Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan

? Komplek Kemdiknas, Gedung D Lt. 17

Jl. Jenderal Sudirman, Senayan, Jakarta Pusat 10270 Telp. (021) 57946110, Fax. (021) 57946110 ? Kampus Pusbang Tendik, Jl. Raya Cinangka Km.19 Bojongsari, Depok 16517 Telp. (021) 7490411, Fax. (021) 7491174 Website: http://tendik.kemdiknas.go.id e-mail: tendik@kemdiknas.go.id

Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Tahun 2011

Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional Tahun 2011

Kepala Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan Kementerian Pendidikan Nasional

Sambutan

Diterbitkan oleh : Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Badan PSDMP dan PMP Kementerian Pendidikan Nasional

eberhasilan penyelenggaraan pendidikan yang berkualitas sangat terkait erat dengan keberhasilan peningkatan kompetensi dan profesionalisme Pendidik dan Tenaga Kependidikan (PTK) tanpa mengabaikan faktor-faktor lainnya seperti sarana dan prasarana serta pembiayaan. Kepala sekolah merupakan salah satu PTK yang posisinya memegang peran sangat signifikan dan strategis dalam meningkatkan profesionalisme guru dan mutu pendidikan di sekolah. Kegiatan kekepalasekolahan adalah kegiatan dalam menyusun program, melaksanakan program, evaluasi hasil pelaksanaan program, dan melaporkan pelaksanaan program. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru pada pasal 15 ayat 3 menyatakan bahwa guru yang telah memperoleh sertifikat pendidik dapat diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah dengan beban kerja sesuai beban kerja kepala satuan pendidikan. Kepala sekolah profesional adalah kepala sekolah yang melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagaimana diatur dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah meliputi: dimensi kompetensi kepribadian, manajerial, supervisi, kewirausahaan, dan sosial. Selain itu, untuk meningkatkan profesionalisme kepala sekolah maka perlu dilaksanakan Pengembangan Keprofesian Berkelanjutan (PKB). Tujuannya adalah untuk menjawab tantangan dunia pendidikan yang semakin kompleks dan untuk lebih mengarahkan sekolah ke arah pencapaian tujuan pendidikan nasional yang efektif, efisien, dan produktif. Mengingat pentingnya peran kepala sekolah dalam memajukan mutu pendidikan nasional sehingga tuntutan dan tanggung jawab yang harus dipikul oleh kepala sekolah menjadi besar. Saya menyambut baik upaya Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan untuk menyusun Buku Kerja Kepala Sekolah. Saya harapkan buku ini dapat dipakai sebagai salah satu pegangan atau acuan bagi kepala sekolah agar dapat meningkatkan kinerjanya dalam melaksanakan tugasnya. Dengan demikian, pada gilirannya mutu pendidikan semakin meningkat. Jakarta, Agustus 2011

K

Alamat : Komplek Kementerian Pendidikan Nasional Gedung D Lantai 17 Jl. Jenderal Sudirman, Pintu I Senayan - Jakarta Telp. 021-57946110 Fax. 021-57946110 Website: http://tendik.kemdiknas.go.id Email: tendik@kemdiknas.go.id Pengarah : Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. Dr. Abi Sujak, M.Sc. Penanggung Jawab : Drs. Miftah, M.Pd. Drs. Budi Supriyatno, M.Si. Drs. Johan Maulana, M.Pd. Tim Penyusun : Prof. Dr. Husaini Usman Sugiarto, Ph.D. Dra. Sri Handayani, M.M. Drs. Sutirto Drs. Sadar, M.M Drs. HA. Sholeh Dimyathi, MM Drs. Udit, M.M Drs. Sugimin, M.Pd H. Pramono, M.Pd Drs. H. Tajudin Tim Sekretariat : Wining Widiharti, Martono, Ngadimin Otong Kusnadi, M. Noer Solichin Abdul Ghafur, Widya Kersana Darmawan Affandi, Fahrial Hamdi M.Yusuf Wibisono, Ratikun, Nina Utami Nisa Afrilina, Dien Burhanudin, Achmad Fauzi, Prih Yudianto

Prof. Dr. Syawal Gultom, M.Pd. NIP. 196202031987031002

i

Kata Pengantar

Daftar Isi

eraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru, Pasal 15 ayat 3 menyatakan bahwa guru yang telah bersertifikat profesi dapat diangkat menjadi kepala satuan pendidikan dengan beban kerja satuan pendidikan. Implementasi tugas tersebut tertuang dalam Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah, Pasal 12 yang secara garis besar dapat dirangkum dalam tiga aspek yaitu: usaha pengembangan sekolah/madrasah, peningkatan kualitas sekolah/madrasah berdasarkan 8 (delapan) standar nasional pendidikan, dan usaha pengembangan profesionalisme sebagai kepala sekolah/madrasah. Untuk melaksanakan kegiatan tersebut, maka Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan menyusun buku ini sebagai pedoman/acuan bagi kepala sekolah. Pengalaman sejumlah sekolah yang termuat dalam buku ini mungkin belum yang terbaik, namun bisa menjadi best practices yang menjadi acuan tambahan dalam mengembangkan manajemen sekolah di tanah air. Saya berharap buku ini bisa menumbuhkan inspirasi bagi para pendidik dan tenaga kependidikan yang merupakan ujung tombak peningkatan mutu pendidikan dalam rangka meningkatkan mutu pendidikan nasional. Dalam kesempatan ini, saya mengucapkan terima kasih atas peran aktif semua pihak yang telah memberikan kontribusi dalam penyusunan buku ini.

P

Kata Sambutan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Kata Pengantar . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Daftar Isi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Daftar Lampiran . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

i ii iii iv

Bab I

Pendahuluan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . A. Latar Belakang . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . B. Tujuan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . C. Manfaat . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . D. Dasar Hukum . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . E. Ruang Lingkup . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Kepala Sekolah Profesional . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . A. Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin Profesional. . . . . . . . . . . . . . . . . B. Ciri-ciri Kepala Sekolah Profesional . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . C. Peranan Kepemimpinan Kepala Sekolah Profesional . . . . . . . . . . . .

1 1 2 2 2 3 4 4 5 5

Bab II

Bab III Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Sekolah. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 7 A. Perencanaan Program. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 7 B. Pelaksanaan Rencana Kerja . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 7 C. Pengawasan dan Evaluasi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 8 D. Kepemimpinan Sekolah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 8 E. Sistem Informasi Manajemen . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 10

Jakarta, Agustus 2011 Kepala Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan,

Dr. Abi Sujak, M.Sc. NIP. 196210111986011001

Bab IV Tahapan Kegiatan Kepala Sekolah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . A. Merencanakan Program . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . B. Melaksanakan Rencana Kerja . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . C. Melaksanakan Pengawasan dan Evaluasi. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . D. Menjalankan Kepemimpinan Sekolah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . E. Menerapkan Sistem Informasi Sekolah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . .

12 12 14 27 30 31

ii

iii

BAB

I
Daftar Lampiran

HAL : Lampiran 1 Contoh Visi, Misi, dan Tujuan Sekolah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Lampiran 2 Contoh Format Rencana Kerja Jangka Menengah, Rencana Kerja Tahunan, Rencana Kegiatan Anggaran Sekolah, Program Prioritas. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Lampiran 3 Contoh Struktur Organisasi Sekolah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Lampiran 4 Contoh Kelengkapan Administrasi Kepala Sekolah . . . . . . . . . . Lampiran 5 Contoh Petunjuk Teknis Pengembangan Diri Peserta Didik. . . . . Lampiran 6 Contoh Kalender Pendidikan Sekolah. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Lampiran 7 Perencanaan Program Induksi . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Lampiran 8 Contoh Pedoman Kerja Sekolah . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Lampiran 9 Kode Etik Guru Indonesia. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . Lampiran 10 Contoh Sistematika Pengembangan KTSP . . . . . . . . . . . . . . . . . Lampiran 11 Contoh Format Program Supervisi dan Evaluasi Kinerja . . . . . . . Lampiran 12 Contoh Analisis Kebutuhan Tenaga Pendidik dan Kependidikan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 35

Pendahuluan
A. Latar Belakang
Penerapan standar nasional pendidikan merupakan serangkaian proses untuk memenuhi tuntutan mutu pendidikan nasional. Pelaksanaannya diatur secara bertahap, terencana, terarah, dan berkelanjutan sesuai dengan tuntutan perubahan kehidupan lokal, nasional, dan global. Dalam proses pemenuhan standar tersebut diperlukan indikator. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan telah menetapkan delapan standar nasional pendidikan, yaitu standar isi, standar proses, standar kompetensi lulusan, standar pendidik dan tenaga kependidikan, standar sarana dan prasarana, standar pengelolaan, standar pembiayaan, dan standar penilaian pendidikan. Standar-standar tersebut merupakan acuan dan kriteria dalam menetapkan keberhasilan penyelenggaraan pendidikan. Salah satu standar yang penting dalam pelaksanaan pendidikan di sekolah adalah standar pendidik dan tenaga kependidikan. Kepala sekolah merupakan salah satu tenaga kependidikan yang memiliki peran strategis dalam meningkatkan profesionalisme guru dan mutu pendidikan di sekolah. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28 Tahun 2010 Pasal 12 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah/Madrasah menyatakan bahwa guru yang diberi tugas tambahan sebagai kepala sekolah/madrasah dinilai kinerjanya secara berkala setiap tahun dan secara kumulatif selama 4 tahun yang akan dijadikan dasar bagi promosi atau demosi yang bersangkutan. Penilaian kinerja tersebut dilakukan berdasarkan implementasi tugas pokok dan fungsi (tupoksi) sebagai kepala sekolah/madrasah. Oleh karena itu, dalam menjalankan tugas pokok dan fungsinya, kepala sekolah/madrasah perlu diberikan buku kerja sebagai acuan/pedoman sehingga pelaksanaan tupoksi tersebut dapat efektif, efisien, dan produktif.

36 45 49 69 78 80 82 87 88 95 96

Lampiran 13 Contoh MoU Kemitraan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 100 Lampiran 14 Contoh Pedoman Akademik . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 105 Lampiran 15 Contoh Penulusuran Alumni/Tamatan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 106 Lampiran 16 Contoh Format Pendayagunaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 109 Lampiran 17 Contoh Kode Etik Warga Sekolah. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 110 Lampiran 18 Contoh Tata Tertib Peserta Didik. . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 111 Lampiran 19 Contoh Format Laporan Bulan Kepala Sekolah . . . . . . . . . . . . . 114 Lampiran 20 Manajemen Sekolah dalam Foto . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . . 117

iv

1

BAB
Berdasarkan uraian di atas, Pusat Pengembangan Tenaga Kependidikan, Badan Pengembangan Sumber Daya Manusia Pendidikan dan Penjaminan Mutu Pendidikan, Kementerian Pendidikan Nasional memberikan perhatian terhadap peningkatan kinerja kepala sekolah dalam rangka peningkatan mutu pendidikan melalui penerbitan Buku Kerja Kepala Sekolah. Buku ini diharapkan dapat dipakai sebagai salah satu acuan/pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tugasnya. 7. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 39 Tahun 2009 tentang Beban Kerja Guru dan Pengawas. 8. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 27 Tahun 2010 tentang Program Induksi bagi Guru Pemula. 9. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah/Madrasah.

1

E. Ruang Lingkup B. Tujuan
Buku Kerja Kepala Sekolah disusun untuk menjadi: 1. acuan/pedoman bagi kepala sekolah dalam melaksanakan tupoksinya sehari-hari; dan 2. acuan/pedoman bagi pengawas sekolah dan dinas pendidikan dalam melakukan pembinaan dan penilaian kepala sekolah. Ruang lingkup Buku Kerja Kepala Sekolah ini meliputi: (1) pengertian kepala sekolah profesional, (2) tupoksi kepala sekolah, dan (3) tahapan kegiatan kepala sekolah.

C. Manfaat
Buku Kerja Kepala Sekolah ini diharapkan dapat: 1. memudahkan kepala sekolah dalam melaksanakan tupoksinya secara rinci; dan 2. membantu kepala sekolah dalam meningkatkan kinerjanya.

D. Dasar Hukum
Dasar hukum penyusunan Buku Kerja Kepala Sekolah adalah sebagai berikut: 1. Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional. 2. Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2005 tentang Standar Nasional Pendidikan. 3. Peraturan Pemerintah Nomor 74 Tahun 2008 tentang Guru. 4. Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi Nomor 16 Tahun 2009 tentang Jabatan Fungsional Guru dan Angka Kreditnya. 5. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 13 Tahun 2007 tentang Standar Kepala Sekolah/Madrasah. 6. Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Republik Indonesia Nomor 19 Tahun 2000 tentang Standar Pengelolaan Satuan Pendidikan.

2

3

kemampuan untuk berpikir strategis (strategic thinking). 5. menjadi agen perubahan. Sekolah Dasar Luar Biasa (SDLB). Matematis /Logis. atau Sekolah Menengah Atas Luar Biasa (SMALB) yang bukan Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) atau yang tidak dikembangkan menjadi Sekolah Bertaraf Internasional (SBI). Ciri-ciri Kepala Sekolah Profesional Seorang kepala sekolah profesional antara lain memiliki: 1. memiliki pengetahuan dan keterampilan yang dapat dikategorikan ahli pada suatu bidang. berusaha mencapai tujuan dengan target-target yang ditetapkan secara rasional. Sebagaimana dinyatakan oleh Gardner bahwa peserta didik memiliki 8 kecerdasan (Fisik. memiliki pandangan jauh ke depan (visionary). integritas yang tinggi. 10. A. 4 5 . Kepala Sekolah diharapkan melaksanakan tugas pokok dan fungsinya sebagai manajer dan leader. Bab I Ketentuan Umum. Sekolah Dasar/Madrasah Ibtidaiyah (SD/MI). serta kemampuannya mengendalikan pengelolaan sekolah untuk menciptakan proses belajar mengajar. kompetensi yang tinggi. motivasi yang kuat untuk mencapai tujuan. Iklim. C. Taman Kanak-Kanak Luar Biasa (TKLB). Sekolah Menengah Kejuruan/Madrasah Aliyah Kejuruan (SMK/MAK). 6. memiliki pandangan jauh ke depan (visionary). Naturalis. Di samping itu. 2. Linguistik. Intrapersonal). Interpersonal. mendedikasikan sebagian besar waktunya untuk bekerja di bidangnya. Pasal 1. memiliki standar yang tinggi dalam bekerja. kepala sekolah memiliki tanggung jawab sepenuhnya untuk mengembangkan seluruh sumber daya sekolah. memiliki motivasi yang kuat untuk mencapai keberhasilan dengan standar kualitas yang tinggi. memiliki kejujuran dan integritas pribadi. 9. Kepala Sekolah Profesional Sesuai Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah/Madrasah. 3. dan dinamika sekolah memiliki peranan yang sangat penting dalam peningkatan motivasi belajar. 3. Sekolah Menengah Pertama/Madrasah Tsanawiyah (SMP/MTs). Sebagai pemimpin pendidikan di sekolah. 7. Sekolah Menengah Atas/Madrasah Aliyah (SMK/MA). 9. 10. 6. suasana. 4. Efektivitas kepemimpinan kepala sekolah tergantung kepada kemampuan bekerjasama dengan seluruh warga sekolah. 8. 5.BAB II B. 2. kecintaan terhadap profesinya. 7. komitmen yang kuat. mencintai dan memiliki sikap positif terhadap profesinya yang antara lain tercermin dalam perilaku profesionalnya dan respons orang-orang yang berkaitan dengan profesi/ pekerjaannya. Sistem Penjaminan mutu pendidikan merupakan standar mutu pendidikan yang harus diwujudkan oleh semua warga sekolah agar proses belajar mengajar dapat menghasilkan lulusan yang berkualitas. Visual/Spasial. maka meningkat pula tuntutan terhadap kinerja kepala sekolah . Sekolah Menengah Pertama Luar Biasa (SMPLB). menyatakan bahwa kepala sekolah adalah guru yang diberi tugas tambahan untuk memimpin Taman Kanak. dan 11. kejujuran. memiliki lembaga profesi. etika kepemimpinan yang luhur (menjadi teladan). memiliki kode etik. standar kualitas kerja yang tinggi. 4. Peranan Kepemimpinan Kepala Sekolah Profesional Sejalan dengan semakin meningkatnya tuntutan masyarakat terhadap akuntabilitas sekolah. Musikal.Kanak/Raudhotul Athfal (TK/RA). 8. harapan yang tinggi (high expectation). Kepala Sekolah Sebagai Pemimpin Profesional Seorang kepala sekolah disebut profesional apabila: 1. kerjasama sehingga masing-masing peserta didik memiliki kesempatan yang optimal untuk mengembangkan potensi dirinya. dan 11.

Kepemimpinan Kepala sekolah Ik a lim n mik a d na Di . 2. Merumuskan. b. Tupoksi kepala sekolah juga harus mengacu pada Permendiknas Nomor 19 Tahun 2007 tentang standar pengelolaan sekolah. Merumuskan. (4) kepemimpinan sekolah. B. Sarana dan Prasarana. 3. (5) sistem informasi sekolah. Penilaian kinerja kepala sekolah dilaksanakan berdasarkan tupoksinya. menetapkan. Membuat Rencana Kerja Sekolah (RKS) dan Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS). dan mengembangkan misi sekolah. menetapkan. Menyusun pedoman kerja. menetapkan. usaha pengembangan profesionalisme sebagai kepala sekolah/madrasah. 2. Menyusun struktur organisasi sekolah.S ua s a an . usaha pengembangan sekolah/madrasah yang dilakukan selama menjabat kepala sekolah/madrasah. dan mengembangkan visi sekolah. Informasi) Na k Se st em sio Mu Pe na tu nja l P (8 m en Sta ina di nd n di ka ar n) Si A. Oleh sebab itu. dan mengembangkan tujuan sekolah. (3) pengawasan dan evaluasi. Pasal 12 ayat (4) menyatakan bahwa penilaian kinerja kepala sekolah meliputi: a. dan c. Perencanaan Program Merumuskan. ol ah Manajemen Sekolah Sumber Daya (Manusia. 6 7 . Pelaksanaan Rencana Kerja 1. 5. peningkatan kualitas sekolah/madrasah berdasarkan 8 (delapan) standar nasional pendidikan selama di bawah kepemimpinan yang bersangkutan. (2) pelaksanaan rencana kerja.BAB Peranan penting kepemimpinan kepala sekolah ini sebagaimana dalam gambar berikut : III Peserta Didik Proses Belajar Mengajar Lulusan Tugas Pokok dan Fungsi Kepala Sekolah Permendiknas Nomor 28 Tahun 2010 tentang Penugasan Guru sebagai Kepala Sekolah/Madrasah. Membuat perencanaan program induksi. 1. 4. tupoksi kepala sekolah mengacu pada tiga (3) butir di atas. meliputi (1) perencanaan program.

24. 1. Supervisi dan Evaluasi 16. 6. 6. profesi. D. serta memanfaatkan hasil supervisi untuk meningkatkan kinerja sekolah/madrasah. kalender pendidikan. Kepemimpinan Sekolah Kepala sekolah melaksanakan tugas kepemimpinan sebagai berikut. membina. menjamin manajemen organisasi dan pengoperasian sumber daya sekolah/madrasah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman. merencanakan pelaksanaan Program Induksi Guru Pemula (PIGP) di Sekolah/ Madrasah. memfasilitasi pengembangan. berkomunikasi untuk menciptakan dukungan intensif dari orang tua peserta didik dan masyarakat. menciptakan lingkungan pembelajaran yang efektif bagi peserta didik. dan pelaksanaan visi pembelajaran yang dikomunikasikan dengan baik dan didukung oleh komunitas sekolah/madrasah. kependidikan dengan menggunakan sistem pemberian penghargaan atas prestasi dan sangsi atas pelanggaran peraturan dan kode etik. dan kelemahan sekolah/madrasah. Menyusun KTSP. pengambilan keputusan tersebut harus melibatkan penyelenggara sekolah/madrasah. membuat rencana kerja strategis dan rencana kerja tahunan untuk pelaksanaan peningkatan mutu. 2. peluang. d. 3. 17. melakukan pelacakan terhadap alumni. e. 7. Membimbing guru pemula. menjaga dan meningkatkan motivasi kerja pendidik dan tenaga 20. Menyiapkan kelengkapan akreditasi sekolah. bertanggung jawab dalam membuat keputusan anggaran sekolah/madrasah. 2. dan komite sekolah/madrasah menanggapi kepentingan dan kebutuhan komunitas yang beragam. 22. 5. 10. jika pada satuan pendidikan yang dipimpinnya tidak terdapat guru yang memenuhi kriteria sebagai pembimbing. 11. 5. mengajukan pembimbing dari satuan pendidikan lain kepada dinas pendidikan terkait jika tidak memiliki pembimbing dan kepala sekolah/ madrasah tidak dapat menjadi pembimbing. 8 9 . 8. menganalisis tantangan. mendelegasikan sebagian tugas dan kewenangan kepada wakil kepala sekolah sesuai dengan bidangnya. komite sekolah dalam pengambilan keputusan penting sekolah/madrasah. 9. C. prosedur keamanan sekolah. memberi contoh/teladan/tindakan yang bertanggung jawab. 12. c. prosedur-prosedur P3K. menjalin kerja sama dengan orang tua peserta didik dan masyarakat. 15. dan mempertahankan lingkungan sekolah/madrasah dan program pembelajaran yang kondusif bagi proses belajar peserta didik dan pertumbuhan profesional para guru dan tenaga kependidikan. Memberdayakan peran serta masyarakat dan kemitraan sekolah. Melaksanakan Evaluasi Diri Sekolah (EDS) Melaksanakan evaluasi dan pengembangan KTSP Mengevaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan. 23. 7. 9. memberikan layanan konseling kepada peserta didik. dan efektif. Mengelola pendidik dan tenaga kependidikan. dan kegiatan pembelajaran. melibatkan guru. menyiapkan Buku Pendoman Pelaksanaan Program Induksi di sekolah dan dokumen terkait seperti KTSP. dan kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya. melaksanakan dan merumuskan program supervisi. b. 11. penyebarluasan. 4. sehat. 14. merumuskan tujuan dan target mutu yang akan dicapai. 8. Melaksanakan program supervisi. Dalam hal sekolah/madrasah swasta. 19. Mengelola keuangan dan pembiayaan. 3. melakukan analisis kebutuhan guru pemula. 4. Mengelola budaya dan lingkungan sekolah. Mengelola sarana dan prasarana. 10. menjadi pembimbing. silabus. 18. bertanggung jawab atas perencanaan partisipatif mengenai pelaksanaan kurikulum. memantau secara reguler proses pembimbingan dan perkembangan guru pemula. 25. memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga. melakukan pembinaan prestasi unggulan. 26. melaksanakan penerimaan peserta didik baru. membantu. menjabarkan visi ke dalam misi target mutu. 1. Menyusun jadwal pelaksanaan kegiatan sekolah per semester dan Tahunan. melaksanakan kegiatan ekstra dan kokurikuler untuk para peserta didik. dan memobilisasi sumber daya masyarakat. 12. kekuatan.3. 21. efisien. menunjuk pembimbing dari guru yang dianggap layak (profesional) membuat surat keputusan pengangkatan guru menjadi pembimbing bagi guru pemula. Menyusun pengelolaan kesiswaan yang meliputi: a. peraturan dan tata tertib sekolah baik bagi guru maupun bagi siswa. 13. Melaksanakan program induksi. 4. 5.

membantu. 8. 29. 36. Bagan Tupoksi Kepala Sekolah Merencanakan Program Melaksanakan Program Melaksanakan Pengawasan E. dan pelaksanaan visi pembelajaran yang dikomunikasikan dengan baik dan didukung oleh komunitas sekolah/madrasah. dan efektif. mendelegasikan sebagian tugas dan kewenangan kepada wakil kepala sekolah sesuai dengan bidangnya. menjamin manajemen organisasi dan pengoperasian sumber daya sekolah/madrasah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman. dan memberikan salinan laporan tersebut kepada guru pemula. penguatan manajemen sekolah dengan melakukan restrukturisasi dan reorganisasi intern sekolah apabila dipandang perlu (tanpa mengubah atau bertentangan dengan peraturan yang ada) sebagai bentuk pengembangan dan pemberdayaan potensi sekolah. melakukan penataan tugas dan tanggung jawab yang jelas bagi warga sekolah berbasis kinerja. memantau kinerja guru pembimbing dalam melakukan pembimbingan. yang dibuktikan dengan adanya nota kesepahaman (MoU). 33. 28. didukung oleh penerapan TIK dalam manajemen sekolah. didukung oleh kepemimpinan/manajerial yang kuat. 35. Melaksanakan Kepemimpinan Sekolah Menerapkan Sistem Informasi Sekolah 10 11 . Sistem Informasi Sekolah Kepala sekolah.27. dan memobilisasi sumber daya masyarakat. menumbuhkan kesadaran tentang arti penting kemajuan. efisien. 9. 3. 2. menjalinan kerjasama dengan pihak lain. menyusun Laporan Hasil Penilaian Kinerja untuk disampaikan kepada Kepala Dinas Pendidikan dengan mempertimbangkan masukan dan saran dari pembimbing. penguatan eksistensi lembaga dengan melakukan sosialisasi kepada semua pihak untuk memberikan informasi dan pemahaman yang sama sehingga sekolah/madrasah memperoleh dukungan secara maksimal. rasa tanggung jawab bagi guru dan karyawan. 5. memfasilitasi pengembangan. 34. 37. membina. dan menumbuhkan kedisiplinan tinggi. menjalin kerja sama dengan orang tua peserta didik dan masyarakat. 4. sehat. menimbulkan rasa nyaman dalam bekerja dan belajar. 6. 7. melakukan penguatan input sekolah dengan melengkapi berbagai fasilitas (perangkat keras dan lunak) manajemen sekolah. penyebarluasan. dan kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya. memberi penilaian kinerja kepada guru pemula. memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga. 31. meminimalkan masalah yang timbul di sekolah melalui penguatan rasa kekeluargaan dan kebersamaan untuk memajukan sekolah. 32. profesi. menciptakan atmosfer akademik yang kondusif dengan membangun budaya sekolah untuk menciptakan suasana yang kompetitif bagi siswa. agar implementasi Sistem Informasi Manajemen (SIM) berbasis TIK lebih efektif. melakukan observasi kegiatan mengajar yang dilakukan guru pemula dan memberikan masukan untuk perbaikan. 10. dan memiliki tingkat sustainabilitas tinggi. melakukan penguatan kerjasama dengan membangun jaringan yang lebih luas dengan berbagai pihak baik di dalam maupun di luar negeri. memberi contoh/teladan/tindakan yang bertanggung jawab. pengawas sekolah/ madrasah. 30. dalam sistem informasi sekolah perlu: 1. dan komite sekolah/madrasah menanggapi kepentingan dan kebutuhan komunitas yang beragam. dan mempertahankan lingkungan sekolah/madrasah dan program pembelajaran yang kondusif bagi proses belajar peserta didik dan pertumbuhan profesional para guru dan tenaga kependidikan.

c. mengacu pada visi. ditinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat. g. disosialisasikan kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. dan (e) menerapkan sistem informasi sekolah. Tujuan sekolah: a. 2. mampu memberikan inspirasi. Visi sekolah: a. misi. dan kekuatan pada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. 3. e. merupakan tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu tertentu. Rencana Kerja Sekolah a. selaras dengan visi institusi di atasnya serta visi pendidikan nasional. d. b. Merencanakan Program 1. d. Dalam pelaksanaan tugasnya ada beberapa tahapan yang harus dilakukan antara lain: (a) merencanakan program. memberikan arah dalam mewujudkan visi sekolah sesuai dengan tujuan pendidikan nasional. dirumuskan berdasar masukan dari berbagai warga sekolah dan pihakpihak yang berkepentingan. dijadikan sebagai cita-cita bersama warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan pada masa yang akan datang. (b) melaksanakan rencana kerja. Misi sekolah: a. Tujuan Sekolah Tujuan sekolah adalah hasil penyelenggaraan pendidikan yang akan dicapai. e. b. f. memberikan keluwesan dan ruang gerak pengembangan kegiatan satuan-satuan unit sekolah yang terlibat. menekankan pada kualitas layanan peserta didik dan mutu lulusan yang diharapkan oleh sekolah/madrasah. motivasi. A. menjadi dasar program pokok sekolah/madrasah. b. menggambarkan tingkat kualitas yang perlu dicapai dalam jangka menengah (empat tahunan). dirumuskan berdasarkan masukan dari segenap pihak yang berkepentingan termasuk komite sekolah dan diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah. c. c. memuat pernyataan umum dan khusus yang berkaitan dengan program sekolah. Misi Sekolah Misi sekolah merupakan upaya/tindakan yang dilakukan oleh warga sekolah untuk mewujudkan visi sekolah.BAB IV Tahapan Kegiatan Kepala Sekolah Kepala Sekolah merupakan salah satu unsur penjaminan mutu pendidikan. i. Sekolah membuat: 1) rencana kerja jangka menengah yang menggambarkan tujuan yang akan dicapai dalam kurun waktu empat tahun yang berkaitan dengan mutu lulusan yang ingin dicapai dan perbaikan komponen 12 13 . disosialisasikan kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. mengacu pada standar kompetensi lulusan yang sudah ditetapkan oleh sekolah dan pemerintah. d. (c) melaksanakan pengawasan dan evaluasi. diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah dengan memperhatikan masukan komite sekolah. ditinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan dan tantangan di masyarakat. disosialisasikan kepada warga sekolah dan segenap pihak yang berkepentingan. 4. (d) menjalankan kepemimpinan sekolah. f. dan tujuan pendidikan nasional serta relevan dengan kebutuhan masyarakat. Visi Sekolah Visi merupakan impian/harapan cita-cita yang ingin dicapai oleh warga sekolah. h. e. mengakomodasi masukan dari berbagai pihak yang berkepentingan termasuk komite sekolah/madrasah dan diputuskan oleh rapat dewan pendidik yang dipimpin oleh kepala sekolah.

Melaksanakan Rencana Kerja 1. pendidik. b. misi dan tujuan sekolah. e. sementara lainnya dievaluasi sesuai kebutuhan. Perumusan pedoman sekolah: 1) mempertimbangkan visi. c. dan tenaga kependidikan mempunyai uraian tugas. B. 2) dituangkan dalam dokumen yang mudah dibaca oleh pihak-pihak yang terkait. 7) tata tertib sekolah. c. 3. Pedoman pengelolaan sekolah meliputi: 1) Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP). dan tanggung jawab yang jelas tentang keseluruhan penyelenggaraan dan administrasi sekolah. Pedoman Sekolah a. 5) Standar Sarana dan Prasarana. 6) Standar Pengelolaan. b. 6) peraturan akademik. Pada sekolah swasta rencana kerja ini disahkan berlakunya oleh penyelenggara sekolah. kalender pendidikan dan pembagian tugas pendidik dan tenaga kependidikan dievaluasi dalam skala tahunan. 3) diputuskan oleh kepala sekolah dengan mempertimbangkan pendapat dari komite sekolah. 4) pembagian tugas di antara guru. 2) kalender pendidikan/akademik. c. Rencana kerja tahunan memuat ketentuan yang jelas mengenai 8 Standar Nasional Pendidikan: 1) Standar Isi. Rencana kerja tahunan dijadikan dasar pengelolaan sekolah yang ditunjukkan dengan kemandirian. e. 2) rencana kerja tahunan yang dinyatakan dalam Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah (RKAS) dilaksanakan berdasarkan rencana jangka menengah. 8) kode etik sekolah. Pedoman sekolah berfungsi sebagai petunjuk pelaksanaan operasional. 2. dan akuntabilitas. Rencana kerja jangka menengah dan tahunan sekolah: 1) disetujui rapat dewan pendidik setelah memperhatikan pertimbangan dari komite sekolah dan disahkan berlakunya oleh dinas pendidikan kabupaten/kota. Semua pimpinan. 9) biaya operasional sekolah. kemitraan. 7) Standar Pembiayaan. 2) ditinjau dan dirumuskan kembali secara berkala sesuai dengan perkembangan masyarakat. b. 3) struktur organisasi sekolah. Pelaksanaan kegiatan sekolah yang tidak sesuai RKS yang sudah ditetapkan perlu mendapat persetujuan melalui rapat dewan pendidik dan komite sekolah. 8) Standar Penilaian. Pedoman pengelolaan KTSP. wewenang. 2) Standar Proses. Sekolah membuat dan memiliki pedoman yang mengatur berbagai aspek pengelolaan secara tertulis yang mudah dibaca oleh pihak-pihak yang terkait. b. Struktur organisasi sekolah berisi tentang sistem penyelenggaraan dan administrasi yang diuraikan secara jelas dan transparan. Rencana kerja empat tahunan disesuaikan dengan persetujuan rapat dewan pendidik dan pertimbangan komite sekolah. partisipasi. 3) Standar Kompetensi Lulusan. 2) dievaluasi secara berkala untuk melihat efektifitas mekanisme kerja pengelolaan sekolah. 14 15 . Struktur Organisasi Sekolah a. Pedoman yang mengatur tentang struktur organisasi sekolah: 1) memasukkan unsur staf administrasi dengan wewenang dan tanggungjawab yang jelas untuk menyelenggarakan administrasi secara optimal. Kegiatan sekolah: 1) dilaksanakan berdasarkan rencana kerja tahunan. 4) Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan. d.yang mendukung peningkatan mutu lulusan. d. 2) dilaksanakan oleh penanggung jawab kegiatan yang didasarkan pada ketersediaan sumber daya yang ada. Pelaksanaan Kegiatan Sekolah a. keterbukaan. 5) pembagian tugas di antara tenaga kependidikan.

4) Sekolah menyusun mata pelajaran yang dijadwalkan pada semester gasal. sosial budaya masyarakat setempat. Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) 1) Sekolah menyusun KTSP. seperti konselor sekolah maupun psikolog. 5. disupervisi. Bidang Kurikulum dan Kegiatan Pembelajaran a. dan akuntabel sebagaimana tertuang dalam aturan sekolah. c) diputuskan dalam rapat dewan pendidik dan ditetapkan oleh kepala sekolah. agama. SMALB.c. ulangan. SMP penerima subsidi dari Pemerintah dan/atau Pemerintah Daerah. b) SDLB/SMPLB/SMALB berasal dari peserta didik yang memiliki kelainan fisik. potensi atau karakteristik daerah. atau Perguruan Tinggi. 5) Wakil Kepala SMP dan wakil kepala SMA/SMK bidang kurikulum bertanggungjawab atas pelaksanaan penyusunan KTSP. dan semester genap. Lembaga Penjaminan Mutu Pendidikan (LPMP). Kepala sekolah/madrasah mempertanggungjawabkan pelaksanaan pengelolaan bidang akademik dan non akademik pada rapat dewan pendidik dan komite sekolah dalam bentuk laporan pada akhir tahun ajaran yang disampaikan sebelum penyusunan rencana kerja tahunan berikutnya. b) tanpa diskriminasi atas dasar pertimbangan gender. dan mingguan. dan difasilitasi oleh Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota sedangkan SDLB. 2) Penerimaan peserta didik sekolah dilakukan: a) secara obyektif. SMA dan SMK oleh Dinas Pendidikan Provinsi yang bertanggung jawab di bidang pendidikan. b. d) SMA/SMK. dan hari libur. kegiatan ekstrakurikuler. 16 17 . SMPLB. guru dapat bekerjasama dengan Kelompok Kerja Guru (KKG). dan/atau sosial. Paket A atau satuan pendidikan bentuk lainnya yang sederajat. Standar Isi. dan peraturan pelaksanaannya. b) berisi mengenai pelaksanaan aktivitas sekolah selama satu tahun dan dirinci secara semesteran. Standar Kompetensi Lulusan. 4) Kepala Sekolah bertanggungjawab atas tersusunnya KTSP. 8) Penyusunan KTSP tingkat SD dan SMP dikoordinasi. 4. dan peserta didik. status sosial. mental. intelektual. berasal dari anggota masyarakat yang telah lulus dari SMP. 2) Penyusunan KTSP memperhatikan Standar Kompetensi Lulusan. d) sesuai dengan daya tampung sekolah. pengecualian terhadap usia peserta didik yang kurang dari 6 (enam) tahun dilakukan atas dasar rekomendasi tertulis dari pihak yang berkompeten. c) SMP berasal dari lulusan SD. dan kriteria tambahan bagi SMK. b. 7) Dalam penyusunan silabus. Paket B atau satuan pendidikan lainnya yang sederajat. Bidang Kesiswaan a. emosional. etnis. dan Panduan Penyusunan KTSP. 3) melakukan pembinaan prestasi unggulan. Sekolah: 1) memberikan layanan konseling kepada peserta didik. Kalender Pendidikan 1) Sekolah menyusun kalender pendidikan/akademik yang meliputi jadwal pembelajaran. 3) KTSP dikembangkan sesuai dengan kondisi sekolah. 2) melaksanakan kegiatan ekstra dan kokurikuler untuk para peserta didik. 3) Sekolah menyusun jadwal penyusunan KTSP. bulanan. Sekolah menyusun dan menetapkan petunjuk pelaksanaan operasional mengenai proses penerimaan peserta didik yang meliputi: 1) kriteria calon peserta didik: a) SD berusia sekurang-kurangnya 6 (enam) tahun. Musyawarah Guru Mata Pelajaran (MGMP). 3) Orientasi peserta didik baru yang bersifat akademik dan pengenalan lingkungan tanpa kekerasan dengan pengawasan guru. 4) melakukan pelacakan terhadap alumni. ujian. c) berdasar kriteria hasil ujian nasional bagi SMA/SMK. 2) Penyusunan kalender pendidikan/akademik: a) didasarkan pada Standar Isi. sensorik. transparan. 6) Setiap guru bertanggungjawab menyusun silabus setiap mata pelajaran yang diampunya sesuai dengan Standar Isi. kemampuan ekonomi bagi SD.

f) mengkomunikasikan pengetahuan pada pihak lain. inovatif dan tepat untuk mencapai tujuan pembelajaran. c) memahami perkembangan pengetahuan dengan kemampuan mencari sumber informasi. 4) Setiap guru bertanggungjawab terhadap mutu perencanaan kegiatan pembelajaran untuk setiap mata pelajaran yang diampunya agar peserta didik mampu: a) meningkat rasa ingin tahunya. memahami belajar seumur hidup. berargumentasi. dan alat bantu yang tersedia secara efektif dan efisien. 5) Kepala sekolah bertanggungjawab terhadap kegiatan pembelajaran sesuai dengan peraturan yang ditetapkan Pemerintah. dan memprediksi. dan wakil kepala SMA/SMK bidang kurikulum bertanggung jawab terhadap mutu kegiatan pembelajaran. menemukan. bertanggung jawab dan berkesinambungan. Penilaian Hasil Belajar Peserta Didik 1) Sekolah menyusun program penilaian hasil belajar yang berkeadilan.c. 8) Sekolah menetapkan petunjuk pelaksanaan operasional yang mengatur mekanisme penyampaian ketidakpuasan peserta didik dan penyelesaiannya mengenai penilaian hasil belajar. 7) Setiap guru bertanggung jawab terhadap mutu kegiatan pembelajaran untuk setiap mata pelajaran yang diampunya dengan cara: a) merujuk perkembangan metode pembelajaran mutakhir. 6) Kepala SD/SDLB/SMPLB/SMALB. dan pengalaman belajar sebelumnya yang bervariasi serta kebutuhan khusus bagi peserta didik dari yang mampu belajar dengan cepat sampai yang lambat. dan g) mengembangkan belajar mandiri dan kelompok dengan proporsi yang wajar. tidak terbatas pada materi yang diberikan oleh guru. 18 19 . wakil kepala SMP. 2) Penyusunan program penilaian hasil belajar didasarkan pada Standar Penilaian Pendidikan. b) melibatkan peserta didik secara aktif. d) memperhatikan sifat alamiah kurikulum. 3) Sekolah menilai hasil belajar untuk seluruh kelompok mata pelajaran. e) memperkaya kegiatan pembelajaran melalui lintas kurikulum. Standar Isi. 9) Penilaian meliputi semua kompetensi dan materi yang diajarkan. berdasarkan data kegagalan/kendala pelaksanaan program termasuk temuan penguji eksternal dalam rangka mendapatkan rencana penilaian yang lebih adil dan bertanggung jawab. 5) Program penilaian hasil belajar perlu ditinjau secara periodik. Program Pembelajaran 1) Sekolah menjamin mutu kegiatan pembelajaran untuk setiap mata pelajaran dan program pendidikan tambahan yang dipilihnya. dan dialogis. e) menggunakan pengetahuan untuk menyelesaikan masalah. f) mengarahkan kepada pendekatan kompetensi agar dapat menghasilkan lulusan yang mudah beradaptasi. mendidik. dan membuat catatan keseluruhan. mempunyai etos kerja yang tinggi. mendorong kreativitas. d. laporan kepada pihak yang memerlukan. dan berpikir logis dalam menyelesaikan masalah. peralatan. kreatif. d) mengolah informasi menjadi pengetahuan. untuk menjadi bahan program remedial. d) pemahaman bahwa keterlibatan peserta didik secara aktif dalam proses belajar yang dilakukan secara sungguh-sungguh dan mendalam untuk mencapai pemahaman konsep. 2) Kegiatan pembelajaran didasarkan pada Standar Kompetensi Lulusan. c) menggunakan fasilitas. 7) Semua guru mengembalikan hasil kerja siswa yang telah dinilai. hasil-hasil penelitian dan penerapannya. mandiri. pertimbangan kenaikan kelas atau kelulusan. c) tujuan agar peserta didik mencapai pola pikir dan kebebasan berpikir sehingga dapat melaksanakan aktivitas intelektual yang berupa berpikir. kemampuan peserta didik. mempertanyakan. 6) Sekolah menetapkan prosedur yang mengatur transparansi sistem evaluasi hasil belajar untuk penilaian formal yang berkelanjutan. mengkaji. klarifikasi capaian ketuntasan yang direncanakan. serta Standar Proses dan Standar Penilaian. memiliki motivasi. b) mencapai keberhasilan belajarnya secara konsisten sesuai dengan tujuan pendidikan. dan peraturan pelaksanaannya. b) menggunakan metoda pembelajaran yang bervariasi. dan dokumentasi. demokratis. memotivasi. 3) Mutu pembelajaran di sekolah dikembangkan dengan: a) model kegiatan pembelajaran yang mengacu pada Standar Proses. 4) Seluruh program penilaian hasil belajar disosialisasikan kepada guru.

Peraturan Akademik 1) Sekolah menyusun dan menetapkan Peraturan Akademik. dan pengembangan profesi bagi setiap pendidik dan tenaga kependidikan serta menerapkannya secara profesional. mendidik. kebutuhan kurikulum dan sekolah/madrasah. 3) wakil kepala SMA/SMK. formatif dan sumatif. b) ketentuan mengenai ulangan. dan institusi di atasnya. e. dan kelulusan. d) ketentuan mengenai layanan konsultasi kepada guru mata pelajaran. ujian. 3) penempatan tenaga kependidikan disesuaikan dengan kebutuhan baik jumlah maupun kualifikasinya dengan menetapkan prioritas. d. bidang kurikulum melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah dalam mengelola bidang kurikulum. laboratorium. 2) wakil kepala SMP melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah. keandalan.10) Seperangkat metode penilaian perlu disiapkan dan digunakan secara terencana untuk tujuan diagnostik. dan dievaluasi secara periodik untuk perbaikan metode penilaian. 2) Peraturan Akademik berisi: a) persyaratan minimal kehadiran siswa untuk mengikuti pelajaran dan tugas dari guru. tetapi bisa diperpanjang berdasarkan alasan yang dapat dipertanggungjawas tenaga kependidikan tambahan tidak ada mutasi. dan terbuka. 6) wakil kepala SMK bidang hubungan industri melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah/ madrasah dalam mengelola kemitraan dengan dunia usaha dan dunia industri. dan digunakan sebagai balikan kepada peserta didik untuk perbaikan secara berkala. 3) Peraturan akademik diputuskan oleh rapat dewan pendidik dan ditetapkan oleh kepala sekolah. Sekolah menyusun program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan termasuk guru induksi. adil. 5) wakil kepala SMA/SMK. 13) Penilaian yang didokumentasikan disertai bukti kesahihan. 11) Sekolah menyusun ketentuan pelaksanaan penilaian hasil belajar sesuai dengan Standar Penilaian Pendidikan. Pengangkatan pendidik dan tenaga kependidikan tambahan dilaksanakan berdasarkan ketentuan yang ditetapkan oleh penyelenggara sekolah. remedial. dan profesionalisme. Program pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan: 1) disusun dengan memperhatikan Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan. kepatutan. 2) dikembangkan sesuai dengan kondisi sekolah. e. 4) mutasi tenaga kependidikan dari satu posisi ke posisi lain didasarkan pada analisis jabatan dengan diikuti orientasi tugas oleh pimpinan tertinggi sekolah/madrasah yang dilakukan setelah empat tahun. c. wali kelas. 6. mengatasi bila terjadi kekurangan tenaga. didokumentasikan secara sistematis. komite sekolah. dan buku perpustakaan. c) ketentuan mengenai hak siswa untuk menggunakan fasilitas belajar. Sekolah/Madrasah perlu mendukung upaya: 1) promosi pendidik dan tenaga kependidikan berdasarkan asas kemanfaatan. 12) Kemajuan yang dicapai oleh peserta didik dipantau. termasuk pembagian tugas. 4) wakil kepala SMA/SMK. menentukan sistem penghargaan. bidang sarana prasarana melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah/madrasah dalam mengelola sarana prasarana. dan melatih peserta didik sehingga menjadi manusia berkualitas dan mampu mengaktualisasikan potensi kemanusiaannya secara optimum. sesuai dengan metode/strategi pembelajaran yang digunakan. 7) guru melaksanakan tugas dan tanggungjawabnya sebagai agen pembelajaran yang memotivasi. b. perpustakaan. penggunaan buku pelajaran. memfasilitasi. dan konselor. 8) konselor melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam 20 21 . 2) pengembangan pendidik dan tenaga kependidikan yang diidentifikasi secara sistematis sesuai dengan aspirasi individu. kenaikan kelas. Sekolah mendayagunakan: 1) kepala sekolah melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pimpinan pengelolaan sekolah. buku referensi. Bidang Pendidik dan Tenaga Kependidikan a. bidang kesiswaan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya sebagai pembantu kepala sekolah/madrasah dalam mengelola peserta didik. membimbing. 14) Sekolah melaporkan hasil belajar kepada orang tua peserta didik.

memenuhi dan mendayagunakan sarana dan prasarana pendidikan. d. Program pengelolaan sarana dan prasarana mengacu pada Standar Sarana dan Prasarana dalam hal: 1) merencanakan. Pengelolaan fasilitas fisik untuk kegiatan ekstra-kurikuler disesuaikan dengan perkembangan kegiatan ekstra-kurikuler peserta didik dan mengacu pada Standar Sarana dan Prasarana. Pengelolaan laboratorium dikembangkan sejalan dengan perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi serta dilengkapi dengan manual yang jelas sehingga tidak terjadi kekeliruan yang dapat menimbulkan kerusakan. 3) kewenangan dan tanggung jawab kepala sekolah dalam membelanjakan anggaran pendidikan sesuai dengan peruntukannya. Seluruh program pengelolaan sarana dan prasarana pendidikan disosialisasikan kepada pendidik. 2) mengevaluasi dan melakukan pemeliharaan sarana dan prasarana agar tetap berfungsi mendukung proses pendidikan. 2) merencanakan fasilitas peminjaman buku dan bahan pustaka lainnya sesuai dengan kebutuhan peserta didik dan pendidik. 5) menyediakan pelayanan peminjaman dengan perpustakaan dari sekolah/madrasah lain baik negeri maupun swasta. 3) melengkapi fasilitas pembelajaran pada setiap tingkat kelas di sekolah. c. Pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional Sekolah mengatur: 1) sumber pemasukan. baik internal maupun eksternal. Pengelolaan perpustakaan sekolah perlu: 1) menyediakan petunjuk pelaksanaan operasional peminjaman buku dan bahan pustaka lainnya. 3) membuka pelayanan minimal enam jam sehari pada hari kerja. memperbaiki sarana dan prasarana pembelajaran. Sekolah menetapkan kebijakan program secara tertulis mengenai pengelolaan sarana dan prasarana. tenaga laboratorium melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya membantu guru mengelola kegiatan praktikum di laboratorium. tenaga perpustakaan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya melaksanakan pengelolaan sumber belajar di perpustakaan.9) 10) 11) 12) 13) 14) memberikan layanan bimbingan dan konseling kepada peserta didik. Pengelolaan sarana prasarana sekolah: 1) direncanakan secara sistematis agar selaras dengan pertumbuhan kegiatan akademik dengan mengacu Standar Sarana dan Prasarana. Bidang Sarana dan Prasarana a. d. serta institusi di atasnya. b. pengeluaran dan jumlah dana yang dikelola. Pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional sekolah diputuskan oleh komite sekolah dan ditetapkan oleh kepala sekolah serta mendapatkan persetujuan dari institusi di atasnya. 2) penyusunan dan pencairan anggaran. tenaga kependidikan dan peserta didik. merawat. tenaga administrasi melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam menyelenggarakan pelayanan administratif. c. Bidang Keuangan dan Pembiayaan a. g. serta penggalangan dana di luar dana investasi dan operasional. Pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional sekolah disosialisasikan kepada seluruh warga sekolah/madrasah untuk menjamin tercapainya pengelolaan dana secara transparan dan akuntabel. 8. tenaga kebersihan melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya dalam memberikan layanan kebersihan lingkungan. teknisi sumber belajar melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya mempersiapkan. 7. b. untuk dilaporkan kepada komite sekolah/madrasah. 2) dituangkan dalam rencana pokok (master plan) yang meliputi gedung dan laboratorium serta pengembangannya. Sekolah/Madrasah menyusun pedoman pengelolaan biaya investasi dan operasional yang mengacu pada Standar Pembiayaan. e. 22 23 . pelatih/instruktur melaksanakan tugas dan tanggung jawabnya memberikan pelatihan teknis kepada peserta didik pada kegiatan pelatihan. 4) menyusun skala prioritas pengembangan fasilitas pendidikan sesuai dengan tujuan pendidikan dan kurikulum masing-masing tingkat. 4) melengkapi fasilitas peminjaman antar perpustakaan. 4) pembukuan semua penerimaan dan pengeluaran serta penggunaan anggaran. 5) pemeliharaan semua fasilitas fisik dan peralatan dengan memperhatikan kesehatan dan keamanan lingkungan. f.

tanggung jawab dan wewenang. tujuan. dan negara. serta penjelasannya. termasuk dalam hal menggunakan dan memelihara sarana dan prasarana pendidikan.9. keindahan. ketertiban. lingkup. dan peserta didik. 24 25 . kebersihan. 3) mengikuti proses pembelajaran dengan menjunjung tinggi ketentuan pembelajaran dan mematuhi semua peraturan yang berlaku. dan larangan dalam berperilaku di Sekolah. 2) petunjuk. Sekolah menetapkan kode etik warga sekolah yang memuat norma tentang: 1) hubungan sesama warga di dalam lingkungan sekolah dan hubungan antara warga sekolah dengan masyarakat. Kode etik sekolah yang mengatur peserta didik memuat norma untuk: 1) menjalankan ibadah sesuai dengan agama yang dianutnya. c. 3) diputuskan oleh kepala sekolah dalam rapat dewan pendidik. b. keamanan. 2) memuat judul. Kode etik sekolah ditanamkan kepada seluruh warga sekolah/madrasah untuk menegakkan etika sekolah. 5) mencintai keluarga. iklim. tenaga kependidikan. g. Tata tertib sekolah ditetapkan oleh kepala sekolah melalui rapat dewan pendidik dengan mempertimbangkan masukan komite sekolah. dan peserta didik. d. dan menyayangi sesama. Sekolah menetapkan pedoman tata-tertib yang berisi: 1) tata tertib pendidik. dan kenyamanan sekolah. peringatan. 4) memelihara kerukunan dan kedamaian untuk mewujudkan harmoni sosial di antara teman. iklim. dan lingkungan pendidikan: 1) berisi prosedur tertulis mengenai informasi kegiatan penting minimum yang akan dilaksanakan. h. Sekolah perlu memiliki program yang jelas untuk meningkatkan kesadaran beretika bagi semua warga sekolah. 2) menghormati pendidik dan tenaga kependidikan. dan lingkungan pendidikan yang kondusif untuk pembelajaran yang efisien dalam prosedur pelaksanaan. bangsa. 2) sistem yang dapat memberikan penghargaan bagi yang mematuhi dan sangsi bagi yang melanggar. Sekolah menciptakan suasana. 6) mencintai lingkungan. e. serta pemberian sangsi bagi warga yang melanggar tata tertib. Prosedur pelaksanaan penciptaan suasana. masyarakat. Budaya dan Lingkungan Sekolah a. f. serta 7) menjaga dan memelihara sarana dan prasarana.

SD atau yang setara. h. bertanggung jawab dan berkelanjutan. Kemitraan SD/SDLB atau yang setara dilakukan minimal dengan SMP/SMPLB atau yang setara. dan pemanfaatan lulusan. e) Pemantauan pengelolaan sekolah dilakukan oleh komite sekolah atau bentuk lain dari lembaga perwakilan pihak-pihak yang berkepentingan secara teratur dan berkelanjutan untuk menilai efisiensi. b. f. b) Penyusunan program pengawasan di sekolah didasarkan pada Standar Nasional Pendidikan. Sekolah melibatkan warga dan masyarakat pendukung sekolah dalam mengelola pendidikan. serta dunia usaha dan dunia industri. SMP atau yang setara. Keterlibatan peranserta warga sekolah dan masyarakat dalam pengelolaan dibatasi pada kegiatan tertentu yang ditetapkan. Program Pengawasan a) Sekolah menyusun program pengawasan secara obyektif. c. dan tindak lanjut hasil pengawasan. Setiap sekolah menjalin kemitraan dengan lembaga lain yang relevan. e. Sistem kemitraan sekolah/madrasah ditetapkan dengan perjanjian secara tertulis. Contoh Kegiatan Kemitraan Sekolah dengan Dunia Usaha 26 27 . Kemitraan SMP/SMPLB. serta dengan TK/RA/BA atau yang setara di lingkungannya. Melaksanakan Pengawasan dan Evaluasi 1. atau yang setara dilakukan minimal dengan perguruan tinggi. g. i. Peranserta Masyarakat dan Kemitraan Sekolah a. d) Pengawasan pengelolaan sekolah meliputi pemantauan. supervisi. Contoh Kegiatan Interaksi dengan Masyarakat C. Kemitraan SMA/SMK. serta dunia usaha dan dunia industri di lingkungannya. berkaitan dengan input. Masyarakat pendukung sekolah dilibatkan dalam pengelolaan nonakademik. Warga sekolah dilibatkan dalam pengelolaan akademik. dan akuntabilitas pengelolaan. output.10. j. c) Program pengawasan disosialisasikan ke seluruh pendidik dan tenaga kependidikan. atau yang setara dilakukan minimal dengan SMA/SMK/SMALB. Kemitraan sekolah dilakukan dengan lembaga pemerintah atau nonpemerintah. efektivitas. evaluasi. proses. pelaporan. d.

Evaluasi Pendayagunaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan a. pada akhir semester akademik. 3. f) d. termasuk memberikan sanksi atas penyimpangan yang ditemukan. Sekolah menetapkan prioritas indikator untuk mengukur. 28 29 . b. keseimbangan beban kerja. 5. maupun perubahan sosial. supervisi. secara terus menerus melakukan pengawasan pelaksanaan tugas tenaga kependidikan. 3) Sekolah melakukan pengisian instrumen EDS kualitatif. 2. Evaluasi dan Pengembangan Kurikulum Tingkat Satuan Pendidikan (KTSP) Proses evaluasi dan pengembangan KTSP dilaksanakan secara: a. pemakai lulusan. c. b. Sekolah meningkatkan status akreditasi. Evaluasi kinerja pendidik harus memperhatikan pencapaian prestasi dan perubahan-perubahan peserta didik. menyeluruh dengan melibatkan berbagai pihak meliputi: dewan pendidik. menilai kinerja. kepala sekolah. komprehensif dan fleksibel dalam mengadaptasi kemajuan ilmu pengetahuan dan teknologi yang mutakhir. 5) Sekolah melakukan pengisian EDS online. dalam pengelolaan pembelajaran dan pengelolaan secara keseluruhan. dan alumni. g) Guru melaporkan hasil evaluasi dan penilaian sekurang-kurangnya setiap akhir semester yang ditujukan kepada kepala sekolah/madrasah dan orang tua/wali peserta didik. integratif dan monolitik sejalan dengan perubahan tingkat mata pelajaran. pada akhir tahun anggaran sekolah/madrasah. dengan menggunakan lembaga akreditasi eksternal yang memiliki legitimasi. i) Kepala sekolah/madrasah melaporkan hasil evaluasi kepada komite sekolah dan pihak-pihak lain yang berkepentingan sekurang-kurangnya setiap akhir semester. 2) evaluasi program kerja tahunan secara periodik sekurangkurangnya satu kali dalam setahun. b. Langkah-langkah pelaksanaan EDS sebagai berikut: 1) Sekolah membentuk Tim Pengembang Sekolah. dan kinerja pendidik dan tenaga kependidikan dalam pelaksanaan tugas. 2) Sekolah melakukan sosialisasi EDS. dan pelaporan serta catatan tindak lanjut untuk memperbaiki kinerja sekolah. 4) Sekolah menyusun Rencana Kerja Sekolah (RKS) berdasarkan hasil EDS. c. h) Tenaga kependidikan melaporkan pelaksanaan teknis dari tugas masing-masing sekurang-kurangnya setiap akhir semester yang ditujukan kepada kepala sekolah.Supervisi pengelolaan akademik dilakukan secara teratur dan berkelanjutan oleh kepala sekolah dan pengawas sekolah/madrasah. komite sekolah. evaluasi. Evaluasi Diri Sekolah (EDS) a. 4. setelah dikonfirmasikan pada sekolah terkait. l) Sekolah mendokumentasikan dan menggunakan hasil pemantauan. c. d. Sekolah melaksanakan: 1) evaluasi proses pembelajaran secara periodik. c. berkala untuk merespon perubahan kebutuhan peserta didik dan masyarakat. 3) Evaluasi diri sekolah dilakukan secara periodik berdasar pada data dan informasi yang sahih. Sekolah melakukan evaluasi diri terhadap kinerja sekolah. b. sekurang-kurangnya dua kali dalam setahun. Sekolah menyiapkan bahan-bahan yang diperlukan untuk mengikuti akreditasi sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. j) Pengawas sekolah melaporkan hasil pengawasan di sekolah kepada bupati/walikota melalui Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota yang bertanggung jawab di bidang pendidikan dan sekolah yang bersangkutan. 6) Sekolah menyusun laporan EDS. Evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan meliputi kesesuaian penugasan dengan keahlian. Sekolah harus terus meningkatkan kualitas kelembagaannya secara holistik dengan menindaklanjuti saran-saran hasil akreditasi. Akreditasi Sekolah a. serta perubahan sistem pendidikan. k) Setiap pihak yang menerima laporan hasil pengawasan menindaklanjuti laporan hasil pengawasan tersebut dalam rangka meningkatkan mutu sekolah. Evaluasi pendayagunaan pendidik dan tenaga kependidikan direncanakan secara komprehensif pada setiap akhir semester dengan mengacu pada Standar Pendidik dan Tenaga Kependidikan. dan melakukan perbaikan dalam rangka pelaksanaan Standar Nasional Pendidikan.

c. komite sekolah dalam pengambilan keputusan penting sekolah. Menjalankan Kepemimpinan Sekolah 1. meningkatkan mutu pendidikan. Dalam hal sekolah/madrasah swasta. Sedangkan kepala SMK dibantu empat wakil kepala sekolah untuk bidang akademik. memfasilitasi pengembangan. i. menyediakan fasilitas informasi yang efesien. menganalisis tantangan. Dalam hal tertentu atau sekolah yang masih dalam taraf pengembangan. melaporkan data informasi sekolah yang telah terdokumentasikan kepada Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota. dan perilaku yang dimiliki. menjabarkan visi ke dalam misi target mutu. dan memobilisasi sumber memberi contoh/teladan/tindakan yang bertanggung jawab. Dalam hal sekolah swasta. d. 2. Kepala SMA dibantu minimal tiga wakil kepala sekolah untuk bidang akademik. 2. menjalin kerja sama dengan orang tua peserta didik dan masyarakat. kepala sekolah/madrasah dapat menugaskan guru untuk melaksanakan fungsi wakil kepala sekolah. j. Menerapkan Sistem Informasi Sekolah 1. Kepala dan wakil kepala sekolah/madrasah memiliki kemampuan memimpin yaitu seperangkat pengetahuan. menciptakan lingkungan pembelajaran yang efektif bagi peserta didik. 5. l. g. menjaga dan meningkatkan motivasi kerja pendidik dan tenaga kependidikan dengan menggunakan sistem pemberian penghargaan atas prestasi dan sangsi atas pelanggaran peraturan dan kode etik. kesiswaan. b. mengelola sistem informasi manajemen yang memadai untuk mendukung administrasi pendidikan yang efektif. dan proses pengangkatan serta keputusannya. memberi teladan dan menjaga nama baik lembaga. efisien dan akuntabel. peluang. membuat rencana kerja strategis dan rencana kerja tahunan untuk pelaksanaan peningkatan mutu. keterampilan. p. melaksanakan dan merumuskan program supervisi. b. Wakil kepala sekolah dipilih oleh dewan pendidik. n. f. penyebarluasan. melibatkan guru. 7. dan mempertahankan lingkungan sekolah/ madrasah dan program pembelajaran yang kondusif bagi proses belajar peserta didik dan pertumbuhan profesional para guru dan tenaga kependidikan. dan komite sekolah menanggapi kepentingan dan kebutuhan komunitas yang beragam. Dalam rangka menerapkan sistem informasi. dan efektif. sehat. d. membina. sekolah: a. menjamin manajemen organisasi dan pengoperasian sumber daya sekolah untuk menciptakan lingkungan belajar yang aman. dan diwujudkannya dalam melaksanakan tugas keprofesionalan sesuai dengan Standar Pengelolaan Satuan Pendidikan. kekuatan. serta memanfaatkan hasil supervisi untuk meningkatkan kinerja sekolah. k. Kepala sekolah dapat mendelegasikan sebagian tugas dan kewenangan kepada wakil kepala sekolah sesuai dengan bidangnya. r. sarana-prasarana. Kepala SMP/SMPLB dibantu minimal oleh satu orang wakil kepala sekolah 4. berkomunikasi untuk menciptakan dukungan intensif dari orang tua peserta didik dan masyarakat.D. dikuasai. efisien. dan kelemahan sekolah. pengambilan keputusan tersebut harus melibatkan penyelenggara sekolah. c. Komunikasi antarwarga sekolah di lingkungan sekolah dilaksanakan secara efisien dan efektif. Kepala sekolah: a. membantu. bertanggung jawab dalam membuat keputusan anggaran sekolah. Kriteria untuk menjadi kepala dan wakil kepala sekolah berdasarkan ketentuan dalam standar pendidik dan tenaga kependidikan 3. dihayati. 6. o. q. menugaskan seorang guru atau tenaga kependidikan untuk melayani permintaan informasi maupun pemberian informasi atau pengaduan dari masyarakat berkaitan dengan pengelolaan sekolah/madrasah baik secara lisan maupun tertulis dan semuanya direkam dan didokumentasikan. dilaporkan secara tertulis oleh kepala sekolah kepada institusi di atasnya. dan kedudukan sesuai dengan kepercayaan yang diberikan kepadanya. dan pelaksanaan visi pembelajaran yang dikomunikasikan dengan baik dan didukung oleh komunitas sekolah. dan kesiswaan. efektif dan mudah diakses. E. institusi dimaksud adalah penyelenggara sekolah. saranaprasarana. e. bertanggung jawab atas perencanaan partisipatif mengenai pelaksanaan kurikulum. h. profesi. merumuskan tujuan dan target mutu yang akan dicapai. Setiap sekolah dipimpin oleh seorang kepala sekolah. 8. dan hubungan dunia usaha dan dunia industri. m. 30 31 .

Alur Tahapan Kegiatan Kepala Sekolah AnalisisLingkungan Lingkungan Analisis Strategis Strategis SituasiPendidikan Pendidikan Situasi Saat Ini Saat Ini Kesenjangan Kesenjangan SituasiPendidikan Pendidikan Situasi yang Diharapkan yang Diharapkan Visi Visi Misi Misi TujuanSekolah Sekolah Tujuan Selama tahun Selama 44tahun LAMPIRAN-LAMPIRAN Strategi Strategi Pelaksanaan Program Pelaksanaan Program TargetPencapaian Pencapaian Target (Milestones) (Milestones) Rencana Rencana Anggaran Biaya Anggaran Biaya Monitoringdan danEvaluasi Evaluasi Monitoring 32 33 .

Memanfaatkan dan memelihara fasilitas mendukung proses pembelajaran berbasis TIK. Mengoptimalkan proses pembelajaran dan bimbingan. a. Mengembangkan budaya sekolah yang religius melalui kegiatan keagamaan b. dan potensi peserta didik. 5. Mengembangkan berbagai kegiatan dalam proses belajar di kelas berbasis pendidikan karakter bangsa. kewirausahaan. Semua kelas melaksanakan pendekatan pembelajaran aktif pada semua mata pelajaran. dan lembaga lain yang terkait. MANDIRI DAN BERWAWASAN GLOBAL 1. serta tujuan umum pendidikan dasar.Contoh : Visi. Menanamkan Keimanan dan ketakwaan melalui pengamalan ajaran agama 2. Misi: Tujuan : 34 35 . Menyelenggarakan berbagai kegiatan sosial yang menjadi bagian dari pendidikan karakter bangsa. 4. Misi. Menjalin kerja sama dengan lembaga lain dalam merealisasikan program sekolah. f. bakat. d. c. dan pengembangan diri yang terencana dan berkesinambungan. tujuan sekolah dalam mengembangkan pendidikan ini adalah sebagai berikut ini. dan Tujuan Sekolah Lampiran 1 Visi : TERWUJUDNYA PESERTA DIDIK YANG BERIMAN. Membina kemandirian peserta didik melalui kegiatan pembiasaan. Menjalin kerjasama yang harmonis antar warga sekolah. Mengembangkan bidang Ilmu Pengetahuan dan Teknologi berdasarkan minat. CERDAS. e. 3. TERAMPIL. Mengacu pada visi dan misi sekolah.

00) 3.00) Prestasi non akademik sekolah tinggi (rata-rata minimal mencapai kejuaraan tingkat nasional) 50% Standar Kelulusan: KKM: 50% NUAN: 2.1 Pengembangan Proses Pembelajaran: Kurikulum 100% memenuhi standar nasional pendidikan (perangkat pembelajaran sudah disusun untuk kelas 1-6 semua mapel) Dan sebagainya Pengembangan Proses Pembelajaran: 30% Proses pembelajaran belum memenuhi standar nasional pendidikan.1 Standar Kelulusan: Prestasi akademik lulusan belum memenuhi standar nasional pendidikan (rata-rata KKM 50% dan rata-rata NUAN 6. yaitu baru 50% guru melaksanakan CTL Dan sebagainya 3.1 Kondisi saat ini Standar Isi: Kurikulum Kondisi yang diharapkan (lima tahun ke depan) Standar Isi: Besarnya Tantangan Nyata Standar Isi: Kurikulum 70% memenuhi standar nasional pendidikan (perangkat pembelajaran belum disusun untuk kelas 1-6 semua mapel) Dan sebagainya 2. 3. 2. MENYUSUN RKT RKAS/M Langkah 2: Membuat Rencana Kegiatan dan Anggaran Sekolah/Madrasah (RKAS/M) 1.2 Prestasi non akademik sekolah masih rendah (ratarata mencapai kejuaraan tingkat kabupaten/kota) Proses pembelajaran sudah memenuhi standar nasional pendidikan. 1 1. Menetapkan Jadwal RKT MENETAPKAN KONDISI SEKOLAH/ MADRASAH SAAT INI MENYUSUN RENCANA ANGGARAN SEKOLAH/ MADRASAH MENETAPKAN KONDISI SEKOLAH/ MADRASAH YANG DIHARAPKAN Harapan Contoh : Proses Penyusunan RKS/M dan RKT No. yaitu 100% guru melaksanakan CTL Dan sebagainya Standar Kelulusan: Prestasi akademik lulusan sudah memenuhi standar nasional pendidikan (KKM 100% dan NUAN 8. dan Jadwal Kegiatan Langkah 1: Membuat Rencana Biaya Program Langkah 1: Membuat Rencana Pendanaan Program Langkah 3: Menyesuaikan Rencana Biaya dengan Sumber Pendanaan Acuan Standar Sekolah SPM.Lampiran 2 36 TAHAP I TAHAP II TAHAP V Pemangku Kepentingan Melakukan Kondisi Nyata Sekolah/Madrasah Tantangan (Utama) Langkah 1: Merumuskan Visi Langkah 2: Merumuskan Misi Langkah 1: Merumuskan Rencana Kerja Tahunan (RKT) Langkah 3: Merumuskan Tujuan Langkah 4: Merumuskan Sasaran & Indikator Kinerja Langkah 1: Merumuskan Program dan Menetapkan Penanggungjawab Program Langkah 2: Menentukan Kegiatan. Indikator Kegiatan.00 2 tingkat 37 Dan sebagainya Dan sebagainya . SNP Visi/Misi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota TAHAP III TAHAP IV MENYUSUN PROGRAM & KEGIATAN Contoh : Format Analisis Kesenjangan antara situasi pendidikan sekolah saat ini dan yang diharapkan 4 tahun ke depan. Menetapkan Program/Kegiatan Strategis 2. Menetapkan Program/Kegiatan Rutin 3.

Kondisi saat ini Pengembangan Pembiayaan: Kondisi yang diharapkan (lima tahun ke depan) Pengembangan Pembiayaan: Besarnya Tantangan Nyata Pengembangan Pembiayaan: Pembiayaan masih rendah (di bawah 70. Pengembangan Penilaian: Pembiayaan memenuhi standar nasional (di atas 150. 4. Pengembangan Prasarana dan Sarana: 5.1 70% Fungsi-fungsi pengelolaan sekolah memenuhi standar nasional pendidikan Dan sebagainya 100% Fungsi-fungsi pengelolaan sekolah memenuhi standar nasional pendidikan Dan sebagainya No. Kondisi saat ini Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan: Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan: Pengembangan Pendidik dan Tenaga Kependidikan: 4. baik tingkat kesulitas maupun model-model yang digunakan) Dan sebagainya Guru dan sekolah 100% melaksanakan sistem penilaian sesuai dengan tuntutan kurikulum atau standar nasional pendidikan 20% Dan sebagainya Kondisi yang diharapkan (lima tahun ke depan) Besarnya Tantangan Nyata 39 . sarana.000 rupiah per bulan per anak atau sekitar 40-%) Dan sebagainya 8. 7. bahan ajar. sumber belajar 100% memenuhi standar nasional pendidikan 25% 6. sumber belajar terdapat rata-rata 75% memenuhi standar nasional pendidikan Dan sebagainya Dan sebagainya Pengembangan Pengelolaan: Pengembangan Pengelolaan: 30% 6.1 Guru dan sekolah 80% melaksanakan sistem penilaian sesuai dengan tuntutan kurikulum atau standar nasional pendidikan (rata-rata masih di bawah standar nasional. media pembelajaran.1 Prasarana.38 No.1 60% 7. sarana.000 rupiah per bulan per anak) Dan sebagainya Pengembangan Penilaian: Pengembangan Penilaian: 8. media pembelajaran. bahan ajar.1 Pendidik dan tenaga kependidikan terdapat 100% sudah memenuhi standar nasional pendidikan 20% Dan sebagainya Pengembangan Prasarana dan sarana: Pengembangan Prasarana dan sarana: Pendidik dan tenaga kependidikan terdapat 80% memenuhi standar nasional pendidikan Dan sebagainya 5. Pengembangan Pengelolaan: Prasarana.

....1 Jumlah 02 3 dst Jumlah Total Pengembangan Standar Proses JUMLAH (RUPIAH) 40 Contoh Format : RKJM RENCANA KERJA SEKOLAH JANGKA MENENGAH (RKJM) SEKOLAH………………………… KAB...… .......……... No Uraian Program Volume Satuan Harga Satuan Jumlah Harga APBD Prop APBD Kab Bagus APBN BOS RTN BOS BUKU Masyarakat Sumb Sumb Komputer Bangunan Sukarela Sumber Dana Lainnya 1 1..............… ..................… Pengembangan Standar Proses KOMITE SEKOLAH .1 2..1…… 1.… Contoh Format : RKAS RENCANA KEGIATAN DAN ANGGARAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN : …….2…… … DST 2 Pengembangan Standar Proses 2...…….1..… ......2…… … DST JUMLAH (RP) ...… . ......… .… ...... ...… ..SSN BOS RUTIN SUMBER DANA LAINNYA RUTIN BOS SSN .....d tahun ke IV 41 .... ...…….… ...… ......… .. .....1…… 2./……….1 1....... KOMITE SEKOLAH 1 Pengembangan Standar Isi Pengembangan Standar Isi 1.. …………………….........… . ... ....1........ PROVINSI ……………………….……....… . SUMBER DANA LAINNYA ...... .1 Pengembangan Standar Isi Jumlah 01 2 2..… .. s..... .. TAHUN DAN SUMBER DANA PROGRAMPROGRAM STRATEGIS TAHUN I TAHUN II Dst. ....… ....

1. STANDAR PROSES Silabus sudah sesuai/relevan dengan standa 2.1.1.2.3. Standar Kompetensi Lulusan (SKL) dan panduan KTSP. 2. dan pengayaan bagi siswa. Kurikulum telah menunjukan adanya alokasi waktu. usia peserta didik. kebutuhan sosial masyarakat.1. 1.1. Kurikulum dibuat dengan mempertimbangkan karakter daerah.2. 1.1.PROGRAM PRIORITAS (RENCANA KERJA TAHUNAN) Nama Sekolah Alamat Kecamatan Kab / Kota Provinsi : ………………………………………………………… : ………………………………………………………… : ………………………………………………………… : ………………………………………………………… : ………………………………………………………… 42 SKALA PRIORITAS NO 1 2011/ 2012 STANDAR REKOMENDASI PROGRAM 2 2012/ 2013 3 2013/ 2014 4 2014/ 2015 1 1. 2. Pengembangan kurikulum pada tingkat satuan pendidikan menggunakan panduan yang disusun BSNP. Silabus diarahkan pada pencapaian SKL. Silabus dikembangkan berdasarkan Standar Isi (SI). dan kebutuhan pembelajaran. 1.1. Sekolah menyediakan kegiatan ekstra kurikuler untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik. kondisi budaya.1.2.2. Kurikulum sudah sesuai dan relevan STANDAR ISI SKALA PRIORITAS NO 1. Sekolah menyediakan layanan bimbingan dan konseling untuk memenuhi kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik.2. rencana program remedial.2.1.2. 1. 2.1. STANDAR Sekolah menyediakan kebutuhan pengembangan pribadi peserta didik 1. RPP dirancang untuk mencapai pembelajaran efektif dan sesuai dengan kebutuhan peserta didik Dst REKOMENDASI PROGRAM 1 2 3 4 43 . 2.

KOMITE SEKOLAH KEPALA SEKOLAH Lampiran 3 TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH (TAS) LABORAN PUSTAKAWAN GURU KELAS I GURU KELAS II GURU KELAS III GURU KELAS IV GURU KELAS V GURU KELAS VI GURU AGAMA GURU PENJAS GURU MULOK PENJAGA SEKOLAH PENJAGA SEKOLAH PESERTA DIDIK Ket: 45 Instruksi Koordinasi .44 Alur Manajemen Stratejik Pengelolaan Sekolah Kajian Faktor Lingkungan Perumusan Strategi Implementasi Strategi Visi-Misi Tujuan Strategi Kebijakan Internal Struktur Budaya Sumber Daya Program Anggaran Prosedur Kinerja Eksternal Lingkungan Sosial Evaluasi Pengendalian Contoh : STRUKTUR ORGANISASI SEKOLAH Contoh : STRUKTUR ORGANISASI SEKOLAH SD…………………………….

46 Contoh : STRUKTUR ORGANISASI SEKOLAH SMP……………………………. KOMITE SEKOLAH KEPALA SEKOLAH WAKA TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH (TAS) LABORAN PUSTAKAWAN WALI KELAS VII WALI KELAS VII WALI KELAS VII GURU MATA PELAJARAN GURU BP/BK PESERTA DIDIK Ket: Instruksi Koordinasi Contoh : STRUKTUR ORGANISASI SEKOLAH SMA……………………………. KOMITE SEKOLAH KEPALA SEKOLAH WAKA WAKA WAKA TENAGA ADMINISTRASI SEKOLAH (TAS) LABORAN PUSTAKAWAN WALI KELAS VII WALI KELAS VII WALI KELAS VII GURU MATA PELAJARAN GURU BP/BK PESERTA DIDIK Ket: 47 Instruksi Koordinasi .

Contoh : STRUKTUR ORGANISASI SEKOLAH SMK……………………………. 48 KOMITE SEKOLAH KEPALA SEKOLAH WAKASEK MANAJEMEN MUTU KEPALA TATA USAHA STAF TATA USAHA WAKA SEK HUBIN/HUMAS WAKA SEK HUBIN/HUMAS WAKA SEK SARPRAS WAKA SEK KESISWAAN KAPROG KAPROG KAPROG KAPROG KOORDINATOR KOORDINATOR KOORD.Rencana Kerja Tahunan (RKT) . Siswa Menurut Kelas. BP/BK KEPALA PUSTAKAWAN WALI KELAS GURU Ket: Instruksi Koordinasi PESERTA DIDIK Contoh : KELENGKAPAN ADMINISTRASI KEPALA SEKOLAH Lampiran 4 KETERANGAN NO I 1 KOMPONEN ADA ADMINISTRASI PROGRAM PENGAJARAN Rencana Kerja: . Asal.RKAS PK-1 Jadwal Pelajaran Sekolah PK-2 Daftar Pembagian Tugas Guru PK-3 Daftar Pemeriksaan Persiapan Mengajar PK-4 Daftar Penyelesaian Kasus Khusus di Sekolah PK-5 Daftar Hasil UAS PK-6 Rekapitulasi Kenaikan Kelas PK-7 Daftar Penyerahan STTB PK-8 Catatan pelaksanaan Supervisi Kelas PK-9 Hubungan Kemasyarakatan PK-10 Laporan Penilaian Hasil Belajar TIDAK ADA 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 II ADMINISTRASI KESISWAAN 49 1 2 3 4 5 6 Formulir Pendaftaran Siswa Baru Daftar Calon Siswa Baru Kelas I Daftar Siswa Baru Kelas I Buku Induk Siswa Buku Klaper Jml.Rencana Kerja Jangka Menengah (RKJM) . dan JK .

Buku Pengumuman . Siswa Menurut Usia.Buku Notulen Rapat .Struktur Organisasi Sekolah ./Guru Daftar Rangkuman Tidak Hadir Pegawai/Guru (bulanan) Data Kepegawaian Kartu Pribadi Pegawai/guru Papan Kegiatan Kepala Sekolah File Data Kepegawaian ADMINISTRASI KEUANGAN KEU-1 KEU-2 KEU-3 KEU-4 RAPBS Buku Kas Umum Buku Kas Pembantu Rangkuman Penerimaan dan Pengeluaran Keuangan Sekolah KEU-5 Laporan Penerimaan dan Pengeluaran Sekolah ADMINISTRASI PERLENGKAPAN TIDAK ADA 51 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 PERL-1 Buku Pemeriksaan Perlengkapan/Barang PERL-4 Buku Inventaris Perlengkapan/Barang PERL-5 Daftar Usul Pengadaan Barang .Buku Agenda .Data Statistik Sekolah . dan JK Papan Absensi Harian Siswa Buku Rekapitulasi Harian Absensi Siswa Buku Absensi Bulanan Siswa Buku Rekapitulasi Bulanan Absensi Siswa Surat permohonan Pindah Sekolah Surat Keterangan Pindah Sekolah Mutasi Siswa Selama Semester Daftar Calon Peserta Ujian Sekolah Daftar Peserta UAS dan Prestasinya Tanda Peserta UAS Daftar Masuk SMP Daftar Kenaikan Kelas Daftar Rekapitulasi Kenaikan Kelas/Lulusan Tata Tertib Siswa 50 KOMPONEN TIDAK ADA KETERANGAN NO 10 11 12 13 14 15 16 IV 1 2 3 4 5 V KOMPONEN ADA Daftar Susunan Keluarga Daftar Hadir Tidak Hadir Peg.Buku Ekspedisi . Kelas.Buku Administrasi Perpustakaan .KETERANGAN NO ADA 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 III 1 2 3 4 5 6 7 8 9 Rencana Kebutuhan Pegawai/Guru Usulan Pengadaan Pegawai dan Tenaga Kependidikan Usul Pengangkatan CPNS Daftar Riwayat Hidup Usul Kenaikan Gaji Daftar Usul Penetapan Angka Kredit Buku Catatan Penilaian PNS DP-3 PNS Daftar Urut Kepangkatan PNS Buku Cuti Pegawai ADMINISTRASI KEPEGAWAIAN Jml.

. Penjelasan TT sekolah c.... d....…. f... c....... : ……….. Evaluasi belajar d.. JADWAL KEGIATAN SEKOLAH TAHUN PELAJARAN 2010/2011 NO 1 a... Kenaikan tk/penjurusan e. b. PERHITUNGAN HARI SEKOLAH DAN LIBUR SEKOLAH JENIS SEKOLAH TAHUN PELAJARAN : ……………………………………………………… : ……………………………………………………… HARI LIBUR NO 1 SEMESTER SEMESTER 1 Juli Agustus September Oktober Nopember Desember 2 SEMESTER 2 Januari Februari Maret April Mei Juni Jumlah BULAN HARI KERJA SMT MINGGU UMUM PUASA KHUSUS HARI BELAJAR 53 JUMLAH SATU TAHUN PELAJARAN ..... e. Persiapan mengajar b. 2 a. Penjelasan TT fasilitas sekolah 3 Kegiatan Belajar Mengajar Hari pertama masuk sekolah Pendaftaran calon siswa Seleksi calon siswa Pendaftaran calon siswa yang diterima Perpindahan siswa Perencanaan kelas Penyusunan jadwal pelajaran Pembagian tugas guru Persiapan tahun pelajaran KEG/BLN JULI AGS SEPT OKT NOP DES JAN FEB MAR APR MEI JUN 4 5 6 7 a.52 CONTOH : FORMAT ADMINISTRASI SEKOLAH Identitas sekolah (Nama dan Alamat Sekolah) : ……….…..…..…. g... : ………. Tamat belajar Upacara Sekolah Kegiatan dalam libur Kegiatan Ekstrakurikuler Bimbingan siswa PERHITUNGAN HARI SEKOLAH DAN LIBUR SEKOLAH Identitas sekolah (Nama dan Alamat Sekolah) : ………. Penyajian pelajaran c.. Pekan orientasi b.

.... 1 2 3 4 Januari Februari Maret April Jumlah Minggu 1 Minggu 1 Minggu 1 Minggu 1 Minggu ......... 1 2 3 4 5 6 Juli Agustus September Oktober November Desember Jumlah hari tdk masuk Jumlah hari kegiatan sekolah Jumlah Nama Bulan Jumlah Minggu 2 Minggu 0 Minggu 2 Minggu 2 Minggu 0 Minggu 1 Minggu 3 Minggu 1 Minggu 11 Minggu Nama Bulan Jumlah Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 30 Minggu PERHITUNGAN KALENDER PENDIDIKAN SEMESTER GANJIL/GENAP : ..... Jumlah (∑) Minggu tidak Efektif .. 1 2 3 4 5 6 Juli Agustus September Oktober November Desember Jumlah II. 1 2 3 4 5 6 Nama Bulan Juli Agustus September Oktober November Desember Jumlah SEMESTER GENAP I....... : ..... No... Jumlah (∑) minggu efektif riil = ∑ minggu/semester 30 – ∑ minggu tidak efektif 11 = 19 minggu/jam tatap muka No.. 1 2 3 4 5 6 Nama Bulan Januari Februari Maret April Mei Juni Jumlah II............ Jumlah (∑) Minggu/Semester............ Nama Bulan Jumlah Minggu 5 Minggu 4 Minggu 5 Minggu 4 Minggu 5 Minggu 5 Minggu 28 Minggu Jumlah Minggu 2 Minggu 5 Minggu 3 Minggu 3 Minggu 4 Minggu 2 Minggu 19 Minggu 55 No...54 Sekolah Mata Pelajaran Tahun Pelajaran SEMESTER GANJIL I.. No. Jumlah (∑) Minggu/Semester................... No...................... III... : ... Jumlah (∑) Minggu tidak Efektif ..

....... 2.. Kepala Sekolah.. 5 6 Mei Juni Jumlah hari kemungkinan tidak masuk Jumlah hari kegiatan sekolah Jumlah 2 Minggu 2 Minggu 2 Minggu 2 Minggu 12 Minggu Contoh: FORMAT DAFTAR KEADAAN SISWA DAFTAR KEADAAN SISWA JENIS SEKOLAH TAHUN PELAJARAN SEMESTER : …………………………………………………… : …………………………………………………… : …………………………………………………… TINGKAT NO PROGRAM STUDI BULAN/SISWA 1 2 3 4 5 6 Juli Agustus September Oktober Nopember Desember …………….. . .......………..... NIP.. jam tatap muka = ......... jam tatap muka.............. 57 Keterangan : Untuk semester 2 dibuat sama dengan semester 1 bulannya diganti..........………..... 1 2 3 4 5 6 Januari Februari Maret April Mei Juni Jumlah Nama Bulan Jumlah Minggu 4 Minggu 3 Minggu 4 Minggu 2 Minggu 2 Minggu 1 Minggu 16 Minggu IV. jam tatap muka........ Jumlah (∑) jam efektif/semester ganjil = .. x .......... Guru Mapel ................ jam tatap muka =. x . ………. Catatan: 1.. Jumlah (∑) minggu efektif riil = ∑ minggu/semester 28 – ∑ minggu tidak efektif 12 = 16 minggu/jam tatap muka No. Untuk menentukan jumlah jam dari masing-masing mata pelajaran/kompetensi bedasarkan pada analisis SK/KD atau pemetaan kurikulum implementatif yang telah divalidasi....... ... Jakarta.... Jumlah (∑) jam efektif/semester genap =.. Jumlah jam tatap muka disesuaikan dengan jumlah jam masing-masing mata pelajaran/kompetensi yang tertera pada Jadual tatap muka....... Kepala Sekolah L P J L P J I II III ……………. Mengetahui..... tiap semester jumlah jam satu mata pelajaran/kompetensi kemungkinan berbeda.56 III..........

…..1 dari butir 1 …………………………………………… 5.. 59 1.. 3.. Pencapaian target Silabus : ………………. : …………………………... Jumlah minggu belajar : ……………….2 Ulangan formatif ke 2 dilaksanakan pada tanggal …… nilai rata-rata kelas ………… 3..minggu 2. 3...1 Ulangan formatif ke 1 dilaksanakan pada tanggal …… nilai rata-rata kelas ……... 5.. : ……………………………………….... Evaluasi belajar semester (sumatif/ulangan umum) nilai rata-rata kelas ………………..... : ……….. Pemecahannya .. Dilaksanakan pada tanggal …………………………........58 CONTOH: FORMAT LAPORAN KENAIKAN TINGKAT/KELUAR/LULUS Identitas sekolah (Nama dan Alamat Sekolah) : ……….. Pelaksanaan Formatif dan nilai yang dicapai 3..3 dari butir 3 …………………………………………… 6. LAPORAN KENAIKAN TINGKAT/KELUAR/LULUS JENIS SEKOLAH TAHUN PELAJARAN PROGRAM STUDI 01 I 02 03 07 08 II 04 TINGKAT III 05 06 : ……………………………………………………… : ……………………………………………………… JUMLAH 09 10 11 1 (diisi awal tahun) 2 Siswa yang tinggal kelas Program studi Tinggal kls Keluar Lulus Orang % Orang % Orang % Program studi Tinggal kls Keluar Lulus dst Orang % ……………………………. 2011 Kepala Sekolah ……………………. CONTOH: FORMAT REKAPITULASI PELAKSANAAN PROSES BELAJAR REKAPITULASI PELAKSANAAN PROSES BELAJAR MENGAJAR SEKOLAH ALAMAT REKAPITULASI TAHUN PELAJARAN MATA PELAJARAN/KLS SEMESTER : ………………………….2 dari butir 2 …………………………………………… 5.% 3. : ……………………………………….. : ………………………………………........ nilai rata-rata kelas …………... Masalah dan hambatan yang timbul 5. NIP.4 Ulangan formatif ke 4 dilaksanakan pada tanggal ….…....... nilai rata-rata kelas ………….3 Ulangan formatif ke 3 dilaksanakan pada tanggal …. 4.….

... 6. Kepala Sekolah 61 …………………….2011 Guru ybs. ...2 dari butir 2 …………………………………………… 6.…. …………………………. Kesimpulannya : ……………………………………………………………………………………………………………………………………… DAFTAR KEADAAN SISWA MENURUT TINGKAT TAHUN PELAJARAN BULAN : ……………………………………………………… : ……………………………………………………… BANYAK KELAS PROGRAM STUDI I II III L P L P L P L P L P L P L P L P JML KLS I JML SISWA BLN YANG LALU II III JML SISWA BLN INI JML I II III JML ……………………………... .. NIP.1 dari butir 1 …………………………………………… 6....60 Mengetahui Kepala Sekolah ………………………..3 dari butir 3 …………………………………………… 7......... NIP..…... CONTOH: FORMAT DAFTAR KEADAAN SISWA MENURUT TINGKAT Identitas sekolah (Nama dan Alamat Sekolah) : ………. NIP. : ………. …………………………..........

Tanggal........ Nama dan Paraf Pejabat Penilai …………………………….. RAHASIA BUKU CATATAN PENILAIAN PEGAWAI NEGERI SIPIL Nama NIP No./jam : ……….... : ……………………………………………...62 CONTOH: FORMAT BUKU CATATAN PENILAIAN PEGAWAI NEGERI SIPIL Identitas sekolah (Nama dan Alamat Sekolah) : ………. Kepala Sekolah CATATAN : S .…..……… 63 Tgl. Izin A .............. .. Alpa ……………………. 06 Jumlah Diterima oleh : …. Sakit I ..…...... : ………. Karpeg No. Bulan dan Tahun Uraian : ……………………………………………...… . CONTOH: FORMAT PENGANTAR SURAT KOP SURAT LEMBAR PENGANTAR SURAT RUTIN Unit Pengolah/Penerima Nomor urut 01 Asal surat 02 Tanggal 03 Tanggal Penyampaian Nomor 04 Perihal 05 Ket.. : ……………………………………………. NIP.

.............................. SURAT KET............. URUT ASAL SURAT TGL SURAT NO.. : No...........................…...... NO....… ..64 CONTOH: FORMAT KARTU KENDALI CONTOH KARTU KENDALI KOP SURAT Indeks Hal : : Kode Tgl ............................../jam : ……….... Tanggal Penyampaian : . Jumlah Diterima oleh : ….…… 65 Tgl..........Urut : M K Lampiran : Dari : Nomor : Pengolah : Catatan : CONTOH: FORMAT SURAT RAHASIA KOP SURAT LEMBAR PENGANTAR SURAT RAHASIA Unit Pengolah : .........

............................................................ Kepada Yth ……………………………. ................................................................. …………………………….......................................................................................................................................... Nama Jabatan Cap Dinas Tanda tangan 67 Nama terang NIP ..................... ................... .66 CONTOH: FORMAT SURAT PENGANTAR KOP SURAT SURAT PENGANTAR Nomor: ............................................................................... ................................................................................ Nomor Isi surat/barang Jumlah Keterangan Nama Jabatan Cap Dinas Tanda tangan Nama terang NIP Tembusan Yth : CONTOH: SURAT PENGUMUMAN Contoh: Surat Pengumuman KOP SEKOLAH SURAT PENGUMUMAN ......................................................................................................... ................................................................................................................................................................................................................................ ……………………………......................................................................................................................................................................................................................................................................................................................

... 69 .68 CONTOH: FORMAT BUKU TAMU PEMBINAAN BUKU TAMU PEMBINAAN Tanggal No............... Bahwa dalam rangka pencapaian tujuan pendidikan di Sekolah………...... MENIMBANG : 1.. Bahwa sesuai dengan pengalaman dan perkembanagn sistem pendidikan yang ada di Sekolah………...... 3................. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional Inpres No. 7.... 8....... 226/C/Kep/O/1992 Tentang Pedoman Pembinaan Kesiswaan RKAS Sekolah……..............… yang bertanggung jawab.. kokurikuler dan ekstra kurikuler serta untuk terciptanya pembentukan tamatan Sekolah………. Pekerjaan Nama Maksud Diterima Catatan CONTOH: PETUNJUK TEKNIS PENGEMBANGAN DIRI PESERTA DIDIK Lampiran 5 KEPALA SEKOLAH ………………….….. tahun pelajaran ….1 Tahun 2010 SK Mendikbud No....... Pancasila dan Undang-Undang Dasar 1945 Undang-Undang No...............6 Tahun 2009 Inpres No.…. 4.. tahun ……........... 2... 6.....………………………… 2............……… dan terpadunya kegiatan intra kurikuler..........………......................... 0461/II/1984 tentang Pembinaan Kesiswaan SK Ditjen Dikdasmen No. maka dipandang perlu untuk dikeluarkan Standar Operasional Prosedur Pembinaan Kegiatan Kesiswaan berbasis karakter bangsa bagi Siswa ………….…….. MENGINGAT : 1....... dipandang perlu untuk segera diadakan penyempurnaan dan pemantapan kegiatan kesiswaan di Sekolah…………….. 5........... Strategik Planing Pengembangan Sekolah …….........………..........

.......MEMUTUSKAN MENETAPKAN : Keputusan Kepala Sekolah……. .. Kegiatan Pembinaan Karakter Bangsa bagi siswa (PKBS) adalah kegiatan siswa Sekolah …........ 4. berilmu amaliyah dan beramal ilmiah yang penuh tanggung jawab dan profesionalisme...... Kegiatan Pembinaan Karakter Bangsa bagi siswa (PKBS) dapat dijadikan sebagai pertimbangan untuk pengusulan bea siswa................ Tugas dan tanggung jawab pembina adalah : a..... Satuan Kegiatan Pembinaan Karakter Bangsa bagi siswa (PKBS) adalah satuan kegiatan kesiswaan dalam jangka waktu tertentu yang diprogramkan untuk memenuhi persyaratan dalam penyelesaian studi pada setiap semester atau tahun di Sekolah………….. Membantu memperlancar proses belajar siswa dalam menunjang kemampuannya dibidang akademik dan non akademik...... Membantu tercapainya peembentukan manusia Indonesia yang berkwalitas 2.... Mengerahkan.…... guru mata pelajaran/guru kelas yang bersangkutan dan ditetapkan oleh sekolah... 3......... BAB II ASPEK-ASPEK KEGIATAN Pasal 5 1.... 5...... Pembina kegiatan kesiswaan adalah guru pembina siswa.. yang menunjang kegiatan kurikuler dan merupakan salah satu jalur pembinaan dan pengembangan potensi dan bakat siswa di Sekolah…………….. Mengembangkan dan meningkatkan bakat dan minat siswa dalam usaha menghasilkan tamatan yang beriman. 6. tentang Standar Operasional Prosedur Pembinaan Kegiatan Kesiswaan Siswa Sekolah…... Aspek keagamaan dan moral Pancasila 71 ... Menghargai peran aktif siswa dalam kegiatan ko kurikuler dan ekstra kurikuler Mengembangkan dan meningkatkan kegiatan ko kurikuler dan ekstra kurikuler melalui pengamatan aktif dan penilaian yang teratur Untuk memberi kemudahan didalam memberikan penilaian dan pembinaan kegiatan siswa yang bersifat ko kurikuler dan ekstra kurikuler Pasal 3 Sifat Kegiatan Satuan Kegiatan Pembinaan Karakter Bangsa bagi Siswa (PKBS) bersifat individual yaitu masing-masing siswa yang menciptakan atau berinisiatif untuk mengadakan.. memberi motivasi dan mengontrol kegiatan siswa yang dibinanya dalam mempraktikkan nilai-nilai karakter b..…. Memberi nilai kepada siswa yang dibinanya sesuai dengan ketentuan yang ditetapkan dalam lampiran II keputusan ini.......…........................…... Pasal 4 Pembina 1.. c.. 3... Pasal 2 Tujuan Satuan Kegiatan Pembinaan Karakter Bangsa bagi siswa (PKBS) bertujuan : 1..... siswa teladan/berprestasi dan fasilitas lainnya....... Memberi rekomendasi dan keterangan mengenai siswa yang dibina kepada pihak-pihak yang memerlukan........ 2...... mengikuti suatu kegiatan ko kurikuler dan ekstra kurikuler yang telah ditentukan aspeknya sebagaimana akan diatur dalam pasal 5.. Aspek-aspek kegiatan kesiswaan yang dapat diperhitungkan nilai kegiatan pembinaan karakter bangsa bagi siswa meliputi : a.... 2. 70 BAB I KETENTUAN UMUM Pasal 1 Pengertian 1... menjadi pengurus organisasi intra sekolah (OSIS) serta predikat lulusan terbaik..

keterangan penyelenggara.. c... b.……. Aspek pemenuhan minat dan bakat siswa Aspek pengabdian pada masyarakat Pasal 6 1. d.…. Predikat nilai akhir kegiatan kesiswaan didasarkan oleh tinggi rendahnya nilai kredit kegiatan kesiswaan yang diperoleh. bangsa dan agama... d. 2. calon penerima bea siswa dan penentuan predikat siswa berprestasi/teladan serta tamatan terbaik adalah diambil yang terbanyak jumlah satuan kegiatan kesiswaan (PKBS) dari jumlah siswa yang diusulkan dari masing-masing kelas/jurusan/program keahlian. Kepala Sekolah / Wakil Kepala Sekolah/ Ketua Program/Wali kelas/ Pembina Kesiswaan dapat menentukan program kegiatan kesiswaan wajib dan pilihan bagi setiap siswa.... Kegiatan Pembinaan Karakter Bangsa bagi siswa (PKBS) pada dasarnya merupakan kegiatan yang terintegrasi setiap matapelajaran dari berbagai aspek yang wajib diikuti oleh siswa. b... Jenis dan bobot nilai dari berbagai aspek dalam ayat (1) pasal ini sebagaimana terdapat dalam lampiran I dan II pada Keputusan ini... Beban satuan kegiatan kesiswaan yang harus ditempuh oleh setiap siswa yang akan menyelesaikan studinya pada setiap semester di Sekolah.keatas 76-85 66-75 50-65 00-49 Predikat Istimewa Baik Sekali Baik Cukup Kurang Simbol A AB B C D 73 .. Aspek keagamaan dan Moral Pancasila sekurang-kurangnya 30% Aspek penalaran dan idialisme sekurang-kurangnya 20 % Aspek kepemimpinan dan loyalitas sekurang-kurangnya 20 % Aspek pemenuhan bakat dan minat sekurang-kurangnya 20 % Aspek pengabdian masyarakat sekurang-kurangnya 10 % BAB IV SISTEM PENILAIAN DAN ADMINISTRASI Pasal 9 1.. 2.... Nilai kegiatan diberikan kepada siswa yang melaksanakan kegiatan dengan menunjukkan bukti resmi baik berupa sertifikat/piagam.... e. Yang berhak memberikan nilai adalah Guru Pembina Kegiatan yang bersangkutan. 3. Pasal 8 Prosentase masing-masing aspek kegiatan sebagaimana diatur dalam pasal 6 yang harus ditempuh oleh siswa yang akan menyelesaikan studinya pada setiap semester sebagaimana tersebut pada pasal 7 ayat (1) adalah: a.... tulisan maupun keterangan lain yang dapat dipertanggung jawabkan. 2... BAB III BEBAN SATUAN KEGIATAN PEMBINAAN KARAKTER KESISWAAN Pasal 7 1. negara. e.. c. dinyatakan dalam table berikut : Nilai Kredit yang diperoleh 86. Aspek Penalaran dan Idealisme Aspek Kepemimpinan dan loyalitas terhadap sekolah. sekurang-kurangnya adalah bernilai BAIK untuk setiap satuan kegiatan kesiswaan (PKBS) yang harus ditempuh/diselesaikan/dimiliki sebelum melanjutkan semester berikutnya..72 2.. Beban satuan kegiatan kesiswaan untuk pertimbangan bagi siswa yang akan menjadi pengurus OSIS.......

... Seminar 3. Pengurus OSIS 2. 2..…… dengan ketentuan apabila dikemudian hari ternyata terdapat kekeliruan akan diadakan perbaikan dan penyesuaian sebagaimana mestinya.……….. Lomba Pidato 8. maka semua ketentuan yang bertentangan dengan pedoman ini dinyatakan tidak berlaku. JENIS DAN SIFAT KEGIATAN Wajib A. Pengurus /anggota Organisasi sekolah 3. Setiap siswa mendapatkan buku kegiatan yang berisi rincian kegiataan yang dilakukan dan penilaian dari pembimbing/pembina kegiatan.. Praktikum Agama 6. Aspek Penalaran dan Idealisme: 1. Mading 10. LDKS Pilihan I Pilihan II Pilihan III Pengembangan 75 .4.. Bulletin/Majalah 12. Bedah Buku 11... Lokakarya 6. Kepala Sekolah………….…………. Aspek Kepemimpinan dan Loyalitas: 1. Debat Bahasa Inggris 4. Dengan berlakunya Standar Operasional Prosedur Kegiatan Kesiswaan ini. dst B. dst C. Pasal 11 Hal-hal yang belum diatur dalam pedoman ini akan ditentukan kemudian. Bagi Bapak/Ibu guru yang akan memberikan tugas ko kurikuler dan ekstra kurikuler kepada siswa supaya mengacu pada pedoman ini. Aspek Keagamaan dan Moral Pancasila: 1..………………. Rohis/Rokris/Rohani Hindu/Rohani Budha 2. …………………... Ditetapkan di : Pada tanggal : ………. Dakwah sekolah/Persekutuan Doa 4. Kursus/Diklat 9.. Diskusi Ilmiah/Panel 2.. Pasal 12 Keputusan ini berlaku mulai tahun ajaran ………. 74 BAB V PENUTUP Pasal 10 1. Dakwah/Penyuluhan/Khotbah 5. Peringatan Hari Besar Agama/Nasional 3... Lomba PKS/OSN 7. LAMPIRAN I : SIFAT KEGIATAN No. Penelitian Remaja 5....

Khotbah/Pengajian 5. Folksong 6. Bola Volly 2. Orkes Melayu 4. Bansos 2. Karate 8. Aspek Pemenuhan Bakat dan Minat Siswa : (1) Cabang Olah Raga: 1. Seni Baca Al-Qur'an 2. dst Koperasi Siswa Wirausaha Studi Banding Kunjungan Industri Dst E. Yudo 9. Band/Vokal Group 3. Aspek Pengabdian pada Masyarakat: 1. D. Sepak Bola 6. SAR/PMR 4. Kasidah Nasid 5. dst Catatan : Jenis kegiatan disesuaikan dengan Jenis dan Jenjang sekolah 77 . Kaligrafi/Melukis 10. Catur 10. 6. Bridge 11. 7.76 4. Bola Basket 5. Donor darah 3. Bulutangkis 3. Silat 7. Paduan Suara 7. Tenis lapangan 4. 8. Atletik 12. Tari Tradisionil 9. dst (2) Cabang Kesenian: 1. Teather 8. 5.

78 Contoh : Kalender Pendidikan Sekolah Lampiran 6 KALENDER PENDIDIKAN TAHUN PELAJARAN 2011-2012 SEMESTER I Juli 2011 Minggu Senin 4 5 6 7 1 2 Hari Pertama masuk sekolah Perkiraan libur Awal Ramadhan 1 -2 17 23-29 30-31 Libur Awal Ramadhan HUT RI Ke-67 Libur Ramadhan Idul Fitri HBE = 15 Agustus 2011 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 6 13 20 27 5 12 19 26 4 11 18 25 Kamis Jum'at Sabtu 1-7 HBE = 14 September 2011 Minggu Senin Selasa Rabu 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 7 14 15 16 30 31 17 24 23 22 29 21 28 8 9 10 HBE = 17 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 3 11 12 13 14 15 16 23 30 22 29 21 28 20 27 3 19 26 2 18 25 1 10 17 24 31 Selasa Rabu Kamis Jum'at 8 9 Sabtu 11 30 Libur Idul Fitri 1432 H Oktober 2011 Minggu Senin 3 7 1 2 3 4 5 10 11 12 9 8 15 16 17 18 19 14 4 5 6 7 1 Ujian Tengah Semester Porseni/waktu jeda Penerimaan Raport UTS 6 25 27 HBE = 21 November 2011 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 6 13 20 21 22 23 24 25 26 2 10 11 12 13 14 15 22 29 21 28 20 27 19 26 18 25 17 24 31 9 16 23 30 HBE = 22 27 28 29 30 Desember 2011 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 12-15 24 26-31 HBE = 8 4 5 6 7 1 2 3 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 UAS Penerimaan Raport Libur Akhir Semester I 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 8 10-13 17-19 22 Idul Adha Hari Guru Nasional Tahun Baru Hijriah SEMESTER II Januari 2012 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 1-7 23 HBE = 16 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Februari 2012 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 HBE = 21 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 Maret 2012 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 HBE = 18 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Libur Th. . Baru dan sem I Perkiraan libur umum 4 Perkiraan Libur Umum 19-22 31 UTS Penerimaan Rapor UTS April 2012 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 6 9-12 16-19 HBE = 12 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 20 21 Perkiraan Libur Umum UKK Kelas VI US Mei 2012 22 23 24 25 26 27 28 29 30 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 1-6 17 HBE = 19 6 7 1 2 3 4 5 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 19 UN Perkiraan Libur Umum Juni 2012 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 31 Minggu Senin Selasa Rabu Kamis Jum'at Sabtu 11-15 30 HBE = 12 3 4 5 6 7 1 2 8 9 10 11 12 13 14 15 16 UKK I-V Penerimaan Raport/Penkre 17 18 19 20 21 22 23 24 25 26 27 28 29 30 KEPALA SEKOLAH 79 ------------------------------NIP:.

80 Contoh : Perencanaan Program Induksi Lampiran 7 A L U R 1 BIn 11 BIn-1 Need Analysis Pembimbingan (asesmn-1) (asesmn-2) P I G P BIn 10 BIn 2 .9 Pembimbingan S1 & PPG Penunjukan PB Pelaporan Dinas Pndk/ Kantor Agama SERTIFIKAT PI KS PB KS PS PB KS Jabatan fungsional Guru A L U R Dinas Pndk/ Kantor Agama P I G P Minimal nilai BAIK YA 2 SERTIFIKAT PI Jabatan fungsional Guru tidak YA Perpanjangan induksi Minimal nilai BAIK tidak PNS yang diberi tugas mengajar tanpa jabatan fungsional Dapat diusulkan untuk diangkat dalam Jab Fung guru bila telah dapat nilai min Baik pada tahun berikutnya. 81 .

e. ruang guru dan kantin kecuali melaksanakan shalat berjamaah Program kepedulian sosial siswa yang dikumpulkan oleh ROHIS/ROKRIS sebagai upaya untuk membantu peserta didik yang kurang mampu supaya dapat melanjutkan belajar Penerapan Dakwah Sistem Langsung (DSL) dalam program pembelajaran Pendidikan Agama Lampiran 8 Menciptakan situasi keimanan dan ketaqwaan kepada Tuhan YME 3. a. e. c. Kegiatan Mingguan : Penyelenggaraan Shalat Jum'at dengan khatib oleh Guru PAI/Umum dan Ustadz dari luar secara bergantian dan wajib diikuti oleh Guru laki-laki dan peserta didik laki-laki muslim. bagian depan laki-laki dan bagian belakang perempuan diikuti oleh seluruh guru. guru. karyawan dan peserta didik Implementasi IMTAQ dengan mata diklat/kompetensi lain bagi guru-guru muslim setiap jam pelajaran dan pada saat shalat dzuhur tidak ada aktivitas lain diruang kelas. Kegiatan Tahunan : Pelaksanaan Pesantren Kilat 2 kali dalam satu tahun. Untuk non muslim melakukan kebaktian bersama di ruang Aula Penyelengaraan Kajian Agama Keputrian pada waktu Shalat Jum'at dengan Bimbingan Guru Wanita Muslim dan dilanjutkan Shalat Dzuhur berjamaah Mentoring Agama diikuti seluruh peserta didik secara kelompok dibimbing para tutor dibawah koordinasi Guru Agama Memakai pakaian muslim bagi peserta didik.00 – 07. b. Dzikir dan Muhasabah) yang diikuti oleh peserta didik tingkat III setiap program keahlian secara bergiliran dengan dipandu/dibimbing oleh Guru Agama/pembina OSIS Penerbitan buletin dakwah yang kelola oleh DKM Masjid SMK Negeri 56 Jakarta dan ROHIS Kegiatan Harian : Tadarus Al-Qur'an 07. dan karyawan. dan Muharam ( Tahun Baru Hijriyah) Bimbingan Shalat Idul Qurban dan Penyembelihan hewan qurban Bimbingan pengumpulan. d. a. Penerapan MPMBS (Manajemen Peningkatan Mutu Berbasis Sekolah) yang taat asaz BERSIH Ÿ Ÿ Ÿ Mengandung nilai –nilai . Maulid Nabi. 2. f. Ketulusan dan tidak Korup Bertekad untuk . d. Tasbih. f. Berprilaku jujur. d. 1. c. c. Kejujuran. Kegiatan MABID ( Shalat Taubat.50-12. 10. menjunjung tinggi integritas dan kredibilitas.00) secara bergiliran setiap hari 2 kelas dibawah bimbingan dan tanggung jawab guru yang mengajar pada kelas bersangkutan Shalat Dzuhur berjama'ah pada waktu istirahat kedua pukul 11. Budaya Manajemen By Fact dan BTP 1. pada liburan semester genap dan bulan suci Ramadhan diikuti oleh peserta didik yang masuk kreteria sebagai berikut : Ø Nilai Normatif tidak mencapai kompetensi Ø Ada nilai Adaptif atau produktif yang tidak mencapai kompetensi Ø Jumlah pelanggaran tata tertib sekolah telah mencapai 45 poin Ø Sering terlambat masuk sekolah Ø Peserta didik bermasalah b.15 setiap kelas bagi peserta didik muslim dan kebaktian do'a di ruang aula bagi peserta didik non muslim Bimbingan shalat dzuha pada waktu istirahat pertama (pukul . b. a. Pelaksanaan PHBI yang terdiri . Isra' dan Mi'raj. B.82 Contoh : Pedoman Kerja Sekolah POKOK-POKOK STRATEGI KEBIJAKAN A. Pemantapan Komitmen. Ø SII = Studi Islam Intensif Ø Kaderisasi Remaja Islam ( Calon anggota DKM=Dewan Kemakmuran Masjid /ROHIS) Ø LDKI = Latihan Dasar Kepemimpinan Islam ( Calon Pengurus DKM/ROHIS ) Ø SEMILOKA ISLAM Ø TAFAKKUR ALAM Ø Pelatihan MENTOR Ø Bedah Buku Ø Dll. pembagian zakat fithrah dan shalat Idul Fithri Buka Puasa Bersama dan Shalat Tarawih dan kegiatan peserta didik lainnya seperti .10 dengan Imam oleh Guru putra secara bergantian. e. tidak KKN Bersih fisik dan bersih hati 83 .

Adaptif dan PRODUKTIF Penerapan organisasi pembelajaran Komitmen Warga Sekolah a. menguasai bidang tugasnya. Pelaksanaan Kurikulum KTSP Berbasis Karakter dan Kewirausahaan Pencanangan target . Kepentingan KBM diatas segala kepentingan c. 4. 5. e. Peningkatan kesejahteraan Penegakkan disiplin secara terus menerus . f. 8. jujur. 6. 10. 3. TRANSPARAN Ÿ Mengandung nilai-nilai yang dapat diaudit/diakses oleh siapa saja dan dapat dipertanggung jawabkan serta keterbukaan Ÿ Bertekad untuk melaksanakan tugas dengan penuh tanggung jawab dan dapat diketahui oleh fihak-fihak yang mempunyai kewenangan untuk mengetahui Ÿ Budaya terbuka. Lima menit sebelum bel pertama sudah ada di kelas/sekolah d. Peningkatan SDM dan Sumber Daya Pendidikan 85 1. prima dalam intelektual. Pembelajaran berbasis Produksi ( PBT) c. Pembelajaran berbasis normative dan adaptif g. 2. Kekompakan dan kebersamaan adalah Jiwa saya Keberhasilan SMK Negeri 56 adalah keberhasilan saya Bekerja dilandasi berbuat baik bagi negara dan sebagai ibadah Melaksanakan Tujuh Pilar KBM a. Pembelajaran Tuntas ( mastery learning) b. mau belajar terus menerus. 2. terbuka dalam program dan terbuka dalam anggaran Ÿ Berfikir positif C. 1. 2. 11. 9. Reorientasi Pemelajaran Normatif. disiplin dan tanggung jawab Ÿ Mampu mengatakan yang benar ya benar dan yang salah ya salah Ÿ Memiliki tingkat kompetensi yang tinggi. 4. 7. tepat waktu dan tidak KKN Ÿ Memiliki pribadi prima . ISO-900-2000 dan SMK RSBI 3. Ÿ Memiliki perhatian tinggi pada pelanggan melalui pelayanan prima. Pembelajaran berbasis Kompetensi (CBT) e. Kontrol Proses /Audit Mutu 1.84 PROFESIONAL Ÿ Memiliki integritas yang tanpa kompromi. 12. SMK SNP. Pemelajaran Mandiri /Individual d. Standar Tamatan Bermutu Standar KBM Bermutu Standar Penilaian/ Verifikasi Internal Standar Layanan (SPM) Standar Insentif dan Pembiayaan Standar Produc dan Jasa Standar Program Kegiatan Standar Promosi guru dan karyawan Standar Kegiatan dan kehadiran Standar Informasi dan keterbukaan Standar Pengadaan dan Penerimaan Barang Standar Dokumen E. kemampuannya prima. Wujud SMK Negeri 56 adalah wujud saya b. 3. prima dalam penampilan dan prima dalam penyampaian materi Ÿ Memiliki interpersonal yang baik Ÿ Memiliki komitmen yang kuat terhadap suatu panggilan tugas Ÿ Memiliki sikap mental yang positif. Pembelajaran berwawasan lingkungan f. Pembelajaran sepanjang hayat dan life skill D. dalam setiap tindakan dipelajari dulu tidak langsung mengambil keputusan 2. Pengembangan Budaya Sekolah Penciptaan suasana belajar yang kondusif dan konsisten terhadap aturan yang disepakati bersama oleh seluruh unsur sekolah.

Kepala Sekolah ……………………... Guru secara sendiri-sendiri dan atau bersama-sama berusaha mengembangkan dan meningkatkan mutu Profesinya . Guru menciptakan dan memelihara hubungan antara sesama guru baik berdasarkan lingkungan maupun didalam hubungan keseluruhan .. 4. 1. Guru berbakti membimbing anak didik seutuhnya untuk membentuk manusia pembangun yang berjiwa Pancasila Guru memiliki kejujuran Profesional dalam menerapkan Kurikulum sesuai dengan kebutuhan anak didik masing-masing . 9. 3. UKBI (Uji Kemampuan Bahasa Indonesia) dan Peningkatan Kompetensi Mendorong seluruh warga sekolah untuk bekerja keras Menganggap sekolah sebagai rumah kedua Pemanfaatan aset sekolah untuk peningkatan mutu sekolah dan kesejahteraan F. 5.. 2. 5. Pelaksanaan peraturan taat asas dan memberi sangsi bagi yang melanggar Pembagian tugas secara proporsional Pemetaan SDM (Sumber Daya Manusia). 4.. 3... NIP.86 6. Sesuai Sistem dan Prosedur Penyusunan TOR (Term of Refference) Pengendalian Pelaksanaan program kegiatan Pengembangan Sistem Jaringan Sederhana dalam Proses ……………………………. tetapi menghindarkan diri dari segala bentuk penyalahgunaan . 6. Guru menciptakan suasana kehidupan sekolah dan memelihara hubungan dengan orang tua murid sebaik-baiknya bagi kepentingan anak didik Guru memelihara hubungan dengan masyarakat disekitar sekolahnya maupun masyarakat yang luas untuk kepentingan pendidikan . 7. Guru melaksanakan segala ketentuan yang merupakan kebijaksanaan Pemerintah dalam bidang Pendidikan.... . Guru mengadakan komunikasi terutama dalam memperoleh informasi tentang anak didik. 7.. AMT (Assesment Motivation Training). Guru bersama-sama memelihara membina dan meningkatkan mutu Organisasi Guru Profesional sebagai sarana pengabdiannya. 4.. 2.... 8. Contoh : Kode Etik Guru Lampiran 9 KODE ETIK GURU INDONESIA 1. 87 . 8.. 3.

Landasan Yurudis 89 1. Kata Pengantar 1. halaman berikutnya (ii). Ketua Komite Sekolah. Tulisan cover. Landasan yuridis dikembangkan dari UUD 45 dan amandemennya UU Sisdiknas No. Header yang berisi Kata PENETAPAN menggunakan huruf kapital. Uraian tentang pentingnya KTSP bagi proses pembelajaran di SMK. iv. 4. 19 tahun 2005 c. 1. 5. ii... Kurikulum disusun antara lain agar dapat memberi kesempatan peserta didik untuk :(a) belajar untuk beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa. Judul (contoh : Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tunas Bangsa). 3. kreatif. Heading KATA PENGANTAR menggunakan huruf kapital. 4.(b) belajar untuk memahami dan menghayati. iii. v).di munculkan. 4. dengan ini Kurikulum SMK …. kebijakan daerah dalam bidang pendidikan serta kebutuhan sekolah untuk beradaptasi terhadap perkembangan IPTEK. lembar penetapan. Renstra Diknas. Glosarium Ucapan terima kasih kepada pihak yang telah terlibat dalam penyusunan kurikulum SMK. Jakarta ditetapkan untuk diberlakukan mulai tahun pelajaran 2007/2008). (Contoh : 2007) Halaman menggunakan angka romawi kecil (i)... Kota tempat penetapan. 20 tahun 2003. Landasan Filosofis 3.dan 24 tahun 2006. menyebut dan sedikit mengurai mengenai UUSPN. Latar belakang penyusunan kurikulum SMK menguraikan mengenai alasan yang melatarbelakangi penyusunan kurikulum SMK: tuntutan era global. ASPEK 4. disusun secara alfabetis. PP No. 2. Jumlah halaman cukup satu halaman . 3. dst . kebijakan pusat. sub bab yang dilengkapi dengan nomor halaman yang menggunakan angka Arab. Tahun Penyusunan. Diktum Penetapan. Perda Propinsi serta Perda Kota dan Kabupaten yang relevan. 3. Raya…… Jakarta Timur ).. efektif dan menyenangkan. Heading kalimat DAFTAR ISI dengan huruf kapital. NO KOMPONEN 5. 2. 23. 1. b. Daftar Isi 6. daftar isi.(d) belajar untuk hidup bersama dan berguna untuk orang lain. 3. Tulisan lampiran-lampiran disertai nomor halaman lampiran menggunakan angka Arab. menyebut dan sedikit mengurai Permen 22. dan (e)belajar untuk membangun dan menemukan jati diri melalui proses belajar yang aktif. B. 3. Pengertian-pengertian dalam KTSP merujuk kepada UU Sisdiknas No. 4.. glosarium disertai halaman menggunakan angka romawi kecil (i. dan diketahui oleh dinas pendidikan provinsi. Permendiknas 22. 2. berhubung letaknya paling depan maka nomor halaman disembunyikan artinya tidak muncul di cetakan.(c) belajar untuk mampu melaksanakan dan berbuat secara efektif. bulan. 5. a. menyebut dan sedikit mengurai mengenai PP No..88 Contoh : Sistematika Pengembangan KTSP NO A. Kota tempat Kurikulum SMK disusun. Tanggal penetapan. Judul (contoh : Kurikulum Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Tunas Bangsa). Pejabat yang menandatangani adalah Kepala Sekolah. 5. . 2. BAGIAN PENDAHULUAN Rasional 2. dan Peraturan Yayasan (bagi sekolah swasta). (Contoh: Berdasarkan pertimbangan Komite Sekolah. Lembar penetapan 1. 19 tahun 2003. Logo Satuan Pendidikan dan atau logo daerah. Alamat Satuan Pendidikan (Contoh :Jl. 6. 1. Tulisan bab. 23 dan 24. tahun. 20 tahun 2003. kata pengantar. 1. BAGIAN SAMPUL Sampul KTSP Lampiran 10 KOMPONEN ASPEK 2. 2.

. Rumusan visi tentang tentang gambaran umum kondisi organisasi yang diinginkan untuk masa yang akan datang mengenai :Tujuan Pendidikan Nasional (TPN) yang terdapat dalam UU No. yang memuat tentang nomor. NO 3.Renstra Dinas. Bersifat teknis dan Sasaran terukur. kelompok mata pelajaran/kompetensi. 5. Menentukan Mata Pelajaran Muatan Lokal e. merujuk kepada Permen 22 tahun 2006. 2. mengindentifikan materi pokok pembelajaran . minimal sesuai dengan standar isi untuk semua jenis program/jurusan pada sekolah untuk setiap semester yang berlaku pada tahun pelajaran itu.19 tahun 2005. Struktur Kurikulum dituangkan dalam bentuk matrik. KOMPONEN ASPEK 4. 4. UU Sisdiknas No. Pendidikan Berbasis Keungulan Lokal dan Global 7. merujuk kepada panduan penyusunan kurikulum KTSP jenjang pendidikan dasar dan menengah yang disusun oleh BSNP. mengkaji SK/KD 2. C. 19 tahun 2005.Perda Provinsi dan Bersifat operasional.20 Tahun 2003. Renstra Kemendiknas Perda propinsi serta Perda Kota dan Kabupaten yang relevan. kode kompetensi. Permen 22. 1. Uraian tentang jumlah jam pelajaran setiap matapelajaran. Standar isi merujuk kepada Permen 22 tahun 2006. Prosedur penetapan Mulok dilakukan dengan. Muatan Lokal 5. 23 tahun 2006. 19 tahun 2005. tahun/tingkat dan semester serta jumlah jam. spontan dan keteladanan. pembelajaran kecakapan hidup diposisikan sebagai tujuan tidak langsung dari kurikulum Langkah-langkah yang dilakukan. KOMPONEN Diagram Pencapain Kompetensi ASPEK 4.Perda Provinsi. menyatu dan dipadukan dengan topic dan pokok bahasan/materi lain yang ada. 6. Pengembangan Diri 6. Visi SMK Tujuan Pendidikan SMK Misi SMK 6.dan Bersifat Universal serta berjangka panjang. 1. Silabus dan RPP 91 Diagram pencapaian kompetensi menunjukkan tahapan atau tata urutan kompetensi yang akan diajarkan dan dilatihkan kepada peserta didik dalam kurun waktu yang dibutuhkan serta kemungkinan multi exit multi-entry yang dapat diterapkan. dengan mengacu pada Standar Isi yang ditetapkan oleh BSNP Bentuk pelaksanaan pengembangan diri adalah terprogram dan tidak terprogram. Tujuan program keahlian dirujuk dari SKL (Standar Kompetensi lulusan) dalam Permen No. dan c. 5. Uraian tentang kelompok mata pelajaran berisi deskripsi kelompok mata pelajaran yang spesifik SMK.dan 24 tahun 2006.dan Renstra Kemendiknas. topic pembelajaran yang diajarkan atau dilatihkan kepada siswa. Pelaksanaan tidak terprogram terdiri atas rutin. Struktur Kurikulum STRUKTUR KURIKULUM Kelompok Mata Pelajaran Tujuan Program Keahlian PP No. 20 tahun 2003 tentang UU Sisdiknas. a. 23. Mengidentifikasi bahan kajian muatan lokal d. Misi SMK dikembangkan dari:Visi SMK. tidak berupa mata pelajaran tersendiri b. Mengidentifikasi keadaan dan kebutuhan daerah b. Pelaksanaan terprogram terdiri atas layanan konseling dan ekstra kurikuler. Menentukan fungsi dan susunan atau komposisi muatan lokal c. PP No. Tujuan pendidikan SMK dikembangkan dari. Mengembangkan Standar Kompetensi dan Kompetensi Dasar serta silabus. Pendidikan Kecakapan Hidup 8. Pelaksanaan program kecakapan hidup (life skill) dilakukan dengan strategi sebagai berikut : a. dan Peraturan Yayasan (sekolah swasta).90 NO 3.Tujuan intra dan ekstra kurikuler yang merujuk kepada PP No. 19 tahun 2003.Tujuan Institusional yang terdapat dalam PP No. Satuan pendidikan yang melakukan pendidikan berbasis muatan lokal dan global melalui pengintegrasian semua pelajaran dan dapat menjadi mata pelajaran muatan lokal.

5. Tuntutan Dunia Kerja 3. penentuan jenis penilaian 6. 3. lulus ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran ilmu pengetahuan dan teknologi. Pembelajaran di sekolah (kelas. penugasan terstruktur dan kegiatan mandiri tidak terstruktur. menentuakan alokasi waktu 7. peserta didik dinyatakan lulus dari satuan pendidikan pada pendidikan dasar dan menengah setelah: a. dan kelompok mata pelajaran jasmani. b. 4. dunia usaha atau masyarakat. Hari Belajar Efektif PENILAIAN Ketuntasan Belajar 1. kelompok mata pelajaran estetika. merumuskan indicator pencapaian kompetensi 5. lulus Ujian Nasional. adaptif dan produktif yang ditetapkan berdasar Surat Keputusan Kepala Sekolah. alokasi waktu minggu efektif belajar. Sesuai dengan ketentuan PP 19/2005 Pasal 72 Ayat (1). Minimum 34 minggu dan maksimum 38 minggu. hari belajar. Kompotensi Umum 2. 93 . 5. Ada ketentuan Kriteria Ketuntasan Minimal dari masing masing mata pelajaran baik normative. Ketuntasan belajar kompetensi kejuruan ditetapkan mengacu kepada standar minimal penguasaan kompetensi yang berlaku di dunia kerja yang bersangkutan. Pengertian di atas merujuk kepada standar isi di dalam Permendiknas No. Sistem yang direncanakan adalah sistem penilaian yang berkelanjutan. Pendekatan pembelajaran 3. Mengacu pada Pedoman yang dikeluarkan Direktorat PMK. waktu pembelajaran efektif. Penilaian Ujian 3. tingkat kemampuan rata-rata NO KOMPONEN ASPEK 2. menyelesaikan seluruh program pembelajaran. Hal-hal yang perlu diperhatikan dalam penilaian. c. Penilaian diarahkan untuk mengukur pencapaian kompetensi. dan kesehatan. Satuan pendidikan harus menentukan kriteria ketuntasan minimal dengan mempertimbangkan urgensi masing-masing kompetensi.92 NO KOMPONEN ASPEK 9 Profil Tamatan 3. 22 tahun 2006 serta panduan Penyusunan KTSP jenjang pendidikan dasar dan menengah yang disusun oleh BSNP. 1. mengembangkan kegiatan pembelajaran 4. Ketuntasan belajar N/P setiap indikator yang telah ditetapkan dalam suatu kompetensi dasar berkisar antara 0-100%. Sistem penilaian harus disesuaikan dengan pengalaman belajar yang ditempuh dalam proses pembelajaran. Penilaian menggunakan acuan kriteria. Berisi uraian tentang pengertian 1 jam pelajaran. dan d. kelompok kewarganegaraan dan kepribadian. laboratorium. Pengaturan beban belajar 2. 4. serta kemampuan sumber daya pendukung dalam penyelenggaraan pembelajaran. 6 Mutu Kompetensi Penilaian Sikap Project Work dan Uji Produktif Kenaikan Kelas dan Lulusan peserta didik. Kriteria ideal ketuntasan untuk masing-masing indikator 75%. PELAKSANAAN PEMBELAJARAN Stategi pembelajaran 2. Hasil penilaian dianalisis untuk menentukan tindak lanjut. olahraga. E. Kegiatan Pembelajaran dirancang dan diselenggarakan di Sekolah. Kalender Pendidikan Tempat Pembelajaran Kalender Pendidikan 5. 3. menentukan sumber belajar Berisi tentang.waktu libur dan kegiatan lainnya serta Kalender akademik sekolah. Tempat belajar disekolah dan DUDI Kalender pendidikan memuat. memperoleh nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mata pelajaran kelompok mata pelajaran agama dan akhlak mulia. 1. termasuk beban di luar tatap muka. Ruang Lingkup Pekerjaan D 1. 1. 2. bengkel/workshop dan di luar sekolah). 4. Penilaian sikap didasarkan pada pedoman yang dikeluarkan oleh Direktorat PMK dan atau ditentukan oleh sekolah.

Silabus Program Produktif 5..Seklh Supv.99 : 40 .. Guru...99 : 70 ..... Catatan : Lampiran disesuaikan dengan jenjang pendidikan.. 3………………... Panduan Akademik 9..91. G. Dewan Pendidikan dan Tenaga Kependidikan) untuk mengembangkan berbagai kompetensi pendidikan (pengetahuan.... dan sikap) pada setiap satuan pendidikan di sekolah dan di daerah masing-masing.... BAGIAN PENUTUP Kesimpulan KOMPONEN ASPEK 2.. Komite Sekolah. KOMPONEN NAMA No GURU ADMINISTRASI GURU Keg.............100 : 82 .. Saran meliputi :Harapan dan saran terhadap stakeholders. Program Pengembangan Diri 8... Silabus Program Normatif 3. Contoh : Format Program Supervisi dan Evaluasi Kinerja Lampiran 11 PROGRAM SUPERVISI DAN EVALUASI KINERJA PENDIDIK DALAM MELAKSANAKAN TUGAS TAHUN PELAJARAN ……………………...... ……………….69. NIP.Sek PP (20) RPP BA CKS ME PRP (20) (20) (10) (15) (10) AH (5) NILAI SUPERVISI SCORE EVALUASI DIRI TIME SISWA REKAP ABSENSI A C I S T JML WAJIB HADIR 5X4 JUMLAH LAYANAN (100) Total Nilai PREScore SPM DIKAT SCORE KETERANGAN : PP BA ME AH : Program Pembelajaran RPP : Rencana Program Pembelajaran : Bahan Ajar CKS : Catatan Kemajuan Siswa : Melaksanakan Evaluasi PRP : Program Remedial/Pengayaan : Analisis Hasil Akhir Ujian SPM : Standar Pelayanan Minimal SEMESTER GENAP TAHUN : 92 .... Jakarta.........90.99 =A =B =C =K Amat Baik Baik Cukup Kurang Mengetahui Ka Sekolah Kepala .100 : 82 ...81.. LAMPIRAN-LAMPIRAN …………………………….... Standar Kelulusan (SKL) 1..... saran dan kritik terhadap KTSP yang telah tersusun.94 NO F 1.. Silabus Muatan Lokal 6.99 : 40 .. NIP. Pengembangan KTSP diserahkan kepada para pelaksana pendidikan (Kepala Sekolah....81. KTSP merupakan kurikulum operasional yang disusun oleh masing-masing satuan pendidikan dengan memperhatikan standar kompetensi.... harapan.. Saran Kesimpulan meliputi uraian tentang : a.... SEMESTER GASAL TAHUN : 91 .... Kepala Sekolah ……………………..99 =A =B =C =K Amat Baik Baik Cukup Kurang ………….....Ka.. Model RPP 10...... dan kritik terhadap KTSP yang telah tersusun.. keterampilan... masyarakat dan dunia UsahaIndustri dan unsur-unsur lain yang mendukung keterlaksanaan KTSP..... Wakil SDM 95 ...... Silabus Program Adaptif 4......69. ...... Standar isi (SK/KD) 2... b.......99 : 70 .

... 3.... 8 .. 1 1. Jumlah JUMLAH Analisa Kebutuhan Guru ……………………………………. NIP.....Study/Mapel/Kls PTT PNS HONOR Kurang Lebih Kurang Lebih Keterangan Kekurangan Guru PNS 5 orang guru terdiri dari : ..1 Guru Bahasa Inggris .. 10 .................1 Guru Kesenian/SBK No Nama Sekolah I II Rombel Kelas III IV V VI Jumlah Rombongan 1 SD ........1 Guru Olah Raga . Jumlah Jumlah 2 3 4 . Kelas ........... : 150 ) a........ 5... Contoh 2 : Analisis Kebutuhan Pendidik dan Tenaga Kependidikan PROGRAM STUDI/JURUSAN KELAS 1 2 Dst.. 6 ...... Jumlah Jam .Studi/Mapel/Kls 21 21 14 2 5 5 Jumlah SD 1 Kebutuhan Guru Guru Bid... Kepala Sekolah ……………………..... . 9 ......... Kelas ..... 4.................. 12 13 HT Butuh Ada Kurang Lebih 14 15 16 17 18 97 Rumus Kebutuhan Guru : ∑G = JP X ∑KP X KB JW .96 Contoh 1 : Analisis Kebutuhan Tenaga Pendidik dan Tenaga Kependidikan Lampiran 12 KEBUTUHAN PENDIDIK DAN TENAGA KEPENDIDIKAN SAAT INI (EXISTING) SD………………………… No Jenjang Sek Bid. JUMLAH JAM PER MINGGU Kelompok MATA No Mata Pelajaran PELAJARAN Kelas ........ 2.. 2 2 2 2 2 2 12 Rombel ……………………………. 5 ... 11 .... Jumlah Guru BP Jumlah Jumlah Siswa ( ……....2 guru kelas ................ 7 ....

Sarprasdik Ur............. ...... 11..... 10.. 2.. Keuangan Ur..... 3.. 8.. Kesiswaan Ur.... 12.................. JUMLAH Kebutuhan Ada 5 Kurang 6 Lebih 7 6. 5. 4..... Keskretaiatan dan kerumahtanggaan 1 Orang / 200 siswa 1 Orang / 300 siswa atau maksimum 3 orang 1 Orang / 300 siswa atau maksimum 3 orang Ur.............................. Akademik dan SIM 1 Orang bendahara PKC dan 1 Orang bendahara Rutin 1 Orang / < 500 siswa atau 2 Orang / > 500 siswa 1 Orang / 50 pegawai 1 Orang / Sekolah 3 4 STANDAR KEBUTUHAN 1 1. 14.. Caraka/Pesuruh Kebersihan Gedung 1 lantai 1 Orang/1000 m2 Gedung 2 lantai 1 Orang/750 m2 1 Orang / 4000 m2 atau Maksimal 3 orang 9... JABATAN 2 Kasubag TU Ur...... Kepegawaian Ur.......... 13....... Kasubag Tata Usaha ______________________________ ________________________ 99 ...... Mengetahui Kepala Sekolah. Tahun....... 7.............98 Contoh : ANALISIS KEBUTUHAN TENAGA KEPENDIDIKAN Keterangan : ∑G = Jumlah kebutuhan guru permata pelajaran JP = Jumlah mata pelajaran ∑KP = Jumlah kelompok belajar masing-masing mata pelajaran JW = Jumlah jam wajib mengajar (24 jam) Sekolah............... Tukang Kebun Taman Satpam/Penjaga Sekolah Supir Pustakawan Juru Bengkel Laboran 2 Orang /2000 m2 (Lantai) atau Maksimum 3 orang 1 Orang / Sekolah 1 Orang / 1000 eks.... NO.... Buku atau 1 orang / 500 Judul 1 Orang / Program Keahlian atau 1 Orang / Bengkel 2 Orang /Sekolah JUMLAH Jakarta......

............... Undang-undang Nomor 40 tahun 2007 tentang Perseroan Terbatas................................. : ........... : Kepala Sekolah ..................... Kedua belah pihak telah sepakat untuk mengadakan Kerjasama dalam hal Program Penataan Kantin Sehat Sekolah ........................................ Kab/Kota .............................................. ANTARA SEKOLAH ................ Kab/Kota .... Peraturan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 41 Tahun 2007 tentang Standar Proses untuk Satuan Pendidikan Dasar dan Menengah.......................... 2................................................................. Indonesia Jl..................... baik bagi Perseroan sendiri....... dengan ketentuan yang telah disepakati pada pasal ....... Kab/Kota . Indonesia PT ........ NOMOR : 018/1....... ..851...................................... 3................. Keputusan Menteri Pendidikan Nasional Nomor 044/U/2002 tentang Dewan Pendidikan dan Komite Sekolah............... Nama Jabatan Bertindak Atas Nama Alamat : : : : . INDONESIA NOMOR : 10/MOU/2011 Pada hari ini............ Alamat : Jl..................... ........ Pasal 1 Ayat (3): Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan adalah komitmen Perseroan untuk berperan serta dalam pembangunan ekonomi berkelanjutan guna meningkatkan kualitas kehidupan dan lingkungan yang bermanfaat.... Indonesia selanjutnya disebut sebagai PIHAK KEDUA.................................. Nama Jabatan II...... Tlp.................................. Kab/Kota .... .......... Bertindak Atas Nama : Sekolah ................ maupun masyarakat pada umumnya........................................ komunitas setempat.................... Dengan ini menyatakan bahwa....................... selanjutnya disebut PIHAK PERTAMA.. .......... Dalam Perjanjian ini Bertindak untuk dan atas nama Sekolah ..... Tahun Dua Ribu ............. PASAL 3 RUANG LINGKUP KERJASAMA PIHAK KEDUA menata sarana dan prasarana Kantin Sehat SDN Cijantung 03 Pagi kepada PIHAK PERTAMA untuk dapat digunakan oleh PIHAK PERTAMA dan PIHAK KEDUA mendapat kesempatan untuk mempromosikan label produk..pasal tersebut di bawah ini : PASAL 1 SIFAT KERJA SAMA Kerjasama yang dilakukan adalah Kerjasama yang bersifat saling menguntungkan dan saling menunjang bagi kedua belah pihak atas dasar Musyawarah dan Kekeluargaan..... tanggal ................................................................. PASAL 4 MAKSUD DAN TUJUAN 101 Maksud dan tujuan dari kerjasama ini pada hakekatnya adalah untuk turut serta meningkatkan mutu pendidikan Indonesia........................... Dalam hal ini Bertindak untuk dan atas nama PT . khususnya pada siswa tingkat pendidikan sekolah dasar agar menjadi sumber daya manusia yang berkualitas tinggi...... PASAL 2 PEDOMAN DAN DASAR KERJASAMA 1......... kami yang bertanda tangan di bawah ini: I...100 Contoh : MoU Kemitraan Lampiran 13 NASKAH PERJANJIAN KERJASAMA PENATAAN KANTIN ............2...............026 / 2011 DENGAN PT ... ..... Manager PT ...

meliputi : 1..... 2.. Berhak menggunakan sarana PIHAK PERTAMA untuk dapat dipergunakan memajang promosi produk...... 3..... maka kedua belah pihak sepakat untuk tetap memberlakukan perjanjian ini sampai paling lambat 2 (dua) bulan.... Berhak memperoleh dukungan dari PIHAK KEDUA dalam meningkatkan sarana dan prasarana Kantin Sehat Sekolah .. tidak dirugikan. sedangkan perjanjian baru sebagai perpanjangan belum terbit.... Berhak memperoleh kesempatan untuk menjual produk yang memenuhi standar kesehatan Badan POM Indonesia... . meliputi : 1.... sehingga kegiatan penataan Kantin Sehat Sekolah .... Apabila tidak tercapai kata sepakat sebagaimana dimaksud ayat 1 pasal ini.... pemogokan yang menyeluruh dan adanya peraturan pemerintah yang secara langsung dapat mempengaruhi kewajiban masing-masing. bencana alam...... 4......... Perjanjian kerjasama ini berlaku selama 1 (satu) tahun terhitung sejak ditandatangani surat perjanjian ini dengan tidak mengurangi hak masing-masing pihak untuk mengakhiri sebelum waktunya.. PASAL 9 PERSELISIHAN 1 2 Apabila dikemudian hari terjadi perselisihan yang bersumber dari perjanjian ini.. PASAL 7 JANGKA WAKTU 1. maka diwajibkan mengajukan usulan secara tertulis dalam waktu 3 (tiga) bulan sebelumnya....... 2.. Hak dan Kewajiban PIHAK KEDUA... Berhak Mengatur jadwal menu makanan yang disajikan. Biaya operasional dan penataan Kantin Sehat Sekolah ............. dan harus memberitahukan kepada pihak yang lain secara tertulis disertai bukti-bukti yang layak.. Apabila Masa berlaku Perjanjian ini telah berakhir........... dengan catatan memberitahukan maksudnya secara tertulis kepada pihak lain selambat-lambatnya tiga bulan sebelumnya.... Apabila karena sesuatu hal. PASAL 11 HAL-HAL LAIN 1 2 Perjanjian ini tidak dapat dialihkan kepada pihak lain tanpa persetujuan tertulis dari KEDUA BELAH PIHAK Hal-hal yang belum cukup diatur dalam perjanjian ini akan diatur lebih lanjut dalam suatu addendum atas persetujuan KEDUA BELAH PIHAK dan merupakan satu kesatuan dalam perjanjian ini.. Berkewajiban ikut serta meningkatkan mutu pelayanan kantin sehat...... Berkewajiban mematuhi peraturan MOU yang telah disepakati..... tetapi bila hal ini tidak dapat dielakkan maka perjanjian ini hanya dapat dilakukan atas persetujuan KEDUA BELAH PIHAK. 2......... PASAL 8 FORCE MAJEURE 1 2 Yang dimaksud Force Majeure adalah kebakaran........... KEDUA BELAH PIHAK dapat menunda atau membebaskan kewajiban masing-masing bila terjadi hal-hal diluar kekuasaan manusia / Force Majeure.. maka KEDUA BELAH PIHAK setuju untuk menyelesaikan perselisihan tersebut melalui Badan peradilan umum yang dalam hal ini adalah pengadilan Negeri Jakarta Timur....... dapat ditanggulangi dan Sekolah ................. PASAL 10 PEMBATALAN PERJANJIAN 1 2 Pembatalan perjanjian sedapat mungkin dihindari..... huru hara.... peperangan.. Indonesia................ 2 KEDUA PIHAK menyetujui biaya pengadaan sarana Kantin Sehat Sekolah ..... 4 Berkewajiban merawat sarana dan prasarana yang diberikan oleh PT.................. ditanggung oleh PIHAK KEDUA... ditanggung PIHAK KEDUA..... 103 .... PASAL 5 HAK DAN KEWAJIBAN PASAL 6 PEMBIAYAAN KEGIATAN 1. maka KEDUA BELAH PIHAK sepakat untuk menyelesaikan secara Musyawarah.......... salah satu pihak bermaksud membatalkan perjanjian ini... Berhak menggunakan sarana Kantin Sehat Sekolah ..102 Hak dan kewajiban PIHAK PERTAMA.............. 3..................

