Anda di halaman 1dari 3

1.

Definisi Phlebotomy Phlebotomy yaitu pengambilan sample darah dengan cara melubangi pembuluh darah vena subcutis. Phlebo yaitu vena subcutis sedangkan tomy artinya melubangi. Dalam praktek laboratorium klinik, ada 3 macam cara memperoleh darah, yaitu : melalui tusukan vena (venipuncture), tusukan kulit (skinpuncture) dan tusukan arteri atau nadi. Venipuncture adalah cara yang paling umum dilakukan, oleh karena itu istilah phlebotomy sering dikaitkan dengan venipuncture. Phlebotomis harus melaksanakan tugasnya dengan kompeten yaitu pada saat mengumpulkan sample darah harus dengan sikap trampil, aman dan dapat dipercaya. u!uan phlebotomi adalah memperoleh sampel darah dalam volume yang cukup untuk pemeriksaan yang dibutuhkan, dengan memperhatikan pencegahan inter"erensi preanalisis, memasukkannya ke dalam tabung yang benar, memperhatikan keselamatan (sa"ety), dan dengan sesedikit mungkin menimbulkan ketidaknyamanan pada pasien. Dalam peraturan perundang#undangan di indonesia belum diatur tenaga kesehatan yang disebut sebagai teknisi phlebotomi, oleh karena itu teknisi phlebotomi belum sah sebagai salah satu tenaga kesehatan. $eputusan menteri kesehatan nomor : 3%&'(en$es')$'***'+&&% )tandar Pro"esi ,hli eknologi -aboratorium $esehatan tidak mencantumkan ke.enangan analis kesehatan'pranata laboratorium kesehatan untuk melakukan phlebotomi kecuali tercantum dalam hal persiapan pengambilan sampel.

2.

Jenis spesimen yang digunakan dalam phlebotomy a. Darah vena Pada pengambilan darah vena (venipuncture), contoh darah umumnya diambil dari vena median cubital, pada anterior lengan (sisi dalam lipatan siku). Vena ini terletak dekat dengan permukaan kulit, cukup besar, dan tidak ada pasokan sara" besar. ,pabila tidak memungkinkan, vena chepalica atau vena basilica bisa men!adi pilihan berikutnya. Venipuncture pada vena basilica harus dilakukan dengan hati#hati karena letaknya berdekatan dengan arteri brachialis dan syara" median.

/eberapa !enis tabung sampel darah yang digunakan dalam praktek laboratorium klinik adalah sebagai berikut :

Tabung tutup merah. abung ini tanpa penambahan 0at additive, darah akan men!adi beku dan serum dipisahkan dengan pemusingan. 1mumnya digunakan untuk pemeriksaan kimia darah, imunologi, serologi dan bank darah (crossmatching test)

Tabung tutup kuning. abung ini berisi gel separator (serum separator tube/SST) yang "ungsinya memisahkan serum dan sel darah. )etelah pemusingan, serum akan berada di bagian atas gel dan sel darah berada di ba.ah gel. 1mumnya digunakan untuk pemeriksaan kimia darah, imunologi dan serologi

Tabung tutup hijau terang. abung ini berisi gel separator (plasma separator tube/PST) dengan antikoagulan lithium heparin. )etelah pemusingan, plasma akan berada di bagian atas gel dan sel darah berada di ba.ah gel. 1mumnya digunakan untuk pemeriksaan kimia darah.

Tabung tutup ungu atau lavender. abung ini berisi 2D ,. 1mumnya digunakan untuk pemeriksaan darah lengkap dan bank darah (crossmatch) Tabung tutup biru. abung ini berisi natrium sitrat. 1mumnya digunakan untuk pemeriksaan koagulasi (mis. PP , ,P ) Tabung tutup hijau. abung ini berisi natrium atau lithium heparin, umumnya digunakan untuk pemeriksaan "ragilitas osmotik eritrosit, kimia darah.

Tabung tutup biru gelap. abung ini berisi 2D , yang bebas logam, umumnya digunakan untuk pemeriksaan trace element (0ink, copper, mercury) dan toksikologi.

Tabung tutup abu-abu terang. abung ini berisi natrium "luoride dan kalium oksalat, digunakan untuk pemeriksaan glukosa.

b. Darah arteri Pengambilan darah arteri umumnya menggunakan arteri radialis di daerah pergelangan tangan. 3ika tidak memungkinkan dapat dipilih arteri brachialis di daerah lengan atau arteri "emoralis di lipat paha. Pengambilan darah harus

dilakukan dengan hati#hati dan oleh tenaga terlatih. )ampel darah arteri umumnya digunakan untuk pemeriksaan analisa gas darah. c. Darah kapiler Pengambilan darah kapiler atau dikenal dengan istilah skinpuncture yang berarti proses pengambilan sampel darah dengan tusukan kulit. empat yang digunakan untuk pengambilan darah kapiler adalah :

1!ung !ari tangan (fingerstick) atau anak daun telinga. 1ntuk anak kecil dan bayi diambil di tumit (heelstick) pada 4'3 bagian tepi telapak kaki atau ibu !ari kaki. -okasi pengambilan tidak boleh menun!ukkan adanya gangguan peredaran, seperti vasokonstriksi (pucat), vasodilatasi (oleh radang, trauma, dsb), kongesti atau sianosis setempat. Pengambilan darah kapiler dilakukan untuk tes#tes yang memerlukan

sampel dengan volume kecil, misalnya untuk pemeriksaan kadar glukosa, kadar 5b, hematokrit (mikrohematokrit) atau analisa gas darah (capillary method).

)umber: surabaya#ehealth.org http:''!immyenggar.blogspot.com'+&44'&6'pengumpulan#sampel#darah.html