Anda di halaman 1dari 8

PEMBAHASAN

Pengertian
Rubella adalah suatu infeksi yang utama menyerang anak-anak dan dewasa yang khas dengan adanya rasti demam dan lymphadenopaly. infeksi pada anak dan dewasa sebagian besar berjalan sub klinis. Jika rubella terjadi pada kehamilan ibu hamil bisa menyebabkan infeksi pada janin dan resiko terjadinya kelainan kongenital (Congenital Rubella Syndrome, CRS).

Etiologi
Rubella irus merupakan suatu toga irus yang dalam penyababnya tidak membutuhkan e!tor.

Epidemiologi
Rubella paling sering terjadi pada akhir musim dingin dan awal musim semi dan biasanya menyerang kelompok usia sekolah, pada orang dewasa "# $ %# telah imun. &pidemi besar terjadisetiap ' $ % th. (enularan biasanya lewat kontak eratmisalnya lewat sekolah ) tempat kerja.

Patofisiologi
(eriode inkubasi rata-rata *" hari (*+-+, hari). -irus sesudah masuk melalui saluran pernafasan akan menyebabkan peradangan pada mukosa saluran pernafasan untuk kemudian menyebar keseluruh tubuh. dari saluran pernafasan inilah irus akan menyebrang ke irus rubella akan sekelilingnya. Rubella baik yang bersifat klinis maupun sub klinis akan bersifat sangat menular terhadap sekelilingnya. (ada infeksi rubella yang diperoleh post natal dieksresikan dari faring selama fase prodromal yang berlanjut sampai satu minggu sesudah mun!ul gejala klinis. pada rubella yang kongenal saluran pernafasan dan urin akan tetap mengeksresikan irus sampai usia + tahun. hal ini perlu diperhatikan dalam perawatan bayi

dirumah sakit dan dirumah untuk men!egah terjadinya penularan. Sesudah sembuh tubuh akan membentuk kekebalan baik berupa antibody maupun kekebalan seluler yang akan men!egah terjadinya infeksi ulangan. *. (engaruh Rubella .erhadap /ehamilan 0nfeksi rubella berbahaya bila terjadi pada wanita hamil muda, karena dapat menyebabkan kelainan pada bayinya. Jika infeksi terjadi pada bulan pertama kehamilan, maka resiko terjadinya kelainan adalah 1#2, sedanggkan jika infeksi terjadi trimester pertama maka resikonya menjadi +12 (menurut 3meri!a College 4bstri!ian and gyne!ologis, *%"*). Rubella dapat menimbulkan abortus, anomaly !ongenital dan infeksi pada neonates (/onjungti itis, engefalibis, esikulutis, kutis, ikterus dan kon uisi) +. (engaruh rubella pada janin Rubella dapat meningkatkan angka kematian perinatal dan sering menyebabkan !a!at bawaan pada janin. sering dijumpai apabila infeksi dijumpai pada kehamilan trimester 0 (,# $ 1#2). 3nggota tubuh anak yang bisa menderita karena rubella 5 a. 6ata (katarak, glau!oma, mikroftalmia) b. Jantung (duktus arteriosus persisten, stenosis fulmonalis, septum terbuka) !. 3lat pendengaran (tuli) d. Susunan syaraf pusat (meningoesefalitis, kebodohan) 7apat pula terjadi hambatan pertumbuhan intra uterin. kelainan hematologgik (termasuk trombositopenia dan anemia), hepotosplenomegalia dan ikterus, pneumonitis interfisialis kronika difusa dan kelainan kromosom. Selain itu bayi dengan rubella bawaan selama beberapa bulan merupakan sumber infeksi bagi anak-anak dan orang dewasa lain.

Tanda dan gejala klinis


- 7emam ringan - 6erasa mengantuk - Sakit tenggorok - /emerahan sampai merah terang )pu!at, menyebar se!ara !epat dari wajah keseluruh tubuh, kemudian menghilang se!ara !epat.

- /elenjar leher membengkak - durasi , $ 1 hari

Diagnosis
7iagnosis rubella tidak selalu mudah karena gejala-gejala kliniknya hampir sama dengan penyakit lain. /adang tidak jelas atau tidak ada sama sekali. -irus pada rubella sering men!apai dan merujuk embrio dan fetus. irus pada rubella sering men!apai dan merujuk embrio dan fetus. 7iagnosis pasti dapat dibuat dengan isolasi irus atau ditemukannya kenaikan tetes anti rubella dalam serum. 8ebih dari 1#2 kasus infeksi rubella pada ibu hamil bersifat subklinis)tanpa gejala sehingga sering tidak disadari. /arena dapat berdampak negatif bagi janin yang dikandungnya.

