Anda di halaman 1dari 5

alat dan mesin penggiling padi

LESUNG DAN ALU


1.

GAMBAR ALAT

2. SPESIFIKASI ALAT :
Kapasitas per jam : 15 sampai 20 menit
Dimensi
: (P x L x T) 120 x 15 x 17 (cm)
Berat bersih
: 5 kg
penggerak
: manusia sebanyak 3 sampai 4 orang
Kelengkapannya : lesung dan alu.
3. BAGIAN-BAGIAN DAN FUNGSI ALAT :

Lesung ; terbuat dari kayu utuh yang diceruk mirip perahu.


tersebut
berfungsi sebagai tempat gabah ditumbuk.
Alu

Cerukan pada kayu

; terbuat dari kayu yang bentuknya bulat panjang seperti pipa.

4. KEMAMPUAN KERJA ALAT:


Alat tradisional ini bisa menggiling padi kurang 5 Kg, dalam sekali giling dengan waktu
kurang lebih 15 sampai 20 menit. Selain memiliki nilai budaya sangat kuat, beras yang dihasilkan
dengan cara menumbuk ini konon juga hasilnya akan lebih bagus dari padi yang digiling. Padi
tumbuk aroma wangi beras dapat terjaga serta rasanya juga jauh lebih gurih bahkan harganya
juga lebih mahal. Tidak hanya itu, dengan menggunakan tumbuk padi ini presentase gabah
menjadi beras juga lebih banyak dari pada penggilingan modern seperti yang ada di pabrik
penggilingan maupun penggilingan keliling.
5. CARA KERJA ALAT:
1. Taruh gabah di atas lesung
2. Kemudian ambil lah alu, pukul alat penumpuk padi (alu) ke arah lesung

3.
4.
6.

Lakukan langkah 1 dan 2 sampai kulit gabah tersebut pecah.


Setelah selesai gabah dan melanjutkan proses selanjutya.
PERAWATAN ALAT ALAT:
apabila alat tersebut sudah habis dipakai sebaiknya dibersihkan dari sisa-sisa padi yang habis
di tumbuk, dan alat ditaruh di tempat yang kering dan tidak lembab agar alat tersebut tetap awet
dan tidak hancur tidak dimakan rayap .
ALAT PENGGILING PADI SEDERHANA
RUBBER ROLL
1. GAMBAR ALAT ATAU MESIN :

2. SPESIFIKASI ALAT ATAU MESIN :


- Ukuran Rol Karet / Dimension d Rubber Roll : 132,4 x 111,25 mm
- Tenaga / Required Power : 4 HP
- Dimensi Pull Utama : 110 mm x 85 mm
- Kapasitas /Capacity : 500 Kgs / Hr
- Putaran : 1050 rpm
- Tinggi Total / Height Body : 1570 mm
- Dimensi Bodi / Dimensions (Body drty) : 735 mm x 600 mm
- Berat : 500 kg
3. BAGIAN-BAGIAN DAN FUNGSI ALAT :
1. Shutter
:berfungsi untuk sebagai katup utama.
2. Feeding roll : berfungsi sebagai untuk rol perata.
3. Roll gap adjuster :berfungsi sebagai pengatur jarak rol karet.
4. Wind adjuster 1 :berfungsi sebagai pengatur udara.
5. Satand
:berfungsi untuk sebagai penahan.
6. Hopper
:berfungsi sebagai untuk corong masuk padi/gabah.
7. Feed adjuster :berfungsi sebagai untuk pengatur masukan padi.
8. Distribution :berfungsi sebagai untuk plat pembagi padi/gabah.
9. Wind adjuster 2 :berfungsi sebagai untuk pengatur udara 2 pada mesin pengiling.
10. First outlet :berfungsi sebagai untuk saluran utama .
11. Second outlet :berfungsi sebagai untuk saluran ke-dua.
4.KEMAMPUAN KERJA ALAT ATAU MESIN :
Kapasitas produksi riil antara 0,3 0,7 ton beras per jam. Pada umumnya pemindahan beras
dari husker ke polisher dilakukan oleh tenaga manusia.
5.CARA KERJA ALAT ATAU MESIN:
Mula-mula tumpukan padi disiapkan di dekat lubang pemasukan (corong sekam) gabah.
Mesin penggerak dan mesin pemecah kulit dihidupkan, kemudian corong sekam dibuka-tutup
dengan alat klep penutup. Proses pemecah kulit dilakukan 2 kali (ulangan) dan diayak 1 kali
dengan alat ayakan beras pecah kulit agar dihasilkan beras pecah kulit (BPK). Ayakan BPK untuk

varietas butir bulat (ukuran lubang ayakan 0,8 inci) dan butir panjang (ukuran lubang ayakan 1
inci) berbeda. Proses pemecah kulit berjalan baik bila butir gabah pada beras pecah kulit tidak
ada. Namun bila masih banyak butir gabah harus distel kembali struktur rubber roll dan
kecepatan putarannya. Memecah kulit gabah dengan cara memberikan tenaga tarik akibat
kecepatan putar yang berbeda dari dua silinder karet yang dipasang berhadapan. Persentase gabah
terkupas, beras patah dan beras menir tergantung pada kerapatan dan kelenturan silinder karet ini.
Silinder yang telah mengeras atau yang terlalu rapat satu sama lain akan meningkatkan jumlah
beras patah dan beras menir, sedangkan jarak kedua silinder yang renggang akan menyebabkan
persentase gabah tidak terkupas meningkat. Biasanya gabah yang tidak terkupas akan dipisahkan
dari beras pecah kulit dan dimasukkan lagi ke dalam pengumpan hingga semuanya terkupas.
6.PERAWATAN ALAT ATAU MESIN :
Hindarkan dari air agar tahan lama dan simpan pada tempat yang tidak tergaggu dari anakanak.kemudian bersihkan setelah pemakaian selesai.
mesin Pengupas Padi Poles Beras
1. GAMBAR ALAT ATAU MESIN :
2.

SPESIFIKASI ALAT ATAU MESIN :

Model : SB-10D.

Dimensi : 72x70x170 cm.

Kapasitas : 900 kg / jam.

Daya : 45 kw.

Putaran : 2450 rpm.

Berat : 1 ton.

Harga : Rp 7.600.000,00.

3. BAGIAN-BAGIAN ALAT ATAU MESIN :


INLET Material : berfungsi untuk pemisah batu-batuan
Hopper Scale : berfungsi untuk Corong tuang
Precleaner, Paddy Husker :berfungsi sebagai tempat padi mengelupas

kulitnya

Destoner : berfungsi untuk pemisah sekam dan beras pecah kulit


whitener : berfungsi sebagai tempat membuat beras menjadi putih
Polisher : berfungsi sebagai tempat memoles beras
Shutter Scale :berfungsi sebagai penyortiran hasil giling padi menjadi beras .
4. KEMANPUAN KERJA ALAT ATAU MESIN :
Alat ini menpunyai kemanpuan kerja dengan kapasitas 900 kg
Dan alat ini sangat bagus karna dapat meringankan beban manusia sehingga manusia tidak perlu
lagi menumbuk padinya lagi dengan mengunakan alat pengiling ini.
5. CARA KERJA ALAT ATAU MESIN :
Gabah dimasukkan melalui corong 1, diproses, hasilnya berupa gabah yang sudah terkelupas
kulit luarnya (keluar melalui lubang 2) dan limbah berupa sekam yang keluar melalui lubang 3.
Dari nomor 2, gabah kemudian dimasukkan ke corong no 4, diproses, hasilnya berupa dedak alias
bekatul yang keluar melalui lubang 5 dan beras yang keluar melalui lubang 6.
6. PERAWATAN ALAT ATAU MESIN :
Matikan mesin setelah dipakai agar tahan lama dan hindarkan yang bisa membahayakan
mesin,kemudian mesin yang dipakai harus benar-benar di jaga dengan baik.

Mesin Pengupas Gabah Menjadi Beras Putih (Penggiling Padi dan Pemutih Beras)
1.

GAMBAR ALAT ATAU MESIN :

2. SPESIFIKASI ALAT ATAU MESIN :


Mesin Pecah Kulit (HC6BV)
Kapasitas per jam : 1300 1500 kg / jam (1100 rpm)
Dimensi (P x L x T) 169,5 x 89,95 x 86,35 (cm)
Berat bersih : 201 kg
Motor penggerak : 15 PK starter
Kelengkapannya : Van Belt, Poley, Pompa Keong, Pondasi
PEMUTIH BERAS
Polysher / Mesin pemutih beras
Hongsui N 70
Ichi 70
Kapasitas beras putih : 500 700 kg/jam (750 rpm) per jam
Dimensi (P x L x T) 138 x 50 x 129 (cm)
Berat bersih : 155 kg
Motor penggerak : 16 PK starter KUBOTA

Kelengkapannya : Van Belt, Poley, Pomap Keong, Pondasi


3. BAGIAN-BAGIAN ALAT ATAU MESIN DAN FUNGSINYA :
PADDY CLEANER
: berfungsi untuk memisahkan kotoran / benda asing yang
bercampur dalam gabah.
PADDY HUSKER : berfungsi untuk mengupas kulit gabah.
SEPARATOR
: berfungsi untuk memisahkan gabah yang bercampur dengan beras
pecah kulit.
DE-STONER
: berfungsi untuk memisahkan batu yang bercampur dengan BPK atau
beras.
POLISHER ABRASSIVE : pra poles.
POLISHER FRICTION : berfungsi untuk mempemutih akhir / penyosohan.
RICE REFINER
: berfungsi untuk mencuci permukaan biji beras.
RICE SIFTER
: berfungsi untuk memisahkan beras kepala dgn beras patah serta menir.
RICE GRADER
: berfungsi untuk memisahkan beras kepala dari pencampuran beras
patah.
4. KEMANPUAN KERJA ALAT ATAU MESIN :
Alat ini menpunyai kemanpuan kerja dengan 1300 1500 kg perjam dengan alat ini
menbantu petani untuk mengiling padinya dengan cepat.
5. CARA KERJA ALAT ATAU MESIN :
prinsip kerjanya memecah kulit gabah dengan cara memberikan tenaga tarik akibat
kecepatan putar yang berbeda dari dua silinder karet yang dipasang berhadapan. Persentase gabah
terkupas, beras patah dan beras menir tergantung pada kerapatan dan kelenturan silinder karet ini.
Silinder yang telah mengeras atau yang terlalu rapat satu sama lain akan meningkatkan jumlah
beras patah dan beras menir, sedangkan jarak kedua silinder yang renggang akan menyebabkan
persentase gabah tidak terkupas meningkat. Biasanya gabah yang tidak terkupas akan dipisahkan
dari beras pecah kulit dan dimasukkan lagi ke dalam pengumpan hingga semuanya terkupas.
Pekerjaan ini dilakukan menggunakan mesin lain yang disebut mesin pemisah BPK dan gabah,
atau secaram umum disebut pengayak.
6.

PERAWATAN ALAT ATAU MESIN :


Cara merawat alat ini adalah menjaga alat agar tidak berkarat supaya tidak cepat rusak, dan
setelah habis dipakai alat dibersihkan dari biji-bijian yang melekat pada mesin pengering padi.

Anda mungkin juga menyukai