Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuan Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : Muatan

Lokal (Cokelat) : XI/ I : 4 x 45 menit (4 jam pelajaran) : 1-2 : 1. Perkebunan Cokelat Di Indonesia : 1.1 Mendeskripsikan sejarah Cokelat di Indonesia 1.2 Mendeskripsikan produksi dan produktivitas Cokelat 1.3 Menjelaskan Pola Perkebunan Inti Rakyat (PIR) Indikator : 1. 2. 3. Mampu mendeskripsikan sejarah Cokelat Mampu mendeskripsikan produksi dan produktivitas Cokelat Mampu menjelaskan pola perkebunan inti rakyat (PIR) I. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat mendeskripsikan sejarah Cokelat 2. Siswa dapat mendeskripsikan produksi dan produktivitas Cokelat 3. Siswa dapat menjelaskan pola perkebunan inti rakyat (PIR) II. Materi Ajar Cokelat (Theobroma cacao L) adalah tumbuhan pada awlanya merupakan tanaman liar dihuta-hutan tropis di Amerika tengah dan Amerika Selatan bagian utara. Untuk petama kali diketahui tumbuhan ini dibudidayakan dan digunakan sebagai bahan makanan dan minuman oleh suku Indian Maya dan kemudian suku Aztec. Tanaman cokelat yang diperkenalkan pertama kali di Indonesia pada tahun 1560 oleh bangsa Spanyol, tepatnya Sulawesi Utara dan tanaman cekelat tersebut berasal dari Filipina. Pada tahun sekitar 1860 sudah terdapat ribun tanaman cokelat di Ambon yang hasilnya kemudian diekspor melalui Filipina. III. Langkah-langkah Pembelajaran a. Kegiatan Awal 1. Apersepsi 2. Pemberian motivasi b. Kegiatan Inti

1

Pedoman Bertanam Cokelat. Siswa membentuk kelompok dan mendiskusikan tentang produksi dan produktivitas Cokelat yang ada di daerah labuhanbatu Utara. Internet 4. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan pelajaran. Siswa membentuk kelmpok dan mendiskusikan tentang pola perkebunan inti rakyat (PIR) c. 3. Siswa ditugaskan untuk menyebarkan angket kepada petani Cokelat yang berhubungan dengan luas sawit dan produktivitasnya. Kegiatan Akhir 1.1. Sumber / Bahan Pembelajaran 1. Metode Pembelajaran 1. IV. Diskusi V. Lingkungan sekitar 3. Ceramah 2. Tim Bina Karya Tani. 2. Guru menjelaskan tentang sejarah Cokelat di Indonesia serta produksi dan produktivitas Cokelat 2. 2009 2. Petani Cokelat 2 . Post test 3.

Isian angket yang diberikan siswa pada petani Cokelat Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu. berupa : 1.VI. S.PD - 3 . 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI. Penilaian a. Kuis isian singkat (ranah kognitif) 2. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. MAHYAR SIREGAR NIP. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. S. Hasil belajar.

2. daun dan buah) Mampu mendeskripsikan ekologi Cokelat Mampu Cokelat I. batang. Siswa dapat mendeskripsikan daerah pengembangan tanaman Cokelat II.2 Mendeskripsikan morfologi tanaman Cokelat 2.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuann Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : Muatan Lokal (Cokelat) : XI/ I : 6 x 45 menit (6 jam pelajaran) : 3-5 : 2.1 Mendeskripsikan varietas Cokelat 2. Siswa dapat mendeskripsikan varietas tanaman Cokelat 2. daun dan buah) 3. Siswa dapat mendeskripsikan ekologi tanaman Cokelat 4. Varietas dan Ekologi Cokelat : 2. Tujuan Pembelajaran 1.4 Mendeskrispsikan daerah pengembangan Cokelat Indikator : 1. 3. batang. Materi Ajar Tanaman cokelat dalam sistematika (taksonomi) tumbuhan dapat diklasifikasikan sebagai berikut : Devisi Sub Devisi Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Spermatrophyta : Angiospermae : Dicotyledoneae : Malvales : Sterculiaceae : Theobroma : Theobroma cacao L mendeskripsikan daerah pengembangan 4 . Mampu mendeskripsikan varietas Cokelat Mampu mendeskripsikan morfologi tanaman Cokelat (akar.3 Mendeskripsikan ekologi Cokelat 2. Siswa dapat mendeskripsikan morfologi tanaman Cokelat(akar. 4.

Pemberian motivasi b. yaitu Criollo dan Fotatero. Cheesman yang melaksanakan program pemulian cokelat di Trinidad. dan 5 . Guru menjelaskan tentang varietas Cokelat 2. Guru dan siswa ke kebun Cokelat untuk lebih jelas tentang morfologi tanaman Cokelat (akar. Keadaan Iklim. memebdakan cokelat menjadi 2 jenis. daun dan buah) 3..Menurut E. bunga dan buah. diantaranya :  Sinar matahari  Suhu  Curah hujan  Kecepatan angin 2. Kegiatan Awal 1. Forastero dan Calabacillo. Syarat-syarat tumbuh tanaman cokelat. daun dan buah) 3. Siswa membentuk kelompok untuk mendiskusikan ekologi Cokelat daerah pengembangannya. batang. Apersepsi 2. Morfologi tanaman cokelat terdiri dari akar. batang. Jenis Tanah  pH tanah  Kadar bahan organik tanah  Unsur hara  Kadar absorbsi  Kejenuhan basa  Dan lain-lain III.E. daun. yaitu : 1. Kegiatan Inti 1. Langkah-langkah Pembelajaran a. Namun ahli lainnya membedakan cokelat menjadi Criollo. Dengan tanya jawab guru menjelaskan morfologi tanaman Cokelat (akar. batang.

Internet VI. 2.Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. Ceramah 2. Post test IV. Pedoman Bertanam Cokelat. 2009 2. Diskusi V. Kegiatan Akhir 1. Metode Pembelajaran 1. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI. Hasil diskusi siswa Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu. Kuis isian singkat (ranah kognitif) 2. S.Hasil belajar. MAHYAR SIREGAR NIP. Penilaian a. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan produksi dan produktivitas Cokelat di daerah labuhanbatu Utara. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. Sumber / Bahan Pembelajaran 1. Lingkungan sekitar (Cokelat) 3. S.c. Tim Bina Karya Tani. berupa : 1.Pd - 6 .

Siswa dapat mendeskripsikan tentang sistem pembibitan Cokelat II. persemaian tanaman Cokelat 6. pertumbuhannya bibit tidak seragam b. 2. Materi Ajar Benih adalah biji yang digunakan sebagai bahan perbanyakan tanaman. Siswa dapat mendeskripsikan ciri-ciri bibit unggul 5. 4. 3.2 Pengadaan Bibit Cokelat dari Kultur Jaringan : 1. Siswa dapat mendeskripsikan perkecambahan. lebih mudah terserang penyakit 7 . Pengadaan Bibit Cokelat : 3.1 Pengadaan Bibit Cokelat dari Biji 3. Siswa dapat mendeskripsikan ciri-ciri fisik tanaman yang berasal dari bibit liar 4. sedangkan bibit adalah benih yang sudah tumbuh akar dan batangnya. Siswa dapat mendeskripsikan Perbanyakan tanaman secara vegetatif dan generatif 3. persentase pertumbuhan bibit yang abnormal cukup tinggi c. Mampu mendeskripsikan bibit Mampu mendeskripsikan Perbanyakan tanaman secara vegetatif dan generatif Mampu mendiskripsikan ciri-ciri bibit unggul Mampu mendeskripsikan ciri-ciri bibit liar Mampu mendeskripsikan tentang sistem pembibitan Cokelat pengertian benih dan I. Siswa dapat mendeskripsikan pengertian benih dan bibit 2. Tujuan Pembelajaran 1. Beberapa ciri fisik yang dapat digunakan untuk mengetahui bibit liar : a. 5.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuann Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Muatan Lokal (Cokelat) : XI/ I : 6 x 45 menit (6 jam pelajaran) : 6-8 : 3. bibit terlihat kurus d.

Apersepsi 2. 1. Langkah-langkah Pembelajaran a. 3. 3. Sumber / Bahan Pembelajaran 1. Lingkungan sekitar (Cokelat) 3. Kegiatan Inti 1. 2. 2009 2. d. Metode Pembelajaran Ceramah Tanya Jawab Diskusi V. Tim Bina Karya Tani. Post test IV. Kegiatan Awal 1. Pemberian motivasi b.Perbanyakan vegetatif tanaman cokelat diantaranya :  Menempel (Okulasi)  Menyambung (enten)  Mencangkok Perbanyakan gneratif tanaman cokelat. Guru menjelaskan tentang perbedaan antara benih dan bibit Dengan tanya jawab guru menjelaskan tentang ciri-ciri bibit yang unggul dan sistem perkecambahan dan sistem pembibitan Siswa membentuk kelompok dan mendiskusikan tentang keuntungan menanam bibit yang unggul (bibit bersertifikat) dan kerugian menanam Cokelat yang berasal dari bibit liar. Kegiatan Akhir 1. 2. Internet 8 . yaitu :  dari biji III. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan keuntungan menanam bibit yang unggul (bibit bersertifikat) dan kerugian menanam Cokelat yang berasal dari bibit liar 2. Pedoman Bertanam Cokelat.

Penilaian a. MAHYAR SIREGAR NIP. S.VI. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI.PD - 9 . berupa : 1. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. S. Laporan hasil diskusi Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. Hasil belajar. Kuis isian singkat (ranah kognitif) 2.

I. Pembukaan areal hutan dan areal alang-alang yang akan dijadikan lahan penanaman   Mekanis Khemis Konversi adalah pembukaan areal perkebunan Cokelat dari bekas perkebunan tanaman lain. alat dan tehnik pelaksanaan pembukaan areal perkebunan 10 . daerah bekas alang-alang atau bekas perkebunan.10 : 4.1 Pembukaan Areal Perkebunan 4. Tujuan Pembelajaran 1. sedangkan replanting atau disebut juga peremajaan adalah pembukaan areal dari bekas perkebunan Cokelat yang sudah tua dan tidak produktif lagi. Mampu mendeskripsikan kegiatan yang dilakukan pada penanaman bibit tanaman Cokelat dilahan. Siswa dapat mendeskripsikan waktu tanam bibit Cokelat II.2 Penanaman : 1. Mampu mendeskripsikan Cokelat 2.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuan Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Muatan Lokal (Cokelat) : XI/ I : 4 x 45 menit (4 jam pelajaran) : 9. Materi Ajar Perkebunan Cokelat dapat dibangun di daerah bekas hutan. Siswa dapat mendeskripsikan susunan dan jarak tanam 5. Daerah-daerah tersebut memiliki topografi berbeda-beda. areal alang-alang dan konversi dan replanting 2. Budidaya Cokelat : 4. Namun yang perlu diperhatikan dalam pembukaan areal perkebunan adalah tetap terjaganya lapian olah tanah (top soil). Siswa dapat mendeskripsikan umur dan tinggi bibit yang akan ditanam 4. Siswa dapat mendeskripsikan pembukaan areal perkebunan pada areal hutan. Siswa dapat mendeskripsikan cokelat 3. Cokelat dapat dilakukan dengan 2 cara : waktu dan jenis pohon pelindung tanman urutan pekerjaan.

Guru menjelaskan tentang tata cara pelaksanaan pembukaan areal tanam Cokelat pada areal hutan. Apersepsi 2. Kegiatan Awal 1. Langkah-langkah Pembelajaran a. 3.6 bulan sebelumnya. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan tata cara pelaksanaan pembukaan areal tanam Cokelat pada areal hutan.5 m x 2. Kegiatan Inti 1. Ditinjau dari segi produksinya. Dengan tanya jawab guru menjelaskan tentang umur dan tinggi bibit serta waktu yang tepat untuk penanaman Cokelat Dengan tanya jawab guru menjelaskan waktu dan jenis pohon pelindung tanaman cokelat. 1. 4. jarak tanam ideal adalah 3 m x 3m atau 4 m x 2 m. Metode Pembelajaran 1. Siswa ditugaskan untuk membuat laporan hasil praktek pembibitan cokelat 3. areal alang-alang dan pada areal konversi dan replanting. Tanya Jawab 3Diskusi 11 . dan jaraj tanam pohon pelindung adalah dua kali jarak tanam cokelat . III. areal alang-alang dan pada areal konversi dan replanting. atau 3. hal ini juga mengisyaratkan bahwa cokelat harus sudah dibibitkan 4. Kegiatan Akhir 1. 2. pembuatan lubang tanam dan serta jarak tanam Cokelat di lahan. Ceramah 2. Siswa kelapangan mempraktekkan tentang bibitan tanaman cokelat c. Post test IV.5 m.Pohon pelindung hendaknya ditanam 12 – 18 bulan sebelum cokelat ditanam dilahan pertanaman tersebut. Pemberian motivasi b. Hal ini didasarkan pada perhitungan bahwa peranan satu pohon pelindung dapat melindungi 4 pohon cokelat dalam areal pertanamannya. 2.

PD - 12 . S. S. Lingkungan sekitar 3. Hasil belajar. Hasil praktek siswa berupa laporan tertulis Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu. Sumber / Bahan Pembelajaran 1. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI. Internet VI. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. Kuis isian singkat (ranah kognitif) 2.V. MAHYAR SIREGAR NIP. berupa : 1. Penilaian a. Tim Bina Karya Tani. Pedoman Bertanam Cokelat. 2009 2.

waktu pemupukan. Siswa dapat mendeskripsikan tujuan dilakukannya penyulaman 2.12 : 4. I. pemangkasan. Ada 3 cara pemberantasan gulma.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuan Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Muatan Lokal (Cokelat) : XI/ I : 4 x 45 menit (4 jam pelajaran) : 11. Siswa dapat mendeskripsikan tujuan pemangkasan atau penunasan. jenis dan dosis pemupukan. Kematian atau kurang baiknya pertumbuhan tanaman dapat disebabkan beberapa hal. kastrasi dan penyerbukan tanaman. Mampu mendeskripsikan perawatan Cokelat berupa penyulaman. pemberantasan gulma. Siswa dapat mendeskripsikan cara pemupukan. Siswa dapat mendeskripsikan jenis dan cara penanggulangan gulma 3.3 Perawatan Tanaman Cokelat : 1. II. Tujuan Pembelajaran 1. 4. Materi Ajar Penyulaman bertujuan mengganti tanaman yang mati atau pertumbuhannya kurang baik dengan tanaman yang baru. yaitu :  Penanaman yang kurang teliti  Kekeringan  Terendam air  Terserang hama dan penyakit Pemberantasan gulma atau tanaman liar dalam arti sempit disebut penyiangan. pemupukan. yaitu :  Mekanis (Manual)  Kimiawi  Biologi Tujuan Pemangkasan adalah sebagai berikut :  Mendapatkan pertumbuhan tajuk yang seimbang dan kukuh  Memperbaiki sirkulasi udara di sekitar tanaman 13 . Budidaya Cokelat : 4.

 Membantu dan memudahkan pada waktu panen dan peneyemprotan insektisida dan pemupukan  Agar proses metabolisme tanaman berjalan lancar. Pemangkasan cabang Pemangkasan tunas dahan dan ranting Pemangkasan pohon pelindung Pemupukan salah satu tindakan perawatan tanaman yang berpengaruh besar terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman.. Pemangkasan dilakukan yaitu : 1. III. Kegiatan Inti 1. Ceramah 2. pemangkasan. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan pelajaran. Kegiatan Akhir 1. pemupukan. Apersepsi 2. 2. gulma. kastrasi dan penyerbukan tanaman Siswa membentuk kelompok diskusi tentang kelemahan dan keunggulan pemberantasan gulma secara kimia. 2. 3. Pemupukan bertujuan untuk menambah ketersedian unsur hara di dalam tanah terutama agar tanaman dapat menyerapnya sesuai dengan kebutuhan. 4. Metode Pembelajaran 1. Tanya Jawab 14 . Langkah-langkah Pembelajaran a. Guru menjelaskan tentang perawatan Cokelat berupa penyulaman. pemberantasan 2. Kegiatan Awal 1. Pemberian motivasi b. Post test IV. 1. terutama proses fotosintesis dan respirasi. mekanis dan biologi Guru dan siswa kelapangan mempraktekkan tata cara pemupukan yang baik dan benar c.

Lingkungan sekitar 3. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. 2009 2. berupa : 1.PD - 15 .3. S. Penilaian a. Hasil belajar. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI. Sumber / Bahan Pembelajaran 1. Pedoman Bertanam Cokelat. Internet VI. Diskusi V. Tim Bina Karya Tani. Kuis isian singkat (ranah kognitif) Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu. MAHYAR SIREGAR NIP. S.

4. Siswa dapat mendeskripsikan cara pengendalian dan pemberantasan hama 3.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuan Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Muatan Lokal (Cokelat) : XI/ I : 6 x 45 menit (6 jam pelajaran) : 12. 1. Tujuan Pembelajaran 1. tetapi tidak tahan terhadap tiuapan angin yang kuat. 2.4 Hama dan Penyakit Tanaman Cokelat 16 . Siswa dapat mendeskripsikan cara pengendalian dan pemberantasan penyakti. : 1. Pemangkasan tanaman merupakan alah satu pengendalian serangan : 4. Siswa dapat mendeskripsikan berbagai jenis penyakit dan ciri-ciri tanaman yang telah terkena penyakit. II. Hama ini menyenangi lingkungan lembab.15 : 4. sp) Gejala : Buah muda cokelat yang telah diserang hama serangga ini menunjukkan gejala denga timbulnya bercak-bercaj cekung berwarna cokelat kehitaman. Budidaya Cokelat Mampu mendeskripsikan berbagai jenis hama dan cara pengendalian dan pemberantasan Mampu mendeskripsikan berbagai jenis penyakit dan cara pengendalian dan pemberantasan I. Serangan pada buah muda kecil didapati bintik-bintik hitam yang mengakibatkan buah kecil itu mati dan gugur Pengendalian dan Pemberantasan : Faktor yang menentukan kehidupan serangga hama ini adalah cahaya matahari. kelelmbaban dan arus angin dibawah tajuk tanaman. Siswa dapat mendeskripsikan mendekrispsikan berbagai jenis hama dan ciriciri tanaman yang telah diserangnya. 2. Materi Ajar Beberapa jenis hama dan cara penanggulangannya : Kepik Penghisap Buah (Helopeltis.

Penggerek Batang atau cabang (zeuzera sp) Gejala : Batang atau cabang yang berlubang dan di permukaan lubang tersebut sering terdapat campuran kotoran larva. Serangan penyakit ini pada buah. kemudian membunuh larva atau kepompong yyang ditemukan. Pengendalian dan Pemberantasan : dapat dilakukan secara mekanis yaitu dengan memeotong batang atau cabang yang terserang pada jarak 10 cm di bawah lubang gerekan. Pemberantasan yaitu dengan penyemprotan fungisida. Beberapa penyakit yang menyerang tanaman Cokelat : 1. 2. Bagian tanaman di atas lubang gerekan larva menjadi layu . sdangkan pada duan dewasa menyebabkan adanya bercak-bercak kecil yang tidak teratur serta pengeringan dan pengkriputan di pinggir daun. Penyakit Antraknose Gejala : Serangan pada daun muda menyebabakan daun tanaman gugru.hama ini. terutama batang dan cabang yang berukuiran kecil. kering dan mati. Dan secara kimia dapat dilakukan dengan cara penyemprotan insektisida. 2. Penyakit Busuk Buah Gejala : Buah yang sudah terinfeksi penyakit inui menunjukkan gejala terjadinya pembusukan disertai bercak cokelat kehitaman dengan batas yang tegas. Selain itu lubang gerekan dapat ditutup dengan kapas yang terlebih dahulu sudah dicelupkan dengan larutan insektisida. Serangan penyakit ini pada buah muda dapat menimbulkan gejala Pengendalian dan Pemberantasan : 17 . buah yang masih muda maupun yang sudah tua biasanya dimulai dari ujung atau pangkal buah. Penyebab : Jamur Phytophtora palmivora Pengendalian penyakit ini yaitu dengan cara membersihkan daun-daun yang berserakan dibawah pohon dan juga membuang buah yang telah terinfeksi.

Kegiatan Inti 1. Guru menjelaskan tentang berbagai jenis hama dan penyakit yang menyerang tanmaan Cokelat dan cara pengendalian dan pemberantasan 2. Penyebab : jamur Colletotrichum gloesporiodes Tanaman cokelat dipangkas terutama Pengendalian dan Pemberantasan : bagian daun yang rimbun agar mendapat sinar matahari. Metode Pembelajaran 18 . Siswa membentuk kelompok diskusi tentang berbagai jenis hama dan penyakit yang menyerang tanmaan Cokelat dan cara pengendalian dan pemberantasan 3. Guru dan siswa ke kebun tanaman Cokelat untuk mengidentifikasi apakah suatu tanaman Cokelat terserang hama atau penyakit. 1. Pemberantasannya penyemprotan fungisida. pohon tidak lembab dan tidak menjadi sarang penyakit jamur. Post test yaitu dengan IV. Pemberian motivasi b.kelayuan dan bintik-bintik berwarna cokelat yang berlekuk. c. Kegiatan Awal 1. III. serangan lebih lanjut dapat mengakibatkan buah mengeras. 2. mengering dan mengecil. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan pelajaran. Kegiatan Akhir 1. Serangan pada buah yang sudah bsar akan mengakibatkan mengaklami antraknose (Berlekuk) dan mengerut pada bagian ujungnya. Langkah-langkah Pembelajaran a. Apersepsi 2.

Pedoman Bertanam Cokelat. Hasil belajar. Laporan Hasil mengidentifikasi hama dan penyakit dikebun Cokelat. S. Ceramah 2. Penilaian a. 2009 2. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI. Diskusi V. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. Lingkungan sekitar 3. Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. Tanya Jawab 3. berupa : 1. Sumber / Bahan Pembelajaran 1.PD - 19 . Kuis isian singkat (ranah kognitif) 2.1. Internet VI. Tim Bina Karya Tani. S. Hasil diskusi 3. MAHYAR SIREGAR NIP.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful