Anda di halaman 1dari 13

MAKALAH ASKEP JIWA

MPKP ( MODEL PRAKTEK KEPERAWATAN PROFESIONAL ) Dosen Pengampu : Dayat Trihadi,. S.Kep.,M.Kep.,Sp.J

Disusun oleh : Kelompok 8 1. 2. !. #. &. Ayu Wulansari sti Mulyaningsih "mam Taohid Supramono $ur %asim Sa'ar (itriyana

PROGRAM STUDI S ! KEPERAWATA" STIKES AL IRS#AD AL ISLAMI##AH $ILA$AP %&!%


MODEL PRAKTEK KEPERAWATAN PROFESIONAL A. Pengertian Model praktik keperawatan profesional (MPKP) adalah suatu sistem (struktur, proses dan nilai-nilai profesional), yang memfasilitasi perawat profesional, mengatur pemberian asuhan keperawatan, termasuk lingkungan tempat asuhan tersebut diberikan (Ratna Sitorus & uli, !""#)$ Model praktik keperawatan profesional (MPKP) adalah suatu sistem (struktur, proses dan nilai-nilai profesional), yang memfasilitasi perawat profesional, mengatur pemberian

asuhan keperawatan, termasuk lingkungan tempat asuhan tersebut diberikan$ %spek struktur ditetapkan &umlah tenaga keperawatan berdasarkan &umlah klien sesuai dengan dera&at ketergantungan klien$ Penetapan &umlah perawat sesuai kebutuhan klien men&adi hal penting, karena bila &umlah perawat tidak sesuai dengan &umlah tenaga yang dibutuhkan, tidak ada waktu bagi perawat untuk melakukan tindakan keperawatan$ Selain &umlah, perlu ditetapkan pula &enis tenaga yaitu PP dan P%, sehingga peran dan fungsi masing-masing tenaga sesuai dengan kemampuan dan terdapat tanggung &awab yang &elas$ Pada aspek strukltur ditetapkan &uga standar renpra, artinya pada setiap ruang rawat sudah tersedia standar renpra berdasarkan diagnosa medik dan atau berdasarkan sistem tubuh$ Pada aspek proses ditetapkan penggunaan metode modifikasi keperawatan primer (kombinasi metode tim dan keperawatan primer) B. Tujuan MPKP '$ Men&aga konsistensi asuhan keperawatan !$ Mengurangi konflik, tumpang tindih dan kekososongan pelaksanaan asuhan keperawatan oleh tim keperawatan$ ($ Men)iptakan kemandirian dalam memberikan asuhan keperawatan$ *$ Memberikan pedoman dalam menentukan kebi&akan dan keputusan$ +$ Men&elaskan dengan tegas ruang lingkup dan tu&uan asuhan keperawatan bagi setiap tim keperawatan ,$ Pilar ilar !ala" M#!el Pra$ti$ Ke era%atan Pr#&e''i#nal (MPKP) -alam model praktik keperawatan professional terdiri dari empat pilar diantaranya adalah '$ Pilar . / pendekatan mana&emen keperawatan -alam model praktik keperawatan mensyaratkaan pendekatan mana&emen sebagai pilar praktik perawatan professional yang pertama$ Pada pilar . yaitu pendekatan mana&emen terdiri dari / a$ Peren)anaan dengan kegiatan peren)anaan yang dipakai di ruang MPKP meliputi (perumusan 0isi, misi, filosofi, kebi&akan dan ren)ana &angka pendek 1 harian,bulanan,dan tahunan) b$ Pengorganisasian dengan menyusun stuktur organisasi, &adwal dinas dan daftar alokasi pasien$ )$ Pengarahan

-alam pengarahan terdapat kegiatan delegasi, super0ise, men)iptakan iklim motifasi, mana&emen waktu, komunikasi efektif yang men)angkup pre dan post )onferen)e, dan mana&emen konflik d$ Pengawasan e$ Pengendalian$ Mana&emen sumber daya manusia diruang model praktik keperawatan professional berfokus pada proses rekruitmen,seleksi ker&a orientasi, penilaian kiner&a, staf perawat$proses ini selalu dilakukan sebelum membuka ruang MPKP dan setiap ada penambahan perawatan baru$ ($ Pilar .../ hubungan professional 2ubungan professional dalam pemberian pelayanan keperawata (tim kesehatan) dalam penerima palayana keperawatan (klien dan keluarga)$ Pada pelaksanaan nya hubungan professional se)ara interal artinya hubungan yang ter&adi antara pembentuk pelayanan kesehatan misalnya antara perawat dengan perawat, perawat dengan tim kesehatan dan lain 3 lain$ Sedangkan hubungan professional se)ara eksternal adalah hubungan antara pemberi dan penerima pelayanan kesehatan$ *$ Pilar .4 / mana&emen asuhan keperawatan Salah satu pilar praktik professional perawatan adalah pelayanan keperawat dengan mengunakan mana&emen asuhan keperawatan di MPKP tertentu$ Mana&emen asuhan keperawat yang diterapkan di MPKP adalah asuhan keperawatan dengan menerapkan proses keperawatan -$ KOMPONEN(KOPMPONEN MPKP 5erdapat * komponen utama dalam model praktek keperawatan professional, yaitu sebagai berikut / '$ Ketenagaan Keperawatan !$ Metoda pemberian asuhan keperawatan ($ Proses Keperawatan *$ -okumentasi Keperawatan 6$ Ketenagaan Ke era%atan Menurut -ouglas ('78*) dalam suatu pelayanan profesional, &umlah tenaga yang diperlukan tergantung pada &umlah pasien dan dera&at ketergantungan pasien$ !$ Pilar ../ sistem penghargaan

Menurut 9o0eridge & ,ummings ('77#) klasifikasi dera&at ketergantungan pasien dibagi ( kategori, yaitu / '$ Perawatan minimal / memerlukan waktu ' 3 ! &am:!* &am yang terdiri atas / a$ )$ e$ f$ a$ )$ e$ a$ )$ e$ Kebersihan diri, mandi, ganti pakaian dilakukan sendiri$ %mbulasi dengan pengawasan Pengobatan minimal, status psikologis stabil$ Persiapan prosedur memerlukan pengobatan$ Kebersihan diri dibantu, makan minum dibantu %mbulasi dibantu, pengobatan lebih dari sekali Klien dengan pemasangan infus, persiapan pengobatan, memerlukan prosedur Segala diberikan:dibantu Makan memerlukan <=5, menggunakan terapi intra0ena =elisah:disorientasi Menurut -ouglas ('78*) ada beberapa kriteria &umlah perawat yang dibutuhkan perpasien untuk dinas pagi, sore dan malam$ >aktu Klasifikasi Minimal Partial 5otal Sebagai contoh : Ruang perawatan bedah terdapat (" pasien, yang terdiri dari '" pasien minimal, '+ pasien partial, dan + pasien total$ Maka &umlah perawat yang diperlukan untuk &aga pagi adalah / ",'? ",!? ",(# ",'* ",'+ ",(" ",'" ","? ",!" Pagi Sore Malam b$ Makan dan minum dilakukan sendiri d$ ;bser0asi tanda-tanda 0ital dilakukan setiap shift$

!$ Perawatan intermediet / memerlukan waktu ( 3 * &am:!* &am yang terdiri atas / b$ ;bser0asi tanda-tanda 0ital tiap * &am d$ 4oley kateter:intake output di)atat ($ Perawatan maksimal:total / memerlukan waktu + 3 # &am:!* &am / b$ Posisi yag diatur, obser0asi tanda-tanda 0ital setiap ! &am d$ Pemakaian su)tion

'" @ ",'? A ',? '+ @ ",!? A *,"+ + @ ",(# A ',8 -------------------Bumlah A ?,++ dan dibulatkan men&adi 8 orang perawat yang dibutuhkan untuk dinas pagi$ Cntuk mengetahui kebutuhan aktual tenaga keperawatan diruang perawatan sebaiknya dilakukan setiap hari selama minimal !! hari, dan dalam waktu yang sama$ Misalnya rata-rata perawat yang diperlukan di Ruang Dedah menurut perhitungan -ouglas adalah '" orang perawat, maka &umlah yang diperlukan pada ruang tersebut adalah / a$ )$ Perawat shift / '" orang Ketua tim / ( orang Bumlah A '7 orang 5erdapat pula )ara lain dalam perhitungan &umlah kebutuhan tenaga keperawatan yang diperlukan yaitu dengan menggunakan rumus yang dikembangkan %rndt dan hu)kabay, '7?+ (=illies, '77*) yang selan&utnya se)ara populer disebut Eormula =illies, yaitu dengan komponen yang dipertimbangkan dalam perhitungan / a$ )$ e$ f$ Penentuan Rata-rata &am perawatan yang diperlukan pasien setiap hari &umlah hari:tahun A (#+ hari Bumlah &am ker&a perawat setiap hari Bam perawatan yang dibutuhkan pertahun b$ Rata-rata sensus harian pasien$ d$ Rata-rata hari libur perawat setiap tahun A '*" hari$ b$ 9ibur )uti / + orang d$ Kepala Ruangan / ' orang

g$ Bam perawatan yang diberikan oleh masing-masing perawat pertahun h$ Bumlah perawat yang dibutuhkan di ruang rawat$ Rumus / %FDF, (,--) 6 ,ontoh / E = ------------- A ----- A 2$

%A* D A !" 6A8 * @ !" @ (#+ !7$!"" --------------- A ---------- A '#$!" dibulatkan '# Perawat shift (pagi, sore, malam) ((#+ 3 '*") 8 '8"" ,atatan / penentuan &umlah rata-rata &am perawatan pasien dengan mempertimbangkan / a$ )$ Minimal )are / '-! &am:!* &am 5otal )are / + 3 # &am:!* &am$ Contoh : Derdasarkan soal pada klasifikasi tingkat ketergantungan pasien pada Ruang Rawat yaitu terdapat (" orang pasien, yang terdiri dari '" minimal )are, '+ partial )are dan + total )are$ Maka &umlah rata-rata &am perawatan adalah / Perawatan minimal / '" @ ! A !" &am:'" pasien$ Perawatan partial / '+ @ * A #" &am:'+ pasien Perawatan total / + @ # A (" &am:+ pasien$ A ''" / (" G (,## G * &am b$ Moderate )are:partial )are / ( - * &am:!* &am

Menentukan komposisi tenaga : %bdellah dan 9e0ine pada tahun '7#+ (=illies, '77*) menyarankan kombinasi tenaga keperawatan yaitu ++ H tenaga profesional dan *+ H tenaga non profesional$ Dila disesuaikan dengan katagori tenaga keperawatan di .ndonesia, maka ++ H minimal lulusan ... Keperawatan dan *+ H tenaga keperawatan lulusan SPK$ .ntermountain 2ealth ,are menyarankan bahwa kombinasi tenaga keperawatan adalah / +8 H R<, !# H 9P<, dan '# H %ides (perawat pembantu)$ %pabila dikon0ersi kategori diatas pada situasi ketenagaan keperawatan di .ndonesia maka +8 H Sar&ana Keperawatan:- .4 Keperawatan, !# H - ... Keperawatan dan '# H Perawat Kesehatan (SPK)$ Perbandingan dinas pagi-sore-malam / *? H Pagi, (# H Sore, dan '?H Malam$

E$ Met#!a e")erian a'u*an $e era%atan + Sistem pemberian asuhan keperawatan adalah suatu pendekatan pemberian asuhan keperawatan se)ara efektif dan efisien kepada se&umlah pasien$ Setiap metoda memiliki keuntungan dan kerugian masing-masing$ 5erdapat ( pola yang sering digunakan dalam pemberian asuhan keperawatan, yaitu penugasan fungsional, penugasan tim , penugasan primer$ '$ Penugasan Keperawatan Eungsional / Sistem penugasan ini berorinetasi pada tugas dinama fungsi keperawatan tertentu ditugaskan pada setiap perawat pelaksana, misalnya seorang perawat ditugaskan khusus untuk tindakan pemberian obat, perawat yang lain untuk mengganti 0erband, penyuntikan, obser0asi tandatanda 0ital, dan sebagainya$ 5indakan ini didistribusikan berdasarkan tingkat kemampuan masing-masing perawat pelaksana$ ;leh karena itu kepala Ruangan terlebih dahulu mengidentifikasi tingkat kesulitan tindakan tersebut, selan&utnya ditetapkan perawat yang akan bertanggung &awab menger&akan tindakan yang dimaksudkan$ Setiap perawat pelaksana bertanggung &awab langsung kepada kepala Ruangan$ 5idak ada perawat pelaksana yang bertanggung &awab penuh untuk asuhan keperawatan pada seorang pasien$ Keuntungan / a$ Menyelesaikan banyak peker&aaan dalam waktu singkat$ professional$ )$ Perawat lebih terampil, karena orientasi pada tindakan langsung dan selalu berulang-ulang diker&akan$ Kerugian / a$ )$ e$ Memilah-milah asuhan keperawatan oleh masing-masing perawat$ 2ubungan perawat-pasien sulit terbentuk$ Peker&aan monoton, kurang tantangan$ b$ Menurunkan tanggung gugat dan tanggung &awab$ d$ Pelayanan tidak professional$ b$ 5epat metoda ini bila ruang rawat memiliki keterbatasan:kurang tenaga keperawatan

!$ Penugasan Keperawatan 5im /

%dalah suatu bentuk sistem:metoda penugasan pemberian asuhan keperawatan, dimana Kepala Ruangan membagi perawat pelaksana dalam beberapa kelompok atau tim, yang diketuai oleh seorang perawat professional:berpengalaman$ Metoda ini digunaklan bila perawat pelaksana terdiri dari berbagai latar belakang pendidikan dan kemampuannya$ Ketua tim mempunyai tanggung &awab untuk mengkoordinasikan seluruh kegiatan asuhan keperawatan dalam tanggung &awab kegiatan anggota tim$ 5u&uan metoda penugasan keperawatan tim untuk memberikan keperawatan yang berpusat kepada pasien$ Ketua 5im melakukan pengka&ian dan menyusun ren)ana keperawatan pada setiap pasien, dan anggota tim bertanggung &awab melaksanakan asuhan keperawatan berdasarkan ren)ana asuhan keperawatan yang telah dibuat$ ;leh karena kegiatan dilakukan bersama-sama dalam kelompok, maka ketua tim seringkali melakukan pertemuan bersama dengan anggota timnya (konferensi tim) guna membahas ke&adian-ke&adian yang dihadapi dalam pemberian asuhan keperawatan$ Keuntungan / a$ )$ Melibatkan semua anggota tim dalam asuhan keperawatan pasien$ Membutuhkan biaya lebih sedikit:murah, dibanding sistem penugasan lain$ b$ %kan menghasilkan kualitas asuhan keperawatan yang dapaty dipertanggung &awabkan$ d$ Pelayanan yang diperoleh pasien adalah bentuk pelayanan professional$ Kerugian / a$ -apat menimbulkan pragmentasi dalam keperawatan$ terbagi-bagi dalam shift$ )$ Ketua tim lebih bertanggung &awab dan memiliki otoritas, dibandingkan dengan anggota tim$ b$ Sulit untuk menentukan kapan dapat diadakan pertemuan:konferensi, karena anggotanya

($ Penugasan Keperawatan Primer Keperawatan primer adalah suatu metoda pemberian asuhan keperawatan dimana perawat perofesional bertanggung &awab dan bertanggung gugat terhadap asuhan keperawatan pasien selama !* &am:hari$ 5anggung &awab meliputi pengka&ian pasien, peren)anaan , implementasi, dan e0aluasi asuhan keperawatan dari se&ak pasien masuk rumah sakit hingga pasien dinyatakan pulang, ini merupakan tugas utama perawat primer yang dibantu oleh perawat asosiet$

Keperawat primer ini akan men)iptakan kesepakatan untuk memberikan asuhan keperawatan yang komprehensif, dimana asuhan keperawatan berorientasi kepada pasien$ Pengka&ian dan menyusun ren)ana asuhan keperawatan pasien di bawah tanggung &awab perawat primer , dan perawat asosiet yang akan mengimplementasikan ren)ana asuhan keperawatan dalam timdakan keperawatan$ Keuntungan / a$ ;tonomi perawat meningkat, karena moti0asi, tanggung &awab dan tanggung gugat meningkat$ b$ Men&amin kontinuitas asuhan keperawatan$ )$ e$ f$ Meningkatnya hubungan antara perawat dan pasien$ Membebaskan perawat dari tugas-tugas yang bersifat perbantuan$ Metoda ini mendukung pelayanan professional$ d$ 5er)iptanya kolaborasi yang baik$

g$ Penguasaan pasien oleh seorang perawat primer$ Kerugian / a$ Ruangan tidak memerlukan bahwa semua perawat pelaksana harus perawat professional$ b$ Diaya yang diperlukan banyak$ =$ Pr#'e' Ke era%atan Proses keperawatan merupakan proses pengambilan keputusan yang dilakukan perawat dalam menyusun kegiatan asuhan se)ara bertahap$ Kebutuhan dan masalah pasien merupakan titik sentral dalam pengambilan keputusan$ Pendekatan ilmiah yang fragmatis dalam pengambilan keputusan adalah / '$ .dentifikasi masalah !$ menyusun alternatif penyelesaikan masalah ($ pemilihan )ara penyelesaian masalah yang tepat dan melaksanakannya *$ e0aluasi hasil dari pelaksanaan alternatif penyelesaian masalah$ Seluruh langkah pengambilan keputusan ini tertuang pada langkah-langkah proses keperawatan yaitu / '$ pengka&ian fokus pada keluhan utama dan eksplorasi lebih holisti)

!$ diagnosis yaitu menetapkan hubungan sebab akibat dari masalah masalah keperawatan ($ ren)ana tindakan untuk menyelesaikan masalah *$ implementasi ren)ana dan +$ e0aluasi hasil tindakan$ 2$ D#$u"enta'i Ke era%atan -okumentasi keperawatan merupakan unsur penting dalam sistem pelayanan keperawatan, karena melalui pendokumentasian yang baik, maka informasi mengenai keadaan Kesehatan pasien dapat diketahui se)ara berkesinambungan$ -isamping itu, dokumentasi merupakan dokumen legal tentang pemberian asuhan keperawatan$ Se)ara lebih spesifik, dokumentasi berfungsi sebagai sarana komunikasi antar profesi Kesehatan, sumber data untuk pemberian asuhan keperawatan, sumber data untuk penelitian, sebagai bahan bukti pertanggung &awaban dan pertanggung gugatan asuhan keperawatan$ -okumen dibuat berdasarkan peme)ahan masalah pasien$ -okumentasi berdasarkan masalah terdiri dari format pengka&ian, ren)ana keperawatan, )atatan tindakan keperawatan, dan )atatan perkembangan pasien$ Derdasarkan MPKP yang sudah dikembangkan di berbagai rumah sakit, 2offart & >oods ('77#) menyimpulkan bahwa MPKP tediri lima komponen yaitu nilai 3 nilai professional yang merupakan inti MPKP, hubungan antar professional, metode pemberian asuhan keperawatan, pendekatan mana&emen terutama dalam perubahan pengambilan keputusan serta sistem kompensasi dan penghargaan$ 9ima subsistem dalam pengembangan MPKP adalah sebagai berikut / '$ <ilai 3 nilai professional Pada model ini PP dan P% membangun kontrak dengan klien:keluarga, men&adi partner dalam memberikan asuhan keperawatan$ Pada pelaksanaan dan e0aluasi renpra$ PP mempunyai otonomi dan akuntabilitas untuk mempertanggung&awabkan asuhan yang diberikan termasuk tindakan yang dilakukan oleh P%$ hal ini berarti PP mempunyai tanggung &awab membina performa P% agar melakukan tindakan berdasarkan nilai-nilai profesional$ <ilai-nilai profesional digariskan dalam kode etik keperawatan yaitu/ a$ )$ 2ubungan perawat 3 klien 2ubungan perawat dan masyarakat b$ 2ubungan perawat dan praktek

d$ 2ubungan perawat dan teman se&awat e$ 2ubungan perawat dan profesi 2ubungan antar profesional dilakukan oleh PP$ PP yang paling mengetahui perkembangan kondisi klien se&ak awal masuk$ Sehingga mampu memberi informasi tentang kondisi klien kepada profesional lain khususnya dokter$ Pemberian informasi yang akurat akan membantu dalam penetapan ren)ana tindakan medik$ ($ Metode pemberian asuhan keperawatan Metode pemberian asuhan keperawatan yang digunakan adalah modifikasi keperawatan primer ehingga keputusan tentang renpra ditetapkan oleh PP, PP akan menge0aluasi perkembangan klien setiap hari dan membuat modifikasi pada renpra sesuai kebutuhan klien$ *$ Pendekatan mana&emen Pada model ini diberlakukan mana&emen S-M, yaitu ada garis koordinasi yang &elas antara PP dan P%$ performa P% dalam satu tim men&adi tanggung &awab PP$ -engan demikian, PP adalah seorang mana&er asuhan keperawatan$ Sebagai seorang mana&er, PP harus dibekali dengan kemampuan mana&emen dan kepemimpinan sehingga PP dapat men&adi mana&er yang efektif dan pemimpin yang efektif$ +$ Sistem kompensasi dan panghargaan$ PP dan timnya berhak atas kompensasi serta penghargaan untuk asuhan keperawatan yang dilakukan sebagai asuhan yang profesional$ Kompensasi dan penghargaan yang diberikan kepada perawat bukan bagian dari asuhan medis atau kompensasi dan penghargaan berdasarkan prosedur$ Pelayanan prima keperawatan dikembangkan dalam bentuk model praktek keperawatan profesional (MPKP), yang pada awalnya dikembangkan oleh Sudarsono (!""") di Rumah Sakit ,iptomangunkusumo dan beberapa rumah sakit umum lain$ Menurut Sudarsono (!"""), MPKP dikembangkan beberapa &enis sesuai dengan kondisi sumber daya manusia yang ada yaitu/ '$ Model praktek Keperawatan Profesional ... 5enaga perawat yang akan beker&a di ruangan ini semua profesional dan ada yang sudah doktor, sehingga praktik keperawatan berdasarkan evidence based$ -i ruangan tersebut &uga dilakukan penelitian keperawatan, khususnya penelitian klinis$ !$ Model Praktek Keperawatan Profesional .. !$ 2ubungan antar professional

5enaga perawat yang beker&a di ruangan ini mempunyai kemampuan spesialis yang dapat memberikan konsultasi kepada perawat primer$ -i ruangan ini digunakan hasil-hasil penelitian keperawatan dan melakukan penelitian keperawatan$ ($ Model Praktek Keperawatan Profesional . Model ini menggunakan ( komponen utama yaitu ketenagaan, metode pemberian asuhan keperawatan dan dokumentasi keperawatan$ Metode yang digunakan pada model ini adalah kombinasi metode keperawatan primer dan metode tim yang disebut tim primer$ *$ Model Praktek Keperawatan Profesional Pemula Model ini menyerupai MPKP ., tetapi baru tahap awal pengembangan yang akan menu&u profesional .$ I. MPKP !i Ru"a* Sa$it ,i%a -i rumah sakit &iwa telah dikembangkan MPKP dengan memodifikasi MPKP yang telah dikembangkan di rumah sakit umum$ Deberapa modifikasi yang dilakukan meliputi ( &enis yaitu/ '$ MPKP 5ransisi MPKP dasar yang tenaga perawatnya masih ada yang berlatar belakang pendidikan SPK, namun Kepala Ruangan dan Ketua 5imnya minimal dari -( Keperawatan !$ MPKP Pemula MPKP dasar yang semua tenaganya minimal -( Keperawatan$ ($ MPKP Profesional dibagi ( tingkatan yaitu / a$ MPKP . MPKP dengan tenaga perawat pelaksana minimal -( keperawatan tetapi Kepala Ruangan (Karu) dan Ketua 5im (Katim) mempunyai pendidikan minimal S' Keperawatan$ b$ MPKP .. MPKP .ntermediate dengan tenaga minimal -( Keperawatan dan mayoritas Sar&ana <ers keperawatan, sudah memiliki tenaga spesialis keperawatan &iwa$ )$ MPKP ... MPKP %d0an)e yang semua tenaga minimal Sar&ana <ers keperawatan, sudah memiliki tenaga spesialis keperawatan &iwa dan doktor keperawatan yang beker&a di area keperawatan &iwa$$

MPKP telah diterapkan di berbagai rumah sakit &iwa di .ndonesia (Dogor, 9awang, Pakem, Semarang, Magelang, Solo, dan RSC- -uren Sawit)$ Dentuk MPKP yang dikembangkan adalah MPKP transisi dan MPKP pemula$ 2asil penerapan menun&ukkan hasil D;R meningkat, %9;S menurun, angka lari pasien menurun$ .ni menun&ukkan bahwa dengan MPKP pelayanan kesehatan &iwa yang diberikan bermutu baik$ Pada modul ini akan dikembangkan penatalaksanaan kegiatan keperawatan berdasarkan * pilar nilai profesional yaitu management approach, compensatory reward, professional relationship danpatient care delivery$ Pilar-pilar professional diaplikasikan dalam bentuk akti0itas-akti0itas pelayanan professional yang dipaparkan dalam bentuk * modul$ Modul-modul tersebut adalah/
'$ !$ ($ *$

Modul .

/ Mana&emen Keperawatan / ,ompensatory Reward / Professional Relationship / Patient ,are -eli0ery

Modul .. Modul ... Modul .4

Kegiatan yang ditetapkan pada tiap pilar merupakan kegiatan dasar MPKP dengan model MPKP pemula$ Kegiatan tersebut dapat dikembangkan &ika tenaga keperawatan yang beker&a lebih berkualitas atau model MPKP telah meningkat ke bentuk MPKP Profesional$

DAFTAR P-STAKA http/::attakalya$wordpress$)om:!"'":"*:!8:pengembangan-model-praktek-keperawatanprofesional-mpkp-&iwa: http/::abuddin$wordpress$)om:!""7:"(:'*:keperawatan: http/::&ustwanttosay-stephanie$blogspot$)om:!"'':"7:mpkpmodel-praktek-keperawatan$html