat dewan pendidik setelah memperhatikan pertimbangan dari komite sekolah dan disahkan berlakunya oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. keterbukaan. Pelaksanaan Kegiatan Sekolah a. b. pendidik. 3. d. b. 4) pembagian tugas di antara guru. misi dan tujuan sekolah. 3) Standar Kompetensi Lulusan. 2) kalender pendidikan/akademik. B. 2) dievaluasi secara berkala untuk melihat efektifitas mekanisme kerja pengelolaan sekolah. 2) dilaksanakan oleh penanggung jawab kegiatan yang didasarkan pada ketersediaan sumber daya yang ada. 2) Standar Proses. Pedoman pengelolaan sekolah meliputi: 1) Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). 4) Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan. c. 2. 2) rencana kerja tahunan yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah. sementara lainnya dievaluasi sesuai kebutuhan. Pada sekolah swasta rencana kerja ini disahkan berlakunya oleh penyelenggara sekolah. 9) biaya operasional sekolah. 7) tata tertib sekolah. Sekolah membuat dan memiliki pedoman yang mengatur berbagai aspek pengelolaan secara tertulis yang mudah dibaca oleh pihak-pihak yang terkait. 5) Standar Sarana dan Prasarana. wewenang. b. Pedoman pengelolaan KTSP. Pedoman sekolah berfungsi sebagai petunjuk pelaksanaan operasional. kemitraan. 8) Standar Penilaian. Semua pimpinan. Pedoman Sekolah a. 2) ditinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan masyarakat. dan tanggung jawab yang jelas tentang keseluruhan penyelenggaraan dan administrasi sekolah. Struktur organisasi sekolah berisi tentang sistem penyelenggaraan dan administrasi yang diuraikan secara jelas dan transparan. 3) diputuskan oleh kepala sekolah dengan mempertimbangkan pendapat dari komite sekolah. Melaksanakan Rencana Kerja 1. Struktur Organisasi Sekolah a. 8) kode etik sekolah. 6) Standar Pengelolaan. Kegiatan sekolah: 1) dilaksanakan berdasarkan rencana kerja tahunan. e. Rencana kerja tahunan memuat ketentuan yang jelas mengenai 8 Standar Nasional Pendidikan: 1) Standar Isi. Rencana kerja tahunan dijadikan dasar pengelolaan sekolah yang ditunjukkan dengan kemandirian. 14 15 .yang mendukung peningkatan mutu lulusan. 7) Standar Pembiayaan.

dan semester genap. 8) Penyusunan KTSP tingkat SD dan SMP dikoordinasi. 3) KTSP dikembangkan sesuai dengan kondisi sekolah. 3) Sekolah menyusun jadwal penyusunan KTSP. b. Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). Kalender Pendidikan 1) Sekolah menyusun kalender pendidikan/akademik yang meliputi jadwal pembelajaran. 4) Sekolah menyusun mata pelajaran yang dijadwalkan pada semester gasal. etnis. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 1) Sekolah menyusun KTSP. 2) Penerimaan peserta didik sekolah dilakukan: a) secara obyektif. berasal dari anggota masyarakat yang telah lulus dari SMP. dan Panduan Penyusunan KTSP.c. Bidang Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran a. potensi atau karakteristik daerah. emosional. dan kriteria tambahan bagi SMK. sosial budaya masyarakat setempat. 4) melakukan pelacakan terhadap alumni. SMA dan SMK oleh Dinas Pendidikan Provinsi yang bertanggung jawab di bidang pendidikan. 3) melakukan pembinaan prestasi unggulan. b) berisi mengenai pelaksanaan aktivitas sekolah selama satu tahun dan dirinci secara semesteran. Kepala sekolah/madrasah mempertanggungjawabkan pelaksanaan pengelolaan bidang akademik dan non akademik pada rapat dewan pendidik dan komite sekolah dalam bentuk laporan pada akhir tahun ajaran yang disampaikan sebelum penyusunan rencana kerja tahunan berikutnya. dan hari libur. b. ujian. bulanan. 5. 16 17 . 3) Orientasi peserta didik baru yang bersifat akademik dan pengenalan lingkungan tanpa kekerasan dengan pengawasan guru. dan mingguan. mental. b) tanpa diskriminasi atas dasar pertimbangan gender. SMP penerima subsidi dari Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah. status sosial. 7) Dalam penyusunan silabus. Sekolah: 1) memberikan layanan konseling kepada peserta didik. c) diputuskan dalam rapat dewan pendidik dan ditetapkan oleh kepala sekolah. 2) Penyusunan KTSP memperhatikan Standar Kompetensi Lulusan. guru dapat bekerjasama dengan Kelompok Kerja Guru (KKG). pengecualian terhadap usia peserta didik yang kurang dari 6 (enam) tahun dilakukan atas dasar rekomendasi tertulis dari pihak yang berkompeten. 2) melaksanakan kegiatan ekstra dan kokurikuler untuk para peserta didik. sensorik. seperti konselor sekolah maupun psikolog. kemampuan ekonomi bagi SD. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Standar Kompetensi Lulusan. atau Perguruan Tinggi. dan/atau sosial. 6) Setiap guru bertanggungjawab menyusun silabus setiap mata pelajaran yang diampunya sesuai dengan Standar Isi. 2) Penyusunan kalender pendidikan/akademik: a) didasarkan pada Standar Isi. dan peserta didik. 5) Wakil Kepala SMP dan wakil kepala SMA/SMK bidang kurikulum bertanggungjawab atas pelaksanaan penyusunan KTSP. agama. Bidang Kesiswaan a. c) SMP berasal dari lulusan SD. ulangan. kegiatan ekstrakurikuler. SMPLB. disupervisi. c) berdasar kriteria hasil ujian nasional bagi SMA/SMK. Paket B atau satuan pendidikan lainnya yang sederajat. Paket A atau satuan pendidikan bentuk lainnya yang sederajat. dan difasilitasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota sedangkan SDLB. d) sesuai dengan daya tampung sekolah. transparan. d) SMA/SMK. Sekolah menyusun dan menetapkan petunjuk pelaksanaan operasional mengenai proses penerimaan peserta didik yang meliputi: 1) kriteria calon peserta didik: a) SD berusia sekurang-kurangnya 6 (enam) tahun. dan akuntabel sebagaimana tertuang dalam aturan sekolah. dan peraturan pelaksanaannya. Standar Isi. b) SDLB/SMPLB/SMALB berasal dari peserta didik yang memiliki kelainan fisik. 4. 4) Kepala Sekolah bertanggungjawab atas tersusunnya KTSP. intelektual. SMALB.

mendorong kreativitas. f) mengkomunikasikan pengetahuan pada pihak lain. memiliki motivasi. dan peraturan pelaksanaannya. d) pemahaman bahwa keterlibatan peserta didik secara aktif dalam proses belajar yang dilakukan secara sungguh-sungguh dan mendalam untuk mencapai pemahaman konsep. berargumentasi. c) memahami perkembangan pengetahuan dengan kemampuan mencari sumber informasi. Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik 1) Sekolah menyusun program penilaian hasil belajar yang berkeadilan. dan dialogis. 9) Penilaian meliputi semua kompetensi dan materi yang diajarkan. 5) Kepala sekolah bertanggungjawab terhadap kegiatan pembelajaran sesuai dengan peraturan yang ditetapkan Pemerintah. inovatif dan tepat untuk mencapai tujuan pembelajaran. 4) Setiap guru bertanggungjawab terhadap mutu perencanaan kegiatan pembelajaran untuk setiap mata pelajaran yang diampunya agar peserta didik mampu: a) meningkat rasa ingin tahunya. 6) Sekolah menetapkan prosedur yang mengatur transparansi sistem evaluasi hasil belajar untuk penilaian formal yang berkelanjutan. dan berpikir logis dalam menyelesaikan masalah. e) menggunakan pengetahuan untuk menyelesaikan masalah. mandiri. 3) Sekolah menilai hasil belajar untuk seluruh kelompok mata pelajaran. b) mencapai keberhasilan belajarnya secara konsisten sesuai dengan tujuan pendidikan. untuk menjadi bahan program remedial. tidak terbatas pada materi yang diberikan oleh guru. 5) Program penilaian hasil belajar perlu ditinjau secara periodik. dan dokumentasi. dan g) mengembangkan belajar mandiri dan kelompok dengan proporsi yang wajar. d) mengolah informasi menjadi pengetahuan. Program Pembelajaran 1) Sekolah menjamin mutu kegiatan pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dan program pendidikan tambahan yang dipilihnya. 2) Penyusunan program penilaian hasil belajar didasarkan pada Standar Penilaian Pendidikan. 7) Setiap guru bertanggung jawab terhadap mutu kegiatan pembelajaran untuk setiap mata pelajaran yang diampunya dengan cara: a) merujuk perkembangan metode pembelajaran mutakhir. c) tujuan agar peserta didik mencapai pola pikir dan kebebasan berpikir sehingga dapat melaksanakan aktivitas intelektual yang berupa berpikir. demokratis. mengkaji. mendidik. 2) Kegiatan pembelajaran didasarkan pada Standar Kompetensi Lulusan. kreatif. memahami belajar seumur hidup. dan memprediksi. d. 18 19 . 8) Sekolah menetapkan petunjuk pelaksanaan operasional yang mengatur mekanisme penyampaian ketidakpuasan peserta didik dan penyelesaiannya mengenai penilaian hasil belajar. pertimbangan kenaikan kelas atau kelulusan. 4) Seluruh program penilaian hasil belajar disosialisasikan kepada guru. 7) Semua guru mengembalikan hasil kerja siswa yang telah dinilai. dan membuat catatan keseluruhan. mempertanyakan. Standar Isi. menemukan. berdasarkan data kegagalan/kendala pelaksanaan program termasuk temuan penguji eksternal dalam rangka mendapatkan rencana penilaian yang lebih adil dan bertanggung jawab. bertanggung jawab dan berkesinambungan. peralatan. dan pengalaman belajar sebelumnya yang bervariasi serta kebutuhan khusus bagi peserta didik dari yang mampu belajar dengan cepat sampai yang lambat. klarifikasi capaian ketuntasan yang direncanakan. b) melibatkan peserta didik secara aktif. wakil kepala SMP. serta Standar Proses dan Standar Penilaian. b) menggunakan metoda pembelajaran yang bervariasi. hasil-hasil penelitian dan penerapannya. e) memperkaya kegiatan pembelajaran melalui lintas kurikulum. 6) Kepala SD/SDLB/SMPLB/SMALB. memotivasi. mempunyai etos kerja yang tinggi. d) memperhatikan sifat alamiah kurikulum. kemampuan peserta didik. c) menggunakan fasilitas. laporan kepada pihak yang memerlukan.c. 3) Mutu pembelajaran di sekolah dikembangkan dengan: a) model kegiatan pembelajaran yang mengacu pada Standar Proses. dan wakil kepala SMA/SMK bidang kurikulum bertanggung jawab terhadap mutu kegiatan pembelajaran. f) mengarahkan kepada pendekatan kompetensi agar dapat menghasilkan lulusan yang mudah beradaptasi. dan alat bantu yang tersedia secara efektif dan efisien.

Sekolah menyusun program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan termasuk guru induksi. 2) pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan yang diidentifikasi secara sistematis sesuai dengan aspirasi individu. e. dan kelulusan. 2) wakil kepala SMP melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah. formatif dan sumatif. perpustakaan. kepatutan. buku referensi. dan melatih peserta didik sehingga menjadi manusia berkualitas dan mampu mengaktualisasikan potensi kemanusiaannya secara optimum. komite sekolah. 11) Sekolah menyusun ketentuan pelaksanaan penilaian hasil belajar sesuai dengan Standar Penilaian Pendidikan. dan digunakan sebagai balikan kepada peserta didik untuk perbaikan secara berkala. kenaikan kelas. 6) wakil kepala SMK bidang hubungan industri melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah/ madrasah dalam mengelola kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri. dan profesionalisme. dan konselor. termasuk pembagian tugas. mendidik. c. Sekolah/Madrasah perlu mendukung upaya: 1) promosi pendidik dan tenaga kependidikan berdasarkan asas kemanfaatan. 5) wakil kepala SMA/SMK. Program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan: 1) disusun dengan memperhatikan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan. remedial. d) ketentuan mengenai layanan konsultasi kepada guru mata pelajaran. keandalan. b) ketentuan mengenai ulangan. ujian. Peraturan Akademik 1) Sekolah menyusun dan menetapkan Peraturan Akademik. memfasilitasi. 13) Penilaian yang didokumentasikan disertai bukti kesahihan. 7) guru melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sebagai agen pembelajaran yang memotivasi. 8) konselor melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam 20 21 . Sekolah mendayagunakan: 1) kepala sekolah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan pengelolaan sekolah. wali kelas. bidang kurikulum melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah dalam mengelola bidang kurikulum. penggunaan buku pelajaran. c) ketentuan mengenai hak siswa untuk menggunakan fasilitas belajar. e. b. tetapi bisa diperpanjang berdasarkan alasan yang dapat dipertanggungjawas tenaga kependidikan tambahan tidak ada mutasi. menentukan sistem penghargaan. dan pengembangan profesi bagi setiap pendidik dan tenaga kependidikan serta menerapkannya secara profesional. 6. dan institusi di atasnya. bidang kesiswaan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah/madrasah dalam mengelola peserta didik. bidang sarana prasarana melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah/madrasah dalam mengelola sarana prasarana.10) Seperangkat metode penilaian perlu disiapkan dan digunakan secara terencana untuk tujuan diagnostik. 12) Kemajuan yang dicapai oleh peserta didik dipantau. Pengangkatan pendidik dan tenaga kependidikan tambahan dilaksanakan berdasarkan ketentuan yang ditetapkan oleh penyelenggara sekolah. membimbing. sesuai dengan metode/strategi pembelajaran yang digunakan. 4) mutasi tenaga kependidikan dari satu posisi ke posisi lain didasarkan pada analisis jabatan dengan diikuti orientasi tugas oleh pimpinan tertinggi sekolah/madrasah yang dilakukan setelah empat tahun. Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan a. adil. 3) Peraturan akademik diputuskan oleh rapat dewan pendidik dan ditetapkan oleh kepala sekolah. 14) Sekolah melaporkan hasil belajar kepada orang tua peserta didik. 4) wakil kepala SMA/SMK. 2) dikembangkan sesuai dengan kondisi sekolah. d. dan buku perpustakaan. dan dievaluasi secara periodik untuk perbaikan metode penilaian. 3) penempatan tenaga kependidikan disesuaikan dengan kebutuhan baik jumlah maupun kualifikasinya dengan menetapkan prioritas. dan terbuka. didokumentasikan secara sistematis. kebutuhan kurikulum dan sekolah/madrasah. mengatasi bila terjadi kekurangan tenaga. laboratorium. 3) wakil kepala SMA/SMK. 2) Peraturan Akademik berisi: a) persyaratan minimal kehadiran siswa untuk mengikuti pelajaran dan tugas dari guru.

teknisi sumber belajar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya mempersiapkan. Pengelolaan sarana prasarana sekolah: 1) direncanakan secara sistematis agar selaras dengan pertumbuhan kegiatan akademik dengan mengacu Standar Sarana dan Prasarana. b. 5) menyediakan pelayanan peminjaman dengan perpustakaan dari sekolah/madrasah lain baik negeri maupun swasta. tenaga perpustakaan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melaksanakan pengelolaan sumber belajar di perpustakaan. g. d. 7. Sekolah menetapkan kebijakan program secara tertulis mengenai pengelolaan sarana dan prasarana. memperbaiki sarana dan prasarana pembelajaran. 4) menyusun skala prioritas pengembangan fasilitas pendidikan sesuai dengan tujuan pendidikan dan kurikulum masing-masing tingkat. tenaga laboratorium melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya membantu guru mengelola kegiatan praktikum di laboratorium. pengeluaran dan jumlah dana yang dikelola. 8. Pengelolaan laboratorium dikembangkan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dilengkapi dengan manual yang jelas sehingga tidak terjadi kekeliruan yang dapat menimbulkan kerusakan. e. 3) melengkapi fasilitas pembelajaran pada setiap tingkat kelas di sekolah. 4) pembukuan semua penerimaan dan pengeluaran serta penggunaan anggaran. Seluruh program pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan disosialisasikan kepada pendidik. f. serta institusi di atasnya. 2) dituangkan dalam rencana pokok (master plan) yang meliputi gedung dan laboratorium serta pengembangannya. Pengelolaan fasilitas fisik untuk kegiatan ekstra-kurikuler disesuaikan dengan perkembangan kegiatan ekstra-kurikuler peserta didik dan mengacu pada Standar Sarana dan Prasarana. Bidang Keuangan dan Pembiayaan a. tenaga administrasi melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam menyelenggarakan pelayanan administratif. 5) pemeliharaan semua fasilitas fisik dan peralatan dengan memperhatikan kesehatan dan keamanan lingkungan. merawat. Pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional sekolah disosialisasikan kepada seluruh warga sekolah/madrasah untuk menjamin tercapainya pengelolaan dana secara transparan dan akuntabel. memenuhi dan mendayagunakan sarana dan prasarana pendidikan.9) 10) 11) 12) 13) 14) memberikan layanan bimbingan dan konseling kepada peserta didik. 22 23 . 3) kewenangan dan tanggung jawab kepala sekolah dalam membelanjakan anggaran pendidikan sesuai dengan peruntukannya. serta penggalangan dana di luar dana investasi dan operasional. pelatih/instruktur melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya memberikan pelatihan teknis kepada peserta didik pada kegiatan pelatihan. tenaga kebersihan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan layanan kebersihan lingkungan. 3) membuka pelayanan minimal enam jam sehari pada hari kerja. 2) penyusunan dan pencairan anggaran. d. Pengelolaan perpustakaan sekolah perlu: 1) menyediakan petunjuk pelaksanaan operasional peminjaman buku dan bahan pustaka lainnya. c. Sekolah/Madrasah menyusun pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional yang mengacu pada Standar Pembiayaan. baik internal maupun eksternal. c. Pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional Sekolah mengatur: 1) sumber pemasukan. Bidang Sarana dan Prasarana a. 4) melengkapi fasilitas peminjaman antar perpustakaan. tenaga kependidikan dan peserta didik. Program pengelolaan sarana dan prasarana mengacu pada Standar Sarana dan Prasarana dalam hal: 1) merencanakan. untuk dilaporkan kepada komite sekolah/madrasah. 2) mengevaluasi dan melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana agar tetap berfungsi mendukung proses pendidikan. b. Pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional sekolah diputuskan oleh komite sekolah dan ditetapkan oleh kepala sekolah serta mendapatkan persetujuan dari institusi di atasnya. 2) merencanakan fasilitas peminjaman buku dan bahan pustaka lainnya sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan pendidik.

tenaga kependidikan. dan peserta didik. Prosedur pelaksanaan penciptaan suasana. keamanan. Tata tertib sekolah ditetapkan oleh kepala sekolah melalui rapat dewan pendidik dengan mempertimbangkan masukan komite sekolah. dan negara. tanggung jawab dan wewenang. e. dan menyayangi sesama. masyarakat. h. f. 6) mencintai lingkungan. g. kebersihan. Sekolah menciptakan suasana. 3) diputuskan oleh kepala sekolah dalam rapat dewan pendidik. termasuk dalam hal menggunakan dan memelihara sarana dan prasarana pendidikan. 2) memuat judul. Kode etik sekolah yang mengatur peserta didik memuat norma untuk: 1) menjalankan ibadah sesuai dengan agama yang dianutnya. lingkup. peringatan. 2) petunjuk. dan lingkungan pendidikan yang kondusif untuk pembelajaran yang efisien dalam prosedur pelaksanaan.9. Budaya dan Lingkungan Sekolah a. 5) mencintai keluarga. iklim. serta penjelasannya. iklim. keindahan. Sekolah perlu memiliki program yang jelas untuk meningkatkan kesadaran beretika bagi semua warga sekolah. Sekolah menetapkan kode etik warga sekolah yang memuat norma tentang: 1) hubungan sesama warga di dalam lingkungan sekolah dan hubungan antara warga sekolah dengan masyarakat. bangsa. dan larangan dalam berperilaku di Sekolah. dan kenyamanan sekolah. d. serta 7) menjaga dan memelihara sarana dan prasarana. dan lingkungan pendidikan: 1) berisi prosedur tertulis mengenai informasi kegiatan penting minimum yang akan dilaksanakan. ketertiban. dan peserta didik. 24 25 . Sekolah menetapkan pedoman tata-tertib yang berisi: 1) tata tertib pendidik. 2) sistem yang dapat memberikan penghargaan bagi yang mematuhi dan sangsi bagi yang melanggar. Kode etik sekolah ditanamkan kepada seluruh warga sekolah/madrasah untuk menegakkan etika sekolah. tujuan. 3) mengikuti proses pembelajaran dengan menjunjung tinggi ketentuan pembelajaran dan mematuhi semua peraturan yang berlaku. serta pemberian sangsi bagi warga yang melanggar tata tertib. 2) menghormati pendidik dan tenaga kependidikan. 4) memelihara kerukunan dan kedamaian untuk mewujudkan harmoni sosial di antara teman. b. c.

f. SMP atau yang setara. SD atau yang setara. dan tindak lanjut hasil pengawasan. berkaitan dengan input. Keterlibatan peranserta warga sekolah dan masyarakat dalam pengelolaan dibatasi pada kegiatan tertentu yang ditetapkan. Kemitraan sekolah dilakukan dengan lembaga pemerintah atau nonpemerintah. d. serta dunia usaha dan dunia industri di lingkungannya. Program Pengawasan a) Sekolah menyusun program pengawasan secara obyektif. serta dunia usaha dan dunia industri. Contoh Kegiatan Kemitraan Sekolah dengan Dunia Usaha 26 27 . h. dan akuntabilitas pengelolaan. atau yang setara dilakukan minimal dengan SMA/SMK/SMALB. serta dengan TK/RA/BA atau yang setara di lingkungannya.10. Peranserta Masyarakat dan Kemitraan Sekolah a. Kemitraan SMP/SMPLB. Kemitraan SD/SDLB atau yang setara dilakukan minimal dengan SMP/SMPLB atau yang setara. b) Penyusunan program pengawasan di sekolah didasarkan pada Standar Nasional Pendidikan. Warga sekolah dilibatkan dalam pengelolaan akademik. pelaporan. d) Pengawasan pengelolaan sekolah meliputi pemantauan. Masyarakat pendukung sekolah dilibatkan dalam pengelolaan nonakademik. efektivitas. b. bertanggung jawab dan berkelanjutan. output. c) Program pengawasan disosialisasikan ke seluruh pendidik dan tenaga kependidikan. e) Pemantauan pengelolaan sekolah dilakukan oleh komite sekolah atau bentuk lain dari lembaga perwakilan pihak-pihak yang berkepentingan secara teratur dan berkelanjutan untuk menilai efisiensi. dan pemanfaatan lulusan. j. atau yang setara dilakukan minimal dengan perguruan tinggi. Sekolah melibatkan warga dan masyarakat pendukung sekolah dalam mengelola pendidikan. Contoh Kegiatan Interaksi dengan Masyarakat C. g. c. i. supervisi. evaluasi. Kemitraan SMA/SMK. e. proses. Sistem kemitraan sekolah/madrasah ditetapkan dengan perjanjian secara tertulis. Melaksanakan Pengawasan dan Evaluasi 1. Setiap sekolah menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan.

dan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dalam pelaksanaan tugas. 2. h) Tenaga kependidikan melaporkan pelaksanaan teknis dari tugas masing-masing sekurang-kurangnya setiap akhir semester yang ditujukan kepada kepala sekolah. i) Kepala sekolah/madrasah melaporkan hasil evaluasi kepada komite sekolah dan pihak-pihak lain yang berkepentingan sekurang-kurangnya setiap akhir semester. secara terus menerus melakukan pengawasan pelaksanaan tugas tenaga kependidikan. Evaluasi kinerja pendidik harus memperhatikan pencapaian prestasi dan perubahan-perubahan peserta didik. 4) Sekolah menyusun Rencana Kerja Sekolah (RKS) berdasarkan hasil EDS. pemakai lulusan. 28 29 . Akreditasi Sekolah a. 4. 5) Sekolah melakukan pengisian EDS online. 3) Evaluasi diri sekolah dilakukan secara periodik berdasar pada data dan informasi yang sahih. evaluasi. keseimbangan beban kerja. Evaluasi Diri Sekolah (EDS) a. dan pelaporan serta catatan tindak lanjut untuk memperbaiki kinerja sekolah. termasuk memberikan sanksi atas penyimpangan yang ditemukan. integratif dan monolitik sejalan dengan perubahan tingkat mata pelajaran. setelah dikonfirmasikan pada sekolah terkait. Evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan meliputi kesesuaian penugasan dengan keahlian. maupun perubahan sosial. sekurang-kurangnya dua kali dalam setahun. f) d.Supervisi pengelolaan akademik dilakukan secara teratur dan berkelanjutan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah/madrasah. Evaluasi dan Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Proses evaluasi dan pengembangan KTSP dilaksanakan secara: a. Sekolah melaksanakan: 1) evaluasi proses pembelajaran secara periodik. menyeluruh dengan melibatkan berbagai pihak meliputi: dewan pendidik. Sekolah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah. c. komite sekolah. j) Pengawas sekolah melaporkan hasil pengawasan di sekolah kepada bupati/walikota melalui Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota yang bertanggung jawab di bidang pendidikan dan sekolah yang bersangkutan. Langkah-langkah pelaksanaan EDS sebagai berikut: 1) Sekolah membentuk Tim Pengembang Sekolah. c. berkala untuk merespon perubahan kebutuhan peserta didik dan masyarakat. dan alumni. k) Setiap pihak yang menerima laporan hasil pengawasan menindaklanjuti laporan hasil pengawasan tersebut dalam rangka meningkatkan mutu sekolah. c. pada akhir tahun anggaran sekolah/madrasah. 3) Sekolah melakukan pengisian instrumen EDS kualitatif. dengan menggunakan lembaga akreditasi eksternal yang memiliki legitimasi. supervisi. dalam pengelolaan pembelajaran dan pengelolaan secara keseluruhan. Sekolah harus terus meningkatkan kualitas kelembagaannya secara holistik dengan menindaklanjuti saran-saran hasil akreditasi. b. 3. komprehensif dan fleksibel dalam mengadaptasi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mutakhir. d. dan melakukan perbaikan dalam rangka pelaksanaan Standar Nasional Pendidikan. menilai kinerja. 2) Sekolah melakukan sosialisasi EDS. serta perubahan sistem pendidikan. kepala sekolah. pada akhir semester akademik. l) Sekolah mendokumentasikan dan menggunakan hasil pemantauan. b. b. Evaluasi Pendayagunaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan a. g) Guru melaporkan hasil evaluasi dan penilaian sekurang-kurangnya setiap akhir semester yang ditujukan kepada kepala sekolah/madrasah dan orang tua/wali peserta didik. c. Sekolah menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk mengikuti akreditasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. 6) Sekolah menyusun laporan EDS. Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk mengukur. Evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan direncanakan secara komprehensif pada setiap akhir semester dengan mengacu pada Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan. Sekolah meningkatkan status akreditasi. b. 2) evaluasi program kerja tahunan secara periodik sekurangkurangnya satu kali dalam setahun. 5.

melaksanakan dan merumuskan program supervisi. Setiap sekolah dipimpin oleh seorang kepala sekolah. i. n. dan proses pengangkatan serta keputusannya. efisien. peluang. m. dihayati. kepala sekolah/madrasah dapat menugaskan guru untuk melaksanakan fungsi wakil kepala sekolah. saranaprasarana. 2. pengambilan keputusan tersebut harus melibatkan penyelenggara sekolah. E. Dalam hal sekolah swasta. 30 31 . b. 2. menugaskan seorang guru atau tenaga kependidikan untuk melayani permintaan informasi maupun pemberian informasi atau pengaduan dari masyarakat berkaitan dengan pengelolaan sekolah/madrasah baik secara lisan maupun tertulis dan semuanya direkam dan didokumentasikan. dan hubungan dunia usaha dan dunia industri. p. j. d. sehat. Dalam rangka menerapkan sistem informasi. l. efisien dan akuntabel. Dalam hal sekolah/madrasah swasta. meningkatkan mutu pendidikan.D. dilaporkan secara tertulis oleh kepala sekolah kepada institusi di atasnya. sekolah: a. dan pelaksanaan visi pembelajaran yang dikomunikasikan dengan baik dan didukung oleh komunitas sekolah. menjaga dan meningkatkan motivasi kerja pendidik dan tenaga kependidikan dengan menggunakan sistem pemberian penghargaan atas prestasi dan sangsi atas pelanggaran peraturan dan kode etik. profesi. d. Menjalankan Kepemimpinan Sekolah 1. dan memobilisasi sumber memberi contoh/teladan/tindakan yang bertanggung jawab. Kriteria untuk menjadi kepala dan wakil kepala sekolah berdasarkan ketentuan dalam standar pendidik dan tenaga kependidikan 3. kekuatan. menjalin kerja sama dengan orang tua peserta didik dan masyarakat. memfasilitasi pengembangan. k. kesiswaan. c. dan efektif. membantu. Komunikasi antarwarga sekolah di lingkungan sekolah dilaksanakan secara efisien dan efektif. e. sarana-prasarana. membina. menjamin manajemen organisasi dan pengoperasian sumber daya sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman. c. dan komite sekolah menanggapi kepentingan dan kebutuhan komunitas yang beragam. 7. dan kelemahan sekolah. 5. o. merumuskan tujuan dan target mutu yang akan dicapai. dan kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya. dan perilaku yang dimiliki. Kepala SMP/SMPLB dibantu minimal oleh satu orang wakil kepala sekolah 4. r. melibatkan guru. serta memanfaatkan hasil supervisi untuk meningkatkan kinerja sekolah. keterampilan. g. f. dan kesiswaan. bertanggung jawab dalam membuat keputusan anggaran sekolah. efektif dan mudah diakses. menjabarkan visi ke dalam misi target mutu. Kepala sekolah: a. menyediakan fasilitas informasi yang efesien. 8. membuat rencana kerja strategis dan rencana kerja tahunan untuk pelaksanaan peningkatan mutu. memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga. bertanggung jawab atas perencanaan partisipatif mengenai pelaksanaan kurikulum. h. penyebarluasan. Wakil kepala sekolah dipilih oleh dewan pendidik. Kepala dan wakil kepala sekolah/madrasah memiliki kemampuan memimpin yaitu seperangkat pengetahuan. komite sekolah dalam pengambilan keputusan penting sekolah. melaporkan data informasi sekolah yang telah terdokumentasikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. b. mengelola sistem informasi manajemen yang memadai untuk mendukung administrasi pendidikan yang efektif. berkomunikasi untuk menciptakan dukungan intensif dari orang tua peserta didik dan masyarakat. dikuasai. dan diwujudkannya dalam melaksanakan tugas keprofesionalan sesuai dengan Standar Pengelolaan Satuan Pendidikan. menciptakan lingkungan pembelajaran yang efektif bagi peserta didik. Menerapkan Sistem Informasi Sekolah 1. Kepala sekolah dapat mendelegasikan sebagian tugas dan kewenangan kepada wakil kepala sekolah sesuai dengan bidangnya. Sedangkan kepala SMK dibantu empat wakil kepala sekolah untuk bidang akademik. Dalam hal tertentu atau sekolah yang masih dalam taraf pengembangan. Kepala SMA dibantu minimal tiga wakil kepala sekolah untuk bidang akademik. institusi dimaksud adalah penyelenggara sekolah. dan mempertahankan lingkungan sekolah/ madrasah dan program pembelajaran yang kondusif bagi proses belajar peserta didik dan pertumbuhan profesional para guru dan tenaga kependidikan. menganalisis tantangan. 6. q.

Alur Tahapan Kegiatan Kepala Sekolah AnalisisLingkungan Lingkungan Analisis Strategis Strategis SituasiPendidikan Pendidikan Situasi Saat Ini Saat Ini Kesenjangan Kesenjangan SituasiPendidikan Pendidikan Situasi yang Diharapkan yang Diharapkan Visi Visi Misi Misi TujuanSekolah Sekolah Tujuan Selama tahun Selama 44tahun LAMPIRAN-LAMPIRAN Strategi Strategi Pelaksanaan Program Pelaksanaan Program TargetPencapaian Pencapaian Target (Milestones) (Milestones) Rencana Rencana Anggaran Biaya Anggaran Biaya Monitoringdan danEvaluasi Evaluasi Monitoring 32 33 .

3. Memanfaatkan dan memelihara fasilitas mendukung proses pembelajaran berbasis TIK. serta tujuan umum pendidikan dasar. dan Tujuan Sekolah Lampiran 1 Visi : TERWUJUDNYA PESERTA DIDIK YANG BERIMAN. Misi. 4. MANDIRI DAN BERWAWASAN GLOBAL 1. Menjalin kerja sama dengan lembaga lain dalam merealisasikan program sekolah. bakat. dan lembaga lain yang terkait. Mengoptimalkan proses pembelajaran dan bimbingan. dan pengembangan diri yang terencana dan berkesinambungan. Mengembangkan bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi berdasarkan minat. 5. Mengembangkan berbagai kegiatan dalam proses belajar di kelas berbasis pendidikan karakter bangsa. Semua kelas melaksanakan pendekatan pembelajaran aktif pada semua mata pelajaran. Misi: Tujuan : 34 35 . e. TERAMPIL. Membina kemandirian peserta didik melalui kegiatan pembiasaan. CERDAS. kewirausahaan. Menanamkan Keimanan dan ketakwaan melalui pengamalan ajaran agama 2. Mengembangkan budaya sekolah yang religius melalui kegiatan keagamaan b. Mengacu pada visi dan misi sekolah. dan potensi peserta didik. Menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial yang menjadi bagian dari pendidikan karakter bangsa. d.Contoh : Visi. c. f. tujuan sekolah dalam mengembangkan pendidikan ini adalah sebagai berikut ini. a. Menjalin kerjasama yang harmonis antar warga sekolah.

Indikator Kegiatan.1 Pengembangan Proses Pembelajaran: Kurikulum 100% memenuhi standar nasional pendidikan (perangkat pembelajaran sudah disusun untuk kelas 1-6 semua mapel) Dan sebagainya Pengembangan Proses Pembelajaran: 30% Proses pembelajaran belum memenuhi standar nasional pendidikan. 1 1. Menetapkan Program/Kegiatan Strategis 2. dan Jadwal Kegiatan Langkah 1: Membuat Rencana Biaya Program Langkah 1: Membuat Rencana Pendanaan Program Langkah 3: Menyesuaikan Rencana Biaya dengan Sumber Pendanaan Acuan Standar Sekolah SPM. 3. Menetapkan Program/Kegiatan Rutin 3.00) Prestasi non akademik sekolah tinggi (rata-rata minimal mencapai kejuaraan tingkat nasional) 50% Standar Kelulusan: KKM: 50% NUAN: 2.2 Prestasi non akademik sekolah masih rendah (ratarata mencapai kejuaraan tingkat kabupaten/kota) Proses pembelajaran sudah memenuhi standar nasional pendidikan. yaitu 100% guru melaksanakan CTL Dan sebagainya Standar Kelulusan: Prestasi akademik lulusan sudah memenuhi standar nasional pendidikan (KKM 100% dan NUAN 8. SNP Visi/Misi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota TAHAP III TAHAP IV MENYUSUN PROGRAM & KEGIATAN Contoh : Format Analisis Kesenjangan antara situasi pendidikan sekolah saat ini dan yang diharapkan 4 tahun ke depan. 2.Lampiran 2 36 TAHAP I TAHAP II TAHAP V Pemangku Kepentingan Melakukan Kondisi Nyata Sekolah/Madrasah Tantangan (Utama) Langkah 1: Merumuskan Visi Langkah 2: Merumuskan Misi Langkah 1: Merumuskan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Langkah 3: Merumuskan Tujuan Langkah 4: Merumuskan Sasaran & Indikator Kinerja Langkah 1: Merumuskan Program dan Menetapkan Penanggungjawab Program Langkah 2: Menentukan Kegiatan.00) 3.00 2 tingkat 37 Dan sebagainya Dan sebagainya . MENYUSUN RKT RKAS/M Langkah 2: Membuat Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah/Madrasah (RKAS/M) 1. Menetapkan Jadwal RKT MENETAPKAN KONDISI SEKOLAH/ MADRASAH SAAT INI MENYUSUN RENCANA ANGGARAN SEKOLAH/ MADRASAH MENETAPKAN KONDISI SEKOLAH/ MADRASAH YANG DIHARAPKAN Harapan Contoh : Proses Penyusunan RKS/M dan RKT No.1 Standar Kelulusan: Prestasi akademik lulusan belum memenuhi standar nasional pendidikan (rata-rata KKM 50% dan rata-rata NUAN 6. yaitu baru 50% guru melaksanakan CTL Dan sebagainya 3.1 Kondisi saat ini Standar Isi: Kurikulum Kondisi yang diharapkan (lima tahun ke depan) Standar Isi: Besarnya Tantangan Nyata Standar Isi: Kurikulum 70% memenuhi standar nasional pendidikan (perangkat pembelajaran belum disusun untuk kelas 1-6 semua mapel) Dan sebagainya 2.

7.1 Prasarana.1 Pendidik dan tenaga kependidikan terdapat 100% sudah memenuhi standar nasional pendidikan 20% Dan sebagainya Pengembangan Prasarana dan sarana: Pengembangan Prasarana dan sarana: Pendidik dan tenaga kependidikan terdapat 80% memenuhi standar nasional pendidikan Dan sebagainya 5. sumber belajar terdapat rata-rata 75% memenuhi standar nasional pendidikan Dan sebagainya Dan sebagainya Pengembangan Pengelolaan: Pengembangan Pengelolaan: 30% 6. baik tingkat kesulitas maupun model-model yang digunakan) Dan sebagainya Guru dan sekolah 100% melaksanakan sistem penilaian sesuai dengan tuntutan kurikulum atau standar nasional pendidikan 20% Dan sebagainya Kondisi yang diharapkan (lima tahun ke depan) Besarnya Tantangan Nyata 39 . bahan ajar. Kondisi saat ini Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan: Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan: Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan: 4.38 No. Pengembangan Penilaian: Pembiayaan memenuhi standar nasional (di atas 150. Pengembangan Pengelolaan: Prasarana. media pembelajaran. Pengembangan Prasarana dan Sarana: 5. sarana. sarana.000 rupiah per bulan per anak) Dan sebagainya Pengembangan Penilaian: Pengembangan Penilaian: 8. media pembelajaran.1 70% Fungsi-fungsi pengelolaan sekolah memenuhi standar nasional pendidikan Dan sebagainya 100% Fungsi-fungsi pengelolaan sekolah memenuhi standar nasional pendidikan Dan sebagainya No.000 rupiah per bulan per anak atau sekitar 40-%) Dan sebagainya 8. 4. Kondisi saat ini Pengembangan Pembiayaan: Kondisi yang diharapkan (lima tahun ke depan) Pengembangan Pembiayaan: Besarnya Tantangan Nyata Pengembangan Pembiayaan: Pembiayaan masih rendah (di bawah 70.1 60% 7. bahan ajar. sumber belajar 100% memenuhi standar nasional pendidikan 25% 6.1 Guru dan sekolah 80% melaksanakan sistem penilaian sesuai dengan tuntutan kurikulum atau standar nasional pendidikan (rata-rata masih di bawah standar nasional.

……..1 2.../……….. No Uraian Program Volume Satuan Harga Satuan Jumlah Harga APBD Prop APBD Kab Bagus APBN BOS RTN BOS BUKU Masyarakat Sumb Sumb Komputer Bangunan Sukarela Sumber Dana Lainnya 1 1....... ....… ...1 Jumlah 02 3 dst Jumlah Total Pengembangan Standar Proses JUMLAH (RUPIAH) 40 Contoh Format : RKJM RENCANA KERJA SEKOLAH JANGKA MENENGAH (RKJM) SEKOLAH………………………… KAB....… . PROVINSI ………………………..……...… . KOMITE SEKOLAH 1 Pengembangan Standar Isi Pengembangan Standar Isi 1...… ....… ...… ........… .… ...... ..… ...1 1.. ....SSN BOS RUTIN SUMBER DANA LAINNYA RUTIN BOS SSN .… Contoh Format : RKAS RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN : ……..........……...... .... ...2…… … DST JUMLAH (RP) ................1…… 1.........1..........2…… … DST 2 Pengembangan Standar Proses 2.1…… 2..... ……………………. .…….… ....… .....… Pengembangan Standar Proses KOMITE SEKOLAH ....1 Pengembangan Standar Isi Jumlah 01 2 2.1.… ... TAHUN DAN SUMBER DANA PROGRAMPROGRAM STRATEGIS TAHUN I TAHUN II Dst....... .… ... s.....d tahun ke IV 41 . .. .. SUMBER DANA LAINNYA ......… .....

1. Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu.1. dan pengayaan bagi siswa. 2.1.2. STANDAR PROSES Silabus sudah sesuai/relevan dengan standa 2. Kurikulum sudah sesuai dan relevan STANDAR ISI SKALA PRIORITAS NO 1. dan kebutuhan pembelajaran.1.1.1. 2.PROGRAM PRIORITAS (RENCANA KERJA TAHUNAN) Nama Sekolah Alamat Kecamatan Kab / Kota Provinsi : ………………………………………………………… : ………………………………………………………… : ………………………………………………………… : ………………………………………………………… : ………………………………………………………… 42 SKALA PRIORITAS NO 1 2011/ 2012 STANDAR REKOMENDASI PROGRAM 2 2012/ 2013 3 2013/ 2014 4 2014/ 2015 1 1.2. Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakter daerah.2. rencana program remedial. Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. kebutuhan sosial masyarakat.1. Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP.3.2.1. 2. Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.2.1. kondisi budaya.2. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik Dst REKOMENDASI PROGRAM 1 2 3 4 43 . 2. Silabus diarahkan pada pencapaian SKL.1. 1.2.1. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI). usia peserta didik. 1. 1. STANDAR Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik 1. Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan panduan KTSP.

44 Alur Manajemen Stratejik Pengelolaan Sekolah Kajian Faktor Lingkungan Perumusan Strategi Implementasi Strategi Visi-Misi Tujuan Strategi Kebijakan Internal Struktur Budaya Sumber Daya Program Anggaran Prosedur Kinerja Eksternal Lingkungan Sosial Evaluasi Pengendalian Contoh : STRUKTUR ORGANISASI SEKOLAH Contoh : STRUKTUR ORGANISASI SEKOLAH SD……………………………. KOMITE SEKOLAH KEPALA SEKOLAH Lampiran 3 TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH (TAS) LABORAN PUSTAKAWAN GURU KELAS I GURU KELAS II GURU KELAS III GURU KELAS IV GURU KELAS V GURU KELAS VI GURU AGAMA GURU PENJAS GURU MULOK PENJAGA SEKOLAH PENJAGA SEKOLAH PESERTA DIDIK Ket: 45 Instruksi Koordinasi .

46 Contoh : STRUKTUR ORGANISASI SEKOLAH SMP……………………………. KOMITE SEKOLAH KEPALA SEKOLAH WAKA TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH (TAS) LABORAN PUSTAKAWAN WALI KELAS VII WALI KELAS VII WALI KELAS VII GURU MATA PELAJARAN GURU BP/BK PESERTA DIDIK Ket: Instruksi Koordinasi Contoh : STRUKTUR ORGANISASI SEKOLAH SMA……………………………. KOMITE SEKOLAH KEPALA SEKOLAH WAKA WAKA WAKA TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH (TAS) LABORAN PUSTAKAWAN WALI KELAS VII WALI KELAS VII WALI KELAS VII GURU MATA PELAJARAN GURU BP/BK PESERTA DIDIK Ket: 47 Instruksi Koordinasi .

Siswa Menurut Kelas. 48 KOMITE SEKOLAH KEPALA SEKOLAH WAKASEK MANAJEMEN MUTU KEPALA TATA USAHA STAF TATA USAHA WAKA SEK HUBIN/HUMAS WAKA SEK HUBIN/HUMAS WAKA SEK SARPRAS WAKA SEK KESISWAAN KAPROG KAPROG KAPROG KAPROG KOORDINATOR KOORDINATOR KOORD.Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) .RKAS PK-1 Jadwal Pelajaran Sekolah PK-2 Daftar Pembagian Tugas Guru PK-3 Daftar Pemeriksaan Persiapan Mengajar PK-4 Daftar Penyelesaian Kasus Khusus di Sekolah PK-5 Daftar Hasil UAS PK-6 Rekapitulasi Kenaikan Kelas PK-7 Daftar Penyerahan STTB PK-8 Catatan pelaksanaan Supervisi Kelas PK-9 Hubungan Kemasyarakatan PK-10 Laporan Penilaian Hasil Belajar TIDAK ADA 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 II ADMINISTRASI KESISWAAN 49 1 2 3 4 5 6 Formulir Pendaftaran Siswa Baru Daftar Calon Siswa Baru Kelas I Daftar Siswa Baru Kelas I Buku Induk Siswa Buku Klaper Jml. BP/BK KEPALA PUSTAKAWAN WALI KELAS GURU Ket: Instruksi Koordinasi PESERTA DIDIK Contoh : KELENGKAPAN ADMINISTRASI KEPALA SEKOLAH Lampiran 4 KETERANGAN NO I 1 KOMPONEN ADA ADMINISTRASI PROGRAM PENGAJARAN Rencana Kerja: . dan JK .Contoh : STRUKTUR ORGANISASI SEKOLAH SMK…………………………….Rencana Kerja Tahunan (RKT) . Asal.

Buku Ekspedisi ./Guru Daftar Rangkuman Tidak Hadir Pegawai/Guru (bulanan) Data Kepegawaian Kartu Pribadi Pegawai/guru Papan Kegiatan Kepala Sekolah File Data Kepegawaian ADMINISTRASI KEUANGAN KEU-1 KEU-2 KEU-3 KEU-4 RAPBS Buku Kas Umum Buku Kas Pembantu Rangkuman Penerimaan dan Pengeluaran Keuangan Sekolah KEU-5 Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Sekolah ADMINISTRASI PERLENGKAPAN TIDAK ADA 51 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PERL-1 Buku Pemeriksaan Perlengkapan/Barang PERL-4 Buku Inventaris Perlengkapan/Barang PERL-5 Daftar Usul Pengadaan Barang .Buku Pengumuman .KETERANGAN NO ADA 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 III 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Rencana Kebutuhan Pegawai/Guru Usulan Pengadaan Pegawai dan Tenaga Kependidikan Usul Pengangkatan CPNS Daftar Riwayat Hidup Usul Kenaikan Gaji Daftar Usul Penetapan Angka Kredit Buku Catatan Penilaian PNS DP-3 PNS Daftar Urut Kepangkatan PNS Buku Cuti Pegawai ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN Jml.Buku Administrasi Perpustakaan .Struktur Organisasi Sekolah . Siswa Menurut Usia.Data Statistik Sekolah .Buku Notulen Rapat . Kelas. dan JK Papan Absensi Harian Siswa Buku Rekapitulasi Harian Absensi Siswa Buku Absensi Bulanan Siswa Buku Rekapitulasi Bulanan Absensi Siswa Surat permohonan Pindah Sekolah Surat Keterangan Pindah Sekolah Mutasi Siswa Selama Semester Daftar Calon Peserta Ujian Sekolah Daftar Peserta UAS dan Prestasinya Tanda Peserta UAS Daftar Masuk SMP Daftar Kenaikan Kelas Daftar Rekapitulasi Kenaikan Kelas/Lulusan Tata Tertib Siswa 50 KOMPONEN TIDAK ADA KETERANGAN NO 10 11 12 13 14 15 16 IV 1 2 3 4 5 V KOMPONEN ADA Daftar Susunan Keluarga Daftar Hadir Tidak Hadir Peg.Buku Agenda .

….. Penyajian pelajaran c.... : ………....….. e... f. Tamat belajar Upacara Sekolah Kegiatan dalam libur Kegiatan Ekstrakurikuler Bimbingan siswa PERHITUNGAN HARI SEKOLAH DAN LIBUR SEKOLAH Identitas sekolah (Nama dan Alamat Sekolah) : ………. 2 a.. : ………. Penjelasan TT fasilitas sekolah 3 Kegiatan Belajar Mengajar Hari pertama masuk sekolah Pendaftaran calon siswa Seleksi calon siswa Pendaftaran calon siswa yang diterima Perpindahan siswa Perencanaan kelas Penyusunan jadwal pelajaran Pembagian tugas guru Persiapan tahun pelajaran KEG/BLN JULI AGS SEPT OKT NOP DES JAN FEB MAR APR MEI JUN 4 5 6 7 a...….. JADWAL KEGIATAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2010/2011 NO 1 a...... Kenaikan tk/penjurusan e. Persiapan mengajar b. g.. c.... Penjelasan TT sekolah c.. b. d.52 CONTOH : FORMAT ADMINISTRASI SEKOLAH Identitas sekolah (Nama dan Alamat Sekolah) : ………. Evaluasi belajar d.. PERHITUNGAN HARI SEKOLAH DAN LIBUR SEKOLAH JENIS SEKOLAH TAHUN PELAJARAN : ……………………………………………………… : ……………………………………………………… HARI LIBUR NO 1 SEMESTER SEMESTER 1 Juli Agustus September Oktober Nopember Desember 2 SEMESTER 2 Januari Februari Maret April Mei Juni Jumlah BULAN HARI KERJA SMT MINGGU UMUM PUASA KHUSUS HARI BELAJAR 53 JUMLAH SATU TAHUN PELAJARAN .….. Pekan orientasi b...

.. 1 2 3 4 5 6 Nama Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Jumlah II............................ No..54 Sekolah Mata Pelajaran Tahun Pelajaran SEMESTER GANJIL I... Jumlah (∑) Minggu/Semester...... Jumlah (∑) Minggu/Semester........... No................... 1 2 3 4 5 6 Juli Agustus September Oktober November Desember Jumlah hari tdk masuk Jumlah hari kegiatan sekolah Jumlah Nama Bulan Jumlah Minggu 2 Minggu 0 Minggu 2 Minggu 2 Minggu 0 Minggu 1 Minggu 3 Minggu 1 Minggu 11 Minggu Nama Bulan Jumlah Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 30 Minggu PERHITUNGAN KALENDER PENDIDIKAN SEMESTER GANJIL/GENAP : .... Jumlah (∑) Minggu tidak Efektif .. Nama Bulan Jumlah Minggu 5 Minggu 4 Minggu 5 Minggu 4 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 28 Minggu Jumlah Minggu 2 Minggu 5 Minggu 3 Minggu 3 Minggu 4 Minggu 2 Minggu 19 Minggu 55 No. Jumlah (∑) Minggu tidak Efektif .... 1 2 3 4 Januari Februari Maret April Jumlah Minggu 1 Minggu 1 Minggu 1 Minggu 1 Minggu .... No... : . : .. III...... Jumlah (∑) minggu efektif riil = ∑ minggu/semester 30 – ∑ minggu tidak efektif 11 = 19 minggu/jam tatap muka No.... 1 2 3 4 5 6 Nama Bulan Juli Agustus September Oktober November Desember Jumlah SEMESTER GENAP I.......... 1 2 3 4 5 6 Juli Agustus September Oktober November Desember Jumlah II.....

...... ………... Kepala Sekolah.. jam tatap muka =.. Jakarta....... Jumlah (∑) minggu efektif riil = ∑ minggu/semester 28 – ∑ minggu tidak efektif 12 = 16 minggu/jam tatap muka No....... Mengetahui.... x ....... NIP.. .. 2............. 57 Keterangan : Untuk semester 2 dibuat sama dengan semester 1 bulannya diganti... jam tatap muka..... 5 6 Mei Juni Jumlah hari kemungkinan tidak masuk Jumlah hari kegiatan sekolah Jumlah 2 Minggu 2 Minggu 2 Minggu 2 Minggu 12 Minggu Contoh: FORMAT DAFTAR KEADAAN SISWA DAFTAR KEADAAN SISWA JENIS SEKOLAH TAHUN PELAJARAN SEMESTER : …………………………………………………… : …………………………………………………… : …………………………………………………… TINGKAT NO PROGRAM STUDI BULAN/SISWA 1 2 3 4 5 6 Juli Agustus September Oktober Nopember Desember …………….......... jam tatap muka = ... jam tatap muka...............………... Kepala Sekolah L P J L P J I II III ……………........ Guru Mapel ..56 III... ........ Jumlah jam tatap muka disesuaikan dengan jumlah jam masing-masing mata pelajaran/kompetensi yang tertera pada Jadual tatap muka. tiap semester jumlah jam satu mata pelajaran/kompetensi kemungkinan berbeda.... Untuk menentukan jumlah jam dari masing-masing mata pelajaran/kompetensi bedasarkan pada analisis SK/KD atau pemetaan kurikulum implementatif yang telah divalidasi..... . Jumlah (∑) jam efektif/semester ganjil = ... 1 2 3 4 5 6 Januari Februari Maret April Mei Juni Jumlah Nama Bulan Jumlah Minggu 4 Minggu 3 Minggu 4 Minggu 2 Minggu 2 Minggu 1 Minggu 16 Minggu IV. Jumlah (∑) jam efektif/semester genap =. x ........ Catatan: 1........………..

.2 Ulangan formatif ke 2 dilaksanakan pada tanggal …… nilai rata-rata kelas ………… 3. 59 1... nilai rata-rata kelas ………….... : ………………………….. 3. nilai rata-rata kelas ………….. : ………………………………………...3 dari butir 3 …………………………………………… 6....…... 3... Pelaksanaan Formatif dan nilai yang dicapai 3.. 4.2 dari butir 2 …………………………………………… 5.1 dari butir 1 …………………………………………… 5. LAPORAN KENAIKAN TINGKAT/KELUAR/LULUS JENIS SEKOLAH TAHUN PELAJARAN PROGRAM STUDI 01 I 02 03 07 08 II 04 TINGKAT III 05 06 : ……………………………………………………… : ……………………………………………………… JUMLAH 09 10 11 1 (diisi awal tahun) 2 Siswa yang tinggal kelas Program studi Tinggal kls Keluar Lulus Orang % Orang % Orang % Program studi Tinggal kls Keluar Lulus dst Orang % ……………………………. : ………. 5.. Masalah dan hambatan yang timbul 5..….. Pencapaian target Silabus : ………………..…. : ……………………………………….58 CONTOH: FORMAT LAPORAN KENAIKAN TINGKAT/KELUAR/LULUS Identitas sekolah (Nama dan Alamat Sekolah) : ……….. 2011 Kepala Sekolah …………………….. CONTOH: FORMAT REKAPITULASI PELAKSANAAN PROSES BELAJAR REKAPITULASI PELAKSANAAN PROSES BELAJAR MENGAJAR SEKOLAH ALAMAT REKAPITULASI TAHUN PELAJARAN MATA PELAJARAN/KLS SEMESTER : …………………………. Jumlah minggu belajar : ……………….3 Ulangan formatif ke 3 dilaksanakan pada tanggal ….4 Ulangan formatif ke 4 dilaksanakan pada tanggal ….. : ………………………………………...... Evaluasi belajar semester (sumatif/ulangan umum) nilai rata-rata kelas ……………….1 Ulangan formatif ke 1 dilaksanakan pada tanggal …… nilai rata-rata kelas ……..% 3...minggu 2.. NIP....... Pemecahannya ....... Dilaksanakan pada tanggal ………………………….

... CONTOH: FORMAT DAFTAR KEADAAN SISWA MENURUT TINGKAT Identitas sekolah (Nama dan Alamat Sekolah) : ……….....1 dari butir 1 …………………………………………… 6. Kepala Sekolah 61 …………………….. ………………………….... Kesimpulannya : ……………………………………………………………………………………………………………………………………… DAFTAR KEADAAN SISWA MENURUT TINGKAT TAHUN PELAJARAN BULAN : ……………………………………………………… : ……………………………………………………… BANYAK KELAS PROGRAM STUDI I II III L P L P L P L P L P L P L P L P JML KLS I JML SISWA BLN YANG LALU II III JML SISWA BLN INI JML I II III JML ……………………………..... NIP..2011 Guru ybs. ..…...…. ... NIP..... 6.2 dari butir 2 …………………………………………… 6... : ………...60 Mengetahui Kepala Sekolah ………………………. …………………………. NIP..3 dari butir 3 …………………………………………… 7...

.62 CONTOH: FORMAT BUKU CATATAN PENILAIAN PEGAWAI NEGERI SIPIL Identitas sekolah (Nama dan Alamat Sekolah) : ………......... : ……………………………………………... Sakit I ... : …………………………………………….. Izin A .. Alpa …………………….../jam : ………..... Nama dan Paraf Pejabat Penilai …………………………….. RAHASIA BUKU CATATAN PENILAIAN PEGAWAI NEGERI SIPIL Nama NIP No. Kepala Sekolah CATATAN : S . ... Karpeg No..... NIP..……… 63 Tgl. Tanggal.. Bulan dan Tahun Uraian : …………………………………………….. 06 Jumlah Diterima oleh : …..…..… .... : ………. CONTOH: FORMAT PENGANTAR SURAT KOP SURAT LEMBAR PENGANTAR SURAT RUTIN Unit Pengolah/Penerima Nomor urut 01 Asal surat 02 Tanggal 03 Tanggal Penyampaian Nomor 04 Perihal 05 Ket..….

../jam : ……….......64 CONTOH: FORMAT KARTU KENDALI CONTOH KARTU KENDALI KOP SURAT Indeks Hal : : Kode Tgl ...… ................................…...... : No....... SURAT KET. URUT ASAL SURAT TGL SURAT NO................................ Jumlah Diterima oleh : ….....Urut : M K Lampiran : Dari : Nomor : Pengolah : Catatan : CONTOH: FORMAT SURAT RAHASIA KOP SURAT LEMBAR PENGANTAR SURAT RAHASIA Unit Pengolah : ...................... Tanggal Penyampaian : .....…… 65 Tgl... NO..............

..................................................................................................................................................................................... ............. ............................................................................................................................................................... .................................................................... Kepada Yth ……………………………........................................................................................................................................................................................................................................................................................... ....... .................................................................................................................................................................................................... Nama Jabatan Cap Dinas Tanda tangan 67 Nama terang NIP ........................................................................................... ……………………………................. ……………………………..................66 CONTOH: FORMAT SURAT PENGANTAR KOP SURAT SURAT PENGANTAR Nomor: .............................................. Nomor Isi surat/barang Jumlah Keterangan Nama Jabatan Cap Dinas Tanda tangan Nama terang NIP Tembusan Yth : CONTOH: SURAT PENGUMUMAN Contoh: Surat Pengumuman KOP SEKOLAH SURAT PENGUMUMAN ........................

....... tahun pelajaran …...... 8...... 69 ...…........ Bahwa sesuai dengan pengalaman dan perkembanagn sistem pendidikan yang ada di Sekolah………...... Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 Undang-Undang No. 6......……… dan terpadunya kegiatan intra kurikuler........………………………… 2...... 0461/II/1984 tentang Pembinaan Kesiswaan SK Ditjen Dikdasmen No..... tahun …….... 3............... 226/C/Kep/O/1992 Tentang Pedoman Pembinaan Kesiswaan RKAS Sekolah……. kokurikuler dan ekstra kurikuler serta untuk terciptanya pembentukan tamatan Sekolah……….6 Tahun 2009 Inpres No.................................................... Bahwa dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan di Sekolah……….............. Pekerjaan Nama Maksud Diterima Catatan CONTOH: PETUNJUK TEKNIS PENGEMBANGAN DIRI PESERTA DIDIK Lampiran 5 KEPALA SEKOLAH …………………....... MENIMBANG : 1.68 CONTOH: FORMAT BUKU TAMU PEMBINAAN BUKU TAMU PEMBINAAN Tanggal No.… yang bertanggung jawab.... 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Inpres No... Strategik Planing Pengembangan Sekolah …….... maka dipandang perlu untuk dikeluarkan Standar Operasional Prosedur Pembinaan Kegiatan Kesiswaan berbasis karakter bangsa bagi Siswa …………. 4.1 Tahun 2010 SK Mendikbud No...……...………......….... 5.. MENGINGAT : 1... 2....... dipandang perlu untuk segera diadakan penyempurnaan dan pemantapan kegiatan kesiswaan di Sekolah……………....……….............. 7.

......... Kegiatan Pembinaan Karakter Bangsa bagi siswa (PKBS) dapat dijadikan sebagai pertimbangan untuk pengusulan bea siswa... 4....... Menghargai peran aktif siswa dalam kegiatan ko kurikuler dan ekstra kurikuler Mengembangkan dan meningkatkan kegiatan ko kurikuler dan ekstra kurikuler melalui pengamatan aktif dan penilaian yang teratur Untuk memberi kemudahan didalam memberikan penilaian dan pembinaan kegiatan siswa yang bersifat ko kurikuler dan ekstra kurikuler Pasal 3 Sifat Kegiatan Satuan Kegiatan Pembinaan Karakter Bangsa bagi Siswa (PKBS) bersifat individual yaitu masing-masing siswa yang menciptakan atau berinisiatif untuk mengadakan...... 70 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Pengertian 1.... 6.. ....…..MEMUTUSKAN MENETAPKAN : Keputusan Kepala Sekolah…….... 3....…....... Aspek-aspek kegiatan kesiswaan yang dapat diperhitungkan nilai kegiatan pembinaan karakter bangsa bagi siswa meliputi : a....... c......….….. memberi motivasi dan mengontrol kegiatan siswa yang dibinanya dalam mempraktikkan nilai-nilai karakter b................ 3... 2... Satuan Kegiatan Pembinaan Karakter Bangsa bagi siswa (PKBS) adalah satuan kegiatan kesiswaan dalam jangka waktu tertentu yang diprogramkan untuk memenuhi persyaratan dalam penyelesaian studi pada setiap semester atau tahun di Sekolah………….. Memberi nilai kepada siswa yang dibinanya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam lampiran II keputusan ini. 2.. Memberi rekomendasi dan keterangan mengenai siswa yang dibina kepada pihak-pihak yang memerlukan.................. Mengembangkan dan meningkatkan bakat dan minat siswa dalam usaha menghasilkan tamatan yang beriman...... Pasal 4 Pembina 1... 5..... siswa teladan/berprestasi dan fasilitas lainnya... BAB II ASPEK-ASPEK KEGIATAN Pasal 5 1.... Membantu tercapainya peembentukan manusia Indonesia yang berkwalitas 2... yang menunjang kegiatan kurikuler dan merupakan salah satu jalur pembinaan dan pengembangan potensi dan bakat siswa di Sekolah…………….... Membantu memperlancar proses belajar siswa dalam menunjang kemampuannya dibidang akademik dan non akademik....... guru mata pelajaran/guru kelas yang bersangkutan dan ditetapkan oleh sekolah. Mengerahkan. mengikuti suatu kegiatan ko kurikuler dan ekstra kurikuler yang telah ditentukan aspeknya sebagaimana akan diatur dalam pasal 5. Pasal 2 Tujuan Satuan Kegiatan Pembinaan Karakter Bangsa bagi siswa (PKBS) bertujuan : 1. Aspek keagamaan dan moral Pancasila 71 .... Tugas dan tanggung jawab pembina adalah : a... tentang Standar Operasional Prosedur Pembinaan Kegiatan Kesiswaan Siswa Sekolah…. berilmu amaliyah dan beramal ilmiah yang penuh tanggung jawab dan profesionalisme...... Pembina kegiatan kesiswaan adalah guru pembina siswa. menjadi pengurus organisasi intra sekolah (OSIS) serta predikat lulusan terbaik........... Kegiatan Pembinaan Karakter Bangsa bagi siswa (PKBS) adalah kegiatan siswa Sekolah …..

