Anda di halaman 1dari 4

Mekanisme Retak Pada Konsol Pendek

teknik sipil Konsol pendek banyak dipakai pada delatasi atau pemisah antar gedung, untuk
perletakan krane dan untuk tumpuan struktur pracetak misal: balok atau plat pracetak.

Retak yang mungkin terjadi pada konsol pendek


Konsol pendek berfungsi seperti balok kantilever dengan pengaruh geser lebih besar
dibandingkan dengan pengaruh lentur/momennya. Bila perbandingan h/h kecil maka retak akan
cenderung berada ke arah luar, dan sebaliknya bila perbandingan h/h besar maka retak
cenderung akan terjadi di dekat kolom.
Pada SNI-2002 pasal 13.9.2 memberikan besar batasan tinggi h harus lebih besar dari 0,5d.
Karena sifatnya yang seperti kantilever maka akan terbentuk momen negatif dengan daerah tekan
berada di bawah dan daerah tarik berada di atas, dan pemasangan tulangan seperti gambar di
bawah ini.

Pemasangan tulangan pada konsol pendek


Prosedur Perencanaan Konsol Pendek
Prosedur ini menurut SNI 2002 bab 13.9 untuk konsol pendek dengan kondisi sebagai berikut:
1. Rasio a/d < 1
dengan :
a = bentang geser:jarak antara beban terpusat dari muka tumpuan
d = tinggi efektif konsol pendek
2. Gaya horisontal Nuc < gaya vertikal Vu
3. Pada muka tumpuan direncanakan untuk secara bersamaan memikul suatu geser Vu, suatu
momen (Vua+Nuc(h d)) dan suatu gaya tarik horisontal Nuc.
Prosedur perencanaan
1. Tentukan Vn dengan = 0,75

2. Vn harus lebih kecil dari :

0,2 fcbwd

5,5 bwd

kalau tidak maka dimensi konsol pendek harus diperbesar


3. Menentukan luas tulangan geser friksi Avf

dengan :
Avf = luas tulangan geser friksi (mm)
= koefisien friksi bahan
untuk kolom monolit = 1,4
untuk kolom nonmonolit = 1
4. Menentukan luas tulangan lentur Af dan An

Bila tidak ada ketentuan tentang besar Nuc maka digunakan Nuc minimum yaitu Nuc minimum =
0,2 Vu
5. Menentukan tulangan pokok As
As = 2/3Avf + An atau
As = Af + An atau

Dari ketiga persamaan di atas diambil As yang paling besar


6. Menentukan tulangan pokok Ah
Ah = .(As Ah)