Anda di halaman 1dari 34

Kelistrikan Engine

otomotif

SISTEM STARTER

Fungsi : Memutar poros engkol untuk menghidupkan mesin Macam :


1. Sistem starter dengan motor konvensional 2. Sistem starter dengan motor reduksi 1. Baterai : sumber energi listrik 2. Kunci kontak: mengontrol fungsi sistem starter 3. Unit motor starter:
merubah energi listrik menjadi energi gerak memindah gerak putar motor starter ke roda penerus (flaywheel) Mencegah roda penerus memutar motor starter saar mesin sudah hidup
2

Komponen

TATA LETAK KOMPONEN PADA KENDARAAN

Posisi Starter pada mesin

BATERAI
Fungsi : Sebagai sumber energi listrik motor starter

Konstruksi

Gangguan pada Baterai

Jenis Motor Starter

Konvensional

UNIT MOTOR STARTER


Reduksi

Starter Reduksi jenis Planetary

Komponen motor starter

10

RANGKAIAN SISTEM STARTER


Model Transmisi Otomatis

11

RANGKAIAN SISTEM STARTER


Model transmisi Manual dengan Safety Cancel Switch

12

PRINSIP KERJA SISTEM STARTER SAAT KONTAK ON


Pull in coil

Hold in Coil
Return spring Pinion gear

Plat kontak
Terminal 30 / 3030

kontak

Terminal C atau 15

Baterai
ARMATURE

Field coil

Flywheel / ring gear

Screw spline

13

Posisi saat starter berputar

14

Posisi Kontak Off


Plunyer terlepas ke depan

Pinion gear tertarik ke belakang

15

Starter Reduksi
Gerakan Plunyer mendorong Pinion gear

16

Starter berputar
Sumber putaran armatur

17

Kunci kontak off

18

Prinsip kerja pinion gear


Belum bekerja

19

Setelah switch starter off

20

Pemeriksaan komponen
Solenoid

Rotor/Armatur
Field

Coil Pinion Gear

21

Pemeriksaan solenoid

22

Uji pengembalian kopling

23

PEMERIKSAAN ROTOR
Pemeriksaan Komutator Pemeriksaan Kebocoran lilitan rotor

Pemeriksaan hubung antar lilitan Pemeriksaan Kebengkokan

24

Test tanpa beban

25

Pemeriksaan Sistem

26

PEMERIKSAAN RELAY & SAFETY CANCEL SWITCH


Relay Starter Safety Cancel Switch

27

MEMERIKSA CLUTCH START SWITCH & NEUTRAL START SWITCH

28

PEMERIKSAAN ARUS PADA SISTEM STARTER


Test Arus Tanpa Beban/ Dirangkai diluar Sistem Test Arus Saat Terpasang/ Dengan Beban

29

PEMERIKSAAN VOLTAGE DROP

30

Diagnosa Starter
Gejala : Mesin Tidak Berputar Baterai : Tegangan lemah, Terminal kotor, Sel/separator rusak

Kunci kontak dan sirkuit :


Fusible link putus, Terminal kotor/lepas, Solenoid rusak

Motor starter :
Kabel kendor, Armatur atau field coil terbakar/hubung singkat
31

Diagnosis
Starter Ckutch & Pinion One way clutch rusak Gigi rusak

Gejala : Mesin berputar lambat


Baterai Solenoid

Tegangan lemah
Terminal kotor / kendor

Stelan stud terlalu pendek


Terminal kotor / kendor

Motor Starter
Brush terlalu pendek, Terminal kotor / kendor Komutator bocor, Field coil bocor
32

Diagnosis
Gejala : Motor Berputar terus meskipun switch kembali
Kunci Kontak : Kerusakan pada mekanisme kontak Terminal kotor / rusak

Solenoid : Terminal relay menempel terus

Plunyer macet, Pegas pengembali lemah

33

Diagnosis
Gejala : Pinion Gear bergerak maju mundur

Baterai : kekuatan magnet yg dihasilkan tidak dapat menahan / holding plunyer Solenoid: gangguan kumparan penahan (Hold In) putus

34