2... 3.... Aspek pemenuhan minat dan bakat siswa Aspek pengabdian pada masyarakat Pasal 6 1. Jenis dan bobot nilai dari berbagai aspek dalam ayat (1) pasal ini sebagaimana terdapat dalam lampiran I dan II pada Keputusan ini..... Predikat nilai akhir kegiatan kesiswaan didasarkan oleh tinggi rendahnya nilai kredit kegiatan kesiswaan yang diperoleh....... 2. b.. b..keatas 76-85 66-75 50-65 00-49 Predikat Istimewa Baik Sekali Baik Cukup Kurang Simbol A AB B C D 73 ... 2. e..…….. Pasal 8 Prosentase masing-masing aspek kegiatan sebagaimana diatur dalam pasal 6 yang harus ditempuh oleh siswa yang akan menyelesaikan studinya pada setiap semester sebagaimana tersebut pada pasal 7 ayat (1) adalah: a.. Kepala Sekolah / Wakil Kepala Sekolah/ Ketua Program/Wali kelas/ Pembina Kesiswaan dapat menentukan program kegiatan kesiswaan wajib dan pilihan bagi setiap siswa. Nilai kegiatan diberikan kepada siswa yang melaksanakan kegiatan dengan menunjukkan bukti resmi baik berupa sertifikat/piagam.. c... Beban satuan kegiatan kesiswaan yang harus ditempuh oleh setiap siswa yang akan menyelesaikan studinya pada setiap semester di Sekolah. tulisan maupun keterangan lain yang dapat dipertanggung jawabkan. Aspek keagamaan dan Moral Pancasila sekurang-kurangnya 30% Aspek penalaran dan idialisme sekurang-kurangnya 20 % Aspek kepemimpinan dan loyalitas sekurang-kurangnya 20 % Aspek pemenuhan bakat dan minat sekurang-kurangnya 20 % Aspek pengabdian masyarakat sekurang-kurangnya 10 % BAB IV SISTEM PENILAIAN DAN ADMINISTRASI Pasal 9 1.. sekurang-kurangnya adalah bernilai BAIK untuk setiap satuan kegiatan kesiswaan (PKBS) yang harus ditempuh/diselesaikan/dimiliki sebelum melanjutkan semester berikutnya. Aspek Penalaran dan Idealisme Aspek Kepemimpinan dan loyalitas terhadap sekolah. dinyatakan dalam table berikut : Nilai Kredit yang diperoleh 86... c.. calon penerima bea siswa dan penentuan predikat siswa berprestasi/teladan serta tamatan terbaik adalah diambil yang terbanyak jumlah satuan kegiatan kesiswaan (PKBS) dari jumlah siswa yang diusulkan dari masing-masing kelas/jurusan/program keahlian. bangsa dan agama. Beban satuan kegiatan kesiswaan untuk pertimbangan bagi siswa yang akan menjadi pengurus OSIS..72 2.. e.. d. negara. Yang berhak memberikan nilai adalah Guru Pembina Kegiatan yang bersangkutan. keterangan penyelenggara..…. d. Kegiatan Pembinaan Karakter Bangsa bagi siswa (PKBS) pada dasarnya merupakan kegiatan yang terintegrasi setiap matapelajaran dari berbagai aspek yang wajib diikuti oleh siswa.. BAB III BEBAN SATUAN KEGIATAN PEMBINAAN KARAKTER KESISWAAN Pasal 7 1.

.. JENIS DAN SIFAT KEGIATAN Wajib A. Bagi Bapak/Ibu guru yang akan memberikan tugas ko kurikuler dan ekstra kurikuler kepada siswa supaya mengacu pada pedoman ini. LDKS Pilihan I Pilihan II Pilihan III Pengembangan 75 ..………. Lokakarya 6. Pasal 12 Keputusan ini berlaku mulai tahun ajaran ………. Dakwah/Penyuluhan/Khotbah 5. Aspek Kepemimpinan dan Loyalitas: 1. dst C. Diskusi Ilmiah/Panel 2. Kepala Sekolah………….……………….. Dakwah sekolah/Persekutuan Doa 4.. Pengurus /anggota Organisasi sekolah 3. LAMPIRAN I : SIFAT KEGIATAN No.. Setiap siswa mendapatkan buku kegiatan yang berisi rincian kegiataan yang dilakukan dan penilaian dari pembimbing/pembina kegiatan. …………………. Pengurus OSIS 2. Lomba PKS/OSN 7.. 74 BAB V PENUTUP Pasal 10 1..…… dengan ketentuan apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan akan diadakan perbaikan dan penyesuaian sebagaimana mestinya.... Aspek Penalaran dan Idealisme: 1.…………. Ditetapkan di : Pada tanggal : ………. Debat Bahasa Inggris 4. Lomba Pidato 8.. Praktikum Agama 6. Penelitian Remaja 5... Peringatan Hari Besar Agama/Nasional 3. Dengan berlakunya Standar Operasional Prosedur Kegiatan Kesiswaan ini. Kursus/Diklat 9. Bulletin/Majalah 12... Mading 10. dst B. Aspek Keagamaan dan Moral Pancasila: 1. Bedah Buku 11... Pasal 11 Hal-hal yang belum diatur dalam pedoman ini akan ditentukan kemudian. 2. maka semua ketentuan yang bertentangan dengan pedoman ini dinyatakan tidak berlaku. Seminar 3.4.. Rohis/Rokris/Rohani Hindu/Rohani Budha 2.

Folksong 6. Tenis lapangan 4. dst (2) Cabang Kesenian: 1. Silat 7. Donor darah 3. Teather 8. Band/Vokal Group 3. 6. Tari Tradisionil 9. 5. Bulutangkis 3. Bola Volly 2. dst Koperasi Siswa Wirausaha Studi Banding Kunjungan Industri Dst E. Karate 8. dst Catatan : Jenis kegiatan disesuaikan dengan Jenis dan Jenjang sekolah 77 . Khotbah/Pengajian 5. Orkes Melayu 4. SAR/PMR 4. Paduan Suara 7. Yudo 9. Seni Baca Al-Qur'an 2. Kaligrafi/Melukis 10. 8.76 4. Bansos 2. Catur 10. Aspek Pengabdian pada Masyarakat: 1. 7. D. Kasidah Nasid 5. Bridge 11. Bola Basket 5. Atletik 12. Aspek Pemenuhan Bakat dan Minat Siswa : (1) Cabang Olah Raga: 1. Sepak Bola 6.

78 Contoh : Kalender Pendidikan Sekolah Lampiran 6 KALENDER PENDIDIKAN TAHUN PELAJARAN 2011-2012 SEMESTER I Juli 2011 Minggu Senin 4 5 6 7 1 2 Hari Pertama masuk sekolah Perkiraan libur Awal Ramadhan 1 -2 17 23-29 30-31 Libur Awal Ramadhan HUT RI Ke-67 Libur Ramadhan Idul Fitri HBE = 15 Agustus 2011 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 6 13 20 27 5 12 19 26 4 11 18 25 Kamis Jum'at Sabtu 1-7 HBE = 14 September 2011 Minggu Senin Selasa Rabu 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 7 14 15 16 30 31 17 24 23 22 29 21 28 8 9 10 HBE = 17 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 3 11 12 13 14 15 16 23 30 22 29 21 28 20 27 3 19 26 2 18 25 1 10 17 24 31 Selasa Rabu Kamis Jum'at 8 9 Sabtu 11 30 Libur Idul Fitri 1432 H Oktober 2011 Minggu Senin 3 7 1 2 3 4 5 10 11 12 9 8 15 16 17 18 19 14 4 5 6 7 1 Ujian Tengah Semester Porseni/waktu jeda Penerimaan Raport UTS 6 25 27 HBE = 21 November 2011 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 6 13 20 21 22 23 24 25 26 2 10 11 12 13 14 15 22 29 21 28 20 27 19 26 18 25 17 24 31 9 16 23 30 HBE = 22 27 28 29 30 Desember 2011 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 12-15 24 26-31 HBE = 8 4 5 6 7 1 2 3 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 UAS Penerimaan Raport Libur Akhir Semester I 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 8 10-13 17-19 22 Idul Adha Hari Guru Nasional Tahun Baru Hijriah SEMESTER II Januari 2012 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 1-7 23 HBE = 16 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Februari 2012 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 HBE = 21 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Maret 2012 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 HBE = 18 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Libur Th. Baru dan sem I Perkiraan libur umum 4 Perkiraan Libur Umum 19-22 31 UTS Penerimaan Rapor UTS April 2012 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 6 9-12 16-19 HBE = 12 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Perkiraan Libur Umum UKK Kelas VI US Mei 2012 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 1-6 17 HBE = 19 6 7 1 2 3 4 5 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 UN Perkiraan Libur Umum Juni 2012 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 11-15 30 HBE = 12 3 4 5 6 7 1 2 8 9 10 11 12 13 14 15 16 UKK I-V Penerimaan Raport/Penkre 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 KEPALA SEKOLAH 79 ------------------------------NIP:. .

81 .80 Contoh : Perencanaan Program Induksi Lampiran 7 A L U R 1 BIn 11 BIn-1 Need Analysis Pembimbingan (asesmn-1) (asesmn-2) P I G P BIn 10 BIn 2 .9 Pembimbingan S1 & PPG Penunjukan PB Pelaporan Dinas Pndk/ Kantor Agama SERTIFIKAT PI KS PB KS PS PB KS Jabatan fungsional Guru A L U R Dinas Pndk/ Kantor Agama P I G P Minimal nilai BAIK YA 2 SERTIFIKAT PI Jabatan fungsional Guru tidak YA Perpanjangan induksi Minimal nilai BAIK tidak PNS yang diberi tugas mengajar tanpa jabatan fungsional Dapat diusulkan untuk diangkat dalam Jab Fung guru bila telah dapat nilai min Baik pada tahun berikutnya.

Kegiatan Tahunan : Pelaksanaan Pesantren Kilat 2 kali dalam satu tahun. b. c. e. tidak KKN Bersih fisik dan bersih hati 83 . guru. dan karyawan. menjunjung tinggi integritas dan kredibilitas. Ketulusan dan tidak Korup Bertekad untuk . Pelaksanaan PHBI yang terdiri . Kegiatan Mingguan : Penyelenggaraan Shalat Jum'at dengan khatib oleh Guru PAI/Umum dan Ustadz dari luar secara bergantian dan wajib diikuti oleh Guru laki-laki dan peserta didik laki-laki muslim. Untuk non muslim melakukan kebaktian bersama di ruang Aula Penyelengaraan Kajian Agama Keputrian pada waktu Shalat Jum'at dengan Bimbingan Guru Wanita Muslim dan dilanjutkan Shalat Dzuhur berjamaah Mentoring Agama diikuti seluruh peserta didik secara kelompok dibimbing para tutor dibawah koordinasi Guru Agama Memakai pakaian muslim bagi peserta didik. Isra' dan Mi'raj. e. a. d. d. c. Dzikir dan Muhasabah) yang diikuti oleh peserta didik tingkat III setiap program keahlian secara bergiliran dengan dipandu/dibimbing oleh Guru Agama/pembina OSIS Penerbitan buletin dakwah yang kelola oleh DKM Masjid SMK Negeri 56 Jakarta dan ROHIS Kegiatan Harian : Tadarus Al-Qur'an 07. Berprilaku jujur. pembagian zakat fithrah dan shalat Idul Fithri Buka Puasa Bersama dan Shalat Tarawih dan kegiatan peserta didik lainnya seperti .00) secara bergiliran setiap hari 2 kelas dibawah bimbingan dan tanggung jawab guru yang mengajar pada kelas bersangkutan Shalat Dzuhur berjama'ah pada waktu istirahat kedua pukul 11. karyawan dan peserta didik Implementasi IMTAQ dengan mata diklat/kompetensi lain bagi guru-guru muslim setiap jam pelajaran dan pada saat shalat dzuhur tidak ada aktivitas lain diruang kelas. 10. Maulid Nabi. Ø SII = Studi Islam Intensif Ø Kaderisasi Remaja Islam ( Calon anggota DKM=Dewan Kemakmuran Masjid /ROHIS) Ø LDKI = Latihan Dasar Kepemimpinan Islam ( Calon Pengurus DKM/ROHIS ) Ø SEMILOKA ISLAM Ø TAFAKKUR ALAM Ø Pelatihan MENTOR Ø Bedah Buku Ø Dll.50-12. c. e.10 dengan Imam oleh Guru putra secara bergantian. f. Tasbih. Budaya Manajemen By Fact dan BTP 1. dan Muharam ( Tahun Baru Hijriyah) Bimbingan Shalat Idul Qurban dan Penyembelihan hewan qurban Bimbingan pengumpulan. ruang guru dan kantin kecuali melaksanakan shalat berjamaah Program kepedulian sosial siswa yang dikumpulkan oleh ROHIS/ROKRIS sebagai upaya untuk membantu peserta didik yang kurang mampu supaya dapat melanjutkan belajar Penerapan Dakwah Sistem Langsung (DSL) dalam program pembelajaran Pendidikan Agama Lampiran 8 Menciptakan situasi keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME 3. b.00 – 07. Kejujuran. 1.82 Contoh : Pedoman Kerja Sekolah POKOK-POKOK STRATEGI KEBIJAKAN A.15 setiap kelas bagi peserta didik muslim dan kebaktian do'a di ruang aula bagi peserta didik non muslim Bimbingan shalat dzuha pada waktu istirahat pertama (pukul . d. a. Pemantapan Komitmen. pada liburan semester genap dan bulan suci Ramadhan diikuti oleh peserta didik yang masuk kreteria sebagai berikut : Ø Nilai Normatif tidak mencapai kompetensi Ø Ada nilai Adaptif atau produktif yang tidak mencapai kompetensi Ø Jumlah pelanggaran tata tertib sekolah telah mencapai 45 poin Ø Sering terlambat masuk sekolah Ø Peserta didik bermasalah b. bagian depan laki-laki dan bagian belakang perempuan diikuti oleh seluruh guru. f. a. 2. B. Kegiatan MABID ( Shalat Taubat. Penerapan MPMBS (Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah) yang taat asaz BERSIH Ÿ Ÿ Ÿ Mengandung nilai –nilai .

