Anda di halaman 1dari 214

TUGAS KELOMPOK PANCASILA

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL

Oleh: Kelompok B-4


Ketua: R.A. Wita Ferani Kartika Anggota: Jailani Latira Lestiyani Marinda Nur T. M. Ikhsan Amadea Mentari Effendi Meta Adriani Prisca Ockta P. Pritta Devika Putri Indah Permata Radi Tri Hadrian Rahayu Raka Aditya Ratna Sari Riani Putri Ridnia Nur Istiqomah Sandri Tb Fahruroji Tegar Wibawa R. Ulfani Aprilia Kartini Vicky Yunitasari 1102009229 1102006135 1102009157 1102009165 1102009186 1102009169 1102009171 1102009220 1102009221 1102009228 1102009232 1102009233 1102009234 1102009237 1102009243 1102009245 1102009258 1102009280 1102009281 1102009288 1102009292

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

DAFTAR ISI 1. TEORI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL 2. TUGAS KELOMPOK B4 : ANALISA STRATEGI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL DALAM MENGGAPAI VISI DAN MISI DI KOTA LUBUK LINGGAU 3. TUGAS INDIVIDUAL

Contact person Kelompok B-4 R.A. Wita Ferani K. (08561459195) Rahayu (085658282999) Putri Indah P. (08990989027)

PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL

Oleh: Kelompok B-4


Ketua: R.A. Wita Ferani Kartika Anggota: Jailani Latira Lestiyani Marinda Nur T. M. Ikhsan Amadea Mentari Effendi Meta Adriani Prisca Ockta P. Pritta Devika Putri Indah Permata Radi Tri Hadrian Rahayu Raka Aditya Ratna Sari Riani Putri Ridnia Nur Istiqomah Sandri Tb Fahruroji Tegar Wibawa R. Ulfani Aprilia Kartini Vicky Yunitasari 1102009229 1102006135 1102009157 1102009165 1102009186 1102009169 1102009171 1102009220 1102009221 1102009228 1102009232 1102009233 1102009234 1102009237 1102009243 1102009245 1102009258 1102009280 1102009281 1102009288 1102009292

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

A. PENGERTIAN IDEOLOGI 1. Arti Ideologi Ideologi adalah gabungan dari dua kata majemuk idea dan logos, yang berasal dari bahasa Yunani eidos dan logos. Secara sederhana ideologi berarti suatu gagasan yang berdasarkan pemikiran yang sedalam-dalamnya dan merupakan pemikiran filsafat. Dalam arti kata luas istilah ideologi dipergunakan untuk segala kelompok cita-cita, nilai-nilai dasar, dan keyakinan-keyakinan yang mau dijunjung tinggi sebagai pedoman normatif. Dalam artian ini ideologi disebut terbuka. Dalam arti sempit ideologi adalah gagasan atau teori yang menyeluruh tentang makna hidup dan nilai-nilai yang mau menentukan dengan mutlak bagaimana manusia harus hidup dan bertindak. Dalam artian ini disebut juga ideologi tertutup. Kata ideologi sering juga dijumpai untuk pengertian memutlakakan gagasan tertentu, sifatnya tertutup dimana teori-teori bersifat pura-pura dengan kebenaran tertentu, tetapi menyembunyikan kepentingan kekuasaan tertentu yang bertentangan dengan teorinya. Dalam hal ini ideologi diasosiasikan kepada hal yang bersifat negatif. Ideologi juga diartikan sebagai ajaran, doktrin, teori, atau ilmu yang diyakini kebenarannya, yang disusun secara sistematis dan diberi petunjuk pelaksanaannya dalam menanggapi dan menyelesaikan masalah yang dihadapi dalam bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara, (Bahan Penataran BP-7 Pusat 1993). Suatu pandangan hidup akan meningkat menjadi suatu falsafah hidup, apabila telah mendapat landasan berpikir maupun motivasi yang lebih jelas, sedangkan kristalisasinya kemudian membentuk suatu ideologi. Keterikatan ideologi dengan pandangan hidup akan membedakan ideologi suatu bangsa dengan bangsa lain. Dalam praktek orang menganut dan mempertahankan ideologi karena memandang ideologi itu sebagai cita-cita, ideologi merumuskan cita-cita hidup. Oleh sebab itu, menurut Gunawan Setiardja (1993) ideologi dapat dirumuskan sebagai seperangkat ide asasi tentang manusia dan seluruh realitas, yang dijadikan pedoman dan cita-cita hidup. Ideologi berada satu tingkat lebih rendah dari filsafat. Berbeda dengan filsafat, yang digerakkan oleh kecintaan kepada kebenaran dan sering tanpa pamrih apapun juga, maka ideologi digerakkan oleh tekad untuk mengubah keadaan yang tidak diinginkan, menuju ke arah keadaan yang diinginkan. Dalam ideologi sudah ada suatu komitmen, sudah terkandung wawasan massa depan yang dikehendaki dan hendak diwujudkan dalam kenyataan. Jika filsafat merupakan kegemaran dan sebagian kecil orang saja, karena memang tidak semua orang mempunyai kecenderungan pribadi mencari kebenaran tertinggi itu, maka ideologi diminati oleh lebih banyak manusia. Menurut Edward Shils, slah satu pakar mengenai ideologi, jika manusia sudah mencapai taraf perkembangan intelektual tertentu, maka kecenderungan menyusun ideologi ini merupakan suatu ciri dasar kemanusiaan. Manusia sebagai makhluk berpikir akan selalu semakin cerdas dan semakin terdidik sebagai warna masyarakat, semakin meningkatkan kebutuhan akan wawasan ideologi. Oleh karena itu, ideologi merupakan wawasan yang hendak diwujudkan, maka ideologi selalu berkonotasi politik. Ideologi hampir selalu bersumber dari nilai-nilai filsafat yang mendahuluinya dan menghubungkannya dengan politik yang menangani dunia nyata yang hendak diubah. Politik, yang juga bisa diterjemahkan sebagai kebijakan, menyangkut asas serta dasar bagaimana mewujudkan ideologi itu ke dalam kenyataan, khususnya dengan membangun kekuatan yang diperlukan, serta untuk mempergunakan kekuatan itu untuk mencapai tujuan. Dewasa ini ideologi telah menjadi suatu pengertian yang kompleks. Perkembangan akhirakhir ini menunjukan terjadinya pembedaan yang makin jelas antar ideologi, filsafat, ilmu, dan teologi. Ideologi dipandang sebagai pemikiran yang timbul karena pertimbangan kepentingan. Di dalam ideologi orang tidak mempermasalahkan nilai kebenaran internalnya. Ideologi dipandang sebagai belief sistem, sedangkan ilmu, filsafat, ataupun teologi

merupakan pemikiran yang bersifat refleksif, kritis, dan sistematik, dimana pertimbangan utamanya adalah kebenaran pemikiran. Karena perbedaan itu ideologi disebut sebagai suatu sistem pemikiran yang sifatnya tertutup (Pranarka, 1987: 372). Dalam perkembangan itu ideologi mempunyai arti yang berbeda. Pertama, ideologi diartikan sebagai weltanschuung, yaitu pengetahuan yang mengandung pemikiran-pemikiran besar, cita-cita besar, mengenai sejarah, manusia, masyarakat, Negara ( science of ideas). Dalam pengertian ini kerap kali ideologi disamakan artinya dengan ajaran filsafat. Kedua, ideologi diartikan sebagai pemikiran yang tidak memperhatikan kebenaran internal dan kenyataan empiris, ditujukan dan tumbuh berdasarkan pertimbangan kepentingan tertentu dank arena itu ideologi cenderung menjadi bersifat tertutup. Ketiga, ideologi diartikan sebagai suatu belief sistem dank arena itu berbeda dengan ilmu, filsafat, ataupun teologi yang secara formal merupakan suatu knowledgy sistem (bersifat refleksif, sistematis, dan kristis) 2. Pancasila sebagai Ideologi Nasional Ideologi adalah istilah yang sejak lama telah dipakai dan menunjukan beberapa arti. Semua arti itu menurut destutt de tracy pada tahun 1976, memakai istilah ideologi dengan pengertian science of ideas, yaitu suatu program yang diharapkan dapat membawa perubahan institusional dalam masyarakat Prancis. Namun, Napoleon mencemoohkan sebagai khayalan belaka yang tidak punya arti praktis. Ideologi semcam itu adalah impian semata yang tidak akan menemui kenyataan riil. Namun demikian, ideologi mempunyai arti orientasi yang menempatkan seseorang dalam lingkungan ilmiah dan social. Dalam orientasi ini ideologi mempunyai pandangan tentang alam, masyarakat, manusia, dan segala realitas yang dijumpai serta dialami semasa hidupnya. Terdapat empat tipe ideologi (BP-7 Pusat, 1991: 384), yaitu sebagai berikut. a. Ideologi konservatif, yaitu ideologi yang memelihara keadaan yang ada (Status quo), setidak-tidaknya secara umum, walaupun membuka kemungkinan perbaikan dalam hal-hal teknis. b. Kontra ideologi, yaitu melegitimasikan penyimpangan yang ada dalam masyarakat sebagai yang sesuai dan malah dianggap baik. c. Ideologi reformis, yaitu berkehandak untuk mengubah keadaan. d. Ideologi revolusioner, yaitu ideologi yang bertujuan mengubah seluruh sistem nilai masyarakat itu. Suatu ideologi yang sama dalam perjalanan hidup yang cukup panjang biasa berubah tipe. Ideologi komunis yang pernah bersifat revolusioner sebelum berkuasa, menjadi sangat konservatif setelah para pendukungnya berkuasa. Dalam perjalanan sejarah Pancasila sebagai ideologi mengandung sifat reformis dan revolusioner. Kita mengenal berbagai istilah ideologi, seperti ideologi negara, ideologi bangsa, dan ideologi nasional. Ideologi negara khusus dikaitkan dengan pengaturan penyelenggaraan pemerintahan negara. Sedangkan ideologi nasional mencakup ideologi negara dan ideologi yang berhubungan dengan pandangan hidup bangsa. Bagi bangsa Indonesia, ideologi nasionalnya tercermin dan terkandung dalam Pembukaan UUD 1945. Ideologi nasional bangsa Indonesia yang tercermin dan terkandung dalam Pembukaan UUD 1945 adalah ideologi perjuangan, yaitu yang sarat dengan jiwa dan semangat perjuangan bangsa untuk mewujudkan negara merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur (Bahan Penataran. BP-7 Pusat, 1933) Dalam alinea pertama pembukaan UUD 1945 terkandung motivasi, dasar, dan pembenaran perjuangan (kemerdekaan adalah hak segala bangsa dan penjajahan bertentangan dengan perikemanusiaan dan perikeadilan). Alinea kedua mengandung cita-cita bangsa Indonesia (Negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil, dan makmur). Alinea ketiga memuat petunjuk atau tekad pelaksanaannya (menyatakan kemerdekaan atas berkat rahmat

Allah Yang Maha Kuasa). Alinea keempat memuat tugas negara / tujuan nasional, penyusunan undang-undang dasar, bentuk susunan negara yang berkedaulatan rakyat dan dasar negara Pancasila. Pembukaan UUD 1945 yang mengandung pokok-pokok pikiran yang dijiawai Pancasila, dijabarkan lebih lanjut dalam pasal-pasal Batang Tubuh UUD 1945. Dengan kata lain, pokokpokok pikiran yang terkandung dalam pasal-pasal dari Batang Tubuh UUD 1945. Pembukaan UUD 1945 memenuhi persyaratan sebagai ideologi yang memuat ajaran, doktrin, teori, dan / atau ilmu tentang cita-cita (ide) bangsa Indonesia yang diyakini kebenarannya dan disusun secara sistematis serta diberi petunjuk pelaksanaannya (BP-& Pusat, 1993). Pancasila sebagai ideologi nasional dapat diartikan sebagai suatu pemikiran yang menurut pandangan dasar dan cita-cita mengenai sejarah, manusia, masyarakat, hukum, dan negara Indonesia, yang bersumber dari kebudayaan Indonesia. B. MAKNA IDEOLOGI BAGI NEGARA Pancasila sebagai ideologi nasional mengandung nilai-nilai budaya bangsa Indonesia, yaitu cara berpikir dan cara bekerja perjuangan. Pancasila perlu dipahami dengan latar belakang sejarah perjuangan bangsa Indonesia. Sebagai dasar negara, Pancasila perlu dipahami dengan latar belakang konstitusi proklamasi atau hukum dasar kehidupan berbangsa, bernegara, dan bermasyarakat, yaitu Pembukaan, Batang Tubuh, serta Penjelasan UUD 1945. Pancasila bersifat integralistik, yaitu paham tentang hakikat negara yang dilandasi dengan konsep kehidupan bernegara. Pancasila yang melandasi kehidupan bernegara menurut Supomo adalah kerangka negara integralistik, untuk membedakan paham-paham yang digunakan oleh pemikir kenegaraan lain. Untuk memahami konsep Pancasila bersifat integralistik, maka terlebih dahulu kita harus melihat beberapa teori (paham) mengenai dasar negara, yaitu sebagai berikut. 1. Teori Perseorangan (Individualistik) Sarjana-sarjana yang membahas teori individualistik adalah Herbert Spencer, (18201903). Pada intinya, menurut teori ini, Negara adalah masyarakt hukum (legal society) yang disusun atas kontrak antara seluruh orang dalam masyarakt itu. hal ini mempunyai pengertian bahwa Negara dipandang sebagai organisasi kesatuan pergaulan hidup manusia yang tertinggi. dengan semangat renaissance, manusia telah menemukan kembali kepribadiannya. manusia sebagai individu hidup bebas dan merdeka, tidak adayang dibawah oleh orang lain, semua dalam kedudukan dan taraf yang sama. Individu itu selalu hendak menonjolkan diri sebagai aku. Dia pusat kekuasaan dan selalu berusaha memperbesar kekuasaannya. Oleh karena itu individu saling berhadapan, senantiasa mengadu tenaga dalam perebutan kekuasaan. Negara dipandang sebagai hasil perjanjian masyarakat dari individu-individu yang bebas, sehingga hak-hak orang seorang adalah lebih tinggi kedudukannya daripada Negara yang merupakan hasil bentukan individuindividu bebas tersebut. Cara pandang individualistis ini sebagaimana dijelaskan oleh Prof. Soepommo di dalam rapat BPUPKI, tidak kita pilih atau tidak kita ikuti. Cara pandang imdividualistis ini mendapat pertentangan didalam sejarah kenegaraan di eropa dari kelompok sosialiskomunis yang dipelopori oleh Marx, Engels, dan Lenin

2. Teori Golongan Teori ini diajarkan antara lain oleh Karl Marx. menurut Karl, Negara merupakan penjelmaan dari pertentangan-pertentangan kekuatan ekonomi. Negara dipergunakan sebagai alat oleh mereka yang kuat untuk menindas golongan ekonomi yang lemah. yang dimaksud dengan golongan ekonomi yang kuat adalah mereka yang memiliki alat-alat produksi. Negara akan lenyap dengan sendirinya kalau dalam masyarakat sudah tidak ada lagi perbedaan kelas dan pertentangan ekonomi. Menurut marx, Negara terjadi dalam suatu sejarah perkembangan masyarakat yang meliputi tiga fase, yaitu fase borjuis, kapitalis, dan sosialis-komunis. 3. Teori Kebersamaan (Integralistik) Teori integralistik semula diajarkan oleh Spinoza, Adam Muhler, dan lain-lain yang mengemukakan bahwa negara adalah suatu susunan masyarakat yang integral di antara semua golongan dan semua bagian dari seluruh anggota masyarakat. Persatuan masyarakat itu merupakan persatuan masyarakat yang organis. Dari segi integritas antara pemerintah dan rakyat, negara memikirkan penghidupan dan kesejahteraan bangsa seluruhnya, negara menyatu dengan rakyat dan tidak memihak pada salah satu golongan dan tidak pula menganggap kepentingan pribadi yang lebih diutamakan, melainkan kepentingan dan keselamatan bangsa serta negara sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisahkan. Soepomo menganggap teori integralistik paling sesuai dengan bangsa Indonesia yang masyarakatnya beraneka ragam. Hal ini lebih tegas dinyatakan dalam Penjelasan UUD 1945 bahwa negara mengatasi segala paham golongan dan segala paham perseorangan serta menerima paham negara persatuan. Alinea ketiga menyatakan bahwa negara adalah suatu keadaan kehidupan berkelompoknya bangsa Indonesia yang atas berkat rahmat Allah Yang Maha Kuasa dan disorongkan oleh keinginan yang luhur bangsa Indonesia untuk berkehidupan kebangsaan yang bebas. Negara dalam cara pandang integralistik Indonesia, tidak akan memiliki kepentingan sendiri (kepentingan pemerintah) terlepas atau bahkan bertentangan dengan kepentingan orang-orang (rakyat), di dalam nengara semua pihak mempunyai fungsi masing-masing dalam suatu kesatuan yang utuh yang oleh prof. Supomo disebutkan sebagai suatu totalitas. Kesatuan atau integritas yang dicita-citakan dalam UUD 1945 dijabarkan lebih lanjut dalam Ketetapan MPR tentang GBHN. Pancasila bersifat integralistik karena : a. Mengandung semangat kekeluargaan dalam kebersamaan b. Adanya semangat kerja sama (gotong royong) c. Memelihara persatuan dan kesatuan, dan d. Mengutamakna musyawarah untuk mufakat C. PERBANDINGAN IDEOLOGI PANCASILA DENGAN IDEOLOGI LAIN Pancasila berbeda dengan ideology-ideologi lainnya, seperti kapitalisme dan komunisme. Kedua ideologi ini telah terlebih dahulu lahir sebagai pemikiran filosofis, yang kemudian dituangkan dalam rumusan ideologi dan setelahnya baru diwujudkan dalam konsep-konsep politik. Proses yang dilalui Pancasila sedikit khusus, sebelum tahun 1945 sebelum adanya pemikiran filosofis yang secara sistematis menguraikan pemikirannya secara mendalam mengenai ideologi untuk negara yang hendak dibentuk, pemikiran mengapa kita merdeka, tetapi belum ada wawasan terpadu mengenai bagaimana konsepsi masa depan yang hendak dibangun itu. Pemikiran demikian baru timbul setelah para pemimpin kita bermusyawarah

secara intensif di penghujung Perang Dunia II, secara eksplisit oleh ketua BPUPKI Dr. Radjiman: Apa dasar Negara yang hendak kita bentuk? Pertanyaan itu dijawab dengan mencari niali0nilai dasar yang sama dalam kemajemukan budaya masyarakat kita. Dengan demikian, penerimaan pancasila dirumuskan sebagai consensus politik, yang didasarkan kepada nilai kultural masyarakat (BP-7 Pusat, 1991 : 385) 1. Ideologi Liberalisme Inggrislah yang memulai timbulnya liberalism yang diakibatkan oleh alam pemikiran yang disebut zaman pencerahan (aufklarung) yang menyatakan bahwa manusia memberikan penghargaan dan kepercayaan besar pada rasio. Rasio dianggap sebagai kekuatan yang menerangi segala sesuatau di dunia ini. Manusia bias berbuat banyak berdasarkan rasio yang dimilikinya. Zaman yang dihadapi oleh masyarakat pada abad ke18 adalah zaman yang benar-benar membuka pintu baru yang memungkinkan manusia bias memperoleh kehidupan yang sama sekali baru. Pengertian baru bukan hanya bidang ekonomi dan politik, tetapi juga dalam pemikiran dan seluruh sistem yang ada dalam kehidupan abad ke-19 dan selanjutnya. Liberalism akan membawa suatu sistem, yaitu kapitalisme. Liberalism melihat manusia sebagai makhluk bebas. Kebebasan manusia merupakan milik yang sangat tinggi dengan membawa unsur-unsur esensial, yaitu rasionalisme, materialism, dan empirisme, serta individualisme. Ajaran liberalism bertitik tolak dari hak asasi yang melekat pada manusia sejak ia lahir dan tidak dapat diganggu gugat oleh siapa pun termasuk penguasa, kecuali dengan perseujuannya. Hak asasi tersebut memiliki nilai-nilai dasar (intrinsic), yaitu kebebasan dan kepentingan pribadi yang menuntut kebebasan individu secara mutlak, yaitu kebebasan mengejar kebahagiaan hidup ditengah-tengah kekayaan materil yang melimpah dan dicapai dengan bebas. Ancaman dari paham liberalism hamper tidak dapat digolongkan dalam uraian sejarah sebagai mana tergambar dalam ancaman golongan komunis. Ancaman liberalism sangan terselubung dan secara tidak sadar dapat tertanam dalam cara berfikir dan bertindak masyarakat tertentu di Indonesia. Paham liberalism selalu mengkaitkan aliran pemikirannya dengan hak asasi manusia yang menyebabkan paham tersebut memiliki daya tarik yang kuat di kalangan masyarakat tertentu. Hal tersebut tidak sesuai dengan Pancasila yang memandang manusia sebagai makhluk Tuhan, yang mengemban tugas sebagai makhluk pribadi dan sekaligus makhluk social sehingga dalam kehidupan bermasyarakat wajib menyelaraskan kepentingan pribadinya dengan kepentingan masyarakat dan haknya selalu dikaitkan dengan kewajibannya terhadap masyarakat (lihat Bahan Penataran. BP-7 1993: 73-74) 2. Ideologi Sosialisme Tokoh utama yang mengajarkan komunisme adalah karl marx (1818-1883), tokoh sosialis revolusioner yang banyak menulis naskah bidang sosial dan ekonomi. Ajaran marx kemudian ditambah dengan engels dan lenin, sehnigga ajaran komunis melandaskan pada teori marxisme leninisme. Ajaran komunis didasarkan atas kebendaan. Oleh karena itu, komunisme tidak percaya kepada tuhan. Bahkan agama dikatakannya sebagai racun bagi masyarakat. Ajaran tersebut jelas bertolak belakang dengan ajaran pancasila. Masyarakat komunis tidak bercorak nasional, masyarakat yang dicita-citakan komunis adalah masyarakat komunis dunia yang tidak dibatasi oleh kesadaran nasional. Hal ini tercermin dari seruan marx yang terkenal: kaum buruh diseluruh dunia bersatulah. Komunis juga menghendaki masyarakat tanpa nasionalisme. Secara tegas menyatakan

bahwa nasionalisme adalah suatu yang fundamental. Bukan nasionalisme yang sempit, tetapi nasionalisme yang dijiwai oleh kemanusiaan yang adil dan beradab. Masyarakat komunis masa depan adalah masyarakat tanpa kelas, yang dianggap akan memberikan suasana hidup yang aman dan tenteram dengan tidak adanya hak milik pribadi atas alat produksi dan hapusnya pembagian kerja. Perombakan masyarakat manurut ajaran komunis hanya mungkin dilakukan oleh kaum proletar dengan jalan mengadakan revolusi. Setelah revolusi berhasil, maka kaum proletar sajalah yang akan memegang tampuk pimpinan pemerintahan dan menjalankan pemerintahan secara diktator yang mutlak (diktator proletar). D. PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA 1. Arti Ideologi Terbuka Ciri khas ideologi terbuka ialah bahwa nilai-nilai dan cita-citanya tidak dipaksakan dari luar, melainkan digali dan diambli dari kekayaan rohani, moral dan budaya masyarakatnya sendiri. Dasarnya dari konsensus masyarakat, tidak diciptakan oleh negara, melainkan ditemukan dalam masyarakat sendiri. Oleh sebab itu, ideologi terbuka adalah milik dari semua rakyat, masyarakat dapat menemukan dirinya di dalamnya. Ideologi terbuka bukan hanya dapat dibenarkan melainkan dibutuhkan. Nilai-nilai dasar menurut pandangan negara modern bahwa negara modern hidup dari nilai-nilai dan sikap-sikap dasarnya. Ideologi terbuka adalah ideologi yang dapat berinteraksi dengan perkembangan zaman dan adanya dinamika secara internal. Sumber semangat ideologi terbuka itu sebenarnya terdapat dalam Penjelasan Umum UUD 1945, yang menyatakan,Terutama bagi negara baru dan negara muda, lebih baik hukum dasar yang tertulis itu hanya memuat aturan-aturan pokok, sedangkan aturan-aturan yang menyelenggarakan aturan pokok itu diserahkan kepada undang-undang yang lebih mudah cara membuatnya, mengubahnya, dan mencabutnya. Selanjutnya dinyatakan,Yang sangat penting dalam pemerintahan dan dalam hidupnya bernegara ialah semangat, semangat para penyelenggara negara, semangat para pemimpin pemerintahan. Ideologi yang wajar adalah bersumber atau berakar pada pandangan hidup bangsa dan falsafah hidup bangsa. Dengan demikian, ideologi tersebut akan dapat berkembang sesuai dengan perkembangan masyarakat dan kecerdasaan kehidupan bangsa. Hal ini adalah salah satu prasyarat bagi suatu ideologi. Berbeda dengan halnya ideologi yang diimpor, yang akan bersifat tidak wajar (artificial) dan sedikit banyak memerlukan pemaksaan oleh kelompok kecil manusia (yang mengimpor ideologi tersebut). Dengan demikian, ideologi tersebut disebut bersifat tertutup. Pancasila berakar pada pandangan hidup bangsa dan falsafah bangsa, sehingga memenuhi prasyarat suatu ideologi terbuka. Sekalipun suatu ideologi itu bersifat terbuka, tidak berarti bahwa keterbukaannya adalah sebegitu rupa sehingga dapat memusnahkan atau meniadakan ideologi itu sendiri, hal mana gagasan-gagasan dasar yang terpadu dan bulat tanpa kontradiksi atau saling bertentangan dalam aspek-aspeknya, pada hakikatnya berupa suatu tata nilai, di mana nilai dapat kita rumuskan sebagai hal ihwal buruk baiknya sesuatu, yang dalam hal ini ialah apa yang dicita-citakan (Padmo Wahyono, 1991.:39-40) 2. Faktor Pendorong Keterbukaan Ideologi Pancasila Faktor pendorong pemikiran mengenai keterbukaan ideologi Pancasila (BP-7 Pusat,1993), sebagai berikut : a. Kenyataan dalam proses pembangunan nasional dan dinamika masyarakat yang berkembang secara cepat.

b. Kenyataan menunjukkan, bahwa bangkrutnya ideologi yang tertutup dan beku cenderung meredupkan perkembangan dirinya. c. Pengalaman sejarah politik kita dimasa lampau. d. Tekad untuk memperkokoh kesadaran akan nilai-nilai dasar Pancasila yang bersifat abadi dan hasrat mengembangkan secara kreatif dan dinamis dalam rangka mencapai tujuan nasional. Keterbukaan ideologi Pancasila terutama ditujukan dalam penerapannya yang berbentuk pola pikir yang dinamis dan konseptual dalam dunia modern. Ada tiga tingkat nilai yaitu nilai dasar yang tidak berubah, nilai instrumental sebagai sarana mewujudkan nilai dasar yang dapat berubah sesuai dengan keadaan, dan nilai praksis berupa pelaksanaan secara nyata yang sesungguhnya. Nilai-nilai Pancasila dijabarkan dalam norma-norma dasar Pancasila yang terkandung dan tercermin dalam Pembukaan UUD 1945. Nilai atau norma dasar yang terkandung dalam pembukaan UUD 1945 ini tidak boleh berubah atau diubah, karena itu adalah pilihan dan hasil konsensus bangsa yang disebut kaidah pokok dasar negara yang fundamental (Staatsfundamentealnorm). Perwujudan atau pelaksanaan nilai-nilai instrumental dan nilai-nilai praksis harus tetap mengandung jiwa dan semangat yang sama dengan nilai dasarnya. 3. Sifat Ideologi Kebenaran pola pikir seperti terurai adalah sesuai dengan sifat ideologi yang memiliki tiga dimensi penting (BP-7 Pusat, 1993) sebagai berikut. a. Dimensi Realitas Nilai-nilai yang terkandung di dalam dirinya, bersumber dari nilai-nilai riil yang hidup dalam masyarakat, sehingga tertananm dan berakar di dalam masyarakat, terutama pada waktu ideologi itu lahir, sehingga mereka betul-betul merasakan dan menghayati bahwa nilai-nilai dasar itu adalah milik mereka bersama. Dengan begitu nilai-nilai ideologi itu tertanam dan berakar di dalam masyarakatnya. Menurut pandangan Alfian (BP7 Pusat, 1991: 192) Pancasila mengandung dimensi realita ini di dalam dirinya. b. Dimensi Idealisme Mengandung cita-cita yang ingin dicapai dalam berbagai bidang kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara. Cita-cita tersebut berisi harapan yang masuk akal, bukanlah lambungan angan-angan yang sama sekali tidak mungkin direalisasikan. Oleh karena itu, dalam suatu ideologi yang tangguh biasanya terjalin berkaitan yang saling mengisi dan saling memperkuat antara dimensi realita dan dimensi idealisme yang terkandung di dalamnya. Logikanya, Pancasila bukan saja memenuhi dimensi kedua dari suatu ideologi, tetapi sekaligus juga memenuhi sifat keterkaitan yang saling mengisi dan saling memperkuat antara dimensi pertama (dimensi realita) dengan dimensi kedua (dimensi idealisme). c. Dimensi Fleksibilitas Melalui pemikiran baru tentang dirinya, ideologi itu mempersegar dirinya, memelihara, dan memperkuat relevansinya dari waktu ke waktu. Dari itu dapat kira disimpulkan bahwa suatu ideologi terbuka, karena bersifat demokratis, memiliki apa yang mungkin dapat kita sebut sebagai dinamika internal yang mengandung dan merangsang mereka yang meyakininya untuk mengembangkan pemikiran-pemikiran baru tentang dirinya tanpa khawatir atau menaruh curiga akan kehilangan hakikat dirinya. Melalui itu kita yakin bahwa relevansi ideologi kita akan makin kuat, jati dirinya akan mantap dan berkembang. Sejalan dengan itu kita yakini bahwa Pancasila memiliki dimensi ketiga, yaitu dimensi fleksibelitas atau dimensi pengembangan,

yang juga diperlukan oleh suatu ideologi guna memelihara dan memperkuat relevansinya dari masa ke masa (Alfian, 1991: 195). 4. Batas-batas Keterbukaan Ideologi Pancasila Sungguhpun demikian, keterbukaan ideologi Pancasila ada batas-batasnya yang tidak boleh dilanggar, yaitu sebagai berikut. a. Stabilitas nasional yang dinamis. b. Larangan terhadap ideologi marxisme, leninisme, dan komunisme. c. Mencegah berkembangnya paham liberal. d. Larangan terhadap pandangan ekstrim yang menggelisahkan kehidupan masyarakat. e. Penciptaan norma yang baru harus melalui konsensus. SUMBER: Buku Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, Bab 4: Pancasila Sebagai Ideologi Nasional

TUGAS KELOMPOK B- 4 PANCASILA

KELOMPOK : B4

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI


2011/2012

ANALISA STRATEGI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL DALAM MENGGAPAI VISI DAN MISI DI KOTA LUBUK LINGGAU I. Pendahuluan a. Latar Belakang Setiap bangsa dan negara yang ingin berdiri kokoh kuat, tidak mudah terombang-ambing oleh kerasnya persoalan hidup berbangsa dan bernegara, sudah barang tentu perlu memiliki dasar negara dan ideologi negara yang kokoh dan kuat pula. Tanpa itu, maka bangsa dan negara akan rapuh. Mempelajari Pancasila lebih dalam menjadikan kita sadar sebagai bangsa Indonesia yang memiliki jati diri dan harus diwujudkan dalam pergaulan hidup sehari-hari untuk menunjukkan identitas bangsa yang lebih bermartabat dan berbudaya tinggi. Ideologi mempunyai arti pengetahuan tentang gagasan-gagasan, pengetahuan tentang ide-ide, science of ideas atau ajaran tentang pengertian-pengertian dasar. Ideologi berintikan seperangkat nilai yang bersifat menyeluruh dan mendalam yang dimiliki dan dipegang oleh seseorang atau suatu masyarakat sebagai wawasan atau pandangan hidup. Melalui rangkaian nilai itu kita mengetahui bagaimana cara yang paling baik, yaitu secara moral atau normatif dianggap benar dan adil, dalam bersikap dan bertingkah laku untuk memelihara, mempertahankan, membangun kehidupan duniawi bersama dengan berbagai dimensinya. Indonesia merupakan negara yang sangat luas dan terdiri atas pulau-pulau.. Latar belakang ini melahirkan keragaman yang luar biasa. Setiap daerah berkembang masing-masing tumbuh dengan memiliki beragam visi dan misi yang harus dicapai demi kemajuan daerah masing-masing. Untuk pencapain visi misi tersebut, setiap daerah memiliki strategi baik dari sisi pembangunan maupun budaya. Beragam strategi yang dilakukan tersebut memunculkan banyak variasi yang ada di Indonesia. Budaya dan tradisi yang ada dijadikan sebagai pondasi demi terbentuknya visi misi yang dicapai. Visi misi tiap daerah tersebut tak terlepas pula dengan visi misi negara Indonesia sehingga terjadi keselarasan antara negara dan daerahnya. Indonesia merupakan negara yang berdasarkan Pancasila. Dalam menggapai visi misi setiap daerah harus bisa memasukkan Pancasila sebagai landasan ideologi pencapaian visi misi tersebut. Akan dibahas mengenai usaha-usaha Kota Lubuklinggau dalam menggapai visi dan misinya berdasarkan Pancasila sebagai ideologi nasionalnya. b. Pokok Permasalahan Berdasarkan latar belakang tersebut, maka kelompok kami merumuskan masalah sebagai berikut : 1. Bagaimana cara kota Lubuklinggau dalam mencapai visi misinya?

2. Bagaimana peranan Pancasila sebagai ideologi nasional dalam mewujudkan visi misi kota Lubuklinggau? 3. Apa peran pemerintah dalam menjaga dan melestarikan aset dan kepentingan kota Lubukliggau? 4. Apa peran masyarakat dalam menjaga dan melestarikan aset dan kepentingan kota Lubukliggau? 5. Siapa yang bertanggung jawab atas tercapainya visi misi kota Lubuklinggau? 6. Bagaimana kekuatan undang-undang dalam melindungi keanekaragaman visi misi di Indonesia? 7. Bagaimana bentuk kerjasama masyarakat dan pemerintah dalam mencapai visi dan misi kota Lubuklinggau? 8. Apa tujuan memperkenalkan kota Lubuklinggau kepada dunia luar? 9. Mengapa masyarakat harus memperjuangkan visi misi bangsa? 10. Apa tujuan pendidikan pancasila dalam mengembangkan jiwa nasionalisme untuk menggapai suatu visi dan misi? 11. Bagaimana menumbuhkan rasa bangga terhadap visi dan misi yang dimiliki? c. Tujuan Analisa - Kepentingan Mahasiswa o Meningkatkan rasa bangga dan cinta terhadap tanah air Indonesia, dan kota Lubuklinggau o Mempelajari cara-cara kota Lubuklinggau dalam memaknai Pancasila sebagai ideologi nasional demi tercapainya visi misi kota Lubuklinggau o Menumbuhkan semangat rasa nasionalisme. o Meningkatkan apresiasi terhadap keanekaragaman visi misi di Indonesia khususnya kota Lubuklinggau. o Peduli dan benar-benar berperan aktif dalam melaksanakan visi misi bangsa o Memberdayakan generasi muda untuk mau mewarisi dan memelihara tatanan hidup bangsa Indonesia. o Meningkatkan rasa memiliki terhadap bangsa Indonesia. o Menjaga eksistensi visi dan misi suatu daerah yang merupakan identitas masing-masing daerah. Kepentingan Fakultas Kedokteran Universitas YARSI VISI o Terwujudnya Fakultas Kedokteran Islam yang bermutu, terpandang, berwibawa dan mampu berkompetisi di forum nasional dan internasional MISI o Terwujudnya pendidikan kedokteran yang bermutu yang diakreditasi baik secara nasional maupun internasional dan menghasilkan dokter muslim yang bermutu dan mengamalkan profesinya sesuai dengan Islam. o Mengembangkan pendidikan kedokteran lanjutan di bidang biomedik.

o Mengembangkan pendidikan kedokteran terpadu yang menekankan pada belajar berdasarkan masalah (problem based learning). o Melaksanakan kajian dan penelitian yang bermutu, sehingga menghasilkan pengetahuan dan teknologi baru yang bermanfaat bagi kemanusiaan sesuai dengan Islam. o Melaksanakan berbagai bentuk pengabdian kepada masyarakat sehingga mampu meningkatkan kualitas hidup masyarakat sesuai dengan Islam. Kepentingan Bangsa dan Masyarakat o Meningkatkan jiwa Pancasila dan nasionalisme masyarakat Indonesia terhadap bangsa sendiri. o Meningkatkan pemahaman makna Pancasila sebagai ideologi nasional dalam mencapai suatu visi misi hidup o Melestarikan beragam perbedaan visi misi daerah di Indonesia kepada generasi penerus bangsa. o Meningkatkan rasa kebanggaan terhadap Indonesia.

II.

Kepentingan Pemerintah (Daerah) o Melindungi dan mencapai visi misi daerah yang telah ada. o Mengajak masyarakat dan pemuda dalam mencapai visi misi daerah tersebut. o Memaknai nilai-nilai Pancasila sebagai ideologi nasional sebagai landasan bagi pemerintah dalam mencapai visi misi o Meniingkatkan ketegasan sikap dan keberanian untuk mengambil resiko dalam upaya mencapai visi misi Indonesia, khususnya kota Lubuklinggau itu sendiri o Membentuk aturan perundang-undangan dalam kota yang menyediakan lahan dan cara agar masyarakat dapat memenuhi visi misi daerah tersebut. Metode Analisa Bersumber dari buku Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, Bab 4: Pancasila Sebagai Ideologi Nasional Bersumber dari: http://www.lubuklinggau.go.id/ dan berbagai sumber pemerintahan tentang kota budaya, pembangunan, pengelolaan Lubuklinggau Bersumber dari berita di website kota Lubuklinggau: Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Berlangsung Khidmat Bersumber dari berita di: http://www.tempointeraktif.com/ Bersumber dari berita di: http://regional.kompasiana.com/2011/03/08/risiko-lakilaki-tertular-hivaids-di-kota-lubuk-linggau-sumatera-selatan/

III. Landasan Teori Pustaka 1. Pancasila sebagai ideologi nasional yang mempunyai empat tipe yaitu :

a) Ideologi konservatif, yaitu ideologi yang memelihara keadaan yang ada (status quo), setidak-tidaknya secara umum, walaupun membuka kemungkinan perbaikan dalam hal-hal teknis b) Kontra ideologi, yaitu melegitimasi penyimpangan yang ada dalam masyarakat sebagai yang sesuai dan malah dianggap baik c) Ideologi reformis, yaitu berkehendak untuk mengubah keadaan d) Ideologi revolusioner, yaitu ideologi yang bertujuan mengubah seluruh sistem nilai masyarkat itu ( pancasila sebagai ideologi nasional hal 51 ) 2. Pancasila sebagai ideologi nasional mengandung nilai-nilai budaya bangsa indonesia, yaitu cara berfikir dan cara kerja perjuangan ( pancasila sebagai ideologi nasional hal 52 ) 3. Pancasila bersifat integralistik, yaitu paham tentang hakikat negara yang dilandasi dengan konsep kehidupan bernegara. Pancasila yang melandasi kehidupan bernegara menurut Supomo adalah kerangka negara integralistik, untuk membedakan paham-paham yang digunakan oleh pemikir kenegaraan lain. 4. Visi Misi Kota Lubuklinggau Visi: Terwujudnya Kota Lubuklinggau sebagai "Pusat Perdagangan, Industri, Jasa dan Pendidikan Melalui Kebersamaan Menuju Masyarakat Madani". Misi : Meningkatkan Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas dan Berakhlak Mulia. Menumbuhkembangkan pusat bisnis, perdagangan, industri, dan jasa secara terpadu. Mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan wawasan lingkungan. Mewujudkan kota Lubuklinggau yang madani melalui pertumbuhan ekonomi sosial masyarakat. Meningkatkan profesionalisme aparatur dalam penyelenggaraan pemerintahan. IV. Pola Pikir

PANCASILA

IDEOLOGI NEGARA

UUD 1945 VISI dan MISI

PEMERINTAH

hubungan keduanya

MASYARAKAT

MASYARAKAT MADANI

fokus sektor: perdagangan, industri, jasa, pendidikan

menggapai visi dan misi

V.
7

HASIL ANALISA
Peranan Pemerintah 1 Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap orang lain Memberi kebebasan dalam memilih agama Mensejahterakan pemuka agama dan memberikan pengetahuan agama di tiap lapisan masyarakat Memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk merayakan hari raya dengan khidmat Peranan Masyarakat 2 Saling mengohormati antara kepercayaan agama masing-masing Mengembangkan sikap bekerjasama antara pemeluk agama Tidak membedakan antara kepercayaansatu dengan yang lain Bagi masyarakat yang lebih mapan akan lebih mampu melaksanakan segala bentuk ibadah dibanding yang kurang mampu Hubungan Pemerintah dan Masyarakat 3 Menciptakan rasa kepercayaan masyarakat beragama terhadap pemerintah dalam menjaga keamanan pemeluk agama dalam beribadah. Kurangnya anggota pemerintahan dalam pengamanan dan keterlambatan pemerintah dalam informasi ancaman terhadap kegiatan ibadah suatu agama tertentu. Dapat mengeratkan hubungan dan meningkatkan kepercayaan antar umat beragama dengan pemerintah. Ketidakpuasan suatu oknum atau individu penganut agama terhadap pemerintah atau agama lain yang bersikap merugikan atau berlebihan. Berlaku adil memberikan jasa dan pendidikan kepada masyarakat tanpa membedakan status sosial Kelemahannya terjadinya kecurangan seperti kkn yang mungkin terjadi di sektor-sektor seperti bisnis, perdagangan dan industri Peluang dari industri di masyarakat dapat memajukan sektor perdagangan pemerintahan untuk menambah pemasukan Ancamannya tidak berjalannya visi misi sesuai rencana pemerintah karena masyarakat tidak mendukung Bersama-sama menjaga dan mengembangkan lahan pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, perindistrian, maupun pengelolaan pasar Melestarikan budaya gotong-royong kerjabakti di kalangan masyarakat Mendapatkan pelakuan yang sama di mata hukum Mendapatkan perlakuan yang sama untuk mendapatkan pendidikan yang layak dan berkualitas Untuk mewujudkan visi dan misi kota Lubuklinggau pemerintah memperdayakan masyarakat dengan adil dan bijaksana. Penerapan tertib hukum kepada masyarakat merupakan salah satu visi dan misi di kota Lubuk Linggau Kerjasama antar pemerintah dan masyarakat dalam penataan ruang perkotaan Lubuk Lingau harus didasari dengan rasa gotong royong Kebijakan pemerintah untuk pembangunan sarana pendidikan dan kesehatan harus didukung oleh warga LubukLinggau Saling membantu dalam menjaga asset pendapatan di tiap kecamatan Mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan wawasan lingkungan. Mencukupi kebutuhan primer penduduk dengan melindungi hak merdekanya Menjaga tiap lingkungan penduduk dari limbah industri

ANALISA STRATEGI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL DALAM MENGGAPAI VISI DAN MISI DI KOTA LUBUK LINGGAU
a. b. c. Ketuhanan Yang Maha Esa I d. a. b. c. d. a.

b.

c. d. a. b. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab II c. d. a. b. Persatuan Indonesia III c. d. Pemerintah mndukung gerakan lembaga atau komunitas mengenai program kemanusiaan (contohnya saat bncana) Dukungan pemerintah tidak sepenuhnya dapat mencukupi baik dari segi moral maupun materi Mensejahterakan guru, tenaga pengajar, petani, peternak, pengelola kebun, dan tidak menindas masyarakat golongan ekonomi rendah Sebagian masyarakat menjadi terlalu mngandalkan bantuan shg mnjadi masyarakat yang tidak mandiri Menyatukan setiap kecamatan untuk mengembangkan Perdagangan, Industri, Jasa dan Pendidikan Kelemahan akan terpecah belahnya masyarakat akibat pengaturan pemerintah Menjalin perdamaian antar sesama tanpa memandang ada nya perbadaan Ancaman terberat adalah rapuhnya negara akibat kurangnya rasa solidaritas antar bangsa Mewujudkan visi misi kota Lubuklinggau untuk menjadi masyarakat Madani dengan memberikan kesempatan masyarakat dan pemuda untuk berpartisipasi Memerdekakan kaum miskin dan menjaga anak yatim. Melibatkan masyarakat dalan pengambilan keputusan yang penting bagi kota Lubuklinggau dengan prinsip kebijaksanaan yang bermanfaat bagi kepentingan rakyat banyak Berpikir dengan kondisi sosial untuk mencapai tahapan yang lebih tinggi sebagai bangsa Indonesia Memberikan kesempatan untuk mencari nafkah dan hak pendidikan ke tiap lapisan masyarakat Memberikan pelayanan yang sama di setiap kegiatan dan menjadikan sektor Perdagangan, Industri, Jasa dan Pendidikan agar dapat diterima di seluruh kalangan masyarakat Menetapkan tarif pengelolaan pasar dengan wajar tanpa korupsi Tidak membedakan masyarakat yang berpenghasilan tinggi maupun rendah a. b. c. d. a. a. b. c. Adanya kepedulian masyarakat dalam melestarikan alam juga budaya yang dimilki daerahanya Masih kurangnya kesadaran terhadap pembangungan daerah dilihat dari segi ekonomi Hasil bumi seluruhnya menjadi andalan bagi peningkatan perekonomian oleh masyarakat Terbatasnya kemampuan untuk memasarkan keluar sendiri oleh masyarkat. Menguatkan rasa silahturahmi demi kemakmuran bersama Saling bersatu antar sesama masnyarakat sendiri Memberi kedamaian dalam bermasnyarakat dan saling tolongmenolng Saling berkerja sama antar masnyarakat dalam kehidupan persatuan a. b. c. d. a.

b. c. d. a. b. c. d.

a. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permuyawaratan Perwakilan

a. b. c. d.

IV

b. c.

Menyelesaikan setiap masalah secara musyarawah Saling mendukung perekonomian daerah demi kesejahteraan rakyat Menjalin komunikasi antar masyarakat agar tercipta keharmonisan di antara masyarakat Mejunjung tinggi perdamaian diantar sesama masyarakat

d. a.

a. b. c. d.

Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

b. V c. d.

Melaksanakan program kerja pemerintah untuk mencapai kesejahteraan daerah Lubuklinggau. Kurangnya penerapan prinsip keadilan dapat merusak kehidupan bermasyarakat. Mendapat perlakuan yang adil dalam bidang hukum, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan. Hilangnya ketertiban umum dan kesejahteraan masyarakat sebagai akibat tidak menjalankan norma-norma yang berlaku.

a. b. c. d.

VI. Penutup Kesimpulan a. Kota Lubuklinggau telah menyediakan berbagai sektor mata pencaharian seperti pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, perindistrian, maupun pengelolaan pasar b. Pemerintah kota Lubuklinggau telah memberikan kebebasan kepada rakyat untuk memeluk kepercayaan agama dan mencari mata pencaharian untuk kehidupan masingmasing c. Masyarakat ikut berpartisipasi dalam pencapaian visi dan misi kota Lubuklinggau dengan cara berperan aktif di sektor yang telah disediakan oleh pemerintah. d. Pancasila sebagai ideologi nasional membawa konsekuensi logis bahwa nilai-nilai Pancasila seharusnya dijadikan sebagai landasan fundamental bagi pemerintah dan masyarakat. Saran a. Sektor mata pencaharian yang ada harus dimanfaatkan dengan efektif dan sebaik mungkin dengan mendistribusikan kepada masyarakat tanpa melihat status sosial, budaya, atau agama. b. Kebebasan yang telah ada tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan individu tanpa memperdulikan kepentingan bersama c. Pemerintah harus siap menerima kritik dan saran dari masyarakat agar terjadi kesinambungan demi tercapainya masyarakat madani. d. Landasan fundamental nilai-nilai Pancasila tersebut harus dilaksanakan sepenuh hati dan ditumbuh kembangkan kembali khususnya bagi generasi muda sehingga tetap menjadi pedoman dalam hidup bermasyarakat.

LEMBAR HASIL DISKUSI 1. Apakah perkembangan industri dan perdagangan kota Lubuklinggau sudah sesuai dengan ideologi negara ? Sudah sesuai, terlihat dari banyaknya perkembangan industri di kota lubuk linggau yang semakin berkembang dengan pesat seiring dengan perkembangan zaman, dan kota lubuk linggau memiliki potensi besar untuk menjadi tempat berinvestasi yang dapat memberikan dampak positif terhadap kemakmuran penduduk kota lubuk linggau. 2. Bagaimana menurut kalian tentang pancasila yang sifatnya flexible sedangkan pancasila dijadikan sebagai ideologi negara ? Sangat tepat sekali jika pancasila dijadikan sebagai ideologi negara, karena pancasila merupakan ideologi terbuka yang fleksibel yang berarti bahwa nilai-nilai dan cita-citanya tidak dipaksakan dari luar, melainkan digali dan diambli dari kekayaan rohani, moral dan budaya masyarakatnya sendiri. Ideologi pancasila dapat berinteraksi dengan perkembangan zaman dan adanya dinamika secara internal, keterbukaan ideologi Pancasila terutama ditujukan dalam penerapannya yang berbentuk pola pikir yang dinamis dan konseptual dalam dunia modern. Pancasila memiliki dimensi ketiga, yaitu dimensi fleksibelitas atau dimensi pengembangan, yang juga diperlukan oleh suatu ideologi guna memelihara dan memperkuat relevansinya dari masa ke masa

TUGAS INDIVIDUAL PANCASILA

Oleh: Kelompok B-4


R.A. Wita Ferani Kartika Jailani Latira Lestiyani Marinda Nur T. M. Ikhsan Amadea Mentari Effendi Meta Adriani Prisca Ockta P. Pritta Devika Putri Indah Permata Radi Tri Hadrian Rahayu Raka Aditya Ratna Sari Riani Putri Ridnia Nur Istiqomah Sandri Tb Fahruroji Tegar Wibawa R. Ulfani Aprilia Kartini Vicky Yunitasari 1102009229 1102006135 1102009157 1102009165 1102009186 1102009169 1102009171 1102009220 1102009221 1102009228 1102009232 1102009233 1102009234 1102009237 1102009243 1102009245 1102009258 1102009280 1102009281 1102009288 1102009292

FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS PANCASILA

R.A. WITA FERANI KARTIKA 1102009229 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS KUIS PANCASILA


ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN PERBANDINGAN IDEOLOGI PANCASILA DENGAN IDEOLOGI LAIN DAN PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA
STRATEGI PANCASILA PERBANDINGAN IDEOLOGI PANCASILA DENGAN IDEOLOGI LAIN 1 a. Mengemban tugas sebagai makhluk Tuhan b. Mempercayai Tuhan bahwa segala sesuatu dilandaskan oleh adanya kehendak Tuhan, bukan berdasarkan kebendaan c. Memberikan kebebasan dalam beribadah menurut kepercayaan kepada Tuhan a. b. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB II c. Menjadikan rasa nasionalisme sebagai sesuatu yang dijiwai kemanusiaan yang adil dan beradab Menganggap manusia bukan sebagai makhluk bebas namun sebagai makhluk yang tetap menyadari kewajibannya Memberikan kehidupan bermasyarakat yang tetap selaras di kepentigan pribadi maupun masyarakat Suatu rasa yang beralaskan Pancasila dapat memelihara persatuan Indonesia untuk adanya kerukunan masyarakat Membentuk sikap saling membantu antara individu demi mencapai kepentingan bersama Menciptakan rasa saling menghormati meskipun sebagai makhluk sosial demi persatuan Membuat suatu keputusan untuknegara dengan musyawarah mufakat tanpa pengambilan keputusan sepihak Memberikan hak-hak kepada individu untuk mengemukakan pendapat demi kebaikan bersama Adanya pendapat yang sulit tertampung sehingga tetap terkesan semua pendapat pemerintah Memberikan penghargaan atas setiap insan dalam kemajuan bersama Memberikan hak-hak asasi tiap individu namun dalam konteks demi terciptanya keadilan di masing-masing pihak Tetap memberikan suatu hak milikpribadi atas sesuatu benda kepada tiap individu berbeda dengan landasan komunis Mendahulukan kewajiban dibandingkan hak PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA A. 2 Memberikan setiap insan Tuhan untuk mengembangkan pemikiran-pemikiran baru demi kemajuan kepercayaan agama masing-masing Menjadikan tiap individu untuk bebas menghayati nilai-nilai dasar keagamaan dan kepercayaan kepada Tuhan Menimbulkan pandangan ekstrim terhadap Tuhan Menjaga hak-hak tiap individu dengan adil dalam pengemukaan pendapat Demokrasi di Indonesia sebagai wujud dasar keadilan namun dengan mengutamakan hak-hak Negara Keberadaan Pancasila memberikan ideologi demi peradaban manusia dalam hak-hak individu mencapai suatu cita-cita Menjadikan masyarakat memiliki rasa saling mengisi dan saling memperkuat satu sama lain Masyarakat dapat saling berkomunikasi antar satu sama lain Terganggunya stabilitas nasional akibat simpangnya makna ideologi terbuka Penciptaan norma harus melalui suatu konsesus Mewujudkan nilai-nilai nasional dengan jiwa dan semangat yang sama nilai dasarnya Pembangunan nasional dapat berkembang dengan sangat cepat

KETUHANAN YANG MAHA ESA

B.

C.

a. b. c.

a. b. III c. a. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAH KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN

a.

PERSATUAN INDONESIA

b. c.

A. B. C.

b. IV c. d. a.

a. b. c.

KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

b.

c.

Adanya fleksibelitas untuk individu memenuhi kebutuhannya Kehidupan rakyat kecil kalah dengan rakyat yang lebih besar kekuasaannya Larangan terhadap pandangan ekstrim seputar kehidupan sosial menggelisahkan kehidupan masyarakat

PENUTUP Kesimpulan: Ideologi Pancasila berbeda dengan ideologi lain dalam makna hak asasi individu dan hak pemerintah dalam menjalankan Negara Pancasila tetap memberikan pandangan bahwa individu memiliki hak-hak namun tetap diawali suatu kewajibam Pancasila sebagai ideologi terbuka dengan tetap menjaga batas-batas tiap individu Adanya pemikiran baru membuat masyarakat saling mengisi, merupakan cerminan Pancasila dapat dijadikan landasan hidup. Saran: Hak asasi individu harus diperjelas agar tidak terjadi penyimpangan dengan hak pemerintah Kewajiban harus dipertegas agar masyarakat tidak sesuka hati meminta hak Individu harus mengerti batas-batas yang tidak boleh dilanggar agar stabilitas nasional tetap terjaga. Pemikiran baru tetap harus bercermin ke Pancasila

UJIAN TENGAH SEMESTER


ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI SUMPAH PEMUDA DALAM SUMPAH DOKTER DILIHAT DARI ETIKA PANCASILA TERHADAP PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL DENGAN STUDI KASUS DI KOTA LUBUKLINGGAU, SUMATERA SELATAN
STRATEGI PANCASILA a. b. KETUHANAN YANG MAHA ESA c. d. KEWAJIBAN UMUM 1 Memberikan kebebasan dalam memilih agama Memberikan perbedaan keyakinan antara masyarakat yang menimbulkan perbedaan kebiasaan hidup Memunculkan rasa persatuan antara agama Menimbulkan fanatisme beragama yang berlebihan yang dapat menganggu kerukunan hidup A. B. C. D. a. b. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB c. II d. Mendahulukan kewajiban dibandingkan hak Menimbulkan batas-batas yang kurang jelas antara kewajiban yang satu dengan yang lain Memberikan kesempatan kepada pemuda dalam melaksanakan kewajibannya sebagai masyarakat indonesia Menimbulkan penyimpangan akibat banyak yang lebih menuntut hak daripada melaksanakan kewajibannya. Menguatkan rasa persatuan pemuda dan masyrakata agar bersama-sama melaksanakan kewajiban bersama Memunculkan suatu gap antara rakyat kecil yang tidak bisa mendapatkan haknya Memberikan kesempatan pada pemuda dan masyarakat dalam mempersatukan bangsa lewat sumpah bersama Adanya budaya dari luar yang merusak pikiran pemuda dalam menjalankan kewajiban Mengikuti pemilihan umum presiden, wakil presiden, DPR, dan jajarannya Munculnya rasa keegoisan pemerintah dalam mengatur kewajiban masyarakatnya Menampung aspirasi rakyat dengan memberikan kewajiban untuk memilih keinginannya demi negara Masyarakat tidak dilibatkan dalam pengambilan keputusan tertentu Mencukupi kebutuhan primer masyarakat dan tidak membedakan status sosialnya Kurangnya tersebarnya sekitar mata pencaharian penduduk Memberikan kesempatan kepada keluarga untuk melaksanakan kewajibannya mencari nafkah Munculnya korupsi karena pemerintah yang terlalu rakus dengan harta akibat ingin mengutamakan keluarganya saja
a. b.

KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP PASIEN 2 Memberikan pelayanan kesehatan kepada seluruh lapisan masyarakat tanpa membeda-bedakan agama Adanya perbedaan agama antara dokter dan pasien terkadang mempersulit komunikasi akibat beda kebiasaan Mempelajari kebiasaan agama lain guna mendapat pengetahuan dan ilmu terbaru yang dapat diterapkan untuk sosial Melakukan tindakan yang bertentangan dengan norma dan agama Memberikan pelayanan kesehatan tanpa membedakan status sosial Menggunakan kemampuannya tanpa disadari untuk melakukan tindakan yang bertentangan dengan kewajibannya seperti memberi surat sakoit pada pasien agar pasien tersebut dapat bolos Memposisikan diri sebagai dokter untuk kepentingan rakyat kecil Melakukan pelanggaran kode etik dokter indonesia dengan melakukan mal praktek Menghormati teman sejawat dan guru-guru yang telah mengajarnya dan memberikan ilmu Terpengaruh dengan iming-iming uang sehingga lupa dengan kewajibannya dan membedakan status sosial pasien Memberikan hidupnya demi kepentingan perikemanusiaan Menolak pasien bahkah melaporkan pasien yang tidak bisa membayar jasanya Mengikuti pemilihan ketua puskesmas demi memajukan taraf kesehatan masyarakat setempat Terpengaruh dengan politik kepartaian sehingga tidak dapat melaksanakan kewajiban sesungguhnya sebagai dokter Merahasiakan segala yang diketahui tentang pasien Memberikan obat palsu untuk pasiennya karena menganggap pasiennya bodoh Memberikan pengobatan dan pelayanan kesehatan kepada masyarakat yang membutuhkan Membeda-bedakan antara pasien langganan dengan pasien yang tidak biasa ditangani Menggunakan bahasa pemersatu, bahasa indonesia yang baik dalam menghadapi pasien yang berbeda-beda budayanya Adanya dokter-dokter luar membuat dokter lokal enggan mengobati pasien dengan status sosial rendah A. B. C. D. A. B. C. D.

KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP DIRI SENDIRI Melaksanakan praktek kedokteran tanpa membeda-bedakan agama dan kepercayaan lingkungan setempat Kurang mempedulikan aspek agama dalam pelaksanaan praktek kedokteran Menghargai setiap hidup insani tanpa membandingkan agama Terpengaruh dengan pertimbangan keagamaan dalam melakukan tatalaksana yang berlebihan Menghargai diri sendiri untuk nantinya dapat memberi contoh ke yang lain Tidak dapat melaksanakan kewajibannya sebagai dokter karena tidak mengerti tugasnya untuk masyarakat Memunculkan rasa sosialisme untuk memajukan negara melalui kesehatan Tidak memperdulikan kebutuhan kesehatan setempat karena tergiur harta Memunculkan semangat kekeluargaan dan kebersamaan antara diri sendiri, pasien, dan teman sejawat Kurang menghormati orang lain sehingga diri sendiri jadi tidak dihormati Memposisikan diri demi terbentuknya persatuan negara melalui kesehatan bersama Tidak menghargai hak orang lain Mengikuti penyuluhan kesehatan untuk menambah ilmu Mengasah kemampuan pribadi untuk praktek kedokteran tapi tidak mempedulikan kewajibannya untuk memberi pengobatan Munculnya rasa kepemipinan karena terbiasa dengan pasien Melanggar kode etik Kedokteran Tidak membeda-bedakan diri dengan dokter lain Tidak dapat melaksanakan kewajibannya dengan baik Mempersatukan masyarakat dengan saling mensejahterakan kesehatan Tidak adil dalam menghadapi orang lain sementara diri sendiri selalu menuntut keadilan

c. d.

a. b. PERSATUAN INDONESIA III c. d. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAH KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN a. b. IV c. d. a. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA b. c. d.

a. b. c. d. D. E. F. G. a. b. c. d.

A. B. C. D. A. B. C. D. A. B. C. D.

POLA PIKIR Pemuda Sumpah Pemuda Pancasila sebagai Ideologi Nasional Dokter Sumpah Dokter

Kode Etik Kedokteran Indonesia

Memunculkan kewajiban Dokter Kewajiban terhadap Diri Sendiri

Kewajiban Umum Persatuan Indonesia PENUTUP

Kewajiban terhadap Pasien

Kesimpulan a. Dokter memiliki kewajiban umum, kewajiban terhadap pasien, dan kewajiban terhadap diri sendiri yang harus dilaksanakan b. Pancasila memegang peranan penting agar makna kewajiban diserap setiap pemuda dan dokter c. Sumpah pemuda merupakan landasan jiwa untuk mahasiswa-mahasiswa kedokteran d. Dokter mempunyai kode etik yang semuanya dibentuk demi keadilan sosial bersama Saran a. Perbedaan kewajiban dan hak harus diperjelas agar pelaksanaan kewajiban dapat efektif b. Makna pancasila harus selalu disosialisasikan terhadap setiap lapisan masyarakat terutama pemuda dan dokter c. Selalu mengingat peristiwa sumpah pemuda agar dapat menyerap nilai-nilainya d. Setiap dokter harus memahami kode etik tersebut agar tidak terjadi penyimpangan

TUGAS MANDIRI
I. PENDAHULUAN

1. Kota Lubuklinggau Kota Lubuklinggau adalah suatu kota setingkat kabupaten paling barat wilayah propinsi sumatera Selatan terletak pada posisi antara 10240'0-1030'0 bujur timur dan 34'10-322'30 lintang selatan berbatasan langsung dengan kabupaten Rejang Lebong Propinsi Bengkulu. Tahun 1981 dengan Peraturan Pemerintah Republik Indonesia Nomor 38 tanggal 30 Oktober 1981 Lubuklinggau ditetapkan statusnya sebagai Kota Administratif. Warna Putih Pita pada lambang kota Lubuklinggay melambangkan tali pemersatu antar masyarakat berdasarkan keluhuran, kesucian dan bertuliskan SEBIDUK SEMARE Secara Konotasi Sebiduk berarti Tempat atau Wadah Semare Berarti Tujuan. Sebiduk Semare Berarti Satu Wadah/ Tempat dengan Satu Tujuan. Tahun 2001 dengan Undang-Undang Republik Indonesia Nomor 7 tahun 2001 tanggal 21 Juni 2001 Lubuklinggau statusnya ditingkatkan menjadi Kota. Pada tanggal 17 Oktober 2001 Kota Lubuklinggau diresmikan menjadi Daerah Otonom. Pembangunan Kota Lubuklinggau telah berjalan dengan pesat seiring dengan segala permasalahan yang dihadapinya dan menuntut ditetapkannya langkah-langkah yang dapat mengantisipasi perkembangan Kota, sekaligus memecahkan permasalahan-permasalahan yang dihadapi. Untuk itu diperlukan Manajemen Strategis yang diharapkan dapat mengelola dan mengembangkan Kota Lubuklinggau sebagai kota transit ke arah yang lebih maju menuju Kota Metropolitan. Kota Lubuklinggau terletak pada posisi geografis yang sangat strategis yaitu di antara provinsi Jambi, Provinsi Bengkulu serta ibu kota provinsi Sumatera Selatan (Palembang) dan merupakan jalur penghubung antara Pulau Jawa dengan kota-kota bagian utara Pulau Sumatera. Total populasi penduduk Lubuklinggau adalah 193.348 orang-orang terdiri dari berbagai kelompok suku yang sebagian besar dari Musi Rawas dan Linggau dengan mayoritas dari populasi adalah Muslim. 2. Makna Lambang Pemerintah Kota Lubuklinggau

Prisai merupakan alat perlindungan dalam pertempuran, dari bentuk prisai dimana terdapat 5 (lima) buah sudut yang mencerminkan Kota Lubuklinggau merupakan bagian wilayah Republik Indonesia yang mempunyai 5 (lima) unsur pramugari Pertahanan Negara yang berasal dan timbul dari rakyat sendiri yakni : Angkatan Darat, Angkatan Laut, Angkatan Udara, Kepolisian, Pemerintahan Sipil

Background merah melambangkan kerja keras, semangat tinggi, berani, memberikan makna pada penyelenggara pemerintahan terdiri dari pahlawan-pahlawan, ilmuan, cendikiawan juga lapisan masyarakat sebagai tombak perkembangan daerah menuju Adil dan Makmur di Kota Lubuklinggau. Bukit sulap yang terletak di Radius Kota Lubuklinggau berwarna hijau memberikan makna subur, makmur, berkemauan keras, tumbuh segar Roda Kemudi Kapal melambangkan penyelenggaraan roda Pemerintahan, Pembangunan dan Kemasyarakatan yang dilaksanakan oleh pemerintah kota. Warna kuning emas padi melambangkan biji padi masak merupakan sumberdaya potensi yang cerah sudah pantas dikelolah dan Hijau / putih Kapas merupakan lambang, luhur, tumbuh segar, subur makmur sebagai sumber kelangsungan hidup masyarakat yang dijumpai sepanjang musim. 5 garis Kuning Emas bergelombang melambangkan potensi yang cerah perlu dilestarikan merupakan bermacam budaya Asli dan campuran yang berada di Kota Lubuklinggau mereka saling mengerti baik bahasa maupun adat istiadat : Bahasa adat Musi, Bahasa adat Rawas, Bahasa adat Saling, Bahasa adat Rejang, Bahasa adat Campuran 3 garis segitiga kuning emas bertemu titik sudut pandang kearah Pusat Kota melambangkan potensi yang cerah perlu digali, dikembangkan merupakan kota Transit yang dapat menghubungkan 3 kota antara lain Jambi, Lampung, Bengkulu. Sungai kelingi berwarna biru melambangkan menghimpun, cerah semangat tinggi sebagai potensi alam yang terus dikembangkan menjadi Sumber Kehidupan Masyarakat. Warna Putih Pita melambangkan tali pemersatu antar masyarakat berdasarkan keluhuran, kesucian dan bertuliskan SEBIDUK SEMARE Secara Konotasi Sebiduk berarti Tempat atau Wadah Semare Berarti Tujuan. Sebiduk Semare Berarti Satu Wadah/ Tempat dengan Satu Tujuan. 3. Visi Misi Kota Lubuklinggau Visi: Terwujudnya Kota Lubuklinggau sebagai "Pusat Perdagangan, Industri, Jasa dan Pendidikan Melalui Kebersamaan Menuju Masyarakat Madani". Misi : Meningkatkan Sumber Daya Manusia Yang Berkualitas dan Berakhlak Mulia. Menumbuhkembangkan pusat bisnis, perdagangan, industri, dan jasa secara terpadu. Mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan wawasan lingkungan. Mewujudkan kota Lubuklinggau yang madani melalui pertumbuhan ekonomi sosial masyarakat. Meningkatkan profesionalisme aparatur dalam penyelenggaraan pemerintahan. 4. Pembangunan, Peluang Investasi, Seni Budaya Pariwisata Mewujudkan visi dan misi kota Lubuklinggau tahun 2008-2013 tersebut, pemerintah kota Lubuklinggau harus mengembangkan arah pembangunan yaitu strategi internal dan strategi eksternal. Untuk mencapai tujuan pembangunan menengah daerah periode 5 tahun mendatang. Visi kota Lubuklinggau dituangkan dalam strategi dan arah kebijakan dengan program prioritas sebagai berikut : Pembangunan sumber daya manusia dan kehidupan beragama Pembangunan pendidikan dan kesehatan

Memperkuat ekonomi yang berbasis sektor unggulan serta membangun infrastruktur dan layanan sosial. Penataan ruang perkotaan, percepatan pembangunan wilayah-wilayah strategis dan cepat tumbuh. Pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan pemberdayaan masyarakat. Pembangunan kepemudaan, olahraga dan peningkatan IPTEK Peningkatan pelayanan publik Penerapan Tertib Hukum Peluang Investasi di daerah Lubuklinggau mencakup aspek pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, perindistrian, maupun pengelolaan pasar. Kota Lubuklinggau merupakan satu-satunya kota di Propinsi Sumatera Selatan yang memiliki hutan pegunungan Taman Nasional Kerinci Sebelat (TNKS) dengan puncak Bukit Sulap yang indah. Beberapa kawasan wisata dan prasarana penunjang kepariwisataan di Kota Lubuklinggau. Kota Lubuklinggau memiliki banyak tempat wisata menarik, serta seni dan budaya yang khas. Makanan khas nya pun tidak kalah menarik dan disukai berbagai kalangan. POKOK PERMASALAHAN Bagaimana peluang matapencaharian masyarakat Kota Lubuklinggau? Bagaimana kebebasan rakyat dalam kehidupannya di Kota Lubuk Linggau? Bagaimana penerapan aspek merdeka, adil, makmur menurut strategi Pancasila di kota Lubuklinggau? d. Bagaimana makna Pancasila sebagai ideologi nasional di kota Lubuklinggau?
II. a. b. c. III.

METODE ANALISA Bersumber dari buku Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, Bab 4: Pancasila Sebagai Ideologi Nasional Bersumber dari: http://www.lubuklinggau.go.id/ dan berbagai sumber pemerintahan tentang kota budaya, pembangunan, pengelolaan Lubuklinggau Bersumber dari berita di website kota Lubuklinggau: Peringatan Hari Kesaktian Pancasila Berlangsung Khidmat Bersumber dari berita di: http://www.tempointeraktif.com/ Bersumber dari berita di: http://regional.kompasiana.com/2011/03/08/risiko-laki-lakitertular-hivaids-di-kota-lubuk-linggau-sumatera-selatan/
PANCASILA IDEOLOGI NEGARA
menggapai visi dan misi

IV. POLA PIKIR

UUD 1945

MERDEKA

ADIL

MAKMUR

PERAN PEMERINTAH DAN MASYARAKAT

SEMANGAT PANCASILA

V.

HASIL ANALISA

ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN MERDEKA, ADIL, DAN MAKMUR DI KOTA LUBUKLINGGAU, SUMATRA SELATAN
Strategi Pancasila a. Ketuhanan Yang Maha Esa b. c. d. a. b. c. II d. a. b. Persatuan Indonesia III c. d. Merdeka 1 Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap orang lain Memberi kebebasan dalam memilih agama Munculnya rasa persatuan antara masyarakat dengan kepercayaan dan agama berbeda demi mencapai kemerdekaan bersama Fanatisme beragama yang berlebihan menggangu kerukunan hidup dan kebebasan beribadah Menghargai tiap individu untuk mengemukakan aspirasi Tidak menindas masyarakat golongan ekonomi rendah Mensejahterakan guru, tenaga pengajar, petani, peternak, pengelola kebun. Memberi kebebasan pada masyarakat untu memilih mata pencaharian yang cocok untuknya Bersatunya masyarakat untuk tercapainya kemerdekaan bersama Saling menghormati antara masyarakat yang berbeda etnik atau ras nya Menyatukan setiap kecamatan untuk mengembangkan Perdagangan, Industri, Jasa dan Pendidikan Menghargai perbedaan pendapat antara masyarakat dan saling memaafkan kesalahan sesama Memberikan kesempatan lapangan kerja bagi orang yang pengangguran Mewujudkan visi misi kota Lubuklinggau untuk menjadi masyarakat Madani dengan memberikan kesempatan masyarakat dan pemuda untuk berpartisipasi Memerdekakan kaum miskin dan menjaga anak yatim. Masyarakat tidak sepenuhnya dilibatkan untuk pengambilan keputusan tertentu Mencukupi kebutuhan primer penduduk Memberikan kesempatan ke tiap lapisan masyarakat untuk mencari nafkah Melindungi segenap masyarakat Menjadikan koperasi sebagai wadah untuk masyarakat kurang mampu untuk memenuhi kebutuhannya Adil 2 Saling mengohormati antara kepercayaan agama masingmasing Mengembangkan sikap bekerjasama antara pemeluk agama Tidak membedakan antara kepercayaan satu dengan yang lain Bagi masyarakat yang lebih mapan akan lebih mampu melaksanakan segala bentuk ibadah dibanding yang kurang mampu Memberikan kesempatan bagi yang memiliki harta lebih untuk memberi santunan bagi yang kurang mampu Mendahulukan kepentingan bersama daripada kepentingan individu Masih kurangnya keadilan dalam mendapatkan hak Kehidupan rakyat yang kurang berlandaskan keadilan Memunculkan semangat kekeluargaan dan kebersamaan Mengutamakan musyawarah untuk mufakat. Merayakan hari Kesaktian Pancasila bersama-sama Adanya kesenjangan sosial antara tiap kecamatan Makmur 3 Memberikan kesempatan beribadah kepada Tuhan Merayakan hari raya dengan khidmat Mensejahterakan pemuka agama Minimnya fasilitas sarana untuk ibadah dapat membatasi cara-cara tertentu dalam beribadah

a. b. c. d.

a. b. c. d.

a. b. c. d. a. b. c. d.

a. b. c. d. a. b. c. d.

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

Saling membantu dalam usaha mencapai kemakmuran bersama Memberikan pertolongan pada seluruh masyarakat Meberantas penyakit menular yang ada di kota Lubuklinggau Menghapuskan monopoli aset kota Bersama-sama menjaga lahan pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, perindistrian, maupun pengelolaan pasar Menguatkan rasa silahturahmi demi kemakmuran bersama Saling membantu mengembangkan produksi pertanian, dsb Jiwa Pancasila yang mulai luntur menimbulkan persaingan untuk memperoleh kemakmuran perseorangan Memberikan pelayanan sosial kepada masyarakat Memfasilitasi sarana prasarana umum masyarakat Meningkatkan profesionalisme aparatur dalam penyelenggaraan pemerintahan. Masih ada kemungkinan terdapat penyimpangan yang tersembunyi Menjaga asset pendapatan di tiap kecamatan Mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan wawasan lingkungan. Menyediakan lapangan kerja bagi orang yang membutuhkan Kurang tersebarnya sektor mata pencaharian penduduk

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permuyawaratan Perwakilan

a. b. IV c. d.

a. b. c. d. a. b. c. d.

Menggunakan hati dan moral dalam memimpin rakyat Memikirkan penghidupan dan kesejahteraan bangsa seluruhnya Mengadakan musyawarah dengan menghadirkan tokoh-tokoh perwakilan daerah Menumbuhkembangkan pusat bisnis, perdagangan, industri, dan jasa secara terpadu. Tidak membedakan status sosial tiap masyarakat. Menjadikan sektor Perdagangan, Industri, Jasa dan Pendidikan agar dapat diterima di seluruh kalangan masyarakat Menetapkan tarif pengelolaan pasar dengan wajar tanpa korupsi Menjaga tiap lingkungan penduduk dari limbah industry

a. b. c. d.

a.
Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia V

a. b. c. d.

b. c. d.

VI. PENUTUP

Kesimpulan a. Kota Lubuklinggau telah menyediakan berbagai sektor mata pencaharian seperti pertanian, perkebunan, perikanan, peternakan, perindistrian, maupun pengelolaan pasar b. Pemerintah kota Lubuklinggau telah memberikan kebebasan kepada rakyat untuk memeluk kepercayaan agama dan mencari mata pencaharian untuk kehidupan masingmasing c. Dari aspek merdeka, adil, dan makmur, Kota Lubuklinggau telah berusaha menyatukan ketiga hal tersebut yang dapat dilihat dari target utama kota Lubuklinggau yakni masyarakat Madani yang dicapai dengan kebersamaan terpusat Perdagangan, Industri, Jasa dan Pendidikan. d. Pancasila sebagai ideologi nasional membawa konsekuensi logis bahwa nilai-nilai Pancasila seharusnya dijadikan sebagai landasan fundamental bagi pemerintah dan masyarakat. Saran a. Sektor mata pencaharian yang ada harus dimanfaatkan dengan efektif dan sebaik mungkin dengan mendistribusikan kepada masyarakat tanpa melihat status sosial, budaya, atau agama. b. Kebebasan yang telah ada tidak boleh disalahgunakan untuk kepentingan individu tanpa memperdulikan kepentingan bersama c. Selain dengan kebersamaan tersebut, masyarakat Madani dapat tercapai dengan semangat Pancasila. Dengan semangat Pancasila, keragaman budaya, keragaman agama/kepercayaan, maupun keragaman latar belakang sosial dapat disatukan. d. Landasan fundamental nilai-nilai Pancasila tersebut harus dilaksanakan sepenuh hati dan ditumbuh kembangkan kembali khususnya bagi generasi muda sehingga tetap menjadi pedoman dalam hidup bermasyarakat.

TUGAS PANCASILA

Jailani 1102006135 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS MANDIRI
BAB I PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG a. Setiap bangsa dan negara yang ingin berdiri kokoh kuat, tidak mudah terombangambing oleh kerasnya persoalan hidup berbangsa dan bernegara, sudah barang tentu perlu memiliki dasar negara dan ideologi negara yang kokoh dan kuat pula. Tanpa itu, maka bangsa dan negara akan rapuh. b. Mempelajari Pancasila lebih dalam menjadikan kita sadar sebagai bangsa Indonesia yang memiliki jati diri dan harus diwujudkan dalam pergaulan hidup sehari-hari untuk menunjukkan identitas bangsa yang lebih bermartabat dan berbudaya tinggi. c. Ideologi mempunyai arti pengetahuan tentang gagasan-gagasan, pengetahuan tentang ide-ide, science of ideas atau ajaran tentang pengertian-pengertian dasar. d. Ideologi berintikan seperangkat nilai yang bersifat menyeluruh dan mendalam yang dimiliki dan dipegang oleh seseorang atau suatu masyarakat sebagai wawasan atau pandangan hidup. Melalui rangkaian nilai itu kita mengetahui bagaimana cara yang paling baik, yaitu secara moral atau normatif dianggap benar dan adil, dalam bersikap dan bertingkah laku untuk memelihara, mempertahankan, membangun kehidupan duniawi bersama dengan berbagai dimensinya. 2. POKOK PERMASALAHAN Jika nilai-nilai ideology pancasila itu memang berasal dari masyarakat Indonesia sendiri, mengapa harus dibudayakan lagi ? 3. TUJUAN ANALISA STRATEGI a. Mengetahui arti ideology secara luas dengan berlandaskan pengertian harfiah bahwa ideology berarti a system of ideas b. Mewujudkan suatu asas kerokhanian, pandangan dunia, pedoman hidup, pegangan hidup yang dipelihara, dikembangkan, diamalkan, dilestarikan kepada generasi berikutnya, diperjuangkan dan dipertahankan dengan kesediaan berkorban. c. Membahas fungsi ideology dari segala aspek d. Menganalisis factor-factor terkait, yang akan kami bahas dalam colega, pandangan hidup, dan ekonomi berdasarkan butir-butir pancasila 4. KERANGKA KONSEP a. Pembukaan UUD 45 Pokok Pikiran keempat : Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa, menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. Oleh karena itu, Undang-Undang Dasar harus mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lainlain penyelenggara negara untuk memelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur . b. Pancasila sebagai ideology terbuka, bahwa nilai-nilainya tetap namun penjabarannya dapat dikembangkan secara kreatif dan dinamis sesuai dengan kebutuhan dinamika perkembangan masyarakat Indonesia itu sendiri. c. Pancasila sebagai suatu system filsafat juga merupakan ilmu induk sebagai pangkal dan landasan bagi pengembangan ilmu-ilmu khusus lainnya. d. Pancasila dapat membantu sistematisasi consensus-konsensus nasional menjadi suatu ideology terpadu.

5. METODE ANALISA a. Bersumber dari buku UUD 1945 P-4 GBHN b. Bersumbar dari buku pancasila sebagai ideologi c. Bersumber pada buku membangun sistem ekonomi d. Berdasarkan website http://organisasi.org/ciri-ciri-sistem-ekonomi-pancasila-diindonesia-belajar-sambil-browsing-internet e. matakuliah.files.wordpress.com/.../ekonomi-pancasila-dalam-tinjauan-pilsafatilmu.pdf f. Dll. BAB II LANDASAN TEORI PUSTAKA 5. Pancasila sebagai ideologi nasional yang mempunyai empat tipe yaitu : a) Ideologi konservatif,yaitu ideologi yang memelihara keadaan yang ada (status quo), setidak-tidaknya secara umum,walaupun membuka kemungkinan perbaikan dalam hal-hal teknis b) Kontra ideologi, yaitu melegitimasi penyimpangan yang ada dalam masyarakat sebagai yang sesuai dan malah dianggap baik c) Ideologi reformis, yaitu berkehendak untuk mengubah keadaan d) Ideologi revolusioner, yaitu ideologi yang bertujuan mengubah seluruh sistem nilai masyarkat itu (pancasila sebagai ideologi nasional hal 51) 6. Pancasila sebagai ideologi nasional mengandung nilai-nilai budaya bangsa indonesia, yaitu cara berfikir dan cara kerja perjuangan ( pancasila sebagai ideologi nasional hal 52) BAB III POLA PIKIR PANCASILA PANCASILA

IDEOLOGI NEGARA IDEOLOGI NEGARA

DASAR NEGARA DASAR NEGARA

NILAI-NILAIPANCASILA PANCASILA NILAI-NILAI SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA

NILAI-NILAIPANCASILA PANCASILA NILAI-NILAI SEBAGAI DASAR NEGARA SEBAGAI DASAR NEGARA

SIKAP POSITIF TERHADAP NILAI SIKAP POSITIF TERHADAP NILAI PANCASILA PANCASILA DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA, DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA, BERNEGARA, DAN BERNEGARA, DAN BERMASYARAKAT BERMASYARAKAT

BAB IV HASIL ANALISA ANALISIS STRATEGI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI DALAM PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL
Strategi Pancasila Segi pandang hidup bersama 1 A. Pancasila nerupakan nilai dasar yang normatifterhadap penyelengara ri B. Mengingkari kebebaasan pribadi manusia serta membarasi ruang geraknya C. Ideologi pancasila yang merupakan dasar negarari D. Gejala-gejala kesadaran ideologis itu sebagai realitas sosial dalam penyelengaraan hidup kenegaraan A. Ideologi dapat dirumuskan sebagai kompleks pengetahuan dan nilai B. Pedoman bermasyarakat yang diberikan ideologi ditunjukan secara langsung untuk kehiudpan didunia C. Hasil pikiran manusia berkat daya refleksinya yang tajam mengenai segala sesuatu disekelilingnya D. Mempunyai konsekuensi-konsekuensi tersendiri,antara lain menunjukkan sifat eksklusif,karena memberlakukan agama dari satu bagian masyarakat A. Ri fungsinya dalam mempersatukan seluruh rakyat indonesia menjadi bangsa berkepribadian dan percaya diri B. Dapat memperlemah kekuatan bangsa dengan berbagai percekcokkan serta perselisihan C. Pancasila merupakan ideologi nasional D. Namun di pihak lain pancasila memberikan batas-batas yang tidak boleh dilangar A. Rasa persatuan dan kesatuan bangsa tetap merupakan modal yang harus dipupukdan dikembangkan B. Konsensus nasional yang telah diinjak-injak oleh golongan pemerontak perlu dikokohkan kembali C. Pancasila sebagai etika sosial yang mampu memberikan kaidah-kaidah penting bagi pembangunan D. Memerangi kemiskian yang menjadi beban penderita rakyat sejak lama A. Dimensi teologis yang menunjukan bahwa pembangunan mempunyai tujuan mewujudkan cita2 ri 1945 B. Masyarakat indonesia harus menyadari situasikehidupan yang sedang dihadapinya C. Pancasila sebagai ideologi terbuka D. Kemajuan ilmu pengetahuan kecangiahan teknologi dan lajunya komunikasi membuat dunia semakin kecil a. B. c. d. A. B. C. D. Pergaulan indonesia dengan dunia internasional 2 Kebebasan setiap orang memilih agama ada persamaannya Tidak ada tempat bagi orang yang tidak beragama Setiap agama dapat bersatu saling bergotong-royong Dapat terbentuknya aliran kepercayaan baru yang dapat mengancam keutuhan bangsa Setiap daerah dapat melakukan kegiatan ekspor-impor Masih banyaknya pasar ilegal yang lolos dari bea cuka Masyarakat dapat lebih siap dalam menghadapi era globalisasi Pemerataan kesejahteraan terhambat akibat pasar ilegal Kehidupan ekonomi 3 Berdasarkan faktor sosial dan moral dlm hub.manusia sbg titah tuhan dengan penciptanya b. Roda perekonomian digerakkan oleh rangsangan ekonomi,sosial,dan moral c. Ikhtiar untuk senantiasa hidup dekat dgn tuhan yme d. Menjalin hubungan baik meningkatkan kerukunan hdp beragama a. A. Kehendak kuat dari seluruh masyarakat unt mewujudkan kemerataan sosial B. Titik berat pada nuansa manusiawi dlm menggalang hub. Ekonomi dalam perkembangan masyarakat C. Ada kehendak kuat dari masyarakat untuk mewujudkan kemerataan sosial (egalitarian), sesuai asas kemanusiaan D. Ikhtiar untuk mengurangi & memberantas kemiskinan dan pengangguran A. Menciptakan perekonomian yang adil bagi semua, lepas dari kedudukan suku, agama, ras, atau daera B. Nasionalisme menjiwai setip kebijaksanaan ekonomi C. Menjalin colega dengan negara tetangga untuk meningkatkan devisa negara D. Pola kebijakan ekonomi & cara pnylnggrnny tidak menimbulkan kekuatan yang mengganggu persatuan bangsa & kesatua negara A. Koperasi merupakan sokoguru perekonomian dan bentuk konkrit dari usah bersama B. Bermuara pada pelaksanaan demokrasi ekonomi & politik C. Rakyat berperan dan berpartisipasi aktif dalam usaha pembangunan D. Pemusatan ekononi dalam bentuk monopoli yang merugikan masyarakat A. Imbangan yang tegas antara perencanaan di tingkat nasional dan desentralisasi B. pelaksanaan kebijaksanaan ekonomi unit mencapai keadilan ekonomi dan sosial C. Pola pembagian hasil produksi lebih merata antar golongan, daerah, kota-desa D. Keadilan sosial yang mengorbankan efisiensi

Ketuhanan yang maha esa

Kemanusiaan yang adil dan beradab

II

Persatuan indonesia

III

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmah kebijaksanaan dalam permusyawaratan/ perwakilan

IV

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia

A. Kerjasama antar negara dalam menghadapi permasalahan internasional B. Kesenjangan sosial akibat terbentuk negara blok C. Dapat terjalinnya hubungan yang lebih erat D. terhambatnya perkembangan indonesia akibat masyarakat yang kontra teradap hubungan internasonal A. Kunjungan antar negara dapat menjalin kekuatan pada masing-masing negara B. Banyak masyarakat yang berdemo menentang hubungan antar negara C. Terbantunya masalah nasional karena hubungan internasional yang terjalin D. Masih ada negara yang mengambil keuntungan dari negara lain A. Jaminan perlindungan tenaga kerja indonesia dijamin oleh pemerintah B. Banyaknya lembaga penyaluran tenaga kerja yang ilegal C. Devisa negara dapat meningkat D. Banyak tenaga kerja yang disiksa

HASIL PEMIKIRAN Jika nilai-nilai ideology pancasila itu memang berasal dari masyarakat Indonesia sendiri, mengapa harus dibudayakan lagi ? *Jawab : Ada dua sebab dari pertanyaan berikut, yaitu sebab internal dan sebab eksternal. Sebab internal adalah kebutuhan mensosialisasikan nilai-nilai sosial kepada generasi baru, yang jelas belum mengenalnya. Proses sosialisasi nilai adalah bagian yang alami dalam kehidupan masyarakat. Sebagai bangsa kita sudah bersepakat bahwa lingkungan primordial terdasar ini, keluarga, berada di luar campur tangan pemerintah, walaupun dalam lingkup hidup kebersamaan. Keluarga dalam dalam UU perkawinan, adalah kawasan yang otonon. Negara hanya melayani secara administrative. Walaupun otonom, merupakan jalur pertama permasyarakatan nilai pancasila ini, agar dalam proses pembentukan pribadi yang paling dini, setiap warga Negara sudah kenal nilai dasar, nilai instrumental dan nilai praktis pancasila. Sebab eksternal adalah karena factor geopolitik, yang menyebabkan kita rentan terhadap pengaruh kultur yang dating dari luar, baik pengaruh baik maupun tidak baik. Dalam UU mengatajkan membuka diri terhadap unsure-unsur yang baik dari kebudayaan asing, sepanjang hal itu menunjang persatuan, kemajuan serta peningkatan adab kita. Maka dari pernyataan tersebut kita menolak pengaruh negative yang akan menimbulkan dampak disintegrasi terhadap persatuan dan kesatuan kita. Untuk itu diperlukan tolak ukur yang mantab untuk memilah-milah mana pengaruh yang baik dan mana pengaruh yang buruk. Itulah antara lain fungsi pancasila sebagai falsafah dan fungsi pancasila sebagai ideology, yang menjabarkan falsafah itu. BAB V PENUTUP 1. KESIMPULAN a. Ideologi mempunyai arti pengetahuan tentang gagasangagasan, pengetahuan tentang ide-ide, science of ideas atau ajaran tentang pengertian- pengertian dasar. Dalam pengertian seharihari menurut Kaelan idea disamakan artinya dengan citacita. b. Dalam sistem ekonomi pancasila perekonomian liberal maupun komando harus dijauhkan karena terbukti hanya menyengsarakan kaum yang lemah serta mematikan kreatifitas yang potensial. Persaingan usaha pun harus selalu terus-menerus diawasi pemerintah agar tidak merugikan pihak-pihak yang berkaitan. c. Ideologi berintikan seperangkat nilai yang bersifat menyeluruh dan mendalam yang dimiliki dan dipegang oleh seseorang atau suatu masyarakat sebagai wawasan atau pandangan hidup mereka. d. Dalam hal Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, bangsa Indonesia dalam menunaikan tugas hidupnya terkenal lebih bersifat sosial dan berlaku adil terhadap sesama, bukti-buktinya adanya bendungan air, tanggul sungai, tanah desa, sumur bersama, lumbungdesa, tulisan sejarah kerajaan Kalingga, Sejarah Raja Erlangga, Sunan Kalijaga, Ratu Adil, Jaka Tarub, Teja Piatu, dan sebagainya, penyediaan air kendi di muka rumah, selamatan, dan sebagainya. 2. SARAN a. Setiap manusia di dunia pasti mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup bangsa haruslah berdasarkan kristalisasi nilai-nilai yang diyakini kebenarannya maupun manfaatnya oleh suatu bangsa sehingga darinya mampu menumbuhkan tekad untuk mewujudkannya di dalam sikap hidup sehari-hari. b. Permasalahan Pancasila tidak semuanya dapat dipecahkan melalui jalur politik kenegaraan semata, maka kita dapat menggunakan jalur lain yang membantu memberikan kritik dan saran bagi pemikiran Pancasila, jalur itu adalah jalur akademis, yaitu dengan pendekatan ilmiah, ideologis, theologis, maupun filosofis. c. System ekonomi pancasila harus berdasarkan kekeluargaan, dan kemitraan, tidak mengenal eksploitasi manusia atas manusia, mengutamakan hajat hidup rakyat banyak, dan menitikberatkan pada kemakmuran masyarakat bukan kemakmuran individu.

d. Globalisai adalah proses dimana perdagangan, informasi dan budaya semakin bergerak melintasi batas Negara. Maka dengan globalisasi semoga Indonesia dapat bangkit dari keterpurukan.

TUGAS PANCASILA

Latira Lestiyani 1102009157 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS KUIS
ANALISA STRATEGI, SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN IDEOLOGI DAN MAKNA IDEOLOGI BAGI NEGARA STRATEGI PANCASILA PENGERTIAN IDEOLOGI 1 a. Dalam melaksanakan ajaran agama tidak melanggar hak dan kewajiban terhadap sesama manusia yang berbeda agama. b. Masyarakat berhak untuk memilih agama sesuai dengan kepercayaan yang diyakininya. c. Menciptakan kehidupan yang berlandaskan kepada Ketuhanan Yang Maha Esa a. Bersikap bijaksana dalam menyelesaikan suatu persoalan dalam lingkungan masyarakat. b. Pancasila dijadikan landasan penting dalam melaksanakan tugas sebagai warga Negara Indonesia c. Adanya persaingan tidak sehat akan mengancam rasa keadilan dalam berpolitik a. Adanya sikap egois dan tidak peduli terhadap sesama dapat menimbulkan perpecahan bangsa indonesia b. Kurangnya memupuk rasa persaudaraan tanpa membedakan ras/ agama c. Menciptakan rasa saling menghormati sebagai sesama bangsa Indonesia agar tercipta persatuan antar warga a. Kurangnya pelaksanaan pancasila sebagai pedoman dalam beradaptasi di masyarakat b. Bijaksana dalam bekerja dan mengambil keputusan agar tercupta masyarakat yang sejahtera c. Kurangnya menerapkan pancasila sebagai cerminan hidup menimbulkan kekecewaan terhadap masyarakat a. Anggota dewan tidak dapat memberikan perhatian besar terhadap berbagai persoalan yang dihadapi rakyat b. Kesadaran bahwa adanya persamaan ha kantar sesama warga Indonesia c. Banyaknya korupsi, kolusi, dan nepotisme yang dilakukan oleh pihak yang tidak bertanggungjawab MAKNA IDEOLOGI BAGI NEGARA 2 a. Penerapan nilai Ketuhanan Yang Maha esa dalam kehidupan seharihari masih belum terlaksana dengan baik. b. Pemimpin yang mampu mengatur dan mengorganisasi orang banyak dengan keimanan kepada Tuhan c. Adanya sikap pemimpin yang lemah dapat mematahkan semangat rakyat, serta pemimpin yang tegas namun tidak sesuai dengan norma agama a. Kehidupan masyarakat yang kurang berlandaskan pada keadilan karena kurangnya penerapan prinsip keadilan b. Mendahulukan kepentingan rakyat dan bersikap adil dalam memberikan pertolongan c. Kekuasaan yang memiliki hati nurani yaitu keadilan dan kemakmuran rakyat a. Kekuasaan yang beretika pancasila dapat memelihara kerukunan masyarakat b. Penerapan pancasila dalam kehidupan sosial masih belum terlaksana dengan baik c. Kultur politik yang kurang dinamis, dewasa, dan harmonis dapat membentuk sikap saling percaya a. Kekuasaan yang menyimpang akan merusak tatanan kerukunan masyarakat b. Jujur dalam melaksanakan tugas kepemimpinannya pada Negara c. Budi luhur penguasa tampak dalam cara ia menjalankan pemerintahannya selain itu harus mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan individu. a. Kehidupan rakyat Indonesia yang kurang berdasrkan pada keadilan. b. Kekuasaan adalah amanat rakyat sehingga akan melahirkan martabat bangsa yang berkeadilan. c. Dalam menjalankan tugas, memprioritaskan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi.

Ketuhanan Yang Maha Esa

Kemanusiaan yang adil dan beradab

II

Persatuan Indonesia

III

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

IV

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Kesimpulan a. Sikap saling menghargai antar umat beragama dalam kehidupan sehari-hari dapat mewujudkan Negara Indonesia yang damai dan sejahtera. b. Pentingnya menanamkan sikap jujur dan adil dalam kehidupan masyarakat demi tercapainya keadilan bagi masyarakat Indonesia. c. Untuk mewujudkan persatuan bangsa Indonesia diperlukan rasa keadilan terhadap sesama. d. Diperlukan adanya musyawarah untuk mencapai kesepakatan bersama. Saran a. Harus ada sikap saling menghargai antar umat beragama untuk mencapai negara yang damai dan sejahtera. b. Pemerintah harus menanamkan sikap jujur dan adil dalam melaksanakan tugas. c. Mengambil keputusan dengan memperhatikan kepentingan masyarakat secara menyeluruh. d. Pemerintah dalam melaksanakan tugasnya harus secara adil dan merata tanpa membeda-bedakan status sosial ekonomi.

UJIAN TENGAH SEMESTER


ANALISA STRATEGI, SITUASI DAN KONDISI SUMPAH PEMUDA DALAM SUMPAH DOKTER DILIHAT DARI ETIKA PANCASILA TERHADAP PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN KEWAJIBAN UMUM DOKTER, KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP PASIEN, KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP TEMAN SEJAWAT DENGAN STUDI KASUS DI KOTA PROBOLINGGO
STRATEGI PANCASILA a. b. Ketuhanan Yang Maha Esa I c. d. a. b. Kemanusiaan yang adil dan beradab II c. d. a. b. Persatuan Indonesia III c. d. a. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan b. IV c. d. a. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia V b. c. d. KEWAJIBAN UMUM DOKTER 1 Seorang dokter harus taat kepada Tuhan Yang Maha Esa dalam menjalankan kewajibannya. Mematuhi ajaran agama dapat dijadikan dokter sebagai pegangan hidup dalam bertugas Menanamkan sikap toleransi penting untuk seorang dokter di rumah sakit Tidak membedakan status pasien dalam bertugas. Seorang dokter harus bersikap adil dalam menjalankan tugasnya sebagai dokter muslim Mempunyai sifat yang tidak membeda-bedakan sesuai janji sumpah dokter muslim. Sesama manusia harus saling tolong menolong tanpa membedakan status ekonomi. Menjalankan tugas dengan kepentingan masyarakat. Menghormati pasein dan teman sejawat guna memupuk rasa persatuan. Tidak terpengaruh oleh pertimbangan keagamaan, kebangsaan, politik. Bersikap sama rata terhdapa lingkungan sekitar termasuk pasien dan pegawai rumah sakit Melakukan yang sewajarnya dokter lakukan. Dalam menjalankan tugas, dokter harus bijaksana dalam setiap keputusan Seorang dokter harus amanah karena sesuai dengan sumpah dokter. Menjalankan tugas dengan terhormat sesuai dengan martabat pekerjaan dokter. Bijaksana dalam setiap pengambilan keputusan. Seorang dokter senantiasa mengutamakan kesehatan pasien Dalam kehidupan sosial, dokter harus bersikap adil tanpa membeda-bedakan status ekonomi. Melakukan tugas sesuai dengan sumpah dokter. Bersikap adil terhadap seluruh pasien. a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP PASIEN 2 Menanamkan sikap sikap saling menghormati / toleransi beragama terhadap pasien. Dalam menjalankan tugasnya, dokter harus taat kepada Tuhan Yang Maha Esa Dalam setiap tindakan terhadap pasien, harus sesuai dengan sumpah dokter. Tidak membedakan status pasien dalam bertugas. Mempunyai sifat yang tidak membeda-bedakan pasien dalam bertugas. Menolong pasien tanpa membeda-bedakan status ekonomi. Dokter harus bersikap adil terhadap pasien dalam menjalankan tugasnya. Senantiasa mengutamakan kesehatan pasien dalam menjalankan tugas sebagai dokter. Bersikap sama rata terhadap semua pasien sesuai janji seorang dokter. Berkewajiban menjalankan tugas dengan cara yang terhormat. Tidak terpengaruh oleh pertimbangan keagamaan, kedudukan sosial, dan politik Mengormati semua pasien. Membaktikan hidup guna kepentingan masyarakat.d Dalam menjalankan tugas, dokter harus bijaksana dalam setiap keputusan. Mempunyai sikap wibawa sebagai seorang dokter di depan pasien. Memusyawarahkan dengan pasien setiap tindakan yang akan diambil Dalam kehidupan sosial, dokter harus bersikap adil tanpa membeda-bedakan status ekonomi pasien Bersikap adil terhadap semua pasien. Mengutamakan kesehatan pasien. Mampu menjalankan amanah sebagai seorang dokter untuk kepentingan pasien. KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP TEMAN SEJAWAT 3 a. Menjalankan tugas sebagai seorang dokter berlandaskan Ketuhanan Yang Maha Esa. b. Menanamkan sikap toleransi beragama terhadap seluruh teman sejawat c. Tidak saling menjatuhkan sesuai dengan ajaran agama d. Mematuhi ajaran agama dalam bertugas dapat dijadikan pedoman. a. Memeperlakukan teman sejawat sebagaimana ia ingin diperlakukan b. Merahasiakan status pasien termsuk kepada teman sejawat. c. Adanya sikap saling menjatuhkan terhadap teman sejawat dalam memperebutkan pasien. d. Membaktikan hidup bersama teman sejawat guna kepentingan masyarakat. a. Bekerjasama dengan teman sejawat guna kesembuhan pasien. b. Melakukan yang terbaik dengan mendiskusikan dengan teman sejawat c. Tidak saling menjatuhkan terhdapat teman sejawat dapat menciptakan persatuan. d. Bekerjasama dengan teman sejawat untuk kesembuhan pasein. a. Bijaksana dalam bersikap terhadap semua teman sejawat b. Seorang dokter harus amanah, tidak membocorkan rahasia pasien termasuk teman sejawat. c. Dokter dapat bertukar pikiran dengan teman sejawat dalam bidang kedokteran. d. Mempunyai sikap wibawa terhdapa pasien, teman sejawat, dan lingkungan rumah sakit. a. Bersama-sama dengan teman sejawat bekerjasama untuk kepentingan masyarakat. b. Dalam kehidupan sosial, dokter harus bersikap adil. c. Bersikap adil terhadap semua teman sejawat d. Mampu menjalankan tugas tanpa menjatuhkan teman sejawat.

Kesimpulan a. Dalam menjalankan tugasnya seorang dokter harus berlandaskan kepada Ketuhana Yang Maha Esa agar tidak menyimpang dari ajaran agama sesuai dengan sumpah dokter. b. Seorang dokter dalam menjalankan tugasnya tidak membeda-bedakan status sosial ekonomi pasien karena melanggar sumpah dokter. c. Seorang dokter berkewajiban untuk menjaga rahasia pasien karena kepentingan pasien harus diutamakan termasuk kepada teman sejawat. d. Seorang dokter harus saling menghargai terhadap teman sejawat dalam menjalankan tugasnya sesuai dengan sumpah dokter. Saran a. Seorang dokter harus menjalankan tugasnya sesuai ajaran agama agar tidak menyimpang dari ajaran agama. b. Tidak boleh membeda-bedakan pasien dalam bertugas baik ekonomi, kedudukan sosial, maupun politik c. Berkewajiban untuk menolong pasien diatas segalanya tanpa memandang perbedaan, menolong pasien berdasar rasa kemanusiaan d. Dokter harus saling menghargai dengan tidak menjatuhkan teman sejawat hanya karena ingin mendapat pasien. POLA PIKIR UUD 1945 Pancasila

Pemuda

Pemerintah

Dokter

Masyarakat

Bijaksana Adil Jujur

Amanah Adil Perikemanu siaan Kesejahteraan Masyarakat

Kritisi Pemerintah

TUGAS MANDIRI
I. PENDAHULUAN KOTA PROBOLONGGO Letak Kota Probolinggo berada pada 7 43 41 sampai dengan 7 49 04 Lintang Selatan dan 113 10 sampai dengan 113 15 Bujur Timur dengan luas wilayah 56,667 Km. Disamping itu Kota Probolinggo merupakan daerah transit yang menghubungkan kota-kota (sebelah timur Kota) : Banyuwangi, Jember, Bondowoso, Situbondo, Lumajang, dengan kota-kota (sebelah barat Kota) : Pasuruan, Malang, Surabaya. VISI DAN MISI PEMBANGUNAN DAERAH A. Visi Pembangunan Daerah Berdasarkan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional dan Peraturan Pemerintah RI Nomor 8 Tahun 2008 tentang Tahapan, Tata Cara Penyusunan, Pengendalian dan Evaluasi Pelaksanaan Rencana Pembangunan Daerah, Visi adalah rumusan umum mengenai keadaan yang diinginkan pada akhir periode perencanaan. Berdasarkan pengertian dimaksud serta dengan berlandasakan kepada dasar filosofis yang dianut oleh masyarakat Kota Probolinggo, maka visi pembangunan daerah Kota Probolinggo Tahun 2010-2014 adalah : TERWUJUDNYA KESEJAHTERAAN MASYARAKAT KOTA PROBOLINGGO MELALUI PERCEPATAN PENANGGULANGAN KEMISKINAN DAN PENGANGGGURAN BERBASIS INVESTASI PRODUKTIF DAN BERKESINAMBUNGAN. Visi ini memiliki makna sebagai berikut : 1. Kejahteraan masyarakat , adalah merupakan tujuan akhir dari sebuah proses penyelenggaraan pemerintahan dan pembangunan. Masyarakat yang sejahtera lahir dan batin akan menjadi modal utama untuk mewujudkan masyarakat madani, yakni masyarakat sipil yang berdaya dan memiliki kepedulian yang tinggi terhadap lingkungannya sehingga senantiasa berpartisipasi aktif dalam setiap aktivitas pembangunan. 2. Kemiskinan, merupakan suatu kondisi di mana seseorang atau sekelompok orang, laki-laki dan perempuan, tidak terpenuhi hak-hak dasarnya untuk mempertahankan dan mengembangkan kehidupan yang bermartabat. Definisi kemiskinan ini beranjak dari pendekatan berbasis hak yang mengakui bahwa masyarakat miskin, baik lakilaki maupun perempuan, mempunyai hak-hak dasar yang sama dengan anggota masyarakat lainnya. Kemiskinan tidak lagi dipahami hanya sebatas ketidakmampuan ekonomi, tetapi juga kegagalan pemenuhan hak-hak dasar dan perbedaan perlakuan bagi seseorang atau sekelompok orang, laki-laki dan perempuan, dalam menjalani kehidupan secara bermartabat. Hak-hak dasar terdiri dari hak-hak yang dipahami masyarakat miskin sebagai hak mereka untuk dapat menikmati kehidupan yang bermartabat dan hak yang diakui dalam peraturan perundang-undangan. Hak-hak dasar. yang diakui secara umum antara lain meliputi terpenuhinya kebutuhan pangan, kesehatan, pendidikan, pekerjaan, perumahan, air bersih, pertanahan, sumberdaya alam dan lingkungan hidup, rasa aman dari perlakuan atau ancaman tindak kekerasan, dan hak untuk berpartisipasi dalam kehidupan sosial-politik, baik bagi perempuan maupun lakilaki. Hak-hak dasar tidak berdiri sendiri tetapi saling mempengaruhi satu sama lain sehingga tidak terpenuhinya satu hak dapat mempengaruhi pemenuhan hak lainnya. 3. Pengangguran merupakan suatu kondisi seseorang yang tidak memiliki pekerjaan tetap atau bekerja kurang dari 2 (dua) hari dalam satu minggu dan yang bersangkutan berusaha mencari pekerjaan. Pengangguran merupakan bagian dari

B.

C.

mata rantai kemiskinan dimana orang yang menganggur tidak memiliki pekerjaan yang dapat menghasilkan pendapatan sehingga akan mengalami kesulitan dalam memenuhi kegutuhan hidupnya. 4. Investasi merupakan upaya untuk menanamkan modal dengan harapan akan mendapatkan keuntungan pada masa yang akan datang. Investasi tidak hanya ditinjau dari aspek ekonomi tapi juga dari aspek manusia sebagai sumber daya insani dan sumber daya sosial sosial. Dalam aspek ekonomi, investasi dilakukan dengan memanfaatkan potensi ekonomi daerah secara optimal dan berkelanjutan, sehingga dapat meningkatkan kemajuan perekonomian daerah yang akan berdampak langsung terhadap terciptanya lapangan kerja baru yang pada akhirnya akan bermuara terhadap peningkatan pendapatan masyarakat, mengurangi pengangguran dan kemiskinan. Dalam aspek manusia sebagai sumber daya insani, investasi merupakan manifestasi dari upaya-upaya peningkatan kualitas sumber manusia yang memiliki keunggulan kompetitif baik dario aspek pendidikan, kesehatan maupun mental-spiritual. Dalam aspek manusia sebagai makhluk sosial, investasi merupakan wujud dari upaya-upaya membentuk modal sosial-kolektif yang harmonis dan sinergis antar elemen masyarakat sehingga dapat memberikan daya dukung yang optimal terhadap terwujudnya tujuan bersama dengan tetap menjunjung tinggi nilai-nilai kemanusian dan ketuhanan. 5. Produktif dan berkesinambungan merupakan komitmen pemerintah Kota Probolinggo untuk menjadikan investasi lebih memberikan manfaat yang optimal bagi kepentingan rakyat serta berkesinambungan dalam jangka panjang serta berwawasan lingkungan. Misi Pembangunan Daerah Misi merupakan rumusan umum mengenai upaya-upaya yang akan dilaksanakan untuk mewujudkan visi. Berdasarkan pengertian dimaksud serta dengan berlandaskan kepada makna visi Kota Probolinggo, maka ditetapkan misi pembangunan daerah Kota Probolinggo 2010-2014, yakni : 1. Mewujudkan masyarakat Kota Probolinggo yang berdaya, mandiri, berbudaya, demokratis dan agamis yang didukung oleh sumber daya manusia yang berkualitas dan berakhlak mulia; 2. Mewujudkan kesejahteraan masyarakat seutuhnya melalui pertumbuhan ekonomi yang merata, berkeadilan dan berwawasan lingkungan; 3. Mewujudkan iklim investasi yang prospektif dan kondusif yang didukung oleh sarana dan prasarana kota yang berkualitas serta pelayanan publik yang prima; 4. Menegakkan supremasi hukum, ketentraman dan ketertiban umum yang disertai dengan penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berwibawa belandaskan prinsip-prinsip tata pemerintahan yang baik. Motto Dan Prinsip Pembangunan Daerah Motto dan prinsip merupakan energizing bagi seluruh sumber daya penggerak pembangunan di Kota Probolinggo yang bermanfaat sebagai penyelaras semua aktifitas pembangunan baik yang dilaksanakan oleh pemerintah, masyarakat maupun sektor swasta. Melalui manifestasi motto dan prinsip, ikatan persatuan dan kesatuan dalam menjalankan kegiatan-kegiatan pembangunan di Kota Probolinggo akan semakin kokoh. Motto yang menjadi kehendak dan tekad masyarakat Kota Probolinggo dalam pembangunan daerah adalah : Trikarsa Bina Praja, Bestari

Dalam rangka memberikan semangat dan arah yang selaras dalam menggerakan tekad dan kehendaknya, masyarakat Kota Probolinggo memegang teguh prinsip-prinsip dalam pembangunan daerah antara lain : 1. Partisipasi 2. Keadilan 3. Akuntabilitas LAMBANG KOTA PROBOLINGGO Ukuran Lambang : 28 x 36 cm 1. Bentuk Lambang : Perisai; Dimaksudkan sebagai tanda perkenalan dalam perjuangan menegakkan kemerdekaan negara dan daerahnya yang telah tercapai. 2. Dasar Biru Muda : melambangkan Kota Probolinggo sebagai daerah pantai. 3. Isi : a. Bintang bercahaya dengan sinar keemasan. b. Daun Anggur dan Daun Mangga sebagai hiasan, tidak berwarna. 4. Arti Bintang : Probolinggo yang ada hubungannya dengan cerita kuno, yaitu jatuhnya sebuah benda bercahaya (meteor) dalam lambung dilukiskan sebagai bintang dan tempat jatuhnya benda tersebut oleh raja-raja dahulu dipilih sebagai tempat untuk mendapatkean perdamaian dan mengakhiri perselisihan. PROBO dalam bahasa Sansekerta berari sinar, sedang LINGGA berarti tanda, dalam hal ini tanda perdamaian. Dapat juga diartikan : asli atau sederhana (seperti perwujudan seluruh lambang yang sederhana). Dengan lambang ini diharapkan jiwa nurani segenap penduduk Kota probolinggo selalu mendapat tuntunan cahaya terang sehingga sehingga alam pikiran dan perbuatannya selalu ditujukan pada usaha tercapainya masyarakat adil makmur,s esuai dengan cita-cita proklamasi kemerdekaan 17 Agustus 1945. 5. Daun Anggur dan Mangga : Mengingatkan Kota Probolinggo sebagai penghasil buahbuahan Anggur dan Mangga yang terkenal seluruh Indonesia. KARAKTERISTIK SOSIAL Masyarakat Probolinggo dilihat dari sosial budaya sebagian berasal dari budaya agraris (petani dan nelayan) dan berkembang menjadi masyarakat urbanis. Sedangkan ditinjau dari suku, sebagian besar merupakan Suku Jawa dan Madura yang terkenal ulet, lugas, terbuka, dan kuat dalam mengarungi kehidupan (berjiwa wiraswasta tinggi). Selain itu perpaduan masyarakat dan budaya yang masih asli dicerminkan dengan gotong royong, dan adat budaya khas, serta diwarnai dengan unsur Islam. Hal ini dapat dipandang sebagai potensi masyarakat sehingga menjadi modal dalam peningkatan sumber daya manusia sehingga terbentuk suatu masyarakat yang handal dan berkembang dan mudah tanggap terhadap kemajuan. Lebih dari itu potensi potensi yang ada menjadikan ketahanan sosial masyarakat akan mampu menangkal dan menyaring kemungkinan adanya pengaruh budaya luar yang negatif. SUMBER DAYA MANUSIA Faktor sumber daya manusia merupakan salah satu modal dalam berusaha dan keberhasilan usaha sangat tergantung kepada sumber daya manusia yang tersedia sebagai tenaga kerja yang berkualitas. Ketersediaan sumber daya manusia di Kota Probolinggo juga merupakan faktor penentu untuk dapat mengelola sumber daya alam yang ada. Jumlah penduduk Kota Probolinggo tahun 2008 adalah sebesar 216.833 jiwa dengan komposisi penduduk laki-laki sebanyak 107.569 jiwa dan penduduk perempuan sebanyak 109.264 jiwa.

II. HASIL ANALISA


ANALISA STRATEGI, SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN BERSATU, ADIL, MAKMUR DI KOTA PROBOLINGGO
MEMAJUKAN KESEJAHTERAAN UMUM 2 Mewujudkan masyarakat yang agamis yang didukung oleh SDM berakhlak mulia Masih banyak masyarakat yang tidak yakin dengan kemampuan mereka dalam memajukan bangsa dan negara Dengan sikap optimis dan berlandaskan keagamaan, masyarakat sanggup untuk membawa Indonesia yang sejahtera Tuhan akan selalu menolong orangorang yang optimis dan rajin berusaha Mampu memberikan manfaat yang merata dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat Meningkatkan supremasi hukum dan hak azasi manusia dalam segala aspek berkehidupan bermasyarakat Meningkatkan kualitas sumber daya manusia sebagai sumber daya pembangunan Memberikan manfaat optimal bagi pengurangan kemiskinan dan pengangguran Kekuasaan yang beretika pancasila dapat memelihara kerukunan masyarakat Banyak pemimpin yang tidak bersikap adil dalam memimpin masyarakat Pemimpin yang tidak adil akan membuat masyarakat yang terpecah belah Masyarakat akan bersatu dengan sosok pemimpin yang adil

STRATEGI PANCASILA

ADIL 1 a. Tidak membedakan status sosial sesama makhluk Tuhan b. Berusaha bersikap seadil mungkin dalam menjalankan amanahnya c. Adanya perbedaan dalam bersikap seadil mungkin dalam menjalankan amanahnya sebagai makhluk Tuhan d. Adanya kinerja pemerintah yang tidak berlandaskan pada nilai-nilai agama a. Bersikap adil dalam memberikan pertolongan b. Mendahulukan kepentingan rakyat banyak c. Kehidupan rakyat Indonesia yang kurang berlandaskan pada keadilan d. Kurangnya penerapan prinsip keadilan a. b.

BERSATU 3 a. Sesama manusia harus saling menjaga solidaritas seperti yang telah diajarkan dalam agama b. Kebersamaan akan membangkitan semangat beragama dan kemakmuran rakyat c. Masyarakat Indonesia banyak yang belum mengerti tentang persatuan d. Dengan solidaritas, masyarakat Indonesia akan hidup sejahtera a. Kehidupan masyarakat yang kurang berlandaskan pada keadilan karena kurangnya penerapan prinsip keadilan b. Indonesia sangat membutuhkan solidaritas yang tinggi c. Masyarakat harus saling meneguhkan solidaritas sosial d. Tanpa keadilan, akan terjadi perpecahan antar masyarakat

Ketuhanan Yang Maha Esa

c.

d. a. b.

Kemanusiaan yang adil dan beradab

II

c. d.

Persatuan Indonesia

III

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

IV

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

a. Menanamkan sikap ikhlas dan saling percaya untuk saling tolong-menolong b. Bekerja dengan keikhlasan untuk bangsa dan negara c. Kurangnya kepedulian antar sesama untuk saling tolong-menolong d. Hilangnya ketertiban umum sebagai akibat tidak menjalankan norma-norma yang berlaku a. Adanya norma yang mengukur tindakan manusia b. Wakil rakyat menggunakan hati dan moral dalam menjalankan tugas c. Adanya pemerintah yang memakai kekuasaannya di luar hukum d. Melaksanakan kekuasaan tanpa mengindahkan norma-norma yang berlaku a. Dalam menjalankan tugas, memprioritaskan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi b. Bekerja sebaik-baiknya sesuai profesi dan saling menghargai c. Banyaknya korupsi, kolusi, dan nepotisme d. Adanya kinerja pemerintah yang tidak merata

a. b. c. d.

a.

Masyarakat harus bersatu dalam meneguhkan kebersamaan b. Pemuda Indonesia masih banyak belum mengerti tentang pentingnya bersatu c. kebersamaan akan membawa Indonesia bersatu d. Masyarakat Indonesia harus menjaga persatuan a. Dalam memimpin, pemimpin dituntut untuk memaknai arti bersatu b. Bersatu dibutuhkan untuk mecapai cita-cita bangsa c. Tanpa persatuan, Indonesia akan terpecah belah d. Persatuan membawa pengaruh terhadap kesejahteraan Indonesia a. Pemimpin harus bersikap adil dan bersolidaritas tinggi b. Dengan persatuan, akan tercipta bangsa Indonesia yang damai c. Banyak pemimpin muda yang tidak adil d. Dengan keadilan dan persatuan, akan tercapai Indonesia yang adil

a. Pemimpin dalam memimpin dituntut harus bersikap bijaksana b. Pemimpin yang tidak memiliki kebijaksanaan akan membawa dampak buruk bagi masyarakat c. Pemimpin harus memiliki kebijaksanaan demi terciptanya kedamaian dalam bermasyarakat d. Pemimpin yang bijaksana akan sangat dibutuhkan rakyat Indonesia a. Pemimpin dituntut untuk bersikap adil dalam memimpin rakyat Indonesia b. Indonesia harus mendukung kebijaksanaan pemerintah dalam mencapai keadilan c. Pemimpin banyak yang belum mengerti tentang kebijaksanaan d. Dengan kebijaksanaan, masyarakat Indonesia hidup adil dan makmur

III. PENUTUP Kesimpulan A. Meningkatkan kualitas keagamaan guna mewujudkan suasana yang kondusif bagi pengamalan nilai-nilai keagamaan secara nyata B. Pertumbuhan ekonomi yang merata, berkeadilan dan berwawasan lingkungan dapat mewujudkan kesejahteraan masyarakat seutuhnya. C. Penyelenggaraan pemerintahan yang bersih dan berwibawa belandaskan prinsipprinsip tata pemerintahan yang baik dapat menegakkan supremasi hukum, ketentraman dan ketertiban umum D. Sarana dan prasarana kota yang berkualitas serta pelayanan publik yang prima dapat mewujudkan iklim investasi yang prospektif dan kondusif Saran A. Harus dapat meningkatkan kualitas keagamaan guna mewujudkan suasana yang kondusif bagi pengamalan nilai-nilai keagamaan secara nyata B. Harus mampu memberikan kemanfaatan yang merata dan berkelanjutan bagi seluruh lapisan masyarakat Kota Probolinggo terutama dalam pemenuhan hak-hak dasar rakyat. C. Seluruh aktifitas pembangunan daerah beserta hasil-hasilnya harus dapat dipertanggungjawabkan baik secara vertikal maupun horizontal. D. Masyarakat harus ikut berpartisipasi dalam seluruh proses dan tahapan pembangunan .

TUGAS PANCASILA

Marinda Nur T. 1102009165 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS KUIS
ANALISA STRATEGI, SITUASI, DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN IDEOLOGI DAN PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA
STRATEGI PANCASILA Ketuhanan Yang Maha Esa I a. PENGERTIAN IDEOLOGI 1 Dengan prinsip ideologi yang sama, seluruh masyarakat Indonesia meyakini bahwa Indonesia adalah Negara yang berlandaskan Ketuhanan Tidak semua masyarakat berpikiran atau berideologi sama sehingga terjadi silang pendapat maupun banyak perbedaan dalam kepetingan beragama Suatu kelompok masyarakat sering mendapat terror akibat perbedaan ideologi, karena berbeda pendapat Banyak masyarakat yang mendukung program kemanusiaan bagi orang lain yang tertimpa musibah karena adanya persamaan ideologi Masyarakat miskin menjadi mengandalkan uluran tangan dari orang lain, sehinga menjadi malas berusaha dan bekerja Negara Indonesia dapat dicap sebagai negara miskin atau negara yang masyarakatnya berpenghasilan rendah karena sebagian masyarakatnya hanya mengandalkan uluran tangan dari orang lain Masyarakat Indonesia mengecam negara lain yang mengambil budaya bangsa Indonesia, maupun budaya bangsa lain Ideologi yang tidak semuanya sama, menyebabkan bangsa Indonesia menjadi berbeda-beda dan dapat menjadi terceraiberai bila tidak disikapi dengan baik dan benar. Adanya segolongan masyarakat yang bersikap anarki dan fanatik yang dapat membuat masyarakat Indonesia yang lain menhjadi tidak nyaman Persamaan ideologi masyarakat sebagai Negara Hukum dan mempunyai peraturan serta perindang-undangan Kekuasaan yang menyimpang akan merusak kerukunan masyarakat Adanya norma atau peraturan yang mengukur tindakan manusia, sehingga masyarakat menjadi lebih berhati-hati dalam bertindak, sehingga menciptakan masyarakat yang tertib dan patuh hukum Menanamkan sikap saling percaya antar sesama masyarakat Indonesia, karena adanya persamaan ideologi Kurangnya rasa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan yang dinilai bekerja untuk kepentingan pribadi Wakil rakyat yang menyimpangkan anggaran dana negara a. PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA 2 Menciptakan kehidupan reformasi yang berlandas pada Ketuhanan Yang Maha Esa Belum adanya kesadaran bagi sebagian masyarakat dalam mengamalkan ilmu Kurangnya kesadaran dari keimanan dengan perilaku sehari-hari Tidak membedakan status ekonomi dalam masyarakat saat memberikan pertolongan maupun pelayanan Keadilan di Indonesia belum dapat dirasakan bagi keseluruhan masyarakat Indonesia Masih terdapat masyarakat yang pandang bulu atau membedakan status ekonomi dalam tolong- menolong dan pelayanan Adanya kesadaran masyarakat untuk hidup bergotong-royong Rasa kepedulian dan kebersamaan masih belum dirasakan bagi seluruh rakyat Indonesia Sikap egois masing-masing individu atau suatu golongan menimbulkan perpecahan bagi bangsa Indonesia Suatu golongan mempunyai sifat-sifat yang patuh terhadap hukum dan perundang-undangan Masih ada pribadi atau golongan yang berlaku menyimpang dari pancasila Kurangnya pelaksanaan pancasila sebagai suatu ideologi dalam kehidupan bermasyarakat Adanya persamaan hak antar sesama Warga Negara Indonesia Banyak KKN yang dilakukan oleh pribadi maupun suatu golongan dalam pemerintahan Mendahulukan kepentingan orang banyak

b.

b.

c. a.

c. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab II a.

b. c.

b. c.

Persatuan Indonesia

III a. b.

a. b.

c.

c. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan IV a. b. c.

a. b. c.

Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

a. b. c.

a. b. c.

Kesimpulan: a. Berdasar ideologi yang sesuai, mengamalkan sesuai fungsinya denga semestinya dapat menjadikan Negara Indonesia sebagai Negara berideologi kuat dan maju. b. Bertanggung jawab sesuai dengan hati nuraninya pada ideologi yang dianut. c. Kemampuan untuk memaknai perbedaan menggalang Persatuan Indonesia. d. Pendidikan pancasila adalah seperangkat tindakan intelektual, penuh tanggung jawab sebagai seorang warga negara dalam memecahkan berbagai masalah dalam hidup masyarakat. Saran-Saran: a. Seluruh aspek pelayanan dan penyelenggaraan harus bersumber pada ideologi negara Indonesia (Pancasila). b. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia adalah jati diri dan kepribadian bangsa. c. Nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila menjadi dasar Negara Indonesia. d. Ideologi Pancasila harus dilaksanakan bagi seluruh rakyat Indonesia.

UJIAN TENGAH SEMESTER


ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI SUMPAH PEMUDA DALAM SUMPAH DOKTERDILIHAT DARI ETIKA PANCASILA TERHADAP PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT BHINEKA TUNGGAL IKA, MENEGUHKAN SOLIDARITAS SOSIAL, DAN KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP PASIEN
STRATEGI PANCASILA a. Ketuhanan Yang Maha Esa I b. c. d. a. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab II b. c. d. a. Persatuan Indonesia III b. c. d. a. IV b. c. d. a. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia V b. c. d. BHINEKA TUNGGAL IKA 1 Saling menghargai kepentingan beragama teman sejawat maupun yang bukan teman sejawat Masih terdapat pembicaraan maupun tingkah laku yang menyindir suatu agama (rassis) Terciptanya suatu lingkungan yang kokoh, sikap saling percaya, dan menjujnjung tinggi persatuan Adanya sikap fanatik suatu kelompok yang merugikan orang lain Melayani korban bencana alam tanpa membedakan asalusul Adanya sikap semena-mena terhadap kaum kecil/awam Dengan tidak membeda-bedakan status sosial seseorang, maka terwujud kesehatan yang merata Tenaga profesional kesehatan yang tidak dipedulikan kesejahteraannya akan pindah ke negara lain. Tercipta golongan dokter yang padu dan mempunyai satu tujuan yang menciptakan kesejahteraan masyarakat yang merata Terdapat orang yang memamerkan materi atau kekayaan karena profesinya sebagai dokter Dengan bersatu-padunya lembaga kesehatan di Indonesia, Negara Indonesia dicap sebagai negara yang sejahtera Masyarakat menjadi makmur Kesehatan yang merata ke pelosok nusantara Masih adanya dokter yang meminta bayaran yang sangat tinggi Mengambil keputusan melalui musyawarah, sehingga didapatkan hasil yang adil Kelompok yang dalam musyawarah tersebut dirugikan, akan menjadi kelompok penentang/ oposisi Penyebaran lembaga kesehatan (rumah sakit, puskesmas) yang merata dan terjangkau di seluruh daerah di indonesia Masih banyaknya rakyat miskin dengan kesehatan yang kurang yang berbanding terbalik dengan jumlah tenaga kerja Keadilan dan kesehatan yang merata di seluruh wilayah Tenaga kesehatan sering kelelahan terhadap jumlah masyarakat miskin yang memerlukan pengobatan a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. MENEGUHKAN SOLIDARITAS SOSIAL 2 Tidak mengganggu kepentingan/kewajiban seseorang dalam menjalankan agama Memunculkan sikap fanatik dalam suatu kelompok Bersatu padu untuk berjuang menyejahterakan kesejahteraan masyarakat Masih adanya pihak yang mengutamakan kepentingan pribadi Selalu melayani masyarakat yang membutuhkan guna kepentingan perikemanusiaan Tindakkan menonjolkan materi/kekayaan agar lebih dipandang Tidak adanya senioritas bagi dokter-dokter muda yang baru Adanya ancaman ari pihak-pihak yang merasa dirinya lebih senior Persatuan yang kokoh akan terwujud karena tingginya solidaritas Tidak melayani individu / seseorang yang sudah sakit sakit keras Meningkatkan martabat seorang dokter karena kearifan dan keprofesionalannya dalam melayani masyarakat Banyak masyarakat yang sangat tergantung pada lembaga kesehatan yang akhirnya malah menyebabkan kekacauan a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. c. d. Masyarakat Indonesia yang makmur dan sejahtera d. Masih adanya sifat egois masyarakat KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP PASIEN 3 Tidak membeda-bedakan asal-usul pasien Masih adanya dokter yang mamatok harga tinggi dalam pengobatan Mewujudkan masyarakat yang sehat Prinsip kemanusiaan kadang tidak dilakukan Menolong korban bencana alam Sikap sok senior seorang dokter terutama untuk masyarakat yang berpengetahuan standar Tidak membeda-bedakan pasien yang datang Banyaknya masyarakat yang mengandalkan uluran tangan dari lembaga masyarakat maupun orang lain sehingga membuat orang tersebut tidak mandiri Membahas program kerja untuk lebih memajukan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat dalam rapat IDI Masih adanya doter yang mengutamakan keuntungan dalam melayani pasien Menciptakan penelitian- penelitian yang bermanfaat bagi seluruh umat Masih ada masyarakat yang lebih percaya terhadap dukun Kesiapsiagaan tenaga kesehatan dalam melayani korban bencana alam Ketidaksungguhan dokter dalam melayani pasien Mewujudkan masyarakat sejahtera Pemerintah yang melakukan tindakan KKN akan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah Adanya usaha untuk mengangkat derajat orang yang masih belum mampu secara ekonomi Kurang didukungnya program kerja di bidang kesehatan oleh pemerintah Negara indonesia memiliki masyarakat dengan kesehatan yang cukup baik Masih adanya sifat egois masyarakat

Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan

a. b. c. d. a. b.

Martabat bangsa indonesia di mata dunia menjadi lebih tinggi karena kesejahteraan masyarakatnya Kurangnya perhatian pemerintah terhadap dana penelitian dan perkembangan ilmu baru Munculnya ilmu-ilmu baru dari orang yang bersungguh-sungguh dalam suatu penelitian ynag nantinya menguntungkan suatu negara Banyak tenaga profesional Indonesia yang dibayar oleh luar negeri karena ketidakpedulian pemerintah terhadap proyek penelitian Jaminan kesehatan masyarakat yang menguntungkan masyarakat dalam kesehatan Pemerintah tidak terlalu mempedulikan kesehatan masyarakat di daerah-daerah terpencil

Kesimpulan : a. Masyarakat Indonesia apabila ingin sejahtera dalam berbagai bidang harus mendukung tindakan pemerintah dan tindakan para profesional, begitupun sebaliknya pemerintahpun harus mengerti masyarakatnya. b. Pemerintah belum sepenuhnya mempercayakan dana untuk penelitian di bidang kesehatan. c. Menyejahterakan umat manusia sesuai dengan kepribadian Pancasila. d. Memahami dan mengamalkan Pancasila dalam melayani masyarakat. Saran-saran: a. Pemerintah harus mendukung program kerja tenaga kesehatan untuk memajukan kesejahteraan umat sesuai dengan ideologi Pancasila. b. Selain pemerintah, masyarakat juga harus mendukung tindakan dari tenaga profesional kesehatan. c. Pemerintah harus mendukung program penelitian di berbagai bidang demi kemajuan dan kesejahteraan negara. d. Tenaga kesehatan tidak boleh semena-mena terhadap masyarakat. Pola Pikir PANCASILA UUD 1945 Pemerintah RI Menteri Kesehatan Mahasiswa Kesehatan

Dinas Kesehatan

Ikatan Dokter Indonesia

Menyejahterakan Kesehatan Masyarakat Indonesia

TUGAS MANDIRI
I.PENDAHULUAN KOTA MALANG Kota Malang

Lambang Kota Malang Motto: Malang Kucecwara "Tuhan Menghancurkan Yang Bathil"

Peta lokasi Kota Malang Koordinat: 112,34'09" - 11,41'34" BT 7,54'52", 22 - 8,03'05", 11 LS

Kota Malang, adalah sebuah kota di Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Kota ini berada di dataran tinggi yang cukup sejuk, terletak 90 km sebelah selatan Kota Surabaya, dan wilayahnya dikelilingi oleh Kabupaten Malang. Malang merupakan kota terbesar kedua di Jawa Timur, dan dikenal dengan julukan kota pelajar. SEJARAH Tahun 1767 Kompeni Hindia Belanda memasuki Kota, Tahun 1821 kedudukan Pemerintah Belanda di pusatkan di sekitar kali Brantas, Tahun 1824 Malang mempunyai Asisten Residen, Tahun 1882 rumah-rumah di bagian barat Kota di dirikan dan Kota didirikan alunalun di bangun, 1 April 1914 Malang di tetapkan sebagai Kotapraja, 8 Maret 1942 Malang diduduki Jepang, 21 September 1945 Malang masuk Wilayah Republik Indonesia, 22 Juli 1947 Malang diduduki Belanda, 2 Maret 1947 Pemerintah Republik Indonesia kembali memasuki Kota Malang, 1 Januari 2001, menjadi Pemerintah Kota Malang. MAKNA LAMBANG Bunyi semboyan pada lambang adalah "MALANG KUCECWARA" Motto "MALANG KUCECWARA" berarti Tuhan menghancurkan yang bathil, menegakkan yang benar Arti Warna : o Merah Putih, adalah lambang bendera nasional Indonesia o Kuning, berarti keluhuran dan kebesaran o Hijau adalah kesuburan o Biru Muda berarti kesetiaan pada Tuhan, negara dan bangsa Segilima berbentuk perisai bermakna semangat perjuangan kepahlawanan, kondisi geografis, pegunungan, serta semangat membangun untuk mencapai masyarakat yang adil dan makmur berdasarkan Pancasila. Semboyan tersebut dipakai sejak hari peringatan 50 tahun berdirinya KOTAPRAJA MALANG 1964, sebelum itu yang digunakan adalah : "MALANG NAMAKU, MAJU

TUJUANKU", yang merupakan terjemahan dari "MALANG NOMINOR, SURSUM MOVEOR" Yang disahkan dengan "Gouvernement besluit dd. 25 April 1938 N. 027". Semboyan baru itu diusulkan oleh Prod.DR. R.Ng.Poernatjaraka, dan erat hubungannya dengan asal mula Kota Malang pada zaman Ken Arok. PEMBAGIAN ADMINISTRATIF Kota Malang terdiri atas 5 kecamatan, yaitu: Kedungkandang, Sukun, Klojen, Blimbing, Lowokwaru DEMOGRAFI Jumlah penduduk Kota Malang 768.000 (2003), dengan tingkat pertumbuhan 3,9% per tahun. Sebagian besar adalah suku Jawa, serta sejumlah suku-suku minoritas seperti Madura, Arab, dan Tionghoa. Agama mayoritas adalah Islam, diikuti dengan Protestan, Katolik, Hindu, Buddha, dan Kong Hu Chu. Bangunan tempat ibadah banyak yang telah berdiri semenjak zaman kolonial antara lain Masjid Jami (Masjid Agung), Gereja Hati Kudus Yesus, Gereja Kathedral Ijen (Santa Maria Bunda Karmel), Klenteng di Kota Lama serta Candi Badut di Kecamatan Sukun dan Pura di puncak Buring. Malang juga menjadi pusat pendidikan keagamaan dengan banyaknya Pesantren, yang terkenal ialah Ponpes Al Hikam pimpinan KH. Hasyim Muhsyadi, dan juga adanya pusat pendidikan Kristen berupa Seminari Alkitab yang sudah terkenal di seluruh Nusantara, salah satunya adalah Seminari Alkitab Asia Tenggara. Bahasa Jawa dengan dialek Jawa Timuran adalah bahasa sehari-hari masyarakat Malang. Kalangan minoritas Suku Madura menuturkan Bahasa Madura. Malang dikenal memiliki dialek khas yang disebut Boso Walikan. PENDIDIKAN Malang juga dikenal sebagai Kota Pendidikan, karena memiliki sejumlah perguruan tinggi ternama. Selain perguruan tinggi, ada beberapa sekolah menengah atas yang namanya sudah terkenal hingga tingkat nasional bahkan internasional. Selain itu ada SMK yang berstatus sebagai Sekolah Bertaraf Internasional (SBI) yang menjadi andalan kota Malang yaitu SMK Negeri 4 Malang. BUDAYA Kekayaan etnis dan budaya yang dimiliki Kota Malang berpengaruh terhadap kesenian. tradisional yang ada. Salah satunya yang terkenal adalah Wayang Topeng Malangan (Topeng Malang), namun kini semakin terkikis oleh kesenian modern. INDUSTRI Kota Malang memiliki pola pertumbuhan industri yang unik, dimana sebagian besar industrinya disokong oleh sektor industri kecil dan mikro. Hanya terdapat beberapa industri manufaktur besar yang terdapat di Kota Malang sebagian disusun atas industri manufaktur padat karya.
Sumber: Perpres No. 6 Tahun 2011". 17 Februari 2011. http://www.djpk.depkeu.go.id/regulation/27/tahun/2011/bulan/02/tanggal/17/id/590/. Diakses pada 23 Mei 2011. Dahlia Irawati. Ditemukan, Fondasi Peninggalan Kerajaan Kanjuruhan di Malang. Kompas daring. Edisi 15 Oktober 2009. Diakses 16-10-2009. Fondasi Kuno 1.300 Tahun Lalu Ditemukan. Kompas Daring Edisi 16 Oktober 2009. Diakses 16-10-2009.

II. HASIL ANALISA ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT ADIL, MAKMUR, DAN KEINGINAN LUHUR DI KOTA MALANG
STRATEGI PANCASILA Ketuhanan Yang Maha Esa ADIL 1 Tidak membeda-bedakan hak dan kewajiban masyarakat dalam beragama Adanya suatu kelompok yang menonjolkan status sosial dalam beragama Tercipta masyarakat berketuhanan yang damai dan tentram Teror masih dapat terjadi karena perbedaan agama Kewajiban untuk saling menolong terhadap sesame tanpa membedakan status sosial Belum meratanya keadilan bagi kelompok masyarakat tertentu Terciptanya kota yang sejahtera Terdapat kesenjangan sosial sehingga memicu aksi kriminalitas Tolong-menolong diantara masyarakatnya Rasa persatuan hanya timbul pada saat tertentu,misal saat adanya bencana Membuat suatu kota menjadi kota yang utuh dan mayarakatnya kompak Kurangnya keadilan pada suatu golongan menyebabkan rasa tidak aman dalam kehidupan Menjadikan negara(kota) yang taat akan hukum dan peraturan Sikap masyarakat yang ,menyimpang akan merusak kerukunan Bermusyawarah dalam menentukan dan memecahkan suatu perkara Adanya silang pendapat yang berkepanjangan diantara masyarakat memicu permusuhan Saling menghargai diantara masyarakat yang berbeda status sosial maupun beda profesi Masih terdapatnya orang-orang yang membedakan status sosial Memberikan pertolongan tanpa membeda-bedakan MAKMUR 2 Memanfaatkan sumber daya alam yang diberikan oleh Allah SWT Adanya suatu kepamrihan dalam melakukan amal/ sumbangan terhadap rumah ibadah Menjadikan kota yang berhasil dan berkecukupan dalam pembangunan tempat peribadahan Kurangnya keselarasan dari keimanan dalam perilaku sehari-hari Jiwa menolong masyarakat yang tinggi Pembedaan golongan dalam hal tolong-menolong Pemberian bantuan tanpa memandang bulu Masih adanya pihak yang mengutamakan kepentingan pribadi Masyarakat yang makmur membawa nama baik pemerintahan kota maupun wilayah tersebut Masyarakat yang belum berkecukupan hanya mengandalkan uluran tangan orang lain Tidak ada kesenjangan sosial di kota yang penduduknya berkecukupan Rasa persatuan yang kurang menimbulkan kesenjangan sosial Mayarakat yang makmur membuat wilayah maupun kotanya lebih dipandang baik Adanya keegoisan suatu golongan dalam suatu musyawarah Adanya gotong royong diantara sesama Masyarakat yang cenderung egois kurang mematuhi peraturan pemerintah sehingga menimbulkan ketidakteraturan Masyarakat hidup tentram dan makmur Masyarakat yang belum berkecukupan tidak bekerja dan mengandalkan orang lain Sumber Daya Alam akan dipakai bersama dan dipakai secara terseleksi KEINGINAN LUHUR 3 Setiap agama mengajarkan umatnya untuk menerapkan sikap tolong menolong Kebaikkan hanya dijadikan topeng bagi sebagian orang yang tidak bertanggung jawab Kewajiban saling membantu sesama anggota masyarakat Adanya sikap fanatik seseorang terhadap agamanya itu sendiri Keadilan merata untuk seluruh masyarakat Terbatasnya fasilitas untuk membagikan bantuan dengan adil Masyarakat berpartisipasi dalam berbagai kegiatan sosial Masih adanya sikap anti-sosial bagi sebagian masyarakat Keyakinan masyarakat bahwa mereka berada di suatu wilayah yang erat tali persaudaraanya Rasa kepedulian masih belum dirasakan oleh seluruh masyarakat Banyak bantuan datang karena rasa persatuan Adanya sikap egois suatu golongan sehingga menimbulkan perpecahan Menjalankan kewajiban yang sesuai terhadap hasil musyawarah Masih adanya masyarakat yang acuh terhadap kewajibannya dan mengutamakan haknya Kesediaan masyarakat untuk mematuhi peraturan yang telah disepakati Pemerintah yang melakukan tindakan KKN akan mengurangi kepercayaan masyarakat terhadap pemerintah Adanya usaha untuk mengangkat derajat orang yang masih belum mampu secara ekonomi Sikap luhur yang dijadikan kekuatan untuk merekrut simpati rakyat dalam rangka perluasan kekuasaan Kemudahan masyarakat dalam melakukan sikap-sikap sosial terhadap orang yang tertimpa bencana

a. b . c. d . a. b . c. d . a. b . c. d . a. b . c. d .

a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c.

a. b . c. d . a. b . c. d . a. b . c. d . a. b . c. d . a. b . c.

Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

II

Persatuan Indonesia

III

Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

IV

a. b . c.

d .

Adadanya pemimpin daerah yang menyimpangkan anggaran dan dana

d.

Terdapat golongan yang semena-mena terhadap pemakaian Sumber Daya Alam

d .

Masih adanya sifat egois masyarakat

III. PENUTUP Kesimpulan: a. Berdasarkan peraturan daerah setempat yang sesuai dengan ideologi negara, Kota Malang dapat menjadi kota yang sejahtera dan terpandang. b. Masyarakat Kota Malang harus bertanggung jawab akan hak dan kewajiban sesuai dengan peraturan daerahnya tersebut, yang mengacu pada Pancasila. c. Masyarakat Kota Malang harus saling menghargai privasi antar sesama, demi terwujudnya persatuan yang kokoh serta ketentraman yang juga akan terlihat efeknya pada persatuan Negara Indonesia. d. Pendidikan Pancasila adalah seperangkat tindakan intelektual yang menggambarkan kematangan perilaku seseorang dalam menyikapi berbagai hal. Saran-Saran: a. Ideologi Pancasila harus dilaksanankan dan dijunjung tinggi bagi seluruh rakyat Indonesia. b. Seluruh aspek pelayanan dan penyelenggaraan harus merata tanpa membeda-bedakan status sosial. c. Keutuhan dan kemakmuran suatu wilayah bergantung pada penduduknya, sehingga disarankan masyarakat menjunjung tinggi peraturan yang telah disepakati bersama. d. Perilaku masyarakat menggambarkan jati diri suatu daerah atau kota tersebut.

TUGAS PANCASILA

Mentari Effendi 1102009169 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS KUIS
ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI TEORI DALAM KAJIAN PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL
STRATEGI PANCASILA Makmur 1
a. Sumber daya alam yang melimpah di Kota Poso adalah karunia dari Tuhan YME. b. Perbedaan keyakinan antar umat beragama di kota Poso seringkali memicu pertengkaran c. Pesona alam dari Tuhan YME yang tersebar di beberapa tempat di Kota poso merupakan salah satu peluang bagi investor d. Kelalaian terhadap hutan dan alam di Kota poso yang merupakan karunia Tuhan YME adalah ancaman besar bagi kelestarian alam kota poso . a. Sektor pariwisata yang hampir tersebar merata di kota Poso b. Lapangan pekerjaan yang belum merata dan rendahnya SDM yang dimiliki c. Dukungan dari pemerintahan negara merupakan peluang besar untuk pembangunan kesehatan secara merata d. Penguasaan sumber daya alam secara sepihak oleh pihak asing maupun perorangan merupakan ancaman besar bagi keberlangsungan kemakmuran a. Bersatu dalam menuju kemakmuran dan perdamaian kota Poso b. Selamanya persatuan dalam membangun kota maupun negara dan menghilangkan ancaman dari manapun c. Persatuan merupakan salah satu langkah menuju Persatuan Indonesia d. Perebutan kekuasaan mengancam persatuan a. Bumi dan air dan kekayaan alam yang terkandung di dalamnya dikuasai oleh negara dan dipergunakan untuk sebesar-besar kemakmuran rakyat. b. Sumber daya alam digunakan untuk kepentingan kemakmuran c. Permusyawaratan yang baik adalah peluang besar menuju kemakmuran d. Ketidakbijaksanaan pemanfaatan SDA mengancaman bagi berlangsungnya kemakmuran a. SDA adalah milik negara dan harus didistribusikan secara adil dan merata b. Tidak terlaksananya pemerataan perhatian pemerintah terhadap masyarakat pelosok c. Keadilan sosial akan mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur d. Kerusuhan masa yang sering kali terjadi secara berulang menyebabkan seringnya terjadi penjarahan

Keadilan Sosial 2
a. Negara menjamin kebebasan penduduknya untuk memilih agama nya masing masing b. Keadilan sosial tidak akan tercipta tanpa adanya keyakinan dalam beragama c. Keadilan sosial akan tercapai apabila masyarakat Poso bisa mengamalkan nilai-nilai positif dari agama yang mereka anut d. Tidak tertanamnya rasa saling menghargai antar umat beragama merupakan suatu ancaman menuju keadilan a. Pemerataan dalam bidang kesehatan dan lapangan pekerjaan harus terlaksana di kota Poso b. Pelangggaran HAM adalah contoh belum terciptanya keadilan c. Terjalinnya kerukunan dan kedamaian serta keadilan yang merata d. Terjadinya kerusuhan dan penjarahan di kota Poso merupakan cerminan tingkah laku yg buruk

Ketuhanan Yang Maha Esa

Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

II

Persatuan Indonesia

III

a. Terselenggaranya kegiatan pemilu merupakan bentuk persatuan yang terjalin dengan baik dan merata b. Subsidi dalam hal apapun yg tidak merata menjadi pemicu pertengkaran c. Keadilan merupakan peluang terbesar dalam menuju Indonesia bersatu d. Ketidakadilan akan menghancurkan persatuan a. DPRD dan pemerintahan negara diharapkan dapat menyelesaikan masalah daerah setempat b. Kebijakan pemerintah seringkali terjadi berdasar keputusan pribadi semata c. Transparasi pemerintahan sangat dibutuhkan d. Sering kali kebijakan tidak mencerminkan keadilan sosial

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

I V

a. berhak mendapatkan haknya b.

Setiap warga negara

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia

Tingginya sifat keegoisan yang masih kental di kalangan warga poso c. Perencanaan dana bos untuk masyarakat kecil akan sangat membantu mencapai keadilan sosial d. Ketidakadilan merupakan ancaman bagi persatuan indonesia

Keterangan: a = kekuatan b = kelemahan c = peluang d = ancaman Penutup. 1. Kesimpulan a. Pembangunan Nasional harus dilandasi dengan sifat kebijaksanaan dan mengutamakan permusyawaratan b. Landasan hukum tata Negara RI adalah Demokrasi Pancasila. c. Dalam beretika politik dapat menjadi landasan dalam melakukan kegiatan nasional sesuai dengan pancasila 2. Saran a. Melakukan pembangunan di segala aspek dengan merata b. Meningkatkan pendidikan dan kesejahteraan rakyat sejak dini c. Mempererat tali persaudaraan antar umat beragama harus selalu ditingkatkan

UJIAN TENGAH SEMESTER


ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI SUMPAH PEMUDA DALAM SUMPAH DOKTER DILIHAT DARI ETIKA PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGY NASIONAL DENGAN STUDI KASUS KOTA FAK FAK Strategi Pancasila Sumpah Presiden atau Pemimpin Bangsa NKRI Kode Etik Kedokteran Indonesia 1 2 3 A.Pemerintah menjamin kebebbasan setiap individu A.setiap warga Negara berhak untuk memeluk agama A.setiap dokter wajib membaktikan hidupna untuk memeluk kepercayaannya masing-masing kepercayaanya demi manusia lain tanpa membedakan I B.Munculnya paham2 yg bertenangan dengan ideology B.faham-faham yg bertentangan dengan ideology agamanya Ketuhanan Negara nasional berkembang dalam masyarakat B.dokter-dokter muda yang enggan yg maha esa C.Kebebasan setiap pemeluk agama untuk beribadah C.pemerintah harus menghilangkan pahampaham ditempatkan didaerah terpencil D.kegeoisan agama mayoritas terhadap agama minoritas tersebut langsung dari akarnya C.Seluruh warga Negara Indonesia berhak D.agam mayoritas yg terkadang menyepelekan agama untuk emndapatkan pengobatan mayoritas D.tidak semua warga mendapatkan pelayanan kesehatan A.Pemerintah menjamin setiap individu untuk A.setiap masyarakat berhak untuk mengeluarkan A.Menolong korban tanpa membedakan status mengeluarkan pendapatnya pendapatnya social II B.pemerintah tidak mendengarkan suara rakyat B.lokasi fak fak yg terlalu jauh dari pusat B.digunakan sebagai ajang untuk Kemanusiaan yg adil dan C.tercipta suasana demokratis yang baik pemerintahan meningkatkan keterampilan daripada beradab D.Lokasi Fak-fak yang terlalu jauh dari pusat C.pemerintah tidak emndengrakan suara masyarakat menolong korban pemerintahan D.masyarakat merasa diasingkan dan tidak menajdi C.Menghindarkan dari kecerobohan. bagian dari NKRI D.Kurangnya rasa peka terhadap kondisi korban gempa A.setiap warga negra berhak dan wajib menyatukan bangsa B.Adanya faham-faham yang ingin memecah belah bangsa C.sumber daya alam yang melimpah dapat memajukan derah perekeonomian yg terkecil D.sikapnasionalisme yg perlahan-lahan mulai luntur A.diciptakan otonimi khusus daerah B.tidak semua warga dapat merasakannya C.Sumber daya alam yan melimpah D.pemerintah setempat menggunakannya kepentingan pribadi A Daerah pelosok sangat sulit untuk di jangkau B.kehidupan yang layak tidak tersebar merata C.SDA yang melimpah D. korupsi yg sulit untuk dihilangkan A.Rasa solidaritas dan kekeluargaan yang sanagt tinggi B.perbedaan yang ada terasa sangat Indah C.ada kelompok-kelompok tertentu yg inin memecah perbedaan D.kecintaan terhadap Negara Republik Inonesia A.Pemerintah daerah setempat memebrikan janji untuk memajukan perekonomian B.Janji yang hanya menjadi wacana C.Muncul siakp-sikap yang menyalahkan NKRI D.kelompok-kelompok yg ingin memisahkan diri dari NKRI A.Banyak warga yang dating membantu B. Meningkatkan kesejahteraan semua korban bencana alam. C.Banyaknya bala bantuan yang datang D. Membangun tenda-tenda gawat darurat. A. Bangsa Indonesia dilandasi satu ideologi yang sama yaitu pancasila. B.Kurangnya kesadaran dalam menangani korban. C.Bersama menigkatkan kesejahteraan D.Kurangnya rasa simpati dan empati masyarakat. A.Indonesia merupakan Negara demokrasi B.Memberikan harapan yang tinggi pada korban. C.Kita harusa saling gotong royong dalam upaya penanggulangan bencana D.Menolong untuk mencari keuntungan. A.Bekerja dengan lebih keras. B.Menciptakan suasana yang adil dan merata C.Berlaku adil pada semua korban. D.Kurang meratanya bantuan yang datang

III Persatuan Indonesia

Kerakyatan yg dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

IV

untuk

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia

POLA PIKIR
Pancasila

UUD 1945

PRESIDEN

NKRI A. Saya akan menjalankan tugas saya dengan mengutamakan kepentingPENUTUP an masyarakat

Peningkatan Kesejahteraan

Fak Fak

PENUTUP
1. Kesimpulan a. Setiap umat beragama wajib tolong menolong antar sesama b. Perlunya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan bagi masyarakat di kota-kota kecil c. Pelayanan kesehatan harus tersebar merata untuk menciptakan masyarakat yang sehat d. Pembagian bantuan yang merata harus diikuti dengan kerjasama pemerintah dan masyarakat 2. Saran-saran a) Setiap warga Negara berhak mendapatkan pelayanan kesehatan yang layakrs dapatdimanfaat b) Kekayaan dan sumber daya alam harus dapat dimanfaatkan sebaiknya c) Peningkatan sarana dan prasarana agar dapat meningkatkan roda perekonomian d) Menciptakan suasana demokratis yang baik.

TUGAS MANDIRI
I. PENDAHULUAN Kabupaten Fakfak Koordinat: 13130 sampai 138 Bujur Timur. Nama Resmi : Kabupaten Fak Fak Ibukota : Kota Fakfak kode wilayah : 92.03 Luas Wilayah: 50.592 km Jumlah Penduduk: 65.313 jiwa Wilayah Administrasi:Kecamatan : 9 Agama Mayoritas beragama Islam. Ada dua distrik yang mayoritas penduduknya Kristen Protestan. Suku Baham, Iha, Maluku dan Jawa. Mayoritas penduduk di daerah ini sudah menggunakan Bahasa Indonesia sebagai bahasa sehari-sehari, namun ada beberapa distrik yang masih menggunakan bahasa suku mereka sendiri seperti : Baham, Iha, Arguni maupun Karas. Kabupaten Fakfak terletak di Papua Barat. Perjalanan menuju kabupaten tersebut dapat ditempuh dengan menggunakan pesawat yang memakan waktu selama 7 jam 40 menit dari bandara Soekarno-Hatta Jakarta (perbedaan waktu Jakarta dan Fakfak adalah 2 jam). Sebagian besar penduduk Kabupaten Fakfak berkebun (pala) dan menjadi nelayan. Listrik di hampir seluruh daerah di Kabupaten Fakfak hanya didukung oleh adanya generator berjumlah terbatas dari masing-masing keluarga yang hanya dapat dinyalakan pada pukul 19.00 00.00 WIT saja. Di hampir seluruh distrik penempatan tidak tersedia sinyal telepon, hanya di distrik Fakfak Barat (Siboru) yang tersedia sinyal beberapa provider GSM di titik-titik bukit tertentu. Taman Nasional Lorentz merupakan taman nasional yang terletak di Provinsi Papua dan Provinsi Papua Barat Hasil tambang utamannya berupa emas dan dan tembaga yang dikelola oleh PT. Freeport Indonesia, kegiatan pertambangan memberikan konstribusi yang terbesar dalam perekonomian Fakfak. Buah Pala disini memiliki perbedaan rasa antar pala yang berada di daerah lain. Pala di kota FakFak ini sungguh terasa lebih manis dan tidak sepat atau masem. Pala yang tersebar di hutan-hutan Fakfak memiliki spesies berbeda dengan yang ada di tempattempat lain sehingga produksi olahannya akan memiliki daya saing tinggi.

II. HASIL ANALISA


ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI TEORI TERHADAP KOTA FAK-FAK MENURUT PENGERTIAN BERSATU, BERKEHIDUPAN KEBANGSAAN, DAN MEMAJUKAN KESEJAHTERAAN UMUM
Strategi Pancasila Bersatu 1 A.Kebebasan dalam berkeyakinan B.Saling menghormati dalam kehidupan beragam C.Menghargai setiap Hari besar Keagamaan D.tetap mempertahankan perbedaan yang ada dalam kehidupan bermasyarakat A.Tidak ada perbedaan dalam setiap lapisan masyarakat B.Jarak yang terlalu jauh dari pusat pemerintahan C.keanekaragaman karakter dalam masyarakat D.keegoisan akan menciptakan perpecahan Berkehidupan Kebangsaan 2 A.Keanekaragamn agama tidak menjadi suatu masalah di kota fak-fak B. Kurangnya toleransi antar umat beragama di kota fak-fak c. Menumbuhkahkan rasa nasionalisme dari dasar suatu keyakinan beragama d. kurangnya keyakinan dalam beragama merupakan suatu ancaman tersendiri A. Manusia merupakan peran utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara B. Masih minimnya rasa nasionalisme dalam bernegara termasuk di kota fak-fak C. Keadilan dalam bernegara dan rasa kasih antar sesama sangat dibutuhkan D .Keadilan yang tidak merata A . Persatuan merupakan tombak utama B.Pemberian bantuan secara merata ke kota-kota terpencil seperti fak-fak C. Rasa persatuan yang tinggi D. Dapat rusaknya persatuan bangsa karena tidak adanya saling tolong. A. Sistem pemerintahan yang adil dan jujur B. Keputusan sepihak dalam memerintah sering kali memicu pertengkaran C. Pemerintah harus bisa menyatukan rakyatnya dari segala penjuru D. Sifat keegoisan adalah ancaman dalam pemerintahan A. PEMILU adalah suatu sistem menuju keadilan menyampaikan aspirasi B. kurangnya usaha untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat di kota fak-fak C. Menciptakan lingkungan yang adil dan sejahtera di kota fak-fak D. keinginan untuk menang sendiri secara individu dalam bernegara Memajukan Kesejahteraan Umum 3 A.Ketuhanan yang maha esa merupakan ideology pancasila ke-1 B. Masih adanya sikap membedabedakan antar sesama C. Membangun tempat beribadat sesuai agama D. Tidak bersatunya umat beragama dapat menjadi ancaman bangsa ini

I Ketuhanan yg maha esa

II Kemanusiaan yg adil dan beradab

A. Terselenggaranya PEMILU merupakan bentuk keadilan yang terjalin dengan baik B. Minimnya sarana dan prasarana negara untuk masyarakat kota fak-fak C. Membangun dan menambah sarana Negara di kota fak-fak D. Kurangnya rasa peka terhadap kondisi korban bencana alam A. Bangsa Indonesia dilandasi satu ideologi yang sama yaitu pancasila. B. Pemerintah sering kali mengabaikan kebersamaan dalam bernegara C. Bersama menigkatkan kesejahteraan D. Kurangnya rasa simpati dan empati masyarakat adalah ancaman bagi persatuan bangsa. A. Indonesia merupakan Negara demokrasi B. Memberikan harapan palsu pada masyarakat mengenai kemajuan pembangunan bangsa C. Membiasakan musyawarah dalam mengambil segala keputusan D. Pemerintah sering kali menolong demi mencari keuntungan pribadi A. Keadilan merupakan nilai dasar untuk memajukan kesejahteraan umum B. Menciptakan suasana yang adil dan merata C. Hasil bumi kota fak-fak harus bisa menjadi mata pencarian kota itu D. Kurangnya bantan pemerintah di kota fak fak

III Persatuan Indonesia

Kerakyatan yg dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawarata n perwakilan

IV

A.Kehidupan berkebangsaan B.Ketidak pedulian pemerintah dapat menciptakan kekecewaan C.Komunikasi antara pemerintah dan masyarakat dapat memudahkan kemajuan daerah D.Banyak permasalahan yang tidak dapat dengan mudah diselesaikan A.Rasa kebersamaan yang tinggi B.Pemerintah hanya memberikan janji palsu C.Kekuatan rakyat diatas segalanya D.Keegoisan individu dapat mengahncurkan pemerintahan A .Sumber daya alam yang tidak terkira B.jauh dari pusat pemerintahan C.perekonomian yang baik bagi seluruh lapisan masyarakat D.Tidak dapat memanfaatkan segaka yang tersedia di alam

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia

Keterangan: a = kekuatan

b = kelemahan

c = peluang

d = ancaman

Pandangan umum : A. Pancasila merupakan ideologi dasar dalam bernegara B. Pancasila seharusnya dapat menjadi landasan dalam etika politik C. Pembangunan di segala sektor dapat menajdi peluar terbesar dalam berpolitik III. PENUTUP 1. Kesimpulan a) Setiap umat beragama wajib tolong menolong antar sesama b) Masih perlunya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat Indonesia terutama dikota-kota kecil c) Pembagian bantuan yang adil dan merata harus diiringi kerjasama antara masyarakat dan pemerintah supaya terwujud keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia 2. Saran-saran a) Semua warga di kota besar atau terpencil harus mendapatkan hak yang sama dalam bernegara b) Kekayaan alam dan sumber daya alam yang dimiliki Indonesia harus bisa dimanfaatkan dengan semaksimal dan seadil mungkin c) Peningkatan pembangunan sarana dan prasarana Negara di kota-kota kecil

TUGAS PANCASILA

Meta Adriani 1102009171 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS KUIS
ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN DENGAN STUDI KASUS DI KOTA TASIKMALAYA
ARTI IDEOLOGI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA

PANCASILA a.

1
Kekuatan bangsa Indonesia menjadikan agama sebagai dasar individu dan Negara yang memiliki karakter dari masing-masing agama b. Kelemahan dari kota ini bisa berasal dari kekuatan itu sendiri yang dapat menyebabkan perang antar agama c. Ancaman bisa datang sewaktu-waktu apabila terdapat paham lain atau agama lama yang tidak bisa masuk ke pikiran penduduk kota ini a. Kemanusiaan yang adil dan beradab b. II c. a. b. III c. a. Kerakyatan yang dipimpin oleh b. hikmat kebijaksanaan IV dalam permusyawaratan c. perwakilan a. Kekuatan bagi ideology adalah untuk dijadikan suatu ajaran doktrin, teori maupun ilmu untuk berkelakuan adil pada sesama Kelemahannya adalah ketidakmampuan manusia untuk dapat bersikap adil dan menghormati sesamanya Ancamannya adalah perbedaan perlakuan terhadap suatu suku yang bisa menimbulkan peperangan Kekuatan dengan bersatunya penduduk adalah dapat menciptakan suatu keadaan yang stabil dan harmonis Kelemahannya apabila tidak adanya toleransi terhadap perbedaan suku bangsa yang menimbulkan perpecahan Negara Peluang yang didapat adalah bisa memajukan berbagai bidang untuk kemajuan kota itu Kekuatan dari pemimpinnya seharusnya dapat menyebabkan rakyat mendapatkan kesejahteraan disemua bidang Kelemahan dalam kepemimpinan mungkin bersikap tidak acuh, berpikiran kolot dan tidak terbuka, sehingga menjadikannya sebagai dictator Ancamannya bisa terjadi kepemimpinan yang semena-mena tanpa melihat keadaan rakyatnya Kekuatan dengan mengandung cita-cita yang ingin dicapai dalam berbagai bidang kehidupan masyarakat, berbangsa dan bernegara yang berisi harapan yang masuk akal bukan hanya angan belaka Kelemahan bisa terjadi apabila tidak terdapat dinamika yang harmonis di lingkungan sekitar Peluangnya bisa didapat apabila seluruh masyarakat saling bahu membahu untuk menjalankan visi dan misinya a.

2
Solidaritas yang terbangun di masyarakat harus dan wajib berlandaskan atas Ketuhanan yang Maha Esa dan menjunjung tinggi kode dan nilai Etik kita sebagai seorang dokter Muslim b. Membangun sikap solidaritas antar teman sejawat dan masyarakat c. Tuhan yang Maha Esa selalu mengajarkan kita untuk menjunjung tinggi solidaritas antar umat beragama d. Melaksanakan Sumpah Pemuda dalam kehidupan bermasyarakat dan bernegara. a. b. c. a. b. c. a. b. c. Kekuatan dari ideologi terbuka itu bahwa nilai-nilai dan cita-cita suatu penduduk tidak dipaksakan dari luar, tetapi diambil dari keyakinan diri sendiri Kelemahannya apabila ada sekelompok individu yang tidak bisa menerima keterbukaan dan tidak bisa bersikap adil Peluang yang bisa diambil adalah dengan dapat memberikan perlakuan yang sama untuk semua orang di berbagai proses atau kegiatan Perbedaan suku, budaya, dan agama dapat menjadikan kota ini berjalan secara seimbang, tanpa terjadinya ketimpangan pada tujuannya Kelemahan adalah ketika penduduk merasa tidak dapat bersatu dengan seluruh komponenyang ada di masyarakat Ancaman dapat menyebabkan adanya pengaruhpengaruh dari luar yang tidak menyukai persatuan tersebut Nilai-nilai yang terkandung sebagai kekuatan bersumber dari nilai-nilai riil yang hidup dalam masyarakat, sehingga tertanam dan berakar dimasyarakat Kelemahan apabila pemimpin melakukan KKN yang dapat menyengsarakan penduduknya sehingga tidak ada kesejahteraan masyarakat Peluang diambil dari berbagai sector di kota untuk menambah pendapatan suatukota untuk meningkatkan fasilitas umum

Ketuhanan Yang Maha Esa

Persatuan Indonesia

a.

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

V b. c.

Kekuatan dapat timbul melalui pemikiran baru tentang dirinya, ideology itu mempersegar dirinya, memelihara dan memperkuat relevansinya dari waktu ke waktu yang dapat semakin menguat b. Kelemahan terjadi bila penduduk tidak mempercayai pemimpinnya sehingga terjadi demonstrasi dimana-mana yang merusak ketertiban c. Ancaman bisa datang dari luar untuk memporakporandakan suatu kota sehingga segalanya hancur

Penutup Kesimpulan : Apabila ingin mensejahterakan suatu kota dan masyarakatnya, pemimpin harus punya dasar pemikiran yang terbuka dan tidak berpikir kaku yang bisa menyengsarakan penduduknya. Saran: Kota ini berjalan dengan ideologi penduduk dan pemimpinnya yang berbeda-beda, sehingga menimbulkan berbagai warna di masyarakat.

UJIAN TENGAH SEMESTER


ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI SUMPAH PEMUDA DALAM SUMPAH DOKTER DILIHAT DARI KODE ETIK PANCASILA TERHADAP PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL DENGAN STUDI KASUS DI KOTA JEPARA
MEMBANGUN INTEGRITAS PEMUDA BHINEKA TUNGGAL IKA UNDANG - UNDANG

PANCASILA a.

1
Kekuatan dalam menjunjung tinggi nilai keagamaan yang dapay mempererat kesatuan pemuda tanah air Indonesia Kurangnya sumber daya pemuda yang menjadi suatu titik kelemahan retaknya suatu Negara ditinjau dari aspek keagamaan Ancaman terbesar adalah hancurnya integritas pemuda bangsa Peluang utuhnya kembali bangsa karena adanya suatu keyakinan pada pemuda untuk bersaksi hanya kepada Allah SWT semata Kewajiban seorang dokter untuk menolong semua pasien tanpa memandang status sosial pasiennya Kelemahannya para dokter masih banyak yang berlaku tidak adil kepada pasiennya Peluang dari seorang dokter yang adil dapat memajukan rumah sakitnya Ancamannya banyak pihak-pihak yang kurang suka. a.

2
Tidak membeda-bedakan dalam hal beragama dan menganggap bahwa Tuhan semesta alam hanya satu, yaitu Allah SWT Kurangnya kepercayaan akan kesaksian kepada Allah dan Nabi Muhammad SAW membuat blokblok antar bangsa dan Negara Adanya paham atheisme sebagai salah satu dampak dan ancaman Berusaha memberikan keyakinan dan paham keagamaan yang mudah diterima bangsa dan berdampak positif untuk Negara. Kekuatan bangsa yang adil adalah bisa membangun negaranya Kelemahan dari masyarakat sekarang itu kurang peka terhadap sesama Ancaman dari ketidak pekaannya adalah kehancuran Peluang dari keadilan i ni bisa menjadi bangsa dengan sumberdaya cemerlang

3
a. Persatuan yang dijunjung nilai keagamaan yang tinggi dan ketaqwaan terhadap Allah SWT b. Tidak adanya panutan agama yang dapat menuntun bangsa supaya bisa merubah pola piker c. Tidak ada rasa ikhlas dan saling percaya antar hubungan Tuhan dan umat dan hancurnya suatu Negara d. Berpedoman pada Firman Allah merupakan peluang terbaik Berpedoman pada pancasila dan idealisme undangundang suatu Negara yang dapat memajukan bangsa b. Kurangnya landasan pembukaan UUD yang diterapkan dalam berkehidup[an bangsa dan bernegara c. Sulit mendapatkan suatu rasa persatuan antar bangsa d. Pertimbangkan keagamaan dan komitmen kuat masyarakat dan bangsa yang dapat menjadi peluang bangkitnya Negara. a. Persatuan dan kesatuan yang dijalankan bersama-sama dan berlandaskan realita pembukaan UUD 1945 b. Segala yang tercantum dalam undang-undang memiliki suatu kelemahan tersendiri bagi pihak yang terkait c. Menjadikan suatu alasan untuk bisa memecah bangsa dapat menjadikan rapuh total suatu Negara d. Peluang menjadikan sesuatu menjadi lebih baik a. Kekuatan bangsa yang adil adalah bisa membangun negaranya b. Kelemahan dari masyarakat sekarang itu kurang peka terhadap sesama c. Ancaman dari ketidak pekaannya adalah kehancuran d. Peluang dari keadilan ini bisa menjadi bangsa dengan sumberdaya cemerlang a. Undang-undang dijadikan landasan umum untuk memajukan kesejatheraan umum b. Kelemahan apabila yang direncakan tidak berjalan baik c. Peluangnya dapat membuat fasilitas baru untuk rakyat d. Ancamannya ketika terjadi penyalahgunaan a.

b. Ketuhanan Yang Maha Esa I c. d.

b.

c. d.

a. b. Kemanusiaan yang adil dan beradab c. II d.

a. b. c. d.

Persatuan Indonesia

a. Para dokter harus bersatu untuk melawan suatu penyakit dan menciptakan berbagai inovasi b. Kelemahan banyak terjadi perbedaan di antara dokter c. Dengan bersatunya dokter bisa dijadikan peluang untuk III meningkatklan taraf kesehatan masyarakat sekitar d. Ancamannya dimana dokter bersikap adil.

a. Kekuatan Negara untuk bersatu berlandaskan dari generasi penerus yang bersatu b. Kelemahannya dengan terpecah karena masalah suku c. Peluang dari bersatunya rakyat Indonesia adalah dengan majunya bidang ekonomi dan IPTEK kita d. Ancamannya kita bisa mudah dipengaruhi budaya barat

a. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawara tan perwakilan

b. IV c. d.

Pemimpin memberikan fasilitasfasilitas memadai untuk dokter dapat memberikan pelayanan kpeada pasien Kelemahan dari pemimpin ini tidak mendukung penuh visi misi para dokter Peluangnya pemimpin dapat didukung oleh masyarakat Ancamannya banyak orang-orang ingin menjatuhkannya Dokter yang adil adalah dokter yang bertanggung jawab dan peduli kpeada pasiennya Banyak dokter yang masih memberikan pelayanan kepada kalangan tertentu saja Peluang dokter ini dapat meningkatkan citra di masyarakat Ancamannya terjadi malpraktik dimana-mana

a. b. c. d.

Kekuatan pemimpin untuk pemuda dengan memberikan pelatihanpelatihan dan pendidikan Kelemahannya apabila malah rakyatnya melawan pemimpin itu Peluangnya dengan pemuda yang aktif dapat menjadi pemimpin bangsa Ancaman dimana pemuda tidak peduli dengan bangsanya

a. b. V c. d.

a. b. c. d.

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Kekuatan para pemuda yang bersatu dan bergotong-royong untuk meningkatkan kesejahteraan umum Kelemahan apabila mereka melakukan penyalah gunaan terhadap fasilitas yang sudah disediakan Peluang untuk meningkatkan pelayanan fasilitas umum sangalah besar Ancaman hancurnya fasilitas umum yang tak terawat

Pola Pikir
Pancasila

UUD 1945 Sumpah Pemuda Jamkesmas Persatuan

Pemuda / Pemudi

Sumpah Dokter

Kesejahteraan

Dokter

Masyarakat

Suku dan Budaya

Agama

Ras

Norma

Penutup Kesimpulan :

a. Dokter yang adil bisa meningkatkan kesejahteraan rakyat b. Bertanggung jawab rakyat bisa menjadikan Negara maju c. Undang-undang 1945 dijadikan dasar untuk berkehidupan di masyarakat yang aman, adil dan tentram d. Pemuda-pemudi yang cerdas dapat mempersatukan dan memajukan suatu kota dengan motivasi dan ide-ide cemerlang Saran : a. Dokter harus lebih meningkatkan pelayanan kepada orang-orang yang tidak mampu agar bisa meningkatkan kesejahteraan b. Pemimpin lebih memperdulikan nasib rakyatnya c. Pemuda-pemudi seharusnya diberikan banyak ilmu dan fasilitas yang memadai untuk berkembang d. Dalam menjalankan perundang-undangan harusnya lebih ditegaskan agar rakyat kecil tidak tertindas

TUGAS MANDIRI
I. PENDAHULUAN KOTA TASIKMALAYA Kota Tasikmalaya adalah salah satu kota di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Sang Mutiara dari Priangan Timur sebutan lain bagi kota ini, seiring dengan perkembanga kota ini.

Sejarah Sebelumnya, kota ini merupakan ibukota dari kabupaten Tasikmalaya, kemudian meningkat statusnya menjadi kota administratif tahun 1976, pada waktu A. Bunyamin menjabat sebagai Bupati Tasikmalaya, dan kemudian menjadi pemerintahan kota yang mandiri pada masa Pemerintahan Kabupaten Tasikmalaya dipimpin oleh bupatinya saat itu H. Suljana W.H. Pemerintahan Sesuai Undang-Undang No. 10 Tahun 2001 bahwa wilayah Kota Tasikmalaya terdiri dari 8 kecamatan dengan jumlah kelurahan sebanyak 15 dan desa sebanyak 54, kemudian melalui Peraturan Daerah (Perda) Nomor 30 Tahun 2003 tentang perubahan status desa menjadi kelurahan, desa-desa di lingkungan Pemerintah Kota Tasikmalaya berubah statusnya menjadi kelurahan, maka jumlah kelurahan menjadi sebanyak 69 kelurahan, selanjutnya kecamatan di Kota Tasikmalaya dimekarkan lagi sehingga menjadi sepuluh kecamatan. Berikut ini urutan pemegang jabatan Walikota Administratif Tasikmalaya, dari terbentuknya Kota Administratif sampai menjelang terbentuknya Pemerintah Kota Tasikmalaya: 1. Oman Roesman (1976-1985) 2. Yeng Ds. Partawinata (1985-1989) 3. R. Y. Wahyu (1989-1992) 4. Erdhi Hardhiana (1992-1999) 5. Bubun Bunyamin (1999-2007) 6. Syarif Hidayat (2007-2012) Batas wilayah Utara Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya Selatan Kabupaten Tasikmalaya Barat Kabupaten Tasikmalaya Timur Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Tasikmalaya Pendidikan Kota Tasikmalaya merupakan pusat pendidikan ketiga terbesar di Jawa Barat setelah Bandung dan Bogor, hal ini dibuktikan oleh banyaknya institusi pendidikan yang berada di kota ini. Tasikmalaya dikenal sebagai Kota Santri. Perekonomian Hampir 70%, pusat bisnis, pusat perdagangan dan jasa, dan pusat industri di priangan timur dan selatan berada di kota Ini. Priangan Timur dan selatan yakni membentang dari Kota Banjar di ujung timur jawa barat, Kabupaten Ciamis, Kabupaten dan Kota Tasikmalaya, Kabupaten Garut, Kabupaten Sumedang, Kabupaten Cianjur, Kabupaten dan Kota Sukabumi

di ujung barat jawa barat, Wilayah priangan timur dan selatan ini mencapai 40% total keseluruhan wilayah Jawa Barat, itu artinya sepertiga lebih dari pusat perekonomian yang ada di Jawa Barat berada di Kota ini. Oleh karena itu, sangat cocok bagi para investor baik itu bidang perhotelan, sarana dan prasarana, pusat perbelanjaan untuk menanamkan modalnya di kota priangan timur ini. Kota Tasikmalaya membuka peluang yang sebesar - besarnya bagi para investor untuk berinvestasi di kota ini. Kota Tasikmalaya sendiri berpenduduk sekitar 617 ribu sehingga sangat potensial untuk dijadikan pangsa pasar investasi. Kota Tasikmalaya terletak di jalur utama selatan Pulau Jawa di wilayah provinsi Jawa Barat. Kota ini juga memiliki perkembangan yang lebih baik dibandingkan kota-kota besar lainnya yang cenderung stagnan atau jalan di tempat tanpa ada pembangunan yang berarti atau signifikan. Oleh karena itu, para investor baik itu investor lokal maupun asing yang akan menanamkan modalnya perlu melirik kota ini sebagai salah satu kota yang sangat potensial dan strategis untuk mengembangkan usaha. Bagi para investor lokal yang akan melakukan ekspansi atau perluasan cabang dapat menjadikan kota ini sebagai salah satu pilihan terbaik. Bagi investor asing yang akan menanamkan modalnya di Indonesia, kota ini dapat dijadikan basis usaha baru. Di Indonesia, kawasan potensial saat ini harus dikembangkan ke daerahdaerah sehingga pembangunan dapat lebih merata, saat ini kawasan industri hanya terpusat di Jabodetabek, Surabaya, Semarang dan Bandung, hal ini dapat menyebabkan kawasan tersebut menjadi jenuh dan tidak terkendali. Oleh karena itu, Kota ini dengan tangan terbuka membuka kesempatan yang sangat besar bagi para investor untuk menanamkan modalnya di kota ini. Bidang-bidang yang sangat potensial di kota ini diantaranya adalah bidang perhotelan, perbankan, pusat perbelanjaan baru, pusat pendidikan, pusat wisata belanja dan pusat industri. Sebagai kota besar yang berkembang pesat dan kota yang memiliki segudang potensi alam, pusat belanja dan oleh-oleh, pusat budaya maupun seni, sebagai tempat perhelatan acara-acara akbar seperti festival, kejuaraan nasional, pusat kuliner, dan tujuan pendidikan utama, kota ini masih minim jumlah hotel yang representatif dibandingkan kotakota besar lainnya, oleh karena itu bidang perhotelan sangat cocok untuk dikembangkan di kota ini. Kota Tasikmalaya masih membutuhkan banyak jumlah hotel baru untuk lebih memajukan geliat ekonomi di kota ini. Tasikmalaya memiliki berbagai potensi yang belum dikembangkan secara maksimal misalnya industri bordir yang sudah mendunia, tetapi sekarang pemerintah kota mulai membuat suatu tempat pameran bordir untuk para pengrajin Tasik, yang berlokasi di Kawalu. Perhubungan Kota Tasikmalaya terletak di jalur selatan Jawa Barat, Kota Tasikmalaya juga memiliki terminal bus Tipe A, yang merupakan salah satu terminal bus terbesar di Jawa Barat. Jalan Zaenal Mustafa atau HZ adalah jalan utama dan menjadi KM 0 ( Kilometer 0) Kota Tasikmalaya dan menjadi sentra perekonomian di kota ini.

II. HASIL ANALISA ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN ADIL, MENCERDASKAN KEHIDUPAN BERBANGSA, MEMAJUKAN KESEJAHTERAAN UMUM DENGAN STUDI KASUS DI KOTA TASIKMALAYA
STRATEGI PANCASILA Ketuhanan yang mahas Esa 1 Adil 1 a. Kekuatan dari dasar agama yang kuat dapat menjadikan sikap adil berkehidupan b. Kelemahan nya apabila tidak bias berlaku adil akibat perbedaan agama c. Ancamannya dapat terjadi perpecahan d. Peluang nya dapat menjadikan lingkungan yang adil untuk melaksanakan ibadah a. Kekuatan bersikap adil dapat menjadikan kota ini maju b. Kelemahan nya terdapat ketidak adilan akibat kesenjangan social di masyarakat c. Peluang bias mendapatkan pelayanan masyarakat yang adil untuk semua status sosial d. Ancaman dapat terjadi kerusuhan dimana-mana akibat ketidak adilan a. b. Mencerdaskan kehidupan berbangsa 2 Kekuatan nya adalah pendidikan agama yang kuat Kelemahan nya adanya segelintir orang yang tidak mendapatkan pendidikan agama yang cukup Peluangnya nya agama bisa dijadikan dasar pendidikan untuk bersikap Ancaman nya apabila terjadi penghasut yang menyebabkan perpecahan Kekuatan dari kota ini pendidikan yang adil merata Kelemahan nya adalah masih adanya biaya pendidikan yang tidak semua kalangan dapat menjangkaunya Peluang nya dengan memberikan pendidikan informal bagi masyarakat yang tidak mendapatkan pendidikan Ancaman nya apabila rencana tersebut tidak berjalan Kekuatan dengan bersatunya masyarakan dapat memajukan pendidikan di kota ini Kelemahan nya apabila tidak adanya persatuan untuk memajukan pencerdasan bangsa Peluang untuk menjadi satu sangat besar bila terdapat persamaan dalam visi dan misi Ancaman nya apabila masyarakan tidak bersatu Kekuatan dari kota ini dimana pemimpin sangat mendukung untuk memajukan pencerdsan masyarakat Kelemahan nya kurangnya pengawasan untuk menjalankan program ini Peluang nya bisa mencetak generasi yang memajukan kota ini Ancaman nya apabila program yang dicanangkan tidak berjalan baik Memajukan kesejahteraan umum 3 a. Kekuatan nya dengan banyak nya membangun tempat peribadatan b. Kelemahan nya adalah tidak didukungnya dengan mendapatkan dana c. Peluangnya meningkatkan perekonomian warga d. Ancaman nya rusaknya fasilitas bagi masyarakat karena tidak terurus a. Kekuatan nya keadilan fasilitas umum untuk masyarakat b. Masyarakatnya berpikiran berlaku adil belum tentu menguntungkan mereka c. Peluang nya bisa di jadilan keadilan dalam pembagian kesejahteraan d. Lebih mudah di adu domba jika masyarakatnya tidak bersatu a. Kekuatan dengan bersatunya masyarakat b. Pekerjaan yang tidak merata menyebabkan pertengkaran c. Keadilan tercermin dalam sikap para pemimpinnya d. Ancaman nya rusak nya persatuan di dalam masyarakat itu sendirii\ a. Kekuatan pemimpin memajukan kesejahteraan masyarakat b. Kelemahan dalam bersikap tidak adil sebagai pemimpin c. Para pemimpin dapat menimbulkan rasa persatuan dengan berbagai macam cara d. Tidak akan ada kemajuan jika pemimpin dan masyarakat tidak bersatu dalam pembangunan

c. d. a. b.

Kemanusiaan yang adil dan beradab

II

c.

d. Persatuan Indonesia III a. Kekuatan bersikap adil untuk persatuan seluruh masyarakat b. Kelemahan apabila tidak ada nya persatuan yang dapat mencerai beraikan suatu masyarakat c. Peluang bisa terdapatnya perdamaian di masyarakat tanpa takut merasa terdiskriminasi d. Ancaman nya apabila ada yang ingin menceraikan persatuan di masyarakat dengan ketidak adilan a. Pemimpin yang adil dapat dijadikan sesuatu kekuatan dalam memimpin b. Kelemahan bila pemimpin tidak adil dapat menghilangkan kepercayaan masyarakat c. Peluang dari bersikap adil nya pemimpin adalah mendapatkan kepercayaan penuh d. Ancaman nya seorang pemimpin dapat dijatuhkan oleh sikap ketidak adilannya a.

b.

c.

d. a.

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

IV

b. c. d.

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia

a. Kekuatan dari kota ini seluruh masyarakat bisa mendapatkan pelayanan sosial yang sama b. Kelemahan nya ada beberapa pelayanan sosial yang tidak melaksanakan keadilan dengan semestinya c. Peluang nya masyarakat kecil bisa mendapatkan layanan jasa yang sama d. Ancaman nya apabila ketidak adilan itu tidak diterapkan oleh penyedia layanan sosial

a. Kekuatan berkeadilan terhadap masyarakat b. Kelemahan terdapat perbedaan status sosial dalamn menerima pendidikan c. Peluang untuk seluruh masyarakat mendapatkan pelayanan pendidikan yang sama d. Ancamannya masyarakat tidak mau mendukung program ini

a. Kekuatan dalam menciptakan sikap adil di pelayanan jasa b. Kelemahan ytidak bisa bersikap adil c. Mendirikan sarana dan prasarana yang dibutuhkan serta membuka lapangan Pekerjaan d. Ancaman seluruh pelayanan jasa tidak berjalan

III. PENUTUP Kesimpulan a) Kota tasikmalaya merupakan kota yang berlandaskan pendidikan pancasila dan keagamaan b) Kota ini menyetarakan dalam pemberian pelayanan jasa terhadap masyarakat c) Pemimpin di kota ini dapat berlaku adil dan arif dalam memimpin d) Kota ini mengalami kemajuan pesat dalam segala sektor Saran a) b) c) d) Pemerintah harus lebih meningkatkan pelayanan umum Masyarakat harus bersatu mendukung pemimpin Memajukan sektor pariwisata untuk mendapatkan pemasukan untuk kota ini Merawat fasilitas umum

TUGAS PANCASILA

M. Ikhsan Amadea 1102009186 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS KUIS
ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA MENURUT MAKNA IDEOLOGI BAGI NEGARA DAN PERBANDINGAN IDEOLOGI PANCASILA DENGAN IDEOLOGI LAIN
STRATEGI PANCASILA 1. 2. MAKNA IDEOLOGI BAGI NEGARA 1. Melaksanakan shalat 5 waktu, secara kontinu, tepat waktu dan penuh kekhusyuan Meyakini dan mempercayai bahwasanya Tuhan itu satu dan Maha Berkehendak, apa yang akan terjadi maka terjadilah, seperti kemerdekaan yg telah ditakdirkan kepada bangsa Indonesia Memiliki ilmu pengetahuan dan ketakwaan, guna mengamalkan nilainilai agama serta butir-butir yang terkandung dalam pancasila Memeluk salah satu agama guna menjadikannya sebagai salah satu pedoman hidup Berkawan dengan siapa saja, tanpa membeda-bedakan suku, ras, agama Sadar akan setiap hak dan kewajibannya sebagai warga negara Menjunjung tinggi supremasi hukum Hindari sogok menyogok Melakukan kerja sama dengan siapa saja guna memajukan bangsa Indonesia Menjunjung tinggi bhineka tunggal ika Gotong royong dalam melaksanakan kebijakan-kebijakan yang dibuat oleh pemerintah guna membangun negara yang kokoh dan adidaya di kancah internasional Mengamalkan nilai-nilai sumpah pemuda Menjadi pemimpin yang adil kelak ketika telah beranjak dewasa nanti Menyelesaikan suatu permasalahan dan konflik secara kekeluargaan, damai, tanpa kekerasan dan sikap anarkis Menjadikan musyawarah sebagai media utama dalam menyikapi isu-isu yang beredar dewasa ini Memiliki sikap jujur, adil dan bijaksana 1. 2. 3. 4. PERBANDINGAN IDEOLOGI PANCASILA DENGAN IDEOLOGI LAIN 2. Menjadikan Tuhan sebagai salah satu landasan dalam pembuatan undang-undang dasar 1945 Adanya kata-kata, Atas berkat rahmat Allah SWT merupakan wujud kepercayaan masyarakat akan adanya Tuhan Salah satu syarat menjadi pemimpin bangsa Indonesia adalah setiap calon haruslah bertakwa terhadap Tuhan Yang Maha Esa Negara menjamin kemerdekaan setiap penduduk untuk memeluk agamanya masingmasing dan untuk beribadat sesuai dengan agama dan kepercayaannya itu (Pasal 29) Perekonomian nasional berdasarkan atas demokrasi ekonomi dengan prinsip efisiensi keadilan dan kebersamaan Bumi, air dan isinya dikuasai oleh negara Mendapat perlindungan pribadi, keluarga, martabat dan harta benda secara penuh Melakukan bela negara dari ancaman luar Memajukan kebudayaan nasional Indonesia di tengah peradaban dunia Menghormati dan memelihara bahasa daerah sebagai kekayaan budaya nasional Perekonomian disusun sebagai usaha bersama berdasar atas asas kekeluargaan. Sistem pertahanan dan keamanan negara Indonesia berlandaskan sistem rakyat semesta Menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan serta fasilitas umum yang layak Suatu kebijakan merupakan persetujuan minimal 50% wakil rakyat Rancangan undang-undang harus merupakan hasil dari persetujuan bersama Memilih wakil rakyat melalui pemilihan umum

Ketuhanan Yang Maha Esa

I 3.

4. 1. Kemanusiaan yang adil dan beradab 2. II 3. 4. 1. Persatuan Indonesia 2. 3.

1. 2. 3. 4. 1. 2. 3. 4. 1. 2. 3. 4.

III

4. 1. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawarat an perwakilan 2. IV 3. 4. 1.

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Setiap individu berhak mendapatkan pendidikan yang layak guna meningkatkan kualitas diri 2. Menjunjung tinggi hak-hak asasi manusia, seperti hak untuk hidup, merdeka, serta mengemukakan suatu pendapat 3. Menentang keras perbudakan serta penjajahan di atas dunia 4. Menghargai emansipasi wanita yang dipelopori oleh R.A. Kartini

1. 2. 3. 4.

Mendapat pengakuan, jaminan, perlindungan dan kepastian hukum yang adil serta perlakuan yang sama di hadapan hukum Mendapatkan imbalan dan perlakuaan yang adil dan layak dalam hubungan kerja Memperoleh kesempatan yang sama dikursi pemerintahan Berhak untuk mempertahankan hidup dan kehidupannya

Penutup a. Kesimpulan Pancasila merupakan rule atau batasan-batasan dari pembentukan kualitas pemuda Indonesia Pancasila dan UUD 1945 merupakan dasar dari terbentuknya Negara Kesatuan Republik Indonesia Salah satu tujuan pancasila adalah untuk mencetak generasi yang berkualitas Mulai lunturnya nasionalisme pemuda Indonesia b. Saran-saran Pemerintah harus aktif dalam menyediakan sarana-sarana untuk menuangkan kreatifiitas setiap pemuda Pemerintah harus lebih serius lagi mempertahankan keutuhan Negara Kesatuan Republik Indonesia, mengingat ada beberapa negara tetangga yang memang mulai mengusik kedaulatan bangsa Indonesia Perlu adanya amandemen UUD 1945, guna menjadikan Indonesia yang lebih baik lagi Perlu adanya peran aktif pemerintah guna menumbuhkan kembali rasa nasionalisme generasi muda, melihat mulai lunturnya rasa nasionalisme pada diri generasi penerus

UJIAN TENGAH SEMESTER


ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA MENURUT TUGAS SEBAGAI DOKTER, TUGAS DOKTER DENGAN PANCASILA DAN HUBUNGAN DENGAN MASYARAKAT
STRATEGI PANCASILA a. b. Ketuhanan Yang Maha Esa c. I d. Tugas sebagai dokter 1 Menilai hasil yang dicapai seraya bersyukur atas segala yang dicapai Memeperkecil kesenjangan antara pekerja medis dan pasien Memaksimalkan pelayanan dengan ikhlas Menggunakan berbagai kesempatan yang diberikan Tugas dokter dengan pancasila 2 a. Memberikan pelayanan dengan ikhlas dengan tujuan penyembuhan pasien b. Menangani segala derajat pasien tanpa membedakan RAS c. Melayani pasien dengan waktu segera untuk penghematan waktu d. Melakukakan pelayanan seraya berserah diri pada allah a. Melakukan pelayanan rawat jalan yang murah dan mudah dijangkau b. Boleh malakukan pelayanan dokter kelurga c. Mencegah dan memelhara kecepatan penyembuhan penyakit d. Meningkatkan ketaatan pasien terhadap aturan dokter a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. Melakukan lebih dari satu pelayanan kesehatan Meminimalisir perawatan rawat inap menjadi rawat jalan saja Memelihara segala rekam medis pasien Meningkatkan mutu kesehatan masyarakat Mendorong dikembangkannya sarana dan prasarana kesehatan Meringankan biaya penobatan Tidak melakukan pemeriksaan yang tidak diinginkan Mempermudah pasien dalam mendapatkan pelayanan Menyempurnakan taraf kesehatan dan kesejahteraan Melakukan penyelenggaraan pelayanan kedokteran seperti praktek kebudanan dan kesehatan anak Melakukan pelayanan rawat jalan yang sederhana Mengendalikan biaya kesehatan Hubungan dengan masyarakat 3 a. Mewujudkan dengan ikhlas agar kesehatan suatu keluarga selalu terjaga b. Melakukan pelayanan yang efektif dan efisien c. Mengganggap dirinya sebagai makhluk biasa yang juga bisa sakit d. Memiliki pengetahuan tentang hubungan timbale balik dalam kehidupan a. Menyelesaikan masalah konseling keluarga dengan menjaga kerahasiaan keluarga tersebut Melayani keluarga dalam segala umur Menyelenggarakan penyelesaian masalah kesehatan keluarga Menjamin terpenuhinya kebutuhan keluarga dalam pelayanan kesehatan Menganggap setiap kontak adalah kesempatan untuk berbuat baik Mengadakan pendekatan secara menyeluruh Melakukan orientasi pada keluarga pasien Memberikan info-info kesehatan terbaru Menjaga komunikasi yang aik dengan keluarga pasien Melakukan pelayanan secara menyeluruh Memperhatiakn aspek subjektif dan objektif dalam pelayanan Mengingatkan pasien untuk taat terhadap aturan dokter Memberikan pelayanan kesehatan yang berorientasi komunikatif Melakukan pelayanan dengan adil dan efisien Menungkapkan kaitan munculnya suatu penyakit dengan berbagai factor yang mempengaruhinya Menggantikan peran dokter umum yang di didik secara khusus

a. b. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab II c. d.

Mengkaji secara rutin segala bentuk pelayanan yangtelah dilakukan Memantau segala kejadian yang terjadi dalam pelayanan Menelusuri segala pemasukan dan pengeluaran Megukur mutu pelayanan yang telah dilakukan

b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d.

a.

Persatuan Indonesia

III

b. c. a.

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

b. IV c. d. a. b. c. V d.

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Menelusuri segala kekurangan yang dilakukan membandingkan pelayanan dengan standardisasi pelayanan kesehatan Memperbaiki segala maslah yang ditemukan dengan cepat Menganalisis kesalahan para medis dalam memberikan pelayanan Memanfaatkan kesempatan atau kondisi untuk terus memperbaiki pelayanan Member kesempatan kepada pasien untuk member saran dan pesan terhadap pelayanan kesehatan yang telah dilakukan Menilai kewajaran pelayanan Melakukan pelayanan yang berkesinambungan tanpa mengenal putus asa dan lelah Membantu peningkatan pengetahuan para medis Melakukan penyuluhan untuk peningkatan mutu pelayanan kesehatan Meningkatkan keterampilan para medis Menetapkan aturan dalam pelayanan agar adanya ketaatan para pasien dalam minum obat

a. b. c.

c. d.

d.

POLA PIKIR

Penutup - Kesimpulan a) Pelayanan Kesehatan harus berlandaskan pada aturan yang ditetapkan dalam aturan administrasi kesehatan b) Pelayanan kesehatan harus menepati standarisasi pelayanan nasional demi mutu yang terjaga c) Secara tidak langsung antara dokter keluarga dan dokter rawat harus diadakan kerja sama d) Menyamaratakan pelayanan pada tiap drajat sosial ekonomi - Saran a) Hendaknya tauran untuk pelayanan kesehatan lebih diperketat lagi b) Hendaknya semua pelayanan yang dilaksanakan sesuai prosedur yang telah ditetapkan c) Mengutamakan kualitas pelayanan dibandingkan kuantitas d) Lebih memperbaiki kecukupan sarana dan prasarana dalam pelayanan kesehatan

TUGAS MANDIRI
I.PENDAHULUAN
Lambang bermakna Saayun salangkah yang artinya satu ayun dan selangkah bersama membangun bukittinggi

Visi Terwujudnya kesejahteraan masyarakat melalui pemanfaatan potensi unggulan daerah (Jasa dan Perdagangan, Kepariwisataan, Pendidikan dan Pelayanan Kesehatan), yang dijiwai oleh Agama dan Adat, Syarak Mangato Adaik Mamakai Misi Mewujudkan masyarakat yang berbudaya dan beradat berdasarkan iman dan taqwa. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang professional dalam rangka penyelenggaraan pemerintah yang baik. Meningkatkan kualitas dan kuantitas sarana dan prasarana yang mendukung potensi unggulan kota. Meningkatkan kualitas pelaksanaan otonomi daerah yang luas, nyata dan bertanggung jawab dalam rangka pencapaian tujuan pemberian otonomi daerah tersebut. Peningkatan pelaksanaan demokrasi. Peningkatan Iman dan Taqwa Sejarah Setelah kemerdekaan Indonesia, Bukittinggi dipilih menjadi ibukota Provinsi Sumatera, dengan gubernurnya Mr. Teuku Muhammad Hasan. Kemudian Bukittinggi juga ditetapkan sebagai wilayah pemerintahan kota berdasarkan Ketetapan Gubernur Provinsi Sumatera Nomor 391 tanggal 9 Juni 1947. Geografi Kota Bukittinggi terletak pada rangkaian Bukit Barisan yang membujur sepanjang pulau Sumatera, dikelilingi tiga gunung berapi yaitu Gunung Singgalang, Gunung Marapi dan Gunung Sago, serta berada pada ketinggian 909 941 meter di atas permukaan laut. Kota ini juga berhawa sejuk dengan suhu berkisar antara 16.1 24.9 C. Sementara dari total luas wilayah kota Bukittinggi saat ini (25,24 km), 82.8% telah diperuntukan menjadi lahan budidaya, sedangkan sisanya merupakan hutan lindung. Koordinat: 0178.93S 100223.61E

Pemerintahan Sejak tahun 1918 kota Bukittinggi telah berstatus gemeente, selanjutnya tahun 1930 wilayah kota ini diperluas menjadi 5.2 km. Pada masa pendudukan Jepang wilayah kota ini kembali diperluas. Kemudian di awal kemerdekaan Indonesia terjadi tumpang tindih. Saat ini batas wilayah pemerintahan kota ini dikelilingi oleh kabupaten Agam, dan konfik antara kedua pemerintah daerah tersebut tentang batas wilayah masih berlanjut, ditambah setelah keluarnya Peraturan Pemerintah No. 84 Tahun 1999 tentang perubahan batas wilayah kota Bukittinggi dan kabupaten Agam, dari peraturan pemerintah (PP) ini luas

wilayah kota Bukittinggi bertambah menjadi 145.29,90 km, dengan memasukan beberapa nagari yang sebelumnya pada masa pendudukan Jepang berada dalam wilayah administrasi kota Bukittinggi Namun seiring bergulirnya reformasi pemerintahan yang memberikan hak otonomi yang luas kepada kabupaten dan kota, muncul kembali penolakan dari masyarakat kabupaten Agam atas perluasan dan pengembangan wilayah kota Bukittinggi tersebut. Bagi masyarakat kabupaten Agam yang masuk ke dalam wilayah perluasan kota ini, merasa rugi karena dengan kembalinya penerapan model pemerintahan nagari lebih menjanjikan, dibandingkan berada dalam sistem kelurahan. Selain itu timbul asumsi, masyarakat kota yang telah heterogen juga dikhawatirkan akan memberikan dampak kepada tradisi adat dan kekayaan yang selama ini dimiliki oleh nagari. Wali kota = H. Ismet Amzis, S.H., Luas Total = 25,24 km2, Ketinggian = 514 m, Populasi = 98.505 orang, Kepadatan= 4.396/km, Kecamatan = 3, Kelurahan = 24 Suku: chaniago,melayu,tanjung,guci, Agama: Islam, Bahasa: Bahasa minang, bahasa Indonesia, Zona waktu: WIB, Lagu daerah: ayam den lapeh Pendidikan Sejak zaman kolonialis Belanda, kota ini telah menjadi pusat pendidikan di pulau Sumatera, dimulai sejak tahun 1872 Pada masa awal kemerdekaan di kota ini pernah berdiri sekolah Polwan dan kadet serta sekolah Pamong Praja yang pertama di Indonesia, bahkan Universitas Andalas pertama kali berdiri berada di kota Bukittinggi. Potensi-potensi Alam Perekonomian Perkembangan pasar Loih Galuang sekarang disebut juga Pasar Ateh, membuat pemerintah Hindia-Belanda waktu itu kembali mengembangkan pasar tersebut, dengan membangun kembali sebuah loods ke arah timur tahun 1900, karena lokasi pasar tersebut berada di kemiringan masyarakat setempat menyebutnya dengan nama Pasar Teleng(Miring) atau Pasar Lereng. Perkembangan berikutnya di sekitar kawasan tersebut muncul lagi beberapa pasar berikutnya di antaranya Pasar Bawah dan Pasar Banto. Dalam penataan pasar, pemerintah Hindia-Belanda juga menghubungkan setiap pasar tersebut dengan janjang (anak tangga). Untuk mengurangi penumpukan pada satu kawasan pemerintah kota Bukittinggi kemudian mengembangkan kawasan perkotaan ke arah timur dengan membangun Pasar Aur Kuning, yang saat ini merupakan salah satu pusat perdagangan grosir untuk barangbarang konveksi di kota Bukittinggi.. Sementara pasar-pasar tradisional di sekitar kawasan Jam Gadang seperti Pasar Ateh, Pasar Bawah dan Pasar Lereng, saat ini berkembang menjadi tempat penjualan hasil kerajinan tangan dan cinderamata khas Minangkabau Disebabkan luas wilayah yang kecil, sektor perdagangan merupakan salah satu pilihan yang tepat bagi pemerintah kota Bukittinggi dalam meningkatkan pendapatan perkapitanya, dan telah menjadi salah satu daerah tujuan utama dalam bidang perdagangan di pulau Sumatera. Selain itu pemerintah kota Bukittinggi juga menelurkan beberapa program dalam mengentaskan kemiskinan di antaranya pelatihan peningkatan deversifikasi dalam bentuk pelatihan peningkatan keterampilan membordir dan pelatihan pembuatan kebaya, serta penumbuhan wirausaha baru. Daftar Pustaka http://id.wikipedia.org/wiki/Bukittinggi

http://www.bukittinggikota.go.id

II. HASIL ANALISA


ANALISA STRATEGI SITUASI & KONDISI LANDASAN PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN ADIL, MAKMUR, MERDEKA DI KOTA BUKITTINGGI
STRATEGI PANCASILA ADIL 1 a. Sudah mulai banyak dibicarakan didalam masyarakat. b. Adany semacam pemisahan didalam kelomok ilmuilmu sosial . c. Orang dapat memplajari Adil terlepas dari ikatannya dengan masyarakat. d. Adil itu terkait pada kenyataan-kenyataan sosial. a. Adanya pertalian timbal balik antara adil dan ilmu social. b. Aliran analitik mengidentifikasikan Adil dengan ketentuan-ketentuan hukum formal. c. Aliran sosiologi pengetahuan ditambah dari ilmu social. d. Adil memegang peranan sebagai kerangka keidupan sosial modern. a. Masyarakat berkumpul membicarakan hubungan antara keadil dan ilmu-ilmu sosial. b. Bagi para praktisi, baginya fakta lebih dekat daripada teori. c. Timbulnya berbagai aliran didalam sikap adil. d. Pandangan adil ada yang tergolong formalismo. a. Adanya statu simposium yang diadakan di padang. b. Sebagai perangkat peraturan-peraturan yang logis dan konsisten. c. Adil hanya sebuah simbol perjanjian . d. Keadilan perlu fakta pada kenyataannya MAKMUR 2 a. Para Sarjana Hukum mulai melengkapi dirinya dengan pengetahuan. b. Penambahan pengetahuan bukan hanya sekedar pengetahuan hukum. c. Penelaahan secara sosiologis menunjuk pada perubahanperubahan sosial. d. Setiap peraturan hukum ditujukan untuk mengatur suatu masalah tertentu. a. Para ahli hukum menangani masalah-masalah yang dihadapkan kepadanya dengan karakteristik sendiri. b. Lembaga hukum dididrikan atas dasar asumsi mengenai hal yang akan diaturnya. c. Fungsi hukum ialah sebagai mekanisme pengendalian sosial. d. Mencoba mengerti dan memperoleh kejelasan mengenai seluk beluk persoalan. a. Timbulnya perhatian orang terhadap telah hukum secara sosialogis. b. Statu lembaga pengadilan prosedur kerjanya sudah diatur oleh hukum. c. Perubahan social, sifat perubahan struktual dibawakan oleh kemerdekaan. d. Perubahan fundamental tidak selalu mudah diterapkan a. Adanya perbedaan ketentuan hukum diasatu pihak atau diopersikannya ketentuan tersebut dipihak lain. b. Masalah yang diatur dapat dipecah dalam aspek kwitansi sifatsifat hubungan dan bidang. c. Sampai sekarang orang belum tahu bagaimana perwujudan norma-norma hukum Pancasila. d. Penggunaan teknologi modern dalam peraturannnya tidaklah mudah. a. Ketidaksesuaian akan timbul manakala suatu peraturan mulai tidak dapat pas lagi pada masalah yang diaturnya. b. Keadaan seperti ini dapat dijumpai dilembaga-lembaga hukum. c. Peraturan hukum bertolak pada asumsi-asumsi tertentu. d. Adanya pertumbuhan penduduk yang tidak seimbang dengan fasilitas pelayaanan hukum MERDEKA 3 a. Ketegasan pada merdeka antara lain menghendaki terjadinya kepastian sebuah kemerdekaan . b. Tidak mudah menyerah pada tuntutan perubahan. c. Tegangan antara stabilitas dan perubahan merupakan pokok yang menonjol. d. Meskipun secara lisan merdeka,masih ada bentuk intimidasi dari agama lain. a. merdeka keharusan bagi setiap manusia di dunia. b. Laju perubahan tidak berjalan proporsional dengan kemampuan institusisosial yang harus melayani. c. Semakin meluasnya campur tangan negara kedalam kehidupan bermasyarakat. d. Merdeka masih dipersulit dengan banyak hak, adat. a. Masa transisi menimbulkan perubahan dalam susunan kemasyarakatan. b. Perlunya membicarakan hukum dimasa perubahan fundamental. c. Negara memerlukan pengukuran tentang efektifitas dari peraturan peraturan yang dibuat. d. Pengetahuan tentang kesadaran hukum rakyat belum dikembangkan dan baik. a. Membicarakan persoalan hukum, harus dikaitkan pada basis sosial. b. Terjadi kepincangan antara institusi sosial dan kehidupan masyarakat. c. Keputusan politik harus diterjemahkan kedalam pedoman tingkah laku yang konkrit. d. Minat masyarakat terhadap penyelidikan tentang kesadaran hukum masyarakat, belum maju. a. Terkadang peranan hukum didalam masyarakat menjadi prblematis. b. Perubahan hukum merupakan bagian dari kehidupan masyarakat. c. Timbulnya tuntutan untuk meninjau kembali pengertian yang selam ini dipakai dalam tata hukum. d. Lembaga hukum merupakan pusat persoalan dalam pengaturan.

Ketuhanan Yang Maha Esa

Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab

II

Persatuan Indonesia

II I

Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan

IV

a. Keadilan Social Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Sesekali akan muncul peraturan sistem kepada suatu tatanan masyarakat tertentu. b. Para ahli hukum membentuk bangunan-bangunan hukum yang memenuhi kehidupan sosial. c. Pengungkapan fakta dengan baik merupakan langkah pemberian keputusan yang baik. d. Seorang ilmuan harus berfikir dalam lingkup yang lebih luas.

Pandangan Umum a. Terkadang peranan hukum di masyarakat menjadi problematis. b. Hukum memegang peranan sebagai kerangka kehidupan sosial modern. c. Para ahli hukum menangani masalah-masalah yang dihadapkan kepadanya dengan karakteristik sendiri. d. Hukum merupakan peraturan perundangan yang dipakai sebagai dasar untuk memecahkan persoalan. III. Penutup 1. Kesimpulan a. Bukittinggi merupakan kota yang bersejarah secara umum, karena semenjak jaman belanda telah menjadi suatu tempat untuk pertahanan. b. Peningkatan ekonomi bisa melalui pariwisata yang di dukung oleh pasar tradisioal c. Hal adat biasanya menjadi penghambat untuk pengembangan bukittinggi saat ini. d. Akan adanya gangguan dari kota lain yang cukup mempengaruhi keputusan akibat masih dekatnya hubungan adat di minang. 2. Saran a. Mempertahankan sejarah agar tidak lapuk dimakan usia b. Menggabungkan kedua aset bukittinggi bisa menjadi solusi peningkatan di dua aspek sekaligus c. Penambahan pengetahuan bukan hanya sekedar pengetahuan adat. d. Bukittinggi memerlukan pengukuran tentang efektifitas dari peraturan-peraturan yang dibuat.

TUGAS PANCASILA

Prisca Ockta Putri 1102009220 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS KUIS
ANALISA, STRATEGI, SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN DAN MAKNA IDEOLOGI BAGI BANGSA DI KOTA PADANG
Strategi Pancasila a. b. Ketuhanan Yang Maha Esa I c. d. a. b. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab II c. d. Pengertian ideologi 1 Hal yang berkaitan dengan agama sangat erat dengan kulur daerah. Kultur hampir disamakan dengan agama Rasa saling menghargai dan toleransi antar suku bangsa dan agama Perbedaan prinsip menjadi jarak antar suku dan agama Pemimpin yang mendominasi kultur dalam suatu daerah akan memperngaruhi bawahannya Perbedaan kasta membatasi rasa adil untuk semua khalangan Saling tolong menolong dalam membangun keadilan dalam bermasyarakat mengalami antisosial a. b. c. d. a. Makna Ideologi Bagi Negara 2 Pemerintah andil dalam keyakinan yang berbeda-beda Banyak pihak-pihak yudisik yang tidak memihak Sistem demokrasi dan perbedaan keyakinan Mempengaruhi orang yang beragama menajdi tidak bergama. Tugas dan tanggungjawab pihak yudidsil dalam memberikan keputusan yang berlandasakan hukum Jikalau jujur sebenarnya dewasa ini banyak tokoh serta elit politik yang kurang memahami filsafat hidup serta pandangan hidup bangsa kita Pancasila Undang-Undang NO. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional ketidak adilan merajalela menjadi warga negara yang mempunyai daya saing; berdisiplin dan berpartisipasi aktif dalam membangun kehidupan yang damai berdasarkan sistem nilai Pancasila. materi Pancasila bahkan filsafat Pancasila adalah wajib diberikan diPendidikan tinggi dan secara eksplisit setiap aspek penyelenggaraan negara harus bersumber pada nilai nilai Pancasila perselisihan yang merugikan orang banyak aspek penyelenggaraan dalam setiap aspek penyelenggaraan negara harus bersumber pada nilai nilai Pancasila, pancasila sebagai nilai dalam pelaksaan negara Masyarakat sudah banyak yang mengetahui program ini melaui pemimpin daerah stempat Kualitas kesehatan masyrakat yang menurun Batang tubuh UUD 1945 pun merupakan landasan yuridis konstitusional dapat mengadaptasikan dirinya dengan dan terhadap perkembangan zaman di samping memiliki dinamika internal secara selektif Semua hukum-hukum yang ada di indonesia bersumber Pada pancasila Tidak seimbanganya antara

b.

c. d.

a. Perbedaan suku yang menjadi ciri

Persatuan Indonesia

III

khas untuk mempersatukan bangsa indonesia b. Prinsip yang berbeda sangat sulit dipersatukan c. Peranan pemuka adat untuk mempersatukan pendapat d. Perselisihan kerap terjadi akibat pemikiran yang terlalu awam

a.

b.

c.
d.

Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

IV

a. Dalam memberikan keputusan dibutuhkan pertemua antar para tokoh penting dalam suatu daerah b. Aspirasi masyarakat bawah yang tidak tersampaikan c. Jalur birokrasi pemerintahan daerah kental adat istiadat yang jelas d. Pemimpin yang tidak mau mendengar pendapat anggotanya/orang lain a. b. c. d. Adanya usaha pemerataan bantuan baik yang bersifat moril ataupun material Kurangnya sifat empati tenaga medis maupun relawan Transportasi aliran bantuan untuk mengurangi rasa ketidakadilan Masih adanya sifat egois masyarakat

a.

b. c.

d.

a. b.

c.
d.

kesejahteraan dan kedamaian

Kesimpulan a. Keselarasan antar umat beragama dala perilaku sehari-hari dapat mewujudkan suatu Negara yang damai dan sejahtera dan sesuai dengan makna ideology bagi Negara. b. Pentingnya menanamkan sifat-sifat dasar ideology demi tercapainya makna ideology bagi Negara itu sendiri. c. Ideology suatu Negara atau bangasa merupakan modal awal untuk pembangunan suatu Negara. d. Suatu bangsa mempunyai tanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakatnya sehingga tercapai ideology bangsa tersebut. Saran a. Warga Negara harus mempunyai semangat yang tinggi untuk mensejahterahkan masyarakat agar tercapainya ideology bangsa b. Pemerintah dan masyarakat harus menjunjung tinggi solidaritas social dan ideology bangsa/negaranya. c. Nilai-nilai yang terkandung dalam ideology Negara secara objektif historis telah dimiliki oleh bangsa itu sendiri. d. Ideology suatu bangsa sebagai pandangan hidup bangsa adalah jati diri dan kepribadian bangsa yang merupakan kristalisasi dari nilai-nilai yang hidup dan berkembang dalam budaya masyarakat itu sendiri.

UJIAN TENGAH SEMESTER


ANALISA STRATEGI STRATEGI SITUASI DAN KONDISI SUMPAH PEMUDA DALAM SUMPAH DOKTER DILIHAT DARI ETIKA PANCASILA TERHADAP KEWAJIBAN UMUM, KODE ETIK KEDOKTERAN, DAN KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP PASIEN DENGAN STUDI KASUS DI KOTA PEKANBARU
Strategi Pancasila Kewajiban Umum 1 A. Dokter sebagai umat beragama yang harus saling membantu B.Bekerja dengan sungguh-sungguh. C.Mengobati pasien walau berbeda agama D. Membantu dengan hanya mengharap ridho dari ALLAH. A. Menjalankan tugas tanpa melihat asal usul orang tersebut. B.. Peran dokter untuk menolong sesama tanpa membeda-bedakan tiap pasiennya C.Tidak membantu secara asal asalan. D.Keprihatinan yang masih kurang A. Menyalurkan semua insane-insan kesehatan Indonesia dalam upaya penanggulangan bencana B. Mengamalkan ilmu untuk kepentingan rakyat Indonesia. C.Kurangnya rasa nasionalisme D.Mencurahkan ilmu untuk kepentingan rakyat banyak. A.Rasa kebersamaan yang tinggi B.Jujur tentang keadaan korban. C.Mengobati agar korban menjadi lebih baik D.Banyaknya organisasi-organisasi kesehatan yang belum bersatu A Daerah pelosok sangat sulit untuk di jangkau B.Tidak pandang suku dalam mengobati pasien atau korban bencana. C.Mementingkan kesembuhan korban bencana D.Berlaku adil pada semua korban Kode Etik Kedokteran 2 A.Dalam menjalankan tugas tidak boleh menyimpang dr aturan agama. B. Sikap saling membantu antar umat beragama C.Menuturkan bela sungkawa kepada korban. D. Al-Quran menjelaskan kewajiban untuk saling menolong. A. Manusia sebagai umat beradab tentunya akan saling tolong-menolong B.masih banyak orang yang memanfaatkan hal ini untuk meraup keuntungan C Menolong setiap korban bencana D.Rasa simpati yang kurang. A Kurangnya pengetahuan kesehatan relawan B. Tidak sampainya bantuan kepada korban bencana. C. Rasa persatuan yang tinggi D. Dapat rusaknya persatuan bangsa karena tidak adanya saling tolong. Kewajiban Dokter Terhadap Pasien 3 A.Segera menolong tanpa harus melihat agama dari korban. B. Ideologi pancasila sila ke 1 C. Negara berdasarkan atas Ketuhanan YME sehingga akan membantu warganya yang tertimpa musibah D.Memberikan pelayanan yang kurang dari standart. A.Menolong korban tanpa membedakan status social B.digunakan sebagai ajang untuk meningkatkan keterampilan daripada menolong korban C.Menghindarkan dari kecerobohan. D.Kurangnya rasa peka terhadap kondisi korban gempa A. Bangsa Indonesia dilandasi satu ideologi yang sama yaitu pancasila. B.Kurangnya kesadaran dalam menangani korban. C.Bersama menigkatkan kesejahteraan D.Kurangnya rasa simpati dan empati masyarakat

I Ketuhanan yg maha esa

II Kemanusiaan yg adil dan beradab

III Persatuan Indonesia

Kerakyatan yg dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia

IV

A.Pemberian bantuan secara merata B.Tidak dapat bekerja dengan sungguh-sungguh karena lelah. C.Menyembuhkan pasien dengan semaksimal mungkin. D.Banyak bantuan yang tidak tersalurkan A.Banyak warga yang dating membantu B. Meningkatkan kesejahteraan semua korban bencana alam. C.Banyaknya bala bantuan yang datang D. Membangun tenda-tenda gawat darurat.

A.Indonesia merupakan Negara demokrasi B.Memberikan harapan yang tinggi pada korban. C.Kita harusa saling gotong royong dalam upaya penanggulangan bencana D.Menolong untuk mencari keuntungan. A.Bekerja dengan lebih keras. B.Menciptakan suasana yang adil dan merata C.Berlaku adil pada semua korban. D.Kurang meratanya bantuan yang datang

POLA PIKIR

PANCASILA

UUD 45

PEMERINTAH

DEPARTEMEN KESEHATAN

MENKES IDI LOGISTIK KOMITE PENAGGULANGAN BENCANA TANGGAP DARURAT

PASCA BENCANA

REKONSTRUKSI

MAHASISWA

LSM

BENCANA

PRA BENCANA MATERI IMATERI MENTAL/ PSIKIS

SIMULASI HARTA JIWA

KORBAN

Kesimpulan a. Pemerintah ikut andil dalam program kesehatan demi menjamin kesehatan masyarakat Indonesia dengan tetap mempertimbangkan kewajiban umum setiap dokter terhadap pasiennya. b. Sosialisasi yang menyeluruh terhadap dokter dan masyarakat untuk mengetahui apa saja kewajiban seorang dokter terhadap pasien dank ode etik seorang dokter dalam menjalankan tugasnya kepada masyarakat. c. Peraturan-peraturan yang mencakup hokum dalam dunia kedokteran tercantum seluruhnya di dalam kode etik kedokteran. Hal ini akibat agar sedemikian rupa tidak terjadi penyalahangunaan profesi kedokteran. d. Hubungan antara pemerintah dan IDI yang baik dan jelas sangat membantu dokter dalam menjalankan tugasnya dan melakukan kewajiban umum sebagai seorang dokter terhadap pasien / masyarakat. Saran-saran a. Pemerintah sebaiknya ikut mendukung para dokter untuk melanjutkan sekolah spesialis demi mengurangi jumlah dokter umum dan memperbanyak dokter spesialis agar masyarakat mendapat pengobatan yang lebih spesifik kepada dokter yang ahli di bidang penyakitnya. Hal ini membantu dokter dokter menjalankan kewajibannya terhadap pasien dengan lebih baik lagi b. Harus ada pengawasan dari masyarakat, pemerintah dan kalangan dokter itu sendiri untuk melihat apakah dokter menjalankan kewajibannya sesuai dengan kode etik kedokteran yang ada c. Tindakan tegas dari pemerintah harus ada terhadap dokter yang tidak menjalankankewajibannya sesuai dengan kode etik kedokteran yang ada. Agar para dokter tidak melenceng dan tetap pada jalur yang benar dalam menjalankan kewajibannya. d. Masyarakat yang kurang mampu sebaiknya diberikan keringanan biaya oleh seorang dokter dengan tidak meminta biaya jasa pengobatan terhadap dokter.

TUGAS MANDIRI I. PENDAHULUAN SEJARAH Pada hari Selasa tanggal 21 Rajah 1204 H atau tanggal 23 Juni 1784 M berdasarkan musyawarah datuk-datuk empat suku (Pesisir, Lima Puluh, Tanah Datar dan Kampar), negeri Senapelan diganti namanya menjadi "Pekan Baharu"selanjutnya diperingati sebagai hari lahir Kota Pekanbaru. Mulai saat itu sebutan Senapelan sudah ditinggalkan dan mulai populer sebutan "PEKAN BAHARU", yang dalam bahasa sehari-hari disebut PEKANBARU. ARTI LAMBANG Perisai dengan memakai pintu gerbang kota warna hitam mewujudkan lambang dari sebuah kota. Lima buah pintu gerbang berarti Pancasila yang menjadi dasar Negara Republik Indonesia. Padi dan kapas lambang kemakmuran atau sandang pangan rakyat. Rantai yang melingkari mengartikan kekokohan persatuan rakyat. Roda terbang melambangkan perkembangan yang dinamis. Pohon karet, menara minyak takal berarti sebagai kota dagang dan kota pelabuhan yang banyak mengekspor hasil hutan dan hasil bumi. Ditengah-tengah perisai yang berbentuk jantung terdapat sebuah tombak bambu yang tangkainya berwarna coklat tua, matanya berwarna perak tegak lurus, mewujudkan kepahlawanan (kekuatan rakyat) dalam merebut dan mempertahankan kemerdekaan tanah air. Garis lurus melintang yang terletak antara merah putih, maksudnya melukiskan khatulistiwa. VISI KOTA Pernyataan visi yang dirumuskan oleh aparat penyelenggara pemerintah Kota Pekanbaru menuju tahun 2020 adalah "Terwujudnya Kota Pekanbaru Sebagai Pusat Perdagangan Dan Jasa, Pendidikan serta Pusat Kebudayaan Melayu, Menuju Masyarakat Sejahtera yang Berlandaskan Iman dan Taqwa". Visi tersebut diatas mengandung makna sebagai berikut: Pusat Perdagangan dan Jasa, menggambarkan keadaan masyarakat Kota Pekanbaru yang diinginkan dalam decade 20 tahun kedepan Pemerintah Kota Pekanbaru dengan dukungan masyarakatnya yang dinamis akan selalu berusaha semaksimal mungkin untuk dapat mewujudkan Kota Pekanbaru menjadi pusat perdagangan dan jasa di kawasan Sumatera. Pusat Pendidikan, pemerintah Kota Pekanbaru kedepan akan selalu berusaha untuk memberdayakan masyarakatnya agar dapat berperan serta secara aktif meningkatkan kualitas sumber daya manusia dalam rnagka menciptakan pembangunan manusia seutuhnya. Pemberdayaan sumber daya manusia lebih diarahkan kepada terwujudnya sarana dan prasarana pendidikan formal dan non-formal dibidang keahlian dan kejuruan yang terpadu diikuti dengan upaya penyiapan sarana dan prasarana pra pendidikan sampai perguruan tinggi. Dengan langkah tersebut sangat diharapkan dalam decade 20 tahun kedepan di Kota Pekanbaru akan dapat tersedia sarana pendidikan yang lengkap dan unggul. Pusat Kebudayaan Melayu merupakan refleksi dari peradaban tatanan nilai-nilai budaya luhur masyarakat Kota Pekanbaru yang mantap dalam mempertahankan, melestarikan, menghayati, mengamalkan serta menumbuhkembangkan budaya Melayu. Kehendak

menjadikan Kota Pekanbaru sebagai pusat kebudayaan Melayu antara lain akan diarahkan kepada tampilnya identitas fisik bangunan yang mencerminkan kepribadian daerah, adanya kawasan beridentitas adat Melayu serta makin mantapnya kehidupan adapt yang digali dari nilai-nilai luhur Melayu. Masyarakat Sejahtera merupakan salah satu tujuan kehidupan masyarakat Kota Pekanbaru pada decade 20 tahun kedepan. Dalam kondisi ini dicita-citakan masyarakat akan dapat hidup dilingkungan yang relatif aman, bebas dari rasa takut dan serba kecukupan lahir batin secara seimbangan dan selaras baik material maupun spiritual yang didukung dengan terpenuhinya kualitas gizi, kesehatan, kebersihan dan lingkungan. Berlandaskan iman dan taqwa merupakan landasan spiritual moral, norma dan etika dimana masyarakat pada kondisi tertentu mempunya pikiran, akal sehat dan daya tangkal terhadap segala sesuatu yang merugikan dengan memperkukuh sikap dan prilaku individu melalui pembinaan agama bersama-sama yang tercermin dalam kehidupan yang harmonis, seimbang dan selaras. MOTO DAN SLOGAN Kota pekanbaru yang dikenal dengan slogan "KOTAKU, KOTAMU DAN KOTA KITA BERTUAH", mempunyai motto : BERSIH, TERTIB, USAHA BERSAMA, AMAN, dan HARMONIS.. WILAYAH GEOGRAFIS Kota Pekanbaru terletak antara 10114' - 10134' Bujur Timur dan 025' - 045' Lintang Utara. Dengan ketinggian dari permukaan laut berkisar 5 - 50 meter. Permukaan wilayah bagian utara landai dan bergelombang dengan ketinggian berkisar antara 5 - 11 meter. Berdasarkan Peraturan Pemerintah No. 19 Tahun 1987 Tanggal 7 September 1987 Daerah Kota Pekanbaru diperluas dari 62,96 Km menjadi 446,50 Km, terdiri dari 8 Kecamatan dan 45 Kelurahan/Desa. Dari hasil pengukuran/pematokan di lapangan oleh BPN Tk. I Riau maka ditetapkan luas wilayah Kota Pekanbaru adalah 632,26 Km. Dengan meningkatnya kegiatan pembangunan menyebabkan meningkatnya kegiatan penduduk disegala bidang yang pada akhirnya meningkatkan pula tuntutan dan kebutuhan masyarakat terhadap penyediaan fasilitas dan utilitas perkotaan serta kebutuhan Lainnya. Untuk lebih terciptanya tertib pemerintahan dan pembinaan wilayah yang cukup luas, maka dibentuklan Kecamatan Baru dengan Perda Kota Pekanbaru No. 4 Tahun 2003 menjadi 12 Kecamatan dan Kelurahan/Desa baru dengan Perda tahun 2003 menjadi 58 Kelurahan/Desa. Kota Pekanbaru berbatasan dengan daerah Kabupaten/Kota : Sebelah Utara : Kabupaten Siak dan Kabupaten Kampar Sebelah Selatan : Kabupaten Kampar dan Kabupaten Pelalawan Sebelah Timur : Kabupaten Siak dan Kabupaten Pelalawan Sebelah Barat : Kabupaten Kampar PENDUDUK Masalah penduduk di Kota Pekanbaru sama halnya seperti daerah lain di Indonesia. Untuk mencapai manusia yang berkualitas dengan jumlah penduduk yang tidak terkendali akan sulit tercapai. Program kependudukan yang meliputi pengendalian kelahiran, menurunkan tingkat kematian bagi bayi dan anak, perpanjangan usia dan harapan hidup, penyebaran penduduk yang seimbang serta pengembangan potensi penduduk sebagai modal pembangunan yang harus ditingkatkan. Penduduk Kota Pekanbaru berdasarkan hasil Sensus Penduduk tahun 2000 berjumlah 585.440 jiwa, terdiri dari laki-laki 298.464 jiwa dan perempuan 286.976 jiwa (termasuk tunawisma dan awak kapal).

II. HASIL ANALISA


ANALISA STRATEGI, SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN ADIL, MAKMUR, DAN BERSATU DI KOTA PEKANBARU
Strategi Pancasila a. b. Ketuhanan Yang Maha Esa I c. d. a. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab b. II c. d. Adil 1 Negara RI berlandaskan ketuhanan Perubahan zaman modern merubah apa yang telah diterapkan agama dari dulu. Penduduk Indonesia Memiliki 6 agama, yang memiliki nilainilai sejarah yang berati di negara ini Banyak orang yang tidak mengikuti ajaran agama lebih mementingkan ajaran-ajaran terbaru. Kebenaran terhadap nilai-nilai pancasila berdasarkan sejarah kenegaraaan indonesia Minimnya sikap yang melandaskan keadilan untuk seluruh rakyat indonesia Bangga indonesia yang menganut sistem demokrasi sehingga memiliki beraneka ragam karakter Perpecahan bila unsur rasis a. b. c. d. Makmur 2 Hal yang berkaitan dengan agama sangat erat dengan kulur daerah. Kultur hampir disamakan dengan agama Rasa saling menghargai dan toleransi antar suku bangsa dan agama Perbedaan prinsip menjadi jarak antar suku dan agama a. b. c. d. Bersatu 3 Pemerintah andil dalam keyakinan yang berbeda-beda Banyak pihak-pihak yudisik yang tidak memihak Sistem demokrasi dan perbedaan keyakinan Mempengaruhi orang yang beragama menajdi tidak bergama.

a. Pemimpin yang mendominasi kultur dalam suatu daerah akan memperngaruhi bawahannya b. Perbedaan kasta membatasi rasa adil untuk semua khalangan c. Saling tolong menolong dalam membangun keadilan dalam bermasyarakat d. mengalami antisosial

a. Tugas dan tanggungjawab pihak yudidsil dalam memberikan keputusan yang berlandasakan hukum

b.

Jikalau jujur sebenarnya dewasa ini banyak tokoh serta elit politik yang kurang memahami filsafat hidup serta pandangan hidup bangsa kita Pancasila c. Undang-Undang NO. 20 Tahun 2003 tentang Sistem Pendidikan Nasional d. ketidak adilan merajalela

Persatuan Indonesia

III

a. Sistem pendidikan yang telah mnerapkan pancasila sebagai alat untuk pemersatu bangsa indonesia b. Ketidak tegasan pemerintah memudahkan pihak luar memecah belah persatuan bangsa indonesia c. Komunikasi antar daerah yang kuat dan selalu bersilahturahmi untuk saling membangun. d. Banyak permasalahan akan menimbulkan pihak2 yang saling menjatuhkan untuk merusak persatuan bangsa

a. Perbedaan suku yang menjadi ciri khas untuk mempersatukan bangsa indonesia b. Prinsip yang berbeda sangat sulit dipersatukan c. Peranan pemuka adat untuk mempersatukan pendapat d. Perselisihan kerap terjadi akibat pemikiran yang terlalu awam

a.

menjadi warga negara yang mempunyai daya saing; berdisiplin dan berpartisipasi aktif dalam membangun kehidupan yang damai berdasarkan sistem nilai Pancasila. b. materi Pancasila bahkan filsafat Pancasila adalah wajib diberikan diPendidikan tinggi dan secara eksplisit

c.
a. Dalam memberikan keputusan dibutuhkan pertemua antar para tokoh penting dalam suatu daerah b. Aspirasi masyarakat bawah yang tidak tersampaikan c. Jalur birokrasi pemerintahan daerah kental adat istiadat yang jelas d. Pemimpin yang tidak mau mendengar pendapat anggotanya/orang lain

setiap aspek penyelenggaraan negara harus bersumber pada nilai nilai Pancasila d. perselisihan yang merugikan orang banyak

Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawarat an Perwakilan

IV

a. Setiap pemberian keputusan yang selalu dihadiri oleh para tokoh-tokoh penting b. Jarak dan waktu berbeda sedikit menghambat prosesnya musyawarah untuk mengambilkeputusan c. Pendapat dari beberapa tokoh sangat berpengaruh untuk masyarakat luas d. Pemimpin yang cenderung egois akan merusak permusyawaratan

a.

aspek penyelenggaraan dalam setiap aspek penyelenggaraan negara harus bersumber pada nilai nilai Pancasila, b. pancasila sebagai nilai dalam pelaksaan negara c. Masyarakat sudah banyak yang mengetahui program ini melaui pemimpin daerah stempat d. Kualitas kesehatan masyrakat yang menurun

Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

a. Nilai-nilai norma indonesia yang selalu hidaup bersosial b. Nilai sosial yang tidak sesuai norma atau mudah berubah dari piha-piha yang tidak bertanggung jawab akan merusak generasi bangsa c. Masyarakat yang selalu hidup berdampingan d. Individualisme yang diterapkan di Indonesia

a. Adanya usaha pemerataan bantuan baik yang bersifat moril ataupun material b. Kurangnya sifat empati tenaga medis maupun relawan c. Transportasi aliran bantuan untuk mengurangi rasa ketidakadilan d. Masih adanya sifat egois masyarakat

a. Batang tubuh UUD 1945 pun merupakan landasan yuridis konstitusional b. dapat mengadaptasikan dirinya dengan dan terhadap perkembangan zaman di samping memiliki dinamika internal secara selektif

c.

Semua hukum-hukum yang bersumber Pada pancasila d. Tidak seimbanganya antara kedamaian

ada

di

indonesia dan

kesejahteraan

III. PENUTUP Kesimpulan A. Setiap umat beragama wajib tolong menolong terhadap orang yang mebutuhkan bantuan. B. Kota Pekanbaru merupakan salah satu ibukota provinsi yang berkontribusi untuk kepentingan bangsa dan negara. C. Masih perlunya peningkatan kesehatan dan kesejahteraan masyarakat kota Pekanbaru. D. Kebijakan masyarakat kota Pekanbaru membantu dalam hal pembangunan kota, tidak hanya pemerintah saja yang harus terlibat. Namun masyarakat sekitar juga harus demi kehidupan kota Pekanbaru yang adil, makmur dan bersatu dalam membangun kota E. Menjadi ibukota provinsi yang baik harus diiringi kerjasama antara masyarakat dan pemerintah supaya terwujud keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Saran-saran A. Kegiatan spiritual juga sangat dibutuhkan untuk memulihkan kepercayaan diri setiap masyarakat dan pemerintah dalam membangun kota Pekanbaru yang adil, makmur dan bersatu. Walaupun terdapat variasi kepercayaan yang dianut setiap individunya. B. Pemuda kota Pekanbaru harus berpegang teguh terhadap prinsip moral demi pembentukan karakter kota Pekanbaru kedepannya. Agar kota Pekanbaru menjadi lebih baik. C. Semua unsur elemen masyarakat harus bersatu dalam membangun kota Pekanbaru. D. Tingkatkan pelayanan terhadap masyarakat kota. E. Semua masyarakat dan pemerintah kota harus mendapatkan hak yang sama dalam dan menjalankan kewajiban nya masing-masing dalam membangun kota Pekanbaru

TUGAS PANCASILA

Pritta Devika 1102009221 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS KUIS
ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN DENGAN STUDI KASUS DI KOTA JEPARA
STRATEGI PANCASILA MAKNA IDEOLOGY BAGI NEGARA 1 a. Kekuatan bangsa Indonesia dalam memilih agama sesuai keyakinan yang dianut perorangan yang menjadikan bangsa semakin maju. b. Kelemahan dari kota ini belum bias menerima segala agama yang terdapat disekitar dan lingkungan c. Ancaman terbesar adalah sulitnya warga asing yang berbeda keyakinan untuk bersatu masuk ke dalam kota tersebut a. Kekuatan kota ini yang bias bersosialisasi terhadap siapapun pendatang baru yang memasuki kota tersebut. b. Kelemahan untuk bias saling berempati terhadap sesuatu yang membuat kota dan bangsa Indonesia menjadi jatuh bangun. c. Peluang terbesar adalah dapat menemukan kembali nilai-nilai kemanusiaan yang telah di hancurkan oleh penjajah. a. Kesejahteraan bersama menjadi tujuan hidup bersama merupakan landasan pancasila yang dijadikan kekuatan kota ini. b. Dalam menciptakan keserasian dan pengendalian diri sangat kurang sehingga menjadi kelemahan kota Bandung. c. Kenyataannya bangsa Indonesia pecah-pecah karena penjajah dan itu merupakan ancaman terbesar bangsa indonesia a. kemerdekaan adalah hak segala bangsa yang dijadikan suatu kekuatan atas penjajahan didunia. b. hak segala bangsa penjajahan tidak dapat dihapuskan sehingga menjadi kelemahan. c. ancaman tersebut adalah prikeadilan penjajahan bertentangan dengan kemerdekaan dan kebebasan. a. Penjajahan tidak sesuai dengan prikemanusiaan dan prikeadilan namun hal tersebut dijadikan kekuatan yang tidak pernah terhapus. b. Pengalaman bangsa Indonesia yang tidak pernah diperlakukan adil merupakan momok terbesar kelemahannya. c. Peluang mendapat pendidikan sangat dipersukar PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA 2 a. Unsur-unsur ketuhanan dalam pancasila yang dijadikan suatu landasan ideology tidak dapat di aplikasikan di Bandung oleh karena kekentalan adat yang berlaku dan hal tersebut menjadi titik kelemahan kota ini b. Kekuatannya adalah cinta kasih dan sayang sebagaimana diajarkan oleh TUHAN YME terjadi di kota ini c. Ancaman perlawanan terhadap kolonialisme oleh keyakinan melaksanakan tugas agama a. Keinginan yang sungguh-sungguh oleh karena kebenaran sejati menjadikan kekuatan kota ini untuk bias saling melengkapi. b. Kemanusiaan dalam penjajahan belanda yang menghancurkan rakyat Indonesia tanpa prikemanusiaan menjadikan kelemahan kota ini menjadi merendah. c. Ancaman tersebut menjadikan siksaan yang diderita rakyat Indonesia a. Dalam proses pembangunan nasional dinamika masyarakat berkembang secara cepat sehingga menjadi suatu nilai kekuatan bangsa b. Kehidupan bermasyarakat berbangsa dan bernegara mulai hilang karena dampak penjajahan yang terlalu lama c. Dimensi realita dan dimensi idealism yang terdapat dalam pancasila bias menjadi salah satu peluang memajukan bangsa a. kekuatan dari pemimpin yang dapat berlaku adil dalam mensejahterakan kota Bandung. b. apabila terjadi krisis kepercayaan masyarakat terhadap pemimpin dapat dijadikan suatu kelemahan. c. peluang terbesar adalah saling melengkapi antara pemimpin dan masyarakat. a. Persatuan masyarakat merupakan persatuan yang oportunis yang menjadikan kekuatan kota Bandung untuk berlaku adil b. Kelemahan terjadi akibat rasa saling tidak percaya antar sesame c. Peluangnya masyarakat harus bias saling bahu membahu untuk menjadikan kota Bandung semakin maju.

KETUHANAN YANG MAHA ESA

KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB

II

PERSATUAN INDONESIA

III

KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATA N PERWAKILAN

I V

KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

Kesimpulan: a. Jepara adalah kota yang memiliki tingkat keamanan baik dan tergolong kota yang kondusif. b. Meskipun kota Jepara di huni oleh berbagai golongan masyarakat baik dari segi agama,suku,budaya,ras,antar golongan tetapi tingkat kerukunan antar warga masih terjaga dengan baik. c. Masyarakat jepara dapat di katakan masyarakat yang agamis karna pemerintah sendiri mengatur larangan mengenai perjudian,miras dan pelacuran. d. Dalam bidang kebudayaan Jepara termasuk memiliki tingkat budaya yang tinggi hal ini dapat dilihat dari Berbagai aspek seni yang menjadi kiblat kota lain. Saran: a. Diharapkan pemerintah bisa memacu pemikiran masyarakat supaya bisa menjadi bangsa yang mengaplikasikan pancasila sebagai ideologi dan landasan. b. Sebaiknya pemerintah kota ini bisa memikirkan aspek jangka panjang sesuai dengan kemajuan yang berkembang di masyarakat. c. Diharapkan pemerintah kota dapat lebih memperhatikan tentang peraturan yang dibuat demi mempernbaiki tatanan kota supaya lebih baik lagi. d. Tingkat kesadaran masyarakat harus lebih di tingkatkan lagi baik dari segi agama,bermasyarakat dan bernegara.

UJIAN TENGAH SEMESTER


ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI SUMPAH PEMUDA DALAM SUMPAH DOKTER DILIHAT DARI KODE ETIK PANCASILA TERHADAP PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL DENGAN STUDI KASUS DI KOTA TASIKMALAYA
MEMBANGUN INTEGRITAS PEMUDA

PANCASILA

BJINEKA TUNGGAL IKA

UNDANG-UNDANG

1
a. Kekuatan dalam menjunjung tinggi nilai keagamaan yang dapat mempererat kesatuan pemuda tanah air Indonesia b. Kurangnya sumber daya pemuda yang menjadi suatu titik kelemahan retaknya suatu Negara dtinjau dari aspek keagamaan c. Ancaman terbesar adalah hancurnya integritas pemuda bangsa d. Peluang utuhnya kembali bangsa karena adanya suatu keyakinan pada pemuda untuk bersaksi hanya kepada Allah SWT semata a. Membaktikan hidup guna kepentingan kemanusiaan dapat menjadi kekuatan dalam suatu perkembangan nasional b. Kurangnya rasa solidaritas integritas bangsa dapat menurunkan semangat pemuda dalam menjunjung tinggi nilai kemanusiaan c. Tidak adanya rasa saling menghargai dan tolong menolong dapat menjadi salah satu factor pemicu ancaman bangsa d. Menumbuhkan jiwa sosial pemuda bangsa adalah peluang terbesar a. Bersama-sama dan gotong royong sekelompok pemuida yang dapat mempersatukan bangsa b. Hilangnya rasa saling kepercayaan antar sesama yang menjadi titik kelemahan bangsa dan rapuhnyta suatu Negara c. Penjajahan dari Negara seberang akan terjadi kembali sebagai ancaman rapuhnya suatu Negara d. Mencoba mempersatukan pemuda dan bangsa demi cita-cita negara a. Berpegang teguh prinsip moral yang membuat suaru Negara majuu b. Kurangnya pemuda bangsa yang berlandaskan pancasila akan membuat turunnya integritas pemuda c. Bobroknya pemuda bangsa yang menjadi suatu ancaman untuk memiliki pemuda yang berilmu d. Berlandaskan pancasila dan sumpah pemuda yang dapat memotivasi majunya Negara Indonesia dalam status apapun a. Semakin kuatnya sosial budaya semakin menambah kuat keyakinan setiap bangsa Indonesia b. Kegentaran untuk dapat maju membela keadilan rakyat sulit dirasa pada zaman ini c. Hancurnya bangsa menjadi momok hasil pengetahuan yang minim d. Memiliki pemuda berilmu yang menjadikan bangkitnya bangsa

2
a. Tidak membeda-bedakan dalam hal beragama dan menganggap bahwa Tuhan semesta alam hanya satu, yaitu Allah SWT b. Kurangnya kepercayaan akan kesaksian kepada Allah dan Nabi Muhammad SAW membuat blok-blok antar bangsa dan Negara c. Adanya paham atheisme sebagai salah satu dampak dan ancaman d. Berusaha memberikan keyakinan dn paham keagaman yang mudah diterima bangsa dan berdampak positif untuk Negara a. Mengutamakan masyarakat yang lebih membutuhkan daripada mengurus hal yang tidak bahkan kurang bermanfaat b. Tidak menjalankan tugas sosial dan terlalu membeda-bedakan ras bangsa c. Tidak rukunnya bangsa dan negara satu sama lain yang menjadi ancaman terburuk d. Berikhtiar dengan sungguh-sungguh dalam kegiatan kemanusiaan

3
a. Persatuan yang dijunjung nilai keagamaan yang tinggi dan ketaqwaan terhadap Allah SWT b. Tidak adanya panutan agama yang dapat menuntun bangsa supaya bias merubah pola piker c. Ttidak ada rasa ikhlas dan saling percaya antar hubungan Tuhan dan umat dan hancurnya suyatu Negara d. Berpedoman pada firman Allah merupakan peluang terbaik

Ketuhanan Yang Maha Esa

Kemanusiaan yang adil dan beradab

II

a. Berpedoman pada pancasila dan idealisme undang-undang suatu negara yang dapat memajuakn bangsa b. Kurangnya landasan pembukaan UUD yang diterapkan dalam berkehidupan bansa dan bernegara c. Sulit mendapatkan suatu rasa persatuan antar bangsa d. Pertimbangkan keagamaan dan komitmen kuat masyarakat dan bangsa yang dapat menjadi peluang bangkitnya negara a. Persatuan dan kesatuan yang dijalankan bersama-sama dan berlandaskan realita pembukaan UUD 1945 b. Segara yang tercantum dalam undangundang memiliki suatu kelemahan tersenidiri bagi pihak yang terkait c. Menjadikan suatu alas an untuk bias memecah bangsa dapat menjadikan rapuh total suatu bangsa d. Peluang menjadikan sesuatu menjadi lebih baik a. Tidak adanya kemunafikan dan membuat bangsa lebih terarah dan maju b. Adanya kontroversi Negara lain yang membuat bangsa menjadi rapuh c. Hal yang ditakutkan adalah hasil kerakyatan yang dipimpin suatu pemerintahan d. Indonesia merupakan tanah air dan tumpah darah a. Tak ada gentar untuk membela yang benar b. Keyakinan dari hati yang teguh dan ikhlas yang membuat bangsa semakin maju c. Tidak menitik beratkan suatu permasalahan pada suatu idealisme d. Semangat dalam mencapai keadilan bangsa

Persatuan Indonesia

III

a. Menyatukan bangsa yang berbeda pendapat demi terwujudnya suatu prinsip yang menjunjung negara b. Masih adanya perbedaan dalam segala aspek c. Ancaman pecah dan retaknya suatu bangsa yang membuat runtuhnya suatu Negara d. Berikhtiar dan bersungguh-sungguh mempersatukan negara yang kokoh, bijak dan sejahtera a. Berpegang teguh pada prinsip moral untuk bias bersikap jujur b. Pemuda yang tidak memiliki pengetahuan yang tidak dapat melahirkan suatu generasi penerus yang baru c. Etika dan idealisme pancasila yang tidak lagi dijunjung tinggi para pemuda tanah air d. Kesukuan, kepartaian, kedudukan sosial yang rapi yang bias dijadikan peluang a. Berikhtiar pada kedudukan sosial dan keagamaan serta kesukuan bangsa b. Memperlakukan setiap bangsa walau berbeda ras dengan rasa keadilan yang dijunjung oleh Bhineka Tunggal Ika c. Tidak adanya penghormatan terhadap guru-guru yang telah mendidik dan mengajar kita sampai saat ini d. Menjalankan tugas secara adil dan seimbang

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan IV dalam permusyawaratan perwakilan

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Pola Pikir
INDONESIA SUMPAH PEMUDA

UUD 1945 KEBANGSAAN SOSIAL

KEBUDAYAAN

PERSATUAN BANGSA

LANDASAN PANCASILA

Penutup Kesimpulan : A. Menjadikan Indonesia lebih maju dalam segala aspek B. Membuat pemuda Indonesia lebih berkualitas C. Membenahi pemerintahan bangsa yang muali bobrok D. Menjadikan segala kekurangan untuk perbaikan pembangunan negara Saran : A. Pembangunan Negara yang masih sulit dan terhambat B. Pemerintahan kurang respect atas masyarakat bawah C. Kurangnya perhatian pemerintah atas pembangunan bangsa D. Pemuda bangsa yang perlu di gali kekuatannya

TUGAS MANDIRI I.PENDAHULUAN Jepara, adalah salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Tengah. Ibukotanya adalah Jepara. Kabupaten ini berbatasan dengan Laut Jawa di barat dan utara, Kabupaten Pati dan Kabupaten Kudus di timur, serta Kabupaten Demak di selatan. Wilayah Kabupaten Jepara juga meliputi Kepulauan Karimunjawa, yang berada di Laut Jawa. Geografi Kabupaten Jepara terletak di pantura timur Jawa Tengah, dimana bagian barat dan utara dibatasi oleh laut. Bagian timur wilayah kabupaten ini merupakan daerah pegunungan. Wilayah Kabupaten Jepara juga meliputi Kepulauan Karimunjawa, yakni gugusan pulaupulau di Laut Jawa. Dua pulau terbesarnya adalah Pulau Karimunjawa dan Pulau Kemujan. Sebagian besar wilayah Karimunjawa dilindungi dalam Cagar Alam Laut Karimunjawa. Penyeberangan ke kepulauan ini dilayani oleh kapal ferry yang bertolak dari Pelabuhan Jepara. Karimunjawa juga terdapat lapangan terbang perintis yang didarati pesawat berjenis kecil dari Semarang. Sejarah Asal nama Jepara berasal dari perkataan Ujung Para, Ujung Mara dan Jumpara yang kemudian menjadi Jepara, yang berarti sebuah tempat pemukiman para pedagang yang berniaga ke berbagai daerah. Menurut buku Sejarah Baru Dinasti Tang (618-906 M) mencatat bahwa pada tahun 674 M seorang musafir Tionghoa bernama I-Tsing pernah mengunjungi negeri Holing atau Kaling atau Kalingga yang juga disebut Jawa atau Japa dan diyakini berlokasi di Keling, kawasan timur Jepara sekarang ini, serta dipimpin oleh seorang raja wanita bernama Ratu Shima yang dikenal sangat tegas. Potensi Jepara dikenal sebagai kota ukir, karena terdapat sentra kerajinan ukiran kayu ketenarannya hingga ke luar negeri. Kerajinan mebel dan ukir ini tersebar merata hampir di seluruh kecamatan dengan keahlian masing-masing. Namun sentra perdagangannya terlekat di wilayah Ngabul, Senenan, Tahunan, Pekeng, Kalongan dan Pemuda. Selain itu, Jepara merupakan kota kelahiran pahlawan wanita Indonesia R.A. Kartini. Potensi Kabupaten Jepara :

Industri Mebel Ukir Jepara. Industri ini tersebar luas di hampir semua kecamatan Jepara, kecuali Kecamatan Karimunjawa Seni Relief, di Senenan Kerajinan Patung, di Mulyoharjo Kerajinan Perhiasan Emas, di Margoyoso Kerajinan Monel, di Kriyan Kerajinan Besi (Pande Besi), di Purwogondo Kerajinan Ukir Gebyok, di Gemiring Lor dan Gemiring Kidul Kerajinan Tenun Ikat, di Troso Kerajinan Mainan Anak-anak, di Karanganyar Kerajinan Kreneng, di Gidangelo

Kerajinan Anyaman Bambu, di Kendengsidialit Kerajian Rotan, di Telukwetan Kerajinan Gerabah, di Mayong Lor Kerajinan Payung Kertas, di Brantaksekarjati Konveksi, di Sendang Industri Bordir, di Nalumsari Industri Rokok, di Robayan Industri Roti, di Bugo Industri Genteng, di Mayong Kidul Industri Batu Bata, di Kalipucang Kulon Sentra Jeruk, di Bategede

II. HASIL ANALISA

ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI TEORI TERHADAP KOTA JEPARA MENURUT PENGERTIAN MERDEKA, BERSATU. DAN ADIL
STRATEGI PANCASILA Ketuhanan yang maha Esa I a. b. c. d. Kemanusiaan yang adil dan beradab II a. b. c. d. Persatuan Indonesia III a. b. c. d. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan Keadilan social bagi seluruh rakyat Indonesia IV Merdeka 1 Taat dalam mengikuti segala aturan yang telah ditetapkan agama merupakan suatu kekuatan untuk menjadi lebih baik Peradilan agama yang tidak transparan merupakan suatu kelamahan hancurnya sebuah negara Ancaman terbesar adalah kurangnya kesadaran masyarakat untuk bisa lebih taat beragama Menciptakan kegiatan berbau rohani dapat menjadi salah satu peluang rasa kemerdekaan setiap bangsa Kekuatan solidaritas yang didukung sikap sosial yang adil dan beraadab Kelemahan untuk tidak mau tahu atas keadaan yang dirasa bangsa Tidak terjalin hubungan antar manusia dan alam merupakan ancaman bagi negara Meringankan beban penderitaan masyarakat yang terkena bencana merupakan peluang majunya negara supaya lebih berkembang Persatuan yang kokoh dapat menjadi suatu kekuatan bagi bangsa Apabila tidak ada rasa persatuan akan menjadi kelemahan bagi negara tersebut untuk mengalami kehancuran Ancaman terbesar akibata tidak adanya rasa persatuan adalah hilangnya rasa kerukunan Peluang untuk mengantisipasi keadaan tersebut adalah dengan membuat kegiatan yang cukup bermanfaat a. b. c. d. Bersatu 2 Meningkatkan ketaqwaan terhadap Tuhan YME Tidak menaatai peraturan agama menjadi kelemahan bangsa yang sulit untuk berkembang Ancamannya dapat terjadi perselisihan antar umat beragama Peluang untuk bisa menimbulkan rasa saling menghormati dan menghargai sesama umat beragama dapat berdampak positif bagi suatu negara Adil 3 a. Percaya terhadap Tuhan YME atas segala keadilan yang telah Ia berikan b. Kelemahan untuk tidak saling percaya dan memberi keadilan dapat memecah bangsa c. Ancaman terbesar akibat tidak adanya keadilan dapat menghilangkan rasa percaya d. Meningkatkan keadilan dan mengentikan perselisishan dapat menjadi suatu peluang demi rukunnya umat beragama a. Fakir miskin memiliki hak yang sama untuk bisa diperlakukan secara adil b. Kelemahan untuk memiliki rasa kemanusiaan yang minimal memicu hancurnya bangsa c. Rasa ketidakadilan dan mebeda-bedakan dalam memberikan suatu pekerjaan dapat dijadikan suatu ancaman meningkatnya jumlah pengangguran d. Memajukan keadaan ekonomi bangsa dapat menjadi peluang terciptanya rasa adil dalam bermasyarakt a. Persatuan yang kuat dapat mempererat bangsa dan dijadikan kekuatan yang diakui bangsa lain b. Penyelesaian masalah ekonomi bangsa yang terlalu berlarut dan tidak ada penyelesaian menjadikan kelemahan negara c. Pembayaran pajak yang tertunda dapat menjadi suatu ancaman bagi kelangsungan perjalanan suatu negara d. Meningkatkan faktor produksi dapat menjadi salah satu peluang untuk memajukan suatu negara a. Menstabilkan keuangan negara secara transparasi dan adil adalah kekuatan untuk bisa menjadikan segalanya aman b. Kebohongan yang menjadi suatu titik kelemahan yang berakibat pada pembangunan negara yang tidak merata c. Ancaman terjadi pada pembangunan ekonomi yang ikut tidak merata d. Mengahsilkan produksi yang aktif dan enstabilkan keuangan bisa dijadikan peluang masalah tersebut a. Semua untuk satu dan satu untuk semua merupakan landasan pancasila yang bisa dijadikan suatu kekuatan b. Kerapuhan bangsa adalah bagaimana bangsa tersebut dapat menyikapi maslah tersebut c. Ancaman menjadikan bangsa semakin hancur saat tidak ada transparasi dari pemerintahan d. Pemerintah harus mendengar aspirasi rakyata untuk dijadikan suatu peluang

a. Mendirikan yayasan kemanusiaan menjadi kekuatan bersatunya bangsa b. Kurangnya rasa solidaritas merupakan suatu kelemahan hancurnya bangsa c. Terciptanya persatuan yang tidak kokoh dapat menjadikan ancaman dan runtuhnya suatu negara d. Peluang pemersatu bangsa adalah salin memikirkan bangsa lainnya a. Rasa nasionalisme yang kuat menjadikan suatu kota atau negara lebih maju b. Setiap masyarakat memiliki kelemahan untuk tidak menjunjung tinggi nilai idealisme pancasila sehingga membuat negara menjadi terpuruk c. Ancaman keruntuhan negara bisa terjadi apabila masyarakat tidak menjunjung tinggi norma pancasila d. Pelaksanaan pemilu yang jujur dan adil bisa menjadi peluang demi terlancarnya sistem pemerintahan suatu negara a. Masyarakat memiliki kemerdekaan dalam berfikir dan mengeluarkan aspirasi yang dijadikan suatu kekuatan bagi individual b. Tidak adanya pembelaan yang benar bagi suatu pendapat dapat menjadi kelemahan suatu argumen c. Terpecahnya bangsa daapat menjadi ancaman terberat d. Meningkatkan mutu SDM dapat menjadi peluang kegagalan suatu negara untuk bisa lebih berkembang a. Ideologi merupakan cita cita bangsa yang harus dijadikan kekuatan b. Kelemahan terjadi saat negara sudah tidak sanggup menahan beban yang terlalu banyak c. Ancaman perpecahan antar kemanusiaan pasti terjadi d. Peluang untuk bisa maju bervariasi demi kelancran hidup berbangsa dan bertanah air

a. Segala masalah yang diselesaikan dengan cara bermusyawarah akan menjadi kekuatan dari hasil setiap keputusan b. Kelemahan untuk saling memutuskan pemdapat dan menyikapi kebijaksanaan harus dengan berlapang dada c. Terpecahnya bangsa akibat sikap yang tidak dapat saling menerima kebijaksanaan dapat menjadi suatu ancaman d. Musyawarah mufakat merupakn salah satu peluang untuk mengakhiri solusi perbedaan pendapat a. Pendidikan untuk memelihara nilai sosial dan azas dapat menjadi kekuatan penuh pluralisme b. Kelemahan terjadi saat bangsa tidak mampu mengintegrasikan diri dan mengaktualisasikan diri pada pendidikan c. Kebodohan bangsa yang tidak dapat dicerdaskan merupakan ancaman terbesar d. Perlu dilakukan langkah yang holistik integratif sebagai peluangnya

Pandangan Umum a. Segala apapun harus berlandaskan ideologi pancasila b. Idealisme pancasila harus selalu dijunjung tinggi dalam setiap permasalahn apapun c. Pembangunan nasional ditingkatkan dengan peningkatan SDM d. Pancasila adalah dasar filsafat yang mempunyai teoritis dan fungsi praktis III. Penutup 1. Kesimpulan a. Persatuan bangsa sangat dijunjung tinggi oleh negara demi terbentuknya kerukunan b. Menjadikan segala peluang demi berkembangnya suatu negara merupakan salah satu upaya yang baik demi mewujudkan cita dan harapan bangsa c. Pemerintah harus lebih tegas dan mendengarkan segala aspirasi rakyat d. Semua masyarakat dan bangsa berhak diperlakukan seadil adilnya 2. Saran a. Apapun masalahnya harus selalu dibiasakan untuk diselesaikan dengan cara bermusyawarah b. Segala jenis pembangunan harus dilakukan secara adil c. Pemerintah lebih meresponse mengenai keinginan rakyat demi majunya negara d. Menjadikan segala kesalahan sebagai pelajaran berguna

TUGAS PANCASILA

Putri Indah Permata 1102009228 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS KUIS
ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN BERSATU DAN KEADILAN SOSIAL DENGAN STUDI KASUS KOTA SOLO STRATEGI PANCASILA & SWOT

Melindungi Segenap Bangsa dan Tumpah Darah 1 I

Perdamaian Abadi 2

KETUHANAN YG MAHA ESA

a. menjadikan perbedaan agama sebagai dasar ideologi untuk membangun persatuan b. perbedaan agama menjadikan persatuan ideologi antar umat beragama tidak tercapai c. menciptakan rasa persatuan dan kebersamaan antar umat beragama d. terjadinya perpecahan antar umat beragama a. mendahulukan kepentingan rakyat untuk mencapai ideologi bersama b. perbedaan pemikiran dan prinsip antar rakyat c. menumbuhkan rasa adil dan memberikan pertolongan antar rakyat d. masyarakat yang kurang memahami makna dari kemanusiaan antar rakyat a. percaya akan kemampuan dan kualitas yang dimiliki agar dapat mencapai suatu ideologi bersama b. tidak semua masyarakat berlandaskan persatuan indonesia c. terciptanya masyarakat yang bersatu dalam kesatuan Ideologi Indonesia d. ketidak yakinan antar masyarakat untuk mencapai persatuan yang merata a. setiap perwakilan daerah harus berperan dalam mencapai Ideologi Negara b. setiap perwakilan daerah harus berperan dalam mencapai Ideologi Negara c. bersikap adil dan bijaksana untuk mencapai permusyawaratan perwakilan d. hilangnya rasa kerakyatan dalam setiap perwakilan daerah a. seluruh masyarakat Indonesia ikut serta dalam memberikan pendapat untuk mencapai Ideologi bersama b. tidak meratanya keadilan sosial bagi seluruh rakyat c. menjadikan Indonesia sebagai negara yang berkeadilan sosial d. timbulnya perselisihan antar rakyat Indonesia karena tidak adanya keadilan

a. b. c. d.

menjadikan beragam keyakinan sebagai dasar untuk memaknai pengertian dari makna Ideologi hilangnya makna Ideologi karena perbedaan agama di Indonesia tetap teguh memaknai makna Ideologi bagi negara di Indonesia dengan beragam penganut agama masyarakat yang sudah tidak menjadikan perbedaan agama sebagai dasar Ideologi

II KEMANUSIAAN YG ADIL DAN BERADAB

III PERSATUAN INDONESIA

a. masyarakat yang turut mendukung makna Ideologi dengan menerapkan kemanusiaan antar rakyat b. hilangnya rasa kemanusiaan antar masyarakat berdampak pada makna ideologi c. kemanusiaan yang adil harus diterapkan agar tercapainya makna ideologi d. tidak adanya kesadaran antar rakyat dalam rasa keadilan a. seluruh manusia harus yakin dengan makna Ideologi yang terkandung b. tidak semua masyarakat mengetahui makna dari Ideologi bagi negara c. terciptanya persatuan antar rakyat dalam memaknai Ideologi d. terpecahnya persatuan antar rakyat karena perbedaan Ideologi

KERAKYATAN YG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN

IV

a. pemimpin harus memperhatikan masyarakat yang terpinggir b. banyak rakyat Indonesia yang tidak mendapatkan haknya dari pemimpin negara c. ikut berperan aktif dalam menerapkan makna ideologi d. hilangnya makna Ideologi bagi masyarakat

KEADILAN SOCIAL BAGI SELURRUH RAKYAT INDONESIA

a. seluruh pemimpin negara harus memperhatikan keadilan rakyatnya b. timbulnya sikap otoriter pemimpin terhadap rakyatnya c. menjadikan Indonesia sebagai negara yang teguh dengan Ideologinya d. tidak adanya rasa keadilan yang dirasakan masyarakat

PENUTUP 1. KESIMPULAN a. Ideologi merupakan pemikiran dari semua pemikiran, nilai-nilai dasar, keyakinan untuk mencapai pedoman yang satu. b. Untuk mencapai Ideologi bersama dibutuhkan peran dari semua masyarakat Indonesia c. Dengan adanya Ideologi akan terciptanya Bangsa yang satu pada satu pedoman d. Ideologi digerakkan oleh tekad untuk mengubah keadaan yang tidak diinginkan

2. SARAN-SARAN a) masyarakat harus yakin akan terciptanya Ideologi bagi negara Indonesia. b) perbedaan dalam pemikiran dan agama jangan dijadikan sebagai pemeran dari Ideologi yang sudah ditetapkan oleh negara. c) Ideologi dapat diwujudkan dengan adanya peran dari setiap masyarakat. d) jangan terpecah dengan adanya hasutan-hasutan atau kemajuan teknologi yang berkembang di negara lain

UJIAN TENGAH SEMESTER


ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI SUMPAH PEMUDA DALAM SUMPAH DOKTER DILIHAT DARI ETIKA PANCASILA TERHADAP PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL DENGAN STUDI KASUS DI KOTA PADANG
STRATEGI PANCASILA SUMPAH PEMUDA 1 a. Sumpah pemuda berlandaskan atas rasa iman dan taqwa terhadap Tuhan yang Maha Esa b. Sumpah pemuda masih diikrarkan dengan tidak sungguh-sungguh c. Pemuda mampu menjadi pemimpin yang hebat jika sesuai dengan syariat agama d. Semua agama mengajarkan bahwa setiap manusia pemimpin a. Pemimpin yang bermoral mampu memimpin rakyatnya secara adil b. Sumpah pemuda masih sering diabaikan terkait kemanusiaan c. Rasa sumpah pemuda seharusnya dalam amalan sumpah pemuda d. rasa kemanusiaan dan keadilan akan hilang jika sumpah pemuda tidak diterapkan a. sumpah pemuda adalah menjadi pemersatu bangsa b. banyaknya konflik antar pemuda meskipun satu bangsa c. sumpah pemuda dapat dijadikan pemersatu bangsa d. pemuda menjadi harapan besar pemersatu bangsa KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP PASIEN 2 a. menolong pasien dengan sesuai syariat agama b. masih banyak dokter yang tidak menerapkan pengetahuan agamanya kedalam penerapan pengobatan c. dokter yang mengobati pasien dengan tulus dan ikhlas akan menjadi manusia yang taqwa dimata Tuhan-Nya d. rela membantu pasien tanpa membeda-bedakan derajat sosial a. kewajiban dokter terhadap pasien merupakan amanah b. masih banyak dokter yang tidak adil dalam mengobati pasien c. dokter dapat meningkatkan rasa kemanusiaan antar masyarakat d. kewajiban dokter terhadap pasien merupakan peinyah dari Tuhan Yang Maha Esa a. dokter harus mementingkan kepentingan masyarakat demi memperbaiki kesehatan secara menyeluruh b. dokter tidak mengamali Persatuan Indonesia cenderung melupakan kewajibannya terhadap pasien c. Persatuan Indonesia merupakan acuan dokter untuk mengobati pasien d. melupakan kewajiban dokter menimbulkan hilangnya persatuan a. dokter harus senantiasa mengingat akan kewajibannya melindungi rakyat b. masih banyak dokter yang tidak peduli terhadap pasien c. dokter harus bijaksana sehingga terciptanya hubungan baik antara dokter dengan pasien d. pasien merasa sehat jika diobati a. seorang dokter harus melakukan profesinya menurut ukuran yang tinggi b. masih banyak dokter yang tidak profesional c. masyarakat sebagai pasien menginginkan keadilan sikap dokter d. tidak pantas seorang dokter pandang bulu mengobati pasien KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP DIRI SENDIRI 3 a. setiap dokter wajib meningkatkan cinta terhadap Tuhan-Nya b. masih banyak dokter yang melupakan tugasnya sebagai makhluk ciptaan TuhanNya c. rasa cinta terhadap TuhanNya dapat timbul jika dokter menyadari perannya terhadap masyarakat d. tidak akan bernilai ibadah jika tidak disertai rasa cinta terhadap Tuhan-Nya a. dokter dapat menimbulkan rasa kemanusiaan antar dirinya dengan pasien b. dokter tidak menggunakan penghetahuannya c. dokter harus mempergunakan pengetahuannya untuk sesuatu yang baik d. tidak adanya rasa menyadari terhadap orang lain a. dokter merupakan salah satu inventaris pemersatu bangsa b. dokter tidak menyadari tugasnya sebagai pemersatu bangsa c. persatuan Indonesia sangatlah penting, begitu juga peran seorang dokter terhadap dirinya d. persatuan dapat hilang jika tidak adanya rasa kewajiban terhadap dirinya a. dokter seharusnya tau kewajiban dan hak terhadap dirinya sebagai masyarakat taat hukum b. masih banyak dokter yang tidak mengetahui dan menyadari peran dan haknya c. dokter yang tau kewajiban dirinya merupakan dokter yang taat hukum d. pasien merasa sehat jika dokter tau kewajibannya a. dokter seharusnya tidak pandang bulu b. membedakan derajat sosial bukanlah seorang dokter c. masyarakat ingin dokter yang tau kewajibannya d. dokter merupakan suatu peran yang tinggi

I KETUHANAN YG MAHA ESA

II KEMANUSIAAN YG ADIL DAN BERADAB

III PERSATUAN INDONESIA

KERAKYATAN YG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN

IV

a. kerakyatan yang dimiliki masyarakat akan mendorong kemajuan politik b. pemimpin yang tidak merakyat tidak mencerminkan sumpah pemuda c. pemuda mengemban amanah dari rakyat Indonesia d. pemuda yang tidak merakyat bukan merupakan pemuda yang cinta negara a. sumpah pemuda menjamin komitmen pemuda Indonesia dalam membela keadilan b. banyak sekali pemuda yang tidak adil terhadap rakyat c. keadilan sosial menjadi salah satu amanat isi dari sumpah pemuda d. pemuda harus memperjuangkan keadilan bagi seluruh rakyat

KEADILAN SOCIAL BAGI SELURRUH RAKYAT INDONESIA

POLA PIKIR PEMUDA YANG PINTAR

SUMPAH PEMUDA

MASYARAKAT

DOKTER

PASIEN

UU KESEHATAN NO. 23 TAHUN 1992

MENDAPATKAN HAKNYA

MENJALANKAN KEWAJIBAN DAN HAKNYA Kesimpulan : 1. Profesi sebagai dokter merupakan tugas yang terhormat 2. Dokter seharusnya mempergunakan pengetahauannya untuk hal yang baik 3. Dokter adalah seorang yang terpandang dimasyarakat 4. Dokter harus menjalankan tugasnya secara benar dan tidak membedakan pasien Saran : 1. Mendekatkan diri dengan pasien meningkatkan rasa sumpah pemuda 2. Dokter jangan membedakan derajat social antar pasien 3. Dokter harus mengamalkan kode etik kedokteran 4. Dokter menjalankan tugasnya dengan kehormatan sebagai dokter muslim yang berpedoman pada firman Allah SWT

TUGAS MANDIRI
I. PENDAHULUAN Sejarah kota Padang 15 Agustus 1950. SK. Gubernur Sumatera Tengah No. 65/GP-50, tanggal 15 Agustus 1950 menetapkan Pemerintahan Kota Padang sebagai suatu daerah otonom sementara menunggu penetapannya sesuai UU No. 225 tahun 1948. Saat itu kota Padang diperluas, kewedanaan Padang dihapus dan urusannya pindah ke Walikota Padang. 29 Mei 1958. SK. Gubernur Sumatera Barat No. 1/g/PD/1958, tanggal 29 Mai 1958 secara de facto menetapkan kota Padang menjadi ibukota propinsi Sumatera Barat. Tahun 1975. Secara de jure Padang menjadi ibukota Sumatera Barat, yang ditandai dengan keluarnya UU No.5 tahun 1974 tentang Pokok-Pokok Pemerintahan di Daerah, dengan Kotamadya Padang dijadikan daerah otonom dan wilayah administratif yang dikepalai oleh seorang Walikota. Pada awalnya luas Kota Padang adalah 33 Km 2, yang terdiri dari 3 Kecamatan dan 13 buah Kampung, yaitu Kecamatan Padang Barat, Padang Selatan dan Padang Timur. Dengan Undang-undang Nomor 5 Tahun 1979 dan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 1980 tanggal 21 Maret 1980 wilayah Kota Padang menjadi 694,96 Km 2, yang terdiri dari 11 Kecamatan dan 193 Kelurahan. Dengan dicanangkannya pelaksanaan otonomi daerah sejak Tanggal 1 Januari 2001, maka wilayah administratif Kota Padang dibagi dalam 11 Kecamatan dan 103 Kelurahan. Dengan Keluarnya Peraturan Daerah Kota Padang Nomor 16 Tahun 2004 tentang Pembentukan organisasi Kelurahan Maka jumlah Kelurahan di Kota Padang menjadi 104 Kelurahan. VISI DAERAH 2020 Terwujudnya masyarakat madani yang berbasis industri, perdagangan dan jasa yang unggul dan berdaya saing tinggi dalam kehidupan perkotaan yang tertib dan teratur. VISI PEMERINTAH KOTA Terwujudnya warga kota yang berbudaya tinggi dengan adat dan kebudayaan minangkabau sebagai nilai dasar utama dengan keimanan dan ketaqwaan yang berkualitas serta penguasaan ilmu pengetahuan dan teknologi yang tinggi. MISI 1. Meningkatkan dan menjunjung tinggi nilai-nilai agama, adat, seni dan budaya. 2. Meningkatan kualitas SDM. 3. Meningkatkan fungsi dan modal UKM serta perluasan akses pasar. 4. Meningkatkan sarana dan prasarana kota. 5. Menegakkan supremasi hukum. 6. Meningkatkan kualitas aparatur dan kelembagaan pemerintah. 7. Memfasilitasi kegiatan DPRD dalam meningkatkan fungsi dan peranan kelembagaan. 8. Pemanfaatan sumber daya alam yang optimal dan berwawasan lingkungan Geografis Kota Padang adalah ibukota Propinsi Sumatera Barat yang terletak di pantai barat pulau Sumatera dan berada antara 00 44' 00" dan 10 08' 35" Lintang Selatan serta antara 1000 05' 05" dan 100034' 09" Bujur Timur. Menurut PP No. 17 Tahun 1980, luas Kota Padang adalah 694,96 km atau setara dengan 1,65 persen dari luas Propinsi Sumatera Barat. Kota Padang terdiri dari 11 kecamatan dengan kecamatan terluas adalah Kota Tangah yang mencapai 232,25km.

Kependudukan Kota Padang merupakan kota dengan jumlah penduduk paling banyak di provinsi Sumatera Barat, berdasarkan data kependudukan tahun 2008, diketahui rasio jenis kelamin 99.13, sedangkan jumlah angkatan kerja 344.497 orang dengan jumlah pengangguran 50.343 orang. Lambang daerah kota Padang terdiri Padang Kota Tercinta sebagai motto yang berada dalam pita berwarna biru muda dengan huruf kuning. Pengertian dari sudut bentuk: 1. Bentuk dasar trapesium sama kaki bertendens kerbau yang telah distilir (digayakan), melambangkan kewaspadaan atau perisai. 2. Lumbung (rangkiang) melambangkan gudang segalagalanya, baik secara moril maupun materil, sebagai lambang keutuhan budaya Minangkabau yang terkenal dengan "Adat Basandi Syara', Syara' Basandi Kitabullah". 3. Bidang persegi hitam di bawah lima garis gelombang adalah melambangkan landasan kuat tempat besrpijak Kota Padang secara abadi. 4. Gunung Padang beserta laut, adalah monument alam yang abadi, dengan keindahan alam yang dibanggakan masyarakat Kota Padang sebagai kota pantai dengan lima deretan ombak samudera sebagai lambang dinamika kehidupan bangsa yang berazaskan Pancasila. 5. Penggada melambangkan senjata asli masyarakat Minangkabau yang cukup ampuh dalam membela dan mempertahankan tanah air. 6. Keris, melambangkan kehormatan dalam membela pusaka turun temurun (warih bajawek, pusako batolong, baitu adaik nan bapacik, tak lapuak dek hujan, tak lakang dek paneh). 7. Pita dengan warna dasar biru muda melambangkan kecintaan, kekerabatan yang unik dan menarik terhadap kota dan masyarakatnya sehingga pantas, dinukilkan dengan warna kuning motto Padang Kota Tercinta. Pengertian dari Sudut Warna. 1. Putih melambangkan kesucian, santri keagamaan. 2. Merah melambangkan semangat yang menyala-nyala didada masyarakat dalam berbenah diri (membangun), sekaligus lambang Kota Perjuangan. 3. Hitam melambangkan kearifan dan kebijaksanaan. 4. Kuning lambang keagungan. 5. Biru muda diartikan sebagai keharmonisan perpaduan rasa dan pikiran sehingga melambangkan iman yang nyaman (semua terpadu dalam alua jo patuik, raso jo pareso, ukua jo jangko). Etnis Penduduk kota Padang sebagian besar beretnis Minangkabau. Etnis lain yang juga menjadi penghuni adalah Jawa, Tionghoa, Nias, Mentawai, Batak, Aceh dan Tamil. Agama Mayoritas penduduk kota Padang memeluk agama Islam. Kebanyakan pemeluknya adalah orang Minangkabau. Agama lain yang dianut di kota ini adalah Kristen, Buddha, dan Khonghucu, yang kebanyakan dianut oleh penduduk bukan dari suku Minangkabau. Beragam tempat peribadatan juga dijumpai di kota ini. Selain didominasi oleh masjid, gereja dan klenteng juga terdapat di kota Padang.

Setelah pelaksanaan otonomi daerah, Kota Padang yang sebelumnya memiliki 11 kecamatan dan 193 kelurahan kini memiliki 11 kecamatan dan 104 kelurahan. Kecamatan yang jumlah kelurahannya mengalami penurunan terbanyak adalah Kecamatan Padang Barat, dari sejumlah 30 kelurahan menjadi hanya 10 kelurahan. Keuangan Pembangunan dan Harga Perkembangan perbankan selama tahun 2008 cukup menggembirakan, ini ditandai dengan adanya peningkatan kredit yang signifikan. Penyaluran kredit mengalami peningkatan dari 6,69 triliyun Rupiah pada tahun 2007 menjadi 6,86 triliyun rupiah tahun 2008. Sedangkan perkembangan dana simpanan juga mengalami peningkatan dari 8,21 triliyun rupiah tahun 2007 menjadi 8,48 triliyun rupiah tahun 2008. Pendidikan Peningkatan kualitas pendidikan yang selalu diharapkan semua lapisan masyarakat di negara kita tentulah menjadi fokus kegiatan insan pendidikan di Kota Padang. Pemerintah Kota Padang senantiasa berusaha, dengan berbagai metode meningkatkan kualitas pendidikan, tidak hanya peningkatan ilmu pengetahuan dan teknologi tapi juga peningkatan keimanan dan ketaqwaan pada Tuhan Yang Maha Esa. Hal ini senada dan sejalan dengan rencana strategis program Pendidikan Nasional, yang meliputi: Peningkatan akses pendidikan, kompetensi dan daya saing bangsa. Peningkatan mutu dan kualitas pendidikan serta. Peningkatan manajemen dan pelayanan pendidikan yang transparan, akuntabel dan good governance. Kota Padang sejak dari zaman kolonial Belanda telah menjadi pusat pendidikan di Sumatera Barat. Tercatat pada tahun 1864, jumlah pelajar yang terdaftar di sekolah yang ada di kota ini sebanyak 237 orang. Kesehatan Sebagai ibukota provinsi, kota Padang telah memiliki beberapa pusat fasilitas kesehatan yang cukup lengkap di provinsi Sumatera Barat. Selain memiliki beberapa rumah sakit yang bertaraf nasional, juga telah didukung oleh beberapa perguruan tinggi yang berkaitan dengan kesehatan, salah satunya adalah Rumah Sakit Umum Dr. M. Djamil yang berafiliasi dengan Fakultas Kedokteran Universitas Andalas dan Politeknik Kesehatan Padang. Pasca gempa 30 September 2009, kondisi bangunan dan peralatan rumah sakit ini memprihatinkan. Rumah Sakit M. Djamil saat ini tengah berusaha memperbaiki program Hospital Disaster untuk mengantisipasi kejadian serupa nantinya. Perekonomian Kota ini menempatkan sektor industri, perdagangan dan jasa menjadi andalan dibandingkan dengan sektor pertanian dalam mendorong perekonomian masyarakatnya. Hal ini terjadi karena transformasi ekonomi kota cenderung mengubah lahan pertanian menjadi kawasan industri. Walaupun disisi lain industri pengolahan di kota ini telah memberikan kesempatan lapangan pekerjaan yang cukup berarti. Dalam mendorong kelancaran aktivitas perekonomian, pasar sebagai tempat perputaran ekonomi masyarakat, memerlukan adanya peran aktif dari pemerintah setempat dalam penyediaan sarana dan prasarana. (http://www.padang.go.id)

(http://id.wikipedia.org/wiki/Kota _Padang)

II. HASIL ANALISA ANALISA STRATEGI PANCASILA STUDI KASUS PADANG DALAM KONTEKS PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL
STRATEGI PANCASILA & SWOT Melindungi Segenap Bangsa dan Tumpah Darah 1 a. Dapat membentuk kekuatan persatuan agar terhindar dari konflik perpecahan antar keyakinan b. Rentan terjadi provokasi diantara umat beragama c. Menciptakan kesempatan saling menghargai antar umat beragama d. Mudahnya terjadi gesekan antar keyakinan yang dapat merugikan rakyat Indonesia a. Dapat saling melindungi antar rakyat indonesia dari perpecahan b. Hilangnya rasa keadilan dan lemahnya nilai keberadaban yang mengerogoti rakyat Indonesia c. Menciptakan semangat perubahan ke arah yang membangun d. Lemahnya tekad bangsa untuk berbuat adil dan cenderung ke arah perpecahan a. Menjadi kekuatan yang dapat melindungi segenap bangsa Indonesia b. Adanya peran asing yang dapat melemahkan persatuan bangsa c. Dapat menambah rasa cinta terhadap tanah air di seluruh penjuru negeri d. Kurangnya perhatian terhadap pelosok negri yang dapat mengancam keutuhan NKRI a. Memberikan kekuatan untuk menyampaikan aspirasi yang merata di seluruh penjuru negri. b. Banyaknya permasalahan dan kepentingan dari tiap daerah yang saling memaksakan kehendak c. Dapat saling menjaga dan melindungi setiap tumpah darah Indonesia d. Masuknya kepentingan dan kekuatan asing dalam permusyawaratan di Indonesia a. Menjanjikan pemerataan hak asasi yang merata bagi setiap warga Indonesia b. Seringan pelemahan keadilan dilakukan demi kepentingan politik c. Timbulnya rasa aman dan percaya akan perlindungan terhadap seluruh negeri dan tumpah darah indonesia d. Banyaknya oknum-oknum yang dengan sengaja mengesampingkan keadilan demi kepentingan Perdamaian Abadi 2 Meningkatkan kerukanan antar umat beragama b. Kurangnya rasa menjaga diri dari hasutan yang menjurus kepada perpecahan c. Dapat meningkatkan rasa aman dan nyaman dalam menjalankan ibadah d. Mewaspadai adanya provokasi yang dapat menimbulkan perpecahan a. a. Menjalin kekuatan perdamaian dengan para perwakilan dari tiaptiap daerah b. Mudahnya disusupi oleh kepentingan kelompok disetiap perwakilan daerah c. Menciptakan peluang untuk mewujudkan perdamaian NKRI secara menyeluruh d. Banyaknya ancaman dari pihakpihak yang menginginkan perpecahan di NKRI a. b. c. Mejadikan persatuan indonesia sebagai langkah terdepan perdamaian dunia Banyaknya oknum yang menginginkan perpecahan Selain sebagai garda terdepan, dapat berpeluang untuk dijadikan sebagai sumber perdamaian yang dapat dicontoh dunia Ketidaksukaan oknum-oknum yang melihat indonesia dalam perdamaian Adanya perwakilan dari setiap daerah di Indonesia untuk menyatukan Indonesia dalam perdamaian Mudahnya terhasut para perwakilan rakyat demi kepentingan pihak tertentu Semakin luasnya daerah yang akan terjamah oleh perdamaian tanpa terkecuali Keinginan segelintir pihak yang ingin memaksakan kehendak dalam permusyawaratan yang mengancam perdamaian Menjadikan pemerataan hukum bagi seluruh rakyat indonesia sebagai dasar dari perdamaian Kurangnya keadilan yang dirasakan oleh rakyat indonesia Menimbulkan rasa kesadaran disetiap pemimpin dan rakyat untuk menciptakan rasa perdamaian Hilangnya rasa mencintai antar pemimpin dengan rakyatnya sebagai dasar untuk terciptanya perdamaian a. Bersatu 3 Menjaga kebebasan beragama sekaligus kekuatan untuk mencegah dari ajaran yang menyesatkan Mudah dimasuki ideology asing yang dapat melemahkan kerukunan antar umat beragama Dapat mewujudkan peluang untuk saling mendukung dan lebih menghargai setiap umat beragama Adanya tindakan provokasi yang dapat mengancam persatuan dan kesatuan antar umat beragama Menciptakan pemerataan hak dan kebebasan yang sama Melemahkan peluang terbentuknya keadilan sosial Menciptakan peluang terbentuknya ide-ide kearah yang lebih baik dan merata Dapat menimbulkan ancaman kesenjangan sosial jika tidak diterapkan keadilan yang merata

I KETUHANAN YG MAHA ESA

b. c. d. a. b. c. d.

II KEMANUSIAAN YG ADIL DAN BERADAB

a. b. c.

III PERSATUAN INDONESIA

d. a.

d. a. b. c.

KERAKYATAN YG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAA N DALAM PERMUSYAWAR ATAN PERWAKILAN

IV

b. c. d.

d.

Menciptakan persatuan dan kesatuan tanah air indonesia Menimbulkan fanatik berlebihan yang lebih mengarah menuju keangkuhan berbangsa Membentuk suatu kesempatan untuk menuju arah yang lebih baik dan positif dalam kehidupan bernegara Dapat menimbulkan euforia yang berlebihan dan dapat menjadi ancaman yang serius Menjadikan suatu kekuatan dibawah kepemimpinan yang demokratis Timbulny kepentingan kelompok yang melemahkan kepemimpinan Memberikan kesempatan yang merata untuk setiap insan bangsa dalam memperoleh kesempatan memimpin Timbulnya kubu-kubu yang berjuang demi kepentingan sendiri

a. b. c.

a.

KEADILAN SOSIAL BAGI SELURRUH RAKYAT INDONESIA

d.

Menciptakan pemerataan hukum yang kuat tanpa pandang bulu b. Menimbulkan kelemahan yang terus bertambah saat kebutuhan tidak terpenuhi c. Menciptakan peluang yang sama untuk setiap warga negara d. Dapat membuat persaingan tidak sehat dalam mendapatkan keadilan

III. PENUTUP KESIMPULAN a. Kerukunan Beragama merupakan kunci dalam menciptakan Perdamaian yang abadi di Indonesia . b. Setiap warga negara berhak memilih untuk memeluk keyakinan masing-masing, dan berhak memperoleh keamanan dalam beribadah. c. Pancasila adalah suatu pandangan hidup bernegara, berbangsa, dan beragama. d. Pancasila harus digunakan secara konsisten sebagai suatu dasar untuk mengatur kebebasan beragama dan hak memperoleh keamanan dalam beribadah. e. Perdamaian abadi dapat tercapai memerlukan peran semua pihak. SARAN-SARAN a. Harus ada rasa saling menghargai agar terciptanya kerukunan antar umat beragama. b. Pemerintah harus memperhatikan pemerataan hak asasi yang merata bagi warga Indonesia. c. Agar Negara beserta fungsi-fungsi Infrastruktur negara (pemerintahan) lebih dirasakan manfaatnya oleh rakyat Indonesia dibutuhkan d. Perlunya perwakilan di setiap daerah agar aspirasi masyarakat dapat didengar. e. Mewaspadai adanya provokasi yang dapat menimbulkan perpecahan bangsa.

TUGAS PANCASILA

Radi Tri Hadrian 1102009232 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS KUIS
ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN MAKNA IDEOLOGI BAGI NEGARA, PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA DENGAN STUDI KASUS DI KOTA SERANG
STRATEGI PANCASILA MAKNA IDEOLOGI BAGI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA TERBUKA 1 2 a. Setiap warga negara berhak memilih a. Menjalankan tugas manusia di dunia dengan agamanya masing-masing sesuai berpegang pada aturan agama dan berdasarkan dengan kepercayaannya pancasila di negara indonesia b. Menghargai dalam sesama b. Setiap warga negara harus mengetahui c. Memecahkan masalah negara batasan-batasan di negaranya baik berupa dengan berpedoman pada aturanaturan pemerintah maupun aturan agama aturan agama c. Meyakini bahwa agama yang dianut itu benar merupakan ideologi terbuka untuk setiap warga negara a. Memberikan kesempatan pada a. Menyamaratakan derajat warga negara di semua warga negara untuk dapat mata hukum memakai fasilitas negara b. Memberikan keadilan kepada setiap warga b. Menyamakan derajat seluruh warga negara untuk sama-sama dapat mengawasi negara di mata hukum pemerintahan c. Memberikan derajat yang sama c. Menyampaikan ketidak puasan atas suatu keputusan seharusnya di sampaikan dengan cara yang beradab, karena kita sebagi manusia yang memiliki tatakrama dan sopan santun a. Memberikan pendidiakan yang layak a. Menyatukan banyak kepentingan yang b. Memberikan fasilitas kesehatan mempunyai satu tujuan secara tidak langsung tidak hanya umtuk warga yang dapat memupuk kebersamaan setiap warga mampu negara c. Saling membantu dalam masalah b. Mengkaji setiap pemikiran terhadap suatu masalah bangsa dengan tujuan untuk memajukan bangsa c. Mempercepat penyelesaian maslah sehingga tidak terjadii kesalah pahaman yang menyebabkan terganggunya stabilitas negara a. Setiap warga negara berhak menjadi a. Sebagai pemimpin yang baik harus bersifat seorang pemimpin terbuka di era demokrasi b. Memimpin sebuah negara tidak b. Memberikan sanksi pada penyalahgunkan dapat berdasarkan egoisme seorang kebijakan dengan seberat-beratnya dan seadilpemimpin adilnya c. Setiap masalah dapat diselesaikan c. Penindakan hukum harus dapat mengayomi dengan musyawarah masyarakat dan membantu masyarakat dan menegakan keadilan di negara ini a. Memberikan keadilan bagi semua a. Setiap warga negara berhak mendapatkan warga negara di segala bidang pekerjaan sesuai dengan bidang dan b. Mendapatkan fasilitas pendidikan keahliannya yang layak b. Memberikan keadilan bagi semua warga c. Mendapatkan pelayanan kesehatan negara dalam bidang hukum yang sesuai dengan keluhan yang c. Demonstrasi merupakan bentuk real atau diderita bentuk nyata pada rasa ketidak adilan yang dirasakan oleh warga negar

KETUHANAN YANG MAHA ESA

KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB

II

PERSATUAN INDONESIA

III

KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT PERMUSYAWARATAN DAN PERWAKILAN

IV

KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

Kesimpulan 1. Saling menghargai dalam permasalahan 2. Saling membantu 3. Memberikan keadilan bagi semua warga negara di segala bidang 4. Setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bidang dan keahliannya Saran 1. Jangan saling membeda-bedakan 2. Saling membantu 3. Memberikan kehidupan yang layak 4. Setiap masalah diselsaikan dengan musnyawarah

UJIAN TENGAH SEMESTER


ANALISA STRATEGI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL DENGAN STUDI KASUS DI KOTA SERANG BANTEN
Strategi Pancasila a. b. c. Ketuhanan Yang Maha Esa I d. Sumpah pemuda 1 Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap orang lain Memberi kebebasan dalam memilih agama sumpah pemuda sangat berpedoman dengan agama rakyat indonesia harus berpedoman kepada tuhan yangmaha esa. e. f. g. h. Kewajiban umum 2 Saling mengohormati antara kepercayaan agama masingmasing Mengembangkan sikap bekerjasama antara pemeluk agama Tidak membedakan antara kepercayaan satu dengan yang lain Bagi masyarakat yang lebih mapan akan lebih mampu melaksanakan segala bentuk ibadah dibanding yang kurang mampu rakyat harus menjujung tinggi keadilan bermasnyarakat harus saling tolong menolong setiap bermasnyarakat harus berkeadilan rakyat indonesia berkewajiban menjujung negaranya Negara yang adil adalah negara yang bersatu Saling bersatu antar sesama masnyarakat sendiri Memberi kedamaian dalam bermasnyarakat dan saling tolong-menolng Saling berkerja sama antar masnyarakat dalam kehidupan persatuan saling menghargai sesama manusia setiap rakyat harus berfikir dalam menentukan masalah harus taat dalam aturan negara kewajiban seseorang harus dilksanakan rakyat harus saling membantu sebagai rakyat harus berpegangan teguh setiap rakyat harus berfikir dalam menentukan masalah setiap rakyat harus menjujung tinggi dlm berkelompok a. b. c. d. Bhineka Tunggal Ika 3 masnyarakat harus saling haragi sesama agama manusia harus saling tolong menolong pemerintah harus berpegangan teguh dengan agama manusia harus taat kepada agamanya

a. b. II c. d. a. b. c. Persatuan Indonesia III d.

Kemanusiaan yang Adil dan Beradab

bermasnyarakat sangat berpedoman dengan sumpah pemuda rakyat indonesia harus saling gotong royong sesama rakyat harus saling tolong menolong rakyat harus adil dan beradap terhadap bermasnyarakat persatuan sangat penting untuk bermasnyarakat saling menghargai sebagai pemuda harus memiliki kesatuan rakyat harus berpegangan teguh dengan persatuan

a. b. c. d.

a. b. c. d.

saling bekerja sama sesama rakyat saling gotong royong sesama masnyarkat saling menghargai sesama manusia rakyat saling bersatu

d. e. f. g.

a. b. c. d.

rakyat harus memiliki kebersamaan sebagai rakyat harus gotong royong rakyat indonesia harus adil dalam sesama saling membantu dalam kesusahan setiap rakyat harus menjujung tinggi dlm berkelompok saling membantu sesama saling menghargai sesama rakyat kalau mau sejahtera saling gotong royong

a. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permuyawaratan Perwakilan

IV

b. c. d. a. b.

Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

c. d.

pemimpin bangsa indonesia harus mempunyai jiwa kemimpinan setiap orang harus mempunyai kebijaksanaan setiap orang harus mempunyai kebijaksanaan saling menghargai sesama rakyat setiap rakyat mempunyai haknya sendiri manusia harus mempunyai semngat sebagai pemuda semua rakyat berpegangan teguh dengan sosial setiap rakyat mempunyai keadilan yang rata

a. b. c. d.

a. b. c. d.

a. b. c. d.

a. b. c. d.

pemimpin bangsa indonesia harus mempunyai jiwa kemimpinan Memberi kedamaian dalam bermasnyarakat dan saling tolong-menolng setiap orang harus mempunyai kebijaksanaan kewajiban seseorang harus dilksanakan

POLA PIKIR
SUMPAH PEMUDA PANCASILA

WARGA NEGARA INDONESIA

MENGISI KEMERDEKAAN

MELAKSANAKAN HAK DAN KEWAJIBAN SEBAGAI WARGA NEGARA INDONESIA

IKUT SERTA DALAM PEMERINTAHAN NEGARA INDONESIA

WARGA NEGARA INDONESIA YANG BAIK

kesimpulan 1. setiap manusia harus saling menghargai 2. rakyat indonesia berpegangan teguh dengan bhineka tunggal ika 3. setiap rakyat saling menghargai dalam bersosial 4. saling menghaormati Saran 1. 2. 3. 4. saling menghargai suku-suku bangsa lebih mengahrgai sumpah pemuda sebagai ediologi menghargai setiap orang lain harus bersatu dalam kehidupan

TUGAS MANDIRI
BAB I PENDAHULUAN LATAR BELAKANG a. Setiap bangsa dan negara yang ingin berdiri kokoh kuat, tidak mudah terombang-ambing oleh kerasnya persoalan hidup berbangsa dan bernegara, sudah barang tentu perlu memiliki dasar negara dan ideologi negara yang kokoh dan kuat pula. Tanpa itu, maka bangsa dan negara akan rapuh. b. Mempelajari Pancasila lebih dalam menjadikan kita sadar sebagai bangsa Indonesia yang memiliki jati diri dan harus diwujudkan dalam pergaulan hidup sehari-hari untuk menunjukkan identitas bangsa yang lebih bermartabat dan berbudaya tinggi. c. Ideologi mempunyai arti pengetahuan tentang gagasan-gagasan, pengetahuan tentang ideide, science of ideas atau ajaran tentang pengertian-pengertian dasar. d. Ideologi berintikan seperangkat nilai yang bersifat menyeluruh dan mendalam yang dimiliki dan dipegang oleh seseorang atau suatu masyarakat sebagai wawasan atau pandangan hidup. Melalui rangkaian nilai itu kita mengetahui bagaimana cara yang paling baik, yaitu secara moral atau normatif dianggap benar dan adil, dalam bersikap dan bertingkah laku untuk memelihara, mempertahankan, membangun kehidupan duniawi bersama dengan berbagai dimensinya. POKOK PERMASALAHAN Jika nilai-nilai ideology pancasila itu memang berasal dari masyarakat Indonesia sendiri, mengapa harus dibudayakan lagi ? TUJUAN ANALISA STRATEGI a. Mengetahui arti ideology secara luas dengan berlandaskan pengertian harfiah bahwa ideology berarti a system of ideas b. Mewujudkan suatu asas kerokhanian, pandangan dunia, pedoman hidup, pegangan hidup yang dipelihara, dikembangkan, diamalkan, dilestarikan kepada generasi berikutnya, diperjuangkan dan dipertahankan dengan kesediaan berkorban. c. Membahas fungsi ideology dari segala aspek d. Menganalisis factor-factor terkait, yang akan kami bahas dalam colega, pandangan hidup, dan ekonomi berdasarkan butir-butir pancasila KERANGKA KONSEP a. Pembukaan UUD 45 Pokok Pikiran keempat : Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa, menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. Oleh karena itu, UndangUndang Dasar harus mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lain-lain penyelenggara negara untuk memelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur . b. Pancasial sebagai ideology terbuka, bahwa nilai-nilainya tetap namun penjabarannya dapat dikembangkan secara kreatif dan dinamis sesuai dengan kebutuhan dinamika perkembangan masyarakat Indonesia itu sendiri. c. Pancasila sebagai suatu system filsafat juga merupakan ilmu induk sebagai pangkal dan landasan bagi pengembangan ilmu-ilmu khusus lainnya. d. Pancasila dapat membantu sistematisasi consensus-konsensus nasional menjadi suatu ideology terpadu.

METODE ANALISA Bersumber dari buku UUD 1945 P-4 GBHN Bersumbar dari buku pancasila sebagai ideologi Bersumber pada buku membangun sistem ekonomi Berdasarkan website http://organisasi.org/ciri-ciri-sistem-ekonomi-pancasila-diindonesia-belajar-sambil-browsing-internet matakuliah.files.wordpress.com/.../ekonomi-pancasila-dalam-tinjauan-pilsafatilmu.pdf Dll II. LANDASAN PUSTAKA KOTA SERANG, BANTEN Sejarah Banten Lama yang terletak di Teluk Banten dulunya merupakan pusat Kesultanan Banten. Kawasan ini merupakan tempat dimana kapal-kapal Belanda mendarat untuk pertama kalinya di Indonesia. Di daerah ini terdapat 2 situs sejarah religius yang berdampingan, yaitu Masjid Agung dan Vihara Avalokitesvara. Beberapa harta karun dari China ditemukan di daerah Banten Lama, berupa Patung Giok berbentu...k naga yang cukup besar serta beberapa perabot mewah dari bahan yang sama. Keberadaan benda-benda yang sangat bernilai tersebut ternyata luput dari perhatian pemerintah lokal, dan konon masih dimiliki oleh sang penemu harta tersebut. Geografi Sebagian besar wilayah Kabupaten Serang berupa dataran rendah, kecuali di perbatasan dengan Kabupaten Pandeglang terdapat rangkaian pegunungan, dengan puncaknya Gunung Karang (1.778 m). Pembagian administratif Kabupaten Serang terdiri atas 28 kecamatan, yaitu Anyar, Kecamatan bandung, Baros, Binuang, Bojonegara, Carenang, Cikande, Cikeusal, Cinangka, Ciomas, Ciruas, Gunungsari, Jawilan, Kibin, Kopo, Kragilan, Kramatwatu, Mancak, Pabuaran, Padarincang, Pamarayan, Petir, Pontang, Pulo Ampel, Tanara, Tirtayasa, Tunjung Teja dan Waringin Kurung, yang dibagi lagi atas sejumlah desa. Rencananya Pusat pemerintahan berada di Kecamatan Ciruas. Transportasi Serang dilintasi jalan Negara lintas Jakarta-Merak, serta dilintasi pula jalur kereta api lintas Jakarta-Merak. Posisi kabupaten ini sangat strategis, karena berada di jalur utama penghubung lintas Jawa-Sumatera. Pelabuhan Merak merupakan titik penyeberangan antara pulau Jawa dan Sumatera. Penduduk Jumlah penduduk Kabupaten Serang termasuk Kota Serang 1.786.000 (2003), sebagian besar tinggal di bagian utara. Bahasa yang dituturkan adalah Bahasa Sunda yang digunakan oleh masyarakat di daerah selatan, serta Bahasa Jawa Banten, atau dikenal dengan Bahasa Jawa Serang yang kebanyakan digunakan di daerah pantai utara. Pendidikan Sebagai salah satu wilayan dengan mayoritas penduduknya islam, maka pendidikan di Serang juga banyak menekankan pada pendidikan agama islam sesuai dengan semboyan "Serang Bertakwa". Sehingga di Kabupaten Serang pendidikan berbasis islam baik yang resmi maupun non-resmi (Pesantren, Madrasah, TPK, dsb) menjadi salah satu perhatian

pemerintah. Sekolah-sekolah formal dari tingkat SD, SMP, SMA juga menjadi bagian pendidikan yang tidak terpisahkan. Beberapa sekolah favorit di Kabupaten Serang antara lain; SD Al-Azhar,SDK Penabur (Swasta), SMA Negeri 1 Serang, SMPN Negeri 1 Serang, dsb. VISI Berbijak pada kondisi saat ini, dan tantangan yang dihadapi sampai dengan tahun 2014 serta mempertimbangkan potensi dan harapan masyarakat Kota Serang maka Visi pembangunan Kota Serang tahun 2008 2013 adalah sebagai berikut : TERWUJUDNYA LANDASAN KOTA SERANG YANG GLOBAL DAN BERWAWASAN LINGKUNGAN .\ Visi pembangunan Kota Serang tahun 2008 2013 tersebut diharapkan menjadi landasan pencapaian Visi pembangunan Kota Serang tahun 2008 2025 sebagaimana tertuang dalam Rencana Pembangunan Jangka Panjang Daerah (RPJPD ) Kota Serang Tahun 2008 2025 : Terdepan Sebagai Pusat Pendidikan, jasa dan Perdagangan Menuju Kota Serang SMART 2025 . Makna dan harapan yang terkandung dalam visi pembangunan Kota Serang tahun 2008 2013 adalah terwujudnya perangkat dasar berupa suprastruktur ( peraturan perundang undangan / regulasi daerah, infrastruktur (prasarana) dan struktur ( sarana ) pemerintahan dan pembangunan daerah dalam berbagai Aspek kehidupan menuju Kota Serang yang dinamis dan maju serta berwawasan lingkungan. MISI Bertitik tolak dari pembangunan Kota Serang tahun 2008 - 2013 maka dirumuskan misi pembangunan Kota Serang tahun 2008 2013 adalah sebagai berikut : Meningkatkan Penyelenggaraan Pemerintahan Yang Baik Dan Pelayanan Publik Yang Prima; Meningkatkan Kualitas Sumberdaya Manusia Dan Keberdayaan Masyarakat Yang Produktif, Berbudaya Dan Agamis; Meningkatkan Dan Mendorong Pertumbuhan Dan Kualitas Perekonomian Daerah Dan Masyarakat; Mengembangkan Dan Meningkatkan Sarana Dan Prasarana Wilayah Yang Memadai Dan Berkualitas; Meningkatkan Kelestarian Lingkungan Hidup Dan Penataan Ruang Yang Menunjang Pembangunan Berkelanjutan. Dalam kerangka keterpaduan pembangunan nasional dan provinsi, misi pembangunan Kota Serang tahun 2008 2013 merupakan wujud komitmen seluruh masyarakat Kota Serang untuk mendukung pencapaian misi pembangunan Provinsi Banten dan misi pembangunan nasional.

III. HASIL ANALISA ANALISA, STRATEGI, DAN KONDISI SEBAGAI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT SEGI PANDANG HIDUP BERSAMA, KEHIDUPAN EKONOMI, PERGAULAN INDONESIA DENGAN DUNIA INTERNASIONAL
STRATEGI PANCASILA SEGI PANDANG HIDUP BERSAMA 1 a. Pancasila merupakan nilai sebaga toleransi b. Nilai dasar menurut pandangan negara modern bahwa negara modern dari nilai agama c. Gejala-gejala kesadaran ideologis itu sebagai realitas sosial dalam penyelengaraan hidup kenegaraan d. Pancasila sebagai tenggang rasa bagi rakyat indonesia a. b. c. d. KEHIDUPAN EKONOMI 2 Kebebasan setiap orang memilih agama ada persamaannya Tidak ada tempat bagi orang yang tidak beragama Setiap agama dapat bersatu saling bergotong-royong Ikhtiar untuk senantiasa hidup dekat dgn tuhan yme PERGAULAN INDONESIA DENGAN DUNIA INTERNASIONAL 3 a. Tidak ada tempat bagi orang yang tidak beragama b. Dapat terbentuknya aliran kepercayaan baru yang dapat engancam keutuhan bangsa c. Kebebasan setiap orang memilih agama ada persamaannya d. Masuknya budaya luar mematikan cinta kepada tuhan a. Masyarakat dapat lebih siap dalam menghadapi era globalisasi b. Setiap daerah dapat melakukan ekspor dan import c. Pemerataan kesejahteraan terhambat karna pasar ilegal d. Masih banyak yang lolos bea cukai A. Kerjasa sama antar negara B. Dapat terjalinya hubungan yang terlibat C. Kesenjangan antar negara menjadi baik D. Dapa t menciptakan perdamaian

KETUHANAN YANG MAHA ESA

KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB

II

PERSATUAN INDONESIA

III

a. Ideologi terbuk adalah milik semua rakyat masnyarakat dapat menemukan dirinya di dalamnya b. Pedoman bermasyarakat yang diberikan ideologi ditunjukan secara langsung c. Ideologi tersebut akan dapat berkembang sesuai denganperkembangan masnyarakat d. Mempunyai konsekuensi-konsekuensi tersendiri,antara lain menunjukkan sifat eksklusif,karena memberlakukan agama dari satu bagian masyarakat a. Dapat memperlemah kekuatan bangsa dengan berbagai percekcokkan serta perselisihan b. Pancasila merupakan ediologi nasional c. Dalam pemerintah dan dalam hidumpnya bernegara ialah semangat d. Nilai pancasila juga sebagai bidang kehidupan bermasnyaraktan, berbangsa,dan negara a. Rasa persatuan dan kesatuan bangsa tetap merupakan modal yang harus dipupukdan dikembangkan b. Konsensus nasional yang telah diinjak-injak oleh golongan pemerontak perlu dikokohkan kembali c. Pancasila sebagai etika sosial yang mampu memberikan kaidahkaidah penting bagi pembangunan d. Memerangi kemiskian yang menjadi beban penderita rakyat sejak lama a. Dimensi teologis yang menunjukan bahwa pembangunan mempunyai tujuan mewujudkan cita2 ri 1945 b. Masyarakat indonesia harus menyadari situasikehidupan yang sedang dihadapinya c. Pancasila sebagai ideologi terbuka d. Kemajuan ilmu pengetahuan kecangiahan teknologi dan lajunya komunikasi membuat dunia semakin kecil

a. Ada kehendak kuat dari masyarakat untuk mewujudkan kemerataan sosial (egalitarian), sesuai asas kemanusiaan b. Titik berat pada nuansa manusiawi dlm menggalang hub. Ekonomi dalam perkembangan masyarakat c. Kehendak kuat dari seluruh masyarakat unt mewujudkan kemerataan sosial d. Ikhtiar untuk mengurangi & memberantas kemiskinan dan pengangguran a. Nasionalisme menjiwai setip kebijaksanaan ekonomi b. Pola kebijakan ekonomi & cara pnylnggrnny tidak menimbulkan kekuatan yang mengganggu persatuan bangsa & kesatua negara c. Menjalin colega dengan negara tetangga untuk meningkatkan devisa negara d. Menciptakan perekonomian yang adil bagi semua, lepas dari kedudukan suku, agama, ras, atau daera a. bermuara pada pelaksanaan demokrasi ekonomi & politik b. Rakyat berperan dan berpartisipasi aktif dalam usaha pembangunan c. Pemusatan ekononi dalam bentuk monopoli yang merugikan masyarakat d. Koperasi merupakan sokoguru perekonomian dan bentuk konkrit dari usah bersama a. Pelaksanaan kebijaksanaan ekonomi unit mencapai keadilan ekonomi dan sosial b. Pola pembagian hasil produksi lebih merata antar golongan, daerah, kota-desa c. Keadilan sosial yang mengorbankan efisiens d. Imbangan yang tegas antara perencanaan di tingkat nasional dan desentralisasi

KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAH KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN /PERWAKILAN

IV

KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

A. Masih ada negara yang menambil keunungan negara lain B. Dapat terbantu karena adanya hubungan baik C. Kunjungan antara negara dapat berhubungan baik D. Saling memebantu dalam pengobatan maka tercipta kedamaian a. Jaminan negara indonesia unuk tenaga kerja indonesia B. Banyak enaga kerja ilegal c. Devisa meningkat d. D. Banyak tenaga yang disiksa di negara lain

IV. PENUTUP KESIMPULAN 1. Setiap warga negara harus mencipkan keadilan 2. Warga negara harus mencerminkan lika-liku pancasila 3. Warga negara jangan individual dalam bersosial 4. Ideologi berintikan seperangkat nilai yang bersifat menyeluruh dan mendalam yang dimiliki dan dipegang oleh seseorang atau suatu masyarakat sebagai wawasan atau pandangan hidup mereka. SARAN 1. Harus harmonis dalam bersosial 2. Jangan melakukan individual 3. Keerbukaan pemimpin 4. Setiap manusia di dunia pasti mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup bangsa haruslah berdasarkan kristalisasi nilai-nilai yang diyakini kebenarannya maupun manfaatnya oleh suatu bangsa sehingga darinya mampu menumbuhkan tekad untuk mewujudkannya di dalam sikap hidup sehari-hari.

TUGAS PANCASILA

Rahayu 1102009233 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS KUIS PANCASILA


ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN IDEOLOGI DAN KEADILAN SOSIAL DENGAN STUDI KASUS KOTA BEGKALIS
Strategi Pancasila a. b. Ketuhanan Yang Maha Esa Pengertian Idelogi 1 Menciptakan kehidupan yang berdasarkan pada ketuhanan yang Maha Esa. Memberi kebebasan dalam memilih agama a. b. c. d. Pancasila Sebagai Ideologi Terbuka 2 Saling mengohormati antara kepercayaan agama masing-masing Mengembangkan sikap bekerjasama antara pemeluk agama Tidak membedakan antara kepercayaansatu dengan agama lain. Bagi masyarakat yang lebih mapan akan lebih mampu melaksanakan segala bentuk ibadah dibanding yang kurang mampu Pemuda harus bersatu dalam meneguhkan solidaritas sosial Pemuda Indonesia masih banyak belum mengerti tentang pentingnya solidaritas Solidaritas akan membawa Indonesia bersatu Pemuda Indonesia harus menjaga kesolidaritasan

c.
I d.

Banyak warga Negara Indonesia yang tidak menggunakan nilai agama dalam berkehidupan.
Perpecahan antar umat agama dapat terjadi.

a. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab b. II c. d. a. b. Persatuan Indonesia III c. d. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permuyawaratan Perwakilan a. b. IV c. d. a. b. V c. d.

Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Bersikap bijaksana dalam menyelesaikan masalah. Dukungan pemerintah tidak sepenuhnya dapat mencukupi baik dari segi moral maupun materi Keadilan belum ditegakkan seluruhnya dalam kehidupan. Sebagian masyarakat akan memberontak atas rasa ketidakadilan. Menciptakan rasa kebersamaan bagi seluruh rakyat Indonesia. Memiliki kesadaran bangsa Indonesia untuk berpegang teguh pada Pancasila. Menjalin perdamaian antar sesama tanpa memandang ada nya perbadaan Ancaman terberat adalah rapuhnya negara akibat kurangnya rasa solidaritas antar bangsa Berpegang teguh dalam kebijaksanaan serta keadilan. Melakukan permusyawaratan dalam menentukan suatu kebijakkan. Menjunjung tinggi nilai keadilan serta musyawarah dalam bermasyarakat. Perpeahan antar warga atas ketidakpuasan pada hasil musyawarah. Memberikan kesempatan untuk mencari nafkah dan hak pendidikan ke tiap lapisan masyarakat Persamaan hak dan kewajiban antar sesame warga Negara Indonesia. Berkurangnya rasa cinta terhadap Negara Tidak membedakan masayarakat yang berpenghasilan tinggi maupun rendah

a. b. c. d.

a. b. c. d.

Menguatkan rasa silahturahmi demi kemakmuran bersama Saling bersatu antar sesama masnyarakat sendiri Memberi kedamaian dalam bermasnyarakat dan saling tolong-menolng Saling berkerja sama antar masnyarakat dalam kehidupan persatuan Menyelesaikan setiap masalah secara musyarawah Saling mendukung perekonomian daerah demi kesejahteraan rakyat Menjalin komunikasi antar masyarakat agar tercipta keharmonisan di antara masyarakat Mejunjung tinggi perdamaian diantar sesama masyarakat Melaksanakan program kerja pemerintah untuk mencapai kesejahteraan daerah. Kurangnya penerapan prinsip keadilan dapat merusak kehidupan bermasyarakat. Mendapat perlakuan yang adil dalam bidang hukum, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan. Hilangnya ketertiban umum dan kesejahteraan masyarakat sebagai akibat tidak menjalankan normanorma yang berlaku.

a. b. c. d.

a. b. c. d.

Kesimpulan a. Ideologi pancasila sebagai dasar berkehidupan serta berbangsa rakyat Indonesia. b. Sebagai warga Negara kesatuan Indonesia tidak boleh melupakan ideologi pancasila. c. Pancasila sebagai ideologi nasional mengandung nilai-nilai budaya bangsa Indonesia, yaitu dalam hal berfikir dan berperilaku. d. Pancasila yang melandasi kehidupan bernegara merupakan kerangka Negara yang tidak bisa ditiru oleh bangsa lain. Saran a. Pentingnya akan pemahaman Pancasila sebagai ideologi nasional. b. Tidak akan menjadi warga kesatuan Republik Indonesia yang baik jika tanpa pemahaman akan ideologi bangsa Indonesia serta mengamalkan sesuai dengan fungsinya. c. Ideologi dipergunakan untuk mencapai cita-cita, nilai-nilai dasar serta sesuatu yang harus dijunjung tinggi. d. Ideologi Pancasila sebagai pedoman hidup berbangsa dan berbangsa bagi rakyat Indonesia.

UJIAN TENGAH SEMESTER


ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI SUMPAH PEMUDA DALAM SUMPAH DOKTER DI LIHAT DARI ETIKA PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL DENGAN STUDI KASUS KOTA BEGKALIS
Strategi Pancasila Kode Etik Kedokteran Indonesia 1 a. Tidak memaksakan suatu agama dan kepercayaan terhadap orang lain b. Memberi kebebasan dalam memilih agama a. Kewajiban Umum 2 Saling mengohormati antara kepercayaan agama masingmasing Mengembangkan sikap bekerjasama antara pemeluk agama Tidak membedakan antara kepercayaansatu dengan yang lain Menimbulkan perpecahan dikarenakan perbedaan agama yang seharusnya tidak terjadi. Kewajiban Dokter Terhadap Pasien 3 e. Mengajarkan sikap baik yang mencerminkan kebaikan agama. f. Menghormati agama pasien. g. Membandingkan pandangan agama pasien, kemudian timbul perselisihan. h. Menimbulkan perpecahan dan keributan karena perbedaan.

b.

c.
Ketuhanan Yang Maha Esa I

Mengacuhkan perintah agama dan berbuat sesuka hati.


Memberikan kesempatan kepada masyarakat untuk merayakan hari raya

c.

d.

d.

dengan khidmat
a. Bersikap adil kepada semua pasien tanpa melihat latar belakang pasien. Berlaku adil dan menghormati kepada sesame manusia. Menghormati manusia sebagai insane ciptaan Tuhan. Ketidakadilan akan mendatangkan kerugian. Menolong sesama manusia diwajibkan. Bersatu dalam kesatuan dibawah naungan Pancasila. Menjalin perdamaian antar sesama tanpa memandang ada nya perbadaan Menimbulkan kesenjangan pasien. Berlaku bijak sebagai tenaga medis. Memerdekakan kaum miskin dan menjaga anak yatim. Melalaikan tindakan yang seharusnya. Menimbulkan kerugian pada pasien. Berlaku adil kepada semua pasien. Menjalankan amanah yang ada dalam sumpah dokter. Menetapkan tarif pengelolaan pasar dengan wajar tanpa korupsi Tidak membedakan masyarakat yang berpenghasilan tinggi maupun rendah e.

b. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab II c.

f.

g. h.

d. a. b. Persatuan Indonesia III c.

Menjalani kehidupan dengan adil dan menjalankan kewajiban. Masih kurangnya kesadaran terhadap pembangungan daerah dilihat dari segi ekonomi Melupakan tujuan awal menjadi dokter. Kesenjangan pasien yang semakin terlihat. Menguatkan rasa silahturahmi demi kemakmuran bersama Saling bersatu antar sesama masnyarakat sendiri Mengakui dan mencintai Negara Indonesia. Saling berkerja sama antar masnyarakat dalam kehidupan persatuan Menjalankan kewajiban dengan ikhlas. Meningkatkan kerja sama yang baik. Menjalin komunikasi antar masyarakat agar tercipta keharmonisan di antara masyarakat Bersikap acuh terhadap tugasnya sendiri. Menjalankan amanah yang telah diberikan. Kurangnya penerapan prinsip keadilan dapat merusak kehidupan bermasyarakat. Melupakan tanggung jawab yang telah diberikan. Merasa adanya kesenjangan sosial antar masyarakat berbangsa Indonesia.

a. b. c. d.

Bersikap adil kepada semua pasien. Berperilaku adil dan sopan pada pasien. Memilih-milih pasien yang kaya. Bertentangan dengan sumpah dokter dan melanggarnya sendiri.

a. b. c. d.

e. f. g. h.

d. a. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permuyawarata n Perwakilan b. IV

Mengabdikan diri sebagai dokter yang baik. Berpegang teguh terhadap sumpah dokter. Mendapatkan pelakuan yang sama di mata hukum Mengakibatkan kurangnya sarana kesehatan. Menjalankan tugas sebagai dokter dengan tulus. Menjaga rahasia pasien dengan baik. Menyebarkan aib penyakit pasien. Menjadi dokter yang tidak amanah.

a. b. c.

e. f. g. h.

c. d.

d. a. b. c. d.

a. b. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia V c. d.

e. f.

g. h.

Menjadi dokter yang berbakti bagi nusa bangsa. Mewujudkan pemerataan pembangunan yang berkeadilan wawasan lingkungan. Memajukan dunia kesehatan di Indonesia. Menjadikan profesi dokter sebagai lahan bisnis

POLA PIKIR

Pancasila

UUD 1945

Pemerintah

Departemen kesehatan

ID I Kode Etik Kedokteran Indonesia Pemerintah daerah

Dokter

Perawat

Kabupaten

Kecamatan Kewajiban pada pasien Kewajiban teman sejawat Kaya & miskin Indonesia Sehat Ad il

Kesimpulan a. Sumpah pemuda merupakan modal awal pembangunan bangsa Indonesia, serta sebagai sarana dan prasarana untuk kecerdasan bangsa. b. Kode etik kedokteran sebagai landasan untuk terciptanya kemajuan dunia kesehatan di Negara Indonesia tanpa membedakan antara pasien kaya ataupun miskin. c. Peraturan kode etik kedokteran Indonesia yang mencakup hokum di dalamnya harus dijunjung tinggi supaya mencapai Indonesia yang sehat serta bangsa yang kuat. d. Kewajiban kepada pasien harus dijunjung tinggi serta dinomor satukan sebagai bentuk kewajiban serta menjalankan amanah sebagai sarana dalam bidang kesehatan di Indonesia. Saran a. Pemuda harus mempunyai semangat yang tinggi untuk mensejahterakan kehidupan bermasyarakat dan berbangsa Indonesia dalam semua bidang. b. Pemerintah turut andil dalam memajukan sarana kesehatan Indonesia agar tercapai cita-cita dalam kode etik kedokteran Indonesia. c. Harus adanya pengawasan hokum dalam menjalankan tugas sebagai dokter, dan paying hokum pada pasien tanpa melupakan hak yang dimiliki oleh dokter ataupun tenaga medis lainnya. d. Masyarakat yang kurang mampu mendapat fasilitas yang sudah diterapkan pemerintah untuk mencapai kesejahteraan sesuai dengan UUD 1945 dalam semua bidang kesehatan.

TUGAS MANDIRI
I. PENDAHULUAN Bengkalis merupakan salah satu Kabupaten di Propinsi Riau. Wilayahnya mencakup daratan bagian timur pulau Sumatera dan wilayah kepulauan, dengan luas adalah 7.773,93 km 2, tercatat sebanyak 26 pulau utama disamping pulau-pulau kecil lainnya yang berada di wilayah Kabupaten Bengkalis dengan jumlah penduduk pada tahun 2010 sejumlah 710.034 jiwa. Wilayah Kabupaten Bengkalis terletak pada bagian pesisir Timur Pulau Sumatera antara 2 30' Lintang Utara - 0 17' Lintang Utara dan 100 52' Bujur Timur 102 10 Bujur Timur dan mempunyai batas-batas sebagai berikut : Sebelah Utara berbatas dengan Selat Malaka. Sebelah Selatan berbatas dengan Kabupaten Siak dan Kabupaten Kepulauan Meranti. Sebelah Barat dengan Kota Dumai, Kabupaten Rokan Hilir dan Kabupaten Rokan Hulu. Sebelah Timur dengan Kabupaten Kepulauan Meranti. Letak Kabupaten Bengkalis sangat strategis, karena disamping berada di tepi alur pelayaran internasional yang paling sibuk di dunia, yakni Selat Malaka, juga berada pada kawasan segitiga pertumbuhan Ekonomi Indonesia-Malaysia-Singapura (IMS-GT) dan kawasan segitiga pertumbuhan Ekonomi Indonesia-Malaysia-Thailand (IMT-GT). Secara Administrasi Pemerintah Kabupaten Bengkalis terdiri dari 8 wilayah Kecamatan, yaitu : Kecamatan Bengkalis ( luas 514,00 km2) , Kecamatan Bantan ( luas 424,40 km2) , Kecamatan Bukit Batu ( 1.128,00 km2) , Kecamatan Mandau (luas 937,47 km2), Kecamatan Rupat (luas 896,35 km2), Kecamatan Rupat Utara (628,50 km2), Kecamatan Pinggir (luas 2.503,00 km2), Kecamatan Siak Kecil (luas 742,21 km2). Kota terbesar di kabupaten ini adalah kota Duri di kecamatan Mandau. Visi Tercapainya masyarakat yang ungul, sejahtera, mandiri dan bertaqwa melalui perwujudan Kabupaten Bengkalis sebagai salah satu daerah otonom terbaik Indonesia tahun 2015. Misi 1. Meningkatkan kualitas SDM melalui pembangunan sektor pendidikan, kesehatan, kebudayaan, kependudukan dan ketenaga kerjaan. 2. Menanggulangi kemiskinan melalui pemberdayaan ekonomi kerakyatan, perekonomian perdesaan serta kelompok masyarakat minoritas dan terpinggirkan. 3. Mengembangkan perekonomian daerah dan masyarakat melalui peningkatan investasi dan UKM dengan memanfaatkan kekayaan sumber daya alam yang terbarukan. 4. Meningkatkan infrastruktur daerah melalui peningkatan prasarana jalan, jembatan, pelabuhan, energi listrik, pengelolaan sumber daya air, pengelolaan lingkungan, penataan ruang dan perumahan. Falsafah Negeri Junjungan Negeri junjungan dipandang dari dimensi psikologi mengandung arti menghormati, memuliakan serta amat menghargai pesan yang bersifat kemanusiaan, nilai-nilai moral dan spiritual. Dengan kata lain setiap individu masyarakat Bengkalis menghargai dan menjunjung tinggi negerinya sebagai tempat tumpah darah kelahirannya. Dipandang dari dimensi kultural, Bengkalis layak disebut sebagai Negeri Junjungan karena bahasa Melayu yang digunakan merupakan basis bahasa nasional, bahkan digunakan seluruh wilayah nusantara. Begitu pula dilihat dari kekayaan sumber daya alam yang dimiliki Bengkalis terutama minyak bumi yang mampu menyumbangkan kesejahteraan masyarakat

Indonesia secara umum. Dengan kelebihan yang dimilikinya, Bengkalis bukan saja Negeri Junjungan bagi masyarakat bahkan bagi seluruh rakyat Indonesia. Mengimplementasikan desentralisasi politik, keuangan dan administrasi dalam sistem pemerintahan daerah melalui pelaksanaan tata kelola pemerintahan yang baik (good governance). Arti Lambang Daerah Lambang Daerah berbentuk Perisai yang terdiri dari lima bagian, yaitu : 1. Rotan yang melingkar seluruh Lambang dengan jumlah ruas 17. 2. Perahu layar dengan layar terkembang dan laut yang bergelombang 5 3. Pohon Rumbia dengan 4 pelepah. 4. Pohon Para dengan 4 helai daun, sehingga berjumlah 8. 5. Ikan Terubuk dengan jumlah sisik 45. Tinjauan Historis Setelah terjadi pemekaran daerah, kabupaten Bengkalis yang semula jumlah penduduknya merupakan jumlah penduduk terbanyak di Propinsi Riau yaitu dengan jumlah 1.182.267 jiwa namun setelah pemekaran menjadi 545.737 jiwa dengan luas wilayah yang semulanya 30.646,83 Km2 menjadi 7.773,93 km2. Penduduk Secara Administrasi Pemerintah, Kabupaten Bengkalis terbagi dalam 8 Kecamatan, 19 Kelurahan, 87 Desa dengan luas wilayah 7.773,93 km2. Tercatat jumlah penduduk Kabupaten Bengkalis 710.034 jiwa dengan sifatnya yang heterogen, mayoritas penganut agama Islam, disamping Suku Melayu yang merupakan mayoritas juga terdapat suku-suku lainnya seperti Suku Minang, Suku Jawa, Suku Bugis, Suku Batak, Tionghoa dan sebagainya. Potensi Dan Sumber Daya Alam Disamping letaknya yang strategis Kabupaten Bengkalis menyimpan sumber daya alam yang cukup besar baik sektor migas seperti minyak bumi yang terdapat di Kecamatan Mandau maupun non migas, seperti hasil perkebunan, hasil perikanan dan lain-lainnya. Peluang Investasi Salah satu strategi Pembangunan Kabupaten Bengkalis ke depan disamping melalui optimalisasi sumber dana pembangunan dari Pemerintah juga diarahkan melalui investasi pihak swasta baik dalam maupun luar negeri. Berkenaan dengan itu, Pemerintah Kabupaten Bengkalis memberikan kesempatan dan akan membantu serta memberikan kemudahan kepada investor yang berminat menanamkan modalnya, baik untuk mendayagunakan potensi yang ada maupun dalam penyedian fasilitas umum di Kabupaten Bengkalis. Berinvestasi di Kabupaten Bengkalis merupakan salah satu pilihan yang tepat, karena Kabupaten Bengkalis mempunyai keunggulan dalam berinvestasi, yaitu sebagai berikut: o Lokasi yang strategis, ditepi alur pelayaran International (Selat Malaka). o Memiliki potensi sumberdaya alam yang dibutuhkan dalam mendukung Investasi. o Kemudahan dalam pengurusan perizinan investasi dari pemerintah Kabupaten Bengkalis. o Biaya investasi yang kompetitif. o Tersedianya tenaga kerja yang mendukung Investasi. o Pasar yang luas. o Lingkungan yang bersih dan sehat serta daerah aman untuk berinvestasi. Sumber http://www.bengkalis.go.id www.depnakertrans.go.id/

II. HASIL ANALISA


ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASIA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN MERDEKA, BERSATU, ADIL DENGAN KASUS BANDING DI KOTA BENGKALIS-RIAU
STRATEGI PANCASILA a. Ketuhanan Yang Maha Esa I b. c. d. a. Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab II b. c. d. a. b. Persatuan Indonesia II I c. a. MERDEKA 1 Mengakui dan mempercayai adanya Tuhan Yang Maha Esa. Kurangnya kesadaran masyarakat dalam mengamalkan ilmu agama. Menjunjung tinggi kebebasan dalam memeluk agama. Mudah terprovokasi isu-isu keagamaan. Melaksanakan setiap keinginan dengan bebas tetapi terikat dengan keterbatasan dan tanggung jawab kepada masyarakat serta negara. Lupa akan kewajiban serta merampas hak orang lain. Menjalankan kewajiban untuk membela negara dan bangsa. Tidak semua orang dapat merasakan hak yang sebagaimana semestinya. Menciptakan keamanan daerah Bengkalis. Menjaga keamanan daerah Bengkalis hanya tugas aparat. Melindungi setiap warga negara. d. Tidak adanya rasa tanggung jawab untuk menjaga keamanan kota Bengkalis. Memaksa aparat bekerja keras karena sedikitnya petugas. Membuat petugas bertindak keras saat ada kapal penyusup. Membuat kapal asing lolos karena keterbatasan teknologi. Memperlemah kekuatan akibat sulitnya berkomunikasi dengan pusat. Mendapat perlakuan yang adil dalam bidang hukum, politik, ekonomi, sosial budaya dan pertahanan keamanan. Mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Terlalu bebasnya berpendapat Melindungi kehidupan seluruh rakyat Indonesia. BERSATU 2 a. Mewujudkan kerja sama antar pemeluk agama dan penganut kepercayaan terhadap Tuhan Yang Maha Esa. b. Kurangnya rasa tanggung jawab terhadap tempat beribadah. c. Ditanamkan rasa kepedulian terhadap sesama umat beragama. d. Bersikap acuh tak acuh sesama umat beragama. a. Menjadi warga negara yang berkesadaran kebangsaan yang tinggi serta bertanggung jawab. b. Memicu keributan bila tidak mempunyai visi dan misi yang sejalan. c. Hidup yang tidak berdampingan. d. Tidak adanya rasa persatuan antara warga negara. a. Menciptakan wilayah negara yang pasti. b. Memberikan kenyamanan pada warga negara untuk beraktivitas pada wilayahnya. c. Melindungi sumber daya alam yang tersedia di wilayah tersebut. d. Membatasi aktivitas warga asing agar tidak memasuki wilayah negara. a. Memicu perselisihan bila terdapat kesalah pahaman pada daerah perbatasan. b. Memberikan masuknya imigran gelap melalui daerah yang tidak dijaga. c. Menjadikan daerah perbatasan sebagai wilayah panas bagi penjaganya. d. Membiarkan memperlebar batas negaranya. a. b. c. d. Memicu perselisihan bila terdapat kesalah paham pada daerah perbatasan. Memberikan masuknya imigran gelap melalui daerah yang tidak dijaga Menjadikan daerah perbatasan sebagai wilayah panas bagi penjaganya. Membiarkan memperlebar batas negaranya. ADIL 3 a. Bersikap adil sebagai sesama mahluk Tuhan. b. Adanya perbedaan dalam bersikap berdasarkan perbedaan status sosial dalam masyrakat. c. Berusaha bersikap seadil mungkin dalam berkehidupan. d. Adanya kinerja pemerintah yang tidak berlandaskan pada nilai-nilai agama a. Mendahulukan kepentingan rakyat. b. Masih adanya kehidupan masyarakat Bengkalis yang kurang berlandaskan pada keadilan. c. Bersikap adil dalam memberikan pertolongan. d. Kurangnya penerapan prinsip keadilan dapat merusak kehidupan bermasyarakat.

a. Bersikap adil dapat mempersatukan bangsa. b. Hilangnya ketertiban umum dan keselamatan rakyat c. d.
a. b. c. d. sebagai akibat tidak menjalankan norma-norma yang berlaku. Menanamkan sikap adil untuk saling tolong-menolong. Kurangnya kepedulian antar sesama untuk saling tolong-menolong. Musyawarah menuju ke arah persatuan dengan mengutamakan semua pihak. Mengemukakan pendapat dan kritik yang terlalu bebas. Melaksanaka setiap peraturan yang telah disepakati. Timbulnya perpecahan karena tidak satu tujuan.

a. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan b. IV c. d. a. Keadilan Bagi Seluruh Rakyat Indonesia V b. c. d.

a. adil. b. c. d.

Pemerintah daerah harus peduli serta Adanya kesenjangan infrastruktur pembangunan kota di Kabupaten Bengkalis. Adanya norma yang mengatur tindakan manusia. Timbul ancaman dari kecamatan yang ada di Bengkalis untuk melepaskan diri.

III. POLA PIKIR


PANCASILA PANCASILA UUD UUD 1945 1945

PANCASILA PANCASILA SEBAGAI SEBAGAI IDEOLOGI IDEOLOGI NASIONAL NASIONAL

MERDEKA, MERDEKA, BERSATU, BERSATU, ADIL ADIL

SELURUH SELURUH DAYA DAYA MANUSIA MANUSIA YANG YANG TINGGI TINGGI

Nilai-nilai Nilai-nilai Pancasila Pancasila Nilai Nilai kepribadian kepribadian bangsa bangsa

PERSATUAN PERSATUAN & & KESATUAN KESATUAN BANGSA BANGSA INDONESIA INDONESIA

BERSIKAP BERSIKAP RASIONAL RASIONAL & & DINAMIS DINAMIS MANUSIA MANUSIA BERINTELEKTUAL BERINTELEKTUAL

KESEJAHTERAAN KESEJAHTERAAN RAKYAT RAKYAT

KARAKTER KARAKTER BANGSA BANGSA YANG YANG KUAT KUAT

IV. PENUTUP
Kesimpulan a. Pancasila sebagai ideologi menjadi sumber dan pedoman bangsa mengantarkan masyarakat dapat mengembangkan kepribadian serta mewujudkan nilai-nilai dasar pancasila dan kesadaran berbangsa dan bernegara. b. Pancasila sebagai ideologi nasional menjadikan masyarakat yang beriman dan bertakwa kepada Tuhan Yang Maha Esa, berperikemanusiaan yang adil dan beradab, serta mendukung kerakyatan yang mengutamakan upaya mewujudkan suatu keadilan sosial dalam bermasyarakat. c. Ideologi pancasila juga bertujuan untuk menguasai kemampuan berfikir, bersikap rasional dan dinamis serta berpandangan luas sebagai manusia intelektual. d. Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia, maka dari itulah pancasila disebut sebagai jati diri bangsa Indonesia. Saran a. Menjadikan pancasila sebagai ideologi nasional. b. Mampu mengembangkan pancasila sebagai landasan utama dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. c. Selalu mengamalkan nilai dari sila sila pancasila dalam kehidupan sehari-hari.

d. Menerapkan pemikiran yang berlandaskan nilai-nilai pancasila sehingga menjadikan Bangsa Indonesia sebagai negara yang kuat.

TUGAS PANCASILA

Raka Aditya 1102009234 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS KUIS
ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN MAKNA IDEOLOGI BAGI NEGARA, PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA DENGAN STUDI KASUS DI KOTA KUNINGAN
STRATEGI PANCASILA MAKNA IDEOLOGI BAGI NEGARA 1 a. Setiap warga negara berhak memilih agamanya masing-masing sesuai dengan kepercayaannya b. Menghargai perbedaan kepercayaan sebagai modal untuk bersama-sama memajukan bangsa dan negara c. Memecahkan masalah negara dengan berpedoman pada aturanaturan agama a. Memberikan kesempatan pada semua warga negara untuk dapat memakai fasilitas negara b. Menyamakan derajat seluruh warga negara di mata hukum c. Memberikan kesempatan yang sama untuk dapat memperoleh pendidikan yang layak a. Memberikan pendidikan kepada semua warga negara b. Memberikan fasilitas kesehatan tidak hanya umtuk warga yang mampu c. Menyamaratakan hak dan kewajiban setiap warga negara terhadap persatuan indonesia PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA 2 a. Menjalankan tugas manusia di dunia dengan berpegang pada aturan agama dan berdasarkan pancasila di negara Indonesia b. Setiap warga negara harus mengetahui batasan-batasan di negaranya baik berupa aturan pemerintah maupun aturan agama c. Meyakini bahwa agama yang dianut itu benar merupakan ideologi terbuka untuk setiap warga negara a. Menyamaratakan derajat warga negara di mata hukum b. Memberikan keadilan kepada setiap warga negara untuk sama-sama dapat mengawasi pemerintahan c. Menyampaikan ketidak puasan atas suatu keputusan seharusnya di sampaikan dengan cara yang beradab, karena kita sebagi manusia yang memiliki tatakrama dan sopan santun a. Menyatukan banyak kepentingan yang mempunyai satu tujuan secara tidak langsung dapat memupuk kebersamaan setiap warga negara b. Mengkaji setiap pemikiran terhadap suatu masalah bangsa dengan tujuan untuk memajukan bangsa c. Mempercepat penyelesaian maslah sehingga tidak terjadii kesalah pahaman yang menyebabkan terganggunya stabilitas negara a. Sebagai pemimpin yang baik harus bersifat terbuka di era demokrasi b. Memberikan sanksi pada penyalahgunkan kebijakan dengan seberat-beratnya dan seadil-adilnya c. Penindakan hukum harus dapat mengayomi masyarakat dan membantu masyarakat dan menegakan keadilan di negara ini a. Setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bidang dan keahliannya b. Memberikan keadilan bagi semua warga negara dalam bidang hukum c. Demonstrasi merupakan bentuk real atau bentuk nyata pada rasa ketidak adilan yang dirasakan oleh warga negara

KETUHANAN YANG MAHA ESA

KEMANUSIAA N YANG ADIL DAN BERADAB

II

PERSATUAN INDONESIA

III

a. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT PERMUSYAW ARATAN DAN PERWAKILAN b. IV c.

Setiap warga negara berhak menjadi seorang pemimpin Memimpin sebuah negara tidak dapat berdasarkan egoisme seorang pemimpin Setiap masalah dapat diselesaikan dengan musyawarah Memberikan keadilan bagi semua warga negara di segala bidang Mendapatkan fasilitas pendidikan yang layak Mendapatkan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan keluhan yang diderita

a. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA b. V c.

PENUTUP KESIMPULAN 1. Setiap warga negara punya peran yang sama dalam memajukan negara Indonesia dengan tetap saling memperhatikan hak dan kewajiban sebagai warga negara Indonesia 2. Setiap warga negara harus mempunyai rasa memiliki pada Negara Indonesia karena kita sebagai generasi muda haruslah mempunya jiwa nasionalisme yang tinggi 3. Keutuhan negara tergantung warga negaranya yang harus saling mengingatkan apabila sudah melewati batasan-batasan aturan yang asa di negara Indonesia 4. Pemimpin haruslah adil dalam memimpin suatu negara karena kebijakan yang diambil oleh seorang pemimpin itu menyangkut nasib semua rakyatnya SARAN 1. Setiap warga negara harus dapat berkerjasama dalam segala hal dengan tujuan untuk persatuan Negara Indonesia yang semakin baik 2. Setiap warga negara harus mengenal sejarah negaranya agar mengetahui latar belakang negara dan dapat mengisi kemerdekaan sesuai dengan batasan-batsan aturan yang berlaku di Negara Indonesia 3. Kekompakan warga negara harus di jaga untuk menguatkan persatuan dan kesatuan di Negara Indonesia 4. Keterebukaan pemimpin harus di teruskan demi menjaga kepercayaan rakyat pada pemimpinya

UJIAN TENGAH SEMESTER


ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI SUMPAH PEMUDA DALAM SUMPAH DOKTER DILIHAT DARI ETIKA PANCASILA TERHADAP PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL DENGAN STUDI KASUS DI KOTA KUNINGAN

STRATEGI PANCASILA a. KETUHANAN YANG MAHA ESA b. I c. d. a. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB b. II c. d. a. b. PERSATUAN INDONESIA III c. d. a. KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT PERMUSYAWAR ATAN DAN PERWAKILAN b. IV c. d. a. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA b. V c. d.

RESHUFLE KABINET 1 Memilih kabinet haruslah sesuai dengan bidang keahliannya yang dia kuasai Memberikan diri bagi bangsa dan negara adalah ssalah satu kewajiban yang dimiliki oleh seorang mentri Mengadakan jabatan wakil ketua/wakil mentri diharapkan menambah hasil yang memuaskan di tiap bidang pemerintahan Sumpah pemuda dan janji serah terima jabatan selain berjanji pada negara dan rakyat juga berjanji pada ALLAH SWT Gaji mentri harus =lah disesuaikan dengan tingkat perekonomia rakyat Indonesia yang masih rendah Demonstrasi yang dilakukan oleh rakyat Indonesia memprotes tidak adanya kepedulian pemerintah pada warga negara Penyamaan status di hadapan hukum haruslah sama tidak mempedulikan jabatan dan posisi Penyamarataan kesempatan kerja haruslah dilakukan untuk mengatasi tingkat perekonomian Pemilihan mentri seharusnya tidak melibatkan kepentingan politik yang berkuasa di suatu negara Kepedulian pemerintah tida hanya dalam ucapan tetapi dilakukan dalam bentuk tindakan yang real/nyata sesuai ucapan Terlihatnya kesenjangan ekonomi dan sosial dapat membuat warga negara menjadi renggang memilih pemimpin haruslah sesuai dengan hati nurani tanpa memandang status keluarga Terpilihnya mentri baru diharapkan dapat memberikan palayanan yang lebih baik Menjadi seorang pemimpin haruslah mempunyai sifat yang bijaksana Melihat pada keadaan rakyat-rakyat kecil dapat menjadi cerminan sukses atau tidak suatu pemerintahan Kebijakan harus berpihak pada rakyat bukan pada kepentingan politik penguasa pemerintahan Penyamarataan hak dan kewajiban harus disamaratakan tanpa memandang kedudukan dan jabatan mendapatkan pendidikan yang layak merupakan hak setiap Warga Negara Indonesia Mendapatkaan pekerjaan yang layak merupakan hak setiap Warga Negara Indonesia Mengabdikan diri pada negara merupakan kewajiban warganya untuk memajukan negara a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d.

SUMPAH PEMUDA 2 Mengetahui perjuangan terbentuknya sumpah pemuda membuat kita harus banyak-banyak bersyukur Terbentuknya sumpah pemuda merupakan titik terang yang diberikan ALLAH SWT Membaktikan diri pada negara dengan batasan pancasila dan agama sebagai pegangan tiap individu Memilih agama merupakan hak setiap warga negara yang tidak bisa diatur-atur oleh orang lain Gejolak pemuda merupakan dasar terbentuknya sumpah pemuda di Indonesia Melakukan kegiatan yang dapat membangun diri dan dapat membangun bangsa membantu orang miskin merupakan tindakan nyata dalam bersifat adil bagi sesama manusia menyamaratakan hak dan kewajiban bagi setiap warga negara merupakan dasar dari keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Melihat pada keadaan rakyat-rakyat kecil dapat menjadi cerminan sukses atau tidak suatu pemerintahan Kebijakan harus berpihak pada rakyat bukan pada kepentingan politik penguasa pemerintahan Menjadi seorang pemimpin haruslah mempunyai sifat yang bijaksana Terpilihnya mentri baru diharapkan dapat memberikan palayanan yang lebih baik menyamaratakan hak dan kewajiban bagi setiap warga negara merupakan dasar dari keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Memilih kabinet haruslah sesuai dengan bidang keahliannya yang dia kuasai Ikut turun bencana alam merupakan tugas sosial bagi seorang dokter Penjelasan pada masyarakat tentang suatu penyakit dapat membantu masyarakat kecil di desa Melihat pada keadaan rakyat-rakyat kecil dapat menjadi cerminan sukses atau tidak suatu pemerintahan Kebijakan harus berpihak pada rakyat bukan pada kepentingan politik penguasa pemerintahan Gejolak pemuda merupakan dasar terbentuknya sumpah pemuda di Indonesia Melakukan kegiatan yang dapat membangun diri dan dapat membangun bangsa a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d.

KODE ETIK KEDOKTERAN INDONESIA 3 Sumpah dokter adalah janji antara manusia dengan ALLAH SWT Membatasi diri dengan agama merupakan modal terpenting untuk menjaga etika Melakukan pekerjaannya dokter hanya sebagai perantara tapi ALLAH SWT yang menyembuhkan Tidak membeda-bedakan pasien merupakan etika dokter dalam melakukan tindakan Ikut turun bencana alam merupakan tugas sosial bagi seorang dokter Penjelasan pada masyarakat tentang suatu penyakit dapat membantu masyarakat kecil di desa Pendidikan warga Negara Indonesia harus di tingkatkan untuk menaikan taraf kesehatan Tidak membeda-bedakan pasien merupakan etika dokter dalam melakukan tindakan Membantu orang miskin merupakan tindakan nyata dalam bersifat adil bagi sesama manusia Menyamaratakan hak dan kewajiban bagi setiap warga negara merupakan dasar dari keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Memilih kabinet haruslah sesuai dengan bidang keahliannya yang dia kuasai Memberikan diri bagi bangsa dan negara adalah ssalah satu kewajiban yang dimiliki oleh seorang mentri Terpilihnya mentri baru diharapkan dapat memberikan palayanan yang lebih baik Menjadi seorang pemimpin haruslah mempunyai sifat yang bijaksana membantu orang miskin merupakan tindakan nyata dalam bersifat adil bagi sesama manusia menyamaratakan hak dan kewajiban bagi setiap warga negara merupakan dasar dari keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia Pemilihan mentri seharusnya tidak melibatkan kepentingan politik yang berkuasa di suatu negara Kepedulian pemerintah tida hanya dalam ucapan tetapi dilakukan dalam bentuk tindakan yang real/nyata sesuai ucapan Terlihatnya kesenjangan ekonomi dan sosial dapat membuat warga negara menjadi renggang memilih pemimpin haruslah sesuai dengan hati nurani tanpa memandang status keluarga

a. b. c. d.

POLA PIKIR

AGAMA

PANCASILA

UNDANG-UNDANG DASAR

WARGA NEGARA INDONESIA

MENGISI KEMERDEKAAN

MELAKSANAKAN HAK DAN KEWAJIBAN SEBAGAI WARGA NEGARA INDONESIA

IKUT SERTA DALAM PEMERINTAHAN NEGARA INDONESIA

WARGA NEGARA INDONESIA YANG BAIK

PENUTUP
KESIMPULAN a. Setiap warga negara memiliki pendidikan untuk mendapatkan dasar dalam diri b. Agama adalah pegangan dalam melakukan sesuatu di dalam kehidupan c. Pancasila adalah pegangan dalam melakukan sesuatu di dalam kemasyarakatan d. Setiap warga negara mempunyai peran yang sama dalam memajukan negara SARAN a. Pendidikan di Indonesia harus ditingkatkan untuk memperbaiki kemajuan individu yang akan membangun negara b. Batasan pada diri didapatkan setelah kita mempelajari dan mengamalkan hal-hal yang dicontohkan di dalam Agama c. Tidak hanya tau isi pancasila kita juga diharapkan mengetahui maknanya karena pancasila dapat kita jadilakan landasan kita menjadi Warga Negara Indonesia yang baik d. Menjaga etika dan menghormati pasien merupakan dasar kita dalam etika Kedokteran dan menjaga etika tersebut kita haru berdasarkan pada Agama dan Pancasila karena kita selaku mahluk yang beragama dan hidup di suatu lingkungan negara Indonesia

TUGAS MANDIRI I. PENDAHULUAN Kabupaten Kuningan, adalah sebuah kabupaten di Provinsi Jawa Barat, Indonesia. Ibukotanya adalah Kuningan. Letak astronomis kabupaten ini di antara 10823" - 10847" Bujur Timur dan 645" - 713" Lintang Selatan. Kabupaten ini terletak di bagian timur Jawa Barat, berbatasan dengan Kabupaten Cirebon di utara, Kabupaten Brebes (Jawa Tengah) di timur, Kabupaten Ciamis di selatan, serta Kabupaten Majalengka di barat. Kabupaten Kuningan terdiri atas 32 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah 361 desa dan 15 kelurahan. Pusat pemerintahan di Kecamatan Kuningan. Bagian timur wilayah kabupaten ini adalah dataran rendah, sedang di bagian barat berupa pegunungan, dengan puncaknya Gunung Ceremai (3.076 m) yang biasa salah kaprah disebut dengan Gunung Ciremai, gunung ini berada di perbatasan dengan Kabupaten Majalengka. Gunung Ceremai adalah gunung tertinggi di Jawa Barat. Lambang Kabupaten Kuningan Motto: ASRI (Aman Sehat Rindang Indah) Peta lokasi Kabupaten Kuningan Koordinat: 10823 - 108 47 BT dan 645 713 LS Provinsi Jawa Barat Pemerintahan - Bupati H. Aang Hamid Suganda, S.Sos. - DAU Rp. 722.473.887.000,(2011)[1] Luas 1.178,58 km2 Populasi - Total 1.140.777 jiwa (2007)[2] - Kepadatan 967,92 jiwa/km2 Demografi - Kode area telepon 0232 Pembagian administratif - Kecamatan 32 - Kelurahan 376 - Situs web http://www.kuningankab.go.id/ Letak dan pembagian administrasi Dilihat dari posisi geografisnya terletak di bagian timur Jawa Barat berada pada lintasan jalan regional yang menghubungkan kota Cirebon dengan wilayah Priangan Timur dan sebagai jalan alternatif jalur tengah yang menghubungkan Bandung-Majalengka dengan Jawa Tengah. Secara administratif berbatasan dengan Sebelah Utara : Kabupaten Cirebon Sebelah Timur : Kabupaten Brebes (Jawa Tengah) Sebelah Selatan : Kabupaten Ciamis dan Kabupaten Cilacap (Jawa Tengah) Sebelah Barat : Kabupaten Majalengka Pembagian administrasi Kabupaten Kuningan terdiri atas 32 kecamatan, yang dibagi lagi atas sejumlah 361 desa dan 15 kelurahan. Pusat pemerintahan di Kecamatan Kuningan. Penduduk Kuningan umumnya adalah suku Sunda yang menggunakan Bahasa Sunda dalam kesehariannya, namun untuk daerah perbatasan dengan Jawa tengah mereka juga ada yang bertutur dengan menggunakan bahasa Jawa. Bahasa Sunda yang digunakan di Kuningan memiliki ciri tersendiri (bahasa wewengkon) dibandingkan dengan bahasa Sunda yang digunakan di daerah Priangan barat. Mayoritas Penduduk Kuningan beragama Islam sekitar 98% (di daerah desa Manislor terdapat komunitas penduduk yang menganut aliran Ahmadiyah), lainnnya beragama Kristen Katolik yang tersebar di wilayah Cigugur, Cisantana, Citangtu, Cibunut, sedangkan sisanya beragama Protestan dan Budha yang

kebanyakan terdapat di kota Kuningan. Di wilayah Cigugur juga terdapat penduduk yang menganut aliran kepercayaan yang disebut Aliran Jawa Sunda. Sebagain besar penduduk kabupaten Kuningan bermatapencaharian sebagai petani (petani penggarap dan buruh tani), dan lainnya bekerja sebagai Pedagang, Pegawai negeri Sipil, TNI, Polisi, Wiraswasta dan sebagainya. Pendidikan Menurut data Suseda tahun 2006, persentase penduduk dewasa yang melek huruf di Kabupaten Kuningan mencapai 94,75 % sedangkan hasil Suseda 2007 menunjuken adanya perbaikan menjadi 95,52%. Begitu pula rata-rata lama sekolah, pada tehun 2006, rata-rata lama sekolah penduduk Kabupaten Kuningan sekitar 7,16 tahun meningkat menjadi 7,55 tahun di tahun 2007. Seni dan Budaya Sebagai wilayah yang berada di daerah Priangan timur, kabupaten Kuningan kaya akan seni budaya Sunda yang khas, berbeda dari wilayah Sunda bagian barat. Berikut adalah seni budaya yang berkembang di tengah-tengah masyarakat Kabupaten Kuningan: Tabel Seni dan Budaya di wilayah Kabupaten Kuningan Pemerintahan Sebagai sebuah Kabupaten, Kuningan dipimpin oleh seorang bupati. Bupati sebelumnya dipilih oleh DPRD. Tetapi untuk tahun 2008, pertama kalinya Kabupaten Kuningan mengadakan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Bupati secara langsung. Pilkada ini diikuti oleh tiga pasangan, yang dimenangkan oleh incumbent H. Aang Hamid Suganda. DAFTAR PUSTAKA ^ "Perpres No. 6 Tahun 2011". 17 Februari 2011. Diakses pada 23 Mei 2011. ^ Jumlah Penduduk Kabupaten Kuningan tahun 2007 menurut BPS Provinsi Jawa Barat (Indonesia) Pemerintah Kabupaten Kuningan (Indonesia) Pemerintah Propinsi Jawa barat (Indonesia) Kejuaraan Karate Kuningan Uniku Cup

II. HASIL ANALISA ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN ADIL, MAKMUR, MERDEKA DENGAN STUDI KASUS DI KOTA KUNINGAN
STRATEGI PANCASILA ADIL MAKMUR MERDEKA

KETUHANAN YG MAHA ESA

1 Setiap warga negara berhak memilih agama nya masingmasing sesuai dengan kepercayaannya. B. Menghargai perbedaan kepercayaan sebagai modal untuk bersama-sama memajukan bangsa dan negara. C. Memecahkan masalah denganberpedoman dengan aturanaturan agama. D. Memberikan kebebasan dalam memeluk agama. A. A. Memberikan kesempatan kepada seluruh warga negara untuk dapat memakai seluruh fasilitas negara. B. Menyamakan semua warga negara di mata hukum. C. Memperoleh kesempatan yang layak untuk dapat mendapatkan pendidikan yang layak. D. Memperoleh kesempatan yang sama dalam kontribusi membela negara. A. Memberikan pendidikan kepada semua warga negara indonesia. B. Memberikan fasilitas kesehatan yang sama pada setiap warga negara. C. Menyamaratakan hak dan kewajiban setiap warga negara dalam hal persatuan negara. D. Menyadarkan seluruh warga negara agar lebih sadar pada budaya bangsa Indonesia. A. Setiap warga negara berhak menjadi pemimpin bagi setiap institusi di Indonesia. B. Memimpin negara tidak boleh berdasarkan egoisme seorang pemimpin. C. Menyelesaikan masalah dalam sebuah negara harus di selesaikan dengan musyawarah. D. Memilih pemimpin harus dengan hati nurani, karena secara tidak langsung kita punya tanggung jawab dalam memilih pemimpin. A. Memberikan keadilan bagi seluruh warga negara di segala bidang tanpa membedakan status sosial. B. Mendapatkan fasilitas kesehatan yang layak. C. Mendapatkan pelayanan kesehatan yang sesuai dengan keluhan yang di derita.

2 Menjalankan tugas manusia di sunia dengan berpegang padaaturan agama dan landasan negara yaitu pancasila. B. Setiap warga negara harus mengetahui batasan-batasan baik berupaaturan agama maupun aturan pemerintah. C. Meyakini bahwa agama yang di anut itu benar. D. Kebebasan memeluk agama. A. A. B. C. D. A. B. C. D. A. B. C. D. A. Menyamaratakan derajat warga negara di mata hukum tanpa membedakan status ekonomi, Memberikan keadilan kepada setiap warga negara untuk sama-sama dapat mengawasi pemerintahan. Menyamaratakan hak dan kewajiban warga negara di mata hukum. Memberikan keadilan kepada setiap warga negara untuk dapat memilih pekerjaan yang layak. Menyatukan banyak kepentingan yang mempunyai satu tujuan secara tidak langsung dapat memupuk kebersamaan setiap warga negara. Mengkaji setiap masalah yang di hadapi bangsa Indonesia memajukan bangsa. Memberikan pendidikan kepada semua warga negara indonesia. Setiap warga negara berhak menjadi pemimpin bagi setiap institusi di Indonesia. Membentuk suatu kebijakan yang berguna untuk menjaga budaya Indonesia agar tidak diklaim oleh negara lain. Melemahnya sikap pemrintah dan warga negara dalam mnjaga budaya. Membentuk suatu kepribadian bangsa dan negara akan pentingnya saat kebudayaan untuk menjadikan suatu ciri khas negara. Mengurangi budaya sendiri karena pengambilan budaya oleh negara lain

A. B. C. D. A. B. C. D. A. B. C. D.

KEMANUSIAAN YG ADIL DAN BERADAB

II

PERSATUAN INDONESIA

III

3 Menjaga kemerdekaan dengan hal-hal positive sesuai dengan aturan agama yang di yakini masing-masing setiap warga negara dengan salaing bertoleransi. Mengisi kemerdekaan dengan hal-hal positive sesuai dengan aturan agama maupu aturan negara. Memperjuangkan driri sendiri demi negara sesuai aturan agama yang di yakini. Menjadikan agama sebagai landasan hidup. Memberikan kebebasan pada setiap warga negara untuk memperjuangkan kehidupan yang layak bagi dirinya dan keluarganya. Memberikan kesempatan untuk mendapatkan pendidikan yang layak untuk semua warga negara. Memberikan kebebasann untuk memilih pekerjaan sesuai dengan keahliannya masing-masing. Memjunjung tinggi hak dan kewajiban setiap warga negara. Setiap warga negara berhak memiliki kebebasan dalam berpendapat untuk mengajukan isi pikirannya. Keadilan oleh pemerintah bagi warganya dapat menjaga persatuan Indonesia. Merasakan apa yang orang lain rasakandapat memupuk kembali persatuan dan kesatuan Indonesia. Tidak memperdulikan perbedaan dapat menjadikan dasar dari persatuan bagi seluruh rakyat indonesia.

KERAKYATAN YG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN

IV

KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

Setiap warga negara berhak mendapatkan pekerjaan sesuai dengan bidang dan keahliannya B. Memberikan keadilanbagi semua warga negara dalam bidang hukum. C. Demonstrasi merupakan bentuk nyata pada rasa ketidak

A. Memberikan pendidikan kepada semua warga negara indonesia tanpa membedakan status ekonomi maupun status soaial. B. Setiap warga negara berhak menjadi pemimpin bagi setiap institusi di Indonesia tanpa membedakan status ekonomi dan status sosial. C. Menyamaratakan derajat warga negara di mata hukum tanpa membedakan status ekonomi, D. Memberikan keadilan kepada setiap warga negara untuk samasama dapat mengawasi pemerintahan. A. Menyamaratakan hak dan kewajiban setiap warga negara di depan hukum. B. Memperoleh kesempatan yang layak untuk dapat mendapatkan pendidikan yang layak. C. Memberikan keadilan kepada setiap warga negara untuk

D.

Setiap warga negara dapat kesempatan yang sama dalam mendapatkan pekerjaan sesuai dengan keahliannya masingmasing.

D.

adilan yang dirasakan oleh warga negara. Sebagai pemimpin yang baik harus punya sifat demokrasi di era demokrasi.

D.

sama-sama dapat mengawasi pemerintahan. Menyamaratakan derajat warga negara di mata hukum tanpa membedakan status ekonomi.

III. Penutup Kesimpulan 1. Wawasan nusantara sebagai konsepsi ketahanan nasional, yaitu wawasan nusantara dijadikan konsep dalam pembangunan nasional, pertahanan keamanan, dan kewilayahan. 2. Wawasan nusantara sebagai wawasan pembangunan mempunyai cakupan kesatuan politik, kesatuan ekonomi, kesatuan sosial dan ekonomi, kesatuan sosial dan politik, dan kesatuan pertahanan dan keamanan. 3. Wawasan nusantara sebagai wawasan pertahanan dan keamanan negara merupakan pandangan geopolitik Indonesia dalam lingkup tanah air Indonesia sebagai satu kesatuan yang meliputi seluruh wilayah dan segenap kekuatan Negara. 4. Wawasan nusantara sebagai wawasan kewilayahan, sehingga berfungsi dalam pembatasan negara, agar tidak terjadi sengketa dengan negara tetangga. Batasan dan tantangan negara Republik Indonesia adalah Saran 1. Jadikan wawasan nusantara sebagai modal untuk bangsa Indonesia dan warga negara Indonesia dalam mengisi kemerdekaan dan memperjuangkan hak dan kewajiban bagi pemerintah Indonesia maupun bagi warga negara Indonesia dengan tujuan untuk samasama memajukan bangsa Indonesia. 2. Menjunjung tinggi hak dan kewajiabn bagi seluruh warga negara Indonesia 3. Landaskan pada aturan agama dan aturan pemerintahan sebagai batas-batas warga negara dalam mengisi kemerdekaan Indonesia.

TUGAS PANCASILA

Ratna Sari 1102009237 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS KUIS
ANALISA STRATEGI SITUASI & KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN IDEOLOGI, MAKNA IDEOLOGI BAGI NEGARA DENGAN STUDI KASUS DI KOTA
STRATEGI PANCASILA

PENGERTIAN IDEOLOGI
1
a. Menurut pengertian Ideologi dipergunakan untuk segala kelompok cita-cita, nilai-nilai dasar dan keyakinan-keyakinan yang mau dijunjung tinggi sebagai pedoman normatif. Dalam artian ini ideologi disebut terbuka. b. Menurut arti sempit ideologi adalah gagasan atau teori yang menyeluruh tentang makna hidup dan nilai-nilai yang mau menentukan dengan mutlak bagaimana manusia harus bertindak. c. Merumuskan ideologi sebagai seperangkat ide asasi tentang manusia dan seluruh realitas. d. Mengartikan ideologi juga dapat sebagai ajaran, doktrin, teori atau ilmu yang diyakini kebenarannya. a. Mengubah keadaan yang tidak diinginkan menuju ke arah keadaan yang diinginkan dan setiap manusia berhak untuk itu. b. Menghubungkan ideologi dengan politik yang menangani dunia nyata, yang bersumber dari nilai-nilai filsafat yang mendahuluinya. c. Mengartikan ideologi sebagai suatu belief system dapat menjelaskan bahwa ideologi berbeda dengan ilmu filsafat. d. Melakukan ideologi revolusioner, yaitu ideologi yang bertujuan untuk mengubah seluruh sistem nilai masyarakat itu. a. Menjelaskan tentang ideologi nacional itu mencakup ideologi negara dan ideologi yang berhubungan dengan penanganan hidup bangsa. b. Memuat ajaran, doktrin, teori atau ilmu tentang citacita bangsa yang diyakini kebenerannya dan disusun secara sistematis. c. Melihat ideologi perjuangan adalah yang sarat dengan jiwa, dan semangat perjuangan untuk mewujudkan negara yang merdeka, bersatu, berdaulat, adil dan makmur. d. Melegimitasikan penyimpangan yang ada dalam masyarakat yang sesuai dan malah dianggap baik. a. Melaksanakan musyawarah untuk mencapai mufakat cerminan pengertian ideologi nasional. b. Memaksakan pendapat sendiri dapat menyebabkan perdebatan dan tidak mencerminkan suatu bangsa yang memiliki ideologi. c. Musyawarah dapat memberikan kebebasan untuk berpendapat pada setiap orang sesuai dengan pancasila yang dianggap sebagai ideologi nasional. d. Perbedaan pendapat dapat menimbulkan persaingan tidak sehat. a. Membedakan ideologi suatu bangsa dengan bangsa lain dicerminkan melalui keterkaitan ideologi dengan pandangan hidup. b. Memahami ideologi sebagai suatu dasar pemikiran yang dapat menjadi ciri khas suatu negara. c. Merasakan keadilan dapat mempererat persatuan seluruh rakyat Indonesia. d. Mendapat perlakuan yang tidak adil dari adanya perbedaan golongan dan kesenjangan sosial.

MAKNA IDEOLOGI BAGI NEGARA


2
a. Mengandung semangat kekeluargaan dalam kebersamaan, adanya semangat kerja sama, bergotong royong antar umat bergama. b. Melakukan segala hal menurut ideologi bagi suatu bangsa, dapat juga merupakan suatu doktrin yang tidak dapat diganggu gugat. c. Mengamalakan ideologi dalam hidup berbangsa dapat menjadikan ide asasi bagi seluruh umat beragama di suatu negara. d. Memahami ideologi sebagai doktrin atau sesuatu yg diyakini kebenerannya padahal belum tentu juga itu benar sesuai dengan negara tersebut. a. Memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup berbangsa. b. Menangani dunia nyata dengan bersumber pada ideologi yang pada dasarnya bersumber dari nilai-nilai filsafat. c. Menjelaskan ideologi berbeda dengan ilmu filsafat dapat meningkatkan negara yang adil untuk setiap warga negaranya. d. Mengubah seluruh sistem dalam suatu masyarakat itu bisa menjadi ancaman bagi suatu negara. a. Mendifinisikan negara sebagai suatu susunan masyarakat yang organis, integral diantara semua golongan dan semua bagian dari seluruh anggota masyarakat. b. Memahami ideologi sebagai suatu ajaran doktrin, ilmu tentang cita-cita atau ide bangsa yang diyakini kebenrannya. c. Menjadikan ideologi sebagai semangat perjuangan bangsa untuk mempersatukan masyarakat didalamnya. d. Menganggap penyimpangan yang terjadi di masyarakat sebagai yang sesuai dan dianggap baik. a. Menghormati setiap pendapat yang muncul dari setiap individu. b. Melaksanakan ideologi tidak semua masyarakat dapat melakukannya, seperti masih memaksakan kehendak dalam bermusyawarah. c. Mengambil keputusan dengan cara musyawarah, memberi peluang pada setiap orang untuk mengeluarkan opininya inilah makna ideologi bagi negara. d. Mementingkan pendapat sendiri-sendiri dapat menimbulkan perpecahan suatu negara. a. Mencirikan ideologi sebagai identitas suatu bangsa untuk membedakan dengan bangsa lain. b. Menganggap ideologi sebagai doktrin tidak akan menjadikan suatu bangsa yang memiliki ciri khas tersendiri. c. Memiliki sikap adil bagi seluruh rakyat indonesia adalah ciri khas bangsa Indonesia. d. Melihat dari sisi sosial seluruh rakyat, diskriminasi sosial masih sering terjadi. Ideologi dipahami sebagai filsafat.

Ketuhanan Yang Maha Esa

Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab

II

Persatuan Indonesia

II I

Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan

IV

Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Kesimpulan : a. Memahami Ideologi sebagai ciri khas suatu bangsa. b. Menganggap ideologi sebagai suatu doktrin, berdasar pada nilai-nilai filsafat itu tidak sepenuhnya benar. c. Membentuk pribadi suatu bangsa adalah makna ideologi bagi Negara. d. Mempersatukan masyarakat dengan ideologi sebagai suatu cita-cita atau ide suatu bangsa. Saran : a. Menjadikan suatu bangsa yang berciri khas dapat dilakukan dengan menjadikan ideology sebagai suatu idea tau cita-cita. b. Memahami pancasila sebagai ideologi nasional itu perlu bagi seluruh masyarakat Indonesia. c. Melaksanakan segala sesuatu secara sistematis dan telah dijelaskan pelaksanaannya. d. Menjelaskan ideology nasional sebagai penanganan hidup suatu bangsa.

UJIAN TENGAH SEMESTER


ANALISA STRATEGI SITUASI & KONDISI SUMPAH MUDA DALAM SUMPAH DOKTER DILIHAT DARI ETIKA PANCASILA TERHADAP PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL DENGAN STUDI KASUS DI KOTA AMBON
STRATEGI PANCASILA MEMBANGUN INTEGRITAS PEMUDA 1 a. Menjalani hidup dengan penuh integritas yang bermakna, berpegang teguh prinsip moral untuk bersikap jujur, adil, tulus ikhlas dapat dipercaya, tegas dan berani. b. Membela kebenaran, tegas dan berani bertindak masih sedikit para pemuda yang dapat melakukannya. c. Menjalani hidup dengan integritas ciri dari pemuda terpelajar. d. Membangun integritas belum dilaksanakan oleh seluruh pemuda. a. Menegakkan keadilan sangat penting dalam menjalankan hidup dengan penuh integritas. b. Melahirkan pemuda yang penuh dengan sumpah pemuda masih sangat sulit dilakukan. c. Membangun integritas setiap pemuda Indonesia dapat mewujudkan negara yang adil dan beradap. d. Mengutamakan diri sendiri tidak menunjukan hidup dengan integritas. a. Melakukan segala sesuatu dengan dasar integritas mampu mencapai persatuan indonesia. b. Membentuk pemuda yang terpelajar agar tercapai persatuan masih perlu perlakuan lebih. c. Mementingkan kepentingan perikemanusiaan sesuai sumpah dokter ciri pemuda yang memiliki integritas. d. Memecah persatuan dengan bersikap egois. a. Menjalankan tugas dengan mengutamakan kepentingan rakyat sesuai dengan hidup penuh integritas. b. Memaksakan kehendak mencirikan pemuda yang tidak bijaksana. c. Melakukan segala sesuatu sesuai dengan musyawarah dapat membentuk pemuda yang berilmu. d. Melaksanakan sesuatu semaunya. a. Mengabdi kepada seluruh rakyat indonesia adalah ciri pemuda yang berikrar. b. Membangun integritas pemuda kemungkinannya sangat kecil di seluruh rakyat Indonesia. c. Mendahulukan kepentingan rakyat. d. Melaksanakan sesuatu dengan mementingkan kepentingan pribadi. KEWAJIBAN UMUM 2 a. Membaktikan hidup guna kepentingan perikemanusiaan oleh dokter. b. Mementingkan diri sendiri berarti melanggar kewajiban umum sesuai dengan sumpah dokter. c. Menghormati setiap hidup insani mulai dari saat pembuahan sesuai kewajiban. d. Melanggar kewajiban dan mendahulukan hak. KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP PASIEN 3 a. Membaktikan hidup demi kepentingan pasien adalah kewajiban dokter. b. Menjalankan segala sesuatu tanpa mementingkan pasien atau masyarakat luas. c. Mendahulukan kesehatan pasien diatas segalanya. d. Meremehkan pasien yang memiliki status sosial lebih rendah.

Ketuhanan Yang Maha Esa

Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab

II

a. Menghormati setiap hidup insani mulai dari saat pembuahan ciri dari kemanusiaan yang adil. b. Mendahulukan hak diatas kewajiban. c. Melakukan pekerjaan sematamata demi kepentingan manusia yang merupakan salah satu kewajiban seorang dokter. d. Melanggar ikrar sumpah dokter saat di Baiat a. Menjalankan tugas dengan mengutamakan kepentingan masyarakat sesuai sumpah dokter. b. Menyalahgunakan kepercayaan masyarakat. c. Mengutamakan kesehatan penderita dalam hal apapun. d. Mengatasnamakan profesi demi menjalankan kepentingan pribadinya. a. Menghormati setiap pendapat yang muncul dari setiap individu. b. Tidak semua individu pendapatnya dapat diterima. c. Mengambil keputusan dengan cara musyawarah, memberi peluang pada setiap orang untuk mengeluarkan opininya. d. Mementingkan pendapat sendiri-sendiri dapat menimbulkan perpecahan. a. Mempergunakan pengetahuan sesuai dengan konteksnya sesuai kewajiban. b. Mengancam jiwa masyarakat bila bekerja tidak baik. c. Memperlakukan setiap manusia sama adalah bersikap adil sesuai dengan kewajiban umum. d. Mengabdikan kewajiban terhadap masyarakat.

a. Menghormati pasien sesuai kewajibannya sebagai dokter dan sebagai pemuda untuk masyarakat. b. Merendahkan orang yang menurutnya tidak penting atau tidak menguntungkan baginya. c. Menghasilkan dokter muda yang baik dan berkewajiban sesuai tugasnya. d. Mempengaruhi pasien. a. Mementingkan kesehatan pasien dalam keadaan apapun. b. Melaksanakan tugas semaunya. c. Membentuk pribadi yang bertanggung jawab terhadap kewajibannya. d. Mementingkan hak daripada kewajibannya sebagai dokter. a. Menghargai pendapat yang muncul untuk mencapai mufakat. b. Pertikaian dapat timbul bila setiap individu selalu memaksakan pendapatnya. c. Musyawarah yang berjalan dengan baik dapat mengarah pada perdamaian. d. Mementingkan golongan masing-masing menandakan sosok yang tidak bijaksana. a. Melaksanakan tugas sematamata karena dan untuk pasien. b. Melalaikan tugas dan kewajibannya. c. Merahasiakan segala sesuatu karena pekerjannya. d. Mempertaruhkan kehormatan sebagai dokter muslim yang berpedoman pada firman Allah.

Persatuan Indonesia

III

Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan

IV

Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Kesimpulan : a. Membangkitkan hidup sebagai pemuda dan sebagai dokter guna kepentingan perikemanusiaan. b. Menjalankan tugas sebagai kewajiban seorang dokter. c. Menjalani hidup dengan penuh integritas sebagai pemuda terpelajar. d. Menghormati segala hidup insane sebagai seorang dokter. Saran : a. Melaksanakan kewajiban sebaiknya dengan hati yang ikhlas. b. Menjalankan kewajiban akan terasa ringan bila hati tanpa beban. c. Mendahulukan kepentingan pasien (masyarakat) itu paling penting. d. Mementingkan segala sesuatu untuk pasien.

TUGAS MANDIRI I. PENDAHULUAN Kota Ambon adalah kota dan sekaligus ibu kota provinsi Maluku, Indonesia. Kota ini dikenal juga dengan nama Ambon Manise, merupakan kota terbesar di kepulauan Maluku. Saat ini kota Ambon menjadi pusat pelabuhan, pariwisata dan pendidikan di provinsi Maluku. Posisi geografis Posisi geografis kota Ambon adalah 3o-4o Lintang Selatan dan 128o-129o Bujur Timur. Secara keseluruhan Kota Ambon berbatasan dengan Kabupaten Maluku Tengah. Batas Wilayah Sebelah utara dengan petuanan Desa Hitu, Hila, Kaitetu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah Sebelah timur dengan petuanan Desa Suli, Kecamatan Salahutu, Kabupaten Maluku Tengah Sebelah selatan dengan laut Banda Sebelah barat dengan petuanan Desa Hatu, Kecamatan Leihitu, Kabupaten Maluku Tengah Lambang Kota Ambon dan Artinya Belang manggurebe serta lima orang yang mengayuhnya dengan warna dasar putih. (1.A.I) : Penjelasan arti : bentuk pelambang yang bersifat khas Daerah Maluku yang secara jelas sekali melambangkan dinamika gerak maju untuk mencapai tujuan atas dasar-dasar; a. Gotong royong b. Jiwa dan semangat persatuan c. Disiplin d. Pimpinan e. Kepastian tujuan Motto : Bersatu Manggurebe Maju merupakan intisari dari keseluruhan arti lambang tersebut. Jumlah bungkal batu pada dinding benteng yang masing-masing terdiri dari 18 dan 17 bungkal melambangkan 1817 (melambangkan memuncak semangat patriotik rakyat Maluku di bawah pimpinan Kapitan Pattimura untuk menentang penjajahan). Buah kelapa yang baru mekar sebanyak 17 buah, burung talang sebanyak 8 ekor dan daun sagu sebanyak 45 helai melambangkan angka keramat 178-1945 Pemerintahan Kota Ambon yang dipimpin oleh walikota Markus Jacob Papilaja dibagi atas 5 kecamatan, yaitu: Kecamatan Nusaniwe, Kecamatan Sirimau, Kecamatan Leitimur Selatan, Kecamatan Baguala, Kecamatan Teluk Ambon VISI DAN MISI VISI Visi Walikota dan Wakil Walikota periode 2011-2016 adalah : AMBON YANG MAJU, MANDIRI, RELIGIUS, LESTARI DAN HARMONIS BERBASIS MASYARAKAT MISI Menata dan meningkatkan profesionalisme birokrasi dalam pelayanan publik Meningkatkan mutu pendidikan dan pelayanan kesehatan yang berpihak pada masyarakat Menata dan meningkatkan lingkungan lestari berbasis partisipasi masyarakat

Memacu pertumbuhan ekonomi dan industri kerakyatan berbasis sumberdaya alam yang tersedia Meningkatkan kehidupan orang basudara di atas kearifan lokal Merevitalisasi penegakan hukum dan pranata sisoal masyarakat Suku Bangsa Terdapat banyak suku dan ras yang mendiami kota ini. Diantaranya adalah Arab, Buton (yang telah menetap hingga 5 generasi), Tionghoa yang pada mulanya datang untuk berdagang. Disamping itu terdapat pula Suku Minahasa, Jawa dan sebagian besar adalah Suku Alifuru yang merupakan penduduk asli Maluku. Dahulu kala, kota Ambon termasyur hingga keseluruh dunia dan menjadikan kota ini sebagai tempat tujuan bagi berbagai Kerajaan Eropa yang sedang melakukan eksplorasi. Tidak mengherankan bila banyak penduduk Ambon yang memiliki raut wajah yang mirip seperti orang Eropa dan Arab (sebagai akibat dari perkawinan campur para pendahulu mereka dimasa lalu) disamping denominasi dari ras Melanesia yang merupakan ras asli penduduk Ambon. Peluang Sejalan dengan pengembangan Kawasan Passo sebagai Kota Orde Kedua memiliki akses yang sangat besar untuk menciptakan peluang bagi investor mengembangkan sektor perdagangan dan jasa. Karena kawasan ini akan didukung dengan ketersediaan terminal transit serta adanya alokasi ruang yang cukup serta potensial bagi pengembangan permukiman baru sehingga peluang investasi yang memiliki prospek adalah pembangunan kawasan perdagangan dan jasa.

II. HASIL ANALISA


ANALISA STRATEGI SITUASI & KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN BERSATU, BERKEHIDUPAN KEBANGSAAN, DAN PERDAMAIAN ABADI DENGAN STUDI KASUS DI KOTA AMBON
STRATEGI PANCASILA
a.

BERSATU
1
Mengikat desa-desa muslim dan desa-desa kristen dengan perjanjian pela. Merasakan kegagalan model toleransi agama. Melaksanakan perjanjian pela dapat menjadi peluang sistem kekerabatan di ambon. Merasakan ancaman arus masuk muslim non-ambon. Menghormati antara umat beragama yang hidup berdampingan. Menurunnya toleransi beragama yang telah tertanam sejak jaman penjajahan. Mendapatkan kesempatan bersekolah di sekolah belanda bagi orang kristen saja. Menimbulkan perasaan lebih unggul, sampai dapat merusak hubungan muslim dengan kristen. Bersatu untuk membina rasa nasionalisme dalam Negara Kesatuan Republik Indonesia. Mengalami rusaknya persatuan karena suatu golongan. Mengakui dan menghargai keanekaragaman yang ada di Indonesia. Terpecahnya persatuan karena adanya perbedaan pendapat antar golongan. Melaksanakan musyawarah untuk mencapai mufakat. Memaksakan pendapat sendiri dapat menyebabkan perdebatan. Musyawarah dapat memberikan kebebasan untuk berpendapat pada setiap orang. Perbedaan pendapat dapat menimbulkan persaingan tidak sehat. a. b. c. d.

BERKEHIDUPAN KEBANGSAAN
2
Menghargai antar umat beragama. Merasakan perbedaan perilaku muslim dengan kristen. Menjalin kekerabatan antara muslim dengan kristen. Menggeser keseimbangan populasi dengan masuknya islam non-ambon. Memperlakukan sesuatu hal sebagaimana mestinya sesuai dengan nilai-nilai moral dalam hidup berbangsa. Meremehkan golongan yang kurang mampu dalam berkehidupan kebangsaan. Memperjuangkan keadilan dalam berkehidupan kebangsaan dengan menjalin kekerabatan. Merasa lebih unggul satu sama lain. a. b. c. d. a. b. c. d.

PERDAMAIAN ABADI
3
Menyatukan diri untuk melawan pengacau asing. Mudah tergoyahkan oleh pengaruh luar. Menggalang usaha untuk melepaskan diri dari pengacau asing, dengan kedua agama menyatukan diri. Melakukan gencatan senjata bila tidak bisa hidup berdampingan dengan damai. Menyelamatkan satu sama lain dari pengaruh pengacau asing. Mengganggu kepentingan kelompok lain. Menjadikan suatu daerah lebih damai dengan sistem kekerabatan. Perbedaan agama masih terus menjadi masalah yang dapat memecah perdamaian. Membina rasa nasionalisme untuk menjunjung perdamaian abadi. Mementingkan golongan masing-masing. Mempererat perdamaian dengan adanya kekerabatan antar muslim dan islam. Menigutamakan golongan masing-masing dapat memecah perdamaian dan persatuan. Menghargai pendapat yang muncul untuk mencapai mufakat. Pertikaian dapat timbul bila setiap individu selalu memaksakan pendapatnya. Musyawarah yang berjalan dengan baik dapat mengarah pada perdamaian. Mementingkan golongan masing-masing menandakan sosok yang tidak bijaksana. Menjunjung tinggi perdamaian abadi melalui keadilan seluruh rakyat. Mendahulukan rakyat dengan status soasial yang lebih tinggi. Mensejahterakan kehidupan bangsa melalui keadilan. Mendapatkan ketidakadilan masih dialami oleh sebagian rakyat.

Ketuhanan Yang Maha Esa

b. c. d. a. b.

a. b. c. d.

Kemanusiaan Yang Adil Dan Beradab

II

c. d. a.

Persatuan Indonesia

II I

b. c. d. a. b.

Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan

IV

c. d.

a. Membina rasa nasionalisme antar suku dan antar agama di setiap bangsa. b. Merasa lebih unggul di banding agama atau suku yang lain di suatu daerah tersebut. c. Mempererat rasa kebangsaan dari adanya perbedaan tersebut. d. Perpecahan dapat timbul dari perbedaan suku dan agama yang ada. a. Menghormati setiap pendapat yang muncul dari setiap individu. b. Tidak semua individu pendapatnya dapat diterima. c. Mengambil keputusan dengan cara musyawarah, memberi peluang pada setiap orang untuk mengeluarkan opininya. d. Mementingkan pendapat sendiri-sendiri dapat menimbulkan perpecahan.

a. b. c. d. a. b. c. d.

Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

a. Bersatu untuk mencapai masyarakat Indonesia yang adil dan makmur secara lahiriah ataupun batiniah. b. Keadilan masih belum bisa didapat pada setiap golongan. c. Merasakan keadilan dapat mempererat persatuan seluruh rakyat Indonesia. d. Mendapat perlakuan yang tidak adil dari adanya perbedaan golongan dan kesenjangan sosial.

a.

Setiap rakyat berhak mendapat keadilan dalam hidupnya untuk menuju kehidupan yang lebih layak. b. Pada kenyataannya, masih banyak rakyat yang belum mendapat keadilan. c. Keadilan membuat kehidupan bangsa lebih nyaman. d. Melihat dari sisi sosial seluruh rakyat, diskriminasi sosial masih sering terjadi.

a. b. c. d.

III. PENUTUP Kesimpulan : a. Indonesia memiliki keanekaragaman suku, adat, ras dan agama. b. Setiap warga negara Indonesia wajib saling menghormati dan menghargai perbedaan tersebut. c. Kekerabatan merupakan salah satu cara untuk mempersatukan perbedaan agama yang ada di kota Ambon. d. Setiap warga Negara memiliki hak yang sama. Saran : a. Sebagai Warga Negara Indonesia yang baik kita seharusnya dapat saling menghargai dan menghormati perbedaan yang ada agar tercipta kehidupan yang damai. b. Sistem kekerabatan yang ada di kota ambon sebaiknya dilaksanakan dengan sebaikbaiknya agar tidak timbul perpecahan. c. Tidak membeda-bedakan suku, adat, ras dan agama agar tercipta masyarakat yang adil. d. Melaksanakan musyawarah untuk mufakat.

TUGAS PANCASILA

Riani Putri 1102009243 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS KUIS ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN MAKNA IDEOLOGI NEGARA DAN PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA
STRATEGI PANCASILA MAKNA IDEOLOGI BAGI NEGARA 1 a. Toleransi beragama bagi setiap warga sesuai dengan Bhinneka tunggal ika b.Kebebasan menjalankan ibadah menurut keyakinanya masingI masing c. Keamanan bagi setiap rumah peribadatan d.Keterangan soal menjalankan ibadah a. Fakir miskin dan anak terlantar dijamin oleh negara b.Ijin mendirikan yayasan II kemanusiaan c. Subsidi pendidikan gratis bagi anak yang tidak mampu d.Mengurangi angka kemiskinan a. Kebebasan untuk ikut membela Negara b.Rasa nasionalisme III c. Modenitas yang berlaku d.Tidak untuk mendapatkan pendidikan a. Kemerdekaan berfikir dan mengeluarkan fikiran b.Adanya lembaga perwakilan rakyat IV c. Adanya pemeliharaan umum yang bebas d.Perbedaan ras menimbulkan perbedaan norma e. hak dan martabat bagi seluruh rakyat Indonesia f. kekayaan alam dijamin agar dipergunakan untuk kepentingan V rakyat g.membayar pajak dengan baik h.kemajuan subsidi pada seluruh aspek PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA 2 Peningkatan rasa syukutr terhadap Tuhan YME Saling menghormati antara umat beragama Hentikan perselisihan antara umat beragama Pembangunan dilandaskan terhadap Tuhan YME

a. b. c. d.

Ketuhanan yang mahas Esa

Kemanusiaan yang adil dan beradab

Persatuan Indonesia

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawarata n perwakilan

b. Peningkatan mutu pendidikan c. memperbaruhi dan meluaskan pendidikan d. Meningkatkan mutu pendidikan kesehatan gizi e. Mendahulukan bagi yang amembutuhkan pertolongan e. Politik yang stabil f. Rasa nasionalisme g. Perubahan-perubahan institusional dalam sistem pemerintahan dan politik h. Pemilu yang jurdil b. lembaga perwakilan masyarakat yang dapat dipercaya c. kebijakan pemerintah yang baik d. pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah e. pemilu yang jurdil a. kebijaksanaan program-program b. kemajuan sosial budaya yang meliputi seluruh aspek c. meningkatkan faktor produksi d. meningkatkan kemajuan teknologi

Keadilan social bagi seluruh rakyat indonesia

UJIAN TENGAH SEMESTER ANALISA STRATEGI DAN KONDISI PANCASILA DALAM SUMPAH DOKTER DILIHAT DARI ETIKA PANCASILA TERHADAP IDEOLOGI PANCASILA DENGAN STUDI KASUS DIKOTA CIREBON
STRATEGI PANCASILA Ketuhanan yang mahas Esa 1 a. b. c. d. Strategi Perencanaan 2 Mengadakan pendidikan agama Memperdalam kegamaan Memperlajari ajaran agama Memberi informasi keagamaan terhadap sesama Proses Prencanaan 4 a. Proses prencanaan berdasarkan ketuhanan YME b. Perencanaan perhubungan dengan ajaran agama c. Tidak bertanggung jawab dengan agama d. Meminta kemudahan untuk memutuskan hasil perencanaan a. tidak bertentangan dengan nilai-nilai kemanusiaan b.tidak bertentangan dengan norma-norma c. mewujudkan kemanusia yang adil dan beradap d.harus memikirkan hak dan kewajiban a. perencanaan membutuhkan gotong-royong antara sesama masyarakat b.masyarakat Indonesia harus bersatu c. meningkatkan kesatuan dan persatuan d.menjungjung tinggi persatuan a. perencanaan harus adil merata b.perencanaan harus dapat dinikmati oleh seluruh rakyat c. harus memenuhi asas keadilan sosial d.hasil perencanaan harus merata a. perencanaan harus adil merata b.perencanaan harus dapat dinikmati oleh seluruh rakyat c. harus memenuhi asas keadilan sosial d.hasil perencanaan harus merata

Kemanusiaan yang adil dan beradab

II

a. menghargai pendapat masyarakat b. tidak melanggar nilai-nilai kemanusiaan c. memaksimalkan sumber daya alam d. meningkatkan sumber daya manusia a. b. c. d. Memiliki tujuan yang sama Memajukan bangsa Bekerjasama Saling menghargai

Persatuan Indonesia

III

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan Keadilan social bagi seluruh rakyat indonesia

IV a. Menampung ide-ide masyarakat b. Masyarakat percaya oleh pemerintah c. Mempormosikan pembangunan d. Memperhatikan kepentingan masyar4ak V a. Bersikap adil untuk masyarakat b. Melakukan peninjauan kedaerah terpencil c. Meningkatkan sarana pelatihan d. Memperbaharui pembangunan

TUGAS MANDIRI I. PENDAHULUAN KOTA CIREBON 1. GEOGRAFIS 641S 10833E pantai Utara Pulau Jawa, bagian timur Jawa Barat, memanjang dari barat ke timur 8 kilometer, Utara ke Selatan 11 kilometer dengan ketinggian dari permukaan laut 5 meter (termasuk dataran rendah). Kota Cirebon dapat ditempuh melalui jalan darat sejauh 130 km dari arah Kota Bandung dan 258 km dari arah Kota Jakarta. Letaknya yang berada di wilayah pantai menjadikan Kota Cirebon memiliki wilayah dataran yang lebih luas dibandingkan dengan wilayah perbukitannya. Luas Kota Cirebon adalah 3.754 km2 dengan dominasi penggunaan lahan untuk perumahan (32%) dan tanah pertanian (38%). Wilayah Kotamadya Cirebon Sebelah Utara dibatasi Sungai Kedung Pane, Sebelah Barat dibatasi Sungai Banjir Kanal, Kabupaten Cirebon, Sebelah Selatan dibatasi Sungai Kalijaga, Sebelah Timur dibatasi Laut Jawa. Sebagian besar wilayah merupakan dataran rendah dengan ketinggian antara 0-2000 dpl, sementara kemiringan lereng antara 0-40 % dimana 0-3 % merupakan daerah berkarateristik kota, 3-25 % daerah transmisi dan 25-40 % merupakan pinggiran. Kota ini dilalui oleh beberapa sungai di antaranya Sungai Kedung Pane, Sungai Sukalila, Sungai Kesunean, dan Sungai Kalijaga. 2. ETIMOLOGI Cirebon dikenal dengan nama Kota Udang dan Kota Wali. Selain itu kota Cirebon disebut juga sebagai Caruban Nagari (penanda gunung Ceremai) dan Grage (Negeri Gede dalam bahasa jawa cirebon berarti kerajaan yang luas). Sebagai daerah pertemuan budaya Jawa dan Sunda sejak beberapa abad silam, masyarakat Cirebon biasa menggunakan dua bahasa, bahasa Sunda dan Jawa. Nama Cirebon berasal dari kata Caruban, dalam Bahasa Jawa yang berarti campuran (karena budaya Cirebon merupakan campuran dari budaya Sunda, Jawa, Tionghoa, dan unsur-unsur budaya Arab) atau bisa juga berasal dari kata Ci yang artinya air atau sungai dan Rebon yang artinya udang dalam Bahasa Sunda (karena udang merupakan salah satu hasil perikanan Kota Cirebon). 3. KEPENDUDUKAN Penduduk Kabupaten Cirebon pada tahun 2008 adalah sebanyak 2.144.558 dan dengan luas wilayah administratif 990,36 km2 maka rata-rata kepadatan penduduk di wilayah Kabupaten Cirebon adalah sebesar 2.165 jiwa/km2. Dari total penduduk tersebut, diperoleh angka sex rasio sebesar 99,9. Kepadatan penduduk di masing-masing Kecamatan juga menunjukkan ketidakmerataan. Hal ini disebabkan kondisi dan potensi masing-masing wilayah kecamatan yang tidak sama. Makin padatnya penduduk cenderung di pusat kota kecamatan dan daerah perkotaan, dimana banyak terdapat kegiatan-kegiatan ekonomi masyarakat di berbagai bidang usaha yang dapat memberikan lapangan pekerjaan seperti perdagangan, industri, pengangkutan, pertanian, pertambangan, pemerintahan, jasa-jasa dan lain-lain. Pada tahun 2009 kecamatan dengan jumlah penduduk terbesar adalah Kecamatan Gunung Jati sebanyak 89.041 jiwa dan Kecamatan Sumber sebanyak 85.666 jiwa, sedangkan jumlah penduduk terkecil adalah Kecamatan Pasaleman yaitu 30.120 jiwa.

4. MATA PENCAHARIAN No. 1. 2. 3. 4. 5. Jumlah Mata Pencaharian Buruh Tani Petani Swasta PNS TNI/Polri Jiwa 200.000 140.000 66.000 22.000 4.500 432.500 % 46,3 32,4 15,2 5,1 1,0 100

5. KESENIAN DAN BUDAYA Kebudayaan yang melekat pada masyarakat Kota Cirebon merupakan perpaduan berbagai budaya yang datang dan membentuk ciri khas tersendiri. Hal ini dapat dilihat dari beberapa pertunjukan khas masyarakat Cirebon antara lain Tarling, Tari Topeng Cirebon, Sintren, Kesenian Gembyung dan Sandiwara Cirebonan. Kota ini juga memiliki beberapa kerajinan tangan di antaranya Topeng Cirebon, Lukisan Kaca, Bunga Rotan dan Batik. Salah satu ciri khas batik asal Cirebon yang tidak ditemui di tempat lain adalah motif Mega Mendung, yaitu motif berbentuk seperti awan bergumpal-gumpal yang biasanya membentuk bingkai pada gambar utama. Motif Mega Mendung adalah ciptaan Pangeran Cakrabuana (1452-1479), yang hingga kini masih kerap digunakan. Motif tersebut didapat dari pengaruh keraton-keraton di Cirebon. Karena pada awalnya, seni batik Cirebon hanya dikenal di kalangan keraton. Sekarang dicirebon, batik motif mega mendung telah banyak digunakan berbagai kalangan. Selain itu terdapat juga motif-motif batik yang disesuaikan dengan ciri khas penduduk pesisir 6. PARIWISATA - Keraton Kasepuhan - Keraton Kecirebonan - Lebih kurang 5 Km ke arah barat dari jantung kota Cirebon, tepatnya dikelurahan Graksan, terhampar bangunan yang unik. - Taman Kalijaga. - Mesjid Agung. - Taman Ade Irma Suryani DAFTAR PUSTAKA - http://www.jabarprov.co.id - http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Cirebon - http://www.cirebonkota.go.id/

II. HASIL ANALISA


ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT MERDEKA, PERDAMAIAN ABADI, DAN MEMAJUKAN KESEJAHTERAAN UMUM DI KOTA CIREBON STRATEGI PANCASILA MERDEKA PERDAMAIAN ABADI MEMAJUKAN KESEJAHTERAAN UMUM

1
a. Setiap warga bebas memilik agama yang diyakininya dan menjalankannya b. Tidak saling menghormati antara umat beragama c. Toleransi yang tinggi antar umat beragama d. Pemaksaan umat agama lain untuk pindah agama a. Fakir miskin dan anak jalanan dijamin oleh negara b. Kurangnya perhatian terhadap kalangan kurang mampu c. Pemberian subsidi untuk pendidikan anak-anak yang kurang mampu d. Penggunaan dana-dana subsidi oleh golongan-golongan tertentu untuk kepentingan pribadi a. Negara melindungi kebudayaan yang dimiliki b. Rusaknya persatuan karena suatu golongan me c. Menjalankan hak dan kebebasan tanpa mengganggu hak dan kebebasan orang lain d. Terpecahnya persatuan dikarenakan adanya sedikit perbedaan a. Berhak untuk mengeluarkan pendapat dan mendirikan organisasi b. Perbedaan pemikiran menyebabkan pertikaian c. Munculnya kelompok-kelompok yang memajukan bangsa d. Persaingan tidak sehat antar kelompok i. Bebas dari perilaku penyiksaan baik lahir maupun batin j. Mendapat perlakuan diskriminatif dari suatu golongan k. Memiliki rasa aman dari ancaman dan ketakutan l. Adanya perbedaan derajat dan tingginya kesenjangan sosial a. b. c. d. a. b. c. d.

2
Saling membahu antar umat beragama Membeda-bedakan perlakuan bagi warga dengan agama yang berbeda Rasa aman dan damai antar umat beragama Rasa superior terhadap agama lain Persamaan derajat bagi semua warga Mengganggu hak orang lain Timbulnya rasa aman dan damai Adanya kelompok yg mengutamakan kepentingan golongan Tumbuhnya rasa nasionalisme Rasa superior terhadap suku lain Perbedaan adat semakin mempererat rasa kebangsaan Perbedaan adat menimbulkan pertentangan

3
a. Pembangunan tempat ibadat bersama b. Penerimaan pekerja dengan memilah latar belakang suku dan agama c. Saling menghormati setiap hari besar d. Menggunakan agama sebagai alasan untuk memisahkan diri a. Berhak memperoleh ilmu pengetahuan b. Kurangnya subsidi untuk pendidikan c. Mengembangkan pengetahuan untuk kesejahteraan hidup d. Hak tertekan oleh kepentingan golongan a. Menggunakan lebih banyak SDM dalam negri b. Lebih memilih barang-barang impor c. Memajukan keadaan ekonomi bangsa d. Banyaknya pengangguran

Ketuhanan yang maha Esa

II Kemanusiaan yang adil dan beradab

a. b. c. d.

Persatuan Indonesia

III

a. b. c. d. a. b. c. d.

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

IV

Menghormati setiap pihak yang memberi pendapat Tidak mengindahkan pendapat dari golongan lain pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah saling mementingkan golongan masing-masing Pemerintah mengayomi rakyatnya Perbedaan hak yang diterima rakyat berdasarkan derajatnya Hukum berlaku bagi setiap warga Perbedaan hukum yang berlaku disebabkan perbedaan derajat, jabatan dan keuangan

a. menggambingkan ide-ide untuk mencapai kesejahteraan bersama b. Menggunakan ide-ide hanya untuk golongan sendiri c. Memecahkan masalah sosial d. Menggunakan ide bersama untuk kepentingan golongan a. b. c. d. Setiap warga mendapat penghasilan yang sesuai dengan pekerjaannya Pemerasan tenaga oleh kelompok tertentu Mencapai kesejahteraan umum bagi bangsa Kecurangan dalam menentukan keputusan

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia

III. Penutup Kesimpulan : - Setiap warga memiliki hak yang dibatasi oleh kewajiban dan hak-hak orang lain - Seluruh warga meningkatkan perekonomian kota dengan usaha dibidang pertanian - Masyarakat kurang berusaha melestarikan kesenian dan budaya dari kota tersebut. - Pemerintahannya tidak menggunakan anggaran dengan sebaik-baiknya Saran : - Hendaknya diselenggarakan festival untuk melestarikan kesenian dan budaya. - Menggunakan produk dari kota sendiri untuk meningkatkan perekonomian.

TUGAS PANCASILA

Ridnia Nur Istiqomah 1102009245 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS KUIS
ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN IDEOLOGI DAN MAKNA IDEOLOGI BAGI NEGARA
Strategi Pancasila a. Ketuhanan Yang Maha Esa b. I c. a. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab b. II c. a. Persatuan Indonesia b. III c. a. IV Pengertian Ideologi 1 Menciptakan kehidupan yang berlandaskan pada Ketuhanan Yang Maha Esa Tidak melanggar norma agama dalam menjalankan hak dan kewajibannya Banyaknya rakyat Indonesia yang tidak menggunakan prinsip etika politik dan nilai agama Kekuasaan yang memiliki hati nurani, yaitu keadilan dan kemakmuran rakyat Bersikap bijaksana dalam menyelesaikan suatu persoalan dalam masyarakat Pancasila dijadikan landasan penting dalam melaksanakan tugas sebagai warga negara Indonesia Adanya kesadaran bangsa Indonesia untuk hidup bergotong-royong Menciptakan rasa saling menghormati sebagai sesama bangsa Indonesia Kekuasaan yang beretika pancasila dapat memelihara kerukunan masyarakat Makna Ideologi bagi Negara 2 Pemimpin yang mampu mengatur dan mengorganisasi orang banyak dengan keimanan kepada Tuhan Adanya perbedaan dalam bersikap berdasarkan perbedaan status sosial dalam masyarakat Adanya kinerja yang tidak berlandaskan pada nilai-nilai agama Tidak mengembangkan kesejahteraan dengan baik Kehidupan rakyat Indonesia yang kurang berlandaskan pada keadilan Mendahulukan kepentingan rakyat banyak Hilanganya ketertiban umum dan keselamatan rakyat sebagai akibat tidak menjalankan normanorma yang berlaku Kurangnya kepedulian antar sesama untuk saling tolong-menolong Menanamkan sikap ikhlas dan saling percaya untuk saling tolong-menolong Adanya norma yang mengukur tindakan manusia Wakil rakyat menggunakan hati dan moral dalam melaksanakan tugas Melaksanakan kekuasaan tanpa mengindahkan norma-norma yang berlaku Lebih terbuka dalam mengambil kebijakan Bekerja sebaik-baiknyabsesuai profesi dan saling menghargai Dalam menjalankan tugas, memprioritaskan kepentingan umum diatas kepentingan pribadi

a. b. c. a. b. c. a. b. c. a. b. c.

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permuyawarat an Perwakilan Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

Adanya peraturan dan undang-undang yang mengatur hak dan kewajiban sebagai warga negara Indonesia b. Bijaksana dalam bekerja dan mengambil keputusan c. Kurangnya pelaksanaan pancasila sebagai pedoman dalam beradaptasi di masyarakat a. Kesadaran bahwa adanya persamaan hak antar sesama warga Indonesia b. Kekuasaan adalah amanat rakyat sehingga akan melahirkan martabat bangsa yang berkeadilan c. Berusaha bersikap seadil mungkin dalam bertugas

a. b. c.

Kesimpulan : a. Dalam mencapai suatu keputusan diperlukan adanya musyawarah untuk mencapai kesepakatan bersama. b. Ideologi merupakan modal awal untuk membangun suatu negara. c. Ideologi mengandung nilai-nilai bangsa Indonesia, yaitu cara berfikir dan cara kerja perjuangan. d. Diperlukan rasa kepedulian untuk mewujudkan persatuan bangsa. Saran : a. Rakyat Indonesia harus menjunjung tinggi ideologi nasional. b. Rakyat Indonesia harus bersikap kritis untuk menentukan arah kebijakan pemerintah. c. Mengambil keputusan dengan memperhatikan kepentingan masyarakat secara keseluruhan. d. Adanya keselarasan antara keimanan dan penerapannya dalam kehidupan sehari-hari.

UJIAN TENGAH SEMESTER


ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI SUMPAH PEMUDA DALAM SUMPAH DOKTER DILIHAT DARI ETIKA PANCASILA TERHADAP IDEOLOGI NASIONAL MENURUT KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP PASIEN, KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP TEMAN SEJAWAT DAN TERHADAP DIRI SENDIRI DENGAN STUDI KASUS DI KOTA SOLO
Strategi Pancasila a. b. Ketuhanan Yang Maha Esa I c. d. Kewajiban Terhadap Pasien 1 Sebagai dokter harus siap untuk membaktikan hidupnya guna kepentingan perikemanusiaan Sebagai dokter harus rela berkorban dan siap jika suatu saat nanti diminta sebagai relawan korban bencana alam Sebagai dokter harus mengutamakan kesehatan pasien Sebagai dokter tidak boleh membeda-bedakan pasien Dokter harus selalu bersikap adil dan tidak mebeda-bedakan pasiennya Dokter harus menghormati setiap hidup insani Dokter menjalankan tugasnya dengan cara yang terhormat dan bersusila Tidak mempergunakan pengetahuan dan ilmu yang didapat untuk sesuatu yang bertentangan dengan perikemanusiaan Sebagai dokter seharusnya senantiasa mengutamakn kesehatan pasien Dokter bisa menjaga rahasia pasiennya Sebagai dokter tidak boleh bersikap acuh tak acuh jika pasiennya membutuhkan bantuan Sebagai dokter tidak boleh mengharap pamrih dari pasiennya Dokter harus menghormati hidup insani mulai dari saat pembuahan Dokter akan menjalankan tugasnya dengan cara terhormat dan bersusila sesuai dengan martabat pekerjaan sebagai dokter Dokter harus mengutamakn kesehatan pasien Dokter tidak boleh bersikap tidak adil terhadap pasien Dokter akan menjalankan tugasnya dengan mengutamakan kepentingan masyarakat Dokter tidak boleh membuka rahasia pasien kepada siapapun Dokter harus mengutamakn kesehatan pasien Dokter harus menghormati dan menyayangi pasiennya a. Kewajiban Terhadap Teman Sejawat 2 Dokter harus selalu memiliki sifat toleransi dan saling menyayangi terhadap teman sejawat Dokter tidak boleh menunjukkan sikap arogan dan egois terhadap teman sejawat Sebagai dokter harus saling menghormati dan tidak saling menjatuhkan Harus selalu bersikap baik terhadap teman sejawat Dokter akan memperlakukan teman sejawat sebagaimana dirinya ingin diperlakukan Tidak saling menjatuhkan antar sesama teman sejawat Sebagai dokter tidak seharusnya mengambil alih pasien yang sedang ditangani oleh teman sejawatnya Sebagai dokter hendaknya bersikap baik terhadap teman sejawatnya Dokter seharusnya tidak saling menjatuhkan Sebagai dokter tidak boleh mengaharapkan imbalan jika teman sejawatnya meminta bantuan Sebagai dokter harus memiliki tenggang rasa kepada teman sejawatnya Memperlakukan teman sejawatnya sebaik mungkin Dokter akan memperlakukan teman sejawatnya dengan baik Dokter tidak boleh saling menjatuhkan Dokter harus bersikap ramah sesama teman sejawatnya Dokter harus bersikap baik dan tidak membeda-bedakan Dokter harus memiliki sifat toleransi Dokter harus bersikap tenggang rasa Dokter harus bersikap adil Dokter harus saling menyayangi kepada teman sejawat Kewajiban Terhadap Diri Sendiri 3 Sebagai dokter saya akan menimba ilmu sampai kapanpun untuk kemajuan ilmu kedokteran Sebagai dokter harus menjaga sikap dan selalu berbuat baik Sebagai dokter jangan pernah malas untuk belajar dan mencari tahu Sebagai dokter harus selalu menjaga kesehatannya Sebagai dokter saya akan memelihara dengan sekuat tenaga martabat dan tradisi luhur jabatan kedokteran Saya akan menjalankan tugas saya dengan cara yang terhormat dan bersusila Saya akan memegang teguh amanah yang telah diberikan Saya akan mengamalkan ilmu yang telah saya dapat Saya akan menghormati jabatan saya sebagai dokter Saya akan menjalankan pekerjaan sesuai dengan bidang ilmu yang sudah dipelajari Saya akan mengamalkan ilmu yang telah didapat Saya akan mentaati dan mengamalkan Kode Etik Kedokteran Indonesia yang berdasarkan Pancasila Menghormati diri sendiri Menjaga kesehatannya Belajar terus menerus Menjalakn ibadah

a.

b.

b. c. d. a.

c. d.

a. b. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab c. II d.

a.

b. c.

b.

c. d. a. b.

d. a. b.

a. b. Persatuan Indonesia III c. d.

c. d. a. b. c. d. a. b. c. d.

c. d.

a. Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permuyawaratan Perwakilan b. IV c. d. a. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia b. V c. d.

a. b. c. d.

a. b. c. d.

Mengamalkan ilmunya Dokter harus selalu menimba ilmu Harus selalu menjaga wibawa Harus selalu berbuat baik

Pola Pikir Pancasila

UUD 1945

Sumpah Dokter

Dokter

Masyarakat PENUTUP Saran a. Dokter harus bisa bersikap adil dan tidak mebeda-bedakan pasien b. Dokter harus menjunjung tinggi Ikrar yang telah diucapkan c. Dokter harus selalu melindungi rahasia pasien d. Dokter harus bersikap baik Kesimpulan a. Dokter selalu menjaga amanah yang telah diberikan b. Dokter harus selalu bersikap baik kepada siapapun c. Dokter harus menjaga amanah d. Dokter harus bersikap adil

Pasien

TUGAS MANDIRI
I. PENDAHULUAN

1. KOTA SURAKARTA (SOLO) Nama Surakarta digunakan dalam konteks formal, sedangkan nama Solo untuk konteks informal. Surakarta, juga disebut Solo atau Sala, adalah kota yang terletak di provinsi Jawa Tengah Indonesia yang berpenduduk 503.421 jiwa (2010) dan kepadatan penduduk 13.636/km2. Kota dengan luas 44 km2 ini terletak diantara 110 45 15 110 45 35 Bujur Timur dan 70 36 70 56 Lintang Selatan. Surakarta berbatasan dengan Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Boyolali di sebelah utara, Kabupaten Karanganyar dan Kabupaten Sukoharjo di sebelah timur dan barat, dan Kabupaten Sukoharjo di sebelah selatan. Tanggal 16 Juni merupakan hari jadi Pemerintahan Kota Surakarta . Secara de facto tanggal 16 Juni 1946 terbentuk Pemerintah Daerah Kota Surakarta yang berhak mengatur dan mengurus rumah tangganya sendiri, sekaligus menghapus kekuasaan Kerajaan Kasunanan dan Mangkunegaran. Semboyan Surakarta adalah BERSERI (Bersih, Sehat, Rapi, dan Indah). 2. VISI MISI KOTA SURAKARTA (SOLO) Visi: Terwujudnya Kota Sala sebagai Kota Budaya yang bertumpu pada potensi Perdagangan, Jasa , Pendidikan, Pariwisata dan Olah Raga. Misi : Revitaisasi kemitraan dan partisipasi seluruh komponen masyarakat dalam semua bidang pembangunan , serta perekatan kehidupan bermasyarakat dengan komitmen cinta kota yang berlandaskan pada nilai-nilai Sala Kota Budaya. Meningkatkan kualitas sumber daya manusia yang memiliki kemampuan dalam pengusahaan dan pendaya gunaan ilmu pengetahuan, teknologi dan seni, guna mewujudkan inovasi dan integrasi masyarakat madani yan g berlandas kan keTuhanan Yang Maha Esa. Mengembangkan seluruh kekuatan ekonomi Daerah, sebagai pemacu tumbuhan dan berkembangnya ekonomi rakyat yang berdaya saing tinggi, serta mendaya gunakan potensi pariwisata dan teknologi terapan yang akrap lingkungan. Membudayakan peran dan fungsi hukum, pelaksanaan Hak Asasi Manusia dan demokratisasi bagi seluruh elemen masyarakat, utamanya para penyelenggara pemerintahan.
II. METODE ANALISA

http://www.surakarta.go.id. http://id.wikipedia.org/wiki/Batik http://id.wikipedia.org/wiki/Keraton_Surakarta http://id.wikipedia.org/wiki/Kota_Surakarta http://andhysukma.com/kuliner-makanan-khas-solo/. Buku Pendidikan Pancasila di Perguruan Tinggi, Bab 4: Pancasila Sebagai Ideologi Nasional. Pakubuwono's kraton of Surakarta: Short guide to Surakarta's grandeur : the palace of the Susuhunans Pakubuwono (1980) No contributors listed. Jakarta: Proyek Pengembangan Sarana Wisata Budaya Surakarta.

Linda Carolina Brotodjojo, "Jajanan Kaki Lima Khas Solo", Gramedia 2008, ISBN 9789792241433.

III. HASIL ANALISA

ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN BERSATU, ADIL, DAN MAKMUR DI KOTA SURAKARTA (SOLO)
Strategi Pancasila a. b. c. Ketuhanan Yang Maha Esa I d. Bersatu 1 Pancasila sebagai simbol dan keutuhan umat beragama Indonesia Masih adanya pelanggaran hukum yang telah dibuat Sering terjadi perpecahan atau konflik suku agama dan ras Pancasila sebagai hukum nasional yang berlaku baagi umat beragama dan suku Indonesia a. b. c. Adil 2 Tidak membedakan status sosial sebagai sesama mahluk Tuhan Adanya perbedaan dalam bersikap berdasarkan perbedaan status sosial dalam masyrakat Berusaha bersikap seadil mungkin dalam menjalankan amanahnya sebagai mahluk Tuhan Adanya kinerja pemerintah yang tidak berlandaskan pada nilainilai agama a. Makmur 3 Mengembangkan sikap hormat menghormati dan bekerjasama antara pemeluk agama dengan penganut kepercayaan berbeda-beda terhadap Tuhan yang Maha Esa Masih adanya sikap saling tidak menghormati terhadap pemeluk agama yang berbeda Bebas memeluk kepercayaan dan agama sesuai keinginan nurani manusia Masih adanya melecehkan kepercayaan agama lain,dengan dalih agama yang dianutnya adalah yang paling benar

b. c. d.

d.

a. b. Kemanusiaan yang Adil dan Beradab II c. d.

Saling menolong terhadap bangsa Indonesia yang dilanda musibah Masih adanya sikap acuh tak acuh terhadap sesama yang terkena musibah Bersatu menjaga Indonesia dari segala bentuk ancaman dri luar Bersikap diam dan tidak peduli apabila Indonesia mendapatkan ancaman dari negara luar

a. Mendahulukan kepentingan rakyat banyak b. Bersikap adil dalam memberikan pertolongan c. Kurangnya penerapan prinsip keadilan d. Kehidupan Rakyat Indonesia yang kurang berlandaskan pada keadilan

a. Mengandung nilai satu derajat dengan mahkluk Tuhan lainnya b. Melecehkan dan merendahkan makhluk tuhan lainnya c. Mempunyai sikap bertoleransi dan saling mencintai sesama makhluk Tuhan lainnya d. Mempunyai sikap arogan dan sombong terhadap manusia yang tidak mengenal peradaban a. Bangsa Indonesia hadir untuk mewujudkan kasih sayang kepada segenap suku bangsa dari Sabang sampai Merauke b. Tidak adanya pemerataan sosial di seluruh wilayah Indonesia c. Perbedaan suku,bangsa dan agama dijadikan alasan yang kuat untuk persatuan Indonesia d. Perbedaan suku,bangsa dan agama dijadikan alat untuk perpecahan bangsa

Persatuan Indonesia

III

a. Bersama-sama menjaga keutuhan NKRI dari tangan penjajah b. Diam dan tidak peduli terhadap keutuhan wilayah NKRI c. Bersama sama membangun Indonesia untuk menjadi negara yang damai,makmur dan merata d. Peduli dan hanya membangun wilayah daerah tempat lahir tidak keseluruhan NKRI a. Hidup berdampingan dengan orang lain atas dasar tujuan dan kepentingan bersama b. Hidup dengan melaksanakan dan mengejar kepentingan personal c. Berpikir dengan kondisi sosial untuk mencapai tahapan yang lebih tinggi sebagai bangsa Indonesia d. Berpikir diri sendiri untuk meningkatkan kualitas diri sendiri a. Adanya persamaan dan menghargai hasil karya orang lain b. Meniru dan mencontek hasil karya yang sudah ada c. Menanamkan sikap gotong royong untuk membantu sesama rakyat Indonesia d. Adanya sikap individual yang tinggi untuk mencapai kepentingan sendiri

a. Bekerja dengan keikhlasan unutk bangsa dan negara b. Hilangnya ketertiban umum dan keselamatan rakyat sebagai akibat tidak menjalankan normanorma yang berlaku c. Menanamkan sikap ikhlas dan saling percaya untuk saling tolong-menolong d. Kurangnya kepedulian antar sesama untuk saling tolongmenolong a. b. c. d. Wakil rakyat menggunakan hati dan moral dalam melaksanakan tugas. Melaksankan kekuasaan tanpa mengindahkan norma-norma yang berlaku Adanya norma yang mengukur tindakan manusia Adanya pemerintahan yang memakai kekuasaannya di luar hukum

a. Mempunyai persatuan nasional yang


kuat

Kerakyatan yang Dipimpin oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permuyawarat an Perwakilan

b. Tidak adaanya persatuan nasional


yang kuat,yang ada persatuan daerah yang kuat c. Prinsip kebijaksanaan yang diputuskan untuk bermanfaat bagi kepentingan rakyat banyak d. Prinsip kebijaksanaan hanya dilakukan untuk kepentingan personal dan keluarga a. Kemakmuran yang merata bagi seluruh rakyat Indonesia dalam arti dinamis dan meningkat b. Kemakmuran ahanya dapat dinikmati oleh kalangan elit dan bangsawan c. Terwujudnya keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia merupakan cita cita bernegara dan berbangsa d. Terjadinya ketimpangan sosial yang tinggi terhadap daerah daerah di Indonesia

IV

Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

a. Bekerja sebaik-baiknya sesuai profesi dan saling menghargai b. Banyaknya korupsi kolusi dan nepotisme c. Dalam menjalankan tugas, memprioritaskan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi d. Adanya kinerja pemerintah yang tidak merata

IV. PENUTUP

Kesimpulan a. Pancasila sebagai suatu Ideologi sedapat mungkin tidak dijadikan sesuatu yang sifatnya Utopis dan Pragmatis belaka namun harus bersifat Universal dan tetap. b. Pancasila penjabaran realisasinya senantiasa dieksplisitkan secara dinamis reformatif yang sesuai dengan dinamika aspirasi masyrakat Indonesia. c. Ideologi pancasila harus tetap diarahkan sesuai koridornya sebagai jiwa bangsa Indonesia yang luhur. d. Pancasila adalah pandangan hidup bangsa dan dasar negara Republik Indonesia. Pancasila juga merupakan sumber kejiwaan masyarakat dan negara Republik Indonesia. Maka manusia Indonesia menjadikan pengamalan Pancasila sebagai perjuangan utama dalam kehidupan kemasyarakatan dan kehidupan kenegaraan. e. Dengan mempertahankan ideologi Pancasila sebagai dasar negara, jika melaksanakannya dengan baik, maka perwujudan untuk menuju negara yang aman dan sejahtera pasti akan terwujud. Saran a. Diharapkan kepada mahasiswa agar dapat mengerti arti pancasila sebagai sebuah Ideologi Nasional. b. Seharusnya kita dapat menyadari bahwa Pancasila merupakan falsafah negara kita Republik Indonesia, maka kita harus menjungjung tinggi dan mengamalkan sila-sila dari Pancasila tersebut dengan setulus hati dan penuh rasa tanggung jawab. c. Untuk mengembangkan nilai-nilai Ideologi Pancasila, diperlukan usaha yang cukup keras. Salah satunya kita harus memiliki rasa nasionalisme yang tinggi. Selain itu, kita juga harus mempunyai kemauan yang keras guna mewujudkan negara Indonesia yang aman, makmur dan nyaman bagi setiap orang yang berada di dalamnya. d. Pancasila adalah sendi, asas, dasar atau peraturan tingkah laku yang penting dan baik. Secara singkat dapat diuraikan bahwa kedudukan pancasila adalah sebagai dasar Negara RI. Untuk mengatur pemerintahan dan penyelenggaraan Negara, sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia dan sebagai ligature bangsa Indonesia. e. Kesetiaan ini akan semakin kokoh apabila kita rakyat Indonesia mengakui dan menyakini kebenaran, kebaikan dan keunggulan pancasila sepanjang masa.

TUGAS PANCASILA

Sandri 1102009258 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS KUIS
ANALISA STRATEGI, SITUASI, DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN MAKMUR DAN ADIL
Strategi Pancasila a. b. Ketuhanan Yang Maha Esa I c. d. Makmur 1 Selalu berserah diri kepada Allah dalam menjalankan setiap tugasnya Dalam menjalankan tugasnya pemerintah kurang amanah Tidak melanggar norma agama dalam menjalankan hak dan kewajibannya Tidak menerapkan sikap jujur dalam kehidupan bermasyarakat Adil 2 Tidak membedakan status sosial sebagai sesama mahluk Tuhan Adanya perbedaan dalam bersikap berdasarkan perbedaan status sosial dalam masyrakat Berusaha bersikap seadil mungkin dalam menjalankan amanahnya sebagai mahluk Tuhan Adanya kinerja pemerintah yang tidak berlandaskan pada nilai-nilai agama Mendahulukan kepentingan rakyat banyak Kehidupan rakyat indonesia yang kurang berlandaskan pada keadilan Bersikap adil dalam memberikan pertolongan Kurangnya penerapan prinsip keadilan

a. b. c. d. a. b. c. d.

Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab

II

Persatuan Indonesia

III

a. Memberantas kasus KKN yang banyak terjadi di Indonesia b. Kewibawaan penguasa yang kurang meyakinkan bagi masyarakat c. Adanya transparansi anggaran negara kepada masyarakat d. Tidak adanya penerapan etika berpolitik yang adil a. Budi luhur penguasa tampak dalam cara ia menjalankan pemrintahannya b. Kultur politik yang kurang dinamis, dewasa, dan harmonis c. Kekuasaan yang beretika pancasila dapat memelihara kerukunan masyarakat d. Membentuk sikap saling percaya antar individu a. Jujur dalam melaksanakan tugas kepemimpinannya pada negara b. kekuasaan yang menyimpang akan merusak tatanan kerukunan masyarakat c. Mengutamakan kepentingan umum diatas kepentingan individu d. kekuasaan yang kurang berlandaskan kejujuran a. Menanamkan sikap saling percaya antar sesama bangsa indonesia b. Kurangnya rasa kepercayaan masyarakat terhadap pemerintahan c. Kekuasaan adalah amanat rakyat sehingga akan melahirkan martabat bangsa yang berkeadilan d. Wakil rakyat yang menyimpangkan anggran dana negara

a. Bekerja dengan keikhlasan unutk bangsa dan negara b. Hilangnya ketertiban umum dan keselamatan rakyat sebagai akibat tidak menjalankan normanorma yang berlaku c. Menanamkan sikap ikhlas dan saling percaya untuk saling tolong-menolong d. Kurangnya kepedulian antar sesama untuk saling tolong-menolong a. Wakil rakyat menggunakan hati dan moral dalam melaksanakan tugas. b. Melaksankan kekuasaan tanpa mengindahkan norma-norma yang berlaku c. Adanya norma yang mengukur tindakan manusia d. Adanya pemerintahan yang memakai kekuasaannya di luar hukum a. Bekerja sebaik-baiknya sesuai profesi dan saling menghargai b. Banyaknya korupsi kolusi dan nepotisme c. Dalam menjalankan tugas, memprioritaskan kepentingan umum di atas kepentingan pribadi d. Adanya kinerja pemerintah yang tidak merata

Kerakyatan yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan Dalam Permusyawaratan Perwakilan

IV

Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

1. Kesimpulan
a) Mengetahui Pancasila yang benar, mengamalkan sesuai dengan fungsinya, dan kemudian kita amankan [ jiwa, semangat, perumusan, sistematika yang sudah tepat itu tidak diubah ubah apalagi dihapus atau diganti dengan paham yang lain ]. b) mengambil serangkaian tindakan intelektual dan bertanggung jawab sesuai dengan hati nuraninya pada bidang profesi masing-masing. c) kemampuan untuk memaknai peristiwa sejarah dan nilai-nilai budaya bangsa untuk menggalang persatuan Indonesia. d) Lulusan pendidikan pancasila adalah seperangkat tindakan intelektual, penuh tanggung jawab sebagai seorang warga negara dalam memecahkan berbagai masalah dalam hidup bermasyarakat, berbangsa dan bernegara dengan menerapkan pemikiran yang berlandaskan nilai-nilai Pancasila. 2. Saran-saran a) aspek penyelenggaraan dalam setiap aspek penyelenggaraan negara harus bersumber pada nilai nilai Pancasila, termasuk sistem peraturan perundang undangan di Indonesia. b) Pancasila sebagai pandangan hidup bangsa Indonesia adalah jati diri dan kepribadian bangsa yang merupakan kristalisasi dari nilai-nilai yang hidup dan berkembang dalam budaya masyarakat Indonesia sendiri dengan memiliki sifat keterbukaan c) nilai-nilai yang terkandung dalam setiap sila Pancasila sebelum dirumuskan dan disyahkan menjadi dasar Negara Indonesia secara obyektif historis telah dimiliki oleh bangsa Indonesia sendiri. Sehingga asal nilai-nilai Pancasila tersebut tidak lain adalah dari bangsa Indonesia sendiri, atau dengan kata lain bangsa Indonesia sebagai kausa materialis Pancasila. d) secara historis Pancasila dalam kedudukannya sebagai dasar filsafat Negara serta ideologi bangsa dan Negara bukannya ideologi yang menguasai bangsa, namun justru nilai-nilai dari Pancasila itu melekat dan berasal dari bangsa indonesia itu sendiri

UJIAN TENGAH SEMESTER


ANALISA STRATEGI DAN KONDISI SUMPAH DOKTER DALAM SUMPAH DOKTER DILIHAT DARI ETIKA PANCASILA TERHADAP PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN KEWAJIBAN UMUM, KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP DIRI SENDIRI, KEWAJIBAN DOKTER TERHADAP PASIEN DENGAN STUDI KASUS DI KOTA PAYAKUMBUH
STRATEGI PANCASILA a. Kewajiban umum 1 Sesama dokter harus saling menjaga solidaritas seperti yang telah diajarkan dalam agama. Solidaritas akan membangkitan semangat beragama dan persatuan dokter Dokter Indonesia banyak yang belum mengerti tentang kesolidaritasan Dengan solidaritas, dokter Indonesia akan hidup sejahtera. Dokter yang bersolidaritas akan membangun bangsa. Indonesia sangat membutuhkan solidaritas yang tinggi. Dokter harus saling meneguhkan solidaritas sosial. Tanpa solidaritas, akan terjaid perpecahan antar dokter. Kewajiban dokter terhadap diri sendiri 2 a. Dokter Indonesia harus menjadi dokter yang berlandaskan agama. b. Masih banyak dokter yang melalaikan ajaran agama. c. Dokter akan terjerumus ke tempat yang salah, jika melupakan azaz-azaz yang sudah diterapkan agama masingmasing. d. Dokter sangat labil dalam menetukan sikap. a. Dokter Indonesia merasa keingintahuan terhadap kondisi lingkungan sekitar miliki keinginan untuk menuntut ilmu yang lebih tinggi. Dokter memiliki jiwa kemanusiaan yang tinggi. Dokter masih banyak yang mengabaikan ilmu pengetahuan. Dengan pengetahuan, dokter akan menjadi pengaruh yang baik untuk kemajuan bangsa. Dokter Indonesia mempunyai tanggung jawab untuk mempersatukan dan memajukan bangsa. Masih banyak dokter Indonesia yang melakukan demo yang tidak sehat. Dengan semangat dokter, dapat lebih bersatu . Jika dokter Indonesia tidak menyatukan tujuan, Bangsa akan menjadi kacau. Dokter adalah sosok yang diharapakan sebagai pemimpin bangsa yang bijaksana. Dokter masih banyak yang tidak menyadari kemampuan mereka sebagai pemimpin. Jika dokter Indonesia memiliki jiwa demokrasi, sistem kehidupan berkebangsaan di indonesia . Dokter harus percaya kehidupan masyarakat dalam bermusyawarah. Dokter dituntut untuk selal bersikap adil dalam memimpin dan mengambil keputusan. Dokter masih banyak mengambil keputusan berdasarkan status sosial. Ketidakasilan akan membuat perbedaan pendapat antar dokter. dengan keadilan, dokter akan membangun Indonesia yang sejahtera. Kewajiban dokter terhadap diri se 3 a. Sebagai pemimpin, dokter harus optimis untuk memajukan bangsa. b. Masih banyak dokter yang tidak yakin dengan kemampuan mereka dalam memajukan bangsa dan negara. c. Dengan sikap optimis dan berlandaskan keagamaan, dokter sanggup untuk membawa Indonesia yang sejahtera. d. Tuhan akan selalu menolong orang-orang yang optimis dan rajin berusaha. a. Dokter harus bersikap adil dan bijaksana dalam menjadi seorang pemimpin. b. Kepemimpinan dokter masih banyak yang masih didominasi oleh status sosial. c. Dokter Indonesia sebagai pemimpin adalah dokter yang optimis dan mempunyai semangat tinggi. d. Optimisme dokter akan membakar semangat Indonesia. a. Kepemimpinan dokter akan menjadikan kesatuan masyarakat Indonesia. b. Banyak pemimpin yang tidak bersikap adil dalam memimpin masyarakat. c. Pemimpin yang tidak adil akan membuat masyarakat yang terpecah belah d. Masyarakat akan bersatu dengan sosok pemimpin yang adil. a. Dokter dalam memimpin dituntut harus bersikap bijaksana. b. Pemimpin yang tidak memiliki kebijaksanaan akan membawa dampak buruk bagi masyarakat. c. Dokter harus memiliki kebijaksanaan demi terciptanya kedamaian dalam bermasyarakat. d. Dokter yang bijaksana akan sangat dibutuhkan rakyat Indonesia. a. Dokter dalam kepemimpinan dituntut untuk bersikap adil dalam memimpin rakyat Indonesia. b. Indonesia harus mendukung kebijaksanaan pemerintah dalam mencapai keadilan. c. Dokter Indonesia banyak yang belum mengerti tentang kebijaksanaan. d. Dengan kebijaksanaan, masyarakat Indonesia hidup adil dan makmur.

b. Ketuhanan Yang Maha Esa I c. d. a. b. Kemanusiaan yang adil dan beradab c. d.

II

b. c. d. a.

Persatuan Indonesia

III

a. Dokter harus bersatu dalam meneguhkan solidaritas sosial. b. Dokter Indonesia masih banyak belum mengerti tentang pentingnya solidaritas. c. Solidaritas akan membawa Indonesia bersatu. d. Dokter Indonesia harus menjaga kesolidaritasan. a. Dalam memimpin, dokter dituntut untuk memaknai arti solidaritas. b. Solidaritas dibutuhkan untuk mecapai cita-cita bangsa. c. Tanpa solidaritas, Indonesia akan terpecah belah. d. Solidaritas membawa pengaruh terhadap kesejahteraan Indonesia. a. Pemimpin muda harus bersikap aadil dan bersolidaritas tinggi. b. Dengan solidaritas, akan tercipta bangsa Indonesia yang damai. c. Banyak pemimpin muda yang tidak adil. d. Dengan keadilan dan solidaritas, akan tercapai Indonesia yang adil.

b. c. d. a. b. c.

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

IV

d. a. b. c. d.

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

POLA PIKIR
UUD 1945 pemerintah Tokoh agama Tokoh adat Dokter Adil dan bijaksana Kode etik kedokteran Pemimpin Pancasila

IDI

Mahasiswa

Jujur

Bertanggungjawab Kehidupan bermasyarakat

Kesejahteraan masyarakat

PENUTUP Kesimpulan a. Dokter Indonesia adalah generasi penerus bangsa b. Dokter Indonesia mempunyai tanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat c. Sumpah Dokter merupakan modal awal untuk pembangunan nasional d. Dokter akan menjadi pemimpin yang bijaksana untuk mencerdaskan pemikiran dalam kehidupan berbanggsa dan bernegara Saran a. Dokter harus mempunyai semangat tinggi untuk mensejahterakan masyarakat b. Dokter harus bersikap kritis untuk menentukan arah kebijakan pemerintah terhadap rakyat dan bangsa indonesia c. Dokter harus harus menjunjung tinggi solidaritas sosial d. Dokter harus berpegang teguh terhadap prinsip moral demi pembentukan karakter bangsa indonesia

TUGAS MANDIRI I. PENDAHULUAN Kota Payakumbuh Sejarah Kota Payakumbuh Pembentukan Pemerintah Daerah Tingkat II Payakumbuh berdasarkan Undang-Undang Nomor 8 tahun 1956 yang menetapkan Payakumbuh sebagai Kota Kecil. Kemudian berdasarkan Peraturan Menteri Dalam Negeri Nomor 8 tahun 1970 tanggal 17 Desember 1970 ditetapkan Kota Payakumbuh menjadi daerah Otonom Pemerintah daerah Tingkat II Kotamadya Payakumbuh. Berdasarkan Undang-Undang Nomor 5 Tahun 1975, wilayah Kotamadya Payakumbuh secara Administrasi terdiri atas 3 wilayah Kecamatan yaitu; Payakumbuh Barat dengan 31 Kelurahan, Payakumbuh Timur dengan 14 kelurahan dan Payakumbuh Utara dengan 28 kelurahan. 73 Kelurahan ini dulunya merupakan 7 jorong yang terdapat di 7 kenagarian di Payakumbuh Visi & Misi Kota Payakumbuh Visi Kota Payakumbuh Terwujudnya Payakumbuh Sebagai Kota Sehat dan Mandiri yang didukung Sumber Daya Manusia yang Berkualitas, Beriman dan Bertaqwa. Misi Kota Payakumbuh - Memelihara dan mengembangkan nilai-nilai dasar agama dan adat di tengah-tengah masyarakat - Mendorong dan memfasilitasi tumbuh dan berkembangnya perekonomian masyarakat dan memperbaiki distribusinya. - Meningkatkan pemerataan kualitas pendidikan, pembinaan seni dan budaya serta pembinaan generasi muda dan olah raga. - Meningkatkan status dan derajat kesehatan masyarakat - Memelihara, meningkatkan dan membangun sarana, prasarana dan fasilitas pelayanan umum - Menyelenggarakan pemerintahan daerah dengan prinsip-prinsip tata kelola pemerintahan yang baik (good local governance) - Penataan kota dan pengaturan tata ruang wilayah Geografi kota Payakumbuh Kota Payakumbuh merupakan kota nomor dua terbesar di Sumatera barat setelah Kota Padang. Luas wilayah 80,43 Km2, terdiri dari delapan nagari, 5 kecamatan, dan 76 kelurahan. Jumlah penduduk keadaan tahun 2008: 104.969 jiwa, yang terdiri dari 51.961 lakilaki dan 53.008 perempuan. Secara astronomis geografis berada pada 0o17`LS dan 100o35` sampai dengan 100o42` BT. Curah hujan rata-rata 2000 s/d 2500 mm/th. Keadaan topografi bervariasi antara dataran dan bukit serta kondisi tanah yang relatif subur dengan jenis tanah Latosol. Ketinggian tempat 514 m dpl, suhu rata-rata 26 oC dengan tingkat kelembaban 45% 50%. Lambang Daerah Kota Payakumbuh LAMBANG DAERAH: Bingkai dan Dasar TAMENG : Dengan warna Biru Melambangkan Sifat Ramah Tamah - BIS PERISAI : Dengan warna Merah Melambangkan Berani Atas Kebenaran - TUJUH GERIGI : Dengan warna Merah Melambangkan 7 (Tujuh) Kenagarian yang mula-mula menjadi Kota Payakumbuh

Rumah Adat BINTANG LIMA : Dengan warna Kuning Mas Melambangkan Ketuhanan Yang Maha Esa - RUMAH ADAT GONJONG LIMA HITAM : Melambangkan Adat Bersendi Syarak dan Kegiatan Ekonomi - JEMBATAN : Dengan Warna Cokelat Muda Melambangkan Sejarah Kepahlawanan dan Pelangsung Cita-cita - AIR : Dengan Warna Putih Melambangkan Keuletan / Ketahanan Menuju Cita-cita - TALI BAPILIN TIGO : Dengan Warna Hitam Melambangkan Perpaduan antara Agama, Adat dan Undang Padi dan Kapas PADI 17 BUTIR : Dengan warna Kuning Mas Melambangkan Kemakmuran - KAPAS 12 BUTIR : Dengan Warna Putih/Hitam Melambangkan Kemakmuran - TULISAN KOTA PAYAKUMBUH : Dengan Warna Hitam Melambangkan Daerah Kota Payakumbuh Penduduk dan Tenaga Kerja Kota Payakumbuh Tahun 2007 penduduk Kota Payakumbuh berjumlah 104.969 jiwa yang terdiri dari 51.961 jiwa penduduk laki-laki dan 53.008 jiwa penduduk perempuan dengan sex ratio 98. Penduduk usia kerja dalam publikasi ini didefenisikan sebagai penduduk yang berumur 15 tahun ke atas, yang terbagi kedalam angkatan kerja dan bukan angkatan kerja. Tahun 2007 persentase angkatan kerja di Kota Payakumbuh berjumlah 63,97 persen dan bukan angkatan kerja 36,03 persen. 24,98 persen dari penduduk usia 15 tahun ke atas yang bekerja bergerak di sektor jasa 37,76 persen di sektor perdagangan, 14,78 persen di sektor pertanian tanaman pangan dan 22,48 persen di sektor lain. Mata Pencaharian kota Payakumbuh Mata pencaharian utama di kota Payakumbuh adalah Bertani dan Berdagang. Infrastruktur Kota Payakumbuh Infrastruktur jalan juga mulai ditingkatkan kondisinya. Saat ini tengah dibangun jalan lingkar luar bagian utara (10,45 km) dan selatan (15,34 km) yang menghubungkan Kota Pekanbaru dan Bukittinggi, disebut dengan Payakumbuh Bypass. Pembangunan jalan senilai Rp 31 miliar yang berasal dari pinjaman pemerintah pusat ke Bank Pembangunan Asia (ADB) ini diharapkan mampu menunjang perekonomian kota. Termasuk mengalihkan kepadatan lalu lintas di jalan nasional yang melalui pusat kota ke bagian utara dan selatan. Bila pembangunan jalan tadi selesai, Payakumbuh optimistis mampu menangkap peluang wisata dari kebiasaan orang Riau (Pekanbaru) yang suka berakhir pekan ke wilayah Sumatera Barat, seperti Bukittinggi dan Padang. Kondisi Bukittinggi yang mulai kewalahan menampung tumpahan wisatawan domestik dari Pekanbaru membuka peluang bagi Payakumbuh Payakumbuh diuntungkan karena wilayahnya dilalui rute Pekanbaru-Bukittinggi. Sementara jarak Payakumbuh- Bukittinggi 30 kilometer bisa ditempuh setengah jam berkendaraan. Karena memiliki letak yang strategis ini, Payakumbuh optimistis mengembangkan kegiatan perdagangan, perhotelan, dan restoranmengembangkan perhotelan. Pariwisata Kota Payakumbuh Jembatan Ibuh dan Tugu Ratapan Ibu Kampung Budaya Balai Kaliki Kolam Renang Ngalau Indah Masjid Gadang Balai Nan Duo (Koto Nan Ampek) Ngalau Indah

II. HASIL ANALISA ANALISA STRATEGI, SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL DALAM PENGERTIAN ADIL, MAKMUR, BERSATU DI KOTA PAYAKUMBUH
STRATEGI PANCASILA 1. 2. KETUHANAN YANG MAHA ESA I 3. 4. 1. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB 2. II 3. 4. 1. 2. PERSATUAN INDONESIA III 3. 4. 1. 2. 3. 4. 1. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA 2. V 3. 4. Adil 1 Pemimpin di Payakumbuh harus adil dalam memberi kebijakan beragama Masyrakat adil dalam membangun tempat beribadah tanpa adanya pertikaian antar umat beragama Pemimpin menjalankan program pemerintah berdasarkan ajaran agama dengan penuh keadilan Terjalinnya silaturahmi sesama bangsa Indonesia walaupun berbeda agama Pemimpin mendahulukan kepentingan masyarakat banyak dalam mengambil keputusan Kehidupan masyarakat Kota Payakumbuh yang harus berlandaskan pada keadilan Tidak menghendaki adanya penindasan pada orang lain baik lahiriyah maupun batiniyah Masyarakat menghargai kelompok minoritas dalam segala hal Setiap masyarakat harus berpartisipasi dalam persatuan negara tanpa pandang bulu Persatuan negara memberikan manfaat bagi semua masyrakat Sebuah bangsa harus memberlakukan masrakatnya dengan adil Dengan adanya persatuan yang kokoh semua masyrakat dari berbagai lapisan pasti akan merasa satu keluarga Didalam bermusyawarah semua anggota diperlakukan sama rata Seluruh masyrakat diberi hak untuk bersuara Kebiasaan bermusyawarah harus ditanam diseluruh lapisan masyrakat tanpa terkecuali Kata mufakat diambil dari musyawarah seluruh anggota Antara masyarakat miskin dan kaya diperlakukan sama rata Semua masyrakat Payakumbuh dan tak terkecuali Indonesia berhak mendapatkan pendidikan yang layak Semua masyarakat Indonesia berhak mendapatkan perkerjaan Masyrakat Indonesia harus mendapat jaminan kesejahteraan dari negara Makmur 2 Terjalin kerjasama antara pemimpin dan rakyat sehingga tercipta lingkungan yang makmur Menghindari perpecahan antar umat beragama Menghormati agama lain untuk menciptakan kemakmuran di masyarakat Pengakuan adanya kebebasan untuk memeluk agama sesuai dengan keyakinannya Membangun masyarakat yang makmur dalam bermasyarakat, tidak ada yang merasa lebih tinggi dari orang lain Pemimpin memberikan keputusan yang dapat mencakup semua kalangan masyarakat Antar masyrakat menghindari adanya ketidakharmonisan dalam kehidupan bermasyarakat Pemimpin harus bisa membangun masyarakat yang makmur Dengan adanya persatuan maka masyarakat akan makmur Kemakmuran suatu bangsa ditentukan dari stabilitas bangsanya Para pejuang Indonesia berjuang untuk menciptakan persatuan Indonesia demi mendapatkan kemakmuran Dengan adanya masyarakat yang makmur maka persatuan suatu negara pasti akan diperjuangkan sepenuh hati oleh masyrakatnya Bersatu 3 Walaupun Indonesia memiliki beragam agama tetapi perbedaan tetap harus dijunjung tinggi demi persatuan Masyarakat bergotong royong dalam membangun rumah ibadah Menghindari perselisihan dalam beragama Sedapat mungkin selalu bersama-sama meningkatkan keharmonisan beragama Membangun masyarakat yang beradab Menghindari terjadinya perselisihan dalam bermasyarakat Bersatu dalam mencapai masyarakat yang adil dan bearadab Meningkatkan rasa kemanusiaan dalam bertindak di masyarakat

1. 2. 3. 4.

1. 2. 3. 4.

1. 2. 3. 4. 1. 2. 3. 4.

1. 2. 3. 4.

1. 2. 3. 4.

Dengan tekad bersatu maka persatuan akan terbentuk Persatuan merupakan indikator adanya kebersatuan yang baik didalam masyarakat Semua masyrakat bersatu untuk mempertahankan persatuan Indonesia Meningkatkan rasa persatuan di masyrakat dengan menciptakan kegiatan-kegiatan yang dapat dilakukan bersama Bersatu dalam mengambil keputusan didalam musyawarah Pemimpin harus bersama-sama dengan rakyat dalam mengambil keputusan untuk segala hal Melaksanakan musyawarah dalam mengambil keputusan untuk menghindari perpecahan Pemimpin harus bijaksana dalam mengambil keputusan untuk kepentingan bersama Bersatu dalam menciptakan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia termasuk kota Payakumbuh Menciptakan keadilan bagi seluruh lapisan masyarakat Bersatu dalam mengambil kebijakan tanpa menguntungkan salah satu pihak terkait Menciptakan keadilan sosial untuk mendapat masyarakat yang damai dan harmonis tanpa adanya pertikaian

KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATA N PERWAKILAN

1. 2. 3. 4. 1. 2. 3. 4.

IV

Dalam menciptakan kemakmuran di seluruh lapisan masyrakat dilakukan dengan musyawarah diseluruh lapisan yang terkait Kebijakan yang diambil oleh pemimpin harus memikirkan kepentingan masyrakat banyak Kebijaksanaan dan kearifan suatu pemimpin menentukan kemakmuran masyrakat yang dipimpinnya Pemimpin mengambil keputusan dengan memikirkan kemakmuran masyarakat Dalam menciptakan kemakmuran di masyarakat, pemerintah harus berlaku adil Status sosial masyrakat tidak menjadi acuan untuk mendapatkan kemakmuran Membangun masyrakat yang makmur dengan penuh keadilan Memberikan rasa adil bagi seluruh rakyat Payakumbuh

1. 2. 3. 4. 1. 2. 3. 4.

III. PENUTUP Kesimpulan Walikota Payakumbuh dapat mewujudkan kota yang aman, damai, dan makmur Sarana dan prasarana kota Payakumbuh yamng memadai dapat menyokong kehidupan masyarakat kota Payakumbuh Sistem pemerintahan yang baik dan berlandaskan pancasila dapat menunjang kesejahteraan dan ketertiban masyarakat Warga kota Payakumbuh yang taat beragama dan memiliki toleransi beragama yang baik dapat meningkatkan kedamaian dan kemakmuran di kota Payakumbuh

Saran Walikota Payakumbuh harus dapat meningkatkan kesejahteraan masyrakat dengan meningkatkan lapangan kerja dan ekonomi masyarakat Masyarakat Payakumbuh harus dapat bersama-sama berpartisipasi dalam meningkatkan pembangunan kota Harus dapat meratakan pembangunan kota diberbagai aspek seperti ekonomi, pariwisata, transportasi, dan pendidikan Meningkatkan jumlah rumah ibadah guna melancarkan aktifitas beribadah di kota Payakumbuh

TUGAS PANCASILA

TB Fahruroji 1102009280 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS KUIS
ANALISIS STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL
STRATEGI PANCASILA a. b. 1 c. a. b. Kemanusiaan yang adil dan beradab II c. MAKNA IDEOLOGI BAGI NEGARA 1 Setisp masyarakat berhak meyakini pancasila dan tidak melenceng dari hukum agama Setiap masyarakat harus memahami latar belakang proklamasi atau hukum dasar kehidupan sesuai agama Setiap manusia harus bisa membedakan paham-paham yang digunakan oleh pemikiran orang lain sesuai hukum agama Setiap manusia berhak mendapatkan keadilan Setiap manusia berhak mengeluarkan pendapatnya dan mendapatkan kehidupan bebas Mejaga harkat dan martabat dimuka hukum PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA 2 a. Setiap manusia harus menggali ilmu-ilmu agama dan ideologi pancasila b. Setiap warga negara harus mematuhi peraturan atau hukum-hukum agama dan negara c. Mengemban tugas dan meyakini nilai-nilai dasar hukum agama dan negara

Ketuhanan yang mahas Esa

Persatuan Indonesia

III

a. Setiap manusia menggabungkan pemahaman dari setiap pola pikir orang b. Mempergunakan sebagai alat untuk memajukan ekonomi yang lemah c. Setiap negara memikirkan penghidupan kesejahteraan bangsa seluruhnya

a. Memberikan keadilan dan pilihan bagi setiap warga negara b. Menjunjung tinggi dan menjaga nilai-nilai dasar pancasila c. Menyatakan ketidakpuasan dengan suatu keputusan yang disampaikan secara tidak layak, karena manusia merupakan atau mempunyai sifat sopan a. Setiap negara berakar pada pandangan hidup bangsa dan falsafah bangsa, sehingga memenuhi prasyarat suatu ideologi terbuka b. Setiap negara harus mengetahui bahwa tidak sekalipun suatu ideologi itu bersifat terbuka, maka setiap warga negara harus mempersatukan pola pikirnya c. Mengetahui suatu ideologi sebagai suatu rangkuman gagasan-gagasan dasar yang terpadu dan buat tanpa kontradiksi atau saling bertentangan dalam aspek-aspeknya a. Setiap warga negara harus mengetahui nilai dasar yang tidak berubah, nilai instrumental sebagai sarana mewujudkan nilai dasar yang dapat berubah sesuai keadaan b. Menjunjung tinggi dalam menyelesaikan masalah dengan memperhatikan norma-norma dan aspekaspeknya c. Setiap warga negara harus bersumber dari nilai riil yang hidup dalam masyarakat, sehingga tertanam dan berakar didalam masyarakat a. Mempertahankan pendapatnya dan sehingga betulbetul merasakan pendapatnya b. Setiap warga harus tertanam nilai-nilai dasar ideologi dan berakar didalam masyarakat sehingga banyak warga yang tidak melanggar peraturan c. Setiap warga berhak ingin menggapai cita-cita dalam berbagai bidang kehidupan bermasyarakat

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

IV

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia

a. Menyatukan pemikiran pemerintah dengan rakyat untuk penghidupan dan kesejateraan negara b. Setiap negara menyatu dengan rakyat dan tidak memihak pada salah satu golongan dan tidak pula menganggap kepentingan pribadi yang lebih diutamakan c. Setiap negara harus memikirkan kepentingan dan keselamatan bangsa serta negara sebagai satu kesatuan yang tidak dapat dipisah-pisahkan a. Setiap negara harus memikirkan keadilan bagi masyarkat b. Setiap manusia berhak memilih kehidupannya dan berhak mengeluarkan pendapatnya c. Memberikan hukuman kepada setiap masyarakat yang melanggar hukum

Penutup 1. Kesimpulan a. Pemuda indonesia adalah generasi penerus bangsa b. Pemuda indonesia mempunyai tanggung jawab untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat c. Setiap warga negara akan menjadi pemimpin yang bijaksana untuk mencerdaskan pemikiran dalam kehidupan berbangsa dan bernegara d. Keutuhan negara tergantung negaranya 2. Saran-saran a. Setiap warga harus mempunyai semangat tinggi untuk kesejahteraan masyarakat b. Setiap warga harus berfikir kritis untuk menentukan arah kehidupannya dalam bernegara c. Setiap warga negara harus menjunjung tinggi solidaritas sosial d. Setiap warga harus berpegang teguh terhadap prinsip moral demi pembentukan sifat/karakter pribadi

UJIAN TENGAH SEMESTER


ANALISIS STRATEGI SITUASI DAN KONDISI SUMPAH PEMUDA DALAM SUMPAH DOKTER DILIHAT DARI ETIKA PANCASILA TERHADAP PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL DENGAN STUDI KASUS DIKOTA JOMBANG
STRATEGI PANCASILA Membangun integritas pemuda Kewajiban umum Kewajiban dokter terhadap pasien

1
a. b. Para pemuda harus menjalankan agamanya sesuai kepercayaanya masing-masing Masih banyak masyarakat yang melanggar peraturan agama Setiap agama harus menghormati agama lain Setiap pemuda tidak boleh melecehkan agama lain a. b. c.

2
Setiap warga harus mentaati norma-norma yang sudah ada Masih banyak masyarakat yang tidak patuh akan norma-norma agama yang sudah dibuat Setiap masyarakat bisa mengukuhkan rasa percaya kepada tuhan dengan menjalankan perintahnya Setiap masyarakat harus menjauhi larangan yang sudah ditentukan agama Setiap masyarakat harus menjalin komunikasi agar terciptanya keharmonisan Banyak masyarakat yang tidak peduli akan sekitar lingkungannya Masyarakat bisa saling membantu dengan yang terjadi disekitarnya Bisa terjadi ketidak pedulian terhadap sesama manusia Setiap masyarakat harus menjunjung tinggi bhineka tunggal ika Setiap masyarakat masih membeda-bedakan suku,ras dll Bisa saling mengenal setiap budaya dan megetahui disetiap perbedaan budaya Banyak masyarakat yang tidak mau mengenal budaya yang ada di indonesia

3
a. Setiap dokter harus menjaga amanah yang diembannya sesuai nilai agama b. Banyak dokter yang melanggar amanah yang diembannya c. Setiap dokter bisa menjalankan amanah yang diembannya sesuai kemampuan dirinya d. Setiap dokter masih banyak yang tidak menaati kode etik kedokteran a. Setiap dokter berhak mendapatkan keistimewaan untuk dirinya sendiri b. Setiap dokter masih banyak yang melanggar dan tidak menaati isi dari sumpah dokter c. Setiap dokter harus mengerjakan sesuatu sesuai dengan kemampuannya d. Masih banyak dokter yang menyalahgunakan kepercayannya terhadap pasien a. Setiap dokter harus saling bersatu demi menjalankan tugasnya untuk kepuasan pasien b. Masih banyak dokter yang memetingkan privasinya dari pada pekerjaannya c. Banyak dokter yang mengerti akan pekerjaannya dan makna dari pekerjaan itu d. Banyak dokter yang memanfaatkan situasi demi kesuksesan dirinya sendiri a. setiap dokter harus berunding dan berdiskusi untuk menyelesaikan setiap masalah yang didapat disetiap dokter b. setiap dokter masih banyak yang tidak mau menyelesaikan masalahnya dengan cara berunding dan musyawarah c. banyak dokter yang masih mementingkan kepentingan pasien dibanding kepentingan dirinya sendiri d. setiap dokter masih banyak yang tidak peduli akan apa yang terjadi disekelilingnya a. setiap dokter tidak boleh melanggar kodeki yang sudah ada b. banyak setiap dokter yang mematuhi kodeki yang sudah ada c. setiap dokter harus memikirkan kepentingan pasien demi terciptanya komunikasi yang baik d. setiap dokter yang melanggar harus mendapat sanksi atas perbuatannya

Ketuhanan yang mahas Esa

c. d.

d. a. b. Masyarakat harus menjunjung tinggi rassa solidaritas Menjaga rasa gotong royong sesama manusia agar terciptanya rasa kebersamaan Saling menjaga perasaan satu dengan yang lainnya agar tidak terjadi kesalah pahaman Masih banyak masyarakat yang belum sadar akan artinya kebersamaan Setiap masyarakat harus saling bersatu untuk menjaga kedamaian negara Masih banyak pemuda yang masih memikirkan kepentingannya sendiri Setiap masyarakat masih bisa untuk melaksanakan kewajibannya masing-masing demi kesatuan negara Bisa terjadi peperangan disetiap warga yang memikirkan kepentingannya sendiri a. b. c. d. a. b. c. d.

Kemanusiaan yang adil dan beradab

II

c. d. a. b. c.

Persatuan Indonesia

III
d.

a. b.

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

c.

IV

d.

Setiap masalah harus diselesaikan secara musyawarah Masih banyak masyarakat yang menyelesaikan masalah dengan emosi dan tidak sabar Masyarakat bisa menerima hasil perundingan dengan kesepakatan bersama dan melaksanakannya Setiap masyarakat masih memikirkan egonya masingmasing dan tidak peduli akan masalah yang diadapat

a. b. c. d.

Setiap masyarakat berhak mengeluarkan pendapatnya Masyarakat harus mendapatkan hak dan kewajibannya pengambilan keputusan berdasarkan musyawarah banyak masyarakat yang tidak peduli akan hak dan kewajibannya

a. b.

Keadilan social bagi seluruh rakyat indonesia

c. d.

setiap masyarakat harus menjunjung tinggi nilai-nilai atau norma-norma manusia setiap manusia yang bersalah berhak mendapatkan kesempatan ke dua setiap warga yang bersalah berhak mendapatkan sanksi masih banyak masyarakat yang melanggar peraturan yang dibuat pemerintah

a. b. c. d.

setiap masyarakat berhak menetukan kehidupannya masing-masing masih banyak masyarakat yang tidak peduli akan kehidupannya setiap masyarakat berhak mengambil keputusan yang dianggapnya benar bisa terjadi perpecahan diantara sesama manusia

POLA PIKIR
Pancasila

UUD Masyarakat

Membangun integritas pemuda Setiap masyarakat harus yakin pada tuhan bahwa segala sesuatu tuhan yang menetukan. Setiap masyarakat harus saling bersatu

Kewajiban umum Masyarakat harus saling menghormati pada agama lain agar tidak terjadi perpecahan diantar agama lain

Kewajiban dokter terhadap pasein Setiap dokter harus menjamin dan menjaga kerahasiaan pasien dan harus menaati peraturan kodeki yang dibuat dan tidak boleh melanggarnya

Agar terciptanya negara yang akan mengerti dan menjalankan sumpah pemuda dan terciptanya negara yang bersatu dan berlandaskan ketuhanan yang maha esa dan pancasila

Penutup. 1. Kesimpulan a. Para pemuda harus menjujung tinggi nilai-nilai norma agama b. Para pemuda harus berfikir kritis untuk kemajuan negara c. Setiap warga harus saling bersatu demi terciptanya kedamaian negara dan tidak membeda-bedakan suku,ras, dll yang tercantum dalam bhineka tunggal ika d. Setiap masyarakat harus menjunjung tinggi rasa toleransi terhadap sesama manusia 2. Saran. a. Setiap pemuda harus saling menghormati dan menjaga rasa gotong royong sesama antar manusia b. Tidak boleh ada yang membeda-bedakan antar suku,ras dan agama lain, harus saling bersatu c. Menjalankan dan mematuhi peraturan yang sudah ada demi terciptanya keharmonisan sesama manusia d. Setiap dokter harus menjunjung tinggi dan menjaga nilai-nilai dan norma-norma kodeki

TUGAS MANDIRI Kota Jombang Peta lokasi Kapubaten Jombang Koordinat : 5.2 - 5.3 BT dan 7.2 - 7.45LS Provinsi : Jawa Timur Ibu kota : Jombang Luas : 1.159,50 km2 Jumlah : 1.201.557 jiwa (2010) Kepadatan : 1.036,27 jiwa/km2 Hari jadi : Tahun 1910 Bupati : Drs. H. Suyanto, M. MA. Kode area telepon : 0321 DAU : Rp. 664.825.242.000,(2011) Suku bangsa : Tionghoa, Jawa, Arab Bahasa : Bahasa Jawa, Bahasa Indonesia Agama : Islam, Kristen protestan, katolik, Hindu Jombang adalah kabupaten yang terletak di bagian tengah Provinsi Jawa Timur. Pusat kota Jombang terletak di tengah-tengah wilayah Kabupaten, memiliki ketinggian 44 meter di atas permukaan laut, dan berjarak 79 km (1,5 jam perjalanan) dari barat daya Kota Surabaya, ibu kota Provinsi Jawa Timur. Jombang memiliki posisi yang sangat strategis, karena berada di persimpangan jalur lintas selatan Pulau Jawa (Surabaya-Madiun-Jogjakarta), jalur Surabaya-Tulungagung, serta jalur Malang-Tuban Jombang juga dikenal dengan sebutan Kota Santri, karena banyaknya sekolah pendidikan Islam (pondok pesantren) di wilayahnya. Bahkan ada pameo yang mengatakan Jombang adalah pusat pondok pesantren di tanah Jawa karena hampir seluruh pendiri pesantren di Jawa pasti pernah berguru di Jombang. Di antara pondok pesantren yang terkenal adalah Tebuireng, Denanyar, Tambak Beras, dan Darul Ulum Banyak tokoh terkenal Indonesia yang dilahirkan di Jombang, di antaranya adalah mantan Presiden Indonesia yaitu KH Abdurrahman Wahid, pahlawan nasional KH Hasyim Asy'ari dan KH Wahid Hasyim, tokoh intelektual Islam Nurcholis Madjid, serta budayawan Emha Ainun Najib Konon, kata Jombang merupakan akronim dari kata berbahasa Jawa yaitu ijo (Indonesia: hijau) dan abang (Indonesia: merah). Ijo mewakili kaum santri (agamis), dan abang mewakili kaum abangan (nasionalis/kejawen) Sejarah Tahun 1910, Jombang memperoleh status Kabupaten, yang memisahkan diri dari Kabupaten Mojokerto, dengan Raden Adipati Arya Soeroadiningrat sebagai Bupati Jombang pertama Masa pergerakan nasional, wilayah Kabupaten Jombang memiliki peran penting dalam menentang kolonialisme. Beberapa putera Jombang merupakan tokoh perintis kemerdekaan Indonesia, seperti KH Hasyim Asy'ari (salah satu pendiri NU dan pernah menjabat ketua Masyumi) dan KH Wachid Hasyim (salah satu anggota BPUPKI termuda, serta Menteri Agama RI pertama).

Undang-undang Nomor 12 Tahun 1950 tentang Pembentukan Daerah Kabupaten dalam Lingkungan Provinsi Jawa Timur mengukuhkan Jombang sebagai salah satu kabupaten di Provinsi Jawa Timur Komunikasi dan media massa Jombang memiliki satu kode area dengan Mojokerto, yakni 0321 Di Jombang terdapat beberapa stasiun radio FM (termasuk dua milik pemerintah), serta sejumlah tabloid, majalah, dan surat kabar regional. Perekonomian Sektor pertanian menyumbang 38,16% total PDRB Kabupaten Jombang Komoditas andalan tanaman pangan Kabupaten Jombang di tingkat propinsi adalah padi, jagung, kacang kedelai dan ubi kayu. Besarnya produksi padi telah menempatkan Jombang sebagai daerah swasembada beras di provinsi JawaTimur. Perkebunan Komoditas andalan perkebunan Kabupaten Jombang di tingkat propinsi adalah tebu. Sedang di tingkat regional, komoditas unggulan adalah serat karung, kelapa, kopi, kakao, jambu mete, randu, tembakau, dan beberapa tanaman Toga (lengkuas, kencur, kunyit, jahe, dan serai) Kehutanan Hampir 20% wilayah Kabupaten Jombang merupakan kawasan hutan. Peternakan dan perikanan Ayam pedaging merupakan komoditas unggulan peternakan di tingkat propinsi. Perdagangan Sektor perdagangan menyumbang PDRB kabupaten terbesar kedua setelah pertanian. Kabupaten Jombang memiliki 17 pasar umum yang dikelola oleh Pemerintah Kabupaten, serta 12 pasar hewan. Industri manufaktur Industri besar di Kabupaten Jombang yang merambah pasar luar negeri di antaranya adalah PT Pei Hai Wiratama Indonesia (produk sepatu, topi dan T-Shirt dengan brand "Diadora" dan "Fila") di Jogoloyo (Jogoroto); PT Japfa Comfeed (produk makanan ternak) di Tunggorono (Jombang); PT Usmany Indah (produk kayu olahan), MKS-Sampoerna (produk rokok) di Ploso dan Ngoro, PT Cheil Jedang Indonesia (produk industri kimia setengah jadi) di Jatigedong (Ploso);PT Cheil Jedang Superfeed (produk pakan ternak) di Mojoagung, PT Mentari International (produk mainan anak) di Tunggorono (Jombang), serta PT Seng Fong Moulding Perkasa (produk ubin kayu). Pertambangan dan Penggalian Saat ini Kabupaten Jombang tidak terdapat aktivitas pertambangan. Namun diduga bagian utara dan barat Kabupaten Jombang terdapat deposit minyak bumi. Bahan galian di Kabupaten Jombang antara lain yodium, diatomit, andesit, lempung, dan pasir batu.

II. HASIL ANALISA ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI MENURUT PENGERTIAN MAKMUR, BERSATU DAN ADIL DENGAN STUDI BANDING KOTA JOMBANG

STRATEGI PANCASILA 1 a. b. Ketuhanan yang mahas Esa c. d.

MAKMUR 1 Setiap melakukan pekerjaan harus berlandaskan agama Setiap melakukan Peranan harus berdasarkan keimanan Setiap masyarakat jombang mempelajari ajaran agama Mengamalkan ajaran agama

a. b. c. d.

II

a. b.

Kemanusiaan yang adil dan beradab

c. d.

Setiap masyarakat jombang bisa mengembangkan ESDM menganalisa peluang yang ada pada kota jombang memformulasikan program yang ada dikota jombang masyarakat daerah melakukan control terhdap perncanaan yang bisa mensejahterakan masyarakat Mempersiapkan rencana untuk kemajuan kota jombang Saling memanfaatkan fasilitas yang ada demi kemakmuran masyarakat kota jombang Mempromosikan pariwisata atau sumber daya alam yang ada dikota jombang Menjalin komunikasi untuk kepentingan dan kesejahteraan masyarakat Setiap masalah diselesaikan dengan bermusyawarah Membagi tugas disetiap masyarakat untuk meningkatkan mutu kehidupan Menjalankan tugas dengan sejujurnya untuk kesejahteraan masyarakat Memanfaatkan ESDM untuk kemakmuran masyarakat Prasarana yang menyebar disetiap daerah untuk kepentingan masyarakat Pengadaan sarana latihan khusus untuk ESDM yang maju Berhak memberikan sanksi terhadap masyarakat yang melanggar peraturan Pengadaan tenaga ahli untuk kepentingan masyarakat.

a. b. c. d. a. b. c. d.

III

a. b.

Persatuan Indonesia

c. d. IV a. b.

BERSATU 2 Mengadakan pendidikan agama Menjaga perdamaian negara demi terciptanya keruknan antar sesama agama Memberikan toleransi terhadap agama yang berbuat kesalahan Memberikan informasi keagamaan terhadap sesame agama setiap masyarakat harus saling menghargai pendapat masyarakat tidak melanggar nilai-nilai kemanusiaan dan mematuhi peraturan yang sudah dibuat memaksimalkan sumber daya alam mengadakan sesuatu pekerjaan untuk memperat silaturahmi dan saling berkesinambungan Setiap warga memiliki tujuan yang sama untuk kemjuan kota jombang Saling bersatu untuk memajukan bangsa Saling Bekerjasama untuk kepentingan bangsa Saling bergotong royong sesama masyarakat kota jombang

a. b. c. d. a. b. c. d.

ADIL 3 Masyarakat jombang berlandaskan ketuhanan yang maha esa Setiap masyarakat jombang menjalank sesuatu belandaskan Al-Quran Saling Bertukar pikiran dengan agama lain Saling menghargai jika terdapat perbedaan pendapat Saling memberikan toleransi terhadapa sesama manusia mengadakan rapat tentang kemanusiaan mempelajari norma-norma manusia yang ada dan mematuhinya bersikap adil sesama manusia

a. b. c. d.

Saling menjaga komunikasi antar sesama manusia Memberikan toleransi terhadap masayarakat yang melanggar peraturan Setiap masyarakat berhak mengeluarkan pendapatnya Setiapa masyarkat berhak menentukan pilihan hidupnya sendiri

a.

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan V

c. d. a. b.

Menampung ide-ide masyarakat untuk menjlankan tujuan prencanaan pembangunan b. Masyarakat menyimpan rasa percaya pada pemerintah c. Memperhatikan hak dan kewajiban masyarakat d. Memperhatikan kepentingan masyarakat a. Bersikap bersatu demi terrciptanya keharmonisan sesama masyarakat b. Setiap masyarakat berhak memilih c. Setiap manusia mempunyai hak untuk menjaga perdamaian negara ini berlandaskan bhineka tunggal ika d. Menciptakan komunikasi yang baik demi terciptnya hubungan yang baik antar sesama manusia

e. Menghimbau rakyat agar membudidayakan kemusyawarahan disetiap masalah f. Toleransi terhadapa sesama manusia g. Mendengarkan pendapat masyarakat h. Masyarakat berhak memilih disetiap usahanya. e. Maengembangkan keadilan disetiap kehidupan masyarakat f. menjaga silaturahmi demi terciptanya kekeluargaan diantara masyarakat g. masyarakat berhak memilih hak dan kewajiban demi terciptanya keadilan social bagi negara h. setiap masyarakat berhak memberikan kontribusinya demi negara

Keadilan social bagi seluruh rakyat indonesia

c. d.

III. POLA PIKIR

Pancasila

Nilai-nilai Pancasila

Undang-undang Dasar

Negara Indonesia

Makmur

Bersatu

Adil

KETUHAN YANG MAHA ESA : Kesejahteraan bangsa adalah takdir yang diberikan oleh Tuhan KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB : Menjunjung tinggi norma-norma manusia dan berhak mendapat pekerjaan yang layak PERSATUAN INDONESIA : Mempertebal rasa solidaritas di setiap masyarakat demi kesatuan negara KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN : Semua keputusan hasil dari setiap permsalahan demi kebaikan bangsa KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA : Adil, makmur, dan bersatu adalah keinginan masyarakat

KETUHANAN YANG MAHA ESA : Percaya kepada Tuhan bahwa akan memperstukan bangsa KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB :Warga negara berhak untuk menjaga perdamaian bangsa PERSATUAN INDONESIA : Bersatu dalam memperoleh hak dan kewajiban negara KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN : warga negara harus bisa menyelesaikan masalah dengan cara musyawarah untuk mencapai mufakat KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA : Setiap warga negara,peduli akan perbedaan suku,ras dan agama karena berlandaskan bhineka tunggal ika

KETUHANAN YANG MAHA ESA : masyarakat harus mnejunjung tinggi nilai agama walaupun berbeda agama KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB : Menghormati norma-norma manusia sebagai wujud kemanusiaan yang adil dan beradab PERSATUAN INDONESIA : Bersatu menjaga keadilan dan perdamaian NKRI KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN : Berusaha semampu mungkin demi terciptanya negara yang makmur dan adil KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA : Mempertahankan hak dan kewajiban masyarakat

Tercipta bangsa Indonesia yang Merdeka , Bersatu , Berdaulat dan Makmur

IV. PENUTUP 1. Kesimpulan a. Toleransi sangat diperlukan dalam kehidupan bermasyarakat b. Perbedaan setiap agama,suku dan ras merupakan nilai dari bhineka tunggal ika c. Untuk membuat strategi pembangunan diperlukan pemikiran yang matang d. Musyawarah mufakat harus dijadikan sebagai sarana penyelesaian disetiap masalah e. Setiap masyarakat harus menjunjung tinggi nilai-nilai agama 2. Saran a. Pemerintah harus menyatukan aspirasi-aspirasi masyrakat demi kemakmuran bangsa b. Membiasakan bermusyawarah untuk mencapai mufakat disetiap masalah c. Pemerintah dan para anggotanya harus mementingkan kesejahteraan masyarakat d. Setiap warga negara haarus mempunyai semangat yang tinggi demi perdamaian negara e. Setiap warga negara harus menjunjung tinggi rasa solidaritas

TUGAS PANCASILA

Tegar Wibawa Rachman 1102009281 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS KUIS
ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN IDEOLOGI DAN MAKNA IDEOLOGI BAGI NEGARA
STRATEGI PANCASILA a. b. KETUHANAN YANG MAHA ESA I c. PENGERTIAN IDEOLOGI 1 Ideologi membuat kita mengerti asas dari para mendiri agama Para pemuka yang tidak mengerti ideologi akan semena-mena Memberikan kebebasan untuk memilih keyakinan mana yang mereka pilih untuk d jadikan pantutan Megaplikasikan suatu ideolagi yang ada menjadi rasa nasionalisme yang tinggi Menganggap manusia bukan sebagai makhluk bebas namun sebagai makhluk yang tetap menyadari kewajibannya Menjadikan bangsa ini berasaskan kemanusiaan yang berlandaskan azaz ideologi Suatu ideologi membuat kita menjadi satu rumpun yang berdasarkan persatuan dan kesatuan Membetuk suatu kelompok gotong royong untuk membangun negar Menciptakan rasa saling menghormati Mebuat suatu mufakat yang sah dalam suatu rapat kecil atas dasar ideologi yg berlaku Memberikan hak-hak kepada individu untuk mengemukakan pendapat demi kebaikan bersama Ada nya suatu perdebatan ang bisa menimbulkan suatu pertikain Suatu keadilan yang di pimpin oleh pemimpin yang mengikuti asas ideologi nya Terjadi suatu ketidak adilan jika pemimpin tidak pandai menarik perhatian Memberikan pengertian yang dapat di mengerti oleh masyarakat MAKNA IDEOLOGI BAGI NEGARA 2 a. Makna ideologi itu senderi untuk memberikan kebebasan bergama b. Menjadikan tiap individu bebas untuk memilih keyakinan mana yang mereka yakini c. Menimbulkan suatu kebingungan dalam memilih keyakinan mana yg mereka pilih a. Menjaga hak-hak tiap individu dalam pengemukaan pendapat b. Demokrasi di Indonesia di tandai karena masih ada yg tidak memiliki ideologi c. Ideologi yang didasarkan atas pancasila memperkokoh dan memperjelas arti dari kemanusiaan a. b. c. a. b. c. Menjadikan masyarakat bersatu menjadi satu kesatuan yang melebur Masyarakat dapat saling bergotongroyong satu sama lain Dapat menggangu stabilitas bila tidak adanya ideologi Penciptaan peraturan harus berdasarkan norma yang berlaku Mewujudkan nilai-nilai nasional dengan semangat yang membara Pembangunan dapat berlangsung cepat jika bergotong-royong Adanya kemudahan dalam mengerjakan segala hal Tidak terjadinya ketidak seimbangan daerah ibu kota dan kota madya Larangan terhadap pandangan ekstrim seputar kehidupan sosial menggelisahkan kehidupan masyarakat

a. b. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB II c. a. PERSATUAN INDONESIA III b. c. a. b. c. a. KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA b. c.

KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAH KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARATAN PERWAKILAN

IV

a. b. c.

PENUTUP Kesimpulan: Ideologi Pancasila dapat mempengaruhi kehidupan berbangsa dan bernegara Pancasila memberikan pandangan yang meluas dalam memahami aturan pokok dalam bersosialisasi Pancasila sebagai ideologi terbuka membuat masyarakat memahami aturan yang berlaku Adanya ideologi dan pancasila membuat masyarakat hidup teratur Saran: Hak asasi individu harus di berikan agar terjadi keadilan Lakukan segalanya erdasarkan pancasila dan ideologi yang berlaku Saling tolong menolong sesama umat berbangsa dan bernegara

Rukun dan aling menghargai antar umat bergama

UJIAN TENGAH SEMESTER


ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI SUMPAH PEMUDA DALAM SUMPAH DOKTER DILIHAT DARI KASUS PANCASILA TERHADAP IDEOLOGI NASIONALDENGAN STUDI KASUS DIKOTA BANDUNG
STRATEGI PANCASILA Ketuhanan yang mahas Esa 1 a. Bhineka tunggal ika 1 Persatuan para pemuda agama yang berdasarkan undangundang dan sila kesatu pancasila Terjadinya konfrontasi yang tidak memandang pancasila dan undang-undang yang berlaku Hidup beragama dan damai jika bhineka tunggal ika dan asa-asas pancasila dikembangkan Saling melengkapi antara para pemuka agama. Gotong royong antar suku bansa untuk membangun sutau bangsa yang maju Saling membantu dalam mendemonstrasi dan menjatuhkan presiden republik indonesia Terbukanya kepeduliaan terhadap sesama suku bangsa indonesia Saling menutup kasalah saudaranya jika salah dan membangun sebuah company a. b. Meneguhkan solidaritas sosial 2 Keteguhan solidaritas social dalam pencapaiian menurut tuhan dan kepercayaan masing-masing Ketidakadanya solidaritas antar manusia dalam kehidupan social dapat memecahkam masingmasing pemeluk agama Tercapainya suatu solidaritas social yang tinggi, efek positifnya pada kepercayaan Perpecahan dimana-mana karena tidak ada landasan keagamaan yang kuat dan kokoh a. b. c. d. Membangun integritas sosial 3 Terbukanya lapangan pekerjaan bagi rakyat yang tidak mampu dan menolong rakyat jelata Persaingan yang ketat yang terkadang membuat mereka menyerah Timbul sebuah pemuka agama yang baru yang terkadang menyesatkan Agama-agama sesat terkadang menawarkan peluang-peluang yang sedang dibutuhkan

b.

c. d.

c.

d. Kemanusiaan yang adil dan beradab II a. b.

c. d.

a. Solidaritas yang tinggi memunculkan keadilan yang beradab b. Kemelut diantara bangsa dapat memperlemah solidaritas dan keadilan suatu bangsa c. Tercapainya kebersamaan yang tinggi menghasilkan keadilan yang tinggi pula d. Lemahnya solidaritas antar individu dapat menimbulkan kekacauan dimana-mana

Persatuan Indonesia

III

a. Persatuaan seluruh pemuda pancasila dalam membangun bangsa b. Keseronohan yang terjadi akibat razim yan telah terjadi c. Keinginan para pemuda untuk mengadakan suatu gerakan d. Terjadinya pergerakan akibat adanya terjadinya paradigma yang terjadi negara ini a. Pemimpin yang bangun sebuah asas bhineka tunggal ika akan didukung rakyat dengan baik b. Jika tidak mampu maka pemberontak yang akan terjadi c. Terjadi perpecahan beberapa suku bangsa d. Kehancuran negara akibat perang saudara a. Pemimpin adil yang mampu menciptakan asas bhineka tunggal ika aka mudah membangu bangsanya b. Jika tidak mampu banyak tejadi kesewenangan dari para wakil rakyat c. Sehingga banyak timbul kejahatan akibat kegagalan hukum d. Kejahatan yang menuntut keadilan yang aka terjadi

Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

IV

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat indonesia

a. Bersatunya seluruh bangsa indonesia melahirkan suatu sikap kebersamaan yang tinggi b. Adanya ketidakpercayaan karena ketidaksolidaritas dalam lingkup sosial c. Penyatuaan indonesia berlandaskan keteguhan kebersamaan d. Timbulnya peperangan antar bangsa dan negara a. Musyawarah perwakilan dapat meningkatkan solidaritas social Indonesia b. Adanya perpecahan dan ketidakbijaksanaan dalam permusyawaratan dapat menurunkan solidaritas social c. Melahirkan jiwa social yang tinggi dalam bangsa dan Negara d. Hak individu diataskan sedangkan hak bersama ditiadakan. a. Adil sosial merupakan cerminan dari solidaritas, kebersamaan sosial negara b. Adanya ketidaksatuaan dalam keadilan sosial c. Kesatuaan yang utuh melahirkan keadilan sosial d. Penurunan kesolidaritasan dalam suatu negara dapat mengakibatkan keterpurukan

a. Sikap tolong menolong dari penguasa kepada rakyat kecil akan membangun sikap kemanusiaan dan membangun integritas sosial b. Terbentunya idealisme yang tinggi dari para pemimpin golongan c. Akan timbul suatu organisasi kemanusiaan yang berasaskan pancasila dan undang-undang yang membangun kemanusiaan d. Timbulnya politik dari luar kedalam masyrakat miskin dan terjadilah monopoli dari sang penguasa teradap rakyat jelata a. Persatuaan dan kesatuan dari beberapa golongan b. Terkadang kehancuran yang terjadi akibat keegoisan dan keserakahan c. Mempolitisir segala dana yang masuk dan keluar d. Kehancuran dari sebuah peratuaan yang sudah dibentuk a. Timbul organisasi masyarakat untuk bertahan hidup dan meneruskan sebuah bisnis yang dikelolanya b. Terjadinya sebuah penolakan akibat pemimpin yang tidak tegas c. Saling mengkritik dan mencaricari kesalahan d. Pemberontakan dan berdemonstrasi yang akan terjadi a. Keadilan dari badan eksekutif yang akan membangun bangsa untuk memajukan keadilan di indonesia b. Ketidakagresifan badan eksekutif dalam menangani masalah yang ada dibangsa indonesia c. Timul ancaman-ancaman yang tidak terduga akibat ketdakadilan badan-badan eksekutif d. Pemberontakan demonstrasi perang saudara akibat ketidakadilan pemimpin

POLA PIKIR
PANCASILA

PEMERINTAHAN

BHINEKA TUNGGAL IKA

MENEGUHKAN SOLIDARITAS SOSIAL

MEMBANGUN INTEGRITAS SOSIAL

KEANEKARAGAMAN BUDAYA MERUPAKAN PEMERSATU KESATUAAN BANGSA INDONESIA

MEMPERKUAT KEBERSAMAAN DALAM SUATU BANGSA

HUBUNGAN ANTAR NEGARA UNTUK MEMAJUKAN KESEAHTERAAN BANGSA

Keruntuhan bangsa, Demonstrasi, peperangan dan kekacauan negara,keruntuhan suatu Negara, ekonomi yang rendah.

PENUTUP KESIMPULAN a) Bhineka tungal ika masih kurang maksimal karena tidak didukungnya oleh masyarakat sekitar b) Solidaritas yang ada sudah sangat baik karena banyak yang memetuhi kebijakankebijakan c) Bersatunya seluruh bangsa indonesia melahirkan suatu sikap kebersamaan yang tinggi d) Persatuaan dan kesatuaan bangsa ditonjolkan dari sikap solidaritas para pemuda SARAN a) Jangan hanya kaum muda yang ikut bergerak, kaum tua juga harus ikut bergerak b) Teruslah kembangkan solidaritas dan gotong royong terhadap sesama bangsa c) Bangun dan pertahankan bhineka tunggal ika dan norma-norma pancasila d) Terapkan undang-undang dan berprilakulah berdasarkan asas pancasila

TUGAS MANDIRI I. PENDAHULUAN 1. LATAR BELAKANG a. Setiap bangsa dan negara yang ingin berdiri kokoh kuat, tidak mudah terombangambing oleh kerasnya persoalan hidup berbangsa dan bernegara, tentu perlu memiliki dasar negara dan ideologi negara yang kokoh dan kuat pula. Tanpa itu, maka bangsa dan negara akan rapuh. b. Mempelajari Pancasila lebih dalam menjadikan kita sadar sebagai bangsa Indonesia yang memiliki jati diri dan harus diwujudkan dalam pergaulan hidup sehari-hari untuk menunjukkan identitas bangsa yang lebih bermartabat dan berbudaya tinggi. c. Ideologi mempunyai arti pengetahuan tentang gagasan-gagasan, pengetahuan tentang ide-ide, science of ideas atau ajaran tentang pengertian-pengertian dasar. d. Ideologi berintikan seperangkat nilai yang bersifat menyeluruh dan mendalam yang dimiliki dan dipegang oleh seseorang atau suatu masyarakat sebagai wawasan atau pandangan hidup. Melalui rangkaian nilai itu kita mengetahui bagaimana cara yang paling baik, yaitu secara moral atau normatif dianggap benar dan adil, dalam bersikap dan bertingkah laku untuk memelihara, mempertahankan, membangun kehidupan duniawi bersama dengan berbagai dimensinya. 2. POKOK PERMASALAHAN jika memang nilai keadilan di negara ini sudah terjamin mengapa masih banyak tindakan asusila yang merusak moral? 3. TUJUAN ANALISA STRATEGI - Mengetahui arti ideology secara luas dengan berlandaskan pengertian harfiah bahwa ideology berarti a system of ideas - Mewujudkan suatu asas kerokhanian, pandangan dunia, pedoman hidup, pegangan hidup yang dipelihara, dikembangkan, diamalkan, dilestarikan kepada generasi berikutnya, diperjuangkan dan dipertahankan dengan kesediaan berkorban. - Membahas fungsi ideology dari segala aspek - Menganalisis factor-factor terkait, yang akan kami bahas dalam colega, pandangan hidup, dan ekonomi berdasarkan butir-butir pancasila 4. KERANGKA KONSEP - Pembukaan UUD 45 Pokok Pikiran keempat : Negara berdasarkan atas Ketuhanan Yang Maha Esa, menurut dasar kemanusiaan yang adil dan beradab. Oleh karena itu, Undang-Undang Dasar harus mengandung isi yang mewajibkan pemerintah dan lainlain penyelenggara negara untuk memelihara budi pekerti kemanusiaan yang luhur dan memegang teguh cita-cita moral rakyat yang luhur . - Pancasial sebagai ideology terbuka, bahwa nilai-nilainya tetap namun penjabarannya dapat dikembangkan secara kreatif dan dinamis sesuai dengan kebutuhan dinamika perkembangan masyarakat Indonesia itu sendiri. - Pancasila sebagai suatu system filsafat juga merupakan ilmu induk sebagai pangkal dan landasan bagi pengembangan ilmu-ilmu khusus lainnya. - Pancasila dapat membantu sistematisasi consensus-consensus nasional menjadi suatu ideology terpadu. 5. METODE ANALISA - Bersumber dari buku UUD 1945 P-4 GBHN - Bersumbar dari buku pancasila sebagai ideology, Dll.

II. LANDASAN TEORI PUSTAKA Pancasila sebagai ideologi nasional yang mempunyai empat tipe yaitu : - Ideologi konservatif,yaitu ideologi yang memelihara keadaan yang ada (status quo), setidak-tidaknya secara umum,walaupun membuka kemungkinan perbaikan dalam halhal teknis - Kontra ideologi, yaitu melegitimasi penyimpangan yang ada dalam masyarakat sebagai yang sesuai dan malah dianggap baik - Ideologi reformis, yaitu berkehendak untuk mengubah keadaan - Ideologi revolusioner, yaitu ideologi yang bertujuan mengubah seluruh sistem nilai masyarkat itu Pancasila sebagai ideologi nasional mengandung nilai-nilai budaya bangsa indonesia, yaitu cara berfikir dan cara kerja perjuangan KOTA BANDUNG SEJARAH KOTA BANDUNG Setelah Kemerdekaan Indonesia pada tahun 1945, Bandung ditentukan sebagai ibukota provinsi Jawa Barat. Selama perjuangan kemerdekaan 1945-1949 melawan Belanda ketika mereka ingin merebut kembali koloni mereka, Bandung adalah salah satu tempat pertempuran terberat. Komandan militer Belanda menetapkan ultimatum bagi pejuang Indonesia di Bandung untuk meninggalkan kota. Sebagai tanggapan, pada tanggal 24 Maret 1946, banyak bagian selatan Bandung sengaja dibakar sebagai pejuang kiri;. Peristiwa yang dikenal sebagai Bandung Lautan Api atau 'Bandung Lautan Api' GEOGRAFI Bandung, ibukota provinsi Jawa Barat, terletak sekitar 180 kilometer (110 mil) tenggara Jakarta, adalah kota terbesar ketiga di Indonesia. Elevasi adalah 768 meter (2.520 kaki) di atas permukaan laut dan dikelilingi oleh sampai dengan 2.400 m (7.874 kaki) dataran tinggi vulkanik Akhir Tersier dan Kuarter km 400 datar di pusat Bandung polos terletak di tengah 2,340.88. km luas Cekungan Bandung; baskom terdiri dari Bandung, kota Cimahi, bagian dari Kabupaten Bandung, bagian Barat Kabupaten Bandung, dan bagian dari Kabupaten Sumedang. sungai utama cekungan adalah Citarum tersebut;. salah satu cabang, yang Cikapundung, Bandung membagi dari utara ke selatan sebelum menyatu dengan Citarum lagi di Dayeuhkolot. Cekungan Bandung merupakan sumber penting air untuk minum, air irigasi dan perikanan, dan 6.147 juta m air tanah adalah waduk besar bagi kota. Bagian utara kota ini Hillier dari yang lain; yang dipotong dibedakan puncak datar bentuk gunung Tangkuban Perahu (Tangkuban Perahu secara harfiah berarti 'up-ternyata perahu') dapat dilihat dari kota ke utara. Jangka panjang aktivitas gunung berapi telah menciptakan tanah yang subur andisol di utara, cocok untuk padi yang intensif, buah, teh, tembakau dan kopi perkebunan. Di selatan dan timur, tanah aluvial disimpan oleh sungai Cikapundung yang sebagian besar ditemukan. Iklim Kota Bandung memiliki iklim monsoon tropis lembab, Karena elevasi, The iklim di Bandung dingin dari kota-kota Indonesia yang paling dan dapat diklasifikasikan sebagai lembab, suhu rata-rata adalah 23,6 C (74,5 F) sepanjang tahun [8]. Rata-rata curah hujan tahunan berkisar dari 1.000 milimeter di daerah tengah dan tenggara sampai 3.500 milimeter di utara kota.

LAMBANG KOTA BANDUNG

Lambang kota Bandung ditetapkan dengan Peraturan Daerah Kota besar Bandung tahun 1953, tertanggal 8 Juni 1953, yang diijinkan dengan Keputusan Presiden tertanggal 28 april 1953 No. 104 dan diundangkan dalam Berita Propinsi Jawa Barat tertanggal 28 Agustus 1954 No. 4 lampiran No. 6 Lambang tersebut bertokoh PERISAI yang berbentuk JANTUNG. Perisai tersebut terbagi dalam dua bagian oleh sebuah BALOK- LINTANG mendatar bertajuk empat buah, yang berwarna HITAM dengan pelisir berwarna PUTIH(PERAK) pada pinggir sebelah atasnya: bagian atas latar KUNING (EMAS) dengan lukisan sebuah GUNUNG berwaarna HIJAU yang bertumpu pada blok-lintang daaan bagian bawah latar PUTIH(PERAK) dengan lukisan empat bidaang jalur mendatar berombak yang berwarna BIRU. Di bawah perisai itu terlukis sehelai PITA berwarna KUNING (EMAS) yang melambai pada kedua ujungnya, Pada pita itu tertulis dengan huruf-huruf besar latin berwarna HITAM amsal dalam bahasa KAWI, yang berbunyi GEMAH RIPAH WIBAWA MUKTI.

III. POLA PIKIR

PANCASILA

IDEOLOGI NEGARA

DASAR NEGARA

NILAI-NILAI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NEGARA

NILAI-NILAI PANCASILA SEBAGAI DASAR NEGARA

SIKAP POSITIF TERHADAP NILAI PANCASILA DALAM KEHIDUPAN BERBANGSA, BERNEGARA, DAN BERMASYARAKAT

BAB IV HASIL ANALISA


ANALISIS STRATEGI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI DALAM PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN KEHIDUPAN BANGSA DAN BERNEGARA, MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA, DAN PERDAMAIAN ABADI
STRATEGI PANCASILA KEHIDUPAN BANGSA DAN BERNEGARA 1 a. Bangsa yang memegang teguh agama nya akan mtimbul kesolidan di masyarakatnya b. Akan timbul rasisme yang menyebabkan pertikaian c. Terdapat kerukunan akan umat beragama yg saling menghargai d. Gejala-gejala kesadaran sosial masih kurang dalam diri bangsa a. Bangsa yang mematuhi undangundang hidupnya akan tertata dan terkontrol secara sepaham b. Pedoman undang-undang masih d pertanyakan d bangsa dan wilayah ini. c. Hasil pikiran manusia berkat daya refleksinya yang tajam mengenai segala sesuatu disekelilingnya d. Mempunyai konsekuensikonsekuensi tersendiri,antara lain menunjukkan sifat eksklusif,karena memberlakukan agama dari satu bagian masyarakat a. Negara berasaskan undangundang akan membentuk suatu persatuan dan hidup berbangsa dengan damai b. Segelintir dari masyarakat ada yang tidak mematuhi undangundang sehingga persatuan sulit untuk di bentuk c. Pancasila merupakan ideologi negara NKRI. d. Namun di pihak lain pancasila memberikan batas-batas yang tidak boleh dilangar a. Pemimpin yang bijaksana mampu menciptakan kehidupanbangsa dan bernegara b. Kesalahan memilih pemimpin yang tidak bijaksana akan membuat aturan yang ada tidak di tegakan c. Pancasila sebagai etika sosial yang mampu memberikan kaidah-kaidah penting bagi pembangunan d. Memerangi kemiskian yang menjadi beban penderita rakyat sejak lama a. Masyrakat yang memiliki kecintaan terhadap bangsa dan negaranya, akan memberikan keadilan terhadap keputusannya b. Masyarakat indonesia tidak menyadari situasi kehidupan yang sedang dihadapinya c. Pancasila sebagai ideologi terbuka d. Kemajuan ilmu pengetahuan kecangiahan teknologi dan lajunya komunikasi membuat dunia semakin terbuka MENCERDASKAN KEHIDUPAN BANGSA 2 Pemilihan agama yang ada di dasarkan atas logika yang dimiliki Tidak ada tempat bagi orang yang tidak beragama Setiap agama dapat bersatu saling bergotong-royong Dapat terbentuknya aliran kepercayaan baru yang dapat mengancam keutuhan bangsa PERDAMAIAN ABADI 3 a. Berdasarkan faktor sosial dan moral serta di dasarkan dengan sikap saling menghargai terbentuklah perdamaian abadi b. Ketidak pedulian akan agama menyebabkan moral menjadi jatuh c. Ikhtiar untuk senantiasa hidup dekat dgn tuhan yme d. Gagalnya perdamaian karena menurunnya moral yang ada a. Kehendak kuat dari seluruh masyarakat unt mewujudkan kemerataan sosial b. Titik berat pada nuansa manusiawi dlm menggalang hub. Bermasyarakat yang adil c. Ada kehendak kuat dari masyarakat untuk mewujudkan perdamaian abadi dan keadilan sosial d. Kerusakan ideologi negara diebabkan oleh ketidakadilan perdamaian abadi

a. b. c. d.

KETUHANAN YANG MAHA ESA

KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB

II

a. Setiap daerah dapat mengembangkan bakat dan kemampuannya b. Masih banyaknya orang yang tidak mampu tidak bisa sekolah c. Dengan di adakannya sekolah gratis d. Banyak orang yang tidak berpendidikan sehingga mereka melakukan kegiatan anarkis

PERSATUAN INDONESIA

III

a. Kerjasama antar negara dalam menghadapi permasalahan yang ada di dalam negara b. Perbedaan status sosial mengakibatkan perpecahan c. Permsalahn yang sering terjadi dapat di hindari d. Perpecahan dimana-mana akibat dari perbedaan status sosial

A. Terciptanya perdamaian abadi dei mewujudkan suatu persatuan indonesia b. Nasionalisme menjiwai setiap perjanjian perdamaian c. Menjalin perjanjian damai dengan negara tetangga untuk membentuk suatu kesatuan d. Terjadi kecemburuan antara negara tetangga dan menjadi peperangan karna kecemburuan sosial a. Kepemimpinan yang demokratis menyebabkan penyatuan seluruh bangsa yang menyebabkan perdamaian b. Pemimpin di ganti maka perdamaian sulit terjadi c. Dapat membentuka suatu bangsa yang didasarkan atas keputusan pemimpin yang bijak sana d. Demokratis akan menghilang seiring berjalannya waktu a. Keadilan sosial yang menyebabkan perdamaian abadi b. rakyat indonesia tidak memiliki keadilan sosial maka tidak terbentuknya perdamaian abadi c. Terbentuknya suatu gotong royong untuk membangun suatu keadilan d. Keadilan sosial yang mengorbankan moral

KERAKYATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAH KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARA TAN/PERWAKILAN

IV

a. Rakyat menjadi mandiri karena banyak pemimpin yang berpendidikan mengatur negara b. Banyak masyarakat saling menjatuhkan karna ingin merebut kekuasaan c. Masyarakat yang cerdas dapat menata negaranya dengan pola pikir yang jenius d. Pemimpin yang cerdas akan bertingkah semena-mena karna menganggap masyarakatnya kurang berpendidikan a. Masyarakat yang adil selalu mendapat fasilitas yang lebih nyaman b. Banyak dari masyarakat yg tidak berpendidikan terlantar dan tidak di pedulikan c. Terbukanya sekolah gratis untuk yang tidak mampu d. Terjadi kecemburuan sosial

KEADILAN SOSIAL BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

HASIL PEMIKIRAN jika memang nilai keadilan di negara ini sudah terjamin mengapa masih banyak tindakan asusila yang merusak moral? *Jawab : Ada dua sebab dari pertanyaan berikut, yaitu sebab internal dan sebab eksternal. Sebab internal adalah kebutuhan mensosialisasikan nilai-nilai sosial kepada generasi baru, yang jelas belum mengenalnya. Proses sosialisasi nilai adalah bagian yang alami dalam kehidupan masyarakat. Sebagai bangsa kita sudah bersepakat bahwa lingkungan primordial terdasar ini, keluarga, berada di luar campur tangan pemerintah, walaupun dalam lingkup hidup kebersamaan. Keluarga dalam UU perkawinan, adalah kawasan yang otonom. Negara hanya melayani secara administrative. Sehingga terkadang pemerintah tidak melihat dan meninjau lebih jauh tentang masyarakat yang tidak mengikuti undang-undang. Sebab eksternal adalah masyarakat selalu mengikuti budaya luar yang tidak memikirkan undang-undang yang berlaku, sehingga kehidupan yang adil serta saling menghormati masih kurang di Negara ini. Sebagian besar dari masyarakat masih kurang menyadari akan kedisipilnan dan hidup saling menghargai dan menghormati. Seharusanya kita sebagai masyarakat menghargai dan mematuhi undang-undang yang berlaku.

BAB V PENUTUP
1. KESIMPULAN a. Ideologi berintikan seperangkat nilai yang bersifat menyeluruh dan mendalam yang dimiliki dan dipegang oleh seseorang atau suatu masyarakat sebagai wawasan atau pandangan hidup mereka. b. Ideologi mempunyai arti pengetahuan tentang gagasan-gagasan, pengetahuan tentang ide-ide, science of ideas atau ajaran tentang pengertian- pengertian dasar. Dalam pengertian sehari-hari menurut Kaelan idea disamakan artinya dengan citacita. c. Dalam hal Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia, bangsa Indonesia dalam menunaikan tugas hidupnya terkenal lebih bersifat sosial dan berlaku adil terhadap sesama, bukti-buktinya adanya bendungan air, tanggul sungai, tanah desa, sumur bersama, lumbungdesa, tulisan sejarah kerajaan Kalingga, Sejarah Raja Erlangga, Sunan Kalijaga, Ratu Adil, Jaka Tarub, Teja Piatu, dan sebagainya, penyediaan air kendi di muka rumah, selamatan, dan sebagainya. 2. SARAN a. Permasalahan Pancasila tidak semuanya dapat dipecahkan melalui jalur politik kenegaraan semata, maka kita dapat menggunakan jalur lain yang membantu memberikan kritik dan saran bagi pemikiran Pancasila, jalur itu adalah jalur akademis, yaitu dengan pendekatan ilmiah, ideologis, theologis, maupun filosofis. b. Setiap manusia di dunia pasti mempunyai pandangan hidup. Pandangan hidup bangsa haruslah berdasarkan kristalisasi nilai-nilai yang diyakini kebenarannya maupun manfaatnya oleh suatu bangsa sehingga darinya mampu menumbuhkan tekad untuk mewujudkannya di dalam sikap hidup sehari-hari.

c. Globalisai adalah proses dimana perdagangan, informasi dan budaya semakin bergerak melintasi batas Negara. Maka dengan globalisasi semoga Indonesia dapat bangkit dari keterpurukan.

TUGAS PANCASILA

Ulfani Aprilia Kartini 1102009288 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS KUIS ANALISIS STRATEGI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL DAN PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA DI PURWOKERTO
STRATEGI PANCASILA a. Ketuhanan Yang Maha Esa I b . c. PANCASILA SEBAGI IDEOLOGI NEGARA 1 Kekuatan saling menghormati dan menghargai antar umat beragama demi terwujudnya rasa persatuan dan kesatuan. keberagaman agama di Indonesia kian berkembang, menganut multi ketuhanan memicu perpecahan meningkatkan keimnan kepada Tuhan sebagai keimanan yang luhur bangsa Indonesia sebagai negara ketuhanan Pancasila bersifat integralistik, yang mengutamakan nilai-nilai keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia kemanusian yang adil dan beradab sulit diperoleh jika nilai ideologi tidak maksimal mewujudkan keadilan serta kesejahteraan bagi seluruh rakyat Indonesia pancasila bersift integralistik, yang memelihara semangat persatuan, kesatuan, kekeluargaan dan gotong royong (kerjasama) masyarakat Indonesia yang madani menyulitkan memeroleh prinsipal yang satu jika tidak berpegang kepada nilai persatuan, tenggang rasa, dan kebersamaan mewujudkan bangsa Indonesia yang bersatu tanpa perpecahan dari pandangan integritas antara pemerintahan dan rakyat selalu mengutamakan kepentingan bersama yang mengutamakan musyawarah untuk mufakat Demokratisasi landasan pancasila, yang melibatka oknum-oknum tertentu yang menyalahartikan demokrasi sebenarnya Memeroleh mufakat berlandaskan nilai-nilai masyarakat Pandangan integritas pancasila antara pemerintah dan rakyat, negara memikirkan penghidupan dan kesejahteraan bangsa seluruhnya, negara menyatu dengan rakyat dan tidak memihak pada salah satu golongan dan tidak pula mementingkan kephidupan pribadi Ketidakmerataan keadilan bagi seluruh warga Indonesia terutama rakyat kecil Keadilan memunculkan kesejahteraan bagi setiap warganya PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI TERBUKA a. b . c. 2 Pancasila sebagai acuan berkehidupan negara yang menggali kekayaan rohani, masyarakat Indonesia sendiri Paham-paham non rohani yang bertentangan dengan ide-ide pancasila sebagai ideologi terbuka ideologi terbuka adalah ideologi yang dapat berinteraksi dengan perkembangan zaman sehingga nilai luhur pancasila akan selalu update Pancasila sebagai ideologi terbuka yang mengambil nilai-nilai uhur budaya, moral bangsa,Indoseia yang memikul keadilan bagi setiap warga didalamnya Cita-cita pancasila yang masuk akal dan bukan angan-angan yang tidak dapat direalisasikan keadilan akan terus tercapai sesuai dengan modernisasi yang tetep ditampilkan pancasila yang sesuai akan perkembangan zaman Pancasila merupakan keterbukaan gagasan dasar yang padu dan bulat menggambarkan persatuan Indonesia tidak tenggang rasa dan sikap tidak bersatu menimbulkan perpecahan Pancasila merumuskan ha ihwal buruk baiknya sesuatu dan cita-cita satu persatuan bangsa Indosnesia Pancasila bersifat demokratis, mementingan ide bersama melalui musyawarah untuk mufakat mufakat tidak dapat ditemukan pada beberapa masyarakat yantidak melaksanakan demokratisasi dalam arti yang sebenarnya kemufakatan aan sesuai dengan nilai-nilai pancasila sebagai ideologi terbuka dan perkembangan zaman Pancasila menciptakan nilai-nilai keadilan bagi seluruh masyarakat Indonesia

a. Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab II b . c. a. Persatuan Indonesia III b . c. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan a. IV b . c. a. Keadilan Sosial Bagi Seluruh Rakyat Indonesia

a.

b . c. a. b . c. a. b . c. a.

V b . c.

b . c.

Hal-hal yang tidak mndukung pancasila sebagai ideologi terbuka sulit merumuskan keadilan didalamnya Nilai leluhur pancasila yang menciptakan modernisasi dalam batas yang sesuai

Kesimpulan : Pancasila sebagai ideologi nasional menciptakan Indonesia sebagai negara Ketuhanan yang Maha Esa Pancasila sebagai ideologi nasional mendistribusikan persatuan diseluruh Indonesia Pancasila sebagai ideologi terbuka tetap menciptakan suatu ideologi yang sesuai dengan zamannya Pancasila memberikan penghidupan rakyat Indonesia memeroleh mufakat melalui musyawarah yang menghargai pendapat sesamanya Saran Selalu menerapkan kehidupan beragama sesuai yang dituangkan dalam sila pertama pancasila Menjaga persatuan Indonesia dengan siap siaga betolenransi antar sesama dan tengganga rasa Wujudkan Indonesia adil dan bersatu sesuai dalam sila pancasila di berbagai aspek kehidupan

UJIAN TENGAH SEMESTER ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI SUMPAH PEMUDA DALAM SUMPAH DOKTER DILIHAT DARI ETIKA PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL DENGAN STUDI KASUS DI KOTA PURWOKERTO
Strategi Pancasila Ketuhanan Yang Maha Esa I a. b. c. d. Membangun Integritas Pemuda 1 Pemuda membangun integritas tidak terlepas dari pengamalannya terhadap tuhan yang satu Suka bermalas-malasan, menjatuhkan mental pemuda yang teguh akan Tuhan yang satu Kuatnya integritas pemuda mencerminkan masa depan bangsa yang cemerlang Iman kepada Tuhan, membawa generasi muda untuk bersikap adil, jujur, ikhlas, dan tulus. Integritas pemuda yang kuat aan menciptakan keadilan bagi masyarakat Purwokerto. Sikap yang tidak tegas dan adil menimbulkan kesenjangan keadilan satu sama lainnya Denga integritas kuat, masyarakat membangun daerah dengan baik. Menciptakan generasi adil dan beradab dengan menjunjung tinggi sikap integritas. Persatuan antar pemuda membangun integritas sesama dengan baik pula. Perpecahan merusak integritas pemuda. Bhineka tunggal Ika tetap terjalin dengan persatuan dari setiap pemuda yang memiliki integritas baik. Rendahnya integritas antar pemuda, memermudahkn terjadinya perpecahan antar sesama. Kebijaksanaan pemimpin Purwokerto ikut membangun integritas yang kuat bagi pemudapemudinya. Kegagalan suatu sistem pemerintahan dalam kebijaksanaan mufakat bersama, akibat rendahnya integritas Musyawarah mencapai mufakat yang siap membangun integritas pemuda dalam berkomitmen. Perbedaan pendapat dapat menjadi halangan, jika tidak adanya integritas yang kuat. Pikiran pemuda yang penuh integritas kuat menjadikan keadilan bagi seluruh rakyat Indonesia. Rakyat purwokerto membutuhkan pemimpin yang adil untuk kesejahteraan rakyat. Integritas yang tinggi menciptakann keadilan. a. b. c. d Kemanusiaan Yang Adil dan Beradab II a. b. c. d. Persatuan Indonesia III a. b. c. d. Kerakyatan Yang Dipimpin Oleh Hikmat Kebijaksanaan dalam Permusyawaratan dan Perwakilan IV a. b. c. d. Keadilan Sosial Bagi Seluruh V a. b. c. a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. Kewajiban Dokter Terhadap Pasien 2 Dokter melakukan tindakan maksimal yang terbaik untuk pasien, yang merupakan perwujudan tanggung jawab profesinya pada Tuhan Rendahnya keimanan seorang dokter cenderung melakukan malapraktik Dokter muslim yang memertanggun jawabkan profesinya di mata Tuhan dengan berdasarkan asas beneficence dan non malafificence. Tanggung jawab profesi dokter terhadap Tuhan Yang Maha Esa. Dokter melaksanakan kewajiban seadil-adilnya terhadap seluruh pasien, bagaimanapun keadaan pasiennya. Rendahnya moralitas dokter yang membeda-bedakan perawatan bagi pasiennya. Terciptanya dokter muslim penuh tanggung jawab dan berkeadilan Persaingan sesamanya menjadi tantangan setiap dokter untuk melakukan yang terbaik. Dokter yang teguh akan persatuan bangsanya. Rendahnya sikap persatuan, menimbulkan konflik intern dokter. Melaksankan kewajiban dengan baik, yang berasaskan persatuan sesamanya. Perpecahan antar intern dokter dalam memaksimalkan kewajibannya jika rendahnya integritas. Bersama-sama dalam mencapai mufakat ti dokter untuk melaksanakan kewajibannya. Bermusyawarah sebelum mengambil tindakan yang tepat dan akurat. Menciptakan kekompakan tim dokter pada kewajibannya. Gagal mencapai keberhasilan tindakan, apabila tidak menganut musyawarah dalam keputusan bersama. Dokter muslim yang adil dalam memberikan perawatan. Kesenjangan timbul apabila terdapat ketidakadilan perawatan yang diberikan seorang dokter Kesejahteraan kesehatan masyarakat Purwokerto dalam perwujudan okter adil. a. b. c. d Kewajiban Dokter Terhadap Diri Sendiri 3 Kewajiban memertanggung jawabkan segala tindakannya di mata Tuhan Yang Maha Esa. Tidak mempermainkan tugas profesi dokter. Ridho Allah selalu menyertai dokter muslim yang melaksanakan tugas kemuliaannya. Tindakan malapraktik yang tentu mudah terjadi dari seorang dokter muslim yang tidak beriman sesungguhnya pada Allah. Senantiasa melaksanakan kadilan bagi dirinya dan tentu pasiennya. Ketidakadilan bagi dirinya menyebabkan hancurnya karier seorang dokter. Dokter muslim dengan adil menata management waktunya. Ancaman psikologis bagi setiap dokter yang gagal dalam menagement waktu. Dokter harus menanmkan sikap persatuannya. Sikap menciptakan perpecahan. Bersama-sama menanmkan sikap persatuan untuk mewujudkan konsil kedokteran yang teguh bersatu. Ancaman bagi seorang dokter untuk terkucilkan bila tidak menumbuhkan sikap persatuannya. Dokter membiasakan sikap musyawarah dalam mengambil keputusan. Rendahnya kebijaksanaan memicu tindakan yang merugikan baik bagi dirinya maupun pasien. Mencapai kata mufakat melalui musyawarah dan selalu mengharapkan kebijaksanaan dalam hasil diskusi. Sikap kebijaksnaan yang mewujudkan dokter muslim berilmu. Menanamkan sikap adil untuk dirinya dan pasien untuk terlaksanamnya tugas yang maksimal. Kehancuran karier seorang dokter yang tidak berlandaskan keadilan. Menjadi dokter yang profesional dengan penuh keadilan.

a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c.

d.

Integritas rendah memicu kesenjangan keadilan.

d.

Runtuhnya kepercayaan masyarakat pada dokter yang tidak adil.

d,

Runtuhnya kepercayaan masyarakat terhadap dokter yang gagal dalam melaksanakan keadilan.

POLA PIKIR DOKTER

KETUHANAN

PANCASILA

SUMPAH DOKTER

UUD KODEKI
PENUTUP 1. Kesimpulan a. Berprinsip ketuhanan untuk mencapai cita-cita dokter muslim. b. Mengdepankan integrits untuk mencapai dokter musim yang bermatabat. c. Berpegang teguh pada kodeki dan janji baiat dokter muslim. d. Pancasila dijadikan sebagai acuan untuk melaksanakan praktik kedokterannya. 2. Saran a. Mengedepankan kewajiban profesi kemanusiaan. b. Berprilaku adil dalam tindak kedokteran. c. Belajar untuk memerluas wawasan guna mencapai dokter muslim yang beilmu. d. Meningkatkan integritas dalam praktik kedokteran

TUGAS MANDIRI I. PENDAHULUAN Kota Purwokerto Kota Purwokerto adalah ibukota Kabupaten Banyumas, Jawa Tengah, Indonesia. Jumlah penduduknya 249.705 jiwa pada tahun 2005. Berbagai julukan di sandang kota di jalur selatan Jawa Tengah ini dari Kota Wisata, Kota Kripik, Kota Transit, Kota Pendidikan sampai kota Pensiunan karena begitu banyaknya pejabat-pejabat negara yang pensiun dan akhirnya menetap di kota ini. Purwokerto juga dapat populer di telinga masyarakat Indonesia karena berdirinya sebuah perguruan tinggi negeri ternama yaitu Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed). Di kota ini pula terdapat museum Bank Rakyat Indonesia, karena bank pertama kali berdiri ada disini dan pendiri bank ini adalah R. Wirya Atmadja putra daerah Purwokerto. Geografi Purwokerto terletak di selatan Gunung Slamet, salah satu gunung berapi yang masih aktif di pulau Jawa, secara geografi Purwokerto terletak di koordinat 726S 10914E. Selain menjadi pusat pemerintahan karena menjadi pusat koordinasi daerah Jawa Tengah bagian Barat Bakorlin. Sejarah Awal-awal abad XX. Pada suatu kota. Saat itu, babak baru dalam tata ruang tengah memasuki kota tersebut. Setiap jalan terlihat lebar. Pepohonan hijau nan rindang meneduhi para pejalan kaki ketika melintas di area pedestrian. Jalan-jalan terlihat asri. Sulit untuk membedakan antara jalan utama dengan jalan penghubung. Di depan gedung karesidenan, terdapat sebuah taman kota. Taman Merdeka, nama taman itu. Sebuah taman untuk tempat warga kota melepas penat setelah kesibukan. Kota terasa nyaman bagi warganya. Inilah suasana Kota Purwokerto dengan perencanaan tata ruang yang baru. Suatu masa ketika Pulau Jawa mulai berkembang. Saat itu, kota-kota di Pulau Jawa tengah mengalami lonjakan penduduk. Kota-kota meledak. Hampir di setiap kota, pertambahan penduduk sekitar 10 kali sampai 20 kali lipat. Kota-kota, mengalami masalah akut tentang tata ruang. Pemerintah kolonial Belanda kelimpungan menghadapi persoalan itu. Sibuk mencari model pembangunan bagi kota-kota di Jawa. Saat kesibukan meliputi Pemerintah Kolonial Belanda, Herman Thomas Kartsen menjejakkan kaki di Semarang pada 1914. Kota yang juga tengah mengalami persoalan pertambahan penduduk. Dalam catatan W.F. Wertheim melalui buku Masyarakat Indonesia dalam Transisi, pertambahan penduduk di kota itu hampir mencapai seratus persen. Di kota tersebut, Kartsen menemui Henri Maclaine Pont. Pont adalah teman Kartsen semasa kuliah di Insitut Teknologi Delf, Amsterdam, Belanda. Di Semarang, Pont mendirikan biro arsistek. Melalui Pont, Kartsen mendapat banyak informasi tentang keadaan Semarang dan kota lainnya. Kedatangan Kartsen di Semarang adalah guna merancang Kota Semarang dan kota-kota di Pulau Jawa. Ekonomi Secara tradisional, Purwokerto bukan merupakan kota industri maupun perdagangan. Sampai saat ini, aktivitas industri amat jarang ditemukan di Purwokerto, padahal Purwokerto merupakan daerah potensial yang sangat strategis untuk melakukan investasi dalam bidang Industri selain dari lahan yang masih luas, akses menuju kota-kota besar lainnya yang mudah,

juga tenaga kerja profesional di Purwokerto masih banyak. Kota ini bisa dikatakan tidak memiliki industri dalam skala besar yang dapat menyerap ribuan tenaga kerja atau mencakup wilayah puluhan hektar. Jika pun ada industri, itu umumnya industri-industri tradisional yang hanya mempekerjakan puluhan pekerja (seperti industri rokok rumahan, industri mie atau soun kering kecil-kecilan, pabrik pengolah susu skala kecil, industri peralatan dari logam yang tidak seberapa, serta industri makanan oleh-oleh yang hanya ramai pada musim Lebaran). Sektor perdagangan pun setali tiga uang. Di kota ini tidak ditemukan aktivitas perdagangan dalam skala besar. Kota ini tidak memiliki pelabuhan atau fasilitas bongkar-muat barang dalam skala yang secara ekonomi signifikan. Juga tidak terdapat areal pergudangan yang dapat menyimpan komoditas dalam jumlah ribuan kubik. Pendek kata, kota ini sama sekali bukan kota industri dan perdagangan. Sampai dengan awal dekade 2000-an, kota ini lebih cocok disebut sebagai kota pegawai dan anak sekolah. Mata pencaharian penduduk yang bisa diandalkan untuk hidup cukup adalah dengan menjadi pegawai negeri maupun BUMN. Akhirnya, kota ini secara ekonomi saat itu tidak terlalu berkembang. Perubahan secara cukup signifikan terjadi mulai tahun-tahun 2000-an, yakni saat kota ini mulai dibanjiri mahasiswa-mahasiswa dari berbagai kota di pulau Jawa untuk menuntut ilmu di perguruan tinggi di sini (terutama di Universitas Jenderal Soedirman dan di Universitas Muhammadiyah Purwokerto UMP). Sejak saat itu, aktivitas ekonomi rakyat yang berkenaan dengan kebutuhan mahasiswa pun menggeliat. Ribuan kamar kos dibangun untuk disewakan kepada para mahasiswa pendatang. Ratusan tempat makan didirikan untuk melayani kebutuhan lambung para mahasasiswa yang menjalani siklus lapar setiap 6 jam. Kios-kios alat tulis bermunculan. Warnet tumbuh bagai cendawan di musim semi. Bahkan, jasa pencucian baju (laundry) pun bermunculan guna memenuhi kebutuhan pembersihan pakaian para mahasiswa yang memiliki sedikit waktu untuk mencuci sendiri. Kondisi ini membuat perekonomian kota Purwokerto tumbuh cukup signifikan sebagai kota jasa. Bahasa dan Budaya Bahasa yang digunakan adalah bahasa Jawa dengan dialek Banyumasan atau lebih familiar dengan istilah Ngapak. Bahasa ini merupakan bahasa kebanggaan yang patut untuk dilestarikan dan dihargai. Dialek dan budaya masyarakatnya memperkaya keanekaragaman Indonesia. Wikipedia juga turut melestarikan bahasa banyumasan ini dengan menerbitkan. Kenthongan atau musik thek-thek adalah seni musik yang dimainkan dengan alat musik bambu yang dimainkan oleh 20-40 orang. Kebudayaan Begalan dan Ronggeng adalah kesenian asli Banyumas yang sekarang sudah mulai pudar keberadaaannya. Pendidikan Purwokerto dikenal sebagai salah satu kota pelajar di Pulau Jawa.

II. HASIL ANALISA


ANALISA STRATEGI, SITUASI, DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN BERSATU, MELINDUNGI SEGENAP BANGSA INDONESIA, DAN MAKMUR DENGAN STUDI KASUS DI KOTA PURWOKERTO
STRATEGI PANCASILA A. B. KETUHANAN YANG MAHA ESA I C. D. A. KEMANUSIAAN YANG ADIL DAN BERADAB B. II C. D. A. B. PERSATUAN INDONESIA III C. D. KERAKYAATAN YANG DIPIMPIN OLEH HIKMAT DAN KEBIJAKSANAAN DALAM PERMUSYAWARAT AN PERWAKILAN BERSATU I Kekuatan untuk mempersatukan warga kota Purwokerto didasari dengan ketuhanan yang maha ESA. Saling tidak menghormati agama orang lain merupakan kelemahan warga kota Purwokerto unutk menyaukan satu sama lain. Saling menghormati satu sama lain adalah peluang untuk menyatukan warga kota Purwokerto. Tidak saling menghargai adalah ancaman untuk mencerai beraikan persauan warga kota Purwokerto. Keadilan merupakan salahsatu kekuatan warga kota Purwokerto untuk bersatu. Adab yang buruk akan menjadi kelemahan warga kota Purwokerto untuk bersatu. Tidak membeda-bedakan status social adalah peluang untuk bersatunya warga kota Purwokerto. Ketidakadilan anar warga adalah ancaman bagi persatuan warga kota Purwokerto. Merayakan perlombaan pada saat hari kemerdekaan merupakan kekuatan untuk mempersatukan warga kota Purwokerto. Tidak peduli sau sama lain adalah ancaman untuk persatuan warga kota Purwokerto. Bersama-sama membangun sebuah usaha merupakan peluang untuk mempersatukan warga kota Purwokerto. Keegoisan meruakan ancaman bagi persatuan. A. B. C. D. A. B. C. D. A. B. C. D. A. B. C. D. A. B. C. D. MELINDUNGI SEGENAP BANGSA INDONESIA II Untuk melindungi bangsa Indonesia kekuatan warga kota Purworejo adalah berdoa kepada Tuhan yang maha ESA. Ketidak pedulian terhadap bangsa Indonesia adalah kelemahan warga kota Purwokerto. Selalu berdoa dan berusaha adalah peluang warga kota Purwokerto untuk melindungi bangsa Indonesia. Saling menyalahkan satu sama lain merupakan ancaman warga kota Purwokerto untuk melindungi bangsa Indonesia. Orang-orang Purwokerto yang adil sangat diperlukan untuk melindungi bangsa Indonesia. Bertingkah laku baik dan selalu adil adalh peluang warga kota Purwokerto untuk melindungi bangsa Indonesia. Ancama perlindungan bangsa Indonesia adalah ketidakadilan warga kota Purwokerto. Selalu berlaku yang tidak didasari dengan ketidak adilan tidak akan melindungi bangsa Indonesia. Dengan membangun sarana prasarana untuk pendidikan merupakan kekuatan untuk melindungi bangsa Indonesia. Melestarikan bahasa daerah Purwokerto adalah peluang untuk melindungi bangsa Indonesia. Tidak melestarikan makanan khas Purwokerto merupakan kelemahan untuk melindungi bangsa Indonesia Ancaman bagi para warga kota Purwokerto adalah ketidaksatuan untuk melindungi bangsa Indonesia. Dengan mempekerjakan warga kota Purwokerto secara adil merupakan kekuatan untuk melindungi bangsa Indonesia. Untuk mencapai peluang melindungi bangsa Indonesia harus didaari dengan rasa adil bagi para warga kota Purwokerto. Bertindak tidak bijaksana akan mengancam warga kota Purwokerto dalam melindungi bangsa Indonesia. Bersikap tidak adil adalah kelemahan warga kota Purwokerto untuk melindungi bangsa Indonesia. Dengan keadilan dari pemerintah, kekuatan warga kota Purwokerto untuk melindungi bangsa Indonesia. Bersikap adil terhadap sesame adalah peluang warga kota Purwokerto untuk melindungi bangsa Indonesia. Membeda-bedakan status social yang mengancam warga kota Purwokerto untuk melindungi bangsa Indonesia. Kelemahan warga kota Purwokerto dalam melindungi bangsa Indonesia adalah membeda-bedakan social. A. B. C. D. MAKMUR III Dengan berdoa kepada Tuhan yang maha ESA merupakan kekuatan membangun kemakmuran kota Purwokerto. Selalu membeda-bedakan agama merupakan kelemahan warga untuk memakmurkan kota Purwokerto. Saling melindungi satu sama lain akan memberikan peluang bagi warga kota Purwokerto menuju kemakmuran. Saling syirik satu sama lain akan membuat ancaman bagi kemakmuran kota Purwokerto.

IV

KEADILAN BAGI SELURUH RAKYAT INDONESIA

A. Kekuatan persatuan warga kota Purwokerto adalah pemimpin yang adil terhadap rakyat. B. Kebijaksanaan pemimpin adalah peluang cara untuk mempersatukan warga kota Purwokerto. C. Pemimpin yang tidak adil akan membuat kelemahan bagi persatuan warga kota Purwokerto. D. Ketidak adilan dalam mensejahterahkan warga kota Purwokerto akan mengancam rusaknya persatuan. A. Kekuatan persatuan warga kota Purwokerto didasari oleh keadilan pemerinta kepada warga. B. Selalu tolong menolong dan mementingkan kebutuhan bersama adalah peluang untuk mencapai persatuan. C. Kelemahan warga kota Purwokerto dalam menangani masalah persatuan adalah ketidakadilan terhadap warga. D. Selalu ingin menang sendiri merupakan ancaman untuk merusak persatuan warga kota Purwokerto.

A. Adil dalam berprilaku adalah kekuatan bagi warga kota Purwokerto menuju kemakmuran. B. Adab yang kurang baik akan membuat kemakmuran warga kota Purwokerto terancam. C. Saling menghargai satu sama lain merupakan peluang menuju kemakmuran bagi warga kota Purwokerto. D. Kelemahan warga kota Purwokerto adalah ketidak adilan yang akan merusak kemakmuran. A. Bercocok tanam merupakan kekuatan warga kota purwokerto untuk menjadi makmur. B. Peluang kemakmuran warga kota Purwokerto dimulai dengan cara bisnis. C. Tidak pedli dengan sesama merupakan ancaman warga kota Purwokerto untuk memperthankan kemakmuran. D. Kelemahan warga kota Purwokerto untuk mempertahankan kemakmuran adalah pecahnya persatuan warga. A. Pemimpin yang bijaksana dan adil adalah peluang untuk mencapai kemakmuran. B. Pemimpin yang adil terhadap warga kota Purwokerto adalah kekuatan untuk menciptakan kemakmuran warga. C. Membeda-bedakan status social warga akan mengancam kemakmuran warga kota Purwokerto. D. Kelemahan warga kota Purwokerto adalah pemimpin yang tidak bijaksana yang akan mengancam kemakmuran warga. A. Kekuatan kemakmuran warga kota Purwokerto adalah keadilan kepada seluruh warga. B. Peluang untuk mencapai kemakmuran, waraga kota Purwokerto harus selalu bersikap adil terhadap sesama. C. Kelemahan warga kota Purwokerto adalah tidak adil yang merupakan penghambat untuk menjadikan kemakmuran warga. D. Ketidakadilan dalam pemerintahan adalah ancama warga kota Purwokerto untuk mencapai kemakmuran.

III. PENUTUP KESIMPULAN: A. Untuk mempersatukan warga, melindungi bangsa Indonesia dan menjadikan kemakmuran warga kota Purwokerto harus didasari dengan ketuhanan uang maha ESA. B. Keadilan juga merupakan salah satu dasar untuk menciptakan kota Purwokerto menjadi kota yang bersatu dan makmur, dan itu semua dapat melindungi bangsa Indonesia. C. Warga yang bersatu akan menciptakan kemakmuran bagi warga kota Purwokerto dan merupakan salah satu dasar cara untuk melindungi bangsa Indonesia. D. Keadilan dan kebijaksanaan pemimpin kota Purwokerto mempengaruhi persatuan dan kemakmuran warganya. SARAN: A. Untuk menjadikan warga kota Purwokerto menjadi satu dan makmur harus selalu didasari dengan ketuhanan yang maha ESA. B. Untuk menciptakan keadilan dan adab yang baik warga kota Purwokerto harus bersatu dan melindungi bangsa Indonesia dari pengaruh luar. C. Untuk menciptakan persatuan warga kota Purwokerto harus didasari dengan rasa adil dan secara tidak langsung juga akan menciptakan kemakmuran bagi warganya. D. Membuat suatu acara yang tujuannya untuk melindungi bangsa Indonesia yang akan lakukan bersama-sama akan memupuk rasa persatuan.

TUGAS PANCASILA

Vicky Yunitasari 1102009292 FAKULTAS KEDOKTERAN UNIVERSITAS YARSI 2011/2012

TUGAS KUIS
ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN MAKNA IDEOLOGI BAGI NEGARA DAN PERBANDINGAN IDEOLOGI PANCASILA DENGAN IDEOLOGI LAIN (LIBERALISME DAN SOSIALISME) DENGAN STUDI KASUS DI KOTA MAKASSAR
Strategi Pancasila a. b. Ketuhanan Yang Maha Esa I c. MAKNA IDEOLOGI BAGI NEGARA 1 Mengandung nilai0nilai budaya bangsa Indonesia, yaitu cara berpikir dan cara kerja perjuangan Memahami latar belakang sejarah perjuangan bangsa Indonesia Memahami tentang hakikat Negara yang dilandasi dengan konsep kehidupan PERBANDINGAN IDEOLOGI PANCASILA DENGAN IDEOLOGI LAIN (LIBERALISME & SOSIALISME) 2 a. Mengumumkan pada takun 1841 sebagai pernyataan deologis dari falsafah Marxisme b. Menjalani proses yang lebih panjang. Rangkaian pemikiran falsafah menyampakiakn hasil renungannya terlebih dahulu c. Mwnguraikan pemiikirannya secara mendalam mengenai ideology untuk Negara yang hendak dibentuk Mencari nilai-nilai dasar yang sama dalam kemajemukan budaya masyarakat Memulai tibulnya liberalism yang mengakibatkan alam pemikiran yang disebut zaman pencerahan Membuka pintu baru yang memungkinkan manusia bias memperoleh kehidupan yang sama sekali baru Membawa suatu system, yaitu kapitalisme Memiliki nilai-nilai dasar (intrinsic), yaitu kebebasakn dan kepentingan pribadi yang menurut kebebasan Mengejar kebahagiaan hidup ditengah0tengah kekayaan materiil yang melimpah dan dicapai dengan kejujuran Mengemban tugas sebagai makhluk ppribadi dan sekalihus makhluk social sehingga dalam kehidupan masyarakat Menyelaraskan kepentingan pribadinya dengan kepentingan masyarakat dan haknya Mengajarkan kepentingan masyarakat

a. Kemanusiaan yang adil dan beradab b. II c.

a. b. Persatuan Indonesia III c.

a. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawarata n perwakilan b. IV c. a. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia b. V c.

Menegasi kehidupan bernegara menurut a. supomo adala dalam rangka Negara integralistik b. Membedakan paham-paham yang digunakan oleh pemikir kenegaraan lain Memahami konsep pancasila bersifat c. integralistik, maka terlebih dahulu kita harus melihat beberapa teori (paham) mengenai dasar negara Mempunyai pengertian bahwa Negara dipandang sebagai organisasi kesatuan a. pergaulan hidup masnusia yang tertinggi b. Memendanga sebagai hasil oerjanjian masyarakat (social contract) dari individu-individu yang bebas c. Mendapat pertentangan didalam sejarah kenegaraan di Eropa dari kelompok sosialis-komunis yang dipelo[ori oleh Marx, Engels, & Lenin Merupakan penjelmaan dari a. pertentangan0pertentangan kekuatan ekonomi Memikirkan penghidupan dan b. kesejahteraan bangsa seluruhnya, Negara yang menyatu dengan rakyat dan tidak memlihak pada salah satu golongan c. Tidak pula menganggap keselamatan bangsa serta Negara sebagai satu kesatuan uang tidak dapat dipisahkan Mengandung semangat kekeluargaan a. dalam kebersamaan Mengutamakan musyawarah untuk b. mufakat Memelihara persatuan dan kesatuan c.

Menghendaki masyarakat tanpa nasionalisme Memberikan suasana hidup yang aman dan tentram dengan tidak adanya hak milik pribadi Menjalankan pemerintaan secara dictator yang mutlak

PENUTUPAN 1. Kesimpulan a. Menjadikan masyarakat Indonesia mengerti akan ideology nasional b. Menjalin rasa persatuan dan kesatuan yang tinggi di lingkungan masyarakat c. Memperoleh kesatuan dan kemakmuran baik masyarakat kecil maupun besar d. Melatih kepemimpinan dan cara berfikir antar individu 2. Saran a. Melatih kedisiplinan bermasyarakat yang baik dan benar b. Menerima kekurangan Indonesia dan berusaa memperbaiki lagi Negara kesatuan dan persatuan Indonesia c. Mencontoh Negara-negara lain yang lebih maju diluar Negara Indonesia d. Mengajarkan pengertian indeology nasional kepada anak muda zaman sekarang

UJIAN TENGAH SEMESTER


ANALISA STRATEGI SITUASI DAN KONDISI SUMPAH PEMUDA DALAM SUMPAH DOKTER DILIHAT DARI ETIKA PANCASILA TERHADAP PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL DENGAN STUDI KASUS DI KOTA MAKASSAR
Strategi Pancasila a. b. Ketuhanan Yang Maha Esa I c. d. a. b. Kemanusiaan yang adil dan beradab II c. d. SUMPAH PEMUDA 1 Menambah kuat keyakinan disetiap bangsa Indonesia terhadap pancasila Mengetahu bahwa pentingnya mempercayai ,akhluk yang menciptakan kita Meningkatkan ibadah sebagai pemuda yang aktif Mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa Melahirkan pemuda yang berilmu Membangkitkan jiwa keadilan disetiap individu Memupuk rasa empati yang tinggi antar sesame Membela kebenaran, tegas dna berani betindak dalam menegakan keadilan Mempersatukan jiwa pemuda Indonesia Mengutamakan kepentingan bersama darioada individu Memlihara dengan sekuat tenaga martabat dan tradisi luhur jabatan kedokteran Menunaikan kewajiban terlebih dahulu disbanding dengan hak Meningkatkan kerja lembaga perwakilan rakyat Mempertimbangkan keagamaan, kebangsaan, dan kesukuan dianeka ragam masyarakat Mentaati & mengamalkan kode etik kedokteran Indonesia Mempertaruhkan kehormatan diri saya sebagai DOKTER Muslim yang berpedoman pada firman allah Mengadili individu yang benar-benar menyalahi aturan yang ada Mempergunakan hak dengan sebaik-baiknya Meningkatkan jiwa adil dikalangan masyarakat Memajukan kepentingan bersama MEMBANGUN INTEGRITAS PEMUDA 2 a. Merahasiakan rahasia oranag lain b. Mengikuti pembangunan nasional yang ada c. Memcerdaskan kehidupan umum d. Memupuk rasa keimanan kepada tuhan yang maha esa a. b. c. d. a. Menjalankan perintahnya sesuai peraturan yang ada Meningkatkan jiwa keadilan dalan pembangunan nasional Mendekatkan diri antar individu masyarakat Membangun integritas pemuda dengan kegiatan PANCASILA a. b. c. d. 3 Meningkatkan kepedulian pemuda terhadap pancasila Mengikuti ajaran-ajaran yang ada dalam pancasila Pencasila sebagai pedoman hidup masyarakat Indonesia Mencerdaskan jiwa pemuda nasionalisme Menunaikan kewajibankewajiban yang diberikan kepada pemuda Mensosialisasikan pancasila dikalangan pemuda Mendengarkan pendapatpendapat berbagai pihak Mentaati peraturan yang ada Mengucapkan kata-kata yang baik dalam bermasyarakat Mendekatkan diri antar individu pemuda Menyiapkan apa saja yang dibutuhkan Menyatukan satu sama lain

a. b. c. d. a. b. c. d.

a. b. Persatuan Indonesia c. III d.

a. b. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan

IV

c. d.

Mengakrabkan jiwa-jiwa pemuda Indonesia b. Ikut andil dalam membangun Indonesia yang lebih baik lagi c. Mentaati semua peraturan yang ada d. Mensosialisasikan kegiatan yang membangun jiwa integritas pemuda a. Menjalankan tugas dengan mengutamakan kepentingan masyarakat b. Membuat kegiatan yang dapat memupuk jiwa integritas pemuda c. Menjalankan semua peraturan yang ada d. Meningkatkan kebijaksanaan antar pemuda

a. b. c. d.

Mengikuti aturan yang ada Memajukan bangsa Indonesia Melafalkan teks sumpah pemuda Menyemangati jiwa pengkritis yang ada dalam masyarakat

a. b. V c. d.

a. b. c. d.

Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia

Menolong sesama yang membutukan Mengajarkan kepada jiwajiwa penerus bangsa Menyemarakkan kegiatan yang membangun jiwa integritas pemuda Mengucapkan janji kepada tokoh-tokoh bangsa

a. b. c. d.

Menceritakan kepada penerus bangsa Mengajarkan apapun yang kita dapat lakukan Menderita demi kepentingan umum Mengikuti perkembangan zaman yang ada

POLA PIKIR UUD 1945 UUD 1945

SUMPAH SUMPAH PEMUDA PEMUDA

SUMPAH SUMPAH DOKTER DOKTER

PANCASIL PANCASIL AA

MEMBANGUN MEMBANGUN INTEGRITAS INTEGRITAS PEMUDA PEMUDA PENUTUP 1. Kesimpulan a) Meningkatkan semangat nasionalisme dalam memperingati hari sumpah pemuda b) Mempelajari isi-isi pancasila untuk kita terapkan dalam kehidupan sehari-hari sebagai dokter c) Mengamalkan imlupilmu yang kita dapatkan kepada orang-orang sekitar kita yang membutuhkan d) Melaksanakan dan mengutamakan kewajiban kita sebagai dokter 2. Saran a) Mempelajari lebih dalam lagi pancasila b) Menerapkan sifat-sifat integritas pemuda dalam keidupan sehari-hari c) Mengakarkan kepada adik-adik kita agar mereka dapat menjadi pemuda yang dapat diandalkan Indonesia d) Meniadakan perbedaan agama, bangsa, dan suku dalam menunaikan pekerjaan kita sebagai dokter

TUGAS MANDIRI I . PENDAHULUAN KOTA MAKASSAR

1. 2. 3. 4. 5. 6.

LAMBANG & ARTI LAMBANG KOTA MAKASSAR Perisai putih sebagai dasar melambangkan kesucian Perahu yang kelima layarnya sedang terkembang melambangkan bahwa Kota Makassar sejak dahulu kala adalah salah satu pusat pelayaran di Indonesia Buah padi dan kelapa melambangkan kemakmuran Benteng yang terbayang di belakang perisai melambangkan kejayaan Kota Makassar Warna Merah Putih dan Jingga sepanjang tepi perisai melambangkan kesatuan dan kebesaran Bangsa Indonesia Tulisan Sekali Layar Terkembang, Pantang Biduk Surut Ke Pantai, menunjukan semangat kepribadian yang pantang mundur.

PENDUDUK KOTA MAKASSAR Penduduk Makassar kebanyakan dari Suku Makassar, sisanya berasal dari suku Bugis, Toraja, Mandar, Buton, Tionghoa, Jawa dan sebagainya. VISI MISI KOTA MAKASSAR Visi Makassar adalah Kota Maritim, Niaga, Global, Budaya dan Jasa yang Berorientasi Global, Berwawasan Lingkungan dan Paling Bersahabat Misi 1. Mengembangkan Kultur Maritim, 2. Mendorong Tumbuhnya Pusat Perniagaan, 3. Mendorong Peningkatan Kualitas Manusia dan Kesejahteraan Masyarakat melalui Peningkatan dan Pemerataan Pendidikan, 4. Mengembangkan Apresiasi Budaya & Pengamalan Agama, 5. Mengembangkan Sistem Pemerintahan yang Bersih & Berwibawa, 6. Mendorong Terciptanya Stabilitas & Ketertiban, 7. Peningkatan Infrastruktur Kota dan 8. Peningkatan Profesionalisme Aparatur PELUANG INVESTASI KOTA MAKASSAR SEKTOR INDUSTRI Agroindustry Pengolahan cokelat, jagung, kopi, dan beras Industri Pengolahan Kayu Industri Textile dan Garmen Industri Kimia dan Farmasi

Industri Logam, Mesin dan Komponen (mesin industri, alat rumah tangga, alat-alat mesin pertanian) Industri Elektronik dan Peralatan Listrik (perakitan komponenelektronik dan peralatan listrik rumah tangga) Aneka Industri dan Perbengkelan Industri Air bersih SEKTOR PERHUBUNGAN Pembangunan Jalan Midle & Outer ring Road Pembangunan Jalan dan Jembatan Layang Angkutan Massal Kota (Bus & Metro Mini) Pengembangan Pelabuhan Makassar Pengembangan Pelabuhan Perikanan Nusantara SEKTOR PERDAGANGAN Pembangunan & Pengembangan Pasar Tradisional Pembangunan Pasar Induk Beras SEKTOR PARIWISATA Pengembangan Pariwisata Bahari dan Pulau-Pulau Kecil Pengembangan Fasilitas Akomodasi (Hotel) Restaurant SEKTOR PERTANIAN & PERIKANAN Pengembangan Rumah Potong Hewan Pengembangan Perikanan Tangkap Usaha Pengolahan Hasil Perkebunan

DAFTAR PUSTAKA: Website www.makassar.go.id

II. HASIL ANALISA ANALISA STRATEGI, SITUASI DAN KONDISI PANCASILA SEBAGAI IDEOLOGI NASIONAL MENURUT PENGERTIAN MELINDUNGI SEGENAP BANGSA INDONESIA, BERDAULAT, DAN MELINDUNGI SELURUH NEGERI DENGAN TUMPAH DARAH DI KOTA MAKASSAR
Strategi Pancasila a. b. Ketuhanan Yang Maha Esa I c. d. a. b. Kemanusiaan yang adil dan beradab II c. d. a. b. Persatuan Indonesia II I c. d. a. Kerakyatan yang dipimpin oleh hikmat kebijaksanaan dalam permusyawaratan perwakilan b. IV c. d. a. Keadilan sosial bagi seluruh rakyat Indonesia MELINDUNGI SEGENAP BANGSA INDONESIA 1 Tuhan YME melindungi segenap bangsa Indonesia yang beribadah Menurunnya perlindungan Tuhan YME jika bangsa Indonesia menyekutukan agama Peluang bagi segenap bangsa Indonesia untuk perlindungan dengan meredahkan pertikaian agama Tuhan YME mengasihi bangsa Indonesia Senantiasa melindungi segenap bangsa dengan adil dan beradab Melindungi segenap bangsa tanpa membeda-bedakan ras Menjaga nilai-nilai kemanusiaan yang ada di masyarakat Tercapainya keadilan yang beradab bagi bangsa Indonesia Menjaga nilai-nilai persatuan bangsa Indonesia Menghindarkan diri dari hal-hal yang akan memecah persatuan bangsa Melindungi segenap bangsa yang dapat berujung pada persatuan Indonesia Terciptanya persatuan persatuan Indonesia Musyawarah yang baik untuk melindungi segenap bangsa Indonesia Perjuangan kemerdekaan dicapai atas kerja keras untuk melindungi bangsa Kemerdekaan dicapai dengan pengorbanan pahlawan dalam melindungi bangsa Terkaitnya antara pemimpin dan rakyatnya untuk NKRI a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. a. b. c. d. BERDAULAT 2 Kemerdekaan bangsa Indonesia dicapai atas rahmat dan karunia Tuhan YME Negara kesatuan republik Indonesia adalah nikmat kemerdekaan dari Tuhan YME Perjuangan kemerdekaan dilakukan dengan usaha dan doa setiap rakyatnya Kedaulatan negara Indonesia semata-mata karunia dari Tuhan YME Terbentuknya kemerdekaan negara Indonesia untuk mencapai kehidupan yang lebih beradab Lemahnya semangat perjuangan dalam menciptakan kehidupan yang adil dan tertib bagi setiap warga negara Perjuangan kemerdekaan menjadikan kehidupan yang adil dalam satu bangsa dan negara Indonesia Pengkhianatan janji terhadap sumpah pemuda Perjuangan kemerdekaan untuk mencapai terbentuknya persatuan Indonesia Kurangnya semangat persatuan membuat lambannya tercapai negara yang berdaulat Persatuan tiap komponen bangsa dapat menjadikan terciptanya kemerdekaan Kedaulatan bangsa Indonesia dicapai dengan semangat persatuan Kemerdekaan bangsa indonesia akan terwujud dengan musyawarah kebersamaan Bangsa Indonesia mencapai kemerdekaan secara utuh berdaulat dalam negara kesatuan Musyawarah dicapai dengan hasil yang menciptakan kedaulatan bangsa Indonesia Kesatuan negara republik Indonesia harus tercapai kesepakatan untuk kedaulatan negara Perjuangan Kemerdekaan dilakukan untuk mewujudkan keadilan sosial bagi seluruh rakyat Bangsa Indonesia memperjuangkan kemerdekaan untuk kehidupan sosial yang lebih baik Kedaulatan dan kemerdekaan bangsa dinikmati secara adil oleh setiap golongan Semangat kemerdekaan dengan hukum yang adil MELINDUNGI SELURUH NEGERI DENGAN TUMPAH DARAH 3 a. Janji para pejuang dalam kebebasan memeluk agama tenpa menjadikan perbedaan b. Perselisihan dalam beragama, menghancurkan semangat perjuangan kemerdekaan c. Kemerdekaan untuk penyatuan perbedaan beragama tanpa pertikaian tiap agama d. Terjadinya perselisihan dalam perjuangan beragama di Indonesia a. Seluruh tumpah darah pejuang Indonesia untuk mencapai kemerdekaan b. Perjuangan para pahlawan harus tetap dikenang dan dilanjutkan c. Kemerdekaan berkat para pejuang yang rela bekorban untuk bangsa d. Tercapainya kemerdekaan untuk kehidupan yang baik a. Tumpah darah para pahlawan adalah untuk tercapainya persatuan negara Indonesia b. Kerjasama para pahlawan mengorbankan nyawa untuk kemerdekaan bangsa Indonesia c. Perbedaan suku ras dapat menjadikan indonesia bersatu d. Lemahnya persatuan indonesia mengakibatkan perpecahan bangsa a. Seluruh tumpah darah indonesia harus memiliki sifat bijaksana b. Menurunya sifat bijaksana yg dimiliki pemimpin dapat merusak tumpah darah indonesia c. Peluang bagi bangsa indonesia untuk mendapatkan kesejahteraan d. Ancaman asing dapat merusak kesejahteraan rakyat a. Seluruh tumpah darah indonesia berkorban untuk keadilan bangsa indonesia b. Banyaknya para pemimpin yang tdk adil pd rakyat kecil c. Keadilan dapat tercapai apabila sadar akan perjuangan bangsa indonesia d. Kurangnya rasa keadilan yang dimiliki rakyat indonesia

Melindungi hak dan kewajiban rakyat dalam kehidupan yang lebih baik b. Kemerdekaan dicapai untuk keadilan rakyat Indonesia c. Menjaga agar semua golongan rakyat diperlakukan adil d. Keadilan untuk hak kemerdekaan bangsa

PENUTUP 1. KESIMPULAN a. Setiap masyarakat yang berjuang dalam mengedepankan kualitas pemuda meningkatkan kesejahteraan masyarakat b. Pemupukan jiwa sumpah pemuda akan mempersatukan perbedaan c. Harus terus menerapkan perjuangan sumpah pemuda kehidupan sehari-hari d. Kebersamaan akan terwujud dengan rasa solidaritas dan pengingat sumpah pemuda dalam memperjuangkan bangsa 2. SARAN-SARAN a. Sebaiknya makna dari perjuangan sumpah pemuda harus terus diterapkan untuk mencapai kebersamaan b. Menerapkan sumpah pemuda dalam kehidupan berbangsa c. Pecitraan nilai-nilai semangat perjuangan pancasila harus terus dilaksanakan dalam mecapai kemusyawaratan yang mufakat d. Melanjutkan perjuangan sumpah dalam keselarasan dan kesejahteraan bangsa