Anda di halaman 1dari 15

Kebijakan Dividen The New Wave Corporation

BAB 1
PENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang Masalah
Tujuan utama dari suatu perusahaan, terutama dari segi pandang
keuangan, adalah untuk menciptakan keuntungan bagi pemiliknya. Dalam suatu
perusahaan, pemegang saham memegang peranan sebagai salah satu pemilik
perusahaan. Pemegang saham adalah orang orang yang telah membeli saham di
dalam suatu perusahaan.
Kebijakan Dividen menyangkut masalah penggunaan laba yang menjadi
hak para pemegang saham atau keputusan apakah laba yang diperoleh perusahaan
akan dibagikan kepada pemegang saham sebagai dividen atau ditahan guna
pembiayaan investasi di masa yang akan datang. Dengan demikian pertanyaannya
seharusnya adalah kapan (artinya, dalam keadaan seperti apa) laba akan dibagikan
dan kapan ditahan, dengan tetap memperhatikan tujuan perusahaan yaitu
meningkatkan nilai perusahaan.
Kebijakan dividen berpengaruh terhadap aliran dana, struktur finansial,
likuiditas perusahaan dan perilaku investor. Dengan demikian kebijakan dividen
merupakan salah satu keputusan penting dalam kaitannya dengan usaha untuk
memaksimumkan

nilai

perusahaan. Sebagaimana

diketahui

bahwa

nilai

perusahaan dipengaruhi oleh keputusan investasi, keputusan pembiayaan, dan


kebijakan dividen itu sendiri. Ketiga keputusan tersebut saling berinteraksi satu
sama lain, karena keputusan investasi dipengaruhi oleh tersedianya dana dan biaya
modal. Biaya modal dan ketersediaan dana dipengaruhi oleh besar kecilnya laba
yang ditahan. Kebijakan dividen dipengaruhi oleh berbagai pertimbangan seperti
likuiditas, prospek pendapatan, pajak, kondisi lingkungan ekonomi, preferensi
pemegang saham, dan kesempatan investasi yang ada.

Maka penulis akan

mendalami dan membahas kasus tentang KEBIJAKAN DIVIDEN PADA THE


NEW WAVE CORPORATION.
1.2 Rumusan Masalah
KELOMPOK 2

Kebijakan Dividen The New Wave Corporation

Pada Laporan keuangan The New Wave Corporation, pendapatan


perusahaan telah melebihi pendapatan kuartal yang lalu, yaitu lebih dari 20%.
Penjualan tahunan juga kira-kira 15% lebih tinggi. Lebih penting lagi, angka laba
bersih untuk tahun tersebut meningkat lebih dari 25%. Program restrukturisasi
dan pemotongan biaya tampaknya berhasil. Hal ini membuat atmosfer di kantor
pusat Dallas, Texas, sangat optimis dan penuh keyakinan.

Kinerja tahun ini

mengakhiri tahun-tahun kerugian yang panjang. Pertanyaan besar yang ada di


benak setiap orang adalah Kapan mereka akan membayar dividen? Hal tersebut
menjadi topik utama diskusi pada rapat dewan direksi. Maka rumusan masalah
yang dapat dirumuskan oleh penulis adalah :
1. Bagaimana keuntungan dan kerugian jika The New Wave Corporation
tidak membayar dividen?
2. Bagaimana jika The New wave Corporation menggunakan kebijakan
pembuatan homemade dividens?
3. Bagaimana kebijakan dividen residual berjalan pada The New Wave
Corporation?
4. Apa saja keuntungan dan kerugian dari penggunaan pilihan pembelian
kembali saham dibandingkan dengan dividen kas untuk mendistribusikan
imbal hasil ke pemegang saham?
5. Keputusan dan kebijakan apa yang harus diambil The New Wave
Corporation?

BAB II
KELOMPOK 2

Kebijakan Dividen The New Wave Corporation

LANDASAN TEORI
2.1 Pengertian Dividen
Seorang

investor

yang menanamkan

modalnya

pada suatu

perusahaan tentu saja mengharapkan return atau keuntungan yang akan


diperoleh dari investasi

yang telah dilakukannya.

dapat diterima oleh investor atau pemegang


modal

melalui

Keuntungan

yang

saham dari penanaman

pembelian saham suatu perusahaan

terdiri dari dua

macam, yaitu: dividen dan capital gain yang merupakan keuntungan


yang diperoleh dari penjualan aktiva tetap atau selisih antara harga jual
dengan harga beli surat berharga.
2.2 Jenis Dividen
Biasanya dividen dibagikan dengan interval waktu yang tetap,
tetapi kadang-kadang diadakan pembagian dividen tambahan pada waktu
yang bukan biasanya. Dividen yang dibagikan oleh perusahaan kepada para
pemegang saham mempunyai beberapa bentuk sebagai berikut:
1. Dividen Tunai (Cash Dividend)
Dividen tunai merupakan dividen yang diberikan oleh perusahaan
kepada para pemegang saham dalam bentuk uang tunai (cash). Dividen Tunai
paling umum dibagikan oleh perusahaan kepada para pemegang saham.
2. Dividen Saham (Stock Dividend)
Dividen saham merupakan dividen yang diberikan kepada para
pemegang saham dalam bentuk saham-saham yang dikeluarkan oleh perusahaan
itu sendiri.
2.3 Kebijakan Dividen
Kebijakan dividen adalah keputusan mengenai apakah laba yang
diperoleh perusahaan akan dibagikan kepada pemegang saham sebagai
dividen atau akan ditahan dalam bentuk laba ditahan guna pembiayaan
investasi pada masa yang akan datang (Sartono, 2001 : 281). Dalam
kebijakan dividen, terdapat pilihan yang tidak mudah dalam membagikan

KELOMPOK 2

Kebijakan Dividen The New Wave Corporation

laba sebagai dividen atau menahan untuk diinvestasikan kembali. Apabila


perusahaan memilih membagikan laba sebagai dividen maka tingkat
pertumbuhan akan berkurang dan akan berdampak negatif terhadap harga
saham. Di sisi lain, apabila perusahaan tidak membagikan dividen maka pasar
akan melihat sebagai sinyal negatif atas prospek perusahaan. Peningkatan
dividen memberikan sinyal perubahan yang menguntungkan pada harapan
manajer dan penurunan dividen menunjukkan pandangan pesimis prospek
perusahaan di masa yang akan datang.
Teori tentang kebijakan dividen
a. Teori Dividen Tidak Relevan dari Modigliani dan Miller :
Menurut Modigliani dan Miller (MM) , nilai suatu perusahaan
tidak ditentukan oleh besar kecilnya DPR, tapi ditentukan oleh laba
bersih sebelum pajak ( EBIT ) dan kelas risiko perusahaan. Jadi menurut
MM, dividen adalah tidak relevan.
b. Teori The Bird in the Hand
Gordon dan Lintner menyatakan bahwa biaya modal sendiri
perusahaan akan naik jika DPR rendah karena investor lebih suka
menerima dividen dari pada capital gains. Menurut mereka, investor
memandang dividend yield lebih pasti dari pada capital gains yield.
Perlu diingat bahwa dilihat dari sisi investor, biaya modal sendiri dari
laba ditahan ( KS ) adalah tingkat keuntungan yang disyaratkan investor
pada saham. KS adalah keuntungan dari dividen ( dividend yield )
ditambah keuntungan dari capital gains ( capital gains yield )
c.

Teori Dividen Residual


Teori dividen residual menyatakan bahwa ketika perusahaan akan

memutuskan berapa banyak uang kas yang harus dibagikan kepada


pemegang saham, ada dua hal yang harus tetap diingat, yaitu:
1) Tujuan utamanya adalah untuk memaksimumkan nilai pemegang
saham.
2) Arus kas yang dihasilkan perusahaan merupakan milik pemegang
saham (Brigham dan Houston, 2001:110).
Manajemen harus menahan diri dengan upaya menahan laba kecuali
KELOMPOK 2

Kebijakan Dividen The New Wave Corporation

jika laba

itu

dapat

diinvestasikan

kembali

guna

menghasilkan

pengembalian yang lebih tinggi yang juga ikut dirasakan oleh pemegang
saham daripada yang diperoleh

pemegang

saham

jika

mereka

menginvestasikan uang itu dalam investasi yang berisiko sama. Dengan


demikian, ekuitas internal, laba ditahan, lebih rendah biaya modalnya
daripada ekuitas eksternal, saham biasa baru.
Kondisi ini mendorong perusahaan untuk menahan laba karena
menambah dasar ekuitas internal dan dengan demikian mengurangi
kemungkinan bahwa perusahaan harus menambah ekuitas eksternal di
masa mendatang untuk mendanai investasinya. Adanya biaya penerbitan
saham baru menonjolkan perbedaan antara modal internal dan eksternal.
Tanpa biaya penerbitan, perusahaan tidak akan bersusah payah menentukan
berapa besarnya dividen dan berapa besarnya laba ditahan, demikian pula
berapa besarnya pendanaan eksternal. Dengan adanya biaya penerbitan itu,
perusahaan jelas akan mengutamakan pendanaan internal. Konsekuensinya,
perusahaan akan melakukan pembayaran dividen setelah dana-dana kebutuhan
investasi terpenuhi; dengan kata lain, hanya jika ada pendapatan tersisa atau
pendapatan residual, maka dividen akan dibayarkan. Inilah inti dari teori
dividen residual atau residual dividend theory (Elton dan Gruber, 1970:68).
Dengan demikian, konsekuensi dari apa yang telah diuraikan di atas
adalah bahwa, rasio pembayaran dividen yang optimal merupakan fungsi
dari empat faktor, yaitu:
1) Pilihan investor atas dividen lawan keuntungan modal
2) Peluang investasi perusahaan
3) Struktur modal yang ditargetkan
4) Ketersediaan dan biaya dari modal eksternal.
2.4 Kasus The New Wave Corporation
Pada saat akhir kuartal keempat, The New Wave Corporation telah
mempersiapkan laporan keuangan yaitu Laba Rugi yang bisa dilihat pada tabel
2, dan Neraca yang bisa dilihat pada tabel 3. Laporan keuangan tersebut
dilengkapi dengan laporan analisis kelompok pemegang saham yang bisa
dilihat pada tabel 1, yang digunakan sebagai bahan kajian rapat dewan direksi
KELOMPOK 2

Kebijakan Dividen The New Wave Corporation

dengan topik utama yang dibahas adalah Kapan mereka akan membayar
dividen?
Tabel 1
The New Wave Corporation
Analisis Kelompok Pemegang Saham
Jumlah
Pemegang
saham

Kelompok
Investor

Saham
yang
Dimiliki

% Total
Saham
yang
Dimiliki

Dana Pensiun
Perusahaan
Asuransi

20

240.000

24%

10

60.000

Reksadana

50

130.000

13%

Individu

10.000

570.000

57%

10.080

1.000.000

6%

100%

Tabel 2
The New Wave Corporation
Laporan Laba Rugi

Penjualan
Harga Pokok Penjualan
Laba Kotor
Beban Penjualan dan
Administrasi
Depresiasi
Laba sebelum bunga dan Pajak
Beban bunga
Laba Sebelum Pajak
Pajak
Laba Bersih
KELOMPOK 2

Tahun
Berjalan
$
20.000.000
$
14.400.000
$
5.600.000
$
3.365.000
$
300.000
$
1.935.000
$
335.000
$
1.600.000
$
640.000
$
6

Kebijakan Dividen The New Wave Corporation

960.000

Tabel 3
The New Wave Corporation
Neraca

Kas
Piutang Usaha

250.000

Persediaan
Total aktiva
Lancar

$
450.000
$
675.000
$
1.375.000

Aktiva Tetap
Bersih

$
8.000.000

Aktiva Tidak
Berwujud

$
625.000

Utang Usaha
Akrual
Pajak Tangguhan
Total Kewajiban Lancar
Utang Jangka Panjang
Total Kewajiban Lancar
Saham Biasa :
Nilai Nominal
Modal Disetor

Total Aktiva

KELOMPOK 2

$
10.000.000

Laba Ditahan
Total Ekuitas
Pemegang Saham
Total Kewajiban dan
Ekiutas Pemegang
Saham

$
300.000
$
250.000
$
100.000
$
650.000
$
3.350.000
$
4.000.000
$
2.000.000
$
3.000.000
$
1.000.000
$
6.000.000
$
10.000.000

Kebijakan Dividen The New Wave Corporation

BAB III
PEMBAHASAN

3.1 Keuntungan dan Kerugian jika dividen tidak dibayar


Keuntungan dengan tidak membayar dividen akan membuat kenaikan
harga saham karena EAC (Earning Available for Common stock) atau Laba
tersedia untuk saham umum akan meningkat karena tidak ada dividen saham
preferen. Selain itu kelebihan dari EAC dapat digunakan untuk pembelian
kembali. Tindakan ini akan meningkatkan jumlah EPS (Laba Per Saham), dan
biasanya akan membangkitkan harga saham juga.

Berdasarkan tarif pajak

investor, ini karena tarif pajak capital gain lebih rendah dari tarif pajak
penghasilan

dividen,

karena

itu

mempertahankan

penghasilan

lebih

menguntungkan.
Kerugian dengan tidak membayar dividen akan memberikan sinyal
negatif bagi investor. Mereka akan berpikir bahwa kinerja dan keuntungan
perusahaan akan turun. Jika New Wave tidak membayar dividen, probabilitas
adalah investor akan menjual saham mereka karena mereka lebih memilih untuk
mendapatkan dividen dari capital gain. Pembayaran dividen akan menghilangkan
keraguan investor dalam hal laba perusahaan; karena dividen yang diterima secara
berkala, capital gain sisi lain diterima di masa depan. Oleh karena itu, investor
akan memilih perusahaan lain yang memiliki pembayaran yang tinggi kebijakan
dividen meskipun harga saham tinggi. Berdasarkan argumen Jim Baker jika
perusahaan tidak membayar dividen, hal itu akan mempengaruhi penurunan harga
KELOMPOK 2

Kebijakan Dividen The New Wave Corporation

saham. Berdasarkan teori dividen tidak relevan, nilai perusahaan yang secara
langsung dipengaruhi oleh harga saham hanya ditentukan oleh kemampuan
perusahaan untuk mendapatkan keuntungan dan kebijakan investasi, bukan
dengan membayar dividen atau tidak.

3.2 Kebijakan Homemade Dividens


Dividen buatan sendiri adalah bentuk pendapatan investasi yang berasal
dari penjualan sebagian saham yang dimiliki oleh pemegang saham. Hal ini
berbeda dari dividen pemegang saham menerima dari perusahaan sesuai dengan
jumlah saham yang dimiliki. Jika dividen telah diberikan kepada investor tidak
seperti apa yang diharapkan investor sebelumnya, investor bisa menjual saham
mereka sendiri untuk mendapatkan pembagian uang tunai yang mereka inginkan.
Jika saya memiliki 1.000 saham, dan dividen yang diharapkan adalah $ 0,25 per
saham,

tetapi

perusahaan

memutuskan

untuk

mempertahankan

semua

pendapatannya.
Maka perhitungannya :
$ 0,25 * 1000 saham = 250
(250/1000) * 100% = 25%
Oleh karena itu, pemegang saham harus menjual 25% dari total saham untuk
mendapatkan pembagian uang tunai yang sama dengan dividen yang diharapkan.
Ini berarti yang bisa dijual sejumlah 250 saham.

3.3 Kebijakan Dividen residual


Kebijakan dividen residual adalah kebijakan dimana dividen yang
dibayarkan diatur sama dengan laba bersih dikurangi jumlah laba ditahan yang
diperlukan untuk membiayai anggaran modal optimal perusahaan. Ini berarti laba
bersih perseroan tersebut dikurangi dengan jumlah laba ditahan yang digunakan
untuk proyek modal, maka sisanya digunakan sebagai dividen kepada investor.
KELOMPOK 2

Kebijakan Dividen The New Wave Corporation

Dividen = laba bersih - saldo laba yang diperlukan untuk membiayai investasi
baru
= Laba bersih - [(target rasio ekuitas) (total anggaran modal)]
Mengingat;

laba bersih = $ 960.000

target rasio ekuitas = ($ 6.000.000 / $ 10.000.000) * 100% = 60% = 0,6

Total anggaran modal = $ 1.000.000


* Total anggaran modal merupakan rencana perusahaan untuk
menghabiskan uang pada proyek modal.
Kemudian,

Dividen = Laba bersih - [(target rasio ekuitas) (total anggaran modal)]


Dividen = $ 960.000 - [(0,6) ($ 1.000.000)]
= $960,000 - $600,000
= $ 360.000

Dividen Per Share (DPS) = $ 360.000 / 1.000.000


= $ 0,36 / saham
Besarnya dividen per saham yang dapat dibayar oleh perusahaan adalah $ 0,36 /
saham.
Berdasarkan kelompok pemegang saham mayoritas, kebijakan yang
seharusnya dipilih New Wave adalah kebijakan sisa dividen karena, di perusahaan
ini kelompok saham mayoritas adalah individu karena itu mereka lebih memilih
untuk mendapatkan dividen secara berkala. Investor lebih memilih untuk
mendapatkan dividen, kecuali jika perusahaan dapat menggunakan laba untuk
menginvestasikan kembali agar dapat memperoleh keuntungan yang lebih tinggi
dari return yang diharapkan oleh pemegang saham.
Kekurangan dari kebijakan dividen residual adalah tentang fluktuasi
tingkat dividen. Ini disebabkan oleh kesempatan reinvestasi yang berbeda setiap
KELOMPOK 2

10

Kebijakan Dividen The New Wave Corporation

tahunnya. Perusahaan mungkin tidak membayar dividen dalam satu tahun karena
perusahaan harus membiayai proyek modal yang menguntungkan, tapi sisi lain,
perusahaan akan membayar dividen yang tinggi karena tidak ada kesempatan
reinvestasi dalam ekonomi. Dalam kasus ini pendapatan bersih perseroan yang
membuat tidak stabil tingkat dividen meskipun ada kesempatan reinvestasi.
Perusahaan

biasanya

menggunakan

kebijakan

dividen

residual

untuk

memutuskan pembayaran dividen jangka panjang, bukan untuk pembayaran


dividen tahunan.

3.4 Keuntungan dan Kerugian penggunaan pilihan pembelian kembali


saham
Penggunaan opsi pembelian kembali saham bukan dividen tunai untuk
mendistribusikan kembali ke pemegang saham.
Saham yang beredar: 1.000.000
Harga = $ 8
Uang yang tersedia untuk pemegang saham (dividen) = $ 360.000
EPS saat ini = total pendapatan / # saham
= $ 960.000 / 1.000.000 = $ 0,96 per saham
P / E ratio = harga per share / EPS
= $ 8 / $ 0,96 = 8,333 kali
P / E ratio menunjukkan investor $ jumlah akan membayar $ 1 pendapatan saat
ini.
saham Repurchase di $ 8 per saham:
# Saham yang beredar = 1.000.000 - (360.000 / $ 8)
= 1.000.000 - 45.000
= 955.000 saham
EPS = $ 960.000 / 955.000
= $ 1,0052
P = (P / E) (EPS)
= (8,333) ($ 1,0052)
KELOMPOK 2

11

Kebijakan Dividen The New Wave Corporation

= $ 8,3763 per saham

Berdasarkan perhitungan di atas jika perusahaan membeli kembali saham sebesar


$ 8 per saham.. Harga saham di pasar akan $ 8,3763 per saham. Tindakan ini tidak
terlalu menarik bagi investor karena harga saham setelah pembelian kembali
hampir sama dengan harga saham saat ini diperdagangkan di pasar ($ 8 per
saham). Oleh karena itu investor tidak mendapatkan banyak manfaat dari pilihan
ini.
Keuntungan dari pembelian kembali saham: Dengan pembelian kembali
saham, jumlah saham yang beredar akan berkurang; itu membuat EPS
meningkat dan akhirnya DPS meningkat juga. Itu membuat harga pasar
saham juga akan meningkat. Berdasarkan teori capital gain dari pembelian
kembali saham harus sama dengan dividen harus dibayar.
Kerugian dari pembelian kembali saham: Dapat dilihat sebagai sinyal
negatif (perusahaan memiliki peluang investasi yang buruk). Dari
perspektif investor, dividen tunai yang diandalkan, biasanya tiga bulan.
Sebuah pembelian kembali saham, bagaimanapun, tidak. Untuk beberapa
investor, keandalan dividen mungkin lebih penting. Dengan demikian,
investor dapat berinvestasi lebih banyak dalam saham dengan dividen
diandalkan dibandingkan saham dengan pembelian kembali kurang bisa
diandalkan.

3.5 Keputusan dan Kebijakan The New Wave Corporation


Ada banyak argumen tentang kebijakan dividen di New Wave.
Joe Smolinski berpendapat bahwa lebih baik untuk melanjutkan semua
pendapatan dan menggunakan uang untuk investasi masa depan. Jim Baker
mengatakan bahwa mereka harus mempertimbangkan pada dividen karena
investor menunggu untuk waktu yang lama untuk dividen dan membuat keputusan
berdasarkan apa yang lebih suka mayoritas. Janet Long berpikir bahwa mereka
harus menggunakan pendekatan sisa dividen. Dan Edwin mengatakan bahwa
mereka harus mencari tahu berapa banyak mereka mampu membayar berdasarkan
KELOMPOK 2

12

Kebijakan Dividen The New Wave Corporation

kebutuhan investasi langsung dan menargetkan struktur modal dan pembelian


kembali saham dengan harga pasar yang berlaku. Kami berpikir bahwa itu adalah
bijaksana untuk kembali memikirkan kebijakan dividen. Karena perusahaan tidak
membayar dividen untuk waktu yang lama, dan itu akan membuat kepercayaan
dari penurunan investor. Kebijakan dividen harus fleksibel diikuti oleh situasi, dan
juga dianggap tentang kekayaan investor. Menurut pendapat kelompok kami,
perlu untuk memberikan dividen kepada pemegang saham. Karena mereka telah
menunggu untuk waktu yang lama, dan dengan memberi mereka dividen,
kepercayaan dari dividen tentang kinerja perusahaan akan meningkat. Dan itu
dapat mencegah saham menjual dari para pemegang saham. Kami mencoba untuk
menggunakan pendekatan sisa dividen (dividen residual pasif) karena kita
dianggap menyetujui proyek peluang investasi, tetapi juga kita masih berpikir
tentang kekayaan pemegang saham dengan memberikan dividen yaitu sebagai sisa
laba bersih dikurangi saldo laba yang diperlukan untuk membiayai baru investasi.

KELOMPOK 2

13

Kebijakan Dividen The New Wave Corporation

BAB IV
PENUTUP
4.1 Kesimpulan
Dari penjelasan dan analisis di atas, kita dapat menyimpulkan bahwa
dividen harus diberikan kepada investor. Dividen pembayaran mencerminkan
kinerja yang baik dari perusahaan. Dan jika kinerja yang baik menyebar ke publik,
itu akan membuat kenaikan harga saham. Keuntungan lain dari membayar dividen
kepada investor adalah untuk membuat kepercayaan investor semakin tinggi. Dan
menghindari penjualan saham dari investor. Kebijakan dividen harus disesuaikan
berdasarkan situasi, misalnya: peluang investasi. Kebijakan dividen yang terbaik
yang sesuai dengan New Wave Perusahaan adalah kebijakan dividen residual
(pasif).

Menurut Kami kebijakan ini adalah yang paling bijaksana, karena

perusahaan bisa menginvestasikan kembali pendapatan mereka dan juga bisa


membayar dividen kepada pemegang saham, jika New Wave masih memiliki sisa
pendapatannya.

4.2 Saran
Saran bagi investor
Bagi investor yang ingin melakukan investasi dalam bentuk saham
hendaknya melakukan penelitian lebih lanjut mengenai kinerja perusahaan yang
menyangkut Earning Per Share dan devidend per share. Investor juga perlu untuk
mengantisipasi faktor-faktor lain yang berpengaruh terhadap pertumbuhan
devidend per share perusahaan, seperti faktor-faktor eksternal perusahaan antara
lain krisis ekonomi yang terjadi di negara tersebut, perubahan peraturan atau
undang-undang yang ditetapkan di negara tersebut, maupun faktor-faktor
eksternal lain yang terjadi yang dapat mengantisipasi keadaan perusahaan di masa
yang akan datang.
Saran bagi Perusahaan

KELOMPOK 2

14

Kebijakan Dividen The New Wave Corporation

Bagi perusahaan disarankan untuk lebih meningkatkan kinerjanya secara


menyeluruh dalam segala aspek sehingga dapat mengantisipasi faktor-faktor yang
akan mempengaruhi pertumbuhan devidend per share di masa yang akan datang .

KELOMPOK 2

15