.. Kenaikan Kelas Kenaikan kelas dilaksanakan pada setiap akhir tahun pelajaran dengan Kriteria sebagaiberikut: Siswa dinyatakan naik kelas setelah menyelesaikan seluruh program pembelajaran pada dua semester di kelas yang diikuti...... dan masing-masing pihak mendapat satu rangkap. ________________ MANAGER PASAL 12 PENUTUP Contoh : Pedoman Akademik Lampiran 14 KRITERIA KENAIKAN KELAS DAN KELULUSAN 1..... Kelulusan Siswa dinyatakan lulus / tamat belajar jika : Menyelesaikan seluruh program pembelajaran.... Jasmani Olahraga dan kesehatan sesuai dengan aturan bobot point Lulus Ujian sekolah untuk kelompok mata pelajaran Ilmu Pengetahuan dan Teknologi.... Memperoleh nilai minimal Baik untuk seluruh kelompok Mata Pelajaran. PIHAK PERTAMA: KEPALA SEKOLAH ........ PIHAK KEDUA: MANAGER PT .... Lulus Ujian Nasional sesuai dengan Standar Minimal Kelulusan (SMK) dan Standar kelulusan yang telah ditentukan oleh sekolah. Strategi Penanganan Siswa yang Tidak Naik Kelas dan Tidak Lulus a. Estetika.. b. 3. bermaterai cukup serta mempunyai kekuatan hukum yang sama....... Kewarganegaraan dan kepribadian...... INDONESIA ________________ NIP: ...104 Perjanjian ini dibuat dalam rangkap 2 (dua). Agama dan Akhlaq mulia. 105 Penanganan Siswa yang tidak naik kelas 1) Siswa yang tidak naik dapat melanjutkan dengan mengulang dikelas tingkat yang sama 2) Orang tua berhak untuk memindahkan anaknya ke sekolah lain dengan catatan tetap tidak naik sesuai dengan kelas yang ditinggalkan Penanganan siswa yang tidak lulus 1) Siswa yang tidak lulus berhak untuk mengulang di kelas tingkat yang sama 2) Siswa yang tidak lulus berhak untuk pindah sekolah dengan catatan mengulang dikelas yang sama .................... Tidak terdapat nilai dibawah Kriteria Ketuntasan Minimal (KKM) maksimal 3 (tiga) Mata Pelajaran yang diajarkan di sekolah Memiliki nilai minimal baik untuk aspek kepribadian pada semester yang diikuti sesuai dengan aturan tambahan bobot poin reward dan funisme yang berlaku 2.........

. IDENTITAS RESPONDEN Nama Lulusan Angkatan Alamat No.… Oleh karena itu kami mohon kerjasamanya untuk mengisi instrumen berikut.…… yang sudah bekerja...………...106 Contoh : Penelusuran Alumni /Tamatan Lampiran 15 DAFTAR PENELUSURAN TAMATAN Menurut Jurusan / Bidang Keahlian Tahun Pelajaran ………………………. 107 ... kami bermaksud mengedarkan instrumen kepada alumni Prodi …………………............ Kontak Email B... NO Wira usaha TAHUN JUMLAH SISWA DAN PROGRAM/JURUSAN BEKERJA Melanjutkan ke PTN/PTS TIDAK DIKETAHUI Contoh : INSTRUMEN PENELUSURAN LULUSAN PROGRAM STUDI ………………………… A. dengan cara membubuhkan cheklist (√) pada kolom yang tersedia.….. PETUNJUK Dalam rangka menelusuri lulusan Prodi ……….. IDENTITAS PEKERJAAN Bekerja di Bidang Pekerjaan Lama bekerja Masa menunggu setelah lulus : …………………………………………………… : …………………………………………………… : …………………………………………………… : …………………………………………………… : …………………………………………………… : …………………………………………………… : …………………………………………………… : …………………………………………………… : …………………………………………………… Apakah bidang pekerjaan sesuai dengan bidang studi ? Ya/Tidak C. Penelusuran ini bertujuan untuk mengetahui daya serap lulusan Prodi ……………………..….

. Jalinan Komunikasi antara Prodi dan alumni perlu dilakukan untuk menjaga kestabilan hubungan antara alumni dan Program Studi.D. (%) (4) (5) (%) (%) (6) Jenis Kemampuan Sangat Baik (%) Baik Cukup (3) Kurang INSTRUMEN 108 (1) 1 2 3 4 5 6 7 Pengembangan diri adalah hal yang sangat berguna untuk meningkatkan karir para alumni. memandang bahwa Keahlian berdasarkan bidang ilmu(profesionalisme) merupakan keharusan Sebagai alumni Prodi…………………. Bahasa inggris bagi alumni merupakan hal yang penting. Untuk menjalin kerjama antar lulusan dan program studi diperlukan kerja tim yang baik. Informasi yang anda berikan sangat membantu Program Studi dalam menentukan kebijakan kedepan yang lebih baik. …………………………………… Responden Contoh : Format Pendayagunaan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Lampiran 16 NO 1. Demikian atas kerjasama yang baik kami ucapkan terima kasih. Tanggapan Pihak Pengguna No. Penggunaan Teknologi Informasi bagi alumni adalah hal yang penting. prodi perlu memfasilitasi.……... ………………………. karena akan sangat berguna dalam dunia kerja. integritas moral dan etika terhadap lembaga merupakan hal yang penting (2) PENUTUP Untuk memperoleh informasi yang akurat mohon mengisi semua form dengan benar.……. Lulusan Program Studi……………. NAMA Bambang TUGAS POKOK Guru Matematika KEAHLIAN KHUSUS Ahli Keyboard TUGAS TAMBAHAN Mengajar Ekskul Musik KETERANGAN 109 . untuk mengikuti perkembangan TIK.

kebersamaan dan kekeluargaan adalah wibawa korp... pakaian senam dan membawa pakaian ekskul. Rabu. III.. baju dimasukan. wanita diikat rapi.... kaos kaki putih dan sepatu hitam.. 5.. Bismillahirrahmanirrahim Pada hari ini .. dengan ini membuat komitmen bersama sebagai berikut : 1... rok wanita dibawah betis. 2.... 2........ Lima menit sebelum bel pertama sudah ada disekolah Kekompakan....... kaos kaki putih. TATA TERTIB BERPAKAIAN 1. 3.... kelas I. berdasi.. untuk membersihkan kelas dan halaman teras sekolah serta pulang belakangan untuk membersihkan kelas dan menutup jendela terlebih dahulu.. 4... 2. 3. 2.. kami yang betanda tangan dibawah ini Guru dan Karyawan SD/SMP/SMA/SMK... sepatu hitam dan baju dimasukan.30 -10. Rambut harus disisir.... Sebelum masuk kelas. TATA TERTIB UPACARA BENDERA 111 1. 5. Kelas IV.. Petugas upacara harus mempersiapkan naskah-naskah persiapan upacara... sekolah mulai belajar pagi pukul 6. Sabtu.. Rabu . V dan VI Pakaian Pramuka Penggalang lengkap..00-15.. baju batik dan bawahan putih.. khusus yang putra tidak boleh melebihi daun telinga..40 Khusus Hari Jumat masuk pukul 6.. I...25.....Selasa. Semua murid wajib mengikuti upacara penaikan bendera pada hari Senin. . 6.. Jumat.. Hari Senin.. Setiap ketua kelas harus membariskan teman-temannya dilapangan dengan tertib........ 6..... bagi yang non muslim baju putih merah..... pakaian putih merah. kaos kaki putih..... baju muslim batik warna hijau.... 4. 3. 4.. 4..... Pembina upacara dipimpin oleh Kepala Sekolah/Salah satu Guru.. WAKTU MASUK DAN PULANG 1... adalah wujud saya Tanda Tangan Guru dan Karyawan SD/SMP/SMA/SMK.... Contoh : Tata Tertib Peserta Didik Lampiran 18 TATA TERTIB PESERTA DIDIK SD………………………... Siswa kelas III dan IV masuk pukul 10... 3.30 – 12.. dan Kamis.110 Contoh : Kode Etik Warga Sekolah Lampiran 17 KOMITMEN WARGA SEKOLAH SD/SMP/SMA/SMK. Kamis... Keberhasilan SD/SMP/SMA/SMK... berlokasi... II...15.... Untuk Piket Kelas harus datang 15 menit sebelum bel masuk... sepatu hitam. 5. Senin – Selasa. murid-murid berbaris di depan kelasnya masing-masing dipimpin oleh ketua kelas.. adalah keberhasilan saya Bekerja dilandasi berbuat baik bagi negara dan sebagai ibadah Kepentingan KBM diatas segala kepentingan Wujud SD/SMP/SMA/SMK...... II dan III Pakaian Pramuka Siaga....

3. 6. Tidak diperkenankan membawa senjata tajam dan sejenisnya. 10 menit setelah bel masuk. guru piket dan seluruh siswa. 11. 9. Tidak boleh merokok di sekolah dan dilingkungan sekolah. Murid-murid yang terlambat harus memperlihatkan surat izin dari guru piket sebelum memasuki kelas. 3. Selama belajar murid-murid tidak diperkenankan meninggalkan kelas tanpa seizin guru. IV. LAIN-LAIN Murid-murid tidak diperkenankan membawa. Tidak boleh mencoret-coret meja – kursi pakai Tip-ex.. 10.5. 1. menghapus papan absen kelas tanpa seijin guru. Selesai upacara. Sanksi terakhir dikonsultasikan dengan orang tua atau dikembalikan kepada orang tua/wali urid. 2. dan memperhartikan kebersihan lingkungan sekitar sekolah. Tugas yang diberikan guru (PR) setelah dikerjakan harus dimintakan tanda tangan dari orang tua/wali dan Tidak boleh mengerjakan PR di sekolah. 4. 2.. TATA TERTIB KELAS Setelah tanda bel masuk dibunyikan semua siswa harus sudah berada di kelas. Bagi murid yang masih melanggar ketiga kalinya akan diberikan sanksi skorsing selama 3 hari untuk dibina oleh orang tuanya. 1. kerapihan dan keindahan kelas menjadi tanggung jawab ketua kelas. Seluruh murid berkewajiban menjaga dan merawat sarana dan prasarana di kelas termasuk meja – kursi. 4. Murid-murid wajib memiliki buku pelajaraan bagi yang mampu. dan melakukan kegiatan yang mengganggu proses belajar mengajar. 6... Berperilaku senyum. Murid-murid yang tidak masuk sekolah. salam. makan dan tidur di kelas saat belajar. Kebersihan. 5. 7.. 4. 12. 8.... NIP. 1. guru belum berada di kelas. orang tua/walinya akan dipanggil dan mendapat peringatan secara tertulis. 113 . Murid-murid tidak diperkenankan pindah-pindah tempat duduk selama belajar. papan tulis. 3.. berisik. kecuali selama belajar kelompok. Siswa/siswi diharuskan berdo'a sebelum pelajaran dimulai dan setelah pelajaran berakhir dipimpin oleh ketua kelas... menggunakan HP berkamera. Anak yang datang terlambat tanpa alasan yang tepat tidak diperkenankan mengikuti pelajaran jam pertama dan hari berikutnya harus membawa surat keterangan dari orang tua.. SANKSI ATAU PELANGGARAN Murid yang melanggar tata tertib akan diberikan teguran/peringatan lisan dari guru (peringatan pertama) Bagi yang masih melanggar. 112 VI... Kepala Sekolah ……………………. 2. 1. alat kebersihan dan lain-lain. Membuang sampah pada tempatnya. 4. 13. V.. ketua kelas segera menghubungi guru piket. Murid yang bertugas menjadi piket pada hari itu wajib menyiram tanaman yang berada di depan kelasnya. pada hari berikutnya harus membawa surat ijin dari orang tua/wali atau pemberitahuan lewat telepon. sopan dan santun. 3. Setiap peserta upacara harus tertib. TATA TERTIB 7 K Semua murid wajib membuang sampah pada tempatnya. . Selama KBM berlangsung murid-murid tidak diperkenankan bercanda. tidak boleh berisik. VI. 2.. siswa langsung mengikuti kegiatan ekstrakurikuler. sapa. Dilarang membawa dan minum minuman yang beralkohol. ……………………………. 5.

.. IDENTITAS SEKOLAH Nama Sekolah : .... B... Budha e.................. Kewarganegaraan : a......................... Kelurahan : ....... 6 36 36 DAFTAR NAMA TENAGA PENDIDIK DAN KEPENDIDIKAN SEKOLAH ..... Agama : a..... Masuk/Naik/TN c........... Telepon : ........ d............. Status : ........ Katolik d..... a...... Alamat : . KEADAAN PESERTA DIDIK: Keterangan 1... Keluar/Lulus d................... WNI b......114 Contoh : Format Laporan Bulan kepala Sekolah Lampiran 19 DAFTAR NAMA GURU DAN KARYAWAN SEKOLAH ................. Kristen c....... 20..... Mutasi : a. A.............. Islam b................. 2.......... ....... c. Kepala .............. Sk Tanggal Mat Pel Yg Diajarkan Mengajar di kelas (L/P) Status Peg No Nama Guru / Tempat / Pegawai Tgl Lahir NIP / NRK Jml Jam Mengajar Ket 1 2 Dst............. Awal Bulan b....... Kab/Kota : . Jenis Kel SK Terakhir Jabatan Pangkat/Gol TMT T/ TT Ijazah Terakhir No................. Tdk Tempat / Tgl Lahir Agama TMT Kawin/ Jenis Kel SK Terakhir Status Peg Jabatan Terakhir CPNS Ijazah Mulai Tugas di Sek ini Alamat LAPOR BULAN ......... Nama Guru / Pegawai No NIP / NRK (L/P) Pangkat/Gol 1 2 3 Dst. WNA Jumlah Kelas I Romb: 2 Lk Pr Jml Kelas II Romb: 2 Lk Pr Jml Kelas III Romb: 2 Lk Pr Jml Kelas IV Romb: 2 Lk Pr Jml Kelas V Romb: 2 Lk Pr Jml Kelas VI Romb: 2 Lk Pr Jml Kelas VII Romb: 2 Lk Pr Jml Jumlah Semua Romb: 12 Lk Pr Jml Catatan : Coret yang tidak perlu Untuk Sekolah Swasta 115 .. 1.......... Hindu Jumlah 3........... b..... Kecamatan : ... 3.. Akhir Bulan 2..

Lampiran 20 Manajemen Sekolah Dalam Foto 116 117 .

118 .

Visi Misi 119 .

Program Kerja Sekolah 120 121 .

122 123 .

Profil Sekolah 124 125 .

126 127 .

128 129 .

Tata Tertib 130 131 .

132 133 .

134 135 .

136 137 .

Pembelajaran Dalam Kelas 138 139 .

140 141 .

Pembelajaran di Luar Kelas 142 143 .

144 145 .

146 147 .

Kewirausahaan 148 149 .

150 151 .

152 153 .

Kemitraan Slogan-slogan Pembentukan Karakter 154 155 .

Pembentukan Karakter Kerja Keras 156 157 .

Pembentukan Karakter Jujur Pembentukan Karakter Hemat 158 159 .

Pembentukan Karakter Hidup Bersih Pembentukan Karakter Cinta Lingkungan 160 161 .

Pembentukan Karakter Ramah 162 163 .

1. GERBANG SEKOLAH Dari depan gerbang sudah ditanamkan karakter disiplin 164 165 .

HALAMAN SEKOLAH 2.3. POS KEAMANAN Tata tertib juga terdapat di Pos Keamanan Sekolah 166 167 .1.

3.2. TAMAN SEKOLAH Pemanfatan taman sekolah sebagai sumber belajar dan penanaman karakter 168 169 .

4. SERAMBI SEKOLAH Pemanfaatan ruang kosong untuk apresiasi prestasi siswa Pemanfatan ruang kosong untuk sumber belajar 170 171 .

5. LAPANGAN SEKOLAH Pemanfatan ruang kosong untuk penanaman karakter hidup bersih 172 173 .

6. PAGAR SEKOLAH Pemanfaatan pagar pengaman sebagai sumber belajar 174 175 .

PARKIR SEKOLAH Penanaman budaya tertib 176 177 .8. RUANG KEPALA SEKOLAH 7.

RUANG GURU 178 179 .9.

RUANG TATA USAHA 11. RUANG UKS “TULIS APA YANG DILAKUKAN DAN LAKUKAN APA YANG DITULIS” “CERMAT CEPAT TEPAT” 180 181 .10.

12. LABORATORIUM 182 183 .

184 185 .

PERPUSTAKAAN 13.14. RUANG KELAS Pembiasaan meninggalkan kelas dalam keadaan bersih dan rapi 186 187 .

KANTIN 188 189 .15. RUANG IBADAH 16.

KOPERASI SEKOLAH Penanaman nilai Kewirausahaan dan Ekonomi Kreatif 18. TOILET 190 191 .17.

RUANG SERBA GUNA 192 193 .19.

21. RUANG PRAMUKA 20. RUANG KOMITE

194

195

Seorang peserta didik berlatih membaca puisi

22. RUANG KESENIAN

Peserta didik berlatih menari

196

197

23. RUANG BK

198

199

RUANG OSIS 25.24. RUANG MULTIMEDIA 200 201 .

Pembiasaan bersalaman dengan guru [ SDN Cijantung 3 JAKTIM ] Pembiasaan Pembiasaan bersalaman antar sesama guru [ SDN Kaliasin Surabaya ] 202 203 .

Wonogiri ] Kegiatan Patroli Keamanan [ Sekolah SMPN 2 Pemalang ] Pembiasaan budaya antri [ peserta didik SMPN 2 Pemalang ] 204 205 .Pembiasaan peduli lingkungan [ foto peserta didik di SMPN 1 Eromoko.

Pembiasaan kegiatan upacara bendera untuk menanamkan cinta tanah air Pembiasaan sikap mandiri Pembiasaan gemar membaca 206 207 .

Penanaman nilai kerjasama 208 .

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful