Anda di halaman 1dari 11

K

S
S
INOVASI PADA INDUSTRI
KERETA API NASIONAL

BADAN PENGKAJIAN
DAN PENERAPAN
UISIONER
URVEI TEKNOLOGI
ISTEM
2012

Nama Responden

Instansi/Lembaga/Perusahaan

Nama Pensurvei

Tanggal Survei

Tanda Tangan

A.

BAGIAN KESATU (INFORMASI UMUM PERUSAHAAN)


Mohon diisikan informasi umum perusahaan, dengan mengisi pertanyan-pertanyaan
dibawah ini.
Nama Perusahaan
Alamat

:
:

Tahun Berdiri
Status Kepemilikan

:
:

...
...
...
Telp :..
Fax :.
...
PMDN
PMA
PMDN & PMA

Jumlah Karyawan
Produk yang dijual

:
:

Lainnya:..
...
1.......
2............................................................
3............................................................
4............................................................
5............................................................

Pemasok

Pembeli

1.
2.............................................................
3.............................................................
1.....
2.............................................................
3.............................................................

Lembaga Pendukung

4.............................................................
1..............................................................
2..............................................................
3..............................................................

B.

BAGIAN KEDUA (PENGARUH SETIAP ELEMEN SIN BAGI INDUSTRI KERETA API DALAM
KAITANNYA DENGAN PERKUATAN SISTEM INOVASI NASIONAL KERETA API)

Permintaan (Demand)
Konsumen : PT. KAI, Pemda, Industri, Penumpang
Produsen : PT. PINDAD, PT. LEN, PT. BARATA

Sistem Politik

Sistem Pendidikan
dan Litbang

KemenHub,
Kemenperin, BPPT,
KMNRT, Kemen BUMN

Sekolah Tinggi
Transportasi
(KemenHub), Sekolah
Tinggi Manajemen
Transportasi

Sistem Industri
PT. INKA

Intermediaries
Fudika BPPT, Balitbang
Kementerian Perhubungan

Rekayindo

SISTRANAS,
TATRANAS

UGM, ITB, ITS, IPB

BUKU PUTIH
TRANSPORTASI

BPPT(LUK), BALITBANG
KEMENHUB

Supra dan Infrrastruktur Khusus


Standar dan
Norma

Dukungan Inovasi &


Bisnis

Perbankan
Modal Ventura

HKI &
Informasi

Framework Conditions
Kebijakan
Ekonomi

Kebijakan
Industri

Kebijakan
Keuangan

Kebijakan Promosi
& Investasi

Infrastruktur
Umum/Dasar

Alamiah
SDA

Budaya

Pada tahun 2011 telah dilakukan pemetaan elemen Sistem Inovasi Nasional (SIN) kereta api
seperti gabar diatas. Berdasarkan gambar tersebut, ada 7 (tujuh) elemen SIN kereta api yaitu
elemen sistem politik, elemen sistem litbang&pendidikan, elemen sistem industri, elemen
permintaan, elemen intermediasi, elemen supra dan infrastruktur khuusus, dan elemen
framework conditions. Untuk mempertajam pemetaan tersebut, maka pada tahun 2012 akan
dilihat pengaruh atau dampak dari setiap elemen SIN kereta api terhadap industri kereta api
nasional dan pada akhirnya berdampak pada penguatan SIN kereta api secara keseluruhan.
Oleh karena itu mohon dichecklist pertanyaan-pertanyaan berikut ini dengan jawaban yang telah
disediakan.

No

A
1

Pertanyaan

ELEMEN SISTEM POLITIK


Peran Pemerintah dalam

1
Sangat

Penilaian
3

Tidak

Tidak

Cukup

Pengaruh

Pengaruh

Pengaruh

hal ini

Kementerian Perhubungan bagi PT.


2

INKA
Peran

Pemerintah

dalam

hal ini

Kementerian Perindustrian bagi PT.


3

INKA
Peran Pemerintah dalam hal ini Badan
Pengkajian dan Penerapan Teknologi

(BPPT) bagi PT. INKA


Peran Pemerintah dalam
Kementerian

Negara

hal ini

Riset

dan

Teknologi (KMNRT) bagi PT. INKA


Tata kelola pemerintahan (governance)
di bidang perkereta apian seperti
SISTRANAS

(Sistem

Transportasi

Nasional) dan TATRANAS (Tataran


6

Transportasi Nasional) bagi PT. INKA


Kebijakan
Riset
Pengembangan
Teknologi (Kebijakan RPT) seperti yang
tertuang dalam Buku Putih yang
dikeluarkan Kementerian Negara Riset

B
7

dan Teknologi bagi PT. INKA


ELEMEN SISTEM LITBANG DAN PENDIDIKAN
Pendidikan
Tinggi
di
bidang
Transportasi Kereta Api (dalam hal ini
Sekolah Tinggi Transportasi, Sekolah
Tinggi Manajemen Transportasi) bagi

PT. INKA
Litbang akademisi atau perguruan
tinggi

ITS,

IPB)

berpengaruh bagi PT. INKA


Litbang pemerintah seperti

BPPT

dengan

(UGM,

ITB,

Fudika/Laboratorium

Uji

Konstruksi dan Balitbang Kementerian


C
10

Perhubungan bagi PT. INKA


ELEMEN INTERMEDIASI
Lembaga intermediasi (Fudika BPPT,
Balitbang Kementerian Perhubungan)

Pengaruh

5
Sangat
Pengaruh

No

D
11

Pertanyaan

1
Sangat

Penilaian
3

Tidak

Tidak

Cukup

Pengaruh

Pengaruh

Pengaruh

bagi PT. INKA


ELEMEN PERMINTAN
Konsumen PT. INKA dalam hal ini (PT.
KAI, Pemerintah daerah, Industri dan

12

penumpang KA) bagi PT. INKA


Pemasok PT INKA (dalam hal ini PT.
PINDAD, PT.LEN, PT. BARATA, PT

E
13

lainnya) bagi PT. INKA


ELEMEN SUPRA DAN INFRASTRUKTUR KHUSUS
Standar atau norma di bidang

14

perkeretaapian bagi PT. INKA


Dukungan inovasi dan bisnis bagi PT.

15

INKA
Hak Kekayaan Intelektual (HKI) dan

16

informasi bagi PT. INKA


Perbankan dan modal ventura bagi PT.

F
17

INKA
FRAMEWORK CONDITIONS
Kebijakan ekonomi (mis:kebijakan tarif,

18

kebijakan harga) bagi PT. INKA


Kebijakan industri yang dikeluarkan
Kementerian Perindustrian bagi PT.

19

INKA
Kebijakan keuangan yang dikeluarkan

20

Kementerian Keuangan bagi PT. INKA


Seberapa besar pengaruh atau dampak
kebijakan promosi dan investasi yang
dikeluarkan Kementerian Keuangan

21
22

bagi PT. INKA


Infrastruktur dasar/umum bagi PT. INKA
Sumber Daya Alam (SDA) bagi PT.

23

INKA
Budaya bagi PT. INKA

Pengaruh

5
Sangat
Pengaruh

C. BAGIAN KETIGA (BESARNYA KEKUATAN INTERAKSI ANTAR ELEMEN SIN KERETA API )

Tahun 2011 telah dipetakan ada interaksi antar elemen dalam SIN perkeretaapian seperti pada
tabel dibawah ini. Dengan mengacu pada tabel tersebut, maka pada tahun 2012, akan diukur
kekuatan interaksi yang terjadi. Oleh karena itu mohon dichecklist pertanyaan-pertanyaan
berikut ini dengan jawaban yang telah disediakan.
Elemen

Sistem
Politik

Sistem Politik
Sistem Pendidikan dan

Litbang
Sistem Industri
Supra dan Infrastruktur

Khusus
Permintaan
Framework Condition
Intermediasi

Sumber : Survei PT INKA, 2011

Sistem
Pendidikan
dan Litbang

Sistem
Industri

Supra dan
Infrastruktur

Permintaan

Khusus

Conditions

Intermediasi

Framework

No

A
1

Pertanyaan

1
Sangat

Lemah

Lemah

Penilaian
3
Cukup
Kuat

4
Kuat

INTERAKSI ANTARA SISTEM POLITIK DENGAN SISTEM LITBANG&PENDIDIKAN


Kekuatan
TATRANAS
dan
SISTRANAS

yang

dibuat

oleh

Kementerian Perhubungan dalam


mendukung riset pengembangan
2

teknologi di bidang perkeretaaapian


Kekuatan riset dan pengembangan
(Kebijakan

riset

pengembangan

teknologi)

yang dibuat KMNRT

dalam mendukung pengembangan


3

teknologi di bidang perkeretaapian


Kekuatan riset dan pengembangan
yang dilakukan oleh BPPT melalui
laboratorium

uji

konstruksi

dan

Fasilitas Uji Dinamika (FUDIKA)


dalam mendukung pengembangan
4

teknologi perkeretaapian
Kekuatan riset dan pengembangan
yang

dilakukan

Perindustrian

Kementerian

dalam

mendukung

pengembangan teknologi di bidang


5

perkeretaapian
Kekuatan riset dan pengembangan
yang dilakukan Kementerian BUMN
dalam mendukung pengembangan

B
6

teknologi di bidang perkeretaapian


INTERAKSI ANTARA SISTEM POLITIK DENGAN SUPRA&INFRASTRUKTUR KHUSUS
Kekuatan
Kementerian
Perhubungan menyusun pedoman
perbaikan

dan

pengembangan

sistem perkeretapian di Indonesia


Kekuatan Pemerintah memberikan

dukungan bisnis
Kekuatan Pemerintah memberikan
informasi dan mendorong HKI di

bidang perkeretaapian
Kekuatan pemerintah memberikan
dukungan perbankan dan modal
ventura

5
Sangat
Kuat

No

C
10

Pertanyaan

1
Sangat

Lemah

Lemah

Penilaian
3
Cukup
Kuat

INTERAKSI ANTARA SISTEM POLITIK DENGAN PERMINTAAN


Kekuatan pemerintah dalam hal ini
Kementerian

Perhubungan

mendorong

PT.

KAI

dalam

melakukan pemesanan KA kepada


11

PT. INKA
Kekuatan pemerintah dalam hal ini
Kementerian
mendorong

12

Perhubungan
PEMDA

pemesanan KA kepada PT. INKA


Kekuatan pemerintah dalam hal ini
Kementerian
mendorong

13

melakukan

Perhubungan
industri

melakukan

pemesanan KA kepada PT. INKA


Kekuatan pemerintah dalam hal ini
Kementerian

Perhubungan

mendorong penumpang (individu)


D
14

menggunakan KA
INTERAKSI ANTARA SISTEM POLITIK DENGAN FRAMEWORK CONDITIONS
Kekuatan kebijakan ekonomi yang
dikeluarkan

pemerintah

seperti

kebijakan tarif, kebijakan harga, dsb


terkait

dalam

mendorong

atau

menciptakan iklim perkeretaapian


15

yang kondusif
Kekuatan kebijakan industri yang
dikeluarkan

pemerintah

seperti

kebijakan import komponen KA,


pengembangan

klaster

industri

kereta api dalam mendorong atau


menciptakan iklim perkeretaapian
16

yang kondusif
Kekuatan kebijakan

keuangan

seperti kebijakan pembebasan bea


masuk atas impor barang dan bahan
yang dikeluarkan pemerintah seperti
dalam mendorong atau menciptakan
17

iklim perkeretaapian yang kondusif


Kekuatan kebijakan promosi dan

4
Kuat

5
Sangat
Kuat

No

Pertanyaan

investasi

yang

pemerintah

1
Sangat

Lemah

Lemah

Penilaian
3
Cukup
Kuat

4
Kuat

dikeluarkan

seperti

dalam

mendorong atau menciptakan iklim


18

perkeretaapian yang kondusif


Kekuatan
pemerintah
dalam
menciptakan

19

infrastruktur

umum/dasar perkeretaapian
Kekuatan
pemerintah
menyediakan

20

sumberdaya

yang mendukung PT. INKA


Kekuatan
pemerintah

dalam
alam
dalam

mempengaruhi budaya masyarakat


E
21

untuk menggunakan KA
INTERAKSI ANTARA SISTEM LITBANG&PENDIDIKAN DENGAN SISTEM INDUSTRI
Kerjasama yang dilakukan PT. INKA
dengan

lembaga

perguruan

tinggi

penelitian
IPB

(Institut

Pertanian Bogor) seperti dalam hal


22

reverse engineering karet


Kerjasama yang dilakukan PT. INKA
dengan

lembaga

penelitian

perguruan tinggi UGM (Universitas


Gajah
23

Mada)

seperti

dalam

penggunaan laboratorium uji karet


Kerjasama yang dilakukan PT. INKA
dengan

lembaga

perguruan

tinggi

penelitian
ITS

(Institut

Teknologi Surabaya) seperti dalam


hal reverse engineering karet dan
24

compund
Kerjasama yang dilakukan PT. INKA
dengan

lembaga

perguruan

tinggi

penelitian
ITB

(Institut

Teknologi Bandung) seperti dalam


hal penggunaan laboratorium uji
25

propulsi
Kerjasama yang dilakukan PT. INKA
dengan
pemerintah

lembaga
BPPT

penelitian
(Badan

5
Sangat
Kuat

No

Pertanyaan

Pengkajian

dan

Teknologi)

1
Sangat

Lemah

Lemah

Penilaian
3
Cukup
Kuat

4
Kuat

Penerapan

seperti

dalam

uji

kekuatan struktur KA, penggunaan


F
26

laboratorium FUDIKA
INTERAKSI ANTARA SISTEM PENDIDIKAN&LITBANG DENGAN ELEMEN INTERMEDIASI
Kekuatan Laboratorium FUDIKA
BPPT

melibatkan

lembaga

pendidikan/ litbang perguruan tinggi


27

(sepeti UG, ITB, ITS dan IPB)


Kekuatan
Kementerian
Perhubungan

berperan

dalam

mendukung pengembangan Sekolah


Tinggi
G
28

Transportasi

(STMT)

di

bidang perkeretaapian
INTERAKSI ANTARA SISTEM INDUSTRI DENGAN SUPRA&INFRASTRUKTUR KHUSUS
Standar
atau
norma
yang
dikeluarkan pemerintah di bidang
perkerataapian mempengaruhi PT.

29

INKA
Dukungan inovasi dan bisnis yang
diberikan pemerintah mempengaruhi

30

pengembangan PT. INKA


Dukungan HKI dan informasi yang
diberikan pemerintah mempengaruhi

31

pengembangan PT. INKA


Dukungan perbankan dan modal
ventura

H
32

mempengaruhi

pengembangan PT. INKA


INTERAKSI ANTARA SISTEM INDUSTRI DENGAN ELEMEN PERMINTAAN
Kekuatan
Kementerian
Perhubungan dalam mempengaruhi

33

permintaan KA kepada PT. INKA


Kekuatan
Kementerian
Perhubungan dalam mempengaruhi

34

permintaan KA kepada PT. INKA


Kekuatan
PT.
KAI
dalam
mempengaruhi

permintaan

kepada PT. INKA


Kekuatan
PEMDA
mempengaruhi

permintaan

KA
dalam
KA

5
Sangat
Kuat

No

36

Pertanyaan

kepada PT. INKA


Kekuatan
industri
mempengaruhi

37

1
Sangat

Lemah

Lemah

Penilaian
3
Cukup
Kuat

4
Kuat

5
Sangat
Kuat

dalam

permintaan

KA

kepada PT. INKA


Kekuatan pemasok komponen KA
seperti PT. PINDAD, PT. LEN, PT.
BARATA dan perusahaan pemasok
lainnya

I
38

dalam

mempengaruhi

permintaan KA kepada PT. INKA


INTERAKSI ANTARA ELEMEN SISTEM INDUSTRI DENGAN ELEMEN INTERMEDIASI
Kekuatan kerjasama yang dilakukan
PT.

INKA

intermediasi

dengan

lembaga

seperti

Balitbang

Kementerian Perhubungan, FUDIKA


K

BPPT
INTERAKSI ANTARA ELEMEN SUPRA&INFRASTRUKTUR KHUSUS DENGAN ELEMEN FRAMEWORK

39

CONDITIONS
Kekuatan standar atau norma di
bidang

40

perkeretaapian

mampu

menciptakan iklim yang kondusif


Kekuatan dukungan inovasi dan
bisnis di bidang perkeretaapian
mampu menciptakan iklim yang

41

kondusif
Kekuatan HKI dan informasi terkait
dengan

42

perkerataapian

mampu

menciptakan iklim yang kondusif


Kekuatan lembaga perbankan dan
modal ventura mampu menciptakan
iklim

yang

kondusif

perkeretaapian di Indonesia

bagi