Anda di halaman 1dari 6

J

Joyeuxiella
Jaringan (Tissue)

James Watson

: Joyeux nama orang. Suatu genus cacing pita family Ano


Plocephalidae.
: Suatu kumpulan sel yang sejenis yang bertindak bersama sama
untuk mengerjakan fungsi tertentu. Ada empat macam jaringan dasar
dalam tubuh, yakni epitelium, sendi penyambung, otot, dan saraf.
: Tokoh yang menemukan struktur DNA dan RNA.

K
Kalender pengobatan

: interval waktu yang teratur (tahunan atau bulanan) yang ditunjukkan


untuk melakukan pengobatan secara sistimatik dengan tujuan
profilaksis.

Kalisera

: Umbai untuk memegang atau memotong sebagai pengganti rahang


terdapat pada Arachina.

Kantong sirus

: Suatu kantong yang mengelilingi sirus yang masuk.

Kantong telur

: Suatu bentuk membran yang berisi telur-telur cacing pita bila uterus
tidak ada.

Kapitulum

: Kepala palsu bagian basal bentuk ini adalah kapitulum basal.

Kapsul mulut

: Rongga mulut nematode.

Kapsul ovuler

: Berkait dengan cestoda, kantung yang mengandung satu atau banyak


telur berembrio.
: Bagian anterior yang membesar dari kavumbukalis dengan dinding
mengalami skeleotinisasi.
: Strongilosis gastro-intestinal karena Chabertsia ovina
: Klep esophagus usus
: Karyon inti, Soma tubuh. Benda dalam inti yang tercat kuat,
pada beberapa kasus mungkin sama dengan nucleolus.
: Berada atau menempati inti sel, seperti yang dilakukan protozoa
tertentu.

Kapsula bukalis
Karbesiosis
Kardia
Karyosoma
Karyo.zo.ic
Kavum bukalis

: Bagian saluran pencernaan diantara lubang mulut dan esophagus.

Khalilia

: Khalil nama orang. Suatu genus cacing gilig family Strongylidae.

Ked

: Suatu lalat tidak bersayap yang sering ditemukan pada tubuh domba,
disebut juga Melophagus ovinus.

Kelenjar Mehlis

: Kelenjar uniselular yang mengelilingi ootip, fungsinya tidak


diketahui.

Kelenjar Vitelin

: Kelenjar yang memberikan substansi untuk pertumbuhan telur dan


pembentukan kulit telur.

Ker.a.to.cyst

: Kista odontogenik dilapisi oleh lapisan epitel skuamosa berkeratin


dan umumnya disertai kista primordial.

Kinetoplas

: Benda berbentuk oval atau bulat yang terlihat pada flagelata darah,
dicat dengan pengecatan inti dan mengandung DNA. Diduga
merupakan bagian dari motikondria.

Kista Anak

: Kista yang terbentuk secra petunasan eksogen dan endogen dari


lapisan germinal suatu hidatid.

Kista

: Stadium yang tidak aktif yang melindungi diri dengan membuat


dinding kista

Klas

: Kategori pengelompokkan , pada parasite posisinya setelah filum.


Pada helminthology veteriner kita membedakan empat klas principal
yaitu nematode, cestoda, trematoda, dan acanthocephala.

Kloaka

: Lubang keluar untuk rectum dan alat genital

Kocks blue boddies

: Benda-benda berwarna biru dalam sitoplasma limfosit dan sel-sel


endothelium yang merupakan stadium skizon dari Theileria parva.

Koksa

: Segmen proksimal kaki

Kolangitis

: Radang saluran empedu. Pada Kolangitis kronis karena fascioliasis,


saluran empedu menebal.

Kolitis

: Radang kolon.

Komensalisme

: Hubungan dua organisme, yang satu organisme diuntungkan dan


yang lain tidak dirugikan dan tidak diuntungkan.

Konyugasi

: Kum bersama, jugare bertelur. Suatu bentuk reproduksi seksual


khusus pada protozoa bersilia dimana tipe sel-sel yang berlawanan
atau seksnya yang berlawanan bergabung secara temporer. Pada

masing-masing sel melakukan suatu seri pembelahan dimana


nantinya hanya dua mikronukleus yang berfungsi , satu dari mereka
masuk ke sel pasangannya yang bergabung dengan mikronukleus
pasangannya. Setelah pertukaran mikronukleus, sel berpisah lagi.
Kooperiosis

: Strongiloisis gastro-intestinal karena Cooperia.

Koprologi

: Kajian sesuatu hal yang berkaitan dengan feses.

Koproskopi

: Pemeriksaan visual feses dengan mata telanjang maupun dengan


menggunakan mikroskop.

Koprozoik (Koprofilik)

: Suatu organisme baik hewan maupun tumbuhan yang hidup dalam


feses.

Koprozoid

: Spesies asing yang melewati traktus digestifus tanpa menyebabkan


infeksi pada manusia.

Korasidium

: Onkosfer yang berbulu getar dan tumbuh di dalam telur


pesudophyllidea.

Kord

: Penebalan longitudinal hypodermis kearah lateral, ventral atau


dorsal.

Kordon

: Penebalan longitudinal kultikuler seperti kord yang meluas kearah


posterior dari mulut dapat lurus, melengkung atau membentuk loop,
terutama ada pada golongan spiruroid dari family Acuariidae.

Korona radiata

: Pinggir daerah bibir yang terbagi menjadi suatu seri struktur seperti
darun dan ditemukan pada strongly tertentu.

Korpus

: Bagian anterior esophagus

Kosta

: Penebalam sitoplasma pada bagian dasar membrane bergelombang


yang terdapat pada beberapa flagelata

Kosta

: Ujung anterior sayap yang menebal

Kromatin

: Bagian-bagian inti yang mudah diwarnai.

Kulit telur

: Membran luar yang membatasi telur cacing. Membrane tersebut


mungkin tipis atau tebal, transparan, tidak tembus cahaya atau
berwarna. Membrane tersebut kurang lebih bersifat permeable.

Kutikulum

: Lapisan hialin tidak bersel di bagian luar yang membungkus


nematode

L
Labium

: Bibir bawah yang membentuk dasar mulut

Labrum

: Bibir atas yang membentuk atap mulut

Ladybird

: Sejenis kepik yang merupakan predator alami bagi serangga

Laju Filtrasi Glomerulus

: Ukuran jumlah darah yang disaring oleh ginjal.


Menunjukkan kesehatan ginjal
: Larva dengan esophagus yang memnjang dan tidak
mempunyai bulbus pada ujung posteriornya

Larva filariform
Larva rhabditiform

: Larva dengan esophagus pendek yang mempunyai bulbus


di ujung poteriornya

Larva

: Tahap perkembangan yang bebas,bergerak,dan kadangkadang makan pada riwayat hidup binatang.

Lar.vae

: Bentuk jamak dari larva.

Lar.vi.cide

: Bahan perusak larva serangga.

Las.io.he.lea

: Genus lalat penghisap darah family heleidae

La.tent

: Tersembunyi; tidak tampak; potensial; tidak aktif;


tidak bergerak.

Leg scaly

: Sejenis kudis pada ungags dengan tungkai


membesar dan berkrusta yang disebabkan oleh
infestasi spesies knemi dokoptes

Leher

: Jaringan yang menghubungkan skoleks dan stobila cacing


pita, bagian ini tidak bersegmen.

Leishmaniasis

: Penyakit dengan vector Phlebotomus (Sandflies)

Leishmania aethiopica

: Penyebab leishmaniasis kutakenus Ethiopia dan


leishmaniasis kutakenus difus. Disebabkan oleh
subgenus Leishmania

Leishmania amazonensis

: Penyebab leishmaniasis kutakenus Dunia Baru di


daerah Amazon Brazil. Disebabkan oleh subgenus
Leishmania

Leishmania arabica

: Penyebab leishmaniasis kutakenus Dunia Baru di


Saudi Arabia.disebabkan oleh subgenus
Leishmania.

Leishmania braziliensis

: Penyebab leishmaniasis kutakenus dan


mukokutakenus di Amerika Tengah dan Utara.
Disebabkan oleh subgenus Viannia.

Leishmania donovani

: Penyebab leishmaniasis visceral dan terkadang


leishmaniasis kutakenus dunia lama di Cina.
Disebabkan oleh subgenus Leishmania

Leishmania garnhamani

: Penyebab Leishmaniasis kutakenus di daerah


Andes Venezuela. Disebabkan oleh subgenus
Leishmania

Leishmania guyanensis

: Penyebab leishmania yang ditularkan oleh


Lutzomyia umbratilis di Amazon. Disebabkan oleh
subgenus Leishmania

Leishmaniasis kutan

: Ditandai dengan lesi pada kulit tempat gigitan sandflies

Leishmaniasis visceral

: Ditandai dengan terjadinya demam, penurunan berat badan,


pembesaran limpa dan hati.

Lesi (Lesion)

: Kerusakan, kehilangan jaringan tubuh karena cedera,


infeksi atau akibat lain.
Leukoplakia
: Infeksi pada mulut yang disebabkan oleh virus Epstein
Barr yang dapat terjadi cukup dini dalam perjalanan infeksi
HIV.
Limfadenopati Persisten Generaliata :Pembengkakan (biasanya kecil) pada lebih dari dua pasang
kelenjar getah bening secara simetris, yang tidak sakit,
disebabkan oleh infeksi HIV.
Levamizol

: obat untuk oskaviasis

Lisozim

: Enzim penghancur pada virus

Lobang sirus

: Suatu kantong yang mengelilingi sirus yang masuk

Lubang sirus

: lubang tempat sirus menonjol