Anda di halaman 1dari 25

BAHAN AJAR KELAS XII TGB

SMK NEGERI 1 PALANGKA RAYA

Mata Pelajaran

: Kompetensi Kejuruan

Standar Kompetensi

: Merancang Partisi Ruang

Kompetensi Dasar

: 1. Mendeskripsikan macam-macam partisi ruang


2. Mendeskripsikan bentuk atau model partisi ruang
3. Menentukan penggunaan bahan dan bentuk/model partisi ruang
4. Menggambar konstruksi partisi ruang

Disusun Oleh

: Kholik Faizal

NIM

: ACF 112 030

Prodi

: Pend. Teknik Bangunan

BAB I
PARTISI RUANG
A. Pengertian Partisi Ruang
Arti dari partisi atau sekat adalah pembatas ruangan yang flexible. Penyekat
yang dapat dipasang dan dipindah sesuai keinginan. Penggunaan partisi sebagai
pembatas ruangan dimana ruangan satu dengan yang lainnya mempunyai fungsi yang
berbeda. Selain fungsi pembatas ruangan, partisi juga dapat difungsikan sebagai aksen
dekoratif untuk mengkonsep interior seperti Backdrop sehingga keberadaannya dapat
membuat kesan lebih hidup suatu ruangan, kesan kosong dapat dihindari berkat
hadirnya backdrop.
Sebagai tempat penyimpanan, adalah fungsi lain dari partisi, dengan ketebalan
tertentu partisi dapat diberikan cerukan terbuka ataupun cerukan berpintu sehingga
menyerupai bufet atau almari yang mempunyai desain dua muka sehingga ruangan
yang berada didepan dan dibelakangnya menjadi terlihat lebih menarik. Berbeda
dengan dinding, kalau dinding juga merupakan partisi, tetapi mempunyai fungsi lebih,
yaitu sebagai pondasi dan penguat bangunan dan kekurangannya adalah sifatnya yang
permanen.Dengan desain yang variatif, partisi hadir dengan berbagai material seperti
kayu, rotan, kaca, bambu, kain panel, aluminium dan lain-lain.Penggabungan material
tersebut diharapkan menghasilkan tampilan partisi yang cantik, sehingga menjadi
elemen penunjang interior.
B. Fungsi Partisi
Dalam penataan interior rumah tinggal, partisi memiliki fungsi antara lain sebagai
berikut:
1. Partisi Sebagai Batas Area
Meletakkan perabot rumah seperti meja, lemari atau peti diantara dua ruang
yang menyatu bisa menjadi tanda adanya dua ruang yang di fungsikan secara
berbeda misalkan ruang tamu dan ruang keluarga.
2. Partisi Sebagai Batas Pandang
Fungsi partisi ini cocok digunakan untuk rumah - rumah mungil yang ingin
terkesan lega, misalkan untuk ruang tamu dan ruang makan yang menyatu dalam
suatu ruangan. Sekat yang terbuat dari kain tipis, manik - manik terurai dan partisi
lipat dari rotan atau anyaman bambu bisa dipilih karena selain mudah dalam
perawatan juga mudah dipindahkan bila diperlukan. Alternatif lainnya dengan
memanfaatkan piringan cakram bekas seperti CD, VCD, Mp3 dan DVD yang
dibentuk dan disusun sedemikian rupa dengan menambahkan pernak - pernik
sehingga bisa sekaligus mempercantik interior ruangan rumah.
C. Macam-Macam Model Partisi

Partisi hadir dalam berbagai macam model/bentuk, seiring perkembangan


desain interior, partisi juga berkembang menjadi lebih banyak bentuk dan ragam. Jika
anda pergi ke toko furniture, anda akan melihat bentuk/model dari partisi tersebut.
Tapi, ada berapa jenis dari partisi itu sendiri.Untuk jenis partisi, ada beberapa
Model, antara lain:
1. Permanen, maksud dari kata permanen disini adalah partisi yang dibuat khusus
yang tidak dapat dipindahkan kecuali dengan dibongkar. Biasanya partisi jenis ini
dibuat menyatu dengan struktur bangunan, seperti bisa menyatu dengan rangka
plafon, dengan struktur dinding, dan lainnya. Begitupun dengan rancangannya,
biasanya mengikuti rencana desain bangunannya.
2. Non permanen, artinya adalah partisi yang ukurannya, bentuknya, dan modelnya
fleksibel dan mudah untuk dipindah-pindahkan. Biasanya, partisi jenis ini
kerapkali berubah fungsi. Sekali Waktu bisa menjadi backdrop ataupun hanya
sebagai penutup ruang.
3. Masif, jenis partisi yang seperti ini berfungsi meminimalisasi kemungkinan
bocornya tampilan, baik secara visual maupun audio. Selain itu, berfungsi juga
sebagai pembatas ruang yang menampung kegiatan yang berprivasi tinggi.
4. Transparan, batas ruang yang dari kaca memungkinkan ruang dibuat dengan alur
sirkulasi yang menerus dan menyatu. Pemakaian kaca sebagai penanda batas
ruang juga memudahkan anda mengetahui apa yang terjadi dalam ruang yang lain.
Partisi ini cocok untuk anda yang mempunyai anak kecil, anda bisa memantau
mereka dengan baik.
5. Semi Transparan, Dengan mengkombinasikan material yang punya karakter
transparan dengan material yang dikenal bersifat tertutup sering menjadi solusi
untuk sekat dan partisi semi transparan, kenapa sekat ini dibutuhkan?? ada
kalanya kita membutuhkan penutup, namun, tetap bisa ditembus sinar matahari,
atau hanya ingin sekedar bisa melihat kondisi di sekitarnya.
D. Tipe-Tipe Partisi
Di pasaran, tentunya kita menjumpai beragam varian partisi. Namun
setidaknya partisi partisi tersebut dapat digolongkan ke dalam 3 tipe. Beberapa
contoh tipe partisi yang paling banyak digunakan adalah akordion, folding panel dan
juga portabel ( mobile/ dapat dipindah pindah). Tipe akordion biasanya terpasang di
langit langit dan menjuntai ke bawah, misalnya seperti gorden atau tirai. Tipe partisi
folding panel biasanya terdiri dari 2 atau 3 panel yang berdiri dan dapat dilipat.
Sedangkan tipe partisi yang portable/mobile, biasanya di bawah partisi terdapat roda
sehingga memudahkannya untuk dipindah atau digeser dari tempatnya semula.
E. Jenis-Jenis Bahan Partisi

Pada umumnya partisi bisa terbuat dari bermacam - macam bahan seperti :
1. Kertas
Biasanya penggunaan partisi berbahan kertas ini banyak digunakan di Jepang.
Partisi ini juga digunakan untuk mengisi bingkai pada rumah yang memiliki pintu
geser. Hal ini bisa juga digunakan sebagai solusi untuk anda yang memiliki
anggaran kecil.
2. Kayu
Dengan menggunakan kayu sebagai bahan dasar partisi akan memberikan
kesan alami dan biasanya yang digunakan adalah kayu olahan. Selain terkesan
natural, dengan menggunakan kayu ruangan akan terasa lebih hangat.
3. Kaca
Bahan yang satu ini banyak dimanfaatkan untuk menerapkan suatu ruang yang
lebih menyatu dan memberikan kesan ruangan lebih luas.
4. Bambu
Sama dengan halnya kayu, bahan ini banyak digemari masyarakat karena
banyak memberikan kesan alamiah pada ruangan. Untuk meletakkannya biasanya
orang mengolahnya berbentuk lembaran yang kemudian ditempelkan.
5. Kain
Bahan kain ini juga bisa digunakan sebagai partisi, sebaiknya kain yang
digunakan adalah kain yang transparan atau tembus pandang. Kemudian anda bisa
memilih kain yang bercorak khas agar memiliki keistimewaan yang lebih.
6. Fiber
Memang jika dilihat sekilas fiber mirip sekali dengan kaca, karena dapat
membuat tampilan yang lebih halus dan warnanya agak buram. Dengan
menggunakan bahan fiber maka anda akan bisa membersihkannya sendiri tanpa
susah payah. Di sekolah misalnya, partisi ini kerap digunakan untuk menciptakan
kelas kelas yang berukuran lebih kecil. Setelah itu, bila sekolah tersebut
mengadakan acara yang melibatkan banyak orang, misalnya acara lulusan siswa,
maka pihak sekolah bisa langsung memindahkan partisi partisi tersebut untuk
mendapatkan sebuah ruangan yang luas menyerupai aula, sehingga mampu
menampung orang dalam jumlah banyak. Sedangkan di kantor, kita sering
menemui partisi ini dalam bentuk kubus kubus yang membagi ruang kerja antara
satu pegawai dengan pegawai lainnya. Sehingga, boleh dibilang partisi ini sangat
fleksibel dan mampu mengatasi masalah ketersediaan ruangan.
F. Tips Serta Pertimbangan Dalam Menentukan Partisi.
Dalam menentukan partisi yang akan digunakan, beberapa hal yang perlu
dipertimbangkan antara lain:
1. Dengan memilih partisi berjenis temporer maka akan ada banyak fungsi yang bisa
dihasilkan, salah satunya sebagai unsur dekorasi yang dapat memberikan

keindahan pada ruangan anda dan berikutnya bisa menambah nilai estetis yang
tinggi jika dibandingkan dengan penggunaan dinding tembok yang biasa.
2. Jika anda ingin membuat pembatas ruangan yang bersifat sementara sebaiknya
anda memilih partisi yang mudah untuk dipindah - pindah dan digerakkan karena
dengan memasang partisi seperti itu sirkulasi udara tidak akan terganggu dan
sangat mudah dibongkar - pasang.
3. Untuk rumah anda yang mempunyai ruangan tinggi anda bisa memakai folding
door yang berbahan alumunium dengan lapisan kain / busa . Dengan adanya
folding door yang tinggi maka ruangan sebelah tidak akan terganggu dengan
adanya suara yang kencang. Kemudian bisa anda tambahkan roda pada setiap
penyangganya agar mudah dipindahkan
G. Karakteristik Bahan-Bahan Partisi Ruang
Saat ini dinding partisi semakin digemari untuk diaplikasikan pada berbagai
bangunan. Selain ringan penggunaan dinding partisi juga praktis, karena selain bisa di
pasang dan dibongkar dengan cepat, dinding partisi juga tidak membebani struktur,
sehingga tidak diperlukan perhitungan beban tambahan. Dipasaran semakin banyak
pilihan bahan untuk diterapkan menjadi dinding partisi, namun ada 3 bahan yang
seringkali saya gunakan dalam perencanaan, antara lain : Gypsum,Papan Kalsium/
Fibercement, dan Triplek/Multiplek
Dibawah ini adalah beberapa karakteristik yang dimiliki dari ketiga bahan
partisi yang umum digunakan
1. Papan Gypsum
Papan gypsum terdiri dari inti dari bahan gypsum yang dibungkus dengan
kertas penguat di sekelilingnya. Pada umumnya yang tersedia dipasaran pada bagian
ujung papan sisi panjang berbentuk miring (recessed edge) namun ada juga beberapa
produk yang menyediakan tepian yang kotak untuk aplikasi khusus. Kekuatan utama
gypsum terletak pada kertas pembungkusnya. Untuk papan gypsum standar kertas
pembungkus biasanya berwarna gading cenderung kecoklatan, dengan bahan sepintas
mirip dengan kertas zak pembungkus semen. Saat ini produsen gypsum memproduksi
beberapa jenis gypsum untuk beberapa aplikasi. Ketebalan gypsum bervariasi, ratarata di pasaran adalah 9mm, 12mm dan 15 mm untuk type gypsum standar
(plasterboard). Karakteristik dari papan gypsum antaralain:
a. Ketahanan Terhadap Air
Karena kekuatan papan gypsum yang terletak pada kertas pembungkusnya,
maka untuk gypsum standar (plasterboard) yang ada dipasaran rata-rata tidak tahan
terhadap basah dan lembab, kertas akan mengelupas dan inti gypsum akan terurai.
Bila memang memerlukan gypsum sebagai partisi maka beberapa merk terkenal

mengeluarkan type papan gypsum dengan pelapis yang lebih tahan terhadap
lembab (terhadap lembab bukan basah, karena bahan gypsum memang tidak akan
bertahan terhadap basah) tentu dengan harga yang lebih mahal untuk ketebalan
yang sama.
b. Akustik
Bahan papan gypsum standar (plasterboard) relatif lunak sehingga bahan
gypsum relatif bisa menyerap suara dengan baik daripada dinding bata. Papan
gypsum cocok digunakan untuk ruang-ruang yang memerlukan peredaman suara.
Pemakaian papan gypsum sebagai pelapis dinding dapat membantu meredam gema
yang ditimbulkan akibat pantulan balik suara, karena sifat peredaman gypsum yang
baik inilah maka beberapa produsen mengeluarkan panel peredam suara yang lebih
baik dengan berbahan dasar gypsum.
c. Harga
Harga gypsum dipasaran relatif bervariasi.Saat ini banyak produsen gypsum
yang menawarkan produknya mulai dari yang berkualitas dengan harga yang
tinggi, hingga gypsum kelas low-end yang ditawarkan dengan harga murah tentu
dengan kualitas seadanya. Harga gypsum ditentukan oleh ketebalan dan jenis
pelapis untuk aplikasi khusus. Sebagai gambaran harga gypsum standar
(plasterboard) saat ini berkisar antara 35 ribu 65 ribu perlembar
(1200x2400x9mm).
d. Ketahanan Terhadap Api
Papan gypsum standar (plasterboard) mempuyai lapisan kertas sebagai
penguat, dan seperti kita ketahui bahwa kertas adalah penghantar api. Namun
beberapa produsen menciptakan gypsum yang lebih tahan terhadap api dengan
lapisan kertas khusus (tentu dengan harga yang lebih mahal).
e. Ketahanan Terhadap Benturan dan Goresan
Aplikasi gypsum sebagai dinding partisi saat ini sudah menjadi suatu hal yang
umum, namun dari berbagai kasus yang terjadi, pemasangan papan gypsum di ruang
yang biasa dilalui banyak orang cenderung mudah rusak dan gupil terutama di bagian
sudut dinding (misal sebagai pelapis kolom). Selain itu bila dinding tergores dengan
sesuatu yang tajam maka dipastikan kertas akan mudah terkelupas oleh tangan usil,
namun perbaikan untuk hal ini cukup mudah.
Ada banyak keuntungan dari penggunaan gypsum board dibandingkan dengan
dinding plester tradisional. Gypsum board atau papan gypsum biasa di gunakan untuk
dinding ruangan dan partisi ruangan/(partisi gypsum), memiliki bentuk yang padat
dan kering sehingga sangat memudahkan proses pemasangan atau konstruksinya.

Tidak perlu membutuhkan waktu lama untuk menunggu plester untuk kering. Dan
konstruksi atau pengerjaan tidak tergantung cuaca.
Partisi gipsum adalah partisi yang terbuat dari bahan gipsum yang digunakan
di kantor-kantor untuk memisahkan berbagai area. Partisi ini sangat efisien karena
selain materialnya yang lebih ringan dari kayu dan lebih tidak berbahaya daripada
kaca, gipsum juga mempunyai harga yang lebih murah. Dengan partisi gipsum, anda
dapat mengurangi berbagai kerugian yang mungkin Anda dapatkan jika Anda
membeli partsi ruangan dari bahan lain.
Partisi gipsum mempunyai berbagai macam desain sehingga partisi ini sangat
fleksibel dalam memenuhi keinginan Anda. Jika anda sudah menetapkan gaya interior
kantor Anda, Anda tetap tidak akan kesulitan untuk mendapatkan partisi gipsum yang
akan sesuai dengan suasana kantor yang sudah ada tersebut. Dengan begini, Anda
dapat mempunyai lebih banyak pilihan dalam memasang partisi untuk kantor Anda.
Partisi gipsum sama sekali tidak kalah saing dengan beberapa temannya dalam
memberikan Anda fungsi partisi di dalam kantor. Mereka sama-sama dapat membagi
ruangan menjadi beberapa bagian dan membuat karyawan di dalamnya menjadi lebih
nyaman sekaligus membuat Anda memiliki partisi yang lebih ringan serta aman
karena Anda tidak perlu takut partisi ini akan pecah.
Pemasangan papan gypsum sebagai partisi dapat menggunakan rangka kayu
ataupun rangka metal yang banyak tersedia di pasaran. Rangka biasanya disusun
secara vertikal dengan jarak menyesuaikan dengan persyaratan tinggi maksimum
yang dibutuhkan.
Bila Rangka telah terpasang, maka gypsum board dapat dipasang. Pemasangan
gypsum direkomendasikan dipasang tegak, dengan sisi pendek pada bagian bawah
dan atas. Jarak antar panel gypsum menurut rekomndasi rata-rata dari pabrikan
sebesar 2.5-5mm. Pemasangan panel pada rangka menggunakan sekrup gypsum, jarak
yang direkomendasikan antar sekrup sebesar 200 500 mm tergantung ketebalan
gypsum. Nat yang terjadi antar panel gypsum ditutup dengan joint compound gypsum
dan kain kassa. Setelah sambungan tertutup, maka tinggal menghaluskan dan
meratakan sambungan dengan ampelas, dan iap diberikan cat dasar. Bila
menggunakan aplikasi rangka kayu, maka sebaiknya kayu yang dipakai sebagai
rangka adalah kayu yang cukup kering, banyak kejadian sambungan antar gypsum
terjadi keretakan dikarenakan muai susut kayu rangka.
2. Papan Kalsium
Papan Kalsium terbuat dari panel kalsium-silikat dan menggunakan serat
selulosa sebagai penguat. Secara tampilan kasat mata papan kalsium menyerupai

bahan plafon fibercement, namun lebih tebal dan kuat. Papan kalsium dalam proses
produksinya telah mengalami pengeringan secara autoclaving, sehingga tidak
mengalami muai susut. Berat jenis papan lebih berat daripada papan gypsum, namun
dari sisi kekuatan dan kepadatan papan kalsium lebih padat dan kuat. Dipasaran
ketebalan papan kalsium terdiri dari 6mm,9mm dan 12 mm. Karakteristik papan
kalsium antaralain:
a. Ketahanan terhadap air
Papan Kalsium lebih tahan terhadap air dan lembab. Bila terkena air, papan
kalsium tidak akan terurai seperti halnya papan gypsum, ataupun terkelupas
seperti triplek atau multiplek, namun dari beberapa pengalaman yang saya temui,
papan kalsium bila terkena air dan lembab akan mudah sekali terdapat bercakbercak hitam (jamur), namun hal ini dapat dengan mudah diatasi dengan
pengamplasan dan pengecatan kembali.
b. Akustik
Papan kalsium memiliki material yang cukup padat, bahkan lebih padat dari
plesteran dinding bata pada umumnya, oleh karena itu dari segi akustik papan
kalsium cenderung tidak dapat menyerap suara dengan baik dan tidak cocok untuk
ruang yang membutuhkan peredaman suara (misal ruang pertunjukan atau studio)
c. Harga
Harga papan kalsium rata-rata dipasaran relatif lebih mahal daripada papan
gypsum standart dengan ketebalan yang sama, namun dalam aplikasi partisi yang
sama papan kalsium bisa menggunakan ketebalan yang lebih tipis daripada papan
gypsum. Namun bila dibandingkan dengan papan gypsum untuk aplikasi khusus
( papan gypsum tahan api, papan gypsum tahan kelembaban, maupun papan
gypsum tahan benturan) maka harga papan kalsium relatif lebih murah.
d. Ketahanan Terhadap Api
Bahan papan kalsium rata-rata tidak mudah terbakar dan tidak juga
menyebarkan nyala api, sehingga bahan ini sangat cocok untuk ruang-ruang yang
membutukkan perlindungan terhadap api, dan yang rentan pada kebakaran (mis:
dapur, laboratorium, dll)
e. Ketahanan Terhadap Benturan dan Goresan
Bahan dengan kerapatan yang padat, menjadikan papan kalsium cocok
diaplikasikan di ruang dimana banyak orang dan barang berlalu lalang. Papan
Kalsium tidak mudah gupil dan gores, namun perlu dicatat bahwa papan
kalsium mempuyai sifat yang lebih getas, sehingga bila mengalami benturan yang
cukup keras pada bagian yang tidak terdapat rangka bisa mengalami keretakan,
dan keretakan pada papan kalsium memang bisa diatasi dengan pemberiana

plaster & compount seperti halnya pada gypsum, namun hasilnya tidak bisa serapi
papan gypsum.
Dalam hal pemasangan tidak jauh beda dengan pemasangan papan gypsum,
namun perlu dicatat, bahwa papan kalsium dengan sifat bahan yang lebih keras dan
kaku maka biasanya bila rangka kurang rapi sambungan antar panel juga terlihat
begelombang, dan hal ini lebih sulit diatasi dengan dempul daripada papan gypsum.
3. Papan Triplek/ Multiplek
Papan Multiplek dibuat dari serutan kayu yang dilapiskan secara vertical dan
horizontal secara berselangseling antar lapisan, dan antar lapisan tersebut di press
dengan tekanan tertentu dan di lem. Dalam proses pembuatannya masing-masing
lapisan pada triplek maupun multiplek telah mengalami pengeringan yang sempurna
dan telah difumigasi, sehingga menjadikan papan triplek/multiplek tahan terhadap
rayap dan hewan pemakan kayu lainnya dan tidak mudah mengalami pelapukan.
Karakteristik papan triplek anataralain:
a. Ketahanan terhadap air
Papan Triplek/Multiplek bila dibiarkan tanpa pelapis tidak akan tahan terlalu
lama di tempat yang berair, namun bila hanya tersiram untuk jangka waktu yang
tidak terlalu lama, triplek /multiplek lebih bertahan daripada papan gypsum
standar. Bila direndam dalam air dalam waktu yang cukup lama maka papan akan
mengelupas tiap lapisannya, dan melapuk. Namun dengan pelapisan yang baik
partisi triplek/multiplek dapat digunakan untuk ruang yang lembab (misal: sebagai
partisi toilet)
b. Akustik
Papan Multiplek memiliki tingkat reduksi yang cukup bagus (tergantung juga
ketebalannya) dan mudah dibentuk, sehingga papan multiplek cocok ruang yang
memerlukan pengaturan tata suara (misal gedung konser)
c. Harga
Dari soal harga saat ini harga bahan bangunan berbahan dasar bahan kayu
relatif lebih mahal saat ini. Harga tiap lembar multiplek dipengaruhi oleh tebal dan
tekstur kayu yang dipakai. Bahan triplek/ multiplek sangat fleksibel karena bisa
dibongkar pasang tanpa banyak merusak bahan, dan bahan masih bisa digunakan
lagi, hal ini menjadikan bahan ini lebih ekonomis untuk jangka panjang (bila
memang partisi sering di bongkar pasang)
d. Ketahanan Terhadap Api
Sifat bahan dasar kayu sebagai penghantar api, Bahan multiplek sebaiknya
dihindarkan untuk partisi ruang- ruang yang kontak langsung dengan api (misal dapur,

laboratorium dll) penggunaan multiplek untuk partisi ruang yang retan terhadap api
dapat diatasi dengan penggunaan bahan pelapis yang tahan api.
Dari segi pemasangan papan multiplek lebih fleksibel dan mudah dibentuk
manjadi model apapun, pemasangan tidak memerlukan tenaga ahli khusus. Rangka
untuk menyokong papan multiplek juga bisa terbuat dari kayu maupun rangka metal.
Kelebihan dari pemasangan multiplek adalah bahan yang mudah dibentuk menjadi
bentuk apapun, dan sisa maupun bongkaran bisa dimanfaatkan lagi tanpa terlalu
banyak kerusakan.

BAB II
BENTUK/MODEL PARTISI RUANG
A. Menentukan Model Partisi Ruang
Partisi Ruang adalah bidang vertikal yang membatasi dua ruang. Biasanya
berfungsi sebagai pembatas antara ruang satu dengan yang lain. Menurut desainer
interior, pembatas ruang dapat berfungsi sebagai pembeda ruang berdasarkan
kegiatan, misalnya ruang makan dan ruang tamu. Tak hanya itu, partisi juga bisa
membuat ruang menjadi lebih privasi, dalam arti partisi mampu membatasi aktivitas
tertentu agar tidak terganggu oleh hal lain. Salah satu contoh, yakni kamar tidur yang
memiliki ruang ganti.
Pembatas ruangan tidak selalu harus tembok yang permanen. Yang sifatnya
temporer justru bisa membuat ruangan multifungsi dan juga bisa sebagai unsur
dekorasi yang menambah keindahan sebuah ruangan dan memiliki nilai estetis lebih
tinggi dibandingkan menggunakan dinding tembok biasa.
Selama ini kita telah sering menggunakan pembatas ruangan. Namun, yang
lebih sering digunakan adalah pembatas ruangan yang lebih bersifat permanen, seperti
dinding batako maupun batu bata. Tetapi tahukah Anda bahwa ada berbagai macam
pembatas ruang yang terbuat dari beragam material pula? Beragam pembatas ruang
ini juga dapat digunakan sesuai kebutuhan. Karena itulah bahan yang dipilih ini bukan
sekadar membatasi atau menyekat ruangan tetapi juga sebagai unsur dekorasi pada
ruang.
Menurut Early Andhika Ratu Desainer Interior, fungsi yang paling utama
suatu pembatas ruangan adalah untuk mendefinisikan sebuah ruang sehingga jelas
fungsi dan kegunaannya. Demikian pula aktivitas yang biasa dilakukan di ruangan
tersebut agar dapat berlangsung secara baik. Jadi sebelum menentukan jenis
pembatas ruangan yang ingin kita buat, maka kita perlu terlebih dahulu melihat dan
menentukan fungsi atau kebutuhan utama dari ruangan yang akan diberi pembatas,.
Bila ingin membuat pembatas ruangan yang sementara, gunakanlah pembatas
yang mudah digerakkan atau dipindah-pindahkan(moveable), atau bisa juga
menggunakan partisi yang semipermanen. Karena pembatas tersebut mudah
dibongkar-pasang dan cahaya dan sirkulasi udara tidak dikorbankan.
B. Menentukan Model Partisi Ruang Berdasarkan Fungsi Ruang.
Pembatas ruangan temporer/partisi atau bukan, bisa dibedakan dari bentuknya.
Begitu pula material yang dipakai, beda materialnya beda juga fungsinya. Contohnya,
material yang digunakan untuk pembatas ruangan permanen tidak sama dengan

material yang dipakai pada jenis temporer atau sementara. Itu sebabnya, pembatas
ruangan bisa dikategorikan jadi dua tipe, yaitu :
1. Pertama adalah pembatas ruangan privasi tinggi dan menengah untuk membatasi
ruangan yang mengutamakan privasi yang tinggi, seperti ruang tidur dan ruang
kerja, maka kita dapat menggunakan material pembatas yang sifatnya solid atau
padat dan tidak transparan.
Contoh pembatas ruangan privasi tinggi dan menengah untuk membatasi
ruangan yang mengutamakan privasi yang tinggi adalah sebagai berikut :
a. Tembok dinding bata maupun batako yang diplester.

Gambar 2.1 Partisi Tembok/dinding bata

Gambar 2.2 Partisi tembok bata

b. Partisi dari gypsum yang dapat pula ditambahkan glasswool jika kita juga pakai
untuk meredam suara untuk memberikan privasi bagi si empunya rumah.
Peredam suara juga bisa diletakkan di pantry untuk membantu meredam
kebisingan yang berasal dari kegiatan di dapur, hawa panas, asap, ataupun bau
kurang sedap dari arah dapur ke ruang makan. Dan pada ruang wastafel atau
ruang rias, pembatas dapat difungsikan sebagai peredam kelembapan ataupun
suara yang tidak nyaman dari kamar mandi ke kamar tidur.

Gambar 2.3 Partisi Gypsum


c. Panel dari alumunium, kayu solid dan rangka kaso yang dilapisi dengan
teakwood, jika kita hanya ingin membatasi ruangan secara visual.

Gambar 2.4 Partisi Panel Alumunium

Untuk hunian yang memiliki ruangan tinggi, dibutuhkan folding door yang
terbuat dari aluminium yang dilapisi busa dan kain. Hal tersebut bertujuan agar
tiap ruangan menjadi kedap suara dan tidak mengganggu ruangan
lain. Biasanya folding door di ruangan yang memiliki atap cukup tinggi
memiliki lebar 1,5 meter dan tinggi 3,5 meter. Ini untuk mempermudah
gerakannya. Setiap dudukan bawah dan atas sebaiknya diberi roda sehingga
mudah untuk digeser.
Sementara, untuk rumah bergaya minimalis, lebih baik menggunakan folding
door berbahan dasar kayu solid dengan lebar sekitar 50 sentimeter dan tinggi 1,75
meter. Folding door untuk di rumah bisa digunakan sebagai pembatas antara
ruang tamu dan ruang tengah atau meja makan dan bisa disesuaikan dengan
keinginan si empunya rumah.
Untuk pembatas rumah, Anda bisa menggunakan folding door berbahan dasar
kayu solid. Biasanya digunakan untuk membatasi ruang makan agar dapat
difungsikan sebagai ruang makan yang lebar dan sesuai dengan kebutuhan jika
ingin mengadakan acara makan bersama keluarga. Sementara untuk folding
door yang lurus dan permanen, biasanya juga terbuat dari kayu. Hanya, folding
door jenis ini mempunyai tekstur yang transparan karena umumnya terdapat celah
kecil atau menggunakan bahan kaca yang dapat diberi aksen berupa gambar.
d. Partisi Kombinasi adalah kombinasi dari ketiga material tersebut di atas.

Gambar 2.5 Partisi Kombinasi

2. Pembatasi ruangan yang bersifat semiprivat atau privasi tingkat menengah, seperti
ruang tamu dan ruang keluarga. Maka Anda dapat menggunakan material
pembatas temporer atau partisi yang dapat dipindahkan (movable partition),
digeser (sliding partition) atau dilipat (folding partition). Berikut adalah tipe
material yang biasa digunakan untuk pembatas ruang semi private (partisi) :
a. Material kaca. Jenis material kaca ini terdapat tipe yang tempered atau
laminated yang dapat diberi stiker sandblast, rayband maupun kaca frosted ice.
Material ini bisa menggunakan frame maupun berdiri sendiri (frameless),
asalkan menggunakan kaca dengan ketebalan minimum 10 mm untuk yang
frameless.

Gambar 2.6 Partisi Ruang Berbahan Kaca

Gambar 2.7 Partisi Ruang Berbahan Kaca

b. Material kayu
Menggunakan rangkaian kayu ukuran balok, kaso, atau reng yang
disusun secara vertikal. Ini biasanya menggunakan finishing melamik atau
pelitur dengan menonjolkan serat-serat kayunya. Susunannya juga bisa secara
vertikal atau horizontal, yang penting dengan kerapatan dipasang sesuai
kebutuhan. Adapun material lainnya adalah metal frame atau rangka logam,
baik stainles steel maupun alumunium. Akan tetapi, sebagai bahan pengisi
tengahnya bisa menggunakan kayu, fabrik lapis busa, kain atau kaca.

Gambar 2.8 Partisi Ruang Berbahan Kayu

Gambar 2.9 Partisi Ruang Berbahan Kayu


c. Material kain, semacam screen atau tirai dari bahan keluaran pabrik yang
relatif ringan dan memiliki beragam corak, warna, dan tekstur yang dapat

dipilih dan disesuaikan dengan gaya ruangan. Biasanya untuk kaca lebih
banyak dikombinasikan dengan rangka alumunium dan cocok untuk rumah
bertipe modern minimalis atau futuristik.

Gambar 2.10 Partisi Ruang Berbahan Kain

Gambar 2.11 Partisi Ruang Berbahan Kain


d. Material campuran kayu maupun kaca dengan rangka kayu digunakan untuk
gaya tropis modern. Untuk klasik dan etnik, biasanya menggunakan kayu atau
multipleks lapis teakwood yang dipadu dengan rangka besi yang diukir atau
dibentuk melengkung dan menggunakan kaca dengan motif sandblast maupun
kaca patri.

Gambar 2.12 Partisi Berbahan Campuran


Selain menggunakan material-material tersebut sebagai pemisah, bisa juga
memakai perabotan yang ada. Misalnya, furnitur atau perabot yang memiliki atau dua
arah hadap (two face/two sided). Biasanya, perabotan seperti ini dipakai untuk
memisahkan antara ruang tamu dan ruang keluarga.
Selain menggunakan sekat yang tidak permanen, anda juga bisa menggunaka
lemari yang berukuran tidak terlalu besar untuk menutupi sebuah ruangan dari
ruangan lainnya. Bagi anda yang tertarik menggunakan sekat rumah, anda juga tidak
perlu khawatir interior rumah anda akan terlihat aneh dan jadi jelek karena
penggunaan sekat. Mungkin beberapa tahun lalu, sekat rumah memiliki desain standar
yang hanya bertujuan untuk membatasi rumah, tanpa memperdulikan desainnya tapi
sekarang, sekat rumah memiliki banyak desain yang beragam dengan berbagai
material pembuatannya.
Bahkan saat ini banyak sekat kayu yang memiliki beragam jenis ukiran cantik
yang mampu membuat interior rumah anda semakin terlihat cantik dan menarik. Tapi
sebelum anda memilih sekat rumah, sebaiknya anda membaca beberapa tips singkat
dibawah ini agar anda dapat memilih sekat yang benar dan sesuai dengan yang
dibutuhkan oleh rumah anda.

C. Menentukan Partisi Ruang


Dalam menentukan partisi ruang, tedapat banyak hal yang harus diperhatikan.
Berikut ini adalah hal-hal yang harus diperhatikan dalam menentukan partisi ruang,
antara lain:
1. Anggaran
Sebelum memutuskan untuk membeli sebuah partisi, ingatlah tentang
anggarannya. Anggaran bukan hanya terkait pada pembelian partisi yang sudah
jadi. Tetapi pemasangan partisinya pun harus diperhatikan. Setelah itu anda bisa
mengukur ruangan yang hendak diberi partisi. Pengukuran ruangan perlu
dilakukan untuk mengurangi kesalahan dalam memasang sebuah partisi.
2. Sesuaikan Dengan Desain Ruangan
Pilihlah desain yang sesuai dengan tema yang anda ingin tampilkan. Karena
saat ini banyak terdapat pembatas dengan jenis yang berbeda-beda, anda harus
memutuskan ingin pembatas yang tertutup total atau pembatas semu yang bisa
dilihat dari ruangan lain.
3. Jenis Material
Selain itu hal yang perlu diperhatikan selain desain, adalah pemilihan jenis
material partisi. Kita semua tahu, partisi dibedakan menjadi dua yaitu, partisi
permanen dan tidak permanen. Apabila partisi tidak permanen, usahakan
keberadaanya tidak merusak elemen ruangan yang lain seperti dinding dan lantai.
Dan jika anda ingin memasang partisi yang bersifat permanen, pastikan dulu anda
membuat sebuah perencanaan sebelum memutuskan untuk membuat sebuah
partisi.
4. Material Fishing Yang Sesuai
Perhatikan material fishingnya apakah sudah sesuai dengan konsep desain.
Setelah semua jadi, anda boleh beralih ke urusan lain. Yakni mengharmonisasikan

partisi dengan furniture yang lain. Dalam hal ini sebaiknya anda menyamakan
jenis material partisi dengan furniture yang lain.
D. Model-Model Partisi Ruang
Dibawah ini adalah beberapa model partisi ruang yang dapat dijadikan acuan
dalam menggambar perencanaan partisi ruang.

Sumber: spacehistories.com

Sumber: rumahmin.com

Sumber: rumahbagus.info

Sumber: desain-minimalis.com

Sumber: desain-minimalis.com

Sumber: desain-minimalis.com

Sumber: desain-minimalis.com

Sumber: desain-minimalis.com

Sumber: desain-minimalis.com

Sumber: rumahbagus.info

Sumber: houseklik.com

Sumber: furnituremalang.com

Sumber: desainic.com

Sumber: hunianqu.com

Sumber: houzz.com