Pencegahan
-aksin rubella tidak boleh diberikan pada ibu hamil, terutama pada awal kehamilan, dapat mendatangkan petaka bagi janin yang dikandungnya. 7apat terjadi abortus (keguguran), bayi meninggal pada saat lahir, atau mengalami sindrom rubella kongenital. oleh karena itu, sebelum hamil pastikan bahwa anda telah memiliki kekebalan terhadap irus rubella dengan melakukan pemeriksaan anti $ rubella 0g9 dan anti $ rubella 0g 6. *) Jika hasil keduanya nagatif, sebaiknya anda ke dokter untuk melakukan aksinasi, namun anda baru diperbolehkan hamil , bulan setelah aksinasi. +) Jika anti $ rubella 0g9 saja yang positif, atau anti rubella 0g6 dan anti rubella- 0g9 positif, dokter akan menyarankan anda untuk menunda kehamilan. ,) Jika anti $ rubella 0g9 saja yang positif, berarti anda pernah terinfeksi dan anti bodi yang terdapat dalam tubuh anda dapat melindungi dari serangan irus rubella. :ila 3nda hamil , bayi anda pun akan terhindar dari Sindroma Rubella /ongenital. bila anda sedang hamil dan belum mengetahui apakah tubuh anda telah terlindungi dari infeksi Rubella, maka anda di anjurkan melakukan pemeriksaan anti-Rubella 0g9 dan anti-Rubella 0g9 5 jika anda telah memiliki kekebalan( 3nti- Rubella 0g9 ), berarti janin adapun terlindungi dari an!aman irus rubella.

Jika belum memiliki kekebalan (3nti $ Rubella 0g9 dan 3nti $ Rubella 0g9 positif), maka 5 - Sebaiknya anda rutin kontrol ke dokter - .etap menjaga kesehatan dan tingkatan daya tubuh - 6enghindari orang yang di!urigai terinfeksi rubella maka deteksi infeksi rubella pada ibu hamil yang belum memiliki kekebalan terhadap infeksi rubella sngat penting. ada beberapa pemeriksaan laboratorium untuk mendeteksi infeksi rubella, yang la;im dilakukan adalah pemeriksaan anti Rubella 0g6 dan anti rubella 0g9 pada !ontoh darah dari ibu hamil. Sedangkan untuk memastikan apakah janin terinfeksi ) tidak maka dilakukan pendeteksian irus rubella dengan teknik (CR ((olymerose Chain rea!tion). - :ahan pemeriksaan diambil dari air ketuban ( !airan amnion) ) darah janin. (engambilan sampel air ketuban atau pun darah janin harus dilakukan oleh dokter ahli kandungan dan kebidanan dan hanya dapat dilakukan setelah usia kehamilan diatas ++ minggu. - 3pabila wanita hamil dalam trimester 0 menderita Rubella, maka abortus buatan perlu dipertimbangkan. setelah trimester 0, kemungkinan !a!at bawaan menjadi kurang yaitu ',"2 dalam trimester 00 dan 1,,2 dalam trimester 000.

Penatalaksanaan
(enanggulangan infeksi rubella adalah dengan pen!egahan infeksi salah satunya dengan !ara pemberian aksinasi. pemberian aksinasi rubella se!ara subkutan dengan irus hidup rubella yang dilemahkan dapat memberikan kekebalan yang lama dan bahkan bisa seumur hidup. -aksin rubella dapat diberikan bagi orang dewasa terutama wanita yang tidak hamil. -aksin rubella tidak boleh diberikan pada wanita yang hamil atau akan hamil dalam , bulan setelah pemberian aksin. hal ini karena aksin berupa irus rubella hidup yang dilemahkan dapat beresiko menyebabkan ke!a!atan meskipun sangat jarang. .idak ada preparat kimiawi atau antibiotik yang dapat men!egah rubella pada orang-orang yang tidak kebal dan terpapar rubella. :ila didapatkan infeksi rubella dalam uterus sebaiknya ibu diterangkan tentang resiko dari infeksi rubella kongenital. 7engan adanya kemungkinan terjadi defek yang berat dari infeksi pada trimester 0, pasien dapat memilih untuk mengakhiri kehamilan, bila diagnosis dibuat se!ara tepat.

