Anda di halaman 1dari 3

MAKROMOLEKUL adalah molekul raksasa (giant) dimana paling sedikit

seribu atom terikat bersama oleh ikatan kovalen. Makromolekul ini mungkin rantai linear,
bercabang, atau jaringan tiga dimensi.
Makromolekul dibagi atas dua material yaitu
1. Material biologis (makromolekul alam)
Contoh : karet alam, wool, selulosa, sutera dan asbes
. Material non biologis (makromolekul sintetik)
Contoh : plastik, serat sintetik, elastomer sintetik
!olimer sangat penting karena dapat menunjang tersedianya pangan, sandang,
transportasi dan komunikasi (serat optik). "aat ini polimer telah berkembang pesat.
#erdasarkan kegunaannya polimer digolongkan atas :
a. !olimer komersial (commodity polymers)
!olimer ini dihasilkan di negara berkembang, harganya murah dan banyak
dipakai dalam kehidupan sehari hari. $egunaan sehari%hari dari polimer
ini ditunjukkan dalam tabel 1.1
Contoh : !olietilen (!&), polipropilen (!!), polistirena (!"), polivinilklorida (!'C),
melamin (ormaldehid
b. !olimer teknik (engineering polymers)
!olimer ini sebagian dihasilkan di negara berkembang dan sebagian lagi di
negara maju. !olimer ini cukup mahal dan canggih dengan si(at mekanik
yang unggul dan daya tahan yang lebih baik. !olimer ini banyak dipakai
dalam bidang transportasi (mobil, truk, kapal udara), bahan bangunan
(pipa ledeng), barang%barang listrik dan elektronik (mesin bisnis,
komputer), mesin%mesin industri dan barang%barang konsumsi
Contoh : )ylon, polikarbonat, polisul(on, poliester
c. !olimer (ungsional ((unctional polymers)
!olimer ini dihasilkan dan dikembangkan di negara maju dan dibuat
untuk tujuan khusus dengan produksinya dalam skala kecil
Contoh : kevlar, nome*, te*tura, polimer penghantar arus dan (oton,
polimer peka cahaya, membran, biopolimer
Polimer
Molekul besar (makromolekul) yang terbangun oleh susunan unit ulangan kimia yang
kecil, sederhana dan terikat oleh ikatan kovalen. +nit ulangan ini biasanya setara atau
hampir setara dengan monomer yaitu bahan awal dari polimer.
monomer Unit Ulangan terikat secara
kovaken dengan unit ulangan lainnya
C,

C,

C C,

n
n
etilena
Polimer polietilena
n ,

)
C
C ) C C
-
.
,
,
.
-
,
-,
n
% ,

-
asam amino
polipeptida
derajat polimerisasi
yaitu !anjang rantai polimer ditentukan oleh jumlah unit ulangan dalam rantai
Proses Polimerisasi
!olimerisasi kondensasi adalah polimerisasi yang disertai dengan pembentukan
molekul kecil (,-, ),/).
Contoh :
0lkohol 1 asam ester 1 air
,-C,C,-, 1 1 ,-
!olimerisasi adisi adalah polimerisasi yang disertai dengan pemutusan ikatan
rangkap diikuti oleh adisi monomer.
Contoh :
Kopolimer
$opolimer adalah suatu polimer yang dibuat dari dua atau lebih monomer yang
berlainan. #erikut ini adalah jenis jenis kopolimer yang terbentuk dari monomer pertama
(0) dan monomer ke dua (#).
2enis kopolimer :
1. Kopolimer blok
$opolimer blok mengandung blok dari satu monomer yang dihubungkan dengan blok
monomer yang lain. $opolimer blok biasanya terbentuk melalui proses polimerisasi
ionik. +ntuk polimer ini, dua si(at (isik yang khas yang dimiliki dua homopolimer tetap
terjaga.
%0%0%0%0%0%%%%%%%%%%#%#%#%#%#%
!oli(0%b%#)
2. Kopolimer graft (tempel3cangkok)
$opolimer gra(t biasanya dibuat dengan mengikatkan bersama dua polimer yang
berbeda. +ntuk contoh, homopolimer yang diturunkan dari monomer 0 dapat diinduksi
untuk bereaksi dengan homopolimer yang diturunkan dari monomer # untuk
menghasilkan kopolimer gra(t,
3. $opolimer Acak
,-C % (C,

)
4
C-,
-
-
n ,

C 5 C, C,
C
Cl
Cl
,
n
polivinilklorida (!'C) vinilklorida
0 #
m
n
6alam kopolimer acak, tidak ada se7uensial yang teratur. $opolimer acak sering
terbentuk jika jenis monomer ole(in mengalami kopolimerisasi lewat proses jenis radikal
bebas. "i(at kopolimer acak sungguh berbeda dari homopolimernya.
4. Kopolimer bergantian (alternating)
$opolimer yang teratur yang mengandung se7uensial (deretan) bergantian dua unit
monomer. !olimerisasi ole(in yang terjadi lewat mekanisme jenis ionik dapat
menghasilkan kopolimer jenis ini.
Berdasarkan strukturnya polimer dibedakan atas :
1. !olimer linear
!olimer linear terdiri dari rantai panjang atom%atom skeletal yang dapat mengikat
gugus substituen. !olimer ini biasanya dapat larut dalam beberapa pelarut, dan dalam
keadaan padat pada temperatur normal. !olimer ini terdapat sebagai elastomer, bahan
yang (leksibel (lentur) atau termoplastik seperti gelas).
.antai utama linear
Contoh :
!olietilena, poli(vinil klorida) atau !'C, poli(metil metakrilat) (juga dikenal
sebagai !MM0, 8ucite, !le*iglas, atau perspe*), poliakrilonitril (orlon atau creslan) dan
nylon 99
. !olimer bercabang
!olimer bercabang dapat divisualisasi sebagai polimer linear dengan percabangan
pada struktur dasar yang sama sebagai rantai utama. "truktur polimer bercabang
diilustrasikan sebagai berikut
.antai utama
(terdiri dari atom%atom skeletal)
/. !olimer jaringan tiga dimensi (three%dimension network)
!olimer jaringan tiga dimensi adalah polimer dengan ikatan kimianya terdapat
antara rantai, seperti digambarkan pada gambar berikut. #ahan ini biasanya di:swell:
(digembungkan) oleh pelarut tetapi tidak sampai larut. $etaklarutan ini dapat digunakan
sebagai kriteria dari struktur jaringan. Makin besar persen sambung%silang (cross%links)
makin kecil jumlah penggembungannya (swelling). 2ika derajat sambung%silang cukup
tinggi, polimer dapat menjadi kaku, titik leleh tinggi, padat yang tak dapat
digembungkan, misalnya intan (diamond).
;katan kimia


!olimer linear ini memiliki si(at thermoplastik yang artinya polymer yang dapat berubah
bentuk pada room temperatur tanpa bantuan dari (aktor lain seperti panas atau katalis,.