Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuan Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : Muatan

Lokal (Cokelat) : XI/ I : 4 x 45 menit (4 jam pelajaran) : 1-2 : 1. Perkebunan Cokelat Di Indonesia : 1.1 Mendeskripsikan sejarah Cokelat di Indonesia 1.2 Mendeskripsikan produksi dan produktivitas Cokelat 1.3 Menjelaskan Pola Perkebunan Inti Rakyat (PIR) Indikator : 1. 2. 3. Mampu mendeskripsikan sejarah Cokelat Mampu mendeskripsikan produksi dan produktivitas Cokelat Mampu menjelaskan pola perkebunan inti rakyat (PIR) I. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat mendeskripsikan sejarah Cokelat 2. Siswa dapat mendeskripsikan produksi dan produktivitas Cokelat 3. Siswa dapat menjelaskan pola perkebunan inti rakyat (PIR) II. Materi Ajar Cokelat (Theobroma cacao L) adalah tumbuhan pada awlanya merupakan tanaman liar dihuta-hutan tropis di Amerika tengah dan Amerika Selatan bagian utara. Untuk petama kali diketahui tumbuhan ini dibudidayakan dan digunakan sebagai bahan makanan dan minuman oleh suku Indian Maya dan kemudian suku Aztec. Tanaman cokelat yang diperkenalkan pertama kali di Indonesia pada tahun 1560 oleh bangsa Spanyol, tepatnya Sulawesi Utara dan tanaman cekelat tersebut berasal dari Filipina. Pada tahun sekitar 1860 sudah terdapat ribun tanaman cokelat di Ambon yang hasilnya kemudian diekspor melalui Filipina. III. Langkah-langkah Pembelajaran a. Kegiatan Awal 1. Apersepsi 2. Pemberian motivasi b. Kegiatan Inti

1

3. Sumber / Bahan Pembelajaran 1. Petani Cokelat 2 . Metode Pembelajaran 1. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan pelajaran. Ceramah 2.1. Kegiatan Akhir 1. Diskusi V. Siswa membentuk kelompok dan mendiskusikan tentang produksi dan produktivitas Cokelat yang ada di daerah labuhanbatu Utara. Pedoman Bertanam Cokelat. 2009 2. Tim Bina Karya Tani. 2. Internet 4. Post test 3. Siswa membentuk kelmpok dan mendiskusikan tentang pola perkebunan inti rakyat (PIR) c. Guru menjelaskan tentang sejarah Cokelat di Indonesia serta produksi dan produktivitas Cokelat 2. IV. Lingkungan sekitar 3. Siswa ditugaskan untuk menyebarkan angket kepada petani Cokelat yang berhubungan dengan luas sawit dan produktivitasnya.

berupa : 1. Penilaian a. Kuis isian singkat (ranah kognitif) 2. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra.PD - 3 . MAHYAR SIREGAR NIP. S.VI. S. Isian angket yang diberikan siswa pada petani Cokelat Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. Hasil belajar. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI.

Siswa dapat mendeskripsikan varietas tanaman Cokelat 2.4 Mendeskrispsikan daerah pengembangan Cokelat Indikator : 1. Siswa dapat mendeskripsikan ekologi tanaman Cokelat 4. Tujuan Pembelajaran 1. 2.2 Mendeskripsikan morfologi tanaman Cokelat 2.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuann Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : Muatan Lokal (Cokelat) : XI/ I : 6 x 45 menit (6 jam pelajaran) : 3-5 : 2. Siswa dapat mendeskripsikan morfologi tanaman Cokelat(akar.3 Mendeskripsikan ekologi Cokelat 2. Siswa dapat mendeskripsikan daerah pengembangan tanaman Cokelat II. Varietas dan Ekologi Cokelat : 2. Materi Ajar Tanaman cokelat dalam sistematika (taksonomi) tumbuhan dapat diklasifikasikan sebagai berikut : Devisi Sub Devisi Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Spermatrophyta : Angiospermae : Dicotyledoneae : Malvales : Sterculiaceae : Theobroma : Theobroma cacao L mendeskripsikan daerah pengembangan 4 . batang. 3. 4. daun dan buah) 3. Mampu mendeskripsikan varietas Cokelat Mampu mendeskripsikan morfologi tanaman Cokelat (akar. batang.1 Mendeskripsikan varietas Cokelat 2. daun dan buah) Mampu mendeskripsikan ekologi Cokelat Mampu Cokelat I.

Dengan tanya jawab guru menjelaskan morfologi tanaman Cokelat (akar. Guru dan siswa ke kebun Cokelat untuk lebih jelas tentang morfologi tanaman Cokelat (akar. batang. bunga dan buah. Kegiatan Inti 1. yaitu : 1. Apersepsi 2. daun.. daun dan buah) 3. Syarat-syarat tumbuh tanaman cokelat. Morfologi tanaman cokelat terdiri dari akar. dan 5 .E. batang. batang. Jenis Tanah  pH tanah  Kadar bahan organik tanah  Unsur hara  Kadar absorbsi  Kejenuhan basa  Dan lain-lain III. Pemberian motivasi b. Siswa membentuk kelompok untuk mendiskusikan ekologi Cokelat daerah pengembangannya. Kegiatan Awal 1.Menurut E. Namun ahli lainnya membedakan cokelat menjadi Criollo. diantaranya :  Sinar matahari  Suhu  Curah hujan  Kecepatan angin 2. Forastero dan Calabacillo. Guru menjelaskan tentang varietas Cokelat 2. memebdakan cokelat menjadi 2 jenis. yaitu Criollo dan Fotatero. Langkah-langkah Pembelajaran a. Keadaan Iklim. Cheesman yang melaksanakan program pemulian cokelat di Trinidad. daun dan buah) 3.

Hasil diskusi siswa Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu. Metode Pembelajaran 1. Ceramah 2. Post test IV. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan produksi dan produktivitas Cokelat di daerah labuhanbatu Utara. Tim Bina Karya Tani.Pd - 6 . Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. S.Hasil belajar. Lingkungan sekitar (Cokelat) 3.c. 2. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI. 2009 2. Internet VI. berupa : 1. Penilaian a. MAHYAR SIREGAR NIP. S. Kegiatan Akhir 1. Diskusi V. Kuis isian singkat (ranah kognitif) 2. Pedoman Bertanam Cokelat.Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. Sumber / Bahan Pembelajaran 1.

2. Siswa dapat mendeskripsikan Perbanyakan tanaman secara vegetatif dan generatif 3. bibit terlihat kurus d. Pengadaan Bibit Cokelat : 3. Siswa dapat mendeskripsikan pengertian benih dan bibit 2. 5. Siswa dapat mendeskripsikan tentang sistem pembibitan Cokelat II. 3. pertumbuhannya bibit tidak seragam b. persentase pertumbuhan bibit yang abnormal cukup tinggi c. Siswa dapat mendeskripsikan ciri-ciri bibit unggul 5.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuann Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Muatan Lokal (Cokelat) : XI/ I : 6 x 45 menit (6 jam pelajaran) : 6-8 : 3. 4. lebih mudah terserang penyakit 7 . Mampu mendeskripsikan bibit Mampu mendeskripsikan Perbanyakan tanaman secara vegetatif dan generatif Mampu mendiskripsikan ciri-ciri bibit unggul Mampu mendeskripsikan ciri-ciri bibit liar Mampu mendeskripsikan tentang sistem pembibitan Cokelat pengertian benih dan I. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat mendeskripsikan perkecambahan. sedangkan bibit adalah benih yang sudah tumbuh akar dan batangnya. persemaian tanaman Cokelat 6. Siswa dapat mendeskripsikan ciri-ciri fisik tanaman yang berasal dari bibit liar 4.2 Pengadaan Bibit Cokelat dari Kultur Jaringan : 1.1 Pengadaan Bibit Cokelat dari Biji 3. Materi Ajar Benih adalah biji yang digunakan sebagai bahan perbanyakan tanaman. Beberapa ciri fisik yang dapat digunakan untuk mengetahui bibit liar : a.

1. Kegiatan Inti 1. Post test IV. Pemberian motivasi b. 2. Kegiatan Akhir 1. 2009 2. Pedoman Bertanam Cokelat. yaitu :  dari biji III. 3. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan keuntungan menanam bibit yang unggul (bibit bersertifikat) dan kerugian menanam Cokelat yang berasal dari bibit liar 2. Apersepsi 2. Guru menjelaskan tentang perbedaan antara benih dan bibit Dengan tanya jawab guru menjelaskan tentang ciri-ciri bibit yang unggul dan sistem perkecambahan dan sistem pembibitan Siswa membentuk kelompok dan mendiskusikan tentang keuntungan menanam bibit yang unggul (bibit bersertifikat) dan kerugian menanam Cokelat yang berasal dari bibit liar. Metode Pembelajaran Ceramah Tanya Jawab Diskusi V. Lingkungan sekitar (Cokelat) 3. 3. Sumber / Bahan Pembelajaran 1. Tim Bina Karya Tani. d. Kegiatan Awal 1.Perbanyakan vegetatif tanaman cokelat diantaranya :  Menempel (Okulasi)  Menyambung (enten)  Mencangkok Perbanyakan gneratif tanaman cokelat. 2. Langkah-langkah Pembelajaran a. Internet 8 .

Hasil belajar. MAHYAR SIREGAR NIP. S. berupa : 1. S. Laporan hasil diskusi Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. Kuis isian singkat (ranah kognitif) 2.VI. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b.PD - 9 . Penilaian a.

Materi Ajar Perkebunan Cokelat dapat dibangun di daerah bekas hutan.10 : 4. daerah bekas alang-alang atau bekas perkebunan. sedangkan replanting atau disebut juga peremajaan adalah pembukaan areal dari bekas perkebunan Cokelat yang sudah tua dan tidak produktif lagi. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat mendeskripsikan susunan dan jarak tanam 5. Siswa dapat mendeskripsikan pembukaan areal perkebunan pada areal hutan. Pembukaan areal hutan dan areal alang-alang yang akan dijadikan lahan penanaman   Mekanis Khemis Konversi adalah pembukaan areal perkebunan Cokelat dari bekas perkebunan tanaman lain. Mampu mendeskripsikan Cokelat 2. Daerah-daerah tersebut memiliki topografi berbeda-beda. areal alang-alang dan konversi dan replanting 2. Mampu mendeskripsikan kegiatan yang dilakukan pada penanaman bibit tanaman Cokelat dilahan.2 Penanaman : 1. Cokelat dapat dilakukan dengan 2 cara : waktu dan jenis pohon pelindung tanman urutan pekerjaan. Budidaya Cokelat : 4.1 Pembukaan Areal Perkebunan 4. I. Siswa dapat mendeskripsikan waktu tanam bibit Cokelat II. Namun yang perlu diperhatikan dalam pembukaan areal perkebunan adalah tetap terjaganya lapian olah tanah (top soil). Siswa dapat mendeskripsikan cokelat 3.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuan Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Muatan Lokal (Cokelat) : XI/ I : 4 x 45 menit (4 jam pelajaran) : 9. alat dan tehnik pelaksanaan pembukaan areal perkebunan 10 . Siswa dapat mendeskripsikan umur dan tinggi bibit yang akan ditanam 4.

4. Post test IV. atau 3. hal ini juga mengisyaratkan bahwa cokelat harus sudah dibibitkan 4. Kegiatan Inti 1.Pohon pelindung hendaknya ditanam 12 – 18 bulan sebelum cokelat ditanam dilahan pertanaman tersebut. Siswa ditugaskan untuk membuat laporan hasil praktek pembibitan cokelat 3. Apersepsi 2. Metode Pembelajaran 1. 2. 3. pembuatan lubang tanam dan serta jarak tanam Cokelat di lahan. Hal ini didasarkan pada perhitungan bahwa peranan satu pohon pelindung dapat melindungi 4 pohon cokelat dalam areal pertanamannya. 2. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan tata cara pelaksanaan pembukaan areal tanam Cokelat pada areal hutan. Ditinjau dari segi produksinya. Kegiatan Akhir 1. 1.6 bulan sebelumnya. III. areal alang-alang dan pada areal konversi dan replanting. Dengan tanya jawab guru menjelaskan tentang umur dan tinggi bibit serta waktu yang tepat untuk penanaman Cokelat Dengan tanya jawab guru menjelaskan waktu dan jenis pohon pelindung tanaman cokelat.5 m. Guru menjelaskan tentang tata cara pelaksanaan pembukaan areal tanam Cokelat pada areal hutan. Tanya Jawab 3Diskusi 11 . areal alang-alang dan pada areal konversi dan replanting. Langkah-langkah Pembelajaran a. jarak tanam ideal adalah 3 m x 3m atau 4 m x 2 m.5 m x 2. Pemberian motivasi b. Ceramah 2. Kegiatan Awal 1. dan jaraj tanam pohon pelindung adalah dua kali jarak tanam cokelat . Siswa kelapangan mempraktekkan tentang bibitan tanaman cokelat c.

V. Pedoman Bertanam Cokelat. Lingkungan sekitar 3. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. berupa : 1. Penilaian a. S. Internet VI. Tim Bina Karya Tani.PD - 12 . S. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI. Sumber / Bahan Pembelajaran 1. Hasil belajar. Kuis isian singkat (ranah kognitif) 2. MAHYAR SIREGAR NIP. Hasil praktek siswa berupa laporan tertulis Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu. 2009 2.

pemberantasan gulma. Budidaya Cokelat : 4. II. Ada 3 cara pemberantasan gulma. kastrasi dan penyerbukan tanaman. jenis dan dosis pemupukan.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuan Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Muatan Lokal (Cokelat) : XI/ I : 4 x 45 menit (4 jam pelajaran) : 11. waktu pemupukan.3 Perawatan Tanaman Cokelat : 1. Siswa dapat mendeskripsikan cara pemupukan. Siswa dapat mendeskripsikan tujuan pemangkasan atau penunasan. yaitu :  Mekanis (Manual)  Kimiawi  Biologi Tujuan Pemangkasan adalah sebagai berikut :  Mendapatkan pertumbuhan tajuk yang seimbang dan kukuh  Memperbaiki sirkulasi udara di sekitar tanaman 13 . Tujuan Pembelajaran 1. pemangkasan. Siswa dapat mendeskripsikan jenis dan cara penanggulangan gulma 3. Kematian atau kurang baiknya pertumbuhan tanaman dapat disebabkan beberapa hal. I. 4. pemupukan.12 : 4. Siswa dapat mendeskripsikan tujuan dilakukannya penyulaman 2. yaitu :  Penanaman yang kurang teliti  Kekeringan  Terendam air  Terserang hama dan penyakit Pemberantasan gulma atau tanaman liar dalam arti sempit disebut penyiangan. Mampu mendeskripsikan perawatan Cokelat berupa penyulaman. Materi Ajar Penyulaman bertujuan mengganti tanaman yang mati atau pertumbuhannya kurang baik dengan tanaman yang baru.

Guru menjelaskan tentang perawatan Cokelat berupa penyulaman. Pemberian motivasi b.. 2. Pemangkasan cabang Pemangkasan tunas dahan dan ranting Pemangkasan pohon pelindung Pemupukan salah satu tindakan perawatan tanaman yang berpengaruh besar terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. III. Langkah-langkah Pembelajaran a. mekanis dan biologi Guru dan siswa kelapangan mempraktekkan tata cara pemupukan yang baik dan benar c. 2. gulma. pemupukan. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan pelajaran. pemangkasan. Metode Pembelajaran 1. Kegiatan Akhir 1. terutama proses fotosintesis dan respirasi. Ceramah 2. Pemangkasan dilakukan yaitu : 1. Kegiatan Inti 1. 4. 1. Apersepsi 2. Membantu dan memudahkan pada waktu panen dan peneyemprotan insektisida dan pemupukan  Agar proses metabolisme tanaman berjalan lancar. pemberantasan 2. kastrasi dan penyerbukan tanaman Siswa membentuk kelompok diskusi tentang kelemahan dan keunggulan pemberantasan gulma secara kimia. Post test IV. Pemupukan bertujuan untuk menambah ketersedian unsur hara di dalam tanah terutama agar tanaman dapat menyerapnya sesuai dengan kebutuhan. Tanya Jawab 14 . 3. Kegiatan Awal 1.

Internet VI. S. S. Penilaian a. Pedoman Bertanam Cokelat.PD - 15 . Sumber / Bahan Pembelajaran 1. Diskusi V. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. MAHYAR SIREGAR NIP. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. Tim Bina Karya Tani. berupa : 1. Kuis isian singkat (ranah kognitif) Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu. Hasil belajar. 2009 2. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI. Lingkungan sekitar 3.3.

Materi Ajar Beberapa jenis hama dan cara penanggulangannya : Kepik Penghisap Buah (Helopeltis. 1. II. Serangan pada buah muda kecil didapati bintik-bintik hitam yang mengakibatkan buah kecil itu mati dan gugur Pengendalian dan Pemberantasan : Faktor yang menentukan kehidupan serangga hama ini adalah cahaya matahari. Pemangkasan tanaman merupakan alah satu pengendalian serangan : 4.4 Hama dan Penyakit Tanaman Cokelat 16 . sp) Gejala : Buah muda cokelat yang telah diserang hama serangga ini menunjukkan gejala denga timbulnya bercak-bercaj cekung berwarna cokelat kehitaman. Siswa dapat mendeskripsikan cara pengendalian dan pemberantasan penyakti. 2. Siswa dapat mendeskripsikan cara pengendalian dan pemberantasan hama 3. kelelmbaban dan arus angin dibawah tajuk tanaman. 4. tetapi tidak tahan terhadap tiuapan angin yang kuat. Tujuan Pembelajaran 1.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuan Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Muatan Lokal (Cokelat) : XI/ I : 6 x 45 menit (6 jam pelajaran) : 12. Budidaya Cokelat Mampu mendeskripsikan berbagai jenis hama dan cara pengendalian dan pemberantasan Mampu mendeskripsikan berbagai jenis penyakit dan cara pengendalian dan pemberantasan I. 2. : 1. Siswa dapat mendeskripsikan mendekrispsikan berbagai jenis hama dan ciriciri tanaman yang telah diserangnya. Siswa dapat mendeskripsikan berbagai jenis penyakit dan ciri-ciri tanaman yang telah terkena penyakit. Hama ini menyenangi lingkungan lembab.15 : 4.

hama ini. Penyakit Busuk Buah Gejala : Buah yang sudah terinfeksi penyakit inui menunjukkan gejala terjadinya pembusukan disertai bercak cokelat kehitaman dengan batas yang tegas. kemudian membunuh larva atau kepompong yyang ditemukan. 2. Penyakit Antraknose Gejala : Serangan pada daun muda menyebabakan daun tanaman gugru. Penyebab : Jamur Phytophtora palmivora Pengendalian penyakit ini yaitu dengan cara membersihkan daun-daun yang berserakan dibawah pohon dan juga membuang buah yang telah terinfeksi. Penggerek Batang atau cabang (zeuzera sp) Gejala : Batang atau cabang yang berlubang dan di permukaan lubang tersebut sering terdapat campuran kotoran larva. Pemberantasan yaitu dengan penyemprotan fungisida. 2. Serangan penyakit ini pada buah muda dapat menimbulkan gejala Pengendalian dan Pemberantasan : 17 . kering dan mati. Dan secara kimia dapat dilakukan dengan cara penyemprotan insektisida. Bagian tanaman di atas lubang gerekan larva menjadi layu . Pengendalian dan Pemberantasan : dapat dilakukan secara mekanis yaitu dengan memeotong batang atau cabang yang terserang pada jarak 10 cm di bawah lubang gerekan. Serangan penyakit ini pada buah. terutama batang dan cabang yang berukuiran kecil. Selain itu lubang gerekan dapat ditutup dengan kapas yang terlebih dahulu sudah dicelupkan dengan larutan insektisida. sdangkan pada duan dewasa menyebabkan adanya bercak-bercak kecil yang tidak teratur serta pengeringan dan pengkriputan di pinggir daun. Beberapa penyakit yang menyerang tanaman Cokelat : 1. buah yang masih muda maupun yang sudah tua biasanya dimulai dari ujung atau pangkal buah.

Guru dan siswa ke kebun tanaman Cokelat untuk mengidentifikasi apakah suatu tanaman Cokelat terserang hama atau penyakit. Kegiatan Inti 1. Penyebab : jamur Colletotrichum gloesporiodes Tanaman cokelat dipangkas terutama Pengendalian dan Pemberantasan : bagian daun yang rimbun agar mendapat sinar matahari. Kegiatan Awal 1. mengering dan mengecil. Serangan pada buah yang sudah bsar akan mengakibatkan mengaklami antraknose (Berlekuk) dan mengerut pada bagian ujungnya. serangan lebih lanjut dapat mengakibatkan buah mengeras. Guru menjelaskan tentang berbagai jenis hama dan penyakit yang menyerang tanmaan Cokelat dan cara pengendalian dan pemberantasan 2. III. pohon tidak lembab dan tidak menjadi sarang penyakit jamur. Metode Pembelajaran 18 .kelayuan dan bintik-bintik berwarna cokelat yang berlekuk. Siswa membentuk kelompok diskusi tentang berbagai jenis hama dan penyakit yang menyerang tanmaan Cokelat dan cara pengendalian dan pemberantasan 3. Post test yaitu dengan IV. 2. Langkah-langkah Pembelajaran a. Apersepsi 2. Pemberantasannya penyemprotan fungisida. c. 1. Pemberian motivasi b. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan pelajaran. Kegiatan Akhir 1.

Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. Hasil belajar. Internet VI. Ceramah 2. Kuis isian singkat (ranah kognitif) 2. Pedoman Bertanam Cokelat.1. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. Tanya Jawab 3. Lingkungan sekitar 3. S. MAHYAR SIREGAR NIP. Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu.PD - 19 . berupa : 1. 2009 2. Penilaian a. Sumber / Bahan Pembelajaran 1. Laporan Hasil mengidentifikasi hama dan penyakit dikebun Cokelat. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI. Tim Bina Karya Tani. S. Hasil diskusi 3. Diskusi V.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Special offer for students: Only $4.99/month.

Master your semester with Scribd & The New York Times

Cancel anytime.