Anda di halaman 1dari 13
www.briliantprivate.co.cc Page 1
www.briliantprivate.co.cc Page 1
www.briliantprivate.co.cc Page 1

T R A N S F O R M A S I

PENGERTIAN TRANSFORMASI

Transformasi adalah perpindahan dari suatu posisi ke posisi lain. Dalam geometri, transformasi ialah suatu pemetaan setiap bangun geometri pada suatu bidang ke bangun geometri lainnya pada bidang yang sama, yang disebut transformasi bidang. Ada 2 macam transformasi, yaitu :

1. Transformasi isometri yaitu suatu transformasi yang tidak merubah ukuran bangun semula. Yang termasuk transformasi isometri : pergeseran (translasi), pencerminan (refleksi) dan pemutaran (rotasi).

2. Transformasi non-isometri yaitu suatu transformasi yang merubah ukuran bangun semula. Yang termasuk transformasi non-isometri : perkalian (dilatasi)

Untuk menentukan bayangan hasil transformasi biasanya dipergunakan bantuan matriks.

1. PERGESERAN (TRANSLASI)

Suatu titik P(x,y) ditranslasikan oleh translasi

→ T

P’(x’,y ’) dimana

x’

y ’ = y + b atau

= x + a

x '  

y

'

= 

x

y

 

  a

  +    

b

T =

a

b

 

menjadi P’(x’,y ’) ditulis P(x,y)

Secara geometri dapat digambarkan sebagai berikut :

Y P’(x’ , y ‘) = P’(x+a , y+b) b P(x,y) a O X
Y
P’(x’ , y ‘) = P’(x+a , y+b)
b
P(x,y)
a
O
X

Contoh 1: Tentukan bayangan (peta) dari titik A(-1,2) oleh translasi

Jawab : ……………………

T =

3

2

 

Tidak hanya titik yang dapat ditranslasikan tetapi bisa juga garis atau kurva. Yaitu dengan menyatakan x dan y dengan x’ dan y’ kemudian disubstitusikan ke persamaan garis atau kurva yang ditranslasikan.

dan y’ kemudian disubstitusikan ke persamaan garis atau kurva yang ditranslasikan. www.briliantprivate.co.cc Page 2
dan y’ kemudian disubstitusikan ke persamaan garis atau kurva yang ditranslasikan. www.briliantprivate.co.cc Page 2

Contoh 2 : Tentukan bayangan garis y = 2x – 1 oleh translasi

Jawab :

x '  

'

y

= 

x  − 3

 

y

  +   

4

x x ' 3

=

+

y y ' 4

=

T =

− 3

4

Substitusi x dan y ke persamaan y = 2x – 1 sehingga :

y'4=2(x'+3)1 y'=2x'+9

Jadi bayangannya y = 2x + 9

LATIHAN SOAL

1.

2.

3.

4.

5.

Titik A(2,5) dipetakan ke bayangannya A’ oleh translasi

T =

3

7

. Tentukan koordinat titik A’ !

Jika B’ merupakan bayangan titik B oleh translasi I, maka tentukan koordinat titik B jika

diketahui titik B’ (-5,7) dan

I =

− 3


0

Jika koordiat titik Q(-3,8) ditranslasikan oleh

− 5

T

1

7

=

kemudian ditranslasikan lagi oleh

T =

2

2

3

, maka tentukan bayangan titik Q !

P’(-5,8) adalah bayangan titik P(-12,3) oleh translasi

T =

k

 

h

. Tentukan nilai h dan k !

Diberikan

PQ

=

− 4

6

,

QR =

b

 

a

, RS

=

2

9

dan ST =

− 10

5

. Jika translasi tunggal yang

mewakili jumlah semua translasi tersebut adalah

 − 4

12

, tentukan QR !

6.

7.

8.

9.

10.

Titik (-5,9) ditranslasikan oleh T menjadi (2,-12). Tentukan bayangan titik P(-4,7) oleh translasi T

!

Garis OA melalui titik O(0,0) dan A(5,5). Tentukan bayangan garis OA oleh translasi

Tentukan bayangan garis y = x + 5 oleh translasi

2

 

1

T =

Tentukan bayangan lingkaran yang berpusat di titik (3,5) dan berjari-jari 3 oleh translasi

0

3

 

 − 7

9

D C P A B
D
C
P
A
B

Jika AB mewakili translasi

diwakili oleh AC dan PC !

 

1

3

dan BD mewakili translasi

 − 2

4

maka nyatakan translasi yang

mewakili translasi  − 2  − 4     maka nyatakan translasi yang
mewakili translasi  − 2  − 4     maka nyatakan translasi yang

2.

PENCERMINAN (REFLEKSI)

suatu pencerminan ditentukan oleh suatu garis tertentu sebagai sumbu pencerminan. Jarak bangun mula-mula ke sumbu pencerminan sama dengan jarak bangun bayangannya ke sumbu pencerminan.

Sumbu pencerminan A K A’ B C M C’ Keterangan : AK = A’K, BL
Sumbu pencerminan
A K
A’
B
C
M C’
Keterangan : AK = A’K,
BL = B’L
dan
CM = C’M

B’

2.1 PENCERMINAN TERHADAP SUMBU X

Y P(x,y) O X P’(x’,y’)  x '   1 0   x
Y
P(x,y)
O
X
P’(x’,y’)
x ' 
 1
0  
x 
= 
 
 
y '
0 − 1
y
 
 

2.2 PENCERMINAN TERHADAP SUMBU Y

Y P’(x’,y’) P(x,y) O x '  − 1 0   x  
Y
P’(x’,y’)
P(x,y)
O
x ' 
− 1 0 
x 
 
= 
 
y '
0
1
 
 
y 

X

       y ' 0 1     
       y ' 0 1     

2.3 PENCERMINAN TERHADAP TITIK ASAL

Y P(x,y) 0 P’(x’,y’)  x '   − 1 0   x
Y
P(x,y)
0
P’(x’,y’)
x ' 
 − 1
0  
x 
= 
 
 
 
y '
0
− 1
y
 
 

X

2.4 PENCERMINAN TERHADAP GARIS y = k

Y P’(x’,y’) y = k P(x,y) 0 X  x '   1 0
Y
P’(x’,y’)
y = k
P(x,y)
0
X
x ' 
1
0  
x   0 
= 
 
 
y '
0 − 1
2 k
 
 
 y 
+   

2.5 PENCERMINAN TERHADAP GARIS x = k

 x '  − 1 0   x   2 k 
 x ' 
− 1 0  
x   2
k 
= 
 
 
 
y
'
0
1
y
0
 
 
 
+   
  

2.6 PENCERMINAN TERHADAP GARIS y = x

 x '   0 1  x  =    
x ' 
0
1
x 
= 
 
 
 
 
y '
1 0
y
 
  

2.7 PENCERMINAN TERHADAP GARIS y = -x

 x '   0 − 1   x   = 
x ' 
 0
− 1
  x 
= 
 
 
 
y '
− 1
0
 
 
y 

2.8 PENCERMINAN TERHADAP GARIS y = mx

x '   cos 2 α sin 2 α  x   
x '   cos 2
α
sin 2
α
x 
 
= 
 
,
α
= arctan m
 
 
y '
sin 2
α
− cos 2
α
 
 
  
y 
  y ' sin 2 α − cos 2 α     
  y ' sin 2 α − cos 2 α     

2.9 PENCERMINAN TERHADAP TITIK (a,b)

 x '   − 1 0    x   2
x '   − 1
0   
x
  2 a 
= 
 
 
 
y '
 y
− 1
2 b
 0
 
   +   

2.10 PENCERMINAN TERHADAP GARIS x = k DILANJUTKAN x = h

P’’(x+2(h – k) , y)

2.11 PENCERMINAN TERHADAP GARIS y = k DILANJUTKAN y = h

P”(x , y + 2(h-k))

2.12 PENCERMINAN TERHADAP DUA GARIS x = k DAN y = h YANG SALING TEGAK LURUS

P”(2k – x , 2h – y)

Contoh 1 : Tentukan bayangan dari titik P(5,3) oleh pencerminan terhadap garis y = -x !

Jawab : ……………

Contoh 2 : Tentukan bayangan titik P(3,-2) oleh pencerminan terhadap garis x = 2 dilanjutkan oleh pencerminan terhadap garis x = 6 !

Jawab : ……………

Contoh 3 : Tentukan bayangan titik P(2,-4) oleh pencerminan terhadap garis x = -1 dilanjutkan pencerminan terhadap garis y = 2 !

Jawab : ……………

LATIHAN SOAL

1. Tentukan bayangan titik (-2,5) dan (3,-6) jika dicerminkan terhadap :

a. sumbu X

b. sumbu Y

2. Diketahui persegi panjang ABCD dengan A(1,1), B(4,1) , C(4,3) dan D(1,3). Tentukan bayangan persegi panjang tersebut jika dicerminkan terhadap sumbu Y !

3. Tentukan bayangan titik (-3,1) yang dicerminkan terhadap garis y = 8 !

4. Tentukan bayangan titik (-2,7) yang dicerminkan terhadap garis x = -12 !

5. Tentukan bayangan jajargenjang ABCD dengan A(0,0), B(4,1), C(5,3) dan D(1,2) jika dicerminkan terhadap garis y = -1 !

ABCD dengan A(0,0), B(4,1), C(5,3) dan D(1,2) jika dicerminkan terhadap garis y = -1 ! www.briliantprivate.co.cc
ABCD dengan A(0,0), B(4,1), C(5,3) dan D(1,2) jika dicerminkan terhadap garis y = -1 ! www.briliantprivate.co.cc

6.

Suatu segitiga ABC dengan A(2,1), B(0,-2) dan C(-1,2) dicerminkan terhadap garis x = 0. Kemudian dicerminkan lagi terhadap garis y = 0. Tentukan koordinatbayangan akhir segitiga ABC tersebut !

7. Titik-titik sudut segitiga ABC adalah A(1,3), B(3,4) dan C(2,1). Segitiga tersebut dicerminkan terhadap sumbu X, dilanjutkan pencerminan terhadap sumbu Y dan terakhir pencerminan terhadap titik asal. Tentukan koordinat bayangan segitiga tersebut !

8. Persegi panjang ABCD dengan A(-1,1), B(-1,3), C(3,3) dan D(3,1) dicerminkan terhadap garis y = x. Tentukan koordinat bayangannya !

9. Tentukan bayangan titik A(-2,1) oleh pencerminan terhadap garis x = 2 dilanjutkan oleh pencerminan garis x = 4 !

10. Tentukan bayangan titik C(2,3) karena pencerminan terhadap garis y = -1 dilanjutkan oleh pencerminan terhadap garis y = 3 !

3. PERPUTARAN (ROTASI)

Pada rotasi ada 3 komponen, yaitu titik pusat pemutaran, besar sudut putar dan arah sudut putar. Pemutaran mempunyai arah positif jika berlawanan dengan arah putaran jarum jam.

3.1 ROTASI DENGAN PUSAT TITIK ASAL

Y P’(x’ , y’) P(x,y) α θ 0 X x = r cos θ
Y
P’(x’ , y’)
P(x,y)
α
θ
0
X
x = r cos
θ

y

= r sin

θ

(

Pxy

,

)

=

Pr

=

θ

(

P r

,

)

'( ,

'( ', ')

P x y

x

y

'

=

'

=

r

r

cos (

sin

θ α

+

)

(θ α)

+

θ α

+

)

=

r

θ

cos cos

α

r

θ

sin sin

α

=

r

θ

sin cos

α

+

r

θ

cos sin

α

α − r θ sin sin α = r θ sin cos α + r θ

x '  

'

y

= 

cos

sin

α

α

sin      

cos

α

α

x

y

=

=

x

cos

α

y

sin

α

x

sin

α

+

y

cos

α

Contoh 1 : Tentukan bayangan titik A(2,-4) jika diputar

Jawab : ………….

90

o dengan pusat putaran di titik pusat !

Rotasi dengan pusat (0,0) sebesar α sering ditulis

R

α

putaran di titik pusat ! Rotasi dengan pusat (0,0) sebesar α sering ditulis R α www.briliantprivate.co.cc
putaran di titik pusat ! Rotasi dengan pusat (0,0) sebesar α sering ditulis R α www.briliantprivate.co.cc

3.2 ROTASI DENGAN PUSAT (a,b)

Y

P’(x’,y’) P(x,y) α A(a,b) θ
P’(x’,y’)
P(x,y)
α
A(a,b)
θ

X

Hal ini sebenarnya sama dengan rotasi dengan pusat (0,0) yang di translasikan sebesar

x ' a

 

y ' b

sin

 

= 

α

α

cos

α

α

   

y

b

x '

y

'

cos

= 

sin

α

α

sin  

   

α

cos

α

x

y

a   a

   +    

b

b

cos

sin   x a

Contoh 2 : Tentukan bayangan titik B(4,5) oleh rotasi sebesar

Jawab : …………….

LATIHAN SOAL

90

o dengan pusat (1,2) !

b

 

a

.

1. Tentukan bayangan titik A(3,6) dan B(-2,1) karena rotasi :

a. R

b. R

90

o

180

o

2. Diketahui segitiga ABC dengan A(2,3), B(-5,1) dan C(3,5).Tentukan bayangan segitiga tersebut

karena rotasi

R

90

o

!

3. Tentukan bayangan koordinat jajargenjang ABCD dengan A(1,2), B(3,5), C(6,1) dan D(m,n) karena

rotasi

R

180

o

!

4. Tentukan bayangan titik (5,4) dengan pusat rotasi (1,2) yang diputar sejauh

o

90 !

5. Tentukan bayangan titik (-1,2) dengan pusat rotasi (0,-3) yang diputar sejauh

o

270 !

6. Tentukan bayangan titik (-2,3) dengan pusat rotasi (2,-1) yang diputar sejauh

o

180

!

7. Tentukan persamaan garis yang melalui titik A(1,-4) dan B(-3,4) yang diputar sejauh - 90 pusat rotasi R(0,-2) !

8. Tentukan bayangan titik A(-1,2) karena rotasi

9. Tentukan bayangan titik B(3,-2) karena rotasi

R

90

o

R

180

o

dilajutkan dengan rotasi

dilanjutkan

R

90

o

R

180

o

o dengan

rotasi R 90 o R 180 o dilajutkan dengan rotasi dilanjutkan R − 90 o R
rotasi R 90 o R 180 o dilajutkan dengan rotasi dilanjutkan R − 90 o R

10. Tentukan bayangan titik X(-1,-2) karena translasi

dan terakhir oleh rotasi

R

90 dengan pusat (1,2) !

2

 

1

4. PERKALIAN (DILATASI)

dilajutkan refleksi terhadap garis x = 5

Pada dilatasi diperlukan suatu titik sebagai pusat perkalian dan faktor skala k R.

4.1 DILATASI DENGAN PUSAT O(0,0) DAN FAKTOR SKALA k

Y P’(x’ , y’) P(x,y) O Q Q’ x '  0   
Y
P’(x’ , y’)
P(x,y)
O
Q
Q’
x ' 
0    x 
 
=   k
 
 
y '
0
k
y
 
 
 

X

Dilatasi dengan pusat O(0,0) dan faktor skala k sering ditulis D[O, k)]

Contoh 1 : Tentukan bayangan titik A(-3,4) oleh dilatasi dengan faktor skala 2 dan pusat (0,0) !

Jawab : ………………

4.2 DILATASI DENGAN PUSAT (a,b) DAN FAKTOR SKALA k

Y P’(x’ , y’) P(x,y) A(a,b) 0 x '   x a  
Y
P’(x’ , y’)
P(x,y)
A(a,b)
0
x ' 
x a   a 
 
  = k 
y '
y
− b
b
   +    

X

Contoh 2 : Tentukan bayangan titik P(4,7) dengan pusat A(2,3) dan faktor skala 2 !

Jawab : ………………

titik P(4,7) dengan pusat A(2,3) dan faktor skala 2 ! Jawab : ……………… www.briliantprivate.co.cc Page 9
titik P(4,7) dengan pusat A(2,3) dan faktor skala 2 ! Jawab : ……………… www.briliantprivate.co.cc Page 9

LATIHAN SOAL

1. Tentukan bayangan titik (5,7) oleh dilatasi [O,2] !

2. Tentukan bayangan titik (12,-27) oleh dilatasi

O,

1

3

!

3. Tentukan bayangan titik A(2,1) oleh dilatasi [P(4,3),2] !

4. Tentukan bayangan titik B(-3,2) oleh dilatasi

5. Tentukan bayangan titik C(4,-1) oleh dilatasi

P(3, 1),

2

3

P(0,5),

1

2

!

!

6. Tentukan bayangan segitiga PQR dengan P(3,2), Q(-1,4) dan R(-2,-1) oleh dilatasi [O,2] !

7. Tentukan luas segitiga hasil bayangan dari segitiga ABC dimana A(2,1), B(3,5) dan C(6,1) oleh

dilatasi

O,

1

2

8. Tentukan bayangan titik A(2,3) karena rotasi

R 90

o dilanjutkan refleksi terhadap garis y = 5

dilanjutkan lagi dengan translasi

− 2

2

dan diakhiri dengan dilatasi [P(0,3),4] !

5. TRANSFORMASI TEMPAT KEDUDUKAN

Yang dimaksud tempat kedudukan dalam hal ini yaitu himpunan titik-titik yang mempunyai pola tertentu. Seperti garis dan kurva. Transformasi terhadap suatu garis atau kurva oleh suatu transformasi (translasi, refleksi, rotasi atau dilatasi) dilakukan dengan dengan menyatakan x dan y dengan x’ dan y’ sesuai dengan transformasi yang digunakan. Kemudian disubstitusikan ke persamaan garis atau kurva yang diketahui. Hasilnya akan berupa persamaan yang menggunakan variabel x’ dan y’ sebagai tanda hasil transformasi (bayangan). Sehingga tanda aksennya bisa dihilangkan.

Contoh 1 : Tentukan bayangan parabola

2

y = x +

1

karena rotasi sebesar

Jawab : Rotasi dengan pusat O sebesar

x '   cos90

y

sin 90

= 

'

o

o

sin 90 x

y

o

 

 

cos90

o

90

o

0 1 = 

1

0

 

  

x  

y

= −  y  

x

Substitusi

2

x = y dan y = −x ke y = x + sehingga :

'

'

1

x = y +

'

( ')

2

1

2

atau x = y +

1

90

o dengan pusat O !

x

y

=

y

'

=− '

x

) 2 1 2 atau − x = y + 1 ⇒ 90 o dengan pusat
) 2 1 2 atau − x = y + 1 ⇒ 90 o dengan pusat

LATIHAN SOAL

1. Tentukan persamaan garis g x + y + 1 = 0 terhadap pencerminan sumbu X !

2. Tentukan persamaan garis g x + y + 1 = 0 di atas oleh rotasi

R

90

o !

3. Tentukan persamaan bayangan garis y = x + 1 oleh transformasi

4. Tentukan peta dari garis 2x – y = 7 oleh transformasi

2

0

5. Tentukan bayangan garis x – 2y + 3 = 0 oleh transformasi

1

1

2

1

1 2

0

1

!

3

5

!

6. Tentukan bayangan lingkaran

x

2

2

+ y =

9 oleh transformasi

1

0

1

1

!

!

7. Tentukan peta lingkaran

x

2

+ y + x + y − =

2

4

8

5

0

oleh pencerminan terhadap titik pusat !

8. Tentukan peta dari parabola

y = x +

2

2

1

oleh dilatasi [O,3] !

9. Tentukan persamaan bayangan kurva xy = 4 jika diputar terhadap titik O sebesar

o

45 !

10. Tentukan persamaan peta lingkaran

x

y

1

1

=− +

=

x

x y

y

2

x

2

2

+ y = 9

oleh transformasi yang ditentukan :

6. KOMPOSISI TRANSFORMASI

Komposisi transformasi berarti transformasi yang dilakukan lebih dari satu kali terhadap suatu objek (titik, garis atau kurva) tertentu.

6.1 KOMPOSISI BEBERAPA TRANSLASI

Komposisi dari dua translasi

komposisi, yang dilaksanakan/dioperasikan terlebih dahulu adalah elemen yang paling kanan ( T ).

T 1 dan dilanjutkan dengan

T

2

ditulis

T

2

o T . Jadi dalam suatu

1

1

Misal titik P(x,y) ditranslasikan oleh

T

2

o T dimana

1

T 1

=

a

b

 

dan T =

2

c

d

maka bayangan titik

P oleh komposisi dua translasi tersebut dapat digambarkan sebagai berikut :

P’ c b P a
P’
c
b
P
a

P’’(x+a+c , y+b+d)

d

tersebut dapat digambarkan sebagai berikut : P’ c b P a P’’(x+a+c , y+b+d) d www.briliantprivate.co.cc
tersebut dapat digambarkan sebagai berikut : P’ c b P a P’’(x+a+c , y+b+d) d www.briliantprivate.co.cc

Jadi untuk menentukan bayangan titik P(x,y) oleh komposisi translasi

T

2

o T dapat juga dengan

1

menjumlahkan terlebih dahulu elemen-elemen translasinya yaitu

T

2

o T

1

=

+

a c

+

b

d

1

baru hasil

komposisi translasi tersebut yaitu matriks

+

a c

+

b

d

untuk mentranslasikan P(x,y) ke P’’.

Contoh 1 : Jika titik A(1,-5) maka tentukan bayangan titik A oleh translasi

T =

2

− 3

4

Jawab :

( T oT

2

1

)(1, 5)

= 

1

5

2

   +   

+ −

− +

1

( 3)

4

0

2

= 

T

1

=

2

1

dilanjutkan

Coba tentukan bayangan titik A(1,-5) karena translasi

Jika sama sifat apakah yang berlaku untuk komposisi dua translasi tersebut ?

T

1

o T ! Apakah hasil bayangannya sama ?

2

6.2 KOMPOSISI BEBERAPA REFLEKSI

Sudah dibahas di bab refleksi.

6.3 KOMPOSISI BEBERAPA ROTASI

Ada 3 cara menentukan hasil komposisi dua rotasi, yaitu dengan merotasikan satu per satu atau dengan menentukan terlebih dahulu matriks hasil komposisi rotasi kedua rotasi tersebut dengan cara mengalikan. Atau bisa juga dengan menjumlahkan besar rotasi yang digunakan kemudian gunakan matriks rotasi dari hasil penjumlahan tersebut.

Contoh 2 : Tentukan bayangan titik A(-1,2) oleh rotasi

90

o

dilanjutkan dengan rotasi

Jawab : Sudut hasil komposisi rotasi =

90

o

A " =   cos 270

sin 270

o

o

sin 270  − 1

o

 

cos 270

o

 

2

o

+ 180 = 270

o

= 

0

1

1  −  1  

0

   

2

2

1

 

= 

6.4 KOMPOSISI BEBERAPA DILATASI

o

180 !

Untuk komposisi dilatasi dengan pusat O bisa dilakukan dengan 2 cara yaitu dengan dilatasi satu per satu atau dengan menentukan terlebih dahulu faktor skala hasil komposisi yaitu dengan mengalikan kedua faktor skala dilatasi. Untuk komposisi dilatasi dengan pusat (a,b) dilakukan satu per satu.

LATIHAN SOAL

1. Tentukan bayangan titik (5,3) oleh refleksi terhadap garis x = 2 dan dilanjutkan terhadap garis x = 6 !

titik (5,3) oleh refleksi terhadap garis x = 2 dan dilanjutkan terhadap garis x = 6
titik (5,3) oleh refleksi terhadap garis x = 2 dan dilanjutkan terhadap garis x = 6

2.

Tentukan bayangan titik (-3,8) oleh refleksi terhadap garis y = 3 dan dilanjutkan terhadap garis x = -1 !

3. Diketahui segitiga PQR dengan P(1,1), Q(-3,4) dan R(-2,-1) . Tentukan bayangannya jika direfleksikan terhadap garis y = -1 dan dilanjutkan terhadap y = 3 !

4. Tentukan bayangan titik (2,1) yang direfleksikan terhadap garis y = x, kemudian dilajutkan terhadap sumbu Y !

5. Tentukan bayangan titik (5,5) yang dirotasikan terhadap

6. Tentukan bayangan titik (-5,4) yang dirotasikan terhadap

R

90

o

R

150

o

dan dilanjutkan

R

270

o

dan dilanjutkan

R

120

o

!

!

7.

Jika M

dan

B(-2,6) dan C(-4,4) oleh komposisi pencerminan :

y

adalah pencerminan terhadap sumbu Y,

M

1 adalah pencerminan terhadap garis x = 6

M

2

adalah pencerminan terhadap garis x = 11. Tentukan peta segitiga ABC dengan A(-1,1),

a. M y o M

b. M oM oM

1

1

2

y

8.

Jika

berturut-turut, maka tentukan bayangan titik P(3,2) oleh transformasi

M ,

1

M

2

dan

M

3 adalah operasi pencerminan terhadap garis x = 2, x = 3 dan x = 7

M oM oM !

1

2

3

9. Pada no. 8, tentukan bayangan garis y + x = 3 oleh transformasi

10. Diketahui transformasi

T

1

 − 2

1

= 

oleh transformasi

T oR oT !

2

90

1

,

R

90

=   0

1

0

1

2

1

 

dan I = 

M oM oM

3

2

1

. Tentukan bayangan titik (7,10)

  1    dan I =  M o M o M 3
  1    dan I =  M o M o M 3