Anda di halaman 1dari 6

Menganalisa Peradaban Romawi Kuno dengan sistem ( 5W + 1H )

What ? Apa yang dianalisa dalam analisis ini?


Peradaban Bangsa Romawi Kuno dalam berbagai aspek.
When ? Kapan kebudayaan perdaban romawi kuno berkembang ?
Bangsa romawi kuno didrikan pada abad 8 SM. Namun, waktu berdirinya kota Roma
sebagai pusat peradabannya yang terletak dilembah sungai Tiber tidak diketahui secara
pasti menurut legenda bangsa romawi kuno didrikan pada 750 SM
Where ? Dimana Peradaban Romawi kuno berkembang ?
Peradaban Romawi kuno dikembangkan suku Latia yang menetap di lembah sungai
Tiber. Peradaban Romawi kuno terletak di semenanjung Apenina atau Italia.

Who ? Siapa yang mengembangkan peradaban romawi kuno ?


Bangsa romawi kuno adalah percampuran darah antara penduduk asli dengan suku
kelana.Peradaban Romawi kuno dikembangkan suku Latia yang pada awalnya suku latia
merupakan bagian dari kerajaan etruskia. Lalu, Pada tahun 500 SM, bangsa Latium
memberontak terhadap kerajaan Etruskia dan berhasil memerdekakan diri sehingga
hal tersebut menjadi cikal bakal muncul dan berkembangnya peradaban romawi kuno.

Namun, Legenda menyebut bahwa Bangsa Romawi kuno didirikan oleh dua bersaudara
keturunan Aenas dari Yunani, Remus dan Romulus.

Why ? Mengapa peradaban romawi kuno dapat memengaruhi peradaban peradaban di dunia ?
Karena bangsa romawi kuno menyumbangkan banyak pengaruh terhadap pengembangan
hukum, perang, seni, literatur, arsitektur, dan bahasa dalam dunia khususnya dalam dunia
Barat, dan sejarahnya terus memiliki pengaruh besar didunia hingga saat ini.
How ? Bagaimana tiga aspek budaya dalam Peradaban bangsa romawi kuno ?
Peradaban Romawi kuno merupakan salah satu dari peradaban yang ada di dunia
Romawi Kuno adalah sebuah peradaban yang tumbuh dari negara-kota Roma didirikan di
Semenanjung Italia di sekitar abad ke 8 SM. Selama keberadaanya selama 12 abad,
kebudayaan Romawi kuno berubah dari sebuah monarki ke sebuah republik oligarki
sampai ke kekaisaran yang luas. Bangsa romawi kuno datang untuk mendominasi Eropa
Barat dan wilayah sekitar di sekitar Laut Tengah melalui penaklukan dan asimilasi.
Romawi kuno merupakan salah satu bangsa yang ada di Eropa yang mampu memberikan
pengaruh terhadap dunia di saat masa kejayaannya. Hal tersebut di karenakan taraf
perekonomiannya yang mantap, letak geografis yang strategis, aksara angka romawi yang
di kenal hingga saat ini, sistem kepercayaan yang politheisme, sistem pemerintahannya
yang di takuti oleh bangsa-bangsa yang ada di sekeliling romawi dan peninggalan-

peninggalan budaya romawi kuno yang terkenal hingga saat ini. Aspek budaya bangsa
romawi kuno dikelompokkan menjasi 3 aspek yaitu :
a. Pemikiran
Ilmu pengetahuan dan teknologi bangsa Romawi kuno banyak diadaptasi dari kebudayaankebudayaan yang sudah berkembang sebelumnya, misalnya Yunani, Persia, Etrusci, dan
Hellenisme. Mereka tidak hanya mempelajari juga mengembangkannya menjadi beragam.
Dalam dunia teknik sipil, ditemukannya teknik membuat beton dan mendirikan bangunan
berbentuk kubah. Bangsa Romawi kuno mampu memanfaatkan berat beton pada kubah menjadi
kekuatannya sendiri dengan ditopang oleh tiang-tiang penyangga. Muncul pula pengetahuan
tentang pembuatan jalan, akuaduk (saluran air gantung), dan tata kota.

Dalam bidang militer, sistem organisasi diperkenalkan dengan garis komando yang teratur,
dikenal pula istilah-istilah yang masih dikenal hingga sekarang, seperti legiun, kavaleri, infrantri
divisi dan lain-lain. Bangsa Romawi mampu mengorganisir kekuatan militernya dengan rapi.

Semangat bela Negara yang disebut patria protesta di tanamkan sedini mungkin terhadap rakyat.

Dalam bidang seni pahat, bangsa Romawi kuno menyukai membuat pahatan objek benda
berdasarkan yang dilihat, tidak seperti bangsa Yunani yang menggunakan sebuah model, seperti
sosok manusia yang dijadikan model dewa. Dalam sistem pemerintahan, bangsa Romawi kuno
mengenal sistem kekuasaan mutlak yang dipimpin oleh satu orang dengan tidak melupakan
kewajiban tanggung jawab pemerintah untuk memberi kesejahteraan kepada rakyatnya.

Dalam bidang kesusilaan, sifat kesederhanaan bangsa Romawi kuno patut dijadikan sebagai
contoh dalam kehidupan sekarang. Perlakuan antar sesama manusia dianggap sama, bahkan
terhadap budak. Romawi kuno merupakan salah satu bangsa yang ada di Eropa yang mampu
memberikan pengaruh terhadap dunia di saat masa kejayaannya yang manfaatnya masih terasa
hingga saat ini.
b. Tindakan

Pada awalnya bangsa Romawi kuno mempercayai akan kekuatan roh atau dengan kata lain,
kepercayaan mereka adalah animisme. Kekuatan roh ini berkaitan dengan rumah tangga, sebagai
berikut: Leres, roh penjaga lading, Penates, penjaga gudang Janus, penjaga pintu rumah, Vesta,
penjaga api, Lares familiaris, penjaga rumah. Masuknya kebudayaan Yunani dan Etrusci berubah
menjadi polytheisme, dewa-dewa diwujudkan seperti halnya manusia, bahkan sejak kekuasaan
Yulius Caesar raja dianggap sebagai dewa. Dewa-dewa yang disembah oleh bangsa Romawi
kuno hampir sama dengan dewa-dewa bangsa Yunani.
Penyebaran agama Kristen oleh Santo Petrus dan Paulus ke Eropa turut mengubah kepercayaan
bangsa Romawi kuno menjadi monotheisme. Agama Kristen dijadikan sebagai agama negara
oleh Theodosius (378-395 M), bahkan Kota Roma menjadi pusat agama Katolik.
c. Benda / Peninggalan
Peninggalan bangsa Romawi kuno dalam seni bangun dengan gaya arsitektural yang indah dan
kekuatannya yang kokoh masih dapat ditemui di Italia, diantaranya adalah bangunan yang
terkenal amphiteather di Colloseum, bangunan ini digunakan untuk mempertontonkan adu
gladiator. Dalam dunia seni banyak ditemukan hasil seni yang mengagumkan seperti :
a)
b)
c)
d)

Pantheon yaitu rumah dewa bagi bangsa Romawi


Colleseum
Forum Romanum yaitu gedung pemerintahan.
Aquaduk yaitu banguna saluran air bersih.

Dalam dunia sastra banyak ditemukan hasil sastra yang dijadikan bahan literatur untuk belajar
bahasa latin. Hasil karya yang terkenal antara lain:

a)
b)
c)
d)

De Bello Civili oleh Lucan.


Livius, seorang sejarawan yang menulis buku yang berjudul Magnum Opus.
Ovidius menghasilkan karya sastra berjudul Metamorphoses.
Quintilianus, seorang orator terkenal dan guru retotika karya utamanya berjudul Instituo
Oratorio menjadi buku pelajaran baku pidato latin.

KESIMPULAN
Romawi kuno adalah peradaban yang tumbuh dari Negara-kota Roma yang didirikan
disemenanjung Italia disekitar abad ke 8 SM. Romawi kuno terletak disemenanjung Alpenina
sekarang Italia.Lembah pegunungan Alpenina merupakan lahan subur dan cocok dijadikan
sebagai lahan pertanian. Menurut kepercayaan, Bangsa Romawi kuno didirikan oleh Remus dan
Romulus yang merupakan anak dari Rhea Silva, salah satu keturunan Aeneas pahlawan peranag
Troya. Kepercayaan masyarakat masih bersifat animisime, kemudian berkembang menjadi
kepercayaan politheisme dan menjadi agama Kristen. Romawi kuno merupakan salah satu
bangsa yang ada di Eropa yang mampu memberikan pengaruh terhadap dunia di saat masa
kejayaannya. Hal tersebut di karenakan taraf perekonomiannya yang mantap, letak geografis
yang strategis, dan lain lain. Penyebab keruntuhan Bangsa Romawi Kuno sendiri masih
diperdebatkan oleh para ilmuwan. Saking kuatnya kekaisaran tersebut, timbul perdebatan tentang
bagaimana keruntuhannya bisa terjadi. Bahkan, para sejarawan sempat percaya bahwa
kekaisaran ini tak pernah benar-benar sirna.Beberapa dugaan penyebab keruntuhan Romawi
kuno sendiri seperti, bangkitnya romawi timur dan penyerangan oleh kaum barbar.