2. Wujud SMK Negeri 56 adalah wujud saya b. Pemelajaran Mandiri /Individual d. Pengembangan Budaya Sekolah Penciptaan suasana belajar yang kondusif dan konsisten terhadap aturan yang disepakati bersama oleh seluruh unsur sekolah. Pembelajaran berbasis Kompetensi (CBT) e. f. Peningkatan kesejahteraan Penegakkan disiplin secara terus menerus . 1. 11. 2. Ÿ Memiliki perhatian tinggi pada pelanggan melalui pelayanan prima. 3. Pelaksanaan Kurikulum KTSP Berbasis Karakter dan Kewirausahaan Pencanangan target . mau belajar terus menerus. Standar Tamatan Bermutu Standar KBM Bermutu Standar Penilaian/ Verifikasi Internal Standar Layanan (SPM) Standar Insentif dan Pembiayaan Standar Produc dan Jasa Standar Program Kegiatan Standar Promosi guru dan karyawan Standar Kegiatan dan kehadiran Standar Informasi dan keterbukaan Standar Pengadaan dan Penerimaan Barang Standar Dokumen E. Reorientasi Pemelajaran Normatif. ISO-900-2000 dan SMK RSBI 3. e. Kekompakan dan kebersamaan adalah Jiwa saya Keberhasilan SMK Negeri 56 adalah keberhasilan saya Bekerja dilandasi berbuat baik bagi negara dan sebagai ibadah Melaksanakan Tujuh Pilar KBM a. terbuka dalam program dan terbuka dalam anggaran Ÿ Berfikir positif C. Pembelajaran sepanjang hayat dan life skill D. menguasai bidang tugasnya. dalam setiap tindakan dipelajari dulu tidak langsung mengambil keputusan 2. 12. disiplin dan tanggung jawab Ÿ Mampu mengatakan yang benar ya benar dan yang salah ya salah Ÿ Memiliki tingkat kompetensi yang tinggi. 5. 6. 4. prima dalam penampilan dan prima dalam penyampaian materi Ÿ Memiliki interpersonal yang baik Ÿ Memiliki komitmen yang kuat terhadap suatu panggilan tugas Ÿ Memiliki sikap mental yang positif. kemampuannya prima. 3. Lima menit sebelum bel pertama sudah ada di kelas/sekolah d. Pembelajaran berwawasan lingkungan f. Pembelajaran berbasis Produksi ( PBT) c. 10. 8.84 PROFESIONAL Ÿ Memiliki integritas yang tanpa kompromi. 9. prima dalam intelektual. Pembelajaran Tuntas ( mastery learning) b. jujur. 7. tepat waktu dan tidak KKN Ÿ Memiliki pribadi prima . 2. Kepentingan KBM diatas segala kepentingan c. 4. SMK SNP. Adaptif dan PRODUKTIF Penerapan organisasi pembelajaran Komitmen Warga Sekolah a. Pembelajaran berbasis normative dan adaptif g. Peningkatan SDM dan Sumber Daya Pendidikan 85 1. TRANSPARAN Ÿ Mengandung nilai-nilai yang dapat diaudit/diakses oleh siapa saja dan dapat dipertanggung jawabkan serta keterbukaan Ÿ Bertekad untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dapat diketahui oleh fihak-fihak yang mempunyai kewenangan untuk mengetahui Ÿ Budaya terbuka. Kontrol Proses /Audit Mutu 1.

.. 6.86 6. Sesuai Sistem dan Prosedur Penyusunan TOR (Term of Refference) Pengendalian Pelaksanaan program kegiatan Pengembangan Sistem Jaringan Sederhana dalam Proses ……………………………. Guru secara sendiri-sendiri dan atau bersama-sama berusaha mengembangkan dan meningkatkan mutu Profesinya ... 4. Pelaksanaan peraturan taat asas dan memberi sangsi bagi yang melanggar Pembagian tugas secara proporsional Pemetaan SDM (Sumber Daya Manusia).. Guru mengadakan komunikasi terutama dalam memperoleh informasi tentang anak didik.. 2. Kepala Sekolah …………………….. 4. Guru menciptakan dan memelihara hubungan antara sesama guru baik berdasarkan lingkungan maupun didalam hubungan keseluruhan . 8. Contoh : Kode Etik Guru Lampiran 9 KODE ETIK GURU INDONESIA 1. 9. 3. 1.. 3. Guru bersama-sama memelihara membina dan meningkatkan mutu Organisasi Guru Profesional sebagai sarana pengabdiannya. 5.. NIP. 8. 5. Guru melaksanakan segala ketentuan yang merupakan kebijaksanaan Pemerintah dalam bidang Pendidikan.. tetapi menghindarkan diri dari segala bentuk penyalahgunaan . UKBI (Uji Kemampuan Bahasa Indonesia) dan Peningkatan Kompetensi Mendorong seluruh warga sekolah untuk bekerja keras Menganggap sekolah sebagai rumah kedua Pemanfaatan aset sekolah untuk peningkatan mutu sekolah dan kesejahteraan F. 87 . 2. . 4. 3... Guru berbakti membimbing anak didik seutuhnya untuk membentuk manusia pembangun yang berjiwa Pancasila Guru memiliki kejujuran Profesional dalam menerapkan Kurikulum sesuai dengan kebutuhan anak didik masing-masing ... Guru menciptakan suasana kehidupan sekolah dan memelihara hubungan dengan orang tua murid sebaik-baiknya bagi kepentingan anak didik Guru memelihara hubungan dengan masyarakat disekitar sekolahnya maupun masyarakat yang luas untuk kepentingan pendidikan ... 7. AMT (Assesment Motivation Training). 7.

Landasan yuridis dikembangkan dari UUD 45 dan amandemennya UU Sisdiknas No. dst .dan 24 tahun 2006. dan diketahui oleh dinas pendidikan provinsi. 2.. 20 tahun 2003. Header yang berisi Kata PENETAPAN menggunakan huruf kapital. Landasan Filosofis 3. Raya…… Jakarta Timur ). berhubung letaknya paling depan maka nomor halaman disembunyikan artinya tidak muncul di cetakan. Logo Satuan Pendidikan dan atau logo daerah. Tulisan lampiran-lampiran disertai nomor halaman lampiran menggunakan angka Arab. b. Landasan Yurudis 89 1. Latar belakang penyusunan kurikulum SMK menguraikan mengenai alasan yang melatarbelakangi penyusunan kurikulum SMK: tuntutan era global.(b) belajar untuk memahami dan menghayati. 2. Kota tempat penetapan. (Contoh: Berdasarkan pertimbangan Komite Sekolah. Diktum Penetapan.88 Contoh : Sistematika Pengembangan KTSP NO A. daftar isi. iv. 1. 3. kebijakan pusat. 2. Tulisan bab. Jumlah halaman cukup satu halaman .(d) belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain. BAGIAN SAMPUL Sampul KTSP Lampiran 10 KOMPONEN ASPEK 2. efektif dan menyenangkan. halaman berikutnya (ii). Perda Propinsi serta Perda Kota dan Kabupaten yang relevan. kreatif. 3. ii. 19 tahun 2003. Ketua Komite Sekolah. 23. kata pengantar. 5.(c) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif. NO KOMPONEN 5. 3. ASPEK 4. menyebut dan sedikit mengurai mengenai UUSPN. 5. menyebut dan sedikit mengurai mengenai PP No. 2. 1. . 3. 2. Alamat Satuan Pendidikan (Contoh :Jl.. glosarium disertai halaman menggunakan angka romawi kecil (i. Pejabat yang menandatangani adalah Kepala Sekolah. kebijakan daerah dalam bidang pendidikan serta kebutuhan sekolah untuk beradaptasi terhadap perkembangan IPTEK. disusun secara alfabetis. dengan ini Kurikulum SMK …. v). Kata Pengantar 1. Heading KATA PENGANTAR menggunakan huruf kapital. Daftar Isi 6. 4. Renstra Diknas. 4. sub bab yang dilengkapi dengan nomor halaman yang menggunakan angka Arab.. (Contoh : 2007) Halaman menggunakan angka romawi kecil (i). B. a. Kota tempat Kurikulum SMK disusun. 23 dan 24. Judul (contoh : Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tunas Bangsa). 6. Lembar penetapan 1.. 5. 4. 4. Heading kalimat DAFTAR ISI dengan huruf kapital. lembar penetapan. Judul (contoh : Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tunas Bangsa). 1. tahun. Jakarta ditetapkan untuk diberlakukan mulai tahun pelajaran 2007/2008). Permendiknas 22. Uraian tentang pentingnya KTSP bagi proses pembelajaran di SMK. 1. dan (e)belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif.. 3. menyebut dan sedikit mengurai Permen 22. Glosarium Ucapan terima kasih kepada pihak yang telah terlibat dalam penyusunan kurikulum SMK.di munculkan.. Pengertian-pengertian dalam KTSP merujuk kepada UU Sisdiknas No.. BAGIAN PENDAHULUAN Rasional 2. Tahun Penyusunan. Tulisan cover. PP No. 20 tahun 2003. 19 tahun 2005 c. Kurikulum disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk :(a) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Tanggal penetapan. iii. bulan. dan Peraturan Yayasan (bagi sekolah swasta).

Misi SMK dikembangkan dari:Visi SMK. Permen 22. Pelaksanaan terprogram terdiri atas layanan konseling dan ekstra kurikuler. UU Sisdiknas No. merujuk kepada panduan penyusunan kurikulum KTSP jenjang pendidikan dasar dan menengah yang disusun oleh BSNP. Tujuan pendidikan SMK dikembangkan dari. Silabus dan RPP 91 Diagram pencapaian kompetensi menunjukkan tahapan atau tata urutan kompetensi yang akan diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit multi-entry yang dapat diterapkan. Standar isi merujuk kepada Permen 22 tahun 2006. 19 tahun 2005. mengindentifikan materi pokok pembelajaran . pembelajaran kecakapan hidup diposisikan sebagai tujuan tidak langsung dari kurikulum Langkah-langkah yang dilakukan. 6. Pelaksanaan tidak terprogram terdiri atas rutin. 5. Menentukan Mata Pelajaran Muatan Lokal e. 19 tahun 2003. dan Peraturan Yayasan (sekolah swasta). Pendidikan Berbasis Keungulan Lokal dan Global 7. dengan mengacu pada Standar Isi yang ditetapkan oleh BSNP Bentuk pelaksanaan pengembangan diri adalah terprogram dan tidak terprogram.. C. tidak berupa mata pelajaran tersendiri b. 1. 19 tahun 2005.dan Bersifat Universal serta berjangka panjang.dan 24 tahun 2006. tahun/tingkat dan semester serta jumlah jam. KOMPONEN ASPEK 4. 1. Mengidentifikasi keadaan dan kebutuhan daerah b. Visi SMK Tujuan Pendidikan SMK Misi SMK 6. 20 tahun 2003 tentang UU Sisdiknas. kelompok mata pelajaran/kompetensi. Pendidikan Kecakapan Hidup 8. menyatu dan dipadukan dengan topic dan pokok bahasan/materi lain yang ada. Struktur Kurikulum STRUKTUR KURIKULUM Kelompok Mata Pelajaran Tujuan Program Keahlian PP No. 23 tahun 2006. Mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar serta silabus. NO 3.Perda Provinsi dan Bersifat operasional. Renstra Kemendiknas Perda propinsi serta Perda Kota dan Kabupaten yang relevan. mengkaji SK/KD 2.Renstra Dinas.20 Tahun 2003. 4. spontan dan keteladanan. topic pembelajaran yang diajarkan atau dilatihkan kepada siswa. kode kompetensi. merujuk kepada Permen 22 tahun 2006. Uraian tentang kelompok mata pelajaran berisi deskripsi kelompok mata pelajaran yang spesifik SMK. Prosedur penetapan Mulok dilakukan dengan. Bersifat teknis dan Sasaran terukur.Tujuan intra dan ekstra kurikuler yang merujuk kepada PP No. yang memuat tentang nomor. PP No. Pengembangan Diri 6. Satuan pendidikan yang melakukan pendidikan berbasis muatan lokal dan global melalui pengintegrasian semua pelajaran dan dapat menjadi mata pelajaran muatan lokal.dan Renstra Kemendiknas. 2. 23.Tujuan Institusional yang terdapat dalam PP No. Mengidentifikasi bahan kajian muatan lokal d. Tujuan program keahlian dirujuk dari SKL (Standar Kompetensi lulusan) dalam Permen No. Muatan Lokal 5. a. Uraian tentang jumlah jam pelajaran setiap matapelajaran.Perda Provinsi. 5. Menentukan fungsi dan susunan atau komposisi muatan lokal c. minimal sesuai dengan standar isi untuk semua jenis program/jurusan pada sekolah untuk setiap semester yang berlaku pada tahun pelajaran itu.19 tahun 2005. Pelaksanaan program kecakapan hidup (life skill) dilakukan dengan strategi sebagai berikut : a. Rumusan visi tentang tentang gambaran umum kondisi organisasi yang diinginkan untuk masa yang akan datang mengenai :Tujuan Pendidikan Nasional (TPN) yang terdapat dalam UU No. Struktur Kurikulum dituangkan dalam bentuk matrik. dan c.90 NO 3. KOMPONEN Diagram Pencapain Kompetensi ASPEK 4.

memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. Minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu. serta kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran. menentukan sumber belajar Berisi tentang. Berisi uraian tentang pengertian 1 jam pelajaran. dan d. dan kelompok mata pelajaran jasmani. 5. alokasi waktu minggu efektif belajar. Kalender Pendidikan Tempat Pembelajaran Kalender Pendidikan 5. 1. 4.92 NO KOMPONEN ASPEK 9 Profil Tamatan 3. c. 3. 4. Ketuntasan belajar N/P setiap indikator yang telah ditetapkan dalam suatu kompetensi dasar berkisar antara 0-100%. peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a. termasuk beban di luar tatap muka. Pendekatan pembelajaran 3. laboratorium.waktu libur dan kegiatan lainnya serta Kalender akademik sekolah. menentuakan alokasi waktu 7. penentuan jenis penilaian 6. Sesuai dengan ketentuan PP 19/2005 Pasal 72 Ayat (1). Pengaturan beban belajar 2. kelompok kewarganegaraan dan kepribadian. Hari Belajar Efektif PENILAIAN Ketuntasan Belajar 1. dunia usaha atau masyarakat. merumuskan indicator pencapaian kompetensi 5. Penilaian Ujian 3. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian. Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam proses pembelajaran. Ruang Lingkup Pekerjaan D 1. Ada ketentuan Kriteria Ketuntasan Minimal dari masing masing mata pelajaran baik normative. lulus ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. mengembangkan kegiatan pembelajaran 4. lulus Ujian Nasional. kelompok mata pelajaran estetika. 2. 22 tahun 2006 serta panduan Penyusunan KTSP jenjang pendidikan dasar dan menengah yang disusun oleh BSNP. Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan. 3. Kegiatan Pembelajaran dirancang dan diselenggarakan di Sekolah. Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. 1. Kompotensi Umum 2. Tempat belajar disekolah dan DUDI Kalender pendidikan memuat. Pengertian di atas merujuk kepada standar isi di dalam Permendiknas No. Kriteria ideal ketuntasan untuk masing-masing indikator 75%. Ketuntasan belajar kompetensi kejuruan ditetapkan mengacu kepada standar minimal penguasaan kompetensi yang berlaku di dunia kerja yang bersangkutan. 4. Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi. bengkel/workshop dan di luar sekolah). hari belajar. penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. waktu pembelajaran efektif. 93 . Mengacu pada Pedoman yang dikeluarkan Direktorat PMK. 1. Satuan pendidikan harus menentukan kriteria ketuntasan minimal dengan mempertimbangkan urgensi masing-masing kompetensi. Tuntutan Dunia Kerja 3. 6 Mutu Kompetensi Penilaian Sikap Project Work dan Uji Produktif Kenaikan Kelas dan Lulusan peserta didik. menyelesaikan seluruh program pembelajaran. Penilaian sikap didasarkan pada pedoman yang dikeluarkan oleh Direktorat PMK dan atau ditentukan oleh sekolah. adaptif dan produktif yang ditetapkan berdasar Surat Keputusan Kepala Sekolah. Pembelajaran di sekolah (kelas. tingkat kemampuan rata-rata NO KOMPONEN ASPEK 2. dan kesehatan. 5. olahraga. Penilaian menggunakan acuan kriteria. E. b. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Stategi pembelajaran 2.

.. Catatan : Lampiran disesuaikan dengan jenjang pendidikan....... Dewan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan) untuk mengembangkan berbagai kompetensi pendidikan (pengetahuan.. KTSP merupakan kurikulum operasional yang disusun oleh masing-masing satuan pendidikan dengan memperhatikan standar kompetensi.... dan kritik terhadap KTSP yang telah tersusun..99 : 70 ..100 : 82 .. dan sikap) pada setiap satuan pendidikan di sekolah dan di daerah masing-masing.. harapan.91. Silabus Program Adaptif 4...... saran dan kritik terhadap KTSP yang telah tersusun.. Program Pengembangan Diri 8... Saran Kesimpulan meliputi uraian tentang : a..100 : 82 . Silabus Muatan Lokal 6.. Contoh : Format Program Supervisi dan Evaluasi Kinerja Lampiran 11 PROGRAM SUPERVISI DAN EVALUASI KINERJA PENDIDIK DALAM MELAKSANAKAN TUGAS TAHUN PELAJARAN ……………………... G..81............. . 3……………….. NIP..99 : 40 ..Ka..99 =A =B =C =K Amat Baik Baik Cukup Kurang Mengetahui Ka Sekolah Kepala ..... Silabus Program Produktif 5..Seklh Supv.. Kepala Sekolah …………………….. keterampilan. Komite Sekolah.........94 NO F 1. masyarakat dan dunia UsahaIndustri dan unsur-unsur lain yang mendukung keterlaksanaan KTSP. NIP...Sek PP (20) RPP BA CKS ME PRP (20) (20) (10) (15) (10) AH (5) NILAI SUPERVISI SCORE EVALUASI DIRI TIME SISWA REKAP ABSENSI A C I S T JML WAJIB HADIR 5X4 JUMLAH LAYANAN (100) Total Nilai PREScore SPM DIKAT SCORE KETERANGAN : PP BA ME AH : Program Pembelajaran RPP : Rencana Program Pembelajaran : Bahan Ajar CKS : Catatan Kemajuan Siswa : Melaksanakan Evaluasi PRP : Program Remedial/Pengayaan : Analisis Hasil Akhir Ujian SPM : Standar Pelayanan Minimal SEMESTER GENAP TAHUN : 92 . BAGIAN PENUTUP Kesimpulan KOMPONEN ASPEK 2.... Model RPP 10. LAMPIRAN-LAMPIRAN ……………………………....69. b.99 : 40 . Jakarta. Pengembangan KTSP diserahkan kepada para pelaksana pendidikan (Kepala Sekolah.....69.90... Saran meliputi :Harapan dan saran terhadap stakeholders...81. Panduan Akademik 9...... SEMESTER GASAL TAHUN : 91 . ………………. KOMPONEN NAMA No GURU ADMINISTRASI GURU Keg........ Silabus Program Normatif 3.... Guru. Wakil SDM 95 . Standar isi (SK/KD) 2.........99 : 70 ........ Standar Kelulusan (SKL) 1......99 =A =B =C =K Amat Baik Baik Cukup Kurang …………......

. 2...... 3.....Studi/Mapel/Kls 21 21 14 2 5 5 Jumlah SD 1 Kebutuhan Guru Guru Bid.. Jumlah Guru BP Jumlah Jumlah Siswa ( ……......................1 Guru Olah Raga ..2 guru kelas ............ . 1 1. 9 ...96 Contoh 1 : Analisis Kebutuhan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Lampiran 12 KEBUTUHAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN SAAT INI (EXISTING) SD………………………… No Jenjang Sek Bid.........1 Guru Bahasa Inggris ....... 5...... : 150 ) a... Kepala Sekolah ……………………........... Jumlah Jumlah 2 3 4 .... NIP.. Jumlah Jam ... 6 ....... 7 ....... Kelas ..... 8 ...... Jumlah JUMLAH Analisa Kebutuhan Guru …………………………………….1 Guru Kesenian/SBK No Nama Sekolah I II Rombel Kelas III IV V VI Jumlah Rombongan 1 SD ... 12 13 HT Butuh Ada Kurang Lebih 14 15 16 17 18 97 Rumus Kebutuhan Guru : ∑G = JP X ∑KP X KB JW .... 5 . Kelas .. Contoh 2 : Analisis Kebutuhan Pendidik dan Tenaga Kependidikan PROGRAM STUDI/JURUSAN KELAS 1 2 Dst.... JUMLAH JAM PER MINGGU Kelompok MATA No Mata Pelajaran PELAJARAN Kelas ....... 2 2 2 2 2 2 12 Rombel ……………………………... 11 ... 4.Study/Mapel/Kls PTT PNS HONOR Kurang Lebih Kurang Lebih Keterangan Kekurangan Guru PNS 5 orang guru terdiri dari : .... 10 .....

....... Sarprasdik Ur.... Kasubag Tata Usaha ______________________________ ________________________ 99 .. Keuangan Ur....... 14.............. 8.... Caraka/Pesuruh Kebersihan Gedung 1 lantai 1 Orang/1000 m2 Gedung 2 lantai 1 Orang/750 m2 1 Orang / 4000 m2 atau Maksimal 3 orang 9. JUMLAH Kebutuhan Ada 5 Kurang 6 Lebih 7 6... Mengetahui Kepala Sekolah.............. Keskretaiatan dan kerumahtanggaan 1 Orang / 200 siswa 1 Orang / 300 siswa atau maksimum 3 orang 1 Orang / 300 siswa atau maksimum 3 orang Ur. Tahun........... 2... 5. 3........ 12................ 7.......... Tukang Kebun Taman Satpam/Penjaga Sekolah Supir Pustakawan Juru Bengkel Laboran 2 Orang /2000 m2 (Lantai) atau Maksimum 3 orang 1 Orang / Sekolah 1 Orang / 1000 eks. JABATAN 2 Kasubag TU Ur.. Kepegawaian Ur................. 13................98 Contoh : ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KEPENDIDIKAN Keterangan : ∑G = Jumlah kebutuhan guru permata pelajaran JP = Jumlah mata pelajaran ∑KP = Jumlah kelompok belajar masing-masing mata pelajaran JW = Jumlah jam wajib mengajar (24 jam) Sekolah. Kesiswaan Ur........ Buku atau 1 orang / 500 Judul 1 Orang / Program Keahlian atau 1 Orang / Bengkel 2 Orang /Sekolah JUMLAH Jakarta................ Akademik dan SIM 1 Orang bendahara PKC dan 1 Orang bendahara Rutin 1 Orang / < 500 siswa atau 2 Orang / > 500 siswa 1 Orang / 50 pegawai 1 Orang / Sekolah 3 4 STANDAR KEBUTUHAN 1 1.. 4. 10... .... NO.. 11..

......................................... tanggal ......... Kab/Kota .................... ..... PASAL 2 PEDOMAN DAN DASAR KERJASAMA 1. baik bagi Perseroan sendiri.. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 044/U/2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah.................... Nama Jabatan II..................................................................... PASAL 4 MAKSUD DAN TUJUAN 101 Maksud dan tujuan dari kerjasama ini pada hakekatnya adalah untuk turut serta meningkatkan mutu pendidikan Indonesia............. Kab/Kota ........................ khususnya pada siswa tingkat pendidikan sekolah dasar agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas tinggi............................... Nama Jabatan Bertindak Atas Nama Alamat : : : : ........ Indonesia PT ............................ Dengan ini menyatakan bahwa.......................... dengan ketentuan yang telah disepakati pada pasal .............................. Indonesia selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA. Kedua belah pihak telah sepakat untuk mengadakan Kerjasama dalam hal Program Penataan Kantin Sehat Sekolah ......... NOMOR : 018/1.pasal tersebut di bawah ini : PASAL 1 SIFAT KERJA SAMA Kerjasama yang dilakukan adalah Kerjasama yang bersifat saling menguntungkan dan saling menunjang bagi kedua belah pihak atas dasar Musyawarah dan Kekeluargaan............................... Bertindak Atas Nama : Sekolah ... Alamat : Jl..................... PASAL 3 RUANG LINGKUP KERJASAMA PIHAK KEDUA menata sarana dan prasarana Kantin Sehat SDN Cijantung 03 Pagi kepada PIHAK PERTAMA untuk dapat digunakan oleh PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA mendapat kesempatan untuk mempromosikan label produk............. Tlp........................................... : Kepala Sekolah ........026 / 2011 DENGAN PT ....................... kami yang bertanda tangan di bawah ini: I............................ Kab/Kota ............ Tahun Dua Ribu .................... Pasal 1 Ayat (3): Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan adalah komitmen Perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat... komunitas setempat............................. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah............. 2......................................... Undang-undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas....2....... Indonesia Jl.100 Contoh : MoU Kemitraan Lampiran 13 NASKAH PERJANJIAN KERJASAMA PENATAAN KANTIN ..... : ...... Dalam Perjanjian ini Bertindak untuk dan atas nama Sekolah ........ maupun masyarakat pada umumnya.. Dalam hal ini Bertindak untuk dan atas nama PT ..... INDONESIA NOMOR : 10/MOU/2011 Pada hari ini. ....... Kab/Kota ........................ ANTARA SEKOLAH ............... 3...... Manager PT ....... ..... selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA..... ...........................851.......................... ................................

..... Berhak menggunakan sarana PIHAK PERTAMA untuk dapat dipergunakan memajang promosi produk. 3..... 103 ........ Berhak menggunakan sarana Kantin Sehat Sekolah .. PASAL 9 PERSELISIHAN 1 2 Apabila dikemudian hari terjadi perselisihan yang bersumber dari perjanjian ini......... dengan catatan memberitahukan maksudnya secara tertulis kepada pihak lain selambat-lambatnya tiga bulan sebelumnya.. maka KEDUA BELAH PIHAK setuju untuk menyelesaikan perselisihan tersebut melalui Badan peradilan umum yang dalam hal ini adalah pengadilan Negeri Jakarta Timur.................. sedangkan perjanjian baru sebagai perpanjangan belum terbit.. Hak dan Kewajiban PIHAK KEDUA................ sehingga kegiatan penataan Kantin Sehat Sekolah ............ Indonesia.. huru hara....... peperangan.... PASAL 7 JANGKA WAKTU 1. meliputi : 1.... PASAL 10 PEMBATALAN PERJANJIAN 1 2 Pembatalan perjanjian sedapat mungkin dihindari.......... 2. Biaya operasional dan penataan Kantin Sehat Sekolah .... Berhak memperoleh dukungan dari PIHAK KEDUA dalam meningkatkan sarana dan prasarana Kantin Sehat Sekolah .... salah satu pihak bermaksud membatalkan perjanjian ini...... maka diwajibkan mengajukan usulan secara tertulis dalam waktu 3 (tiga) bulan sebelumnya......... 4 Berkewajiban merawat sarana dan prasarana yang diberikan oleh PT.. 2..... ditanggung oleh PIHAK KEDUA.. PASAL 11 HAL-HAL LAIN 1 2 Perjanjian ini tidak dapat dialihkan kepada pihak lain tanpa persetujuan tertulis dari KEDUA BELAH PIHAK Hal-hal yang belum cukup diatur dalam perjanjian ini akan diatur lebih lanjut dalam suatu addendum atas persetujuan KEDUA BELAH PIHAK dan merupakan satu kesatuan dalam perjanjian ini. Berkewajiban mematuhi peraturan MOU yang telah disepakati....... Berhak Mengatur jadwal menu makanan yang disajikan.... maka KEDUA BELAH PIHAK sepakat untuk menyelesaikan secara Musyawarah.... tidak dirugikan. 2 KEDUA PIHAK menyetujui biaya pengadaan sarana Kantin Sehat Sekolah .......................102 Hak dan kewajiban PIHAK PERTAMA...... Perjanjian kerjasama ini berlaku selama 1 (satu) tahun terhitung sejak ditandatangani surat perjanjian ini dengan tidak mengurangi hak masing-masing pihak untuk mengakhiri sebelum waktunya. PASAL 5 HAK DAN KEWAJIBAN PASAL 6 PEMBIAYAAN KEGIATAN 1.. maka kedua belah pihak sepakat untuk tetap memberlakukan perjanjian ini sampai paling lambat 2 (dua) bulan..... dan harus memberitahukan kepada pihak yang lain secara tertulis disertai bukti-bukti yang layak... dapat ditanggulangi dan Sekolah . meliputi : 1....... Berkewajiban ikut serta meningkatkan mutu pelayanan kantin sehat... 3... tetapi bila hal ini tidak dapat dielakkan maka perjanjian ini hanya dapat dilakukan atas persetujuan KEDUA BELAH PIHAK.. 2.... Apabila tidak tercapai kata sepakat sebagaimana dimaksud ayat 1 pasal ini............ Apabila karena sesuatu hal.............. ... pemogokan yang menyeluruh dan adanya peraturan pemerintah yang secara langsung dapat mempengaruhi kewajiban masing-masing..... ditanggung PIHAK KEDUA... 4........ Berhak memperoleh kesempatan untuk menjual produk yang memenuhi standar kesehatan Badan POM Indonesia. bencana alam.... KEDUA BELAH PIHAK dapat menunda atau membebaskan kewajiban masing-masing bila terjadi hal-hal diluar kekuasaan manusia / Force Majeure. PASAL 8 FORCE MAJEURE 1 2 Yang dimaksud Force Majeure adalah kebakaran... Apabila Masa berlaku Perjanjian ini telah berakhir........

.. bermaterai cukup serta mempunyai kekuatan hukum yang sama.. Jasmani Olahraga dan kesehatan sesuai dengan aturan bobot point Lulus Ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi...... b......104 Perjanjian ini dibuat dalam rangkap 2 (dua)... Lulus Ujian Nasional sesuai dengan Standar Minimal Kelulusan (SMK) dan Standar kelulusan yang telah ditentukan oleh sekolah. Estetika........ ________________ MANAGER PASAL 12 PENUTUP Contoh : Pedoman Akademik Lampiran 14 KRITERIA KENAIKAN KELAS DAN KELULUSAN 1............ PIHAK KEDUA: MANAGER PT ....... Kewarganegaraan dan kepribadian.. Agama dan Akhlaq mulia. Kelulusan Siswa dinyatakan lulus / tamat belajar jika : Menyelesaikan seluruh program pembelajaran..... PIHAK PERTAMA: KEPALA SEKOLAH ....... 105 Penanganan Siswa yang tidak naik kelas 1) Siswa yang tidak naik dapat melanjutkan dengan mengulang dikelas tingkat yang sama 2) Orang tua berhak untuk memindahkan anaknya ke sekolah lain dengan catatan tetap tidak naik sesuai dengan kelas yang ditinggalkan Penanganan siswa yang tidak lulus 1) Siswa yang tidak lulus berhak untuk mengulang di kelas tingkat yang sama 2) Siswa yang tidak lulus berhak untuk pindah sekolah dengan catatan mengulang dikelas yang sama .. Kenaikan Kelas Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran dengan Kriteria sebagaiberikut: Siswa dinyatakan naik kelas setelah menyelesaikan seluruh program pembelajaran pada dua semester di kelas yang diikuti.. Memperoleh nilai minimal Baik untuk seluruh kelompok Mata Pelajaran.. Tidak terdapat nilai dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) maksimal 3 (tiga) Mata Pelajaran yang diajarkan di sekolah Memiliki nilai minimal baik untuk aspek kepribadian pada semester yang diikuti sesuai dengan aturan tambahan bobot poin reward dan funisme yang berlaku 2. Strategi Penanganan Siswa yang Tidak Naik Kelas dan Tidak Lulus a...... 3...... dan masing-masing pihak mendapat satu rangkap... INDONESIA ________________ NIP: ....

..… Oleh karena itu kami mohon kerjasamanya untuk mengisi instrumen berikut.... 107 . Kontak Email B.. IDENTITAS RESPONDEN Nama Lulusan Angkatan Alamat No. dengan cara membubuhkan cheklist (√) pada kolom yang tersedia. PETUNJUK Dalam rangka menelusuri lulusan Prodi ……….... NO Wira usaha TAHUN JUMLAH SISWA DAN PROGRAM/JURUSAN BEKERJA Melanjutkan ke PTN/PTS TIDAK DIKETAHUI Contoh : INSTRUMEN PENELUSURAN LULUSAN PROGRAM STUDI ………………………… A.... IDENTITAS PEKERJAAN Bekerja di Bidang Pekerjaan Lama bekerja Masa menunggu setelah lulus : …………………………………………………… : …………………………………………………… : …………………………………………………… : …………………………………………………… : …………………………………………………… : …………………………………………………… : …………………………………………………… : …………………………………………………… : …………………………………………………… Apakah bidang pekerjaan sesuai dengan bidang studi ? Ya/Tidak C.…...….……….. Penelusuran ini bertujuan untuk mengetahui daya serap lulusan Prodi ……………………. kami bermaksud mengedarkan instrumen kepada alumni Prodi …………………....…… yang sudah bekerja..106 Contoh : Penelusuran Alumni /Tamatan Lampiran 15 DAFTAR PENELUSURAN TAMATAN Menurut Jurusan / Bidang Keahlian Tahun Pelajaran ……………………….....

integritas moral dan etika terhadap lembaga merupakan hal yang penting (2) PENUTUP Untuk memperoleh informasi yang akurat mohon mengisi semua form dengan benar. Untuk menjalin kerjama antar lulusan dan program studi diperlukan kerja tim yang baik. Lulusan Program Studi……………. memandang bahwa Keahlian berdasarkan bidang ilmu(profesionalisme) merupakan keharusan Sebagai alumni Prodi………………….. Informasi yang anda berikan sangat membantu Program Studi dalam menentukan kebijakan kedepan yang lebih baik. NAMA Bambang TUGAS POKOK Guru Matematika KEAHLIAN KHUSUS Ahli Keyboard TUGAS TAMBAHAN Mengajar Ekskul Musik KETERANGAN 109 . karena akan sangat berguna dalam dunia kerja. Bahasa inggris bagi alumni merupakan hal yang penting.D. Demikian atas kerjasama yang baik kami ucapkan terima kasih. …………………………………… Responden Contoh : Format Pendayagunaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Lampiran 16 NO 1. ………………………. Jalinan Komunikasi antara Prodi dan alumni perlu dilakukan untuk menjaga kestabilan hubungan antara alumni dan Program Studi... Tanggapan Pihak Pengguna No. prodi perlu memfasilitasi. (%) (4) (5) (%) (%) (6) Jenis Kemampuan Sangat Baik (%) Baik Cukup (3) Kurang INSTRUMEN 108 (1) 1 2 3 4 5 6 7 Pengembangan diri adalah hal yang sangat berguna untuk meningkatkan karir para alumni. untuk mengikuti perkembangan TIK.…….……. Penggunaan Teknologi Informasi bagi alumni adalah hal yang penting.

.. pakaian putih merah. baju dimasukan. khusus yang putra tidak boleh melebihi daun telinga... Senin – Selasa. bagi yang non muslim baju putih merah. kaos kaki putih.Selasa.... 3. 2.110 Contoh : Kode Etik Warga Sekolah Lampiran 17 KOMITMEN WARGA SEKOLAH SD/SMP/SMA/SMK... adalah keberhasilan saya Bekerja dilandasi berbuat baik bagi negara dan sebagai ibadah Kepentingan KBM diatas segala kepentingan Wujud SD/SMP/SMA/SMK. kebersamaan dan kekeluargaan adalah wibawa korp. V dan VI Pakaian Pramuka Penggalang lengkap... Rabu. 2... 5. wanita diikat rapi...... kami yang betanda tangan dibawah ini Guru dan Karyawan SD/SMP/SMA/SMK.. Keberhasilan SD/SMP/SMA/SMK... adalah wujud saya Tanda Tangan Guru dan Karyawan SD/SMP/SMA/SMK. 3.. Sebelum masuk kelas....... II...... TATA TERTIB UPACARA BENDERA 111 1.... rok wanita dibawah betis.. kelas I. Jumat.. 6.. Sabtu. baju batik dan bawahan putih. TATA TERTIB BERPAKAIAN 1. 2. 5........ Untuk Piket Kelas harus datang 15 menit sebelum bel masuk.. dengan ini membuat komitmen bersama sebagai berikut : 1.. Lima menit sebelum bel pertama sudah ada disekolah Kekompakan........ Siswa kelas III dan IV masuk pukul 10. Semua murid wajib mengikuti upacara penaikan bendera pada hari Senin.. murid-murid berbaris di depan kelasnya masing-masing dipimpin oleh ketua kelas...15..... Contoh : Tata Tertib Peserta Didik Lampiran 18 TATA TERTIB PESERTA DIDIK SD………………………. Rabu . Petugas upacara harus mempersiapkan naskah-naskah persiapan upacara. Setiap ketua kelas harus membariskan teman-temannya dilapangan dengan tertib.. untuk membersihkan kelas dan halaman teras sekolah serta pulang belakangan untuk membersihkan kelas dan menutup jendela terlebih dahulu... Bismillahirrahmanirrahim Pada hari ini . berdasi.25.... Kamis.. 4. 4. baju muslim batik warna hijau.......30 -10.......40 Khusus Hari Jumat masuk pukul 6. 3. dan Kamis.... sepatu hitam dan baju dimasukan. kaos kaki putih dan sepatu hitam...... WAKTU MASUK DAN PULANG 1. 6. 2... pakaian senam dan membawa pakaian ekskul.. Hari Senin....... 5.. Rambut harus disisir. I.. kaos kaki putih.00-15. sepatu hitam.30 – 12.. . 4... III...... sekolah mulai belajar pagi pukul 6..... Pembina upacara dipimpin oleh Kepala Sekolah/Salah satu Guru.. Kelas IV.. 3. berlokasi.... 4. II dan III Pakaian Pramuka Siaga..

LAIN-LAIN Murid-murid tidak diperkenankan membawa. orang tua/walinya akan dipanggil dan mendapat peringatan secara tertulis. Seluruh murid berkewajiban menjaga dan merawat sarana dan prasarana di kelas termasuk meja – kursi. 4. 7. NIP. Selesai upacara. Sanksi terakhir dikonsultasikan dengan orang tua atau dikembalikan kepada orang tua/wali urid.. Murid-murid yang tidak masuk sekolah. Selama belajar murid-murid tidak diperkenankan meninggalkan kelas tanpa seizin guru. Kebersihan... 112 VI. Tugas yang diberikan guru (PR) setelah dikerjakan harus dimintakan tanda tangan dari orang tua/wali dan Tidak boleh mengerjakan PR di sekolah. papan tulis. 2. Selama KBM berlangsung murid-murid tidak diperkenankan bercanda. TATA TERTIB KELAS Setelah tanda bel masuk dibunyikan semua siswa harus sudah berada di kelas. 10. dan melakukan kegiatan yang mengganggu proses belajar mengajar. salam. dan memperhartikan kebersihan lingkungan sekitar sekolah. Murid-murid yang terlambat harus memperlihatkan surat izin dari guru piket sebelum memasuki kelas.. 2. 5. 1.. berisik. 2.. Tidak boleh merokok di sekolah dan dilingkungan sekolah. IV. 10 menit setelah bel masuk. 113 . Tidak boleh mencoret-coret meja – kursi pakai Tip-ex. siswa langsung mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. menghapus papan absen kelas tanpa seijin guru. 1. Murid-murid tidak diperkenankan pindah-pindah tempat duduk selama belajar. 4. ……………………………. TATA TERTIB 7 K Semua murid wajib membuang sampah pada tempatnya. 1.. 3. 8. 6. ketua kelas segera menghubungi guru piket. Berperilaku senyum. 2. menggunakan HP berkamera... sapa. Murid yang bertugas menjadi piket pada hari itu wajib menyiram tanaman yang berada di depan kelasnya. Anak yang datang terlambat tanpa alasan yang tepat tidak diperkenankan mengikuti pelajaran jam pertama dan hari berikutnya harus membawa surat keterangan dari orang tua. SANKSI ATAU PELANGGARAN Murid yang melanggar tata tertib akan diberikan teguran/peringatan lisan dari guru (peringatan pertama) Bagi yang masih melanggar. 11. Siswa/siswi diharuskan berdo'a sebelum pelajaran dimulai dan setelah pelajaran berakhir dipimpin oleh ketua kelas... Setiap peserta upacara harus tertib. kecuali selama belajar kelompok. 6. sopan dan santun. V. 12. guru belum berada di kelas... 3. 13. 9. 5.. 3. Membuang sampah pada tempatnya. Dilarang membawa dan minum minuman yang beralkohol. kerapihan dan keindahan kelas menjadi tanggung jawab ketua kelas.. 4. . 1. pada hari berikutnya harus membawa surat ijin dari orang tua/wali atau pemberitahuan lewat telepon.. guru piket dan seluruh siswa. tidak boleh berisik.5. Kepala Sekolah ……………………. Tidak diperkenankan membawa senjata tajam dan sejenisnya. VI. makan dan tidur di kelas saat belajar. Bagi murid yang masih melanggar ketiga kalinya akan diberikan sanksi skorsing selama 3 hari untuk dibina oleh orang tuanya. 3. Murid-murid wajib memiliki buku pelajaraan bagi yang mampu. alat kebersihan dan lain-lain. 4.

.... Telepon : ............................................. Budha e............. Mutasi : a. Tdk Tempat / Tgl Lahir Agama TMT Kawin/ Jenis Kel SK Terakhir Status Peg Jabatan Terakhir CPNS Ijazah Mulai Tugas di Sek ini Alamat LAPOR BULAN ..... Awal Bulan b........ Sk Tanggal Mat Pel Yg Diajarkan Mengajar di kelas (L/P) Status Peg No Nama Guru / Tempat / Pegawai Tgl Lahir NIP / NRK Jml Jam Mengajar Ket 1 2 Dst... B.. d... Akhir Bulan 2....... Jenis Kel SK Terakhir Jabatan Pangkat/Gol TMT T/ TT Ijazah Terakhir No.......... Keluar/Lulus d.......... 3................ 6 36 36 DAFTAR NAMA TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN SEKOLAH .. 1.... Hindu Jumlah 3.... Kristen c..............114 Contoh : Format Laporan Bulan kepala Sekolah Lampiran 19 DAFTAR NAMA GURU DAN KARYAWAN SEKOLAH ................ KEADAAN PESERTA DIDIK: Keterangan 1.......... Masuk/Naik/TN c. A. Alamat : .. Nama Guru / Pegawai No NIP / NRK (L/P) Pangkat/Gol 1 2 3 Dst.. 20. Kepala ....... Kewarganegaraan : a........... b.............. a..... c.. Status : ......... Kab/Kota : ................ Kelurahan : ................ 2... WNI b............ Katolik d. ..... Islam b... IDENTITAS SEKOLAH Nama Sekolah : .......... WNA Jumlah Kelas I Romb: 2 Lk Pr Jml Kelas II Romb: 2 Lk Pr Jml Kelas III Romb: 2 Lk Pr Jml Kelas IV Romb: 2 Lk Pr Jml Kelas V Romb: 2 Lk Pr Jml Kelas VI Romb: 2 Lk Pr Jml Kelas VII Romb: 2 Lk Pr Jml Jumlah Semua Romb: 12 Lk Pr Jml Catatan : Coret yang tidak perlu Untuk Sekolah Swasta 115 ...... Agama : a.............. Kecamatan : .......

Lampiran 20 Manajemen Sekolah Dalam Foto 116 117 .

118 .

Visi Misi 119 .

Program Kerja Sekolah 120 121 .

122 123 .

Profil Sekolah 124 125 .

126 127 .

128 129 .

Tata Tertib 130 131 .

132 133 .

134 135 .

136 137 .

Pembelajaran Dalam Kelas 138 139 .

140 141 .

Pembelajaran di Luar Kelas 142 143 .

144 145 .

146 147 .

Kewirausahaan 148 149 .

150 151 .

152 153 .

Kemitraan Slogan-slogan Pembentukan Karakter 154 155 .

Pembentukan Karakter Kerja Keras 156 157 .

Pembentukan Karakter Jujur Pembentukan Karakter Hemat 158 159 .

Pembentukan Karakter Hidup Bersih Pembentukan Karakter Cinta Lingkungan 160 161 .

Pembentukan Karakter Ramah 162 163 .

1. GERBANG SEKOLAH Dari depan gerbang sudah ditanamkan karakter disiplin 164 165 .

3. POS KEAMANAN Tata tertib juga terdapat di Pos Keamanan Sekolah 166 167 . HALAMAN SEKOLAH 2.1.

2. TAMAN SEKOLAH Pemanfatan taman sekolah sebagai sumber belajar dan penanaman karakter 168 169 .3.

4. SERAMBI SEKOLAH Pemanfaatan ruang kosong untuk apresiasi prestasi siswa Pemanfatan ruang kosong untuk sumber belajar 170 171 .

5. LAPANGAN SEKOLAH Pemanfatan ruang kosong untuk penanaman karakter hidup bersih 172 173 .

6. PAGAR SEKOLAH Pemanfaatan pagar pengaman sebagai sumber belajar 174 175 .

8. PARKIR SEKOLAH Penanaman budaya tertib 176 177 . RUANG KEPALA SEKOLAH 7.

RUANG GURU 178 179 .9.

RUANG UKS “TULIS APA YANG DILAKUKAN DAN LAKUKAN APA YANG DITULIS” “CERMAT CEPAT TEPAT” 180 181 . RUANG TATA USAHA 11.10.

12. LABORATORIUM 182 183 .

184 185 .

14. RUANG KELAS Pembiasaan meninggalkan kelas dalam keadaan bersih dan rapi 186 187 . PERPUSTAKAAN 13.

KANTIN 188 189 . RUANG IBADAH 16.15.

17. TOILET 190 191 . KOPERASI SEKOLAH Penanaman nilai Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif 18.

19. RUANG SERBA GUNA 192 193 .

21. RUANG PRAMUKA 20. RUANG KOMITE

194

195

Seorang peserta didik berlatih membaca puisi

22. RUANG KESENIAN

Peserta didik berlatih menari

196

197

23. RUANG BK

198

199

24. RUANG OSIS 25. RUANG MULTIMEDIA 200 201 .

Pembiasaan bersalaman dengan guru [ SDN Cijantung 3 JAKTIM ] Pembiasaan Pembiasaan bersalaman antar sesama guru [ SDN Kaliasin Surabaya ] 202 203 .

Pembiasaan peduli lingkungan [ foto peserta didik di SMPN 1 Eromoko. Wonogiri ] Kegiatan Patroli Keamanan [ Sekolah SMPN 2 Pemalang ] Pembiasaan budaya antri [ peserta didik SMPN 2 Pemalang ] 204 205 .

Pembiasaan kegiatan upacara bendera untuk menanamkan cinta tanah air Pembiasaan sikap mandiri Pembiasaan gemar membaca 206 207 .

Penanaman nilai kerjasama 208 .