Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuan Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : Muatan

Lokal (Cokelat) : XI/ I : 4 x 45 menit (4 jam pelajaran) : 1-2 : 1. Perkebunan Cokelat Di Indonesia : 1.1 Mendeskripsikan sejarah Cokelat di Indonesia 1.2 Mendeskripsikan produksi dan produktivitas Cokelat 1.3 Menjelaskan Pola Perkebunan Inti Rakyat (PIR) Indikator : 1. 2. 3. Mampu mendeskripsikan sejarah Cokelat Mampu mendeskripsikan produksi dan produktivitas Cokelat Mampu menjelaskan pola perkebunan inti rakyat (PIR) I. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat mendeskripsikan sejarah Cokelat 2. Siswa dapat mendeskripsikan produksi dan produktivitas Cokelat 3. Siswa dapat menjelaskan pola perkebunan inti rakyat (PIR) II. Materi Ajar Cokelat (Theobroma cacao L) adalah tumbuhan pada awlanya merupakan tanaman liar dihuta-hutan tropis di Amerika tengah dan Amerika Selatan bagian utara. Untuk petama kali diketahui tumbuhan ini dibudidayakan dan digunakan sebagai bahan makanan dan minuman oleh suku Indian Maya dan kemudian suku Aztec. Tanaman cokelat yang diperkenalkan pertama kali di Indonesia pada tahun 1560 oleh bangsa Spanyol, tepatnya Sulawesi Utara dan tanaman cekelat tersebut berasal dari Filipina. Pada tahun sekitar 1860 sudah terdapat ribun tanaman cokelat di Ambon yang hasilnya kemudian diekspor melalui Filipina. III. Langkah-langkah Pembelajaran a. Kegiatan Awal 1. Apersepsi 2. Pemberian motivasi b. Kegiatan Inti

1

Pedoman Bertanam Cokelat. Lingkungan sekitar 3. Sumber / Bahan Pembelajaran 1.1. Post test 3. Petani Cokelat 2 . Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan pelajaran. Diskusi V. Tim Bina Karya Tani. 2. Kegiatan Akhir 1. Ceramah 2. Internet 4. 3. Guru menjelaskan tentang sejarah Cokelat di Indonesia serta produksi dan produktivitas Cokelat 2. IV. Metode Pembelajaran 1. Siswa membentuk kelmpok dan mendiskusikan tentang pola perkebunan inti rakyat (PIR) c. Siswa ditugaskan untuk menyebarkan angket kepada petani Cokelat yang berhubungan dengan luas sawit dan produktivitasnya. Siswa membentuk kelompok dan mendiskusikan tentang produksi dan produktivitas Cokelat yang ada di daerah labuhanbatu Utara. 2009 2.

Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. MAHYAR SIREGAR NIP. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI. Hasil belajar. berupa : 1. Kuis isian singkat (ranah kognitif) 2. Penilaian a. S. S. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. Isian angket yang diberikan siswa pada petani Cokelat Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu.PD - 3 .VI.

1 Mendeskripsikan varietas Cokelat 2. Siswa dapat mendeskripsikan morfologi tanaman Cokelat(akar. Siswa dapat mendeskripsikan daerah pengembangan tanaman Cokelat II. Materi Ajar Tanaman cokelat dalam sistematika (taksonomi) tumbuhan dapat diklasifikasikan sebagai berikut : Devisi Sub Devisi Kelas Ordo Famili Genus Spesies : Spermatrophyta : Angiospermae : Dicotyledoneae : Malvales : Sterculiaceae : Theobroma : Theobroma cacao L mendeskripsikan daerah pengembangan 4 . Tujuan Pembelajaran 1. Varietas dan Ekologi Cokelat : 2. 4. Siswa dapat mendeskripsikan varietas tanaman Cokelat 2.3 Mendeskripsikan ekologi Cokelat 2. 2. Mampu mendeskripsikan varietas Cokelat Mampu mendeskripsikan morfologi tanaman Cokelat (akar. daun dan buah) 3. batang. 3.2 Mendeskripsikan morfologi tanaman Cokelat 2. Siswa dapat mendeskripsikan ekologi tanaman Cokelat 4. batang. daun dan buah) Mampu mendeskripsikan ekologi Cokelat Mampu Cokelat I.4 Mendeskrispsikan daerah pengembangan Cokelat Indikator : 1.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuann Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar : Muatan Lokal (Cokelat) : XI/ I : 6 x 45 menit (6 jam pelajaran) : 3-5 : 2.

Guru dan siswa ke kebun Cokelat untuk lebih jelas tentang morfologi tanaman Cokelat (akar. Forastero dan Calabacillo. yaitu Criollo dan Fotatero. dan 5 . Morfologi tanaman cokelat terdiri dari akar. diantaranya :  Sinar matahari  Suhu  Curah hujan  Kecepatan angin 2. Cheesman yang melaksanakan program pemulian cokelat di Trinidad. Dengan tanya jawab guru menjelaskan morfologi tanaman Cokelat (akar. Pemberian motivasi b.. daun dan buah) 3. Namun ahli lainnya membedakan cokelat menjadi Criollo. daun dan buah) 3. yaitu : 1. bunga dan buah. batang. Langkah-langkah Pembelajaran a. Jenis Tanah  pH tanah  Kadar bahan organik tanah  Unsur hara  Kadar absorbsi  Kejenuhan basa  Dan lain-lain III. Kegiatan Awal 1.Menurut E.E. batang. batang. Guru menjelaskan tentang varietas Cokelat 2. Syarat-syarat tumbuh tanaman cokelat. daun. memebdakan cokelat menjadi 2 jenis. Kegiatan Inti 1. Keadaan Iklim. Siswa membentuk kelompok untuk mendiskusikan ekologi Cokelat daerah pengembangannya. Apersepsi 2.

19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI. berupa : 1. MAHYAR SIREGAR NIP. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan produksi dan produktivitas Cokelat di daerah labuhanbatu Utara. Tim Bina Karya Tani. Sumber / Bahan Pembelajaran 1. S. 2009 2. Kegiatan Akhir 1. Hasil diskusi siswa Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu. Diskusi V. Lingkungan sekitar (Cokelat) 3. Post test IV.Hasil belajar. 2. Kuis isian singkat (ranah kognitif) 2. Penilaian a. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra.c. Metode Pembelajaran 1. S. Internet VI. Ceramah 2.Pd - 6 .Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. Pedoman Bertanam Cokelat.

Siswa dapat mendeskripsikan perkecambahan.2 Pengadaan Bibit Cokelat dari Kultur Jaringan : 1. Mampu mendeskripsikan bibit Mampu mendeskripsikan Perbanyakan tanaman secara vegetatif dan generatif Mampu mendiskripsikan ciri-ciri bibit unggul Mampu mendeskripsikan ciri-ciri bibit liar Mampu mendeskripsikan tentang sistem pembibitan Cokelat pengertian benih dan I. Siswa dapat mendeskripsikan ciri-ciri bibit unggul 5. pertumbuhannya bibit tidak seragam b. persemaian tanaman Cokelat 6. sedangkan bibit adalah benih yang sudah tumbuh akar dan batangnya. lebih mudah terserang penyakit 7 . 4. Siswa dapat mendeskripsikan tentang sistem pembibitan Cokelat II. persentase pertumbuhan bibit yang abnormal cukup tinggi c. Siswa dapat mendeskripsikan Perbanyakan tanaman secara vegetatif dan generatif 3. Pengadaan Bibit Cokelat : 3.1 Pengadaan Bibit Cokelat dari Biji 3. 3. bibit terlihat kurus d. 2. Materi Ajar Benih adalah biji yang digunakan sebagai bahan perbanyakan tanaman. Siswa dapat mendeskripsikan ciri-ciri fisik tanaman yang berasal dari bibit liar 4.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuann Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Muatan Lokal (Cokelat) : XI/ I : 6 x 45 menit (6 jam pelajaran) : 6-8 : 3. 5. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat mendeskripsikan pengertian benih dan bibit 2. Beberapa ciri fisik yang dapat digunakan untuk mengetahui bibit liar : a.

Post test IV. Langkah-langkah Pembelajaran a. yaitu :  dari biji III. 2. Sumber / Bahan Pembelajaran 1. Metode Pembelajaran Ceramah Tanya Jawab Diskusