Anda di halaman 1dari 9

LAPORAN BIOLOGI

Pengujian Kandungan Amilum dan Glukosa pada Makanan

Kelompok 4 Anggota Kelompok:


Luthfie Hafidz Imaduddin (14) Hilman Abdurrachman (10) Pandu Purwadi (19) Sismi Harti Burhani (28) Siti Nurbaniah (29) Vivi Rovi Vahregi Suparman (33)

SMAN 1 Garut Jl. Merdeka No.91 Telp. 0262-233782

A. TUJUAN PENGAMATAN

Mengetahui kandungan amilum pada makanan. Mengetahui kandungan glukosa pada makanan.
B. RUMUSAN MASALAH

Makanan apa yang mengandung amilum ? Makanan apa yang mengandung glukosa?
C. ALAT DAN BAHAN Alat uji amilum:

1. Lempeng tetes 2. Pipet 3. Lumpang alu


Alat uji glukosa:

1. 2. 3. 4. 5.

Kaki tiga Pipet Lumpang alu Tabung reaksi Rak tabung reaksi

Bahan uji amilum:

1. Lugol
Bahan uji glukosa:

1. 2. 3. 4.

Fehling A Fehling B Spirtus Korek api

Bahan makanan yang diuji:

Nasi Telur Tempe Tahu Singkong Ubi Susu sapi Tomat Jambu Roti

D. LANGKAH KERJA UJI AMILUM


1. 2. 3. 4. 5. 6. Menyiapkan semua alat dan bahan yang akan digunakan. Menghaluskan semua bahan makanan. Setelah bahan makanan halus, masukkan ke dalam lempeng tetes. Menetesi makan dengan lugol sebanyak 1 tetes. Mengamati perubahan warna yang terjadi. Mencatat hasil pengamatan.

bahan makanan sebelum ditetesi lugol

bahan makanan setelah ditetesi lugol

Makanan yang Diuji Nasi Telur Tempe Tahu Singkong Ubi Susu Sapi Tomat Jambu Roti

Warna Awal Putih Kuning pucat Coklat Putih Putih Kuning Putih Oranye Hijau muda Putih

Warna Setelah Ditetesi Lugol Ungu gelap Oranye Coklat Oranye tua Ungu gelap Ungu gelap Oranye Kehitaman Oranye tua Ungu gelap

Mengandung Amilum Ya Tidak

E. ANALISIS DATA UJI AMILUM


Berdasarkan praktikum yang telah dilakukan makanan yang mengandung amilum adalah nasi, singkong, ubi, tomat, dan roti. Makanan tersebut apabila ditetesi amilum berubah warna menjadi ungu gelap. Semakin gelap maka kandungan amilumnya semakin tinggi. Telur, tempe, tahu, susu sapi, dan jambu tidak mengandung amilum karena tidak mengalami perubahan warna.

F. LANGKAH KERJA UJI GLUKOSA 1. Menyiapkan semua alat dan bahan yang akan digunakan. 2. Melarutkan bahan makanan yang telah dihaluskan terlebih dahulu dengan air. 3. Memasukkan bahan makanan tersebut ke dalam tabung reaksi setinggi 1 cm. 4. Menetesi bahan makanan yang di uji dengan fehling A dan fehling B sebanyak 5 tetes. 5. Memanaskan air dalam gelas kimia diatas kaki tiga dengan Spirtus. 6. Memanaskan tabung-tabung reaksi dalam gelas kimia sampai terjadi perubahan warna. 7. Mengamati perubahan warna yang terjadi. 8. Mengangkat tabung-tabung reaksi dari gelas kimia berisi air yang sudah di panaskan. 9. Mencatat hasil pengamatan.

bahan makanan sebelum dipanaskan

bahan makanan ketika dipanaskan

bahan makanan setelah dipanaskan

Makanan yang Diuji Nasi Telur Tempe Tahu Singkong Ubi Susu Sapi Tomat Jambu Roti

Warna Awal Biru cerah Ungu kebiruan Biru keunguan Ungu muda Biru Hijau tua Ungu Coklat kehitaman Hijau tua Biru tua

Warna Setelah Ditetesi Fehling Biru tua Ungu kecoklatan Biru keunguan Ungu muda Kuning Kuning kecoklatan Oranye Oranye Kuning Coklat kekuningan

Mengandung Glukosa Ya Tidak

G. ANALISIS DATA UJI GLUKOSA Berdasarkan praktikum yang telah dilaksankan, singkong, ubi, susu sapi, tomat, jambu, dan roti terdapat kandungan glukosa. Larutan makanan tersebut berubah warna menjadi kuning dan oranye setelah dipanaskan dan ditetesi dengan fehling A dan fehling B. Sedangkan nasi, telur, tempe, dan tahu tidak mengandung glukosa karena tidak terjadi perubahan setelah dipanaskan dan ditetesi dengan fehling A dan fehling B.

H. KESIMPULAN Makanan yang mengandung amilum adalah nasi, singkong, ubi, tomat, dan roti. Telur, tempe, tahu, susu sapi, dan jambu tidak mengandung amilum. Makanan yang mengandung glukosa adalah singkong, ubi, susu sapi, tomat, jambu, dan roti. Nasi, telur, tempe, dan tahu tidak mengandung glukosa. Makanan yang mengandung karbohidrat mengandung amilum dan glukosa.