Anda di halaman 1dari 4

KAMIS, 23 MEI 2013

Derajat Ionisasi
Kata Kunci: arus listrik, derajat ionisasi, kekuatan ionisasi
Ditulis oleh Zulfikar pada 06-06-2010
Persiapkan juga peralatannya yaitu bola lampu kecil, kabel, batangan logam besi atau
tembaga, selanjutnya dirangkai seperti Gambar 8.2
Gambar 8.2. Rangkaian peralatan untuk uji sifat daya hantar listrik larutan
Jika kita lakukan pengamatan, dan hasil pengamatan disederhanakan seperti Table 8.1 di
bawah ini :
Tabel 8.1. Pengamatan daya hantar listrik pada larutan
Dari hasil pengamatan percobaan dapat disimpulkan bahwa larutan dapat dibagi menjadi dua
bagian. Larutan yang dapat menghantarkan arus listrik adalah larutan elektrolit. Sedangkan
larutan yang tidak dapat menghantarkan arus listrik adalah larutan non-elektrolit, dan kita
simpulkan pada Tabel 8.2.
Tabel 8.2. Contoh larutan yang bersifat elektrolit dan non-elektrolit
Percobaan berikutnya dapat kita lakukan terhadap beberapa larutan elektrolit misalnya,
larutan natrium klorida (NaCl), tembaga (II) sulfat (CuSO4), asam nitrat (HNO3), asam cuka
(CH3COOH), asam oksalat (C2H2O4) dan asam sitrat (C6H8O7).
Dengan cara yang sama dengan percobaan diatas, hasil pengamatan disederhanakan dalam
Tabel 8.3 dibawah ini.
Tabel 8.3. Pengamatan daya hantar terhadap beberapa larutan elektrolit
Hasil ini mengindikasikan bahwa terdapat dua larutan elektrolit yaitu larutan elektrolit kuat
dan lemah yang ditunjukkan dengan nyala lampu, Lihat Tabel 8.4.
Kuat lemahnya larutan elektrolit sangat ditentukan oleh partikel-partikel bermuatan di dalam
larutan elektrolit. Larutan elektrolit akan mengalami ionisasi, dimana zat terlarutnya terurai
menjadi ion positif dan negatif, dengan adanya muatan listrik inilah yang menyebabkan
larutan memiliki daya hantar listriknya.
Proses ionisasi memegan peranan untuk menunjukkan kemapuan daya hantarnya, semakin
banyak zat yang terionisasi semakin kuat daya hantarnya. Demikian pula sebaliknya semakin
sulit terionisasi semakin lemah daya hantar listriknya.
Kekuatan ionisasi suatu larutan diukur dengan derajat ionisasi dan dapat disederhanakan
dalam persamaan dibawah ini:
Untuk larutan elektrolit besarnya harga 0 < ɲ ч 1, untuk larutan non-elektrolit maka nilai ɲ =
0.
Dengan ukuran derajat ionisasi untuk larutan elektrolit memiliki jarak yang cukup besar,
sehingga diperlukan pembatasan larutan elektrolit dan dibuat istilah larutan elektrolit kuat
dan larutan elektrolit lemah. Untuk elektrolit kuat harga ɲ = 1, sedangkan elektrolit lemah
harga derajat ionisasinya, 0 < ɲ < 1. Untuk mempermudah kekuatan elektrolit skala derajat
ionisasi pada Gambar 8.3.
Gambar 8.3. Skala derajat ionisasi untuk larutan elektrolit

Derajat kekuatan asam atau basa dari suatu larutan dapat dihitung dari nilai pH atau pOH. Cl–. larutan tersebut tergolong asam lemah. Jika daya hantar listrik lemah dan nilai pH sedang (sekitar 8–11). Demikian juga zat-zat yang bersifat asam atau basa memiliki derajat kekuatan asam basa yang berbeda. dan H2SO4. yang menjadi pertanyaan sekarang adalah apa kategori suatau larutan disebut asam kuat atau basa kuat atau asam lemah dan basa lemah? Bagaimanakah cara menghitung derajat keasaman (pH) suatu larutan? Bagaimana cara menghitung konsentrasi larutan asam atau larutan basa? Dan bagaimana Hubungan Derajat Ionisasi dan Tetapan Ionisasi. Anda telah mengetahui bahwa larutan ada yang bersifat elektrolit kuat. Dalam air dianggap terionisasi sempurna (100%). 1. Di Kelas X. Mengapa larutan asam atau basa memiliki kekuatan berbeda untuk konsentrasi molar yang sama? Semua ini dapat dijelaskan berdasarkan pada konsentrasi molar asam atau basa yang dapat terionisasi di dalam pelarut air. Untuk menjawab semua pertanyaan diatas simaklah artikel mengenai Derajat Kekuatasan Asam Basa ini! Derajat Kekuatan Asam Basa. Di dalam larutan. Sebaliknya. HNO3. Banyaknya zat yang terionisasi di dalam larutan disebut derajat ionisasi (α).1 0 0 . Contoh Menentukan Konsentrasi Ion dalam Larutan Asam Kuat Berapakah konsentrasi H+. dan nonelektrolit.DERAJAT KEKUATAN ASAM BASA Oleh : Budiyanto | 2 Comments Derajat Kekuatan Asam Basa – Sebelumnya anda telah mempelajari tentang sifat asam basa menurut Arrhenius. sedangkan jika nilai α < 20%. Pengertian Asam Kuat dan Basa Kuat Asam kuat adalah zat yang di dalam pelarut air mengalami ionisasi sempurna (α ≈ 100%). digolongkan asam atau basa lemah. Nilai α dapat ditentukan dari persamaan berikut. Suatu larutan digolongkan asam kuat jika memiliki daya hantar listrik kuat (larutan elektrolit kuat) dan nilai pH rendah (konsentrasi molar ion H+ tinggi). larutan tersebut tergolong sebagai basa lemah. dan HCl dalam larutan HCl 0.1 M? Jawab: HCl tergolong asam kuat. Anda mengetahui bahwa larutan dapat digolongkan sebagai larutan asam. Jika nilai α ≈ 100%. dan larutan netral. Demikian juga larutan basa dapat digolongkan sebagai basa kuat jika memiliki daya hantar listrik kuat dan pH sangat tinggi.1 M berikut. Contoh asam kuat adalah HCl. Reaksi ionnya: HCl(aq)⎯⎯→H+(aq) + Cl–(aq) Perhatikan konsentrasi molar masing-masing spesi dalam larutan HCl 0. elektrolit lemah. digolongkan asam atau basa kuat. Derajat ionisasi menyatakan kekuatan relatif asam atau basa dalam satuan persen. jika daya hantar listrik lemah dan nilai pH sedang (sekitar 3–6). larutan basa. Spesi [HCl](M) [H+](M) [Cl–](M) Konsentrasi awal 0. molekul asam kuat hampir semuanya terurai membentuk ion H+ dan ion negatif sisa asam.

sedangkan basa lemah terionisasi sebagian.1 M Jadi. Akan tetapi pada waktu bersamaan ion-ion tersebut bereaksi kembali membentuk molekul HA sehingga tercapai keadaan kesetimbangan. dan [HCl] dianggap tidak ada.8. konsentrasi ion H+ dan ion sisa asam lemah dapat ditentukan. semua Hukum-Hukum Kesetimbangan yang sudah Anda pelajari. Nilai tetapan ionisasi asam tidak bergantung pada konsentrasi awal asam lemah yang dilarutkan.34 × 10–3 M Basa lemah adalah basa yang terionisasi sebagian. Diketahui Ka CH3COOH = 1. dalam larutan basa lemah terjadi kesetimbangan di antara molekul basa lemah dan ion-ionnya. konsentrasi awal HA dianggap tidak berubah atau konsentrasi HA yang terionisasi dapat diabaikan karena relatif sangat kecil dibandingkan dengan konsentrasi awal HA. [Mg2+] = 0.34 x 10-3M Jadi. sesuai derajat ionisasinya.10-5) = 1.2 M. Tetapan kesetimbangan untuk asam lemah dinamakan tetapan ionisasi asam. Contoh Menentukan Konsentrasi Ion dalam Larutan Basa Kuat Hitunglah konsentrasi ion-ion dalam larutan Mg(OH)2 0. pelarutan asam lemah dalam air memiliki nilai tetapan kesetimbangan. .1 M? Jawab: Mg(OH)2 adalah basa kuat divalen. Contohnya. Jawab: Asam asetat adalah asam lemah monoprotik. zat yang di dalam larutan bersifat basa dapat digolongkan sebagai basa kuat dan basa lemah berdasarkan kesempurnaan ionisasinya. Sama halnya dengan asam. Basa kuat adalah zat yang di dalam air terionisasi sempurna (α ≈ 100%). Persamaan reaksinya: HA(aq)⇄ H+(aq) + A–(aq) Karena HA membentuk keadaan kesetimbangan. di dalam larutan membentuk kesetimbangan antara molekul-molekul asam lemah dengan ion-ionnya.1 M. Sama seperti pada asam lemah. dilambangkan dengan Ka.1 M terdapat [H ] = 0. konsentrasi masing-masing spesi di dalam larutan dapat dihitung sebagai berikut. Rumusnya sebagai berikut. Keadaan kesetimbangan suatu basa lemah. seluruh Mg(OH)2 akan terurai sempurna menjadi ionionnya. setelah terionisasi. berlaku di sini.8 × 10–5. Oleh karena HA adalah asam monoprotik.1 M adalah 1. jika asam lemah HA dilarutkan dalam air. larutan tersebutakan terionisasi membentuk ion-ion H+ dan A–. Berdasarkan koefisien reaksi. konsentrasi ion H+ dalam larutan CH3COOH 0. Perhatikan Contoh berikut. Pengertian Asam dan Basa Lemah Asam lemah adalah senyawa yang kelarutannya di dalam air terionisasi sebagian. Jika nilai tetapan ionisasi asam diketahui. Contoh Menghitung [H+]Asam Lemah Tentukan [H+] yang terdapat dalam asam asetat 0. [Mg(OH)2] = 0 2.1 M.1 M. [H+] = [A–] sehingga Pada rumus tersebut.Teroinisasi ≈100% – – Konsentrasi akhir ≈0 ≈ 0. Perhatikan reaksi kesetimbangan asam lemah HA dengan konsentrasi awal misalnya. Mengapa asam lemah terionisasi sebagian? Berdasarkan hasil penyelidikan diketahui bahwa zat-zat yang bersifat asam lemah. misalnya BOH dapat dinyatakan sebagai berikut. [Cl–] = 0.1M)((1. Persamaan ionisasinya: CH3COOH(aq) ⇄ CH3COO– (aq) + H+(aq) [H+] = √CxKa = √(0. [C] M. dalam larutan HCl 0.1 M + ≈ 0. tetapi bergantung pada suhu sistem. [OH–] = 0.1 M. Dalam larutan asam lemah. Besarnya tetapan ionisasinya sebagai berikut. BOH ⇄ B+ + OH– Tetapan kesetimbangan basa lemah atau tetapan ionisasi basa dilambangkan dengan Kb. persamaan ionisasinya adalah Mg(OH)2(aq)⎯⎯→Mg2+(aq) + 2OH–(aq) Karena Mg(OH)2 basa kuat.

Adapun konsentrasi HA sisa sebanyak C(1–α). yaitu: pKw = pH + pOH = 14. Ka = [H+] . dirumuskan sebagai berikut. #Hubungan pH dan pOH dinyatakan melalui tetapan ionisasi air.Untuk basa monovalen berlaku hubungan seperti pada asam lemah. Jawab: Amonia adalah basa lemah monovalen. [H+] = √Ka x C dan [OH-] = √Kb x C #Kekuatan ionisasi asam basa dinyatakan dengan derajat ionisasi (α). α = [(Jumlah zat yang terionisasi) (Jumlah zat mula-mula)-1] 100% #Hubungan derajat ionisasi dan tetapan ionisasi asam dan basa lemah dinyatakan dengan persamaan: Ka = (Cα2) (1 – α ) dan Kb = (Cα2) (1 – α ) http://fayakunsangaji14. konsentrasi OH– dalam larutan NH3 0.8 × 10–5. dengan rumus: pH = –log [H+] dan pOH = –log [OH–]. Tetapan ionisasi basanya sebagai berikut.1)(α)2(1α)-1 = α2 + 0. Tetapan ionisasi HF adalah: Ka = [H+][F-][HF]-1 = (0. Jika konsentrasi HA mula-mula C dan terionisasi sebanyak α. 3.blogspot.id/ . [OH-] . yakni αC.0084)2(0.1M)((1. Diketahui Kb NH3 = 1.0084 M. Oleh karena HA merupakan asam monoprotik maka konsentrasi H+dan A– sama dengan HA terionisasi.1 mol HF dilarutkan dalam 1 liter larutan dan diketahui konsentrasi H+ = 0. berlaku hukum-hukum kesetimbangan kimia. Dengan demikian. Contoh Menghitung Ka dan a dari Asam Lemah Senyawa HF merupakan asam lemah. Tetapan kesetimbangan ionisasinya sebagai berikut. Tentukan nilai Ka dan α? Jawab: Untuk menentukan Ka HF.4% #Konsentrasi H+ dan OH– dalam larutan dinyatakan dengan pH dan pOH. [HA]-1 dan Kb = [B+] .7 x 10-4 = (0. tetapan ionisasi asamnya sebagai berikut.34 × 10–3 M Jadi.co. [A-] .0077 = 0 α = 8. Persamaan ionisasinya: NH3(aq) + H2O(l) ⇄ NH4+(aq) + OH–(aq) [OH–]= √CxKb = √(0.8. Jika 0.0077a – 0. #Asam dan basa kuat adalah asam basa yang terionisasi sempurna di dalam air: Konsentrasi H+ atau OH– dalam larutan asam-basa kuat sama dengan konsentrasi asam dan basa semula: [H+] = [HX] dan [OH–] = [MOH] #Asam dan basa lemah terionisasi sebagian di dalam air dan membentuk kesetimbangan. Hubungan Derajat Ionisasi dan Tetapan Ionisasi Bagaimana hubungan antara tetapan ionisasi asam lemah (Ka) dan derajat ionisasi (α)? Hubungan ini dapat dinyatakan dengan diagram kesetimbangan berikut. [BOH]-1 #Konsentrasi H+ dan OH– dalam larutan asam dan basa lemah sesuai rumus berikut. konsentrasi HA yang terionisasi sebanyak aC.7 x 10-4 Derajat ionisasi HF dapat dihitung dengan rumus: 7. Rumusnya sebagai berikut Contoh Menghitung [OH–] dari Basa Lemah Hitunglah [OH–] yang terdapat dalam NH3 0. Hubungan antara tetapan ionisasi basa lemah monovalen (Kb) dan derajat ionisasinya (α) sama seperti pada penjelasan asam lemah.10-5) = 1.1 M adalah 1.34 × 10–3 M.0916) = 7.1 M.