Anda di halaman 1dari 17

Nama NIM Subject

: Martinus Prabowo Antono : 2009130462 : Management Strategies

Summary Chapter 1

Tinjauan Umum tentang Manajemen Strategis


Martinus Prabowo Antono 2009130462

Tinjauan Umum tentang Manajemen Strategis

Mendefinisikan Manajemen Strategis Secara umum gagasan managemen strategis berarti mencapai dan mempertahankan keunggulan kompetitif. Manajemen strategis dapat didefinisikan sebagai seni dan pengetahuandalam merumuskan, mengimplementasikan, serta mengevaluasi keputusan-keputusan lintas fungsional yang memampukan sebuah organisasi mencapai tujuannya. Dengan kata lain, manajemen strategis memusatkan kepada kegiatan manajemen, pemasaran, keuangan, produksi, serta system informasi computer untuk mencapai keberhasilan organisasi. Manajemen strategis dan perencanaan strategis bukanlah dua hal yang sama. Manajemen

strategis merujuk kepada perumusan, implementasi, dan evaluasi strategi, sedangkan perencanaan strategis merujuk hanya kepada perumusan strategi. Tujuan manajemen strategis adalah untuk
mengeskploitasi serta menciptakan berbagai peluang baru dan berbeda untuk esok. Manajemen strategis merupakan taktik permainan sebuah perusahaan, sebuah perusahaan tentunya harus memiiki rencana dan strategi yang baik untuk dapat bersaing dengan sukses. Tahap tahap Manajemen Strategis Proses manajemen strategis terdiri atas tiga tahap : perumusan strategi, penerapan strategi, dan penilaian strategi. Perumusan strategi mencakup pengembangan visi dan misi, identifikasi peluang dan ancaman eksternal suatu organisasi, kesadaran akan kekuatan dan kelemahan internal, penetapan tujuan jangka panjang, pencarian strategi-strategi alternatif, dan pemilihan strategi tertentu untuk mencapai tujuan. Secara umum perumusan strategi itu mencakup penentuan bisnis apa yang akan dimasuki, bisnis apa yang tidak akan dijalankan, bagaimana mengalokasikan sumber daya, perlukah ekspansi atau diversifikasi operasi yang dilakukan, perlukan perusahaan terjun ke pasar internasional, perlukah merger, dan bagaimana menghindari akuisi yang merugikan. Perumusan strategi merupakan faktor penting bagi suatu organisasi karena memegang keputusan yang paling berpengaruh kepada masa depan perusahaan. Penerapan strategi bisa kita sebut sebagai tahap aksi dari manajemen strategis. Menerapkan strategi berarti memobilasi seluruh pihak yang berkaitan dengan organisasi untuk menjalankan strategi yang telah dirumuskan. Sering kali orang menganggap tahap ini sebagai tahap yang paling sulit dalam manajemen strategis, penerapan atau implementasi strategi membutuhkan disiplin, komitmen, dan pengorbanan personal. Penerapan strategi yang berhasil bergantung pada kemampuan manajer untuk memotivasi karyawan, yang lebih merupakan seni/pengalaman daripada pengetahuan. Strategi yang dirumuskan tidak ada gunanya bila tidak diterapkan.

Penilaian strategi adalah tahap terakhir dalam manajemen strategis. Manajer tentunya harus tau kapan strategi tertentu berjalan baik atau tidak berjalan dengan baik; penilaian atau evaluasi yang baik sangat diperlukan. Tiga aktivitas penilaian strategi yang mendasar adalah : (1) peninjauan ulang faktor eksternal dan internal yang menjadi landasan strategi saat ini, (2) pengukuran kinerja, dan (3) pengambilan langkah korektif. Mengintregasikan Instuisi dan Analisis Dari pengalaman banyak orang, dalam berbisnis intuisi adalah faktrok yang sangat penting untuk membuat strategi yang baik. Instuisi berguna untuk membuat keputusan dalam situasi ketidakpastian dan preseden. Instuisi tentunya juga membantu ketika terdapat berbagai variable yang saling terkait atau ketika harus memilih dari beberapa alternatif yang masuk akal. Pemilik perusahaan dan businessman yang besar mengakui memiliki kemampuan intuisi yang luar biasa. Pemikiran intuitif dan pemikiran analitik saling melengkapi satu sama lain. Mengadaptasi Perubahan Proses manajemen strategis didasarkan pada keyakinan bahwa organisasi harus terus menerus memonitor berbagai peristiwa dan tren internal serta eksternal, perubahan dapat dilakukan sewaktu-waktu bila memang diperkukan. Semua organisasi harus mampu dengan teliti dan cerdik mengidentifikasi serta menyesukaikan diri dengan perubahan. 9 Istilah Kunci dalam Manajemen Strategis 1. Keunggulan Kompetitif Manajemen strategis adalah tentang bagaimana memperoleh dan mempertahankan keunggulan kompetitif. Istilah ini dapat diartikan sebagai segala sesuatu yang dapat dilakukan dengan jauh lebih baik oleh sebuah perusahaan bila dibandingkan dengan perusahaan-perusahaan saingan. Dengan kata lain ada sesuatu yang membuat perusahaan kita unggul dari perusahaan lain dengan hal yang tidak dapat dimiliki perusahaan lainnya. Meraih keunggulan kompetitif yang

berkelanjutan dilakukan dengan cara (1) terus menerus beradaptasi pada perubahan dalam tren
serta kegiatan eksternal dan kemampuan, kompetensi, serta sumber daya internal; dan dengan (2) efektif merumuskan, menerapkan, dan menilai berbagai strategi yang semakin menguatkan faktor faktor tersebut. 2. Penyusun Strategi

Penyusun strategi adalah individu-individu yang paling bertanggung jawab bagi keberhasilan atau
kegagalan sebuah organisasi. Penyusun strategi ini seharusnya individi yang memiliki beragam gelar jabatan, umumnya memiliki otoritas yang sangat besar untuk membuat keputusan di dalam

perusahaan. Penyusun strategi membantu organisasi mengumpulkan, menganalisis, serta mengorganisasi informasi. 3. Pernyataan Visi dan Misi Organisasi organisasi mengembangkan suatu pernyataan visi untuk menjawab pertanyaan,

Kita ingin menjadi seperti apa?. Mengembangkan pernyataan visi seringkali dipandang sebagai langkah pertama dari perencanaan strategis, yang mendahului pernyataan misi. Pernyataan misi adalah pernyataan tujuan yang secara jelas membedakan satu bisnis dari perusahaan perusahaan lain yang sejenis. Pernyataan misi secara umum menggambarkan arah masa depan suatu organisasi. 4. Peluang dan Ancaman Eksternal

Peluang dan ancaman eksternal menunjuk pada berbagai trend an kejadian ekonomi, social
budaya, demografis, lingkungan hidup, politik, hukum, pemerintahan, teknologi, dan kompetitif yang dapat secara signifikan menguntungkan atau merugikan suatu organisai di masa yang akan dating. Sebagian besar peluang dan ancaman itu berasal dari luar organisasi. Sebagai contoh melambungnya harga minyak dunia, kurs dollar yang fluid, dan meningkatnya persaingan dari perusahaan-perusahaan lain. 5. Kekuatan dan Kelemahan Internal

Kekuatan dan kelemahan internal merupakan aktifitas terkontrol suatu organisasi yang mampu
dijalankan dengan sangat baik atau buruk. Mengidentifikasi serta mengevaluasi kekuatan dan kelemahan organisasi dalam wilayah wilayah fungsional suatu bisnis merupakan aktifitas manajemen strategis yang esensial. Faktor faktor internal dapat ditentukan dengan sejumlah cara, termasuk menghitung rasio, mengukur kinerjam dan membandingkan dengan pencapaian masa lalu dan rata rata industry. Faktor internal sebagai contohnya semangat kerja karyawan, efesiensi produksi, efektifitas iklan, dan loyalitas konsumen. 6. Tujuan Jangka Panjang

Tujuan dapat didefinisikan sebagai hasil-hasil spesifik yang ingin diraih oleh suatu organisasi
terkait dengan misi dasarnya. Jangka panjang berarti lebih dari satu tahun. Tujuan sangat penting bagi keberhasilan organisasional sebab ia menyatakan arah, memfokuskan koordinasi, dan menyediakan landasan bagi segala aktifitas manajemen strategi. 7. Strategi

Strategi adalah sarana bersama dengan tujuan jangka panjang hendak dicapai. Strategi bisnis
mencakup ekspansi geografis, diversifikasi, akuisisi, dan pengembangan produk, penertrasi pasarm pengetatan, divestasi, likuidasi, dan usaha patungan atau joint venture.

8. Tujuan Tahunan

Tujuan tahunan adalah tonggak jangka pendek yang mesti dicapai organisasi untuk meraih
tujuan jangka panjangnya. Serangkaian tujuan tahunan diperlukan untuk tiap-tiap tujuan jangka panjang. Tujuan tahunan sangat penting dalam penerapan strategi, sementara tujuan jangka panjang terutama penting dalam perumusan strategi. Tujuan tahunan mrepresentasikan dasar bagi pengalokasian sumber daya. 9. Kebijakan

Kebijakan adalah sarana yang dengannya tujuan tahunan akan dicapai. Kebijakan antara lain
meliputi pedoman, aturan, dan prosedur yang ditetapkan untuk mendukung upaya-upaya pencapaian tujuan yang tersurat. Kebijakan adalah panduan untuk mengambil keputusan dan menangani situasi-situasi yang repetitive atau berulang ulang. Kebijakan juga memungkinkan konsistensi dan koordinasi di dalam dan antardepartemen organisasional. Model Manajemen Strategis

Model diatas adalah ilustrasi model komprehensif dari proses manajemen strategis yang diterima secara luas. Model ini tidak menjamin keberhasilan, tetapi ia merepresentasikan sebuah pendekatan yang jelas dan praktis untuk merumuskan, menerapkan, dan menilai strategi. Manfaat manfaat Manajemen Strategis Salah satu manfaat manajemen strategis adalah memungkinkan sebuah organisasi untuk lebih produktif alih-alih reaktif dalam mebangun masa depannya; memungkinkan seuatu organisasi mengarahkan dan memengaruhi berbagai aktivitas-dan dengan demikian mengintrik takdirnya sendiri.

Secara historis, manfaat utama dari manajemen strategis adalah untuk membantu organisasi merumuskan strategi-strategi yang lebih baik melalui penggunaan pendekatan terhadap pilihan strategi yang lebih sistematis, logis, dan rasional. Pemberdayaan adalah tindakan meningkatkan efektivitas karyawan dengan mendorong mereka untuk berpartisipasi di dalam pembuatan keputusan dan untuk mengambil inisiatif serta menggunakan imajinasi mereka, dan member mereka imbalan karena melakukannya. Keuntungan Keuangan Organisasi yang menggunakan konsep-konsep manajemen strategis lebih menguntungkan dan berhasil daripada yang tidak. Bisnis yang menggunakan konsep manajemen strategis menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam penjualan, profitabilitas, dan produktivitas dibandingkan dengan perusahaan yang tanpa aktifitas perencanaan strategis yang sistematis. Umumnya, perusahaan berkinerja tinggi membuat keputusan yang lebih cerdas dengan antisipasi yang baik terhadap konsekuensi jangka pendek dan panjang. Keuntungan Non-keuangan Selain membantu perusahaan menghindari bencana keuangan, manajemen strategis memberikan keuntungan-keuntungan nyata lain, seperti meningkatnya kesadaran akan ancaman eksternal, membaiknya pemahaman akan strategi pesaing, naiknya produktivitas karyawan, dan menurunnya resistensi pada perubahan, dan pemahaman yang lebih jelas akan relasi kinerja imbalan. Manajemen strategis meningkatkan kapabilitas pencegahan persoalan organisasi sebab ia mendorong interaksi antarmanajer di semua level divisional dan level fungsional. Manajemen strategis juga dapat membangkitkan kembali kepercayaan pada strategi bisnis yang saat itu dijalankan atau menunjukkan pelrunya aksi-aksi korektif. Mengapa Beberapa Perusahaan Tidak Melakukan Perencanaan Strategis Beberapa alasan untuk tiada atau buruknya perencanaan strategis adalah:

Struktur penghargaan yang buruk ketika organisasi mencapai kesuksesan, sering kali ia
gagal untuk memberikan penghargaan untuk keberhasilan tersebut

Dalam pergulatan untuk bertahan - seringkali organisasi terpuruk dalam krisis manajemen
sehingga tidak ada waktu untuk menyusun rencana

Menyia-nyiakan waktu beberapa perusahaan melihat perencanaan itu menyia-nyiakan


waktu karena tidak ada produk yang dapat dipasarkan diproduksi

Terlampau mahal beberapa organisasi secara kultural tidak senang mengerahkan sumber
daya

Kemalasan Puas dengan keberhasilan merasa berhasil sehingga tidak perlu membuat rencana lagi

Takut gagal jika ada sesuatu yang diperjuangkan, selalu ada resiko gagal Kepercayaan diri yang berlebihan Pengalaman buruk masa lalu menjadi trauma untuk perencanaan di masa mendatang Kepentingan pribadi seseorang telah mencapai status, hak istimewa, ia akan melihat suatu
rencana baru sebagai ancaman

Ketakutan akan sesuatu yang belum jelas tidak yakin akan kemampuannya Perbedaan pendapat Kecurigaan karyawan yang tidak percaya kepada pihak manajemen

Lubang Perangkap dalam Manajemen Strategis Perencanaan strategis merupakan sebuah proses menuntut, rumit, dan kompleks yang menuntun organisasi ke wilayah yang belum pernah terjamah. Beberapa lubang perangkap yang harus diwaspadai dan dihindari dalam perencanaan strategis: Menggunakan perencanaan strategis untuk meraih control atas keputusan dan sumber daya Melakukan perencanaan strategis hanya untuk memuaskan persyaratan akreditasi atau regulatif Terlalu tergesa-gesa beralih dari pengembangan misi ke perumusan strategi Gagal mengkomunikasikan rencana kepada para karyawan, yang terus bekerja dalam kegamangan Gagal menggunakan rencana sebagai standar untuk mengukur kinerja Bersikap terlalu formal dalam perencanaan, sehingga felsibilitas dan kreativitas terhambat

Panduan untuk Manajemen Strategis yang Efektif Kegagalan untuk mengikuti panduan khusus dalam menjalan manajemen strategis dapat memunculkan kritisisme terhadap proses tersebut dan menciptakan persoalan bagi organisasi. Sebuah rencana yang tidak sempurna secara teknis, namun diimplementasikan dengan baik akan lebih berhasil daripada rencana sempurna yang tidak pernah dipraktikkan melampaui apa yang ditulis atau diketik di atas kertas. Manajemen strategis tidak boleh menjadi sebuah mekanisme birokratis untuk

memperjuangkan dan melanggengkan kepentingan pribadi. Buang jargon dan bahasa perencanaan yang basi. Manajemen strategis merupakan sebuah proses untuk mendorong pembelajaran dan aksim bukan semata-mata sebuah system formal untunk melanggengkan kontrol. Keputusan strategi harus memilih seperti antara pertimbangan jangka panjang versus jangka pendek atau memaksimalkan keuntungan etika.

Etika Bisnis dan Manajemen Strategis Etika bisnis dapat didefinisikan sebagai prinsip-prinsip dalam organisasi yang menjadi pedoman dalam pengambilan keputusan dan perilaku. Etika bisnis yang baik merupakan salah satu pra-syarat bagi manajemen strategis yang baikl etika yang baik sama dengan bisnis yang baik. Para penyusun strategi adalah individu yang paling bertanggung jawab untuk memastikan bahwa prinsipprinsip etika yang baik dipertimbangkan dan dipratikkan di dalam organisasi. Kodek etik dapat dipandang sebagai sebuah trik kehumasan, ungkapan klise, dan hiasan bibir belaka. Untuk memastikan bahwa kode tersebut dibaca, dipahami, diyakini, dan diingat, organisasi perlu mengadakan lokakarya etika periodic untuk membuat orang peka terhadap situasi tempat kerja. Seseorang yang tidak tahu banyak, bekinerja buruk, kurang cerdas tidak juga akan membuat perusahaan menjadi hancur, tetapi jika orang tersebut tidak memiliki karakter dan intregtias walaupun dia berkinjera baik dan cerdas, perusahaan akan kemungkinan dihancurkannya. Membandingkan Bisnis dan Strategi Militer Strategi bisnis mirip dengan strategi militer, bagaimana memposisikan seluruh kekuatan kita ke posisi yang menguntungkan sebelum berhadapan dengan musuh. Jika suatu perusahaan tidak efektif, semua efisiensi di dunia ini tidak akan cukup untuk menghantarnya kepada kesuksesan. Elemen kejutan memberikan keunggulan kompetitif yang besar, baik dalam strategi militer maupun bisnis. Baik organisasi bisnis maupun militer harus beradaptasi pada perubahan dan terus memperbaiki diri agar sukses. Hakikat Persaingan Global Organisasi yang menjalankan operasi bisnis lintas batas negara disebut perusahaan internasional atau perusahaan multinasional. Istilah perusahaan induk merujuk pada perusahaan yang berinvestasi pada operasi internasional, sementara negara tuan rumah adalah negara tempat bisnis tersebut dijalankan. Proses manajemen strategis sama untuk perusahaan multinasional sebagaimana untuk perusahaan yang murni domestik, namun prosesnya lebih kompleks untuk perusahaan internasional karena hadirnya lebih banyak variabel dan relasi. Lebih banyak waktu dan tenaga yang dibutuhkan untuk mengidentifikasi berbagai tren dalam perusahaan internasional daripada domestic. Implementasi strategi bisa jadi lebih sulit karena budaya yang berbeda mempunyai normal, nilai, dan etika kerja yang berbeda. Operasi internasional bisa berupa operasi sederhana mengekspor sebuah produk ke suatu negara tertentu atau operasi kompleks, seperti menjalankan fasilitas manufaktur, distribusi, dan pemasaran di banyak negara sekaligus.

Keuntungan dan Kerugian Operasi Internasional Perusahaan memiliki banyak alasan untuk merumuskan strategi yang memerpluas keterlibatan mereka dalam operasi bisnis lantas batas nasional. Keuntungan terbesarnya adalah bahwa perusahaan dapat memperoleh konsumen baru bagi produk dan jasa mereka. Pertumbuhan pemasukan dan laba merupakan tujuan organisasional. Selain menyatakan pertumbuhan, perusahaan memiliki beberapa keuntungan untuk melanjutkan dan memperluas operasi internasional: Operasi asing dapat menyerap kelebihan kapasitas, mengurangi biaya unit, dan membelah resiko ekonomi ke pasar yang lebih luas Operasi asing memungkinkan perusahan untuk mengangun produksi berbiaya rendah Persaingan di pasar luar negeri mungkin tidak ada atau tidak seintens di pasar lokal Operasi asing dapat menghasilkan tariff yang lebih murah Joint venture akan memungkinkan perusahaan untuk mempelajari berbagai macam hal Banyak pemerintah dan negara asing yang menawarkan intensif untuk mendorong investasi Produksi dalam sekala besar memungkinkan volume penjualan yang lebih tinggi dan penawaran harga yang lebih rendah Kerugian yang diakibatkan operasi internasional antara lain: Perusahaan berhadapan dengan kekuatan STEEPLE yang sulit dipahami saat menjalankan bisnis internasional Kelemahan pesaing di negara-negara asing sering kali dibesar-besarkan, sementara kekuatan mereka terlalu dianggap enteng Sistem bahasa, budaya, dan nilai berbeda-beda antar negara sehingga menyulitkan untuk mengatur manusia Berhubungan dengan dua atau lebih sistem moneter dapat memperumit operasi bisnis internasional Ketersediaan informasi ekonomi dan pemasaran diberbagai negara sangat beragam, sebagaimana halnya struktur industrial, praktik bisnis, dan jumlah serta hakikat organisasiorganisasi regionalnya

Pertanyaan-pertanyaan untuk Tinjauan Ulang dan Diskusi 1. Jelaskan mengapa mata kuliah manajemen strategis sering kali disebut mata kuliah berat menurut saya mata kuliah manajemen strategis disebut mata kuliah berat karena mata kuliah ini sangat penting dan krusial sekali bagi pengembangan daya pikir mahasiswa sebagai bekal di saat kerja nantinya. Bagi seorang marketer sangat penting untuk mempelajari perencanaan strategi dan manajemen strategi. Sedangkan di dalam mata kuliah manajemen strategis ini banyak sekali hal yang perlu diperhatikan dan secara teori harus bisa dihafalkan diluar kepala. Pelajaran ini berat, tetapi mendorong daya kreatif mahasiswa untuk dapat merencanakan strategi terbaik, analisis terbaik, yang nantinya berguna untuk perusahaan ditempat dia bekerja nantinya. 2. Aspek manajemen strategis mana yang menurut anda membutuhkan alokasi waktu paling besar? Mengapa? Menurut saya tahan perumusan strategi membutuhkan alokasi waktu yang paling besar. Perumusan strategi mencakup banyak hal seperti pengembangan visi dan misi, indetifikasi peluang dan ancaman eksternal, kesaran akan kekuatan dan kelemahan, penetapan tujuan jangka panjang, dan lainnya. Semua hal ini merupakan hal-hal yang bersifat sangat penting dan setiap pengambilan keputusan berpengaruh kepada masa depan perusahaan, karena itu dibutuhkan banyak waktu untuk berpikir dan berdiskusi antar manajemen, diadakannya rapat yang berfrekuensi tinggi sehingga menyita banyak waktu. Setiap aspek yang dicari dalam perumusan memakan biaya waktu yang banyak, sedangkan aspek-aspek itu sendiri sangatlah banyak 3. Mengapa penerapan atau implementasi strategi sering dianggap sebagai tahap paling sulit dalam proses manajemen strategis? Penerapan atau implementasi strategi sangat memnbutuhkan displin, komitmen, dan pengorbanan personal yang tinggi. Strategi yang baru biasanya akan mempengaruhi kinerja karyawan, ada yang merasa bingung, ada yang merasa tidak mampu, dan ada yang merasa ketidak cocokan. Semuanya bergantung kepada keterampilan manajer untuk memotivasi karyawan, yang lebih membutuhkan kemampuan seni dan jam terbang dibandingkan pengetahuan. Dalam perusahaan berskala besar, karyawan yang dimotivasi tentu banyak jumlahnya, inilah bagian yang paling sulit dimana SDM seorang manajer menjadi suatu kunci. 4. Mengapa integrasi antara intuisi dan analisis dalam manajemen strategis demikian penting? Intuisi adalah sikap yang paling dibutuhkan saat mengambil keputusan yang menyangkut banyak variabel, dan faktor-faktor yang bersifat penting namun harus dipilih dari sekian banyaknya. Seorang pengusaha yang sukses adalah pengusaha yang mampu mengandalkan intuisi bisnisnya dalam mengambil keputusan sulit, intuisi itu sendiri didapat dari pengalaman yang luas. Dalam strategi managemen menganalisis permasalahan itu penting, segala faktor

harus dianalisis, namun dalam pengambilan keputusan sulit harus disertai dengan intuisi. Karena itu intuisi dan analitis keduanya saling melengkapi satu sama lain dan tentunya sangat penting dalam perencanaan strategi. 5. Jelaskan pentingnya pernyataan visi dan misi Pengembangan visi dan misi itu adalah awal dari langkah paling awal dalam manajemen strategi. Penetapan misi masuk dalam tahapan perumusan strategi, dan misi masuk dalam tahapan penerapan strategi. Visi adalah sesuatu yang menjawab kita akan menjadi seperti apa nantinya, apa yang diharapkan perusahaan menjadi seperti apa nantinya seiring berjalan waktu. Misi adalah sesuatu yang menjawab Kita akan melakukan apa? akan mempengaruhi keputusan perusahaan untuk melakukan sesuatu yang seperti apa, tentunya sesuatu yang bisa membuat perusahaan itu sukses dan unggul dari perusahaan lainnya. 6. Diskusikan relasi antara tujuan, strategi, dan kebijakan Tujuan adalah hal-hal spesifik yang ingin diraih perusahaan yang ditetapkan secara bersamasama oleh pihak manajemen. Strategi adalah cara yang diterapkan untuk mencapai tujuan tersebut. Kebijakan adalah peraturan-peraturan atau batasan-batasan yang berlaku dalam penerapan strategi untuk mencapai tujuan, dengan maksud agar strategi yang diterapkan dapat dijalankan dengan lancar dengan kebijakan yang tepat. 7. Menurut anda mengapa beberapa pejabat eksekutif kepala gagal menggunakan pendekatan manajemens strategis dalam pengambilan keputusan? Banyak sekali faktor yang mempengaruhi kegagalan dalam manajemen strategis dalam pengambilan keputusan, diantaranya antara lain:

Struktur penghargaan yang buruk ketika organisasi mencapai kesuksesan, sering kali ia
gagal untuk memberikan penghargaan untuk keberhasilan tersebut

Dalam pergulatan untuk bertahan - seringkali organisasi terpuruk dalam krisis manajemen
sehingga tidak ada waktu untuk menyusun rencana

Menyia-nyiakan waktu beberapa perusahaan melihat perencanaan itu menyia-nyiakan


waktu karena tidak ada produk yang dapat dipasarkan diproduksi

Terlampau mahal beberapa organisasi secara kultural tidak senang mengerahkan sumber
daya

Kemalasan Puas dengan keberhasilan merasa berhasil sehingga tidak perlu membuat rencana lagi Takut gagal jika ada sesuatu yang diperjuangkan, selalu ada resiko gagal Kepercayaan diri yang berlebihan Pengalaman buruk masa lalu menjadi trauma untuk perencanaan di masa mendatang Kepentingan pribadi seseorang telah mencapai status, hak istimewa, ia akan melihat suatu
rencana baru sebagai ancaman

Ketakutan akan sesuatu yang belum jelas tidak yakin akan kemampuannya Perbedaan pendapat

Kecurigaan karyawan yang tidak percaya kepada pihak manajemen


Proses manajemen strategis dalam model manajemen strategis tidak boleh dijalankan dalam bentuk yang sangat baku, harus ada timbgal balik antarlevel hierarki dalam sebuah organisasi. Pihak manajemen perusahaan sering sekali mengadakan pertemuan/review yang seringkali disebut retret untuk mendiskusikan hal-hal penting seperti pembaharuan visi dan misi, strategi, tujuan, kebijakan, dan kinerja perusahaan. Review ini akan merangsang timbal balik setiap orang untuk mengukapkan ide dan pendapatnya sehingga dapat muncul gagasan yang baru dan wawasan yang baru.

8. Diskusikan pentingnya umpan balik dalam model manajemen strategis

9. Apa yang perlu dilakukan penuyusun strategi untuk memastikan bahwa strategi akan diimplementasikan secara efektif? Penyusun strategi hendaknya bekerja secara cermat untuk mengimplementasikan rencana strategi yang telah tersusun secara rapi dan teknis. Rencana strategi sudah tertulis secara sempurna secara teknis, tapi pengimplementasiannya tidak pernah berjalan dan akhirnya siasia. Perlu adanya pengorbanan waktu, uang, dan usaha untuk mengimplementasikan rencana strategi yang telah terbentuk. Rencana yang tidak sempurna secara teknis, namun di implmentasikan secara baik akan lebih berhasil dariapda rencana sempurna yang tidak pernah dipraktikan sedangkan hanya tertulis diatas kertas. 10. Berilah contoh perkembangan politik mutakhir yang mampu mengubah strategi sebuah organisasi Sebagai contoh perusahaan Wong Coco merupakan perusahaan yang juga mengelola sarang burung walet, memiliki pabrik tunggal yang berfungsi untuk memproses barang mentah sarang walet menjadi sarang yang bersih dan siap saji. Sebagian besar produk Wong Coco di ekspor ke RRC. Politik terakhir yang ada di RRC berhubungan dengan sarang burung walet adalah adanya penaikan pajak ekspor sarang walet ke RRC. Ini akan mengubah strategi Wong Coco untuk mengalokasikan produk mereka ke negara lain, atau bahkan melakukan pemberhentian kinerja pabrik agar barang mentah tidak terbuang sia-sia, atau bahkan dilakukan adanya penurunan penawaran harga jual sarang burung walet dari pihak pertama. 11. Siapakah pesaing berat kampus atau universitas anda? Apakah kekuatan dan kelemahan mereka? Apakah strategi yang mereka jalankan? Seberapa berhasilkah lembaga-lembaga tersebut dibandingkan dengan kampus anda? Menurut saya pesaing berat kampus LSPR adalah Universitas Indonesia Fakultas Komunikasi. LSPR sendiri adalah fakultas komunikasi dengan jurusan Public Relations sebagai major utama. Kekuatan Universitas Indonesia adalah mereka mempunyai nama yang jauh lebih terkenal dibandingkan LSPR, Universitas Indonesia merupakan Universitas milik negara yang terkenal akan akreditasinya dan bisa mengalihkan perhatian para calon mahasiswa karena dengan besar namanya UI akan membuat mereka berpikir UI memiliki fasilitas yang terbaik. Kelemahan mereka adalah UI bukanlah universitas yang berfokus pada komunikasi, UI adalah

universitas yang lebih berfokus pada major science seperti kimia, fisika, matematika, teknik, dan ilmu sosialnya seperti manajemen dan akutansi. Strategi yang mereka jalankan tidak berbeda dengan LSPR dengan adanya campaign yang dilakukan ke sekolah-sekolah SMA terkemuka untuk mempromosikan kelebihan Universitas Indonesia. LSPR memegang unggulan pertama untuk jurusan komunikasi dan terutama public relations, nama kampus LSPR lebih menjanjikan daripada UI, namun mereka mulai berhasil menarik sebagian calon mahasiswa komunikasi dengan memberikan program yang terkesan ekslusif. 12. Jika anda memiliki sebuah bisnis kecil, apakah anda akan mengembangkan kode etik bisnis? Jika ya, variabel-variabel apa yang akan anda masukkan? Jika tidak, bagaimana anda akan memsatikan bahwa standar bisnis yang etis dipatuhi oleh para karyawan anda? Ya tentunya saya akan mengembangkan kode etik bisnis, karena bisnis kecil tentunya belum tentu menggunakan SDM yang berkualitas tinggi, namun SDM yang masih menengah kebawah, oleh karena itu para pekerja yang masih hijau ini masih belum bisa menguasai etika bisnis sepenuhnya, kecuali saya memiliki perusahaan multinasional. Variabel yang saya tanamkan adalah hal-hal yang bersifat krusial seperti masalah keterlambatan, disiplin saat bekerja, pakaian yang disiplin sesuai dengan peraturan, motivasi kerja, dan pemberian sanksi atas pelanggaran kode etik tersebut. 13. Apakah konsep dan teknik manajemen strategis menawarkan keuntungan atau manfaat yang sama besar kepada bisnis asing sebagaimana kepada perusahaan domestic? Manajemen strategis internasional dengan domestik tentunya berbeda manfaat. Manfaat yang diterima bisnis asing jauh lebih besar daripada bisnis domestik, tentu saja apabila manajemen strategis diterapkan secara sempurna. Manfaat yang lebih besar tentunya akan membutuhkan implementasi manajemen strategis yang lebih kompleks dan lebih banyak pengorbanan otak dan uang. Manajemen strategis bisnis asing dan domestic jelas berbeda, maka dari itu manfaat yang diterima pun juga pasti berbeda 14. Menurut hemat anda, apa sajakah lubang perangkap dalam menggunakan pendekatan manajemen untuk mengambil keputusan? Menggunakan manajemen strategis untuk menguasai kontrol dalam mengambil keputusan Gagal mengkomunikasikan rencana kepada para karyawan Terlalu tegesa-gesa dalam mengambil keputusan Melakukan perencanaan strategis hanya untuk memuaskan persyaratan akreditasi atau regulative Bersikap terlalu formal dalam perencanaan sehingga mehilangkan fleksibilitas dan kreatifitas

15. Menurut pendapat anda, apakah satu keuntungan terbesar dari menggunakan pendekatan manajemen strategis untuk mengambil keputusan? Menurut saya, salah satu keuntungan terbesar dalam menggunakan manajemen strategis dalam mengambil keputusan adalah perumusan dan perencanaan sangatlah terinci dan berjalan dengan strategis sehingga meminimalisir kemungkinan kesalahan pengambilan keputusan yang fatal. Manajemen strategis menuntut pengambilan keputusan yang dipikirkan dari banyak pihak dan pengambilan keputusan yang ekstra hati-hati dengan banyaknya analisis segala kemungkinan yang terjadi secara internal maupun eksternal 16. Bandingkan strategi bisnis dan strategi militer Strategi bisnis dan strategi militer mempunyai banyak kesamaan. Manajemen strategi dalam kedua bisnis maupun militer, secara garis besar menuntun pihak kita untuk mengerahkan segala kekuatan di saat yang tepat dan yang menguntungkan sebelum berhadapan langsung dengan musuh. Strategi bisnis dan strategi militer bersifat professional, ditangani oleh pihak yang berkredibiltas tinggi, seperti halnya di bisnis yang memegang keputusan adalah pihak CEO, direktur, sedangkan di militer adalah kapten,komando,brigadir,kolonel,jendral. 17. Seperti apakah relasi antara etika personal dan etika bisnis menurut anda? Etika personal dibutuhkan kapan saja dan dimana saja yang menunjukkan kredibilitas setiap individu, namun etika bisnis itu berbeda-beda sesuai dengan tempatnya. Kita tidak bisa memaksakan etika personal yang bersifat jauh berbeda dengan etika bisnis yang ada di suatu perusahaan. Etika personal jauh lebih dibutuhkan untuk beradaptasi dan berkembang seiring dengan etika bisnis, sehingga etika personal dapat mendukung etika bisnis lebih masuk ke performa yang lebih tinggi dan menciptakan suatu prestasi yang mengagumkan 18. Mengapa semua program studi yang terkait dengan bisnis harus mempelajari manajemen strategis karena sebagian mahasiswanya tidak akan pernah menjadi pejabat eksekutif kepala atau bahkan manajer puncak di sebuah perusahaan besar Intisari manajemen strategi tidak haruslah digunakan saat menjadi direktur atau manajer, manajemen strategi menuntun daya piker mahasiswa untuk berpikir lebih kompleks dan berpikir secara hati-hati. Dalam manajemen strategi diberi juga pengetahuan mengenai etika bisnis di saat kita berbisnis dengan siapapun, dan saat kita posisi apapun, walaupun hanya karyawan, tentunya kita harus memiliki etika bisnis yang baik jikalau ingin maju 19. Jelaskan mengapa pola-pola konsumsi menjadi serupa di segenap penjuru dunia. Apakah implikasi strategis dari tren tersebut? Awalnya, perusahaan domestik mencoba memperluas lahan bisnisnya menjadi perusahaan global, dan dari data statistic ternyata jumlah permintaan jauh lebih tinggi di internasional dibandingkan dengan domestik. Dari data itu, mulailah perusahaan-perusahaan domestik yang terkemuka memulai perusahaan global dengan cara mengakuisisi perusahaan asing dan membuka lahan bisnis dimana sekiranya dianalisis akan mendapatkan jumlah permintaan

yang melonjak. Implikasi strategis dari tren tersebut adalah perusahaan domestik mengakuisisi perusahaan asing dan membentuk joint venture dengan mereka atau sebaliknya. Implikasi strategi terhadap tren ini menciptakan keuntungan yang sangat drastis. 20. Apakah keuntungan dan kerugian dari membuka operasi ekspor di sebuah negara asing? memiliki beberapa keuntungan untuk melanjutkan dan memperluas operasi internasional: Operasi asing dapat menyerap kelebihan kapasitas, mengurangi biaya unit, dan membelah resiko ekonomi ke pasar yang lebih luas Operasi asing memungkinkan perusahan untuk mengangun produksi berbiaya rendah Persaingan di pasar luar negeri mungkin tidak ada atau tidak seintens di pasar lokal Operasi asing dapat menghasilkan tariff yang lebih murah Banyak pemerintah dan negara asing yang menawarkan intensif untuk mendorong investasi Produksi dalam sekala besar memungkinkan volume penjualan yang lebih tinggi dan penawaran harga yang lebih rendah Kerugian yang diakibatkan operasi internasional antara lain: Perusahaan berhadapan dengan kekuatan STEEPLE yang sulit dipahami saat menjalankan bisnis internasional Kelemahan pesaing di negara-negara asing sering kali dibesar-besarkan, sementara kekuatan mereka terlalu dianggap enteng Sistem bahasa, budaya, dan nilai berbeda-beda antar negara sehingga menyulitkan untuk mengatur manusia Berhubungan dengan dua atau lebih sistem moneter dapat memperumit operasi bisnis internasional Ketersediaan informasi ekonomi dan pemasaran diberbagai negara sangat beragam, sebagaimana halnya struktur industrial, praktik bisnis, dan jumlah serta hakikat organisasiorganisasi regionalnya 21. Jelaskan kontek yang tersedia di situs web SMCO di www.strategyclub.com SMCO merupakan website mengenai pembelajaran manajemen strategi yang terkemuka di dunia, situs ini membutuhkan official membership untuk menelusur lebih jauh mengenai apa dan cara apa saja mengimplementasikan manajemen strategis yang baik, terdapat juga demo demo dari ahli bisnis terkemuka dengan contoh real manajemen strategis perusahaan yang ada di dunia.

22. Sebukan masing-masing empat keuntungan keuangan dan non-keuangan apabila perusahaan memiliki perencanaan strategis Keuntungan keuangan: Konsep manajemen strategis menunjukkan perbaikan yang signifikan dalam penjualan, profitabilitas, dan produktivitas dibandingkan dengan perusahaanperusahaan tanpa perencanaan strategis Mampu menghadapi fluktuasi di masa depan dalam lingkungan internal dan eksternal Perusahaan dengan sistem perencanaan strategis mengadopsi teori manajemen stragegis, yang menunjukkan kinerja keuangan jangka panjang yang lebih baik Dapat membuat keputusan yang lebih cerdas dengan antisipasi yang baik terhadap konsukensi jangka pendek dan panjang Keuntungan non-keuangan Mingkatnya kesadaran akan ancaman eksternal Membaiknya pemahaman akan strategi pesaing Naiknya produktivitas karyawan Menurunnya resistensi pada perubahan

23. Mengapa sebuah perusahaan normalnya hanya mampu mempertahan keunggulan kompetitifnya selama kurun waktu tertentu? Definisi dari keunggulan kompetitif itu sendiri adalah suatu keunggulan yang dimiliki perusahaan sementara hal itu tidak bisa dimiliki perusahaan saingan. Normalnya, sebuah perusahaan dapat mempertahankan suatu keunggulan kompetitifnya selama kurun waktu tertentu saja sebab perusahaan-perusahaan saingan akan segera meniru dan mendesak keunggulan tersebut. 24. Mengapa mendapatkan keunggulan kompetitif saja tidak memadai? Keunggulan kompetitif itu mudah didesak oleh kompetitor, dan tentunya keunggulan kompetitif ini tidak bersifat permanen karena suatu saat kita bisa kalah oleh kompetitor karena gerakan agresif mereka, oleh karena itu perlulah suatu perencanaan strategis yang baru untuk membuat keunggulan lainnya dan memberi jangka waktu keunggulan kompetitif lainnya lebih lama lagi. Selain itu dibutuhkan untuk mendesak keunggulan kompetitif kompetitor agar kita juga bisa meraih pendapat yang secara jelas sudah terbukti menguntungkan setelah menganalisis kompetitor 25. Bagaimana sebuah perusahaan dapat mencapai keunggulan kompetitif yang berkelanjutan? Meraih keunggulan kompetitif yang berkelanjutan dilakukan dengan cara (1) terus menerus beradaptasi pada perubahan dalam tren serta kegiatan eksternal dan kemampuan, kompetensi, serta sumber daya internal; dan dengan (2) efektif merumuskan, menerapkan, dan menilai berbagai strategi yang semakin menguatkan faktor faktor tersebut

26. Bandingkan dan kontraskan ISO 14000 dan 14001 ISO 14000 merujuk pada serangkaian standar sukarela di bidang lingkungan hidup. ISO 14000 punya konsen sejauh mana sebuah perusahaan meminimalkan efek berbahaya pada lingkungan yang disebabkan oleh aktvitas-aktivitasnya serta terus menerus memonitor dan memperbaiki kinerja lingkungannya. ISO 14001 adalah serangkaian standar yang diadopsi oleh ribuan perusahaan di seluruh penjuru dunia untuk mnyertifikasi konsituensi mereka bahwa mereka akan menjalankan bisnis secara ramah lingkungan. ISO 14001 menawarkan sebuah standar teknis universal untuk kepatuhan lingkungan yang mengatur tidak hanya perusahaan sendiri, tetapi juga para pemasok dan distributornya. Standar ISO 14001 mensyaratkan bahwa suatu komunitas atau organisasi menerapkan dan mematuhi serangkaian praktik dan prosudur yang secara bersama-sama menghasilkan sebuah sistem manajemen lingkungan hidup.