Anda di halaman 1dari 35

GENERATOR AC

Disusun untuk memenuhi tugas Mata Kuliah Teknik kelistrikan dan Elektronika Dosen pengampu Drs. Emily Dardi, M.Kes

Disusun Oleh:

Guntur Susilo Hanief !"al S Hera Kusu$a % Kurnia'an (u)ti C

(K2512037) (K251203#) (K25120&1) (K250*015)

+ROGRA( ST,- +EN- - KAN TEKN K (ES N .AK,/TAS KEG,R,AN -AN /(, +EN- - KAN ,N 0ERS TAS SE1E/AS (ARET S,RAKARTA 2013

KATA +ENGANTAR

Segala puji syukur hanya bagi Alloh SWT yang telah melimpahkan banyak rahmat nikmat hidayah dan inayah!"ya kepada penulis sehingga pada #aktu!"ya penulis dapat menyelesaikan penulisan makalah ini. Makalah ini disusun untuk memenuhi tugas mata kuliah Teknik $istrik dan Elektronika. %enulis menyadari bah#a dengan keterbatasan yang dimiliki tidak dapat menyelesaikan makalah ini dengan baik tanpa bantuan saran dorongan dan perhatian dari berbagai pihak. Dalam kesempatan ini dengan segenap kerendahan hati penulis menghaturkan terima kasih kepada ayah dan ibu ter&inta yang selalu mendoakan dan memoti'asi penulis kakak dan adik yang kubanggakan serta semua pihak yang telah membantu terlaksananya makalah ini. %eribahasa menyebutkan (Tiada gading yang tak retak) penulis menyadari akan kekurangan yang ada untuk itu penulis sangat mengharapkan saran dan kritik yang si*atnya membangun demi kesempurnaan penulis di masa yang akan datang. Akhirnya penulis berharap perkembangan ilmu pengetahuan. semoga karya ini berman*aat bagi

Surakarta

Desember +,-.

Tim %enulis

-aftar si
Hala$an 2u3ul44444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444i Kata 5en6antar4444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444ii -aftar isi444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444iii 1a" +en3a7uluan44444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444441 A4 /atar "ela)an6 $asala744444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444441 14 Ru$usan $asala7444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444441 C4Tu2uan 5enulisan44444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444441 1a" +e$"a7asan4444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444443 A4+en6ertian 6enerator AC44444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444443 14+rinsi5 )er2a 6enerator AC444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444& C41a6ian8"a6ian 6enerator AC4444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444445 -4(a9a$8$a9a$ 5e$"a6ian 6enerator AC44444444444444444444444444444444444444444444411 E4Cara )er2a 6enerator AC44444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444441: .4Ru$usan $ate$atis 6enerator AC4444444444444444444444444444444444444444444444444444444417 G4Kele"i7an 3an )e)uran6an 6enerator AC4444444444444444444444444444444444444444444425 H4Ti5s a$an 5en66unaan 6enerator44444444444444444444444444444444444444444444444444444444442* 1a" +enutu544444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444430 A4Kesi$5ulan4444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444430 14Saran444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444430 -aftar 5usta)a4444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444444431

1A1 +EN-AH,/,AN
A4 /atar 1ela)an6 (asala7 $istrik sangatlah penting bagi kehidupan manusia dengan adanya listrik manusia bisa mengerjakan pekerjaan dengan e*ekti* kita bisa menoton T/ menel*on main games memasak dan lain!lain. Di dunia ada banyak sumber tenaga listrik ada %$TA ada %$TD %$T0 dan lain!lain semua itu membutuhkan alat untuk bisa menghasilkan listrik yaitu generator. 1enerator adalah dinamo yang digunakan untuk mengubah energi mekanis menjadi energi listrik pada dan berdasarkan arus yang dihasilkan generator dibagi menjadi dua yaitu generator A2 dan genera D2. Dan yang akan dibahas pada makalah ini lebih spesi*ik pada generator A2. 1enerator Arus 3olak!balik sering disebut juga sebagai alternator atau generator A2 4alternating &urrent5 atau juga generator singkron. Alat ini sering diman*aatkan di industri untuk mengerakkan beberapa mesin yang menggunakan arus listrik sebagai sumber penggerak. 14 Ru$usan (asala7 Apa pengertian dari generator A26 3agaimana prinsip kerja dari generator A26 Apa saja bagian!bagian dari generator A26 3agaimana &ara kerja dari generator A26 Apa saja ma&am!ma&am pembagian generator A26 Apa kelebihan dan kekurangan generator A26 3agaimana penggunaan generator yang benar6 C4 Tu2uan +enulisan Mengetahui pengertian dari generator A2 Mengetahui prinsip kerja generator A2

Mengetahui bagian!bagian dari generator A2 Mengetahui &ara kerja dari generator A2 Mengetahui ma&am!ma&am pembagian generator A2 Mengetahui kelebihan dan kekurangan generator A2 Mengetahui penggunaan generator yang benar

1A1 +E(1AHASAN
A4 +en6ertian 6enerator AC 1enerator adalah mesin yang dapat mengubah tenaga mekanis menjadi tenaga listrik melalui proses induksi elektromagnetik. 1enerator ini memperoleh energi mekanis dari prime mo'er atau penggerak mula. %rinsip kerja dari generator sesuai dengan hukum $ens yaitu arus listrik yang diberikan pada stator akan menimbulkan momen elektromagnetik yang bersi*at mela#an putaran rotor sehingga menimbulkan EM7 pada kumparan rotor.

Tegangan EM7 ini akan menghasilkan suatu arus jangkar. 8adi diesel sebagai prime mo'er akan memutar rotor generator kemudian rotor diberi eksitasi agar menimbulkan medan magnit yang berpotongan dengan konduktor pada stator dan menghasilkan tegangan pada stator. Karena terdapat dua kutub yang berbeda yaitu utara dan selatan maka pada 9,o pertama akan dihasilkan tegangan maksimum positi* dan pada sudut +:,o kedua akan dihasilkan tegangan maksimum negati*. ;ni terjadi se&ara terus menerus<&ontinue. 3entuk tegangan seperti ini lebih dikenal sebagai *ungsi tegangan bolak!balik. 1enerator arus bolak!balik sering disebut sebagai generator sinkron atau alternator. 1enerator arus bolak!balik memberikan hubungan yang sangat penting

dalam proses perubahan energi dari batu bara minyak gas atau uranium ke dalam bentuk yang berman*aat untuk digunakan dalam industri atau rumah tangga. Dalam generator arus bolak!balik bertegangan rendah yang ke&il medan diletakan pada bagian yang berputar atau rotor dan lilitan jangkar pada bagian yang diam atau stator dari mesin

14 +rinsi5 )er2a 6enerator AC 1enerator A2 bekerja berdasarkan atas prinsip dasar induksi elektromagnetik 7araday. Tegangan bolak!balik akan dibangkitkan oleh putaran medan magnetik dalam kumparan jangkar yang diam. Dalam hal ini kumparan medan terletak pada bagian yang sama dengan rotor dari generator. "ilai dari tegangan yang dibangkitkan bergantung pada : -. 8umlah dari lilitan dalam kumparan. +. Kuat medan magnetik makin kuat medan makin besar tegangan yang diinduksikan. .. Ke&epatan putar dari generator itu sendiri. %rinsip dasar generator arus bolak!balik menggunakan hukum 7araday yang menyatakan jika sebatang penghantar berada pada medan magnet yang berubah!ubah maka pada penghantar tersebut akan terbentuk gaya gerak listrik. proses terjadinya tenaga mekanik ke tenaga listrik ada beberapa syarat yaitu: -. Adanya *luks yang ditimbukan oleh dua buah kutub magnet.

+. Adanya ka#at penghantar. .. Adanya putaran yang menyebabkan penghantar memotong *luks+ magnet %rinsip generator ini se&ara sederhana dapat dijelaskan bah#a tegangan akan diinduksikan pada konduktor apabila konduktor tersebut bergerak pada medan magnet sehingga memotong garis!garis gaya. =ukum tangan kanan berlaku pada generator dimana menyebutkan bah#a terdapat hubungan antara penghantar bergerak arah medan magnet dan arah resultan dari aliran arus yang terinduksi. Apabila ibu jari menunjukkan arah gerakan penghantar telunjuk menunjukkan arah *luks jari tengah menunjukkan arah aliran elektron yang terinduksi. =ukum ini juga berlaku apabila magnet sebagai pengganti penghantar yang digerakkan. Terdapat dua jenis konstruksi dari generator a& jenis medan diam atau medan magnet dibuat diam dan medan magnet berputar. C4 1a6ian8"a6ian 6enerator AC %ulley 3er*ungsi untuk tempat / belt penggerak alternator yang memindahkan gerak putar mesin untuk memutar alternator.

Kipas 4*an5 3er*ungsi untuk mendinginkan komponen altenator yaitu diode maupun kumparan pada alternator.

>otor 7ungsi rotor untuk menghasilkan medan magnet kuat medan magnet yang dihasilkan tergantung besar arus listrik yang mengalir ke rotor &oil. $istrik ke rotor &oil disalurkan melalui sikat yang selalu menempel pada slip ring. Terdapat dua sikat yaitu sikat positip berhubungan dengan terminal 7 sikat negatip berhubungan dengan massa atau terminal E. Semakin tinggi putaran mesin putaran rotor altenator semakin tinggi pula agar listrik yang dihasilkan tetap stabil maka kuat magnet yang dihasilkan semakin berkurang sebanding dengan putaran mesin.

>otor alternator 3ila rotor dirangkai seperti gambar diatas maka arus listrik akan mengalir dari positip baterai 'ariable resistor amper meter slip ring rotor &oil slip ring dan ke negatip baterai. Adanya aliran listrik pada rotor menyebabkan rotor menjadi magnet saat tahanan pada 'ariable resistor ke&il maka arus yang mengalir sangat besar magnet pada rotor sangat kuat namun bila tahanan 'ariable resistor besar maka arus yang mengalir ke rotor &oil menjadi ke&il sehingga kemagnetan juga menjadi ke&il. %ada saat tahanan 'ariable resistor ke&il maka 'oltmeter yang dipasang pada slip ring menunjukan tegangan yang besar sebaliknya saat tahanan 'ariable resistor besar maka tegangan pada slip ring menjadi ke&il.

Stator Stator ber*ungsi sebagai kumparan yang menghasilkan listrik saat terpotong medan magnet dari rotor.Stator terdiri dari stator &ore 4inti stator5 dan stator &oil. Disain stator &oil ada + ma&am yaitu model (delta) dan model (?). %ada model (?) ketiga ujung kumparan tersebut disambung menjadi satu. Titik sambungan ini disebut titik (") 4neutral point5. %ada model delta ketiga ujung lilitan dijadikan satu sehingga membentuk segi tiga 4delta5. Model ini tidak memiliki terminal neutral 4"5. Stator &oil menghasilkan arus listrik A2 tiga phase. Tiap ujung stator dihubungkan ke diode positip dan diode negatip.

10

Sikat 4brush5 Sikat ber*ungsi untuk mengalir arus listrik dari regulator ke rotor &oil. %ada altenator terdapat dua sikat yaitu : -. +. Sikat positip yang berhubungan dengan terminal 7 alternator Sikat negatip berhubungan dengan bodi altenator dan terminal E

Sikat selalu menempel dengan slip ring saat rotor berputar maka akan terjadi gesekan antara slip ring dengan sikat sehingga sikat menjadi &epat aus. Kontak sikat dengan slip ring harus baik agar listrik dapat mengalir dengan baik agar kontak sikat dengan slip ring baik maka sikat ditekan oleh pegas. Sikat merupakan bagian yang sering menjadi penyebab gangguan pada altenator karena &epat aus. Sikat yang sudah pendek dapat menyebabkan aliran listrik ke rotor &oil berkurang akibat tekanan pegas yang melemah. 3erkurangnya aliran listrik ke rotor &oil menyebabkan kemagnetan rotor berkurang dan listrik yang dihasilkan altenator menurun. 3ila sikat suda pendek harus segera diganti sebab kalau sampai sikat habis maka slip ring akan bergesekan dengan pegas sikat sehingga menjadi aus. Sikat yang sudah habis dapat menyebabkan liran listrik ke rotor &oil terputus kemgnetan rotor hilang altenator tidak dapat menghasilkan listrik tidak terjadi proses pengisian.

11

Sikat patah dan pe&ahnya rumah sikat sering dijumpai akibat kesalahan saat merakit altenator. Saat rotor dilepas sikat akan keluar akibat tekanan pegas pada kondisi tersebut bila seseorang merakit rotor maka bearing rotor akan menekan sikat sehingga sikat patah dan hal ini dapat pula menyebabkan rumah sikat pe&ah untuk menghindari hal tersebut maka sikat harus dimasukkan ke rumahnya dan ditahan menggunakan ka#at yang dimasukan melaui lubang ke&il yang sedah tersedia bila sikat sudah tertahan oleh ka#at maka rotor dapat dimasukkan dengan aman. >egulator >egulator ber*ungsi untuk mengatur arus dan tegangan yang dihasilkan oleh altenator. Arus yang dihasilkan altenator sampai putaran +,,, rpm sebesar -, A atau kurang namun saat beban lampu dihidupkan maka arus yang dihasilkan pada putaran +,,, rpm sebesar ., A atau lebih sesuai kapasitas dari altenator dan beban listriknya. Tegangan yang dihasilkan altenator dijaga tetap stabil pada -. @! -A @ /olt. >egulator mekanik B terminal mempunyai terminal E 7 " 3 ;1 dan $. %ada regulator ini terdiri dari dua bagian yaitu 'oltage regulator yang ber*ungsi untuk mengatur arus dan tegangan pengisian dan 'oltage relay yang ber*ungsi untuk mengatur hidup dan matinya lampu indi&ator pengisian sebagai indikasi sistem pengisian ber*ungsi.

12

%ola susunan terminal pada regulator tipe A adalah ;1 " 7 dan E $ 3 sedangkan pola susunan terminal pada regulator tipe 3 adalah 3 $ E dan 7 " ;1. Meskipun terminal regulator mempunyai pola tertentu namun kita sering mengalami kesulitan dalam menentukan terminal regulator kesulitan menentukan apakah regulator tertentu tipa A atau tipe 3. Sistem pengoperasian 0nit A/> 4Automati& /oltage >egulator5 ber*ungsi untuk menjaga agar tegangan generator tetap konstan dengan kata lain generator akan tetap mengeluarkan tegangan yang selalu stabil tidak terpengaruh pada perubahan beban yang selalu berubah!ubah mempengaruhi tegangan output generator. %rinsip kerja dari A/> adalah mengatur arus penguatan 4eC&ita&y5 pada eC&iter. Apabila tegangan output generator di ba#ah tegangan nominal tegangan generator maka A/> akan memperbesar arus penguatan 4eC&ita&y5 pada eC&iter. Dan juga sebaliknya apabila tegangan output 1enerator melebihi tegangan nominal generator maka A/> akan mengurangi arus penguatan 4eC&ita&y5 pada eC&iter. Dengan demikian apabila terjadi perubahan tegangan output 1enerator akan dapat distabilkan oleh A/> se&ara otomatis dikarenakan dilengkapi dengan peralatan seperti alat yang digunakan untuk pembatasan penguat minimum ataupun maCimum yang bekerja se&ara otomatis. dikarenakan beban sangat sehingga kita

13

1ambar -. Diagram sistem eksitasi. A/> dioperasikan dengan mendapat satu daya dari permanen magnet generator 4%M15 sebagai &ontoh A/> dengan tegangan --,/ +,A A,,=D. Serta mendapat sensor dari poten&ial trans*ormer 4%T5 dan &urrent trans*ormer 42T5.

1ambar +. Diagram A/>. a. Sensing &ir&uit

14

Tegangan tiga phasa generator diberikan pada sensing &ir&uit mele#ati %T dan 9,> terlebih dahulu dan tegangan tiga phasa keluaran dari 9,> diturunkan kemudian disearahkan dengan rangkaian dioda dan diratakan oleh rangkaian kapasitor dan resistor dan tegangan ini dapat diatur dengan /> 4/ariable >esistant5. Keuntungan dari sensing &ir&uit adalah mempunyai respon yang &epat terhadap tegangan output generator. Output tegangan respon berbanding lurus dengan output tegangan 1enerator berbanding lurus seperti ditinjukkan pada 1ambar ..

1ambar .. 1ra*ik hubungan sensing tegangan terhadap output o* 1enerator

b. 2omparati'e ampli*ier >angkaian &omparati'e ampli*ier digunakan sebagai pembanding antara sensing &ir&uit dengan set 'oltage. 3esar sensing 'oltage dengan set 'oltage tidak mempunyai nilai yang sama sehingga selisih<rentang besar tegangan tersebut. Selisih tegangan disebut dengan error 'oltage. ;ni akan dihilangkan dengan &ara memasang /> 4'ariable resistan&e5 pada set 'oltage dan sensing 'oltage. &. Ampli*ier &ir&uit

15

Aliran arus dari D-- D-+ dan >.A adalah rangkaian penguat utama atau penguatan tingkat terendah. Keluaran dari &omparati'e ampli*ier dan keluaran dari o'er eC&itation limiter 4OE$5 adalah tegangan negati'e dan dari tegangan negati'e kemudian pada masukan O%+,-. Ketika o'er eC&itation limiter 4OE$5 atau minimum eC&itation limiter 4ME$5 tidak operasi maka keluaran dari &omparati'e ampli*ier dikuatkan oleh O%+,- dan O%.,- masukan dari O%.,dijumlahkan dengan keluaran dari dumping &ir&uit. O%A,- adalah Ampli*ier untuk balan&e meter hubungan antara tegangan masuk dan tegangan keluaran dari O%+,dan O%A,diperlihatkan pada bagan berikut.

1ambar A. >angkaian Ampli*ier d. Automati& manual &hange o'er and miCer &ir&uit >angkaian ini disusun se&ara Auto!manual pemindah hubungan dan sebuah rangkaian untuk mengontrol tegangan penguatanmedan generator. Auto! manual &hange o'er and miCer &ir&uit pada operasi manual pengaturan tegangan penguatan medan generator dilakukan oleh :,E dan pada saat automati& manual &hange o'er and miCer &ir&uit beroperasi manual maka A/> 4automati& 'oltage >regulator5 belum dapat beroperasi. Dan apabila rangkaian ini pada kondisi auto maka A/> sudah dapat bekerja untuk mengatur besar arus medan generator. e. $imited &ir&uit $imited &ir&uit adalah untuk penentuan pembatasan lebih dan kurang penguatan 4eC&itation5 untuk pengaturan tegangan output pada sistem eC&ita&y

16

/>-+E untuk pembatas lebih dari keluaran terminal 2B dan />-+B untuk pembatas minimal dari keluaran terminal 2B. *. %hase syn&roniDing &ir&uit 0nit tyristor digunakan untuk mengontrol tegangan output tyristor dengan menggunakan sinyal kontrol yang diberikan pada gerbang tyristor dengan &ara mengubah besarnya sudut sinyal pada gerbang tyristor. >angkaian phase sinkronisasi ber*ungsi untuk mengubah sudut gerbang tyristor yang sesuai dengan tegangan output dari batas sinkronisasi dan juga sinyal kontrol yang diberikan pada tyristor di ba#ah ini terdapat gambar sinkronisasi. g. Thyristor *iring &ir&uit >angkaian ini sebagai pelengkap tyristor untuk memberikan sinyal kontrol pada gerbang tyristor. h. Dumping &ir&uit Dumping &ir&uit akan memberikan sensor besarnya penguatan tegangan dari A2 eC&iter dan untuk diberikan ke ampli*ier &ir&uit dengan dijadikan *eed ba&k masukan terminal O%.,-. i. 0nit tyristor Merupakan susunan dari tyristor dan dioda. Dan juga menggunakan *use 4sekring5 yang digunakan sebagai pengaman lebur dan juga dilengkapi dengan indikator untuk memantau kerja dari tyristor yang dipasang pada bagian depan tyristor untuk tiap phase diberikan dua *use yang disusun pararel dan ketika terjadi kesalahan atau putus salah satunya masih dapat beroperasi. j. ME$ 4minimum eC&ita&y limiter5 ME$ 4minimum eksitasi limiter5 yaitu untuk men&egah terjadinya output yang berlebihan pada generator dan adanya penambahan penguatan 4eC&ita&y5 untuk meningkatkan tegangan terminal generator pada le'el konstan. >angkaian

17

ini digunakan untuk mendeteksi operasional dari generator yaitu dengan mendeteksi keluaran tegangan dan arus pada generator. >angkaian inijuga digunakan untuk membandingkan keluaran tegangan generator dengan eksitasi minimum yang telah diseting. >angkaian ini akan memberikan batas sinyal pada rangkaian A/> apabila melebihi eksitasi minimum kemudian output dari ME$ 4Minimum Eksitasi $imiter5 dikuatkan oleh ampli*ier.

1ambar E. Diagram Minimum EC&itasi $imiter. k. Automati& *ollo#er %rinsip kerja dari alat ini adalah untuk melengkapi penguatan dengan pengaturan se&ara manual oleh :,E. 0ntuk menyesuaikan pengoperasian generator dalam pembandingan *luktuasi dari tegangan terminal oleh sinyal error. =al tersebut digunakan untuk menjaga kesetabilan tegangan pada generator. %engoperasian ini digunakan untuk pengaturan manual 4:,E5 untuk ketepatan tingkatan eC&ita&y yang telah disesuaikan. Kondisi pengoperasian generator dan pembandingan *luktuasi dari tegangan terminal oleh sinyal tegangan error. =al tersebut dijadikan pegangan untuk menjaga kestabilan tegangan pada generator dengan adanya perubahan beban. Automati& 7ollo#er digunakan untuk mendeteksi keluaran regulator dari sinyal tegangan error dan pengoperasian otomatis manual adjuster dengan membuat nilai nol. >angkaian ini untuk menaikkan sinyal dan menurunkan sinyal yang

18

dikendalikan oleh :,E. Dengan &ara memutar :,E untuk mengendalikan sinyal pada rangkaian ini.

1ambar B. 3lok Diagram Automati& 7ollo#er -4 (a9a$8$a9a$ 5e$"a6ian 6enerator AC 3erdasarkan sistem pembangkitannya generator A2 dapat dibagi menjadi + yaitu : -. 1enerator - *asa 1enerator yang dimana dalam sistem melilitnya hanya terdiri dari satu kumpulan kumparan yang hanya dilukiskan dengan satu garis dan dalam hal ini tidak diperhatikan banyaknya lilitan. 0jung kumparan atau *asa yang satu dijelaskan dengan huru* besar F dan ujung yang satu lagi dengan huru* 0. +. 1enerator . *asa 1enerator yang dimana dalam sistem melilitnya terdiri dari tiga kumpulan kumparan yang mana kumparan tersebut masing!masing dinamakan lilitan *asa. 8adi pada statornya ada lilitan *asa yang ke satu ujungnya diberi tanda 0 G FH lilitan *asa yang ke dua ujungnya diberi tanda dengan huru* / G ? dan akhirnya ujung lilitan *asa yang ke tiga diberi tanda dengan huru* W G I.

E4 Cara Ker2a 6enerator AC

19

Ketika kumparan diputar didalam medan magnet satu sisi kumparan 4biru5 bergerak ketas sedang lainnya4kuning5bergerak keba#ah Kumparan mengalami perubahan garis gaya magnet yang semakin sedikit sehingga pada kedua sisi kumparan mengalir arus listrik mengitari

kumparan mengalir arus listrik mengitari kumparan hingga kumparan sinusoid %ada posisi sinusoid kumparan tidak mengalami perubahan garis gaya magnet sehingga tidak ada listrik yang mengalir pada kumparan %ada posisi ini kumparan mendapat garis J garis magnet maksimum Kumparan terus berputar hingga sisi biri bergerak keba#ah dan sisi kuning bergerak keatas Kumparan mengalami perubahan garis gaya magnet yang arus bertambah listrik yang banyak sehingga pada setiap sisi kumparan mengalir

berla#anan hingga posisi kumparan sinusoidal.Kumparan terus berputar hingga sisi biru bergerak ketas dan sisi kuning bergerak keba#ah Agar menimbulkan medan magnet yang berpotongan dengan konduktor pada stator rator diberi eksitasi.Karena ada dua kutub yang berbeda utara dan selatan maka tegangan yang

20

dihasilkan pada stator adalah tegangan bolak balik dengan gelombang sinusoidal Tegangan dan arus listrik yang dihasilkan ini disalurkan melalui kabel jaringan listrik untuk akhirnya digunakan masyarakat .4 Ru$usan (ate$atis 6enerator AC ?ang akan menjadi kerangka bahasan kali ini adalah pengoperasian generator sinkron dalam kondisi berbeban tanpa beban menentukan reaktansi dan resistansi dengan melakukan per&obaan tanpa beban 4beban nol5 per&obaan hubung!singkat dan per&obaan resistansi jangkar. Seperti yang telah dijelaskan sebelumnya bah#a ke&epatan rotor dan *rekuensi dari tegangan yang dibangkitkan oleh suatu generator sinkron berbanding lurus. 1ambar - akan memperlihatkan prinsip kerja dari sebuah generator A2 dengan dua kutub dan dimisalkan hanya memiliki satu lilitan yang terbuat dari dua penghantar se&ara seri yaitu penghantar a dan aK.

1ambar -. Diagram 1enerator A2 Satu %hasa Dua Kutub. $ilitan seperti disebutkan diatas disebut ($ilitan terpusat) dalam generator sebenarnya terdiri dari banyak lilitan dalam masing!masing *asa yang terdistribusi pada masing!masing alur stator dan disebut ($ilitan terdistribusi). Diasumsikan rotor berputar searah jarum jam maka *luks medan rotor bergerak sesuai lilitan jangkar. Satu putaran rotor dalam satu detik menghasilkan satu siklus per detik atau - =ertD 4=D5. 3ila ke&epatannya B, >e'olution per menit 4>pm5 *rekuensi - =D. Maka untuk *rekuensi * L B, =D rotor harus berputar .B,, >pm. 0ntuk ke&epatan rotor

21

n rpm rotor harus berputar pada ke&epatan n<B, re'olution per detik 4rps5. 3ila rotor mempunyai lebih dari - pasang kutub misalnya % kutub maka masing! masing re'olution dari rotor menginduksikan %<+ siklus tegangan dalam lilitan stator. 7rekuensi dari tegangan induksi sebagai sebuah *ungsi dari ke&epatan rotor dan di*ormulasikan dengan:

