Anda di halaman 1dari 5

Gregori Mendell Seorang Pastur yang menjadi

pioneer ilmu rekayasa genetika Dibutuhkan waktu 7 tahun


Mendell melakukan penelitian Antara tahun 1856-1863.
Mendel mempresentasikan makalahnya, Versuche ber
Pflanzenhybriden ( Percobaan pada Hibridisasi Tanaman),
di dua pertemuan History Society Alam Brunn
di Moravia pada tahun 1865 Tapi hanya sedikit yang
mengerti banyak yang menolak. Penemuan nya baru diakui
baru tahun 1900 setelah kematiannya oleh tiga ilmuwan
dari tiga bangsa yang berbeda-beda: Hugo de Vries dari
Negeri Belanda, Carl Correns dari Jerman dan Erich von
Tschermak dari Austria.
Lahir

Meninggal

Gregor Johann Mendel


22
Juli 1822
Heinzendorf
bei
Odrau,Kekaisaran
Austria(sekarang
Hyncice, Republik
Ceko)
6
Januari 1884 (umur 61)
Brno (Brnn), AustriaHongaria (sekarangRepu
blik Ceko)

Kebangsaan

Kekaisaran
Hongaria

Bidang

Genetika

Institusi

Biara St Thomas di Brno

Alma mater

Universitas
Olomouc
Universitas Wina

Dikenal kare Menciptakan


na
ilmu Genetika
lemah/tertutup
Perhatikan

Austria-

Hukum pewarisan Mendel adalah hukum mengenai


pewarisan
sifat
pada organisme yang
dijabarkan
oleh Gregor Johann Mendel dalam karyanya 'Percobaan
mengenai Persilangan Tanaman'. Hukum ini terdiri dari dua
bagian :
1. Hukum pemisahan (segregation) dari Mendel, juga
dikenal sebagai Hukum Pertama Mendel, dan
2. Hukum berpasangan secara bebas (independent
assortment)
dari
Mendel,
juga
dikenal
sebagai Hukum Kedua Mendel.
Hukum Mendell I/Hukum Pemisahan Bebas
Hukum
Mendell
I dikenal
juga
dengan Hukum
Segregasi menyatakan:
pada
pembentukan gamet kedua gen yang merupakan
pasangan akan dipisahkan dalam dua sel anak.
Hukum ini berlaku untuk persilangan monohibrid
(persilangan
dengan
satu
sifat
beda).
Contoh dari terapan Hukum Mendell I
adalah persilangan monohibrid dengandominansi.
Persilangan dengan dominansi adalah persilangan
suatu sifat beda dimana satu sifat lebih kuat
daripada sifat yang lain. Sifat yang kuat disebut sifat
dominan dan bersifat menutupi, sedangkan yang
disebut
sifat
resesif.
contoh
berikut
ini:

Disilangkan antara mawar merah yang bersifat dominan dengan mawar putih yang
bersifat resesif.

Persilangan
monohibrid
dengan
kasus
intermediet
Sifat intermediet adalah sifat yang sama kuat, jadi tidak ada yang dominan ataupun
resesif.
Contoh:

disilangkan

antara

mawar

merah

dengan

mawar

putih

Hukum Mendell II/Hukum Berpasangan Bebas


Hukum Mendell II dikenal dengan Hukum Independent Assortment,
menyatakan: bila dua individu berbeda satu dengan yang lain dalam dua pasang sifat
atau lebih, maka diturunkannya sifat yang sepasang itu tidak bergantung pada sifat
pasangan lainnya. Hukum ini berlaku untuk persilangan dihibrid (dua sifat beda) atau
lebih.
Contoh: disilangkan ercis berbiji bulat warna kuning (dominan) dengan ercis berbiji
kisut warna hijau (resesif)

Konsep Backcross dan Testcross


Backcross (silang balik) adalah langkah silang antara F1 dengan salah satu induknya.

F1

salah satu induk (P)

Testcros (uji silang) adalah persilangan antara suatu individu yang genotifnya
belum diketahui dengan individu yang telah diketahui bergenotif homozigot resesif.
Gunanya untuk mengetahui apakah genotif suatu individu tersebut homozigot ataukah
heterozigot.

? x

homozigot resesif

Persilangan Resiprok
Persilangan resiprok adalah suatu persilangan dimana sifat induk jantan dan betina bila
dibolak-balik/dipertukarkan tetapi tetap menghasilkan keturunan yang sama.

Penyimpangan Hukum Mendel


Tak ada hukum yang sempurna, apalagi yang bersifat universal yang mampu
mengatur seluruh organisme dan muncul pada era keterbatasan teknologi. Demikian pula
halnya hukum Mendel. Kemajuan biologi, biokimia serta molekular tidak dipungkiri telah
menguak berbagai fenomena yang tidak sejalan dengan teori Mendel. Walaupun prinsipprinsip yang ditemukan Mendel diterima secara umum, peneliti-peneliti lainnya sering

menemukan perbandingan fenotipe yang berbeda, yang tidak mengikuti aturan Hukum
Mendel.
Beberapa ilmuwan yang bergerak di kubu kontra terhadap Mendel menyebutnya
sebagai penyimpangan teori Mendel sedangkan ilmuwan yang tergabung dalam
mendelian lebih menyukai untuk menganggapnya sebagai ekstensi atau modifikasi teori
Mendel (Brooker, 2009). Hal itu karena, ternyata apa yang dikatakan penyimpangan tersebut
hanya merupakan penyimpangan semu karena pola dasarnya sebenarnya sama dengan
Hukum Mendel. Penyimpangan terjadi karena beberapa gen saling mempengaruhi dalam
menentukan fenotipe. Perbandingan fenotipe dapat berubah, tetapi prinsip dasar dari cara
pewarisan, tetap sesuai dengan prinsip-prinsip Mendel. Contoh penyimpangan semu Hukum
Mendel antara lain : interaksi gen, kriptomeri, epistasis-hipostasis, polimeri, gen
komplementer, gen dominan rangkap, gen penghambat dan sebagainya.
Terlepas dari apapun itu, pada prinsipnya tidak ada sains yang bersifat mutlak, bahkan
ilmu matematis pun tetap memerlukan asumsi-asumsi tertentu untuk berlakunya. Adapun
pelbagai fenomena penyimpangan atas teori Mendel justru makin memperkaya terminologi
genetika dan memperlihatkan bahwa berlakunya Hukum Mendel juga dibatasi oleh asumsiasumsi tertentu, antara lain : hanya berlaku pada organisme eukariot, hanya pada karakter
yang gen-gen pengaturnya terdapat pada kromosom inti, tidak terjadi mutasi dan sebagainya.
Peran Hukum Mendel dalam pemuliaan tanaman adalah untuk menciptakan jenis
unggul atau jenis superior yang yang sudah ada dan mempunyai sifat-sifat seperti :

Jenisnya murni
Resisten terhadap hama dan penyakit
Respon terhadap pemupukan
Mempunyai sifat-sifat agronomis yang disukai
Daya adaptasi yang besar
Mempunyai daya atau kemampuan menghasilkan yang tinggi
Sebagai tujuan akhir dalam pemuliaan tanaman adalah untuk mendapatkan sifat dan hasil
yang lebih baik yaitu mempunyai kuantitas baik dan kualitas yang baik.
Kuantitas yang baik artinya yaitu untuk mendapatkan potensi / gen apakah penampilannya /
hasilnya bisa tinggi. Gen tersebut akan bekerjasama dengan faktor lingkungan. Gen-gen yang
dimanipulir atau dikombinasikan dengan gen lain supaya memberikan potensi atau hasil yang
tinggi.
Kualitas
Gen-gen diarahkan pada kehendak atau maunya konsumen seperti rasa, warna dsb.
Dari rangkaian gen-gen yang dimanipulir dengan gen lain dan bekerjasama dengan faktor
lingkungan mengasilkan individu tanaman yang baru, sehingga menghasilkan varietas yang
unggul.
Dengan adanya gen-gen yang dimanipulir akan menciptakan keragaman baru maka
berkembanglah Ilmu pemuliaan tanaman.

Ilmu pemuliaan tanaman memiliki peranan yang cukup penting dalam kehidupan
sehari-hari yaitu dengan penggunaan berbagai macam jenis unggul dari tanaman, dengan
peningkatan produksi yang dirasa semakin meningkat.

Dengan melihat berkembangnya pemuliaan tanaman maka dihasilkan :


Menghasilkan jenis baru yang berproduksi lebih tinggi dari jenis yang sudah ada.
Mendapatkan jenis unggul yang tahan hama, penyakit dan cekaman lingkungan.
Mendapatkan jenis baru yang kualitasnya tinggi sehingga mampu bersaing di pasaran dunia.
Jenis unggul yang masaknya awal atau berumur genjah
Sumber :
biologimediacentre.com
wikipedia.org