P. 1
Hodgkin Disease

Hodgkin Disease

|Views: 63|Likes:
Dipublikasikan oleh razaksoed

More info:

Published by: razaksoed on Jul 12, 2011
Hak Cipta:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PPT, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/12/2012

pdf

text

original

HODGKIN DISEASE

Abraham Tangjong

yaitu limfoma malignum.Pendahuluan Penyakit Hodgkin temasuk dalam keganasan limforetikular. yang terbagi lagi dalam limfoma malignum Hodgkin dan nonHodgkin Dibedakan secara histopatologis pada Hodgkin ditemukan sel Reed-Sternberg .

Faktor Resiko Faktor resiko : . sitomegalovirus.Genetik .infeksi virus onkogenik (Epstein Barr virus. HIV dan Human Herpes Virus-6 (HHV6)) .Defisiensi imun .

Riwayat Penyakit Pembesaran kelenja getah bening yang tidak nyeri Demam. pruritus Nyeri abdomen karena splenomegali Nyeri tulang akibat destruksi lokal . keringat malam. penurunan berat badan. lemah badan.

Gejala klinis Limfadenopati dengan konsistensi rubbery dan tidak nyeri Demam. tipe Pel-Ebstein Hepatosplenomegali Neuropati Tanda-tanda obstruksi aeperti edema ekstremitas. sindrom vena cava. disfungsi hollow viscera . kompresi medulla spinalis.

fungsi hati dan ginjal Biopsi sumsum tulang Radiologis .Pemeriksaan Penunjang Laboratorium : DPL.

Jumlah regio anatomik yang terlibat ditulis dengan angka Stadium III : Keterlibatan regio kelenjar getah bening pada kedua sisi diafragma (III). cincin waldeyer) atau keterlibatan 1 organ ekstralimfatik Stadium II : Keterlibatan •2 regio kelenjar getah bening pada sisi diafragma yang sama (kelenjar hilus bila terkena pada kedua sisi termasuk stadium II). dapat disertai lien (IIIs).STAGING Stadium I : keterlibatan satu regio kelenjar getah bening atau struktur jaringan limfoid (limpa. atau keterlibatan 1 organ ekstranodal (IIIE) atau keduanya (IIISE) Stadium IV : keterlibatan difus / diseminata pada I atau lebih organ ekstranodal atau jaringan dengan atau tanpa keterlibatan kelenjar getah bening . timus. keterlibatan lokal 1 organ ekstranodal atau 1 tempat dan kelenjar getah bening pada sisi diafragma yang sama (IIE).

Nodular lymphcyte predominance Hodgkin Lymphoma .Nodular Sclerosis .Mixed cellularity .Classic Hodgkin Lymphoma .Lymphocyte Predominant .Klasifikasi Rye : .Lymphocyte depletion WHO : .

Tabel perbandingan Klinis Limfoma Hodgkin dan Non Hodgkin Karakteristik Tempat asal Distribusi nodal Penyebaran nodal Keterlibatan SSP Keterlibatan hepar Keterlibatan sumsum tulang Keterlibatan sumsum tulang mempengaruhi prognosis Sembuh dengan kemoterapi Limfoma Hodgkin Nodal Sentripetal (aksila) Sontiguous Jarang Jarang Jarang Ya LNH low grade Ekstranodal (10%) Sentrifugal Noncontiguous Jarang Sering Sering Tidak LNH intemediate / High grade Ekstranodal (35%) Sentrifugal Noncontiguous Jarang Jarang Jarang Ya Ya Tidak Ya .

Terapi Radioterapi Kemoterapi Tergantung staging dan faktor resiko Imunoterapi masih diteliti .

TERIMA KASIH Selamat Belajar .

You're Reading a Free Preview

Mengunduh
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->