Anda di halaman 1dari 1

BORANG RESMI BATUAN METAMORF

No 1 No sampel ME-14 Warna Hijau Struktur Non Foliasi (Masif) Tekstur Kristaloblastik (Granoblastik) Komposisi Mineral Serpentine Petrogenesa (Tipe metamorfosa, Facies, Proses terbentuknya, dll) Termasuk dalam metamorfisme regional, olivin yang ada di zona subduksi terpengaruh oleh aktivitas fluida kemudian terbentuk serpentin dan selanjutnya akibat pengaruh suhu dan tekanan menjadi serpentinite. Termasuk dalam metamorfisme regional, batuan sedimen mendapat tekanan yang tinggi yang mengakibatkan terbentuknya kesejajaran mineral dan terbentuk sekis. Nama Serpentinite

ME-17

Coklat

Foliasi (Sekistose)

Kristaloblastik (Lepidoblastik)

Mika

Sekismika

1203

Hitam

Foliasi (Filitik)

Kristaloblastik (Porfiroblastik)

Mineral berukuran lempung Andalusit (porfir) Garnet Hornblende Kuarsa

Termasuk dalam metamorfime kontak karena didominasi oleh suhu yang tingi, di zona subduksi mineral berukuran lempung terendapkan di daerah tersebut kemudian akibat metamorfisme kontak terbentuklah hornfelsic. Termasuk metamorfisme derajat tinggi, dari batuan beku yang terbentuk saat pembentukan proto laut. Metamorfosanya adalah regional, yaitu di daerah subduksi maupun di plate collisional mountain range. Granulit terbentuk pada kondisi temperatur tinggi pada berbagai kondisi tekanan, yaitu termasuk metamorfosis regional. Dalam beberapa kasus, aplikasi suhu tinggi sulit untuk menjelaskan pada kedalaman tereka di gradien panas bumi khas. Dalam kasus ekstrim, granulites bentuk Juni pada suhu aplikasi lebih dari 1000 C.

Hornfelsic

110318 Hitam

Non Foliasi (Masif)

Kristaloblastik (Porfiroblastik)

Amfibolit

130212 Abu-abu

Foliasi (Gneiss)

Kristaloblastik (Lepidoblastik)

Mika Kuarsa Garnet Horblende

Granulit

Petrologi Batuan Metamorf 2013