0ntuk generator sinkron tiga *asa harus ada tiga belitan yang masing! masing terpisah sebesar -+, derajat listrik dalam ruang sekitar keliling &elah udara seperti diperlihatkan pada kumparan a G aK b G bK dan & G &K pada gambar +. Masing!masing lilitan akan menghasilkan gelombang 7luksi sinus satu dengan lainnya berbeda -+, derajat listrik. Dalam keadaan seimbang besarnya *luksi sesaat : MA L Mm. Sin Nt M3 L Mm. Sin 4 Nt G -+,O 5 M2 L Mm. Sin 4 Nt G +A,O 5

1ambar +. Diagram 1enerator A2 Tiga 7asa Dua Kutub 3esarnya *luks resultan adalah jumlah 'ektor ketiga *luks tersebut adalah: MT L MA PM3 P M2 yang merupakan *ungsi tempat 4M5 dan #aktu 4t5 maka besar! besarnya *luks total adalah:

22

MT L Mm.Sin Nt P Mm.Sin4Nt G -+,O5 P Mm. Sin4NtG +A,O5. 2os 4Q G +A,O5 Dengan memakai trans*ormasi trigonometri dari : Sin R . 2os S L T.Sin 4R P S5 P T Sin 4R P S 5 maka dari persamaan diatas diperoleh : MT L T.Mm. Sin 4Nt PQ 5P T.Mm. Sin 4Nt G Q5 P T.Mm. Sin 4 Nt P Q G +A,O 5P T.Mm. Sin 4Nt G Q5 PT.Mm. Sin 4Nt P Q G A@,O5 Dari persamaan diatas bila diuraikan maka suku kesatu ketiga dan kelima akan silang menghilangkan. Dengan demikian dari persamaan akan didapat *luksi total sebesar MT L U Mm. Sin 4 Nt ! M 5 Weber . 8adi medan resultan merupakan medan putar dengan modulus .<+ M dengan sudut putar sebesar N. Maka besarnya tegangan masing!masing *asa adalah : E maks L 3m. V. N r /olt dimana : 3m L Kerapatan 7luks maksimum kumparan medan rotor 4Tesla5 V L %anjang masing!masing lilitan dalam medan magnetik 4Weber5 N L Ke&epatan sudut dari rotor 4rad<s5 r L >adius dari jangkar 4meter5 Generator Tan5a 1e"an Apabila sebuah mesin sinkron di*ungsikan sebagai generator dengan diputar pada ke&epatan sinkron dan rotor diberi arus medan 4;*5 maka pada kumparan jangkar stator akan diinduksikan tegangan tanpa beban 4Eo5 yaitu sebesar: Eo L A AA .Kd. Kp. *. Qm. T /olt Dalam keadaan tanpa beban arus jangkar tidak mengalir pada stator sehingga tidak terdapat pengaruh reaksi jangkar. 7luks hanya dihasilkan oleh arus medan 4;*5. 3ila besarnya arus medan dinaikkan maka tegangan keluaran juga akan naik sampai titik saturasi 4jenuh5 seperti diperlihatkan pada gambar .. Kondisi generator tanpa beban bisa digambarkan rangkaian ekui'alennya seperti diperlihatkan pada gambar .b.

23

1ambar .a dan .b. Kur'a dan >angkaian Ekui'alen 1enerator Tanpa 3eban Generator 1er"e"an 3ila generator diberi beban yang berubah!ubah maka besarnya tegangan terminal / akan berubah!ubah pula hal ini disebabkan adanya kerugian tegangan pada: W >esistansi jangkar >a W >eaktansi bo&or jangkar Fl W >eaksi 8angkar Fa a. Resistansi Jangkar >esistansi jangkar<*asa >a menyebabkan terjadinya kerugian tegang<*asa 4tegangan jatuh<*asa5 dan ;.>a yang se*asa dengan arus jangkar. b. Reaktansi Bocor Jangkar Saat arus mengalir melalui penghantar jangkar sebagian *luks yang terjadi tidak mengimbas pada jalur yang telah ditentukan hal seperti ini disebut 7luks 3o&or. c. Reaksi Jangkar Adanya arus yang mengalir pada kumparan jangkar saat generator dibebani akan menimbulkan *luksi jangkar 4MA 5 yang berintegrasi dengan *luksi

24

yang dihasilkan pada kumparan medan rotor4M75 sehingga akan dihasilkan suatu *luksi resultan sebesar :

;nteraksi antara kedua *luksi ini disebut sebagai reaksi jangkar jenis beban yang berbeda!beda.

seperti

diperlihatkan pada 1ambar A. yang mengilustrasikan kondisi reaksi jangkar untuk

1ambar Aa Ab A& dan Ad. Kondisi >eaksi 8angkar. 1ambar Aa memperlihatkan kondisi reaksi jangkar saat generator dibebani tahanan 4resisti*5 sehingga arus jangkar ;a se*asa dengan 11$ Eb dan MA akan tegak lurus terhadap M7. 1ambar Ab memperlihatkan kondisi reaksi jangkar saat generator dibebani kapasiti* sehingga arus jangkar ;a mendahului ggl Eb sebesar X dan MA terbelakang terhadap M7 dengan sudut 49, !X5. 1ambar A& memperlihatkan kondisi reaksi jangkar saat dibebani kapasiti* murni yang mengakibatkan arus jangkar ;a mendahului 11$ Eb sebesar 9,O dan MA akan memperkuat M7 yang berpengaruh terhadap pemagnetan. 1ambar Ad memperlihatkan kondisi reaksi jangkar saat arus diberi beban indukti* murni sehingga mengakibatkan arus jangkar ;a terbelakang dari 11$ Eb sebesar 9,O dan MA akan memperlemah M7 yang berpengaruh terhadap pemagnetan. 8umlah dari reaktansi bo&or F$ dan reaktansi jangkar Fa biasa disebut reaktansi Sinkron Fs. /ektor diagram untuk beban yang bersi*at ;ndukti* resisti* murni dan kapasiti* diperlihatkan pada 1ambar Ea Eb dan E&.

25

1ambar Ea Eb dan E&. /ektor Diagram dari 3eban 1enerator 3erdasarkan gambar diatas maka bisa ditentukan besarnya tegangan jatuh yang terjadi yaitu :

Total Tegangan 8atuh pada 3eban: L ;.>a P j 4;.Fa P ;.F$5 L ; Y>a P j 4Fs P F$5Z L ; Y>a P j 4Fs5Z L ;.Is

26

(enentu)an Resistansi 3an Rea)tansi 0ntuk bisa menentukan nilai reaktansi dan impedansi dari sebuah generator harus dilakukan per&obaan 4test5. Ada tiga jenis test yang biasa dilakukan yaitu: W Test Tanpa beban 4 3eban "ol 5 W Test =ubung Singkat. W Test >esistansi 8angkar. Test Tan5a 1e"an Test Tanpa 3eban dilakukan pada ke&epatan Sinkron dengan rangkaian jangkar terbuka 4tanpa beban5 seperti diperlihatkan pada 1ambar B. %er&obaan dilakukan dengan &ara mengatur arus medan 4;*5 dari nol sampai rating tegangan output terminal ter&apai.

1ambar B. >angkaian Test 1enerator Tanpa 3eban. Test Hu"un6 Sin6)at 0ntuk melakukan test ini terminal generator dihubung singkat dan dengan Ampermeter diletakkan diantara dua penghantar yang dihubung singkat tersebut 41ambar :5. Arus medan dinaikkan se&ara bertahap sampai diperoleh arus jangkar maksimum. Selama proses test arus ;* dan arus hubung singkat ;hs di&atat.

27

1ambar :. >angkaian Test 1enerator di =ubung Singkat. Dari hasil kedua test diatas maka dapat digambar dalam bentuk kur'a karakteristik seperti diperlihatkan pada gambar @.

1ambar @. Kur'a Karakteristik Tanpa 3eban dan =ubung Singkat sebuah 1enerator. ;mpedansi Sinkron di&ari berdasarkan hasil test adalah:

;* L konstatn

28

Test Resistansi ;an6)ar Dengan rangkaian medan terbuka resistansi D2 diukur antara dua terminal output sehingga dua *asa terhubung se&ara seri 1ambar 9. >esistansi per *asa adalah setengahnya dari yang diukur.

1ambar 9. %engukuran >esistansi D2. Dalam kenyataannya nilai resistansi dikalikan dengan suatu *aktor untuk menentukan nilai resistansi A2 e*ekti* kumparan. "ilainya berkisar antara - + s<d - B . 3ila nilai >a telah diketahui nilai Fs bisa ditentukan berdasarkan persamaan: e** > . 7aktor ini tergantung pada bentuk dan ukuran alur ukuran penghantar jangkar dan konstruksi

G4 Kele"i7an 3an )e)uran6an 6enerator AC berdasarkan arah arus listrik yang dihasilkan oleh generator tersebut 1enerator $istrik dibedakan menjadi + jenis yaitu -. 1enerator D2

29

1enerator D2 merupakan sebuah perangkat mesin listrik dinamis yang mengubah energi mekanis menjadi energi listrik. 1enerator D2 menghasilkan arus D2 < arus searah. %erbedaan generator D2 dengan 1enerator A2 yang paling menonjol adalah generator D2 menggunakan komutator sedangkan generator A2 menggunakan Slip >ing. Komutator pada generator D2 berguna untuk menjaga arah putar rotor supaya tetap satu arah putaran. atau menyearahkan arus!tegangan dari A2 menjadi D2 se&ara mekanis pada terminalnya untuk generator D2

Komutator berbentuk seperti silinder yang mempunyai banyak segmen! segmen disekelilingnya. Setiap segmen dihubungkan oleh ka#at atau kabel karena jumlah segmen pada komutator jumlahnya sangat banyak maka ka#at atau kabel yang dibutuhkan juga banyak sehingga ini menjadi salah satu kekurangan dari komutator yaitu

30

konstruksinya rumit. Karena konstruksinya yang rumit dan membutuhkan ka#at atau kabel yang banyak generator D2 menjadi mahal harganya. Selain itu akibat komutator mempunyai segmen!segmen yang banyak dengan jarak yang relati* dekat ketika komutator berputar dengan ke&epatan yang tingi akan menghasilkan suara yang bising. Dan akibat jarak yang dekat antartiap segmen kapasitas tegangannya juga rendah 4maC EMW5 karena dikha#atirkan akan terjadi pelon&atan bunga api listrik. Kelemahan berikutnya pada komutator adalah komutator yang sedang berputar harus dihubungkan dengan brush 4yang terdiri dari material 2arbon5 guna untuk menyalurkan arus D2 ke rotor generator. =al ini mengakibatkan maintenan&e yang dilakukan harus lebih sering karena brush akan mengalami [Aus[ yang mengakibatkan adanya serpihan!serpihan karbon pada komutator. "amun salah satu keunggulan 1enerator D2 adalah mempunyai Torsi a#al yang besar sehingga banyak digunakan sebagai starter motor. +. 1enerator A2

1enerator A2 merupakan sebuah perangkat mesin listrik dinamis yang mengubah energi mekanis menjadi energi listrik. 1enerator A2 menghasilkan arus A2 4arus bolak balik5.

31

%ada 1enerator A2 digunakan Slip >ing yang ber*ungsi sebagai pengganti dari komutator.

3entuk *isik dari slip ring adalah seperti &in&in!&in&in yang dihubungkan satu sama lain. berbeda dari bentuk komutator yang mempunyai banyak segmen. =al ;ni memberikan banyak keuntungan pada Slip >ing. Slip >ing tidak membutuhkan terlalu banyak ka#at atau kabel yang dihubungkan kepadanya sehingga konstruksinya sederhana. hal ini juga mengakibatkan harga dari 1enerator A2 lebih murah. Selain itu Slip ring juga tidak mempunyai banyak segmen!segmen yang berjarak sehingga saat Slip ring berputar dengan ke&epatan tinggi tidak mengakibatkan bising. Kemungkinan terjadinya pelon&atan bunga api jugasemakin sedikit karena jarak antar &in&in lumayan jauh hal ini mengakibatkan kapasitas tegangannya menjadi tinggi 4:E,MW5. "amun generator A2 juga mempunyai kekurangan yaitu Torsi A#al yang dihasilkan lemah.. H4 Ti5s A$an 5en66unaan 6enerator 3erikut adalah tips aman penggunaan generator yang dirilis OS=A 4The O&&upational Sa*ety and =ealth Administration5 yuk kita pelajari agar lebih a#are dalam penggunaan genset: 8angan menghubungkan generator Anda langsung ke kabel rumah Anda. Menghubungkan sebuah generator listrik portabel langsung ke kabel rumah

32

tangga Anda dapat mematikan bagi Anda dan orang lain. Sebuah generator yang terhubung langsung ke kabel rumah Anda bisa [ba&k*eed[ ke saluran listrik yang terhubung ke rumah Anda. 0tilitas trans*ormator dapat kemudian [step up[ atau meningkatkan ini [ba&k*eed[ besarnya ribuan 'olt\ 2ukup untuk membunuh seorang atlet sekalipun.

Satu!satunya &ara aman untuk menghubungkan generator listrik portabel adalah memiliki kontraktor listrik berlisensi untuk menginstal s#it&h trans*er. Saklar trans*er akan mentrans*er daya dari jalur listrik ke daya yang berasal dari generator.0ntuk men&egah sengatan listrik pastikan generator dipasang dengan benar. Konsultasikan masalah ini baik ! baik dengan kontraktor.

$etakkan 1enerator diluar ruangan untuk men&egah karbon monoksida masuk ke dalam ruangan. Melampirkan ka#at tanah ke generator untuk memastikan landasan sesuai. Tanpa landasan yang tepat mengakibatkan Anda bisa kesetrum. sistem ungrounded dapat

1unakan bensin yang baik bila memungkinkan. 8ika generator akan istirahat jangka #aktu yang lama sebelum berjalan lagi gunakan stabiliDer bensin. 1unakan generator setidaknya sebulan sekali dan biarkan bekerja selama beberapa menit. 8ika Anda memiliki baterai isi baterai dari #aktu ke #aktu untuk memastikan generator siap digunakan.

33

1A1 +EN,T,+
A4 Kesi$5ulan 1enerator listrik bolak balik 4A25 adalah alat yang digunakan untuk memproduksi listrik bolak balik 4A25. 1enerator ini terdiri dari dua bagian yaitu rotor dan stator. >otor adalah bagian genertor yang bergerak seperti kumparan. Sedangkan Stator adalah bagian generator yang diam seperti magnet permenen &in&in dan sikat<terminal. 1enerator arus bolak!balik sering disebut sebagai generator sinkron atau alternator. 1enerator arus bolak!balik memberikan hubungan yang sangat penting dalam proses perubahan energi dari batu bara minyak gas atau uranium ke dalam bentuk yang berman*aat untuk digunakan dalam industri atau rumah tangga. Dalam generator arus bolak!balik bertegangan rendah yang ke&il medan diletakan pada bagian yang berputar atau rotor dan lilitan jangkar pada bagian yang diam atau stator dari mesin 14 Saran Sebaiknya dalam penggunaan generator haruslah memperhatikan keamanan dan keselamatan dalam pemakaian agar tidak terjadi hal!hal yang tidak diinginkan. Sebaiknya pera#atan generator dilakukan se&ara berkala sehingga kea#etan dari generator itu sendiri dapat bertahan lama.

34

-A.TAR +,STAKA Drs. Daryanto. -99E. Pengetahuan Teknik Listrik . 8akarta: %T 3umi aksara http:<<*isika:9.#ordpress.&om<+,--<,A<-,<arus!listrik!a&!+< http:<<###.mediabali.net/listrik_dinamis/sifatsifat]listrik]a&.html
http://kanagaartikeldanmakalah.blogspot.com/2011/02/generatorac.html

35