Anda di halaman 1dari 11

ADSORPSI DAN ABSORPSI

BLOK BIOMEDIK I
FK UNIVERSITAS YARSI
Dra LINDA WENI MSi
ADSORPSI
Defenisi :
Peristiwa permukaan yang menyebabkan berubahnya
konsentrasi pada antar muka akibat interaksi antara
adsorbat dan adsorben
Adsorpsi berdasarkan interaksi adsorbat dan adsorben :
Adsorpsi positif ( + )
zat terlarut lebih mudah diadsorpsi
konsentrasi pada bidang antarmuka bertambah
Contoh : adsorpsi zat warna

Adsorpsi negatif ( - )
zat pelarut lebih mudah diadsorpsi
konsentrasi pada bidang antarmuka < konsentrasi l
arutan
Contoh : adsorpsi zat terlarut
Adsorpsi berdasarkan bidang antarmuka :
Antara padat cair Antara gas dan cair
Antara padat gas Antara cair dan gas
Sifat umum adsorpsi :
1. Merupakan hasil interaksi secara fisik dan kimia antara
adsorbat dan adsorben
2. Banyak komponen yang diadsorpsi sebanding dengan luas
permukaan adsorbent
3. Daya adsorpsi suatu adsorben tergantung pada :
jenis interaksi yang terjadi ( fisika / kimia )
luas permukaan adsorben ukuran partikel
jenis adsorbat / adsorbent
suhu, tekanan
4. Adsorpsi bersifat eksoterm panasnya disebut panas
adsorpsi
KARAKTERISTIK ADSORPSI
1. Adsorpsi fisik
Antara adsorbat dan adsorben Gaya Van der Walls
Bersifat reversibel
Banyak komponen yang diadsorpsi luas permukaan
Daya adsorpsi > bila suhu <
Panas adsorpsi 5 10 kkal / mol
2. Adsorpsi kimia
Akibat interaksi elektron valensi adsorbat dan adsorben
ikatan kimia yang kuat
Adsorpsi perlu energi pengaktifan yang > ( 20 kkal)
Panas adsorpsi energi ikatan kimia 10 100 kkal /
mol
Bersifat irreversibel
Jumlah zat yang diadsorpsi bisa > atau < dengan > suhu
ADSORPSI GAS OLEH PADAT
Sifat :
1. Daya adsorpsi dengan naiknya desakan parsial gas
dan konsentrasi gas sampai adsorben jenuh
( setelah jenuh, penambahan P & C tdk
mempengaruhi daya adsorpsi )
2. Reversibel
3. Derajat adsorpsi menurun dengan naiknya suhu
4. Adsorpsi berlangsung cepat
5. Adsorpsi lebih baik bila menggunakan karbon aktif
dibanding karbon biasa

ADSORPSI SOLUT OLEH ZAT PADAT
Terjadi akibat :
1. Adanya tegangan permukaan ( )
Menurut hukum Gibbs :
Zat yang mengalami penurunan , konsentrasinya >
pada bidang antar fasa
Jadi, Bila suatu solut dapat merendahkan adsorpsi
( + ) adsorpsi mekanik
2. Adsorpsi akibat adanya gaya elektrostatik interaksi muatan
(+) dan (-)
Contoh :
Silika gel + H
2
O bermuatan (-)
Dapat mengadsorpsi adsorbat yang (+)
Seperti :
FeCl
3
+ H
2
O Fe
2
O
3
. H
2
O
+
+ 6 HCl

merah
Dilewatkan dalam silika gel
Jadi tidak berwarna
ABSORPSI
Defenisi :
Penyerapan suatu zat oleh zat lain ( melewati bidang batas
dari zat yang mengabsorpsi )
Absorpsi zat makanan ( karbohidrat, protein, lipid )
Terjadi di usus besar (90% absorpsi zat makanan terjadi disini)
Zat makanan yang di absorpsi adalah dalam bentuk komponen
penyusunnya ( molekul yang lebih sederhana )
Contoh Absorpsi
1. Karbohidrat
Monosakarida terutama hexosa ( glukosa, fruktosa, manosa
dan galaktosa ) diabsorpsi dengan mekanisme :
a. transpor aktif
b. difusi biasa akibat perbedaan konsentrasi
2. Absorpsi Lipid
di absorpsi oleh usus halus dalam bentuk asam
lemak dan gliserol diteruskan ke vena porta
hepatis ( 99 % )
3. Absorpsi asam amino dari protein
di absorpsi oleh usus halus dan diteruskan ke vena porta
Ada 2 cara :
1. Transpor aktif asam amino L dibantu vit B
6
2. Difusi bebas asam amino D
Mekanisme Absorpsi Karbohidrat:
a.Transpor aktif:absorpsi disebabkan oleh
pompa natrium yang membawa Glukosa
kedalam sitosol.Energi dibutuhkan pada
transpor aktif ini dan berasal dari hidrolisis
ATP.
b. Difusi biasa: berlangsung dari
konsentrasi tinggi ke rendah , tidak butuh
energi.
Mekanisme absorpsi Lipid:
Lipid dalam bentuk sederhana diabsorpsi oleh
usus halus dan ditranspor melalui dua jalur yaitu
:
a. sistem portal hapatik yang berjalan menuju
hati dan mengangkut nutrien yang larut dalam
air.
b. Pembuluh limfe, yang menuju darah dan
mengangkut nutrien yang larut dalam lemak.