Anda di halaman 1dari 32

Case Based Discussion

DERMATOSIS
PRURIGINOSA
Disusun oleh :
Singgih Rachman Hakim
Pembimbing :
Dr. Hj. Pasid Harlisa, Sp.KK

Pendahuluan
Dermatosis Pruriginosa : prurigo papul terdapat bersamasama dengan urtika, infeksi piogenik, tanda-tanda bekas
garukan, likenifikasi dan eksematisasi.

Strofulus : Penyakit ini juga dikenal sebagai


urtikaria papular, liken urtikatus dan
strofulus pruriginosis.
Papul-papul kecil yang gatal tersebar di lengan dan
tungkai, terutama menganai bagian ekstensor. Lesi
mula-mula berupa urticated papules yang kecil. Akibat
garukan menjadi ekskoriasi dan mengalami infeksi
sekunder atau likenifikasi.

Urtikaria
papular
merupakan
reaksi
hipersensitifitas terhadap gigitan fleas (kutu berkaki 6
dapat melompat), gnats (agas,sejenis nyamuk yang
kecil hitam), nyamuk, kutu, dan yang tersering ialah
kepinding.
Pengobatan mencakup pemberantasan serangga. Secara
topikal penderita diberi losio antipruritus. Krim
kortikosteroid juga dapat dipakai. Antihistamin
peroral dapat menghilangkan rasa gatal.

DERMATOSIS PRURIGINOSA
Strofulus
Prurigo kronik
multiformis Lutz

Prurigo
Hebra

Papul-papul kecil yang gatal tersebar di lengan dan


tungkai, terutama menganai bagian ekstensor. Lesi
mula-mula berupa urticated papules yang kecil.
Akibat garukan menjadi ekskoriasi dan mengalami
infeksi sekunder atau likenifikasi.

Kelainan kulitnya berupa papul prurigo disertai


likenifikasi dan eksematisasi. Penderita juga
mengalami pembesaran KGB. Pengobatan bersifat
simtomatik.

penyakit kulit kronik dimulai sejak bayi atau anak.


Kelainan kulit terdiri atas papul-papul miliar
berbentuk kubah yang sangat gatal dan lebih
mudah diraba daripada dilihat. Tempat
terutama di daerah ekstremitas bagian
ekstensor.

Etiologi

Reaksi hipersensitifitas terhadap gigitan fleas (kutu berkaki 6 dapat melompat), gnats (agas,sejenis nyamuk
yang kecil hitam), nyamuk, kutu, dan yang tersering ialah kepinding.

PENGOBATAN

pemberantasan serangga, terutama fleas (cat & dog fleas dan


kuman fleas) serta kutu busuk. Tempat-tempat tidur binatang
peliharaan, lemari, sela-sela rumah, permadani dan perkakas
rumah tangga disemprot dengan insektisida. Secara topikal
penderita diberi losio antipruritus. Krim kortikosteroid juga
dapat dipakai. Antihistamin peroral dapat menghilangkan rasa
gatal.

Prognosis

Quo ad Vitam
:
dubia ad
bonam

Quo ad
Sanam
:
dubia ad
bonam

Quo ad
Fungsionam
:
dubia ad
bonam

Quo ad
Kosmetika
:
dubia ad
bonam

LAPORAN
KASUS.

Identitas Pasien
Nama
Umur
Jenis Kelamin
Agama
Pekerjaan / Pendidikan
Alamat

: Ny. Enny Setyaningrum


: 51 Tahun
: Perempuan
: Islam
: Ibu Rumah Tangga
:

Riwayat Penyakit Sekarang


Pasien mengeluh gatal dan timbul bintil-bintil
kurang lebih sejak 1 minggu yang lalu pada kedua
lengan. Keluhan pertama timbul di bagian lengan
tangan kanan dan kiri dan 3 hari terakhir keluhan
dirasa bertambah berat. Awalnya timbul bentolan
kecil seperti gigitan nyamuk pada kedua lengan
dan tangan. Terasa gatal dan saat digaruk keluar
cairan. Beberapa hari kemudian menyebar ke
daerah tungkai kaki. Penderita merasa sukar
beristirahat karena gatal yang ditimbulkan.
Bertambah gatal jika pada malam hari karena
gigitan nyamuk. Sudah berobat ke dokter umum
dan hanya diberi salep berwarna putih untuk
meringankan keluhan penderita. Tidak ada demam,
bengkak dan nyeri pada persendian.

Anamnesis

autoanamnesis pada tanggal


26 Februari 2015 pukul 11.08
di Poli Kulit dan Kelamin
RSI Sultan Agung dan
didukung catatan medis.

Keluhan Utama : Gatal

Riwayat Penyakit Dahulu

Keluhan seperti ini sebelumnya


Riwayat alergi obat, makanan dan cuaca
Riwayat tekanan darah tinggi
Riwayat kencing manis
Riwayat asma
Cacar air usia 35 tahun.

:
:
:
:
:

disangkal
disangkal
disangkal
disangkal
disangkal

Riwayat Penyakit Keluarga


Keluarga tidak ada
yang sakit seperti ini.

Keluarga tidak ada yang


sakit gatal-gatal.

Riwayat Sosial Ekonomi


Lingkungan : Banyak nyamuk di sekitar rumah.
Biaya pengobatan : JKN Non PBI

PEMERIKSAAN FISIK

Status Generalis

- Keadaan Umum: Tampak Sakit ringan


- Kesadaran
: Compos Mentis
- Vital Sign :
- Tekanan Darah : 130 / 70
- Nadi
: 98 kali / menit
- Suhu
: Tidak dilakukan
- BB
: 48 kg

PEMERIKSAAN FISIK
Status Dermatologik
Inspeksi
Lokasi I
: Tangan kanan dan kiri
UKK
: eritem, likenifikasi, ekskoriasi
Lokaasi 2
: Kaki kanan dan kiri
UKK
: Likenifikasi, hiperpigmentasi, xerosis,
skuama, krusta

GAMBAR

Palpasi : Perabaan kasar, polimorf


Auskultasi
: Tidak dilakukan

RESUME

Pasien mengeluh gatal dan timbul bintil-bintil kurang lebih


sejak 1 minggu yang lalu pada kedua lengan. Keluhan pertama
timbul di bagian lengan tangan kanan dan kiri dan 3 hari
terakhir keluhan dirasa bertambah berat. Awalnya timbul
bentolan kecil seperti gigitan nyamuk pada kedua lengan dan
tangan. Terasa gatal dan saat digaruk keluar cairan. Beberapa
hari kemudian menyebar ke daerah tungkai kaki. Penderita
merasa sukar beristirahat karena gatal yang ditimbulkan.
Bertambah gatal jika pada malam hari karena gigitan nyamuk.
Sudah berobat ke dokter umum dan hanya diberi salep
berwarna putih untuk meringankan keluhan penderita. Tidak
ada demam, bengkak dan nyeri pada persendian.
Pada pemeriksaan fisik, didapatkan makula eritem, likenifikasi,
ekskoriasi, hiperpigmentasi, xerosis, skuama dan krusta
dengan batas tidak tegas. Palpasi perabaan kasar.

DAFTAR ABNORMALITAS
Anamnesis
Gatal-gatal di kedua lengan, tangan dan kedua tungkai kaki.
Pemeriksaan Dermatologi
Morfologi :
- Makula eritem
-Likenifikasi
- Ekskoriasi
- Hiperpigmentasi
- Xerosis
- Skuama - Krusta
Lokasi
: Kedua lengan, tangan dan kedua tungkai kaki
Distribusi : Regional
Konfigurasi : Polimorf, berbatas tidak tegas
Palpasi
: perabaan kasar

ASSESMENT

Dermatosis Pruriginosa

Dermatitis Atopik

Dermatitis kontak Alergika

DIAGNOSIS KERJA

Dermatosis Pruriginosa : Strofulus

RENCANA PENGELOLAAN
Inisial Plan Dermatosis Pruriginosa
IpTx
Bethametasone Valerat 0.1 %
Cetirizin 10mg 1 x 1
Asam salisilat 4%
Vaselin album
IpMx
- Monitoring keluhan dan UKK
IpEx
- Menjelaskan etiologi, cara penularan dan gejala dari dermatosis
pruriginosa
- Menghindari kontak alergen
- Menganjurkan pasien untuk kontrol kembali jika obat habis

PROGNOSIS
Quo ad Vitam
Quo ad Sanam
Quo ad Fungsionam
Quo ad Kosmetika

:
:
:
:

dubia ad
dubia ad
dubia ad
dubia ad

bonam
bonam
bonam
bonam