Anda di halaman 1dari 2

ANALISIS KEBUTUHAN PROGRAM BIMBINGAN KONSELING SMA

TP 2 : Mencapai kematangan dalam hubungan teman sebaya, serta kematangan dalam perannya Dalam perannya sebagai pria dan wanita. BIDANG RUMUSAN KOMPETENSI PERNYATAAN BIMBINGAN 1 2 3 Bidang Pribadi Memiliki kesadaran pentingnya 1. Saya tidak perlu memahami karakteristik teman dalam pergaulan sehari-hari. hubungan teman sebaya yang sehat 2. Saya tidak perlu memahami etika pergaulan antara pria dan wanita. dalam peranan yang mantap sebagai 3. Saya tidak perlu mengembangkan potensi diri sebagai pria dan wanita. pria atau wanita 4. Saya tidak perlu berteman dengan semua orang. 5. Dalam memperoleh informasi dari teman sebaya perlu dipertimbangkan jenis kelamin. Bidang Sosial Mampu menjalin hubungan yang sehat 1. Saya tidak perlu memperhatikan perasaan teman pada saat bergaul/berkomunikasi. dan dinamis dengan teman sebaya 2. Kegiatan ekstra kurikuler tidak memberikan manfaat bagi pengembangan peran saya sebagai pria atau dalam peranannya sebagai pria atau wanita. wanita. 3. Saya tidak perlu mengimplementasikan kegiatan organisasi di sekolah dalam kehidupan sehari-hari. 4. Saya tidak peduli walaupun banyak orang membenci saya. 5. Bagi saya teman yang sakit adalah resiko dari kelalaiannya sendiri. Bidang Belajar 1. Memiliki pemantapan pemahaman 3. Saya tidak ingin mengikuti kelompok belajar. tentang pentingnya hubungan 4. Saya tidak memerlukan strategi belajar kelompok. teman sebaya dalam kegiatan 5. Saya tidak memerlukan bantuan orang lain untuk menyelesaikan masalah saya. belajar. 6. Saya selalu ingin menang sendiri dalam belajar kelompok. 2. Mampu mewujudkan pentingnya 7. Seandainya saya ketua kelompok saya tidak akan menerapkan pembagian peran dalam kelompok. hubungan teman sebaya dalam kegiatan belajar. Bimbingan 1. Tidak ada manfaat menjalin hubungan dengan teman sebaya dalam mendapatkan informasi karier. Karier 2. Sukses dalam karier tidak dipengaruhi oleh hubungan yang baik. 3. Saya tidak memerlukan informasi karier dari alumni. 4. Diskriminasi dalam karier sangat penting. 5. Masa depan tidak perlu direncanakan. 6. Informasi karier dari teman sebaya umumnya tidak akurat. 7. Tidak perlu mengikuti kegiatan ekstra kurikuler karena tidak dapat menunjang karier.