Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuan Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : Muatan

Lokal (Cokelat) : XI/ I : 4 x 45 menit (4 jam pelajaran) : 1-2 : 1. Perkebunan Cokelat Di Indonesia : 1.1 Mendeskripsikan sejarah Cokelat di Indonesia 1.2 Mendeskripsikan produksi dan produktivitas Cokelat 1.3 Menjelaskan Pola Perkebunan Inti Rakyat (PIR) Indikator : 1. 2. 3. Mampu mendeskripsikan sejarah Cokelat Mampu mendeskripsikan produksi dan produktivitas Cokelat Mampu menjelaskan pola perkebunan inti rakyat (PIR) I. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat mendeskripsikan sejarah Cokelat 2. Siswa dapat mendeskripsikan produksi dan produktivitas Cokelat 3. Siswa dapat menjelaskan pola perkebunan inti rakyat (PIR) II. Materi Ajar Cokelat (Theobroma cacao L) adalah tumbuhan pada awlanya merupakan tanaman liar dihuta-hutan tropis di Amerika tengah dan Amerika Selatan bagian utara. Untuk petama kali diketahui tumbuhan ini dibudidayakan dan digunakan sebagai bahan makanan dan minuman oleh suku Indian Maya dan kemudian suku Aztec. Tanaman cokelat yang diperkenalkan pertama kali di Indonesia pada tahun 1560 oleh bangsa Spanyol, tepatnya Sulawesi Utara dan tanaman cekelat tersebut berasal dari Filipina. Pada tahun sekitar 1860 sudah terdapat ribun tanaman cokelat di Ambon yang hasilnya kemudian diekspor melalui Filipina. III. Langkah-langkah Pembelajaran a. Kegiatan Awal 1. Apersepsi 2. Pemberian motivasi b. Kegiatan Inti

1

Siswa membentuk kelmpok dan mendiskusikan tentang pola perkebunan inti rakyat (PIR) c. Siswa ditugaskan untuk menyebarkan angket kepada petani Cokelat yang berhubungan dengan luas sawit dan produktivitasnya. Diskusi V. Petani Cokelat 2 . Ceramah 2. Guru menjelaskan tentang sejarah Cokelat di Indonesia serta produksi dan produktivitas Cokelat 2. Internet 4. Sumber / Bahan Pembelajaran 1.1. IV. 3. 2009 2. Kegiatan Akhir 1. 2. Siswa membentuk kelompok dan mendiskusikan tentang produksi dan produktivitas Cokelat yang ada di daerah labuhanbatu Utara. Post test 3. Pedoman Bertanam Cokelat. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan pelajaran. Tim Bina Karya Tani. Lingkungan sekitar 3. Metode Pembelajaran 1.

Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. MAHYAR SIREGAR NIP. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI. Hasil belajar. Isian angket yang diberikan siswa pada petani Cokelat Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu.PD - 3 .VI. Kuis isian singkat (ranah kognitif) 2. S. berupa : 1. Penilaian a. S.

4. Mampu mendeskripsikan varietas Cokelat Mampu mendeskripsikan morfologi tanaman Cokelat (akar.3 Mendeskripsikan ekologi Cokelat 2. 3. 2. Siswa dapat mendeskripsikan varietas tanaman Cokelat 2. Materi Ajar Tanaman cokelat dalam sistematika (taksonomi) tumbuhan dapat diklasifikasikan sebagai berikut : Devisi Sub Devisi Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Spermatrophyta : Angiospermae : Dicotyledoneae : Malvales : Sterculiaceae : Theobroma : Theobroma cacao L mendeskripsikan daerah pengembangan 4 .4 Mendeskrispsikan daerah pengembangan Cokelat Indikator : 1. batang.1 Mendeskripsikan varietas Cokelat 2. batang. daun dan buah) 3. Siswa dapat mendeskripsikan ekologi tanaman Cokelat 4. Varietas dan Ekologi Cokelat : 2. Siswa dapat mendeskripsikan daerah pengembangan tanaman Cokelat II. daun dan buah) Mampu mendeskripsikan ekologi Cokelat Mampu Cokelat I.2 Mendeskripsikan morfologi tanaman Cokelat 2. Siswa dapat mendeskripsikan morfologi tanaman Cokelat(akar.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuann Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : Muatan Lokal (Cokelat) : XI/ I : 6 x 45 menit (6 jam pelajaran) : 3-5 : 2. Tujuan Pembelajaran 1.

