Anda di halaman 1dari 1

MEKANISME BATUK Bronkus dan trakea sangat sensitif terhadap sentuhan ringan, sehingga bila terdapat benda asing

atau penyebab iritasi lainnya walaupun dalam jumlah yang sangat sedikit akan menimbulkan refleks batuk. Laring dan karina adalah yang paling sensitif, dan bronkiolus terminalis dan alveolus juga bersifat sensitif terhadap rangsangan bahan kimia yang bersifat korosif seperti gas sulfur dioksida dan klorin. Imfuls aferen yang berasal dari sakuran pernafasan terutama berjalan melalui nervus vaguskemedula otak. Disana, suatu rangkaian peristiwa otomatis digerakkan oleh lintasan neuronal medula yang menyebabkan efek sebagai berikut. Kira-kira 2,5 liter udara diinspirasi secara cepat

Epiglotis menutup dan pita suara menutup erat-erat untuk menjerat udara dalam paru Otot-otyot abdomen berkontraksi dengan kuat mendorong diafragma, sedangkan otot-otot ekspirasi lainnya seperti intercostalis internus juga berkontraksi dengan kuat. Akibatnya tekanan paru meningkat secara cepat sampai 100 mmHg atau lebih.

Pita suara sekonyong-konyong nya terbuka lebar, sehingga udara bertekanan tinggi dalam paru ini meledak keluar. Tentu saja, kadangkadang dikeluarkan dengan kecepatan75-100 mil per jam. Hal yang penting adalah kompresi kuat pada paruyang menyebabkan bronkus dan trakea menjadi kolaps melalui invaginasi bagian yang tidak berkartilago kearah dalam, akibatnya udara yang meledak tersebut benarbenar mengalir melalui celah-celah bronkus dan trakea. Udara yang mengalir dengan cepat tersebut biasanya membawa pula benda asing apapun yang terdapat dalam bronkus maupun trakea.