Anda di halaman 1dari 6

Jenis Porselen untuk gigi tiruan

Premaysari Dwi L 10612026

Porselen yang digunakan dalam bidang kedokteran gigi adalah dental porselen dimana kaolin yang digunakan sangat sedikit bahkan tidak ada. Jenis porselen yang digunakan untuk gigi tiruan adalah high fusing dan medium fushing karena sifat estetis bagus dan tahan terhadap keausan.

High fusing (1200 C 1400 C)


Memiliki strenght dan sifat translusen yang baik memiliki derajat keakuratan yang tinggi selama pemanasan tidak dapat larut translusen dan dapat menjaga kekuatan dan bentuk dalam proses firing yang berulang mengandung 4% kaolin, silica 15%, dan feldspar 18% . untuk membuat elemen gigi tiruan serta sebagai bahan jendela (facing) dalam pembuatan bridge atau veneer crown.

Medium fusing (1050C- 1200C).


Keramik jenis ini biasanya ditambahkan boron oxide atau alkali karbonat sehingga memiliki homogenitas bubuk yang lebih menguntungkan pada saat fusing. mengandung silica 29 %, sodium karbonat 2 %, boraks 1 %, kalsium karbonat 5 %, dan potassium karbonat 2 % untuk membuat elemen gigi tiruan serta sebagai bahan jendela (facing ) dalam pembuatan bridge atau veneer crown.

porcelain fused to metal


Metal dan keramik mempunyai thermal ekspansi yang sesuai. Metal harus tahan terhadap deformasi pada saat keramik mencapai temperatur fusing. gigi tiruan cekat dari porcelain fused to metal ini dimodifikasi dengan resin-bonded. Gigi tiruan cekat dari PFM dapat digunakan pada gigi anterior maupun posterior.

Glass-based System (kaca keramik)


proses molding kaca ini, untuk membuat elemen gigi tiruan. Penggunaan gigi tiruan jenis ini pada region posterior sangat rentan fraktur. kaca jenis ini mempunyai tekanan tarik maksimal sebesar 73 Mpa.