P. 1
Daftar Existing Kelapa Sawit dan New Comer

Daftar Existing Kelapa Sawit dan New Comer

|Views: 1,992|Likes:
Dipublikasikan oleh Rizwan Permana

More info:

Published by: Rizwan Permana on Mar 16, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/29/2013

pdf

text

original

Laporan tentang: PROFIL 111 PERUSAHAAN - PERUSAHAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI INDONESIA (Dilengkapi Dengan Proyek - Proyek Baru

Perkebunan Kelapa Sawit dan Profil BUMN Bidang Perkebunan) Mei 2009

Pengusaha kelapa sawit optimistis krisis keuangan global tidak akan berdampak besar terhadap sektor perkebunan kelapa sawit, karena permintaan minyak sawit mentah (Crude Palm Oil/CPO) dan turunannya tahun 2009 masih tetap tinggi. Saat ini sekitar 90% produksi CPO dunia berasal dari perkebunan kelapa sawit di Indonesia dan Malaysia. Luas areal perkebunan kelapa sawit Indonesia tercatat GAPKI sekitar 6,9 juta hektare dengan 35% diantaranya milik rakyat, sedangkan produksi CPO nasional yang merupakan produsen terbesar dunia tahun 2008 lalu mencapai 19,2 juta ton dan diperkirakan meningkat menjadi 20,2 juta ton pada tahun 2009. Lebih lanjut GAPKI (Gabungan Pengusaha Kelapa Sawit Indonesia) memperkirakan volume ekspor CPO dan turunannya tahun 2009 akan naiksebesar 5% - 7% menjadi 15,5 juta ton dibandingkan dengan tahun 2008 lalu yang mencapai 14,1 juta ton. Dengan Perincian 40% selama Semester I (2009) dan 60% pada Semester II. Sedangkan harga rata-rata CPO dunia tahun 2009 diprediksi dikisaran US$ 550 - US$ 600 per ton. Berdasarkan Keputusan Menteri Keuangan No.159/PMK.011/2008, Pemerintah masih menetapkan Pungutan Ekspor (PE) CPO sejak November 2008 hingga sekarang tetap 0% (nol persen), karena rata-rata harga komoditas itu di CIF Rotterdam masih berada di bawah US$ 700 per ton. Namun mulai Januari 2009, Peraturan Pemerintah No.55/2008 tentang Bea Keluar (BK) mulai diberlakukan menggantikan Pungutan Ekspor (PE), artinya ekspor CPO akan dikenakan Bea Keluar (BK) 1,5% jika harga ratarata CPO sebesar US$ 701 - US$ 750 per ton, dan Bea Keluar (BK) 3% saat harga ratarata CPO sebesar US$ 751 -US$ 800 per ton. Pangsa ekspor CPO Indonesia tetap prospektif terutama ke China dan India sebagai pasar terbesar serta Eropa dan Amerika Serikat. Untuk pasar internasional permintaan dan harga CPO akan dipengaruhi oleh beberapa faktor seperti produksi minyak kedelai (soybeans), harga minyak mentah dunia, dan pertumbuhan industri di negara tujuan ekspor. Jika produksi kedelai di Amerika Serikat, Kanada dan Amerika Latin meningkat, maka permintaan dan harga CPO akan turun dan sebaliknya.

Kalangan pengusaha menilai peraturan CPO ini cenderung diskriminatif karena proposal EU Directive berisi tentang target pemakaian 5.Untuk tujuan ekspor CPO ke Eropa kemungkinan saat ini terganjal regulasi baru. lembaga swadaya masyarakat (LSM). Visidata Riset Indonesia sebagai salah satu lembaga riset berupaya membuat laporan lengkap mengenai Profil 111 Perusahaan .Proyek Baru Perkebunan Kelapa Sawit dan Profil BUMN Bidang Perkebunan). Untuk mengetahui pelaku bisnis kelapa sawit di dalam negeri. Status Investasi serta Perizinan.US$ 40 per hektare. melalui laporan ini anda akan mendapatkan gambaran lengkap mengenai partner bisnis anda atau calon partner bisnis anda. pengolah dan penjual. Aturan tersebut jelas-jelas sangat menyulitkan kalangan pengusaha perkebunan kelapa sawit untuk memenuhinya. atau mungkin saja kompetitor anda atau calon kompetitor anda. Tahun Pendirian dan Operasional. Namun Sertifikasi RSPO ini tidak wajib. namun dalam proposal tidak mengakui CPO sebagai bahan baku biofuel. pengecer. Jenis Produksi dan Kapasitasnya. Pemegang Saham. dimana dalam ketentuan itu mensyaratkan ekspor biofuel berasal dari perkebunan kelapa sawit yang khusus memproduksi minyak sawit untuk biofuel. Sedangkan Sertifikasi RSPO tidak jauh berbeda dengan EU Directive karena hanya diberlakukan terhadap produk kelapa sawit dan tidak kepada vegetable oil lainnya. dan sebagainya.PERUSAHAAN PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI INDONESIA . PT. Alasan yang dikemukakan karena biodiesel yang terbuat dari CPO berkontribusi terhadap pengrusakan hutan alam. RSPO adalah asosiasi nirlaba yang mempersatukan pemangku kepentingan dari tujuh sektor di industri minyak sawit yakni : perkebunan. Selain itu EU Directive juga menetapkan standar ekspor biofuel. Alamat Kantor dan Lokasi Perkebunan/Pabrik.Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit Di Indonesia (Dilengkapi Dengan Proyek . penghasil produk konsumen. yang adapun isinya antara lain mencakup : Nama Perusahaan. Dana yang dibutuhkan untuk mendapatkan Sertifikasi RSPO tersebut bervariasi antara US$ 20 . Jumlah Karyawan. tujuannya hanya untuk memenuhi standardisasi yang diberlakukan negara. Laporan ini sangat penting terutama bagi kalangan bisnis atau pihak terkait lainnya yang ingin mengetahui lebih jauh para pelaku bisnis kelapa sawit di Indonesia. lingkungan hidup dan sosial. Barubaru ini Uni Eropa telah mengeluarkan dua peraturan terkait dengan perdagangan CPO di pasar ekspor yaitu EU Directive dan Sertifikasi RSPO. Permodalan berikut Jumlah Investasinya.perusahaan perkebunan kelapa sawit yang akan dibahas dalam laporan ini antara lain: I. bank. Perusahaan . Dalam laporan ini kami bahas secara rinci Perusahaan Perusahaan Perkebunan Kelapa Sawit.negara di Eropa. Karena.75% biodiesel pada 2010 dan 10% pada 2020 di 27 negara yang tergabung dalam Uni Eropa. PROFIL 111 PERUSAHAAN .

PT 3. BAKRIE PASAMAN PLANTATIONS. AEK TARUM. PT 10. AGRO MUKO. PT 8. PT 26. PT 23.1. PT 6. PT 2. PT 7. BAKRIE SUMATERA PLANTATIONS TBK. PT 11. PT 21. PT 17. BANGUNJAYA ALAM PERMAI. BANGUN MAYA INDAH. PT 16. AMP PLANTATION. BINTANG HARAPAN DESA. PT 13. PT 14. BONTIPERMAI JAYARAYA. PT 20. AGROWIYANA. BUKIT KAPURREKSA. PT 19. PT 27. ANTANG GANDA UTAMA. PT . ABDI BUDI MULIA. PT 12. PT 9. BINASAWIT ABADI PRATAMA. BAHARI GEMBIRA RIA. ARVENA SEPAKAT. BUANA WIRALESTARI. BHUMIREKSA NUSASEJATI. PT 15. PT 25. PT 24. AGROPANCA MODERN. BERSAMA SEJAHTERA SAKTI. AGRI ANDALAS. BINAPRATAMA SAKOTOJAYA. ALNO AGRO UTAMA. BUMIPERMAI LESTARI. PT 4. AGRO INDOMAS. PT 5. ANEKA INTIPERSADA. PT 22. ARCHIPELAGO TIMUR ABADI. PT 18.

PT 37. PT 31. BUMIRAYA INVESTINDO. PT 38. DUTA SULAWESI AGRO. PT 51. PT 33. PT 54. DUTA SUMBER NABATI. GEMAREKSA MEKARSARI. PT 44. CEMARU LESTARI. PT 41. PT 39. PT 43. GAHARU PRIMA LESTARI. PT 49. DUTA AGRO SAKTI. EKA DURA INDONESIA. FORESTLESTARI DWIKARYA. PT 46. PT 52. PT 53. FIRST MUJUR PLANTATION & INDUSTRY. PT . DUTA SURYAPERATAMA. FAJAR BAIZURI & BROTHERS. GRAHA CAKRAMULIA. CAKUNG PERMATA NUSA. PT 48. GAWI MAKMUR KALIMANTAN. PT 47. DARIA DHARMA PRATAMA. PT 45. DUTAPALMA NUSANTARA. PT 36. PT 32. PT 30. ERAMITRA AGROLESTARI. GATRA KEMBANG PASEBAN. DJUANDASAWIT LESTARI. PT 40. CISADANE SAWIT RAYA. DAYASAKTI NUSAPERSADA.28. PT 29. PT 50. GUNTUNG IDAMANNUSA. DUTA SWAKARYA INDAH. CITRAKOPRASINDO TANI. CERIA PRIMA. PT 42. PT 35. BUMIPRATAMA KHATULISTIWA. PT 34.

HINDOLI. KARYA TANAH SUBUH. KREASI LESTARI PRATAMA. HARDAYA INTI PLANTATIONS. PT 78 KURNIA LUWUK SEJATI. PT 70. PT 65. PT 81. PT 74. KALIMANTAN SANGGAR PUSAKA. GUNUNG MELAYU. GUNUNG MAS RAYA. GUNUNGSAWIT BINALESTARI. PT 62. PT 69. KALIMANTAN RIA SEJAHTERA. IVO MAS TUNGGAL. KRESNA DUTA AGROINDO. PT . PT 72. LAHAN TANI SAKTI. LADANGRUMPUN SUBURABADI. PT 60. PT 59. PT 63. PT 66. INDOTRUBA TENGAH. JAMIKA RAYA. PT 75. PT 58. INTI INDOSAWIT SUBUR. GUNUNG MARAS LESTARI. PT 68. KIRANA SEKERNAN. HARI SAWIT JAYA. KARYACANGGIH MANDIRUTAMA. PT 57. PT 79. PT 56. KIMIA TIRTA UTAMA. PT 71.55. PT 73. PT 77. PT 67. PT 80. INDHASANA HUPASARANA. PT 61. PT 64. KALIMANTAN BINA PERMAI. KRIDATAMA LANCAR. KEBUNRIA. PT 76. LAGUNA MANDIRI.

PT 87. RIMBAMATOA LESTARI. PT 106. PERKEBUNAN PELALU RAYA. PERKEBUNAN MILANO. PT 101. SAWIT MAS SEJAHTERA. SOCFIN INDONESIA. PT 97. PT 107. PT 93. MEGASAWINDO PERKASA. PT 86. PT 90. PT 84. PT 96. PT 98. MITRA OGAN. METAEPSI AGRO. PT 102. RANTAU SINAR KARSA. TANJUNG ALAM PERSADA. PT 88. PT 85. PULAURUPAT SAWITRAYATAMA. PT . PT (SOCFINDO) 104. PT 95. MURINI SAMSAM. LANGGENG MUARA MAKMUR. PT 91. PT 108. PT 89. RIGUNAS AGRI UTAMA. SAJANG HEULANG. TAMIANG SARI. PT 100. SAWINDO KENCANA. PT 105.82. PT 92. SWAKARSA SINARSENTOSA. LEIDONG WEST INDONESIA. RAJAMATOA LESTARI. TAPIAN NADENGAN. MUSIM MAS. PT 94. PT 83. PT 103. MATOA LESTARI JAYA. RIMBAMAS PRIMAGAHARU. PT 99. SUMBER ANDALAS KENCANA. PP LONDON SUMATERA INDONESIA TBK. SENTRAL DUNIA RAYA.

BEREBES PALM. TUNAS SAWAERMA. PT 2. PT II. PT 19. CAHAYA SAWIT SEJATI. BALIKPAPAN SUBUR. GINANG FOHU PLANTATION. GLOBALINDO ALAM PERKASA. PT 6. PT 11. PT 20. PT 10. PT 18. PT 22. PROYEK . PT 12. BULUNGAN HIJAU PERKASA. BIO INTI AGRINDO. CIPTATANI KUMAI SEJAHTERA. ANUGERAH AGUNG PRIMA ABADI. PT 17. ASTAKA HARMONI. AGRA PARA CITRA. PT 110. PT 21. EXPLORE RELIANCE PLANTATION. PT 3. PT 9. AGRO BINTANG DHARMA NUSANTARA.109. PT 15. PT 16. PT 5. PT 4. CIPTA AGRO LESTARI PALM OIL PLANTATION. AGROLESTARI MANDIRI. TORGANDA. BINA ALAM LESTARI INDONESIA. BINA INSAN LESTARI UTAMA. VARITA MAJUTAMA. PT 13. FASS FOREST DEVELOPMENT. PT 14. PT .PROYEK BARU PERKEBUNAN KELAPA SAWIT DI INDONESIA (Perizinan : Badan Koordinasi Penanaman Modal / BKPM) 1. ANUGERAH MAKMUR SEJATI. PT 111. PT 7. CAHAYANUSA GEMILANG. EMJIPRIMKO. PT 8. BHUMI SIMANGGARIS INDAH.

MAGNA MINTARA JAYA. PT 25. PT 37. PT 42. PT 35. JAYAPURA SAWIT ABADI. LAYAR POSITIF PLANTATIONS. INTI KEBUN SEJAHTERA. PT 29. PT 46. INTI MELIA FELINDO. KAPUAS MAJU JAYA. PT 41. PT 34. PT 33. LEDO LESTARI. PT 48. MITRATAMA ABADIMAKMUR. PT 47. PAN UNITED. HAMPARAN MASAWIT BANGUN PERSADA. GOLDEN REZEKI ATINDO. PT 43. PT 27. PT 40. MITRA MENDAWAI SEJATI. PT 38. GWANG-JU PALM INDONESIA. GOLDEN BLOSSOM SUMATRA. PT 39. HENRISON INTI PERSADA. LAMPUNG KARYA INDAH. PT 45. PT 31. PARAMITRA INTERNUSA PRATAMA. INTI NUSANTARA UTAMA. KARTIKA PRIMA CIPTA. MUKO-MUKO INDAH LESTARI. INDO SAWIT KEKAL. PT 36. PT 30. PT 32. INDO MEWAHMAS. PT 24. PT 28. PT 44. GRAHACIPTA BANGKOJAYA. PT . PT 49.23. PT 26. LION INTIMUNG MALINAU. KALIMANTAN SAWIT ABADI. KENCANA GRAHA PERMAI. MEGARA CITRA PERKASA.

PT 62. PT 65. PT III. PERKEBUNAN NUSANTARA I. PUTRA MAKMUR LESTARI. PT 58. PUTRA BANGUN BERSAMA. PT 56. WIRATA DAYA BANGUN PERSADA. PT 64. PERSADA GRAHA MANDIRI. TANGGI PRIMA AGRO. PERKEBUNAN NUSANTARA II. YUDHA WAHANA ABADI. PT 54. SEBAKIS INTI LESTARI. PT 3. PT 60. RAFI KAMA JAYA. PT 71. PULAURUPAT SAWITLESTARI. PT 68. UNGGUL LESTARI. PERKEBUNAN NUSANTARA III. PT 61. TIRTA MADU SAWIT JAYA. RANAH ANDALAS PLANTATION. PT 55. PRIMA OLYMPUS PERSADA. PT 63. SEENGATTA PALM. PT 53. SAWITA PASAMAN JAYA. PT 57. PROFIL BUMN BIDANG PERKEBUNAN 1. PT 2. TUNAS AGRO SUBUR KENCANA. PT 69. TANJUNG BUYU PERKASA PLANTATION. PT . PRIMANUSA MITRASERASI. SURYABUMI TUNGGAL PERKASA. PT 67. PT 52. PERKEBUNAN NUSANTARA IV. PT 66. SATRIA MANUNGGAL SEJAHTERA. PT 70. TUNAS BORNEO PLANTATIONS.50. PT 59. PT 51. PERKEBUNAN INTI SAWIT SUBUR. PT 4.

PERKEBUNAN NUSANTARA VII. PT 7. Hormat Kami PT VISIDATA RISET INDONESIA Drs. PT 8. 081584086597 dan e-mail visdatin@idola. Visidata Riset Indonesia melalui telepon nomor (021) 470-6564.net. PT Laporan ini terdiri dari 300 halaman dengan harga Rp 4. PT 14. atau melalui faksimil (021) 4786-2284. PERKEBUNAN NUSANTARA V. Formulir pemesanan kami lampirkan bersama ini. PERKEBUNAN NUSANTARA XII. PT 11. PT 6. PT 9.000. mobile phone nomor 0815-11523128. 471-1825. PT 10. PERKEBUNAN NUSANTARA VI.000.5. PERKEBUNAN NUSANTARA IX. Pemesanan untuk luar Jakarta atau luar negeri akan ditambah biaya kirim.. PT 12. PT 13. Untuk pemesanan dan informasi lebih lanjut mengenai studi ini dipersilahkan menghubungi PT. PERKEBUNAN NUSANTARA X. PERKEBUNAN NUSANTARA XIII. PERKEBUNAN NUSANTARA VIII.id.(empat juta Rupiah) per copy untuk versi bahasa Indonesia dan US$ 450 (empat ratus lima puluh US Dollar) untuk versi bahasa Inggris. 470-6564. PERKEBUNAN NUSANTARA XI. Siswadi Atmoyuwono Direktur Utama <> < td> . Dengan penawaran ini dan atas perhatiannya kami ucapkan terima kasih. PERKEBUNAN NUSANTARA XIV.

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->