Anda di halaman 1dari 15

DESAIN LABORATORIUM KLINIK

DAN PROSEDUR KERJA


DI RUMAH SAKIT
Pelatihan Manajemen Lab Klinik
BLK & RS, Makassar 26-6-2006
2
I. PENDAHULUAN
1. Laboratorium Klinik

Istilah Laboratorium Klinik (Lab Klinik)
sudah dimengerti oleh masyarakat baik
masyarakat profesi kesehatan maupun non
kesehatan bahwa Lab Klinik atau disebut
juga Lab Patologi Klinik adalah tempat
melakukan pemeriksaan laboratorium
terhadap pasien baik penderita/orang sakit
ataupun orang-orang yg membutuhkan
general check up.
Pelatihan Manajemen Lab Klinik
BLK & RS, Makassar 26-6-2006
3
2. Prosedur Kerja

Prosedur Kerja mencakup alur kerja dan
pembagian tugas (job description) masing-
masing satuan kerja atau subunit mulai dari
penerimaan pasien / material sampai
penyerahan hasil tes lab kepada pasien.
Pelatihan Manajemen Lab Klinik
BLK & RS, Makassar 26-6-2006
4
3. Rumah Sakit

RS adalah instansi / institusi yg di
dalamnya disediakan 1 (satu) unit
pelayanan / instalasi laboratorium bersama
dg unit-unit atau instalasi- instalasi lain
merupakan sarana pelayanan (customer
services).
Pelatihan Manajemen Lab Klinik
BLK & RS, Makassar 26-6-2006
5
II. DESAIN LAB KLINIK RS

Membicarakan Desain Lab Klinik terlebih
dahulu kita fokuskan pada dua masalah yg
bebeda yaitu:

1. Sarana / Prasarana yang sudah ada.
Perlu renovasi.
Perlu penggantian alat.
Pelatihan Manajemen Lab Klinik
BLK & RS, Makassar 26-6-2006
6

Pekerjaan bangunan baru.
Jumlah/jenis kegiatan (ruangan jangan pas-pasan,
lebih baik berlebihan dalam perencanaan).
Ruangan disesuaikan dengan jumlah orang /
karyawan yg akan menempati.
Pengadaan ruang-ruang khusus (penyimpanan
reagensia, kamar dingin, ruang radio aktif dsb).
Lokasi Lab Klinik (mudah dicapai in / out patient).
Antisipasi keperluan/persyaratan yg mendasar (air,
listrik, ventilasi, alat komunikasi, gas).
Toilet / Rest Room.
Cafetaria / Ruang Makan / Kantin.
2. Sarana/Prasarana baru direncanakan
Pelatihan Manajemen Lab Klinik
BLK & RS, Makassar 26-6-2006
7
Secara umum dibutuhkan Sumber Daya
Manusia (SDM) sbb:

Manager laboratorium (Kepala UPL /
Instalasi Lab).
Desainer (Sarjana Teknik: Arsitek, Sipil,
Elektro, Desainer Interior).
Mitra kerja (Advisory).
Pelatihan Manajemen Lab Klinik
BLK & RS, Makassar 26-6-2006
8
III. PENATAAN RUANG-KERJA
DI LABORATORIUM
1. Sistem terpisah:

artinya tiap sub unit seperti Hematologi,
Kimia Klinik, Urinalisis dll, masing-masing
mempunyai satu ruangan tersendiri.
Sebagai ilustrasi dapat dilihat denah
pada gambar 1.
Pelatihan Manajemen Lab Klinik
BLK & RS, Makassar 26-6-2006
9
Gambar 1. Denah ruang lab dg konsep terpisah
Pelatihan Manajemen Lab Klinik
BLK & RS, Makassar 26-6-2006
10
2. Menyatu (Integrated):

Satu ruang besar dipisahkan oleh
dinding-dinding partisi atau kaca, tidak
rapat ke plafon. Sebagai ilustrasi dapat
dilihat denah pada gambar 2.

3. Kombinasi

Pelatihan Manajemen Lab Klinik
BLK & RS, Makassar 26-6-2006
11
Gambar 2. Denah ruang lab dengan konsep menyatu
Pelatihan Manajemen Lab Klinik
BLK & RS, Makassar 26-6-2006
12
IV. MEBELAIR
(meja kerja, lemari, kursi)
Bahan kayu, aluminium, plastik yang
kuat, logam.
Mudah dibersihkan (lap kering, lap
basah).
Sela-sela meja, lemari mudah
dibersihkan, dianjurkan lantai keramik
tahan zat-zat kimia / keras.
Wastafel: porselen, licin dengan kran air
buka / tutup tidak diputar.
Pelatihan Manajemen Lab Klinik
BLK & RS, Makassar 26-6-2006
13
V. KAMAR CUCI (WASHING
CENTRE)

VI. TOILET UMUM (REST ROOM)

Sangat penting, baik untuk keperluan
peralatan lab, maupun untuk pencegahan
pencemaran / AMDAL

Kalau bisa mencontoh Hotel Berbintang

Pelatihan Manajemen Lab Klinik
BLK & RS, Makassar 26-6-2006
14
VII. ALUR KERJA
Pada pokoknya sangat penting alur kerja
untuk:
Kepuasan pengguna jasa (customer
satisfaction)
Produktivitas pihak lab (uang jasa)
Kerukunan/kedamaian sesama karyawan
(pimpinan dan staf, karyawan/karyawati)
yang pada gilirannya tiba pada satu kata
semuanya sejahtera
Pelatihan Manajemen Lab Klinik
BLK & RS, Makassar 26-6-2006
15