Kegiatan Awal 1. Pemberian motivasi b. dan 5 . Siswa membentuk kelompok untuk mendiskusikan ekologi Cokelat daerah pengembangannya. daun dan buah) 3. batang.Menurut E. batang. batang. Morfologi tanaman cokelat terdiri dari akar. Guru dan siswa ke kebun Cokelat untuk lebih jelas tentang morfologi tanaman Cokelat (akar. Guru menjelaskan tentang varietas Cokelat 2. Forastero dan Calabacillo. Syarat-syarat tumbuh tanaman cokelat. Kegiatan Inti 1. memebdakan cokelat menjadi 2 jenis. Keadaan Iklim. daun. daun dan buah) 3. Dengan tanya jawab guru menjelaskan morfologi tanaman Cokelat (akar. Namun ahli lainnya membedakan cokelat menjadi Criollo.E. yaitu : 1. Apersepsi 2. bunga dan buah. diantaranya :  Sinar matahari  Suhu  Curah hujan  Kecepatan angin 2. yaitu Criollo dan Fotatero. Cheesman yang melaksanakan program pemulian cokelat di Trinidad. Langkah-langkah Pembelajaran a. Jenis Tanah  pH tanah  Kadar bahan organik tanah  Unsur hara  Kadar absorbsi  Kejenuhan basa  Dan lain-lain III..

Post test IV. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI. berupa : 1.Hasil belajar. Ceramah 2. MAHYAR SIREGAR NIP. Kegiatan Akhir 1.Pd - 6 . Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan produksi dan produktivitas Cokelat di daerah labuhanbatu Utara. Kuis isian singkat (ranah kognitif) 2.c. Penilaian a. S. Sumber / Bahan Pembelajaran 1. Tim Bina Karya Tani. 2009 2. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. Diskusi V. Internet VI. Lingkungan sekitar (Cokelat) 3.Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. Pedoman Bertanam Cokelat. Hasil diskusi siswa Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu. 2. Metode Pembelajaran 1. S.

Materi Ajar Benih adalah biji yang digunakan sebagai bahan perbanyakan tanaman. persentase pertumbuhan bibit yang abnormal cukup tinggi c. sedangkan bibit adalah benih yang sudah tumbuh akar dan batangnya.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuann Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Muatan Lokal (Cokelat) : XI/ I : 6 x 45 menit (6 jam pelajaran) : 6-8 : 3. 5. 2. Siswa dapat mendeskripsikan pengertian benih dan bibit 2. 3. Siswa dapat mendeskripsikan Perbanyakan tanaman secara vegetatif dan generatif 3. bibit terlihat kurus d. Siswa dapat mendeskripsikan ciri-ciri fisik tanaman yang berasal dari bibit liar 4. Siswa dapat mendeskripsikan tentang sistem pembibitan Cokelat II. Mampu mendeskripsikan bibit Mampu mendeskripsikan Perbanyakan tanaman secara vegetatif dan generatif Mampu mendiskripsikan ciri-ciri bibit unggul Mampu mendeskripsikan ciri-ciri bibit liar Mampu mendeskripsikan tentang sistem pembibitan Cokelat pengertian benih dan I. pertumbuhannya bibit tidak seragam b. lebih mudah terserang penyakit 7 . persemaian tanaman Cokelat 6. Pengadaan Bibit Cokelat : 3. Beberapa ciri fisik yang dapat digunakan untuk mengetahui bibit liar : a.1 Pengadaan Bibit Cokelat dari Biji 3. 4. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat mendeskripsikan ciri-ciri bibit unggul 5.2 Pengadaan Bibit Cokelat dari Kultur Jaringan : 1. Siswa dapat mendeskripsikan perkecambahan.

Tim Bina Karya Tani. Kegiatan Akhir 1.Perbanyakan vegetatif tanaman cokelat diantaranya :  Menempel (Okulasi)  Menyambung (enten)  Mencangkok Perbanyakan gneratif tanaman cokelat. Kegiatan Awal 1. Metode Pembelajaran Ceramah Tanya Jawab Diskusi V. Langkah-langkah Pembelajaran a. Lingkungan sekitar (Cokelat) 3. Post test IV. 2. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan keuntungan menanam bibit yang unggul (bibit bersertifikat) dan kerugian menanam Cokelat yang berasal dari bibit liar 2. Pemberian motivasi b. Kegiatan Inti 1. Apersepsi 2. 2. 3. Pedoman Bertanam Cokelat. Internet 8 . d. Guru menjelaskan tentang perbedaan antara benih dan bibit Dengan tanya jawab guru menjelaskan tentang ciri-ciri bibit yang unggul dan sistem perkecambahan dan sistem pembibitan Siswa membentuk kelompok dan mendiskusikan tentang keuntungan menanam bibit yang unggul (bibit bersertifikat) dan kerugian menanam Cokelat yang berasal dari bibit liar. 2009 2. 3. 1. Sumber / Bahan Pembelajaran 1. yaitu :  dari biji III.

Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. Hasil belajar. Laporan hasil diskusi Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu.VI. Penilaian a. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI. berupa : 1.PD - 9 . S. Kuis isian singkat (ranah kognitif) 2. MAHYAR SIREGAR NIP. S.

I. Cokelat dapat dilakukan dengan 2 cara : waktu dan jenis pohon pelindung tanman urutan pekerjaan. Materi Ajar Perkebunan Cokelat dapat dibangun di daerah bekas hutan. Pembukaan areal hutan dan areal alang-alang yang akan dijadikan lahan penanaman   Mekanis Khemis Konversi adalah pembukaan areal perkebunan Cokelat dari bekas perkebunan tanaman lain. Siswa dapat mendeskripsikan cokelat 3. Namun yang perlu diperhatikan dalam pembukaan areal perkebunan adalah tetap terjaganya lapian olah tanah (top soil).Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuan Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Muatan Lokal (Cokelat) : XI/ I : 4 x 45 menit (4 jam pelajaran) : 9.1 Pembukaan Areal Perkebunan 4. Mampu mendeskripsikan Cokelat 2. alat dan tehnik pelaksanaan pembukaan areal perkebunan 10 . Tujuan Pembelajaran 1.2 Penanaman : 1. daerah bekas alang-alang atau bekas perkebunan. Daerah-daerah tersebut memiliki topografi berbeda-beda. Siswa dapat mendeskripsikan susunan dan jarak tanam 5. Budidaya Cokelat : 4. sedangkan replanting atau disebut juga peremajaan adalah pembukaan areal dari bekas perkebunan Cokelat yang sudah tua dan tidak produktif lagi. Siswa dapat mendeskripsikan pembukaan areal perkebunan pada areal hutan. Siswa dapat mendeskripsikan umur dan tinggi bibit yang akan ditanam 4. Mampu mendeskripsikan kegiatan yang dilakukan pada penanaman bibit tanaman Cokelat dilahan. areal alang-alang dan konversi dan replanting 2. Siswa dapat mendeskripsikan waktu tanam bibit Cokelat II.10 : 4.

Dengan tanya jawab guru menjelaskan tentang umur dan tinggi bibit serta waktu yang tepat untuk penanaman Cokelat Dengan tanya jawab guru menjelaskan waktu dan jenis pohon pelindung tanaman cokelat. Pemberian motivasi b. Kegiatan Akhir 1. Siswa kelapangan mempraktekkan tentang bibitan tanaman cokelat c. areal alang-alang dan pada areal konversi dan replanting. Langkah-langkah Pembelajaran a.5 m. Guru menjelaskan tentang tata cara pelaksanaan pembukaan areal tanam Cokelat pada areal hutan. 2.5 m x 2. dan jaraj tanam pohon pelindung adalah dua kali jarak tanam cokelat . atau 3. pembuatan lubang tanam dan serta jarak tanam Cokelat di lahan. 1. Siswa ditugaskan untuk membuat laporan hasil praktek pembibitan cokelat 3. 2. Apersepsi 2. Metode Pembelajaran 1. jarak tanam ideal adalah 3 m x 3m atau 4 m x 2 m. Ditinjau dari segi produksinya. Tanya Jawab 3Diskusi 11 .Pohon pelindung hendaknya ditanam 12 – 18 bulan sebelum cokelat ditanam dilahan pertanaman tersebut. Kegiatan Inti 1. hal ini juga mengisyaratkan bahwa cokelat harus sudah dibibitkan 4. 3.6 bulan sebelumnya. Ceramah 2. areal alang-alang dan pada areal konversi dan replanting. Kegiatan Awal 1. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan tata cara pelaksanaan pembukaan areal tanam Cokelat pada areal hutan. 4. Hal ini didasarkan pada perhitungan bahwa peranan satu pohon pelindung dapat melindungi 4 pohon cokelat dalam areal pertanamannya. III. Post test IV.

Penilaian a. Tim Bina Karya Tani.V. 2009 2. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI. berupa : 1.PD - 12 . S. Lingkungan sekitar 3. Kuis isian singkat (ranah kognitif) 2. Internet VI. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. Hasil belajar. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. Pedoman Bertanam Cokelat. MAHYAR SIREGAR NIP. Sumber / Bahan Pembelajaran 1. Hasil praktek siswa berupa laporan tertulis Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu. S.

II.12 : 4. Ada 3 cara pemberantasan gulma. pemangkasan. I. waktu pemupukan. Mampu mendeskripsikan perawatan Cokelat berupa penyulaman.3 Perawatan Tanaman Cokelat : 1. kastrasi dan penyerbukan tanaman. Siswa dapat mendeskripsikan tujuan dilakukannya penyulaman 2. pemupukan.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuan Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Muatan Lokal (Cokelat) : XI/ I : 4 x 45 menit (4 jam pelajaran) : 11. 4. Kematian atau kurang baiknya pertumbuhan tanaman dapat disebabkan beberapa hal. Budidaya Cokelat : 4. yaitu :  Penanaman yang kurang teliti  Kekeringan  Terendam air  Terserang hama dan penyakit Pemberantasan gulma atau tanaman liar dalam arti sempit disebut penyiangan. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat mendeskripsikan cara pemupukan. Siswa dapat mendeskripsikan tujuan pemangkasan atau penunasan. yaitu :  Mekanis (Manual)  Kimiawi  Biologi Tujuan Pemangkasan adalah sebagai berikut :  Mendapatkan pertumbuhan tajuk yang seimbang dan kukuh  Memperbaiki sirkulasi udara di sekitar tanaman 13 . Siswa dapat mendeskripsikan jenis dan cara penanggulangan gulma 3. jenis dan dosis pemupukan. pemberantasan gulma. Materi Ajar Penyulaman bertujuan mengganti tanaman yang mati atau pertumbuhannya kurang baik dengan tanaman yang baru.

pemupukan. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan pelajaran. Apersepsi 2. 2. pemberantasan 2. Ceramah 2. gulma. 3. 2. Membantu dan memudahkan pada waktu panen dan peneyemprotan insektisida dan pemupukan  Agar proses metabolisme tanaman berjalan lancar. pemangkasan. Pemangkasan cabang Pemangkasan tunas dahan dan ranting Pemangkasan pohon pelindung Pemupukan salah satu tindakan perawatan tanaman yang berpengaruh besar terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. Kegiatan Akhir 1. kastrasi dan penyerbukan tanaman Siswa membentuk kelompok diskusi tentang kelemahan dan keunggulan pemberantasan gulma secara kimia. Langkah-langkah Pembelajaran a. Pemupukan bertujuan untuk menambah ketersedian unsur hara di dalam tanah terutama agar tanaman dapat menyerapnya sesuai dengan kebutuhan. Kegiatan Awal 1. Metode Pembelajaran 1.. Kegiatan Inti 1. 1. Guru menjelaskan tentang perawatan Cokelat berupa penyulaman. 4. mekanis dan biologi Guru dan siswa kelapangan mempraktekkan tata cara pemupukan yang baik dan benar c. III. Pemangkasan dilakukan yaitu : 1. Pemberian motivasi b. Tanya Jawab 14 . Post test IV. terutama proses fotosintesis dan respirasi.

Sumber / Bahan Pembelajaran 1. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI. S.PD - 15 . Diskusi V. Lingkungan sekitar 3. Hasil belajar. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b.3. Penilaian a. MAHYAR SIREGAR NIP. 2009 2. Internet VI. Pedoman Bertanam Cokelat. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. Tim Bina Karya Tani. berupa : 1. S. Kuis isian singkat (ranah kognitif) Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu.

II. Budidaya Cokelat Mampu mendeskripsikan berbagai jenis hama dan cara pengendalian dan pemberantasan Mampu mendeskripsikan berbagai jenis penyakit dan cara pengendalian dan pemberantasan I. tetapi tidak tahan terhadap tiuapan angin yang kuat. : 1. 1. kelelmbaban dan arus angin dibawah tajuk tanaman. Siswa dapat mendeskripsikan berbagai jenis penyakit dan ciri-ciri tanaman yang telah terkena penyakit. Materi Ajar Beberapa jenis hama dan cara penanggulangannya : Kepik Penghisap Buah (Helopeltis. Hama ini menyenangi lingkungan lembab. Siswa dapat mendeskripsikan cara pengendalian dan pemberantasan penyakti. Serangan pada buah muda kecil didapati bintik-bintik hitam yang mengakibatkan buah kecil itu mati dan gugur Pengendalian dan Pemberantasan : Faktor yang menentukan kehidupan serangga hama ini adalah cahaya matahari. sp) Gejala : Buah muda cokelat yang telah diserang hama serangga ini menunjukkan gejala denga timbulnya bercak-bercaj cekung berwarna cokelat kehitaman.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuan Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Muatan Lokal (Cokelat) : XI/ I : 6 x 45 menit (6 jam pelajaran) : 12. Siswa dapat mendeskripsikan mendekrispsikan berbagai jenis hama dan ciriciri tanaman yang telah diserangnya. 2. Pemangkasan tanaman merupakan alah satu pengendalian serangan : 4. Tujuan Pembelajaran 1. 2.15 : 4. Siswa dapat mendeskripsikan cara pengendalian dan pemberantasan hama 3.4 Hama dan Penyakit Tanaman Cokelat 16 . 4.

terutama batang dan cabang yang berukuiran kecil. Selain itu lubang gerekan dapat ditutup dengan kapas yang terlebih dahulu sudah dicelupkan dengan larutan insektisida. Penyebab : Jamur Phytophtora palmivora Pengendalian penyakit ini yaitu dengan cara membersihkan daun-daun yang berserakan dibawah pohon dan juga membuang buah yang telah terinfeksi. Penyakit Antraknose Gejala : Serangan pada daun muda menyebabakan daun tanaman gugru. Pengendalian dan Pemberantasan : dapat dilakukan secara mekanis yaitu dengan memeotong batang atau cabang yang terserang pada jarak 10 cm di bawah lubang gerekan. buah yang masih muda maupun yang sudah tua biasanya dimulai dari ujung atau pangkal buah. kemudian membunuh larva atau kepompong yyang ditemukan. kering dan mati. Serangan penyakit ini pada buah muda dapat menimbulkan gejala Pengendalian dan Pemberantasan : 17 . Beberapa penyakit yang menyerang tanaman Cokelat : 1. Penggerek Batang atau cabang (zeuzera sp) Gejala : Batang atau cabang yang berlubang dan di permukaan lubang tersebut sering terdapat campuran kotoran larva. Serangan penyakit ini pada buah. 2. Dan secara kimia dapat dilakukan dengan cara penyemprotan insektisida. Penyakit Busuk Buah Gejala : Buah yang sudah terinfeksi penyakit inui menunjukkan gejala terjadinya pembusukan disertai bercak cokelat kehitaman dengan batas yang tegas.hama ini. 2. sdangkan pada duan dewasa menyebabkan adanya bercak-bercak kecil yang tidak teratur serta pengeringan dan pengkriputan di pinggir daun. Pemberantasan yaitu dengan penyemprotan fungisida. Bagian tanaman di atas lubang gerekan larva menjadi layu .

Siswa membentuk kelompok diskusi tentang berbagai jenis hama dan penyakit yang menyerang tanmaan Cokelat dan cara pengendalian dan pemberantasan 3. III. Guru dan siswa ke kebun tanaman Cokelat untuk mengidentifikasi apakah suatu tanaman Cokelat terserang hama atau penyakit. serangan lebih lanjut dapat mengakibatkan buah mengeras. Apersepsi 2. Kegiatan Inti 1. Pemberian motivasi b.kelayuan dan bintik-bintik berwarna cokelat yang berlekuk. Langkah-langkah Pembelajaran a. c. Penyebab : jamur Colletotrichum gloesporiodes Tanaman cokelat dipangkas terutama Pengendalian dan Pemberantasan : bagian daun yang rimbun agar mendapat sinar matahari. Metode Pembelajaran 18 . Guru menjelaskan tentang berbagai jenis hama dan penyakit yang menyerang tanmaan Cokelat dan cara pengendalian dan pemberantasan 2. mengering dan mengecil. pohon tidak lembab dan tidak menjadi sarang penyakit jamur. 1. Post test yaitu dengan IV. Kegiatan Awal 1. Serangan pada buah yang sudah bsar akan mengakibatkan mengaklami antraknose (Berlekuk) dan mengerut pada bagian ujungnya. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan pelajaran. Kegiatan Akhir 1. 2. Pemberantasannya penyemprotan fungisida.

Tanya Jawab 3.1. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. Sumber / Bahan Pembelajaran 1. Internet VI. S. Laporan Hasil mengidentifikasi hama dan penyakit dikebun Cokelat. Hasil diskusi 3. Ceramah 2. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI. berupa : 1. Penilaian a. Pedoman Bertanam Cokelat. Hasil belajar. S. Diskusi V. Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu. MAHYAR SIREGAR NIP.PD - 19 . Tim Bina Karya Tani. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. Kuis isian singkat (ranah kognitif) 2. 2009 2. Lingkungan sekitar 3.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful