0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
456 tayangan3 halaman

Kamus Kesehatan

Kamus kesehatan ini memberikan definisi singkat untuk istilah-istilah yang terkait dengan ilmu kedokteran dan kesehatan seperti filum, ordo, famili, genus, dan spesies untuk mendeskripsikan organisme hidup. Juga dijelaskan istilah-istilah seperti protozoa, plasmodium, coccidiae, dan toxoplasmosis yang merujuk pada parasit penyebab penyakit tertentu. Definisi lain meliputi sindrom, viscous, larva, dan

Diunggah oleh

Gigih Niaga
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd
0% menganggap dokumen ini bermanfaat (0 suara)
456 tayangan3 halaman

Kamus Kesehatan

Kamus kesehatan ini memberikan definisi singkat untuk istilah-istilah yang terkait dengan ilmu kedokteran dan kesehatan seperti filum, ordo, famili, genus, dan spesies untuk mendeskripsikan organisme hidup. Juga dijelaskan istilah-istilah seperti protozoa, plasmodium, coccidiae, dan toxoplasmosis yang merujuk pada parasit penyebab penyakit tertentu. Definisi lain meliputi sindrom, viscous, larva, dan

Diunggah oleh

Gigih Niaga
Hak Cipta
© Attribution Non-Commercial (BY-NC)
Kami menangani hak cipta konten dengan serius. Jika Anda merasa konten ini milik Anda, ajukan klaim di sini.
Format Tersedia
Unduh sebagai DOC, PDF, TXT atau baca online di Scribd

KAMUS KESEHATAN

Arthropoda : (rthro Y , Pous Kaki) filum dari kingdom binatang yang terdiri dari organisme yang
mempunyai lubang eksoskeleton, bersendi keras, tungkai bersatu, termasuk arachnida
dan insekta, yang kebanyakan specimen penting sec. medis sbg parasit, atau sbg vector
organisme penyebab penyakit pd manusia.
Arachnida :(Yun. Arachne; laba-laba) klas arthropoda yang mencakup laba2 tungau, kutu,
kalajengking.
Insekta : (L in + sectum potong) klas arthropoda yang anggotanya ditandai dg pembagian tbh
menjadi tiga bagian ; kepala, dada, perut . terdapat tiga ordo yang penting dalam
medis; hemiptera, dipthera, siponaptera.
Hemiptera : (Y Hemi + ptera sayap) ordo serangga bersayap /tdk bersayap, termasuk kutu, tuma
biasa, ditandai dengan bag mulut terdapat alat utk menusuk / menghisap, keluarga
cumisidae danreduviidae, sub ordo hiteroptera.
Siphonaptera : (Y sipho tabung + optheros tanpa sayap) ordo parasit kecil penghisap darah, gepeng
tak bersayap dengan lapisan khitin yang keras pd mamalia dan burung yang dikenal
sebagai kutu.
Dptera : Y dipteros bersayap dua , ordo serangga bersayap, spt lalat, agas, nyamuk.
Filum : Jamak dari fila L. (NA) struktur atau bag. Benang
Ordo : L garis, baris, deretan,) kategori taksonomi, sub ordinat, thd klass.
Famili : sekelompok individu (keturunan dari satu nenek moyang yang sama.
Genus : Y muncul, dihasilkan dari, terjadi dari.
Spesies : kategori taksonomi dibawah genus diatas sub spesies, atau varietas yang disusun oleh
individu2 yang mempunyai ciri2 umum yg memisahkan dari individu yg lain.
Genotip : konstitusi genetik keseluruhan dari suatu individu / spesies .
Taxis : Y gerak orientasi dari organismemotil sbg respon thd rangsangan .
Taxon : Jam, taxa, ( Y taxis susunan dalam masy umum + on akhiran netral kelompok
kategori tertentu dimana organisme, yg bersesuaian dikelompokkan : kategori
utamaadalah urutan naik; spesies – genus – famili – ordo – klass – filum – kerajaan
binatang.
Taxonomi : klasifikasi yg tersusun dari organisme kdlm kategori yg sesui, berdasarkan hubungan
diantara mrk yg disertai dg penamaan yg sesui dan benar.
Ventral/anterior: suatu posisi lebih kearah permukaan perut dari objek lainnya.
Dorsal/posterior: suatu posisi yg lebih kepermukaan bag belakang dari objek yg lain yang dipakai
sebg. Patokan.
Eradication: permanent reduction to zero of the worldwide incidence of infection caused by a
specific agent as a result of deliberate efforts. intervention measures are no longer
needed once eradication has been achieved.
Elimination: reduction to zero of the incidence of infection caused by a specific agent in a defined
geographical area as a result of deliberate efforts. Continued measures to prevent re-
establishment of transmission are required.
Malaria-free: term used to describe an area where there is no ongoing local mosquito-borne malaria
transmission, and the risk of acquiring malaria is limited to introduced cases only

Introduced malaria case: case in which it can be proved that the infection is a first generation of local
transmission subsequent to a proved imported cases

Imported malaria case: case the origin of which can be traced to a known malarious area (or country)
outside the area (or country) in which it was found.

NB: elimination of the parasites, not necessarily the vectors.


Protozoa : Filum yang terdiri atas organisme yang paling sederhana dari dunia binatang,
yang menyangkut organisme uniseluler, ukuran bervareasi dar submikroskopis,
hingga makroskopis, sebag. Hidup bebas, sebag komensalis, mutualis, atau
parasitik

Sporozoa : sub. Filum dari berbagai macam protozoa enteroparasitik yang tidak
mempunyai organ lokomotor. Pada stadium dewasa mengalami pergantian
generasi seksual dan generasi aseksual.

Plasmodium : jamak dari plasmodia, Parasit genus plasmodium.


Masa protoplasma yang continyu dan multinukleus.

Coccidiae : Ordo protozoa dari sub.filum sporozoa, umumnya parasitik dalam sel-sel epitel
traktus intestinal, tapi ditemukan juga dalam hati dan organ lainnya.

Toxoplasma : Sesuatu yang dibentuk atau dicetak genus sporozoa merupakan parasit intra
seluler. Pada banyak organ dan jaringan pada burung dan mamalia lainnya
termasuk manusia.

Toxoplasmosis : Penyakit protozoa pada manusia yang disebabkan oleh toxoplasmagodii.


Sarcosistis : 1. Organisme dari sarcosistis.
2. Kista sarcosperidia, satu dari kista silindris yang mengandung spora
berbentuk pisang ditemukan pada otot yang terinfeksi sarcosistis.

Isospora : 1. sogames di organisme yang berproduksi dengan spora.


2. spora aseksual yang dihasilkan oleh organisme homosporus.

Vegetatif : 1. Menyangkut pertumbuhan dan nutrisi.


2. Bersifat infoluntair dengan tidak disadari,
3. Yang beristirahat yang menunjukkan bagian dari siklus sel
selama selnya tidak mengalami replikasi

Sarcodina (Amoba ) : Membentuk pseudopodia.

Mastigophora ( Flagelata ) : membentuk flagela

Ciliophora ( siliata dan suctoria ) : Membentuk silia

Sporozoa : Orgasnisme yang tidak mempunyai organ lokomotor dalam stadium dewasa serta
melakukan reproduksi melalui sporulai

Filum (fila ) : Struktur atau bagian yang bentuknya seperti benang

Genus : Genera, kategore taczonomi dibawah tribe atau sub tribe, diatas spesies.

Order (ordo ) : Garis, Baris, Deretan. Kategore takzonomi subordinat kelas superior terhadap keluarga

Spesies : Kategore takzonomi dibawah genus, diatas sub spesies atau faritas yang disusun oleh
individu-individu yang mempunyai ciri-=ciri umum yang memisahkan dari individu-
individu lainnya.
Syndrome : sekumpulan gejala yang terjadi ersama-sama dengn sejumlah tanda-tanda berbagai
keadaan sakit.

Viscous/vicera : Berbagai organ dalam yang besar termasuk abdumen.

Larva : Tahap perkembanghan yang bebas bergerak.

Larva Migran : Penyakit yang ditandai oleh eroksipapular atau vesiculer yang tipis.

Granuloma : Masa atau modul jaringan granulasi seperti tumor dengan vibroblas dan kapiler yang
tumbuh aktif.

Commensal : Organisme yang hidup pada organisme lain dan mendapat keuntungan tanpa
merugikan organisme yang lain tersebut.

Apex : Adalah istilah yang dipakai untuk nomenclatur anatomi untuk menyebutkan puncak
tubuh atau organ atau bagian atau titik respon tubuh yang tertinggi.

Apexitis : Adalah peradangan pada organ apex.

Anda mungkin juga menyukai