PENGOBATAN
*. +. ,. <. Sebenarnya tidak ada pengobatan yang spesifik. 3ntibiotik untuk anti radang. :ila batuk)pilek bisa diberi obat batuk)pilek, bila demam diberi obat turun panas. :ila disertai diare, sebaiknya diberi obat diare untuk mengatasinya. :eri asupan gi;i yang baik pada anak, beri air minum yang banyak untuk men!egah dehidrasi, beri itamin tuk mengembalikan daya tahan tubuh. 1. '. :isa ditambahkan dengan memberi air =kelapa ijo= untuk kesembuhan ruamnya. 0stirahat)diisolasi di rumah, tuk jaga kondisi tubuh dan menghindari penularan ke anak yang lain. >. 6engolesi ruam kulit dengan bedak !air)dingin (bedak bubuk biasanya malah membuat kulit jadi kering sehingga smakin gatal).

as!s
?y. 7 datang ke :(S bidan Sari dengan keluhan demam sudah , hari, mengaku hamil dengan usia kehamilan , bulan. (asien mengatakan sering merasa ngantuk, terasa sakit pada tenggorokan dan terdapat bintik-bintik merah meyebar diwajah dan seluruh tubuh. (emeriksaan fisik, tekanan darah, *##)># mm@g, nadi "" kali)menit, suhu tubuh ," C, tinggi fundus uteri *# !m, 7JJ *<# kali)menit.

S
- 0bu mengeluh demam sejak , hari yang lalu - 0bu mengatakan sering merasa mengantuk, terasa sakit pada tenggorokan - 0bu mengatakan ada bintik-bintik merah menyebar diwajah dan seluruh tubuh

O
/eadaan Amum /esadaran 5 :aik 5 Compos mentis

/eadaan &mosional 5 Stabil .anda-tanda -ital .7 B *##)>#mm@g ? B "" kali)menit . B ," C Rr B +< kali)menit

(alpasi 8eopold 0 B .CA *# !m teraba :allotemen

8eopold 00 8eopold 000

B BB Sepusat B *<# kali)menit B E)E

(un!tum maDimum 7JJ Reflek (atella (emeriksaan 8ab

(em. 3nti rubella 0g9 B E

A
7iagnosa 5 dan janin tidak baik. 7iagnosa (otensial 6asalah .indakan segera 9 *, ( #, 3 #, hamil *+ minggu, dengan Rubella, keadaan ibu 5 3bortus dan anomaly kongenital 5 5 6elakukan pemeriksaan (CR atau 3bortus buatan.

P
6emberitahu kepada ibu dan keluarga hasil pemeriksaan saat ini bahwa ibu dalam keadaan tidak baik 6emberikan dukungan dan semangat pada ibu dan keluarga 6enganjurkan ibu untuk istirahat !ukup 6emberikan ibu obat anti radang seperti 3ntibiotik 6enganjurkan ibu untuk penuhi kebutuhan nutrisi dan !airan 6enganjurkan ibu untuk tidak bekerja terlalu berat 6emberitahu kepada ibu dan keluarga untuk melakukan pemeriksaan (CR 6emberitahu ibu bahwa keadaan janin sudah tidak baik sebaiknya dilakukan abortus buatan

6enjelaskan kepada ibu dan keluarga bahwa keadaan ibu perlu memerlukan rujukan ke Rumah Sakit.

ES"MP#$AN

Rubella (juga disebut Campak Jerman) adalah infeksi irus yang sangat menular yang biasa diderita oleh anak-anak, tetapi juga menjangkiti remaja dan orang dewasa. 6ungkin tidak ada gejala yang mun!ul atau umumnya berupa sedikit demam, pembengkakan kelenjar, nyeri pada persendian dan kulit kemerahan pada wajah dan leher yang berlangsung selama dua atau tiga hari. /esembuhan selalu !epat dan komplet. "nfeksi r!%ella it! paling %er%aha&a pada '( mingg! pertama kehamilan) 3kibatnya, bayi dapat lahir dengan keadaan tuli, buta, !a!at jantung, dan kelainan intelektual. /ondisi ini dikenal dengan Sindrom Rubella :awaan (Congenital Rubella Syndrome $ CRS). 9ejala rubella biasanya perlu waktu sekitar dua minggu untuk berkembang dan orang mungkin tidak menyadari bahwa mereka sudah terkena penyakit ini. Selama waktu ini, mereka mungkin menyebarkan penyakit ini kepada orang lain termasuk wanita yang hamil muda yang tidak memiliki kekebalan. #sia kehamilan m!da adalah masa ketika %a&i &ang %el!m lahir it! memp!n&ai risiko paling tinggi) Cara pen!egahan yang paling efektif adalah dengan pemberian imunisasi. Saat ini imunisasi yang dapat diberikan untuk men!egah rubella adalah dengan pemberian aksin)imunisasi 66R (6easles, 6umps, Rubella). Antuk 0bu hamil ada @erpessimpleD) aksin .4RC@ (.oDoplasma Rubella Cytomegalo irus)C6-