Anda di halaman 1dari 3

Uji Hemaglutinasi (HA)

Alat dan Bahan :

Langkah Kerja :
Cara kerja percobaan HA:
Dipakai 12 sumur uji di kolom A1 dan H1 sumur uji di kolom A2 dan H2, serta
sumur kontrol di B3 dan C3. Masukkan 50 ul larutan 0,4% BS-BPA pada semua
sumur uji & control. Tambahkan 50 ul antigen ke dalam sumur uji pertama (juga
pada duplonya) lakukan penipisan sampai sumur H, sisa 50 ul dalam pipet dibuang.
Tambahkan 50 ul pada SDM angsa pada setiap sumur uji dan ke 2 kontrol.
Inkubasikan pada suhu 37C selama 1 jam. Bacalah pada pengenceran berapa virus
mengakibatkan aglutinasi SDM angsa (titer virus).
Hasil Uji
Setelah dilakukan inkubasi selama 1 jam diperoleh hasil sebagai berikut

Dari gambar terlihat bahwa pada well A1, B1, A2, dan B2 diperoleh hasil uji positif,
yaitu terdapat aglutinasi sel darah merah kalkun (turkey). Oleh karena pada well A3

dan B3 didapatkan hasil negatif, maka dapat disimpulkan HA terbesar adalah pada
pengenceran atau titer 2.
Uji Hambatan Hemaglutinasi (HI)

Alat dan Bahan :


1.

Plate Mikrotiter bentuk V

2.

Pipet single dan pipet multichannel

3.

Tip ukuran 100 l

4.

0,1 M phosphate buffer saline (PBS)

5.

Sel darah merah angsa 0,5% dalam PBS

6.

Antigen : virus H1N1

7.

Serum kelinci yang divaksinasi dengan virus H1N1 (serum positif)

8.

Serum kelinci yang tidak divaksinasi (serum negatif)


Langkah Kerja :
Sebelumnya telah dilakukan uji HA untuk mendapatkan titer antigen 8 unit HA, yang akan digunakan
pada uji HI ini. Selanjutnya plate mikrotiter dilabel dengan aturan sebagai berikut. Kolom yang
digunakan adalah kolom well A1-H1 dan A2-H2, A5-H5 dan A6-H6, serta A3-A4. Well A1-H1 dan A2H2 dilabel untuk serum positif, well A5-H5 dan A6-H6 dilabel untuk serum negatif, dan well A3-A4
sebagai kontrol. Semua well diisi dengan PBS masing-masing 25 l, kecuali well A3-A4 diisi 50 l.
Selanjutnya well A1 dan A2 diisi 50 l serum positif dan well A5 dan A6 diisi 50 l serum negatif. Dilusi
serum masing-masing dilakukan dari well A1 sampai H1, A2 sampai H2, A5 sampai H5 dan A6 sampai
H6, dengan cara mengambil 25 l dari well pertama, lalu dimasukkan ke well berikutnya, dan begitu
seterusnya sampai well terakhir dari kolom tersebut. Sebanyak 25 l antigen 8 HAU ditambahkan ke
semua well kecuali well kontrol. Inkubasi dilakukan selama 30 menit pada suhu 37 derajat Celcius.
Setelah itu, semua well diberi 50 l sel darah merah angsa. Inkubasi kembali selama 30 menit pada suhu
ruang. Hasil uji diamati setelah inkubasi. Hasil uji HI berkebalikan dengan uji HA. Hasil uji positif
ditunjukkan dengan terbentuknya endapan pada dasar sumur plate mikrotiter sedangkan hasil hasil uji
negatif ditunjukkan dengan larutnya sampel pada sumur plate mikrotiter.

Pengenceran
1/2

1/4

1/8

1/16

1/32

1/64

10

11

12

Pengencera
n Antibodi
Paska
Vaksinasi

0,0
67

0.069

0,068

0,07

0,116

0,162

0,071

0,076

0,083

0,081

0,093

0,099

Pengencera
n Antibodi
Kontrol

0.0
81

0,077

0,062

0,064

0,064

0,063

0,063

0,072

0,06

0,059

0,06

0,07

1/2
Antibodi
Paska
Vaksinasi
Rerata
Antibodi
Kontrol
Rerata

1/4

1/8

1/16

Pengenceran
1/32
1/64

1/128

1/256

1/512

1/1024

1/2048

1.479
1.370

1.531
1.367

1.495
1.306

1.431
1.313

1.334
1.234

1.291
1.150

1.067
1.018

0.839
0.796

0.564
0.479

0.392
0.369

0.225
0.210

1.424
0.053
0.051
0.052

1.449
0.052
0.051
0.051

1.400
0.050
0.049
0.049

1.372
0.050
0.050
0.050

1.284
0.049
0.048
0.048

1.220
0.050
0.048
0.049

1.042
0.049
0.049
0.049

0.817
0.058
0.048
0.053

0.521
0.057
0.051
0.054

0.380
0.047
0.050
0.048

0.217
0.056
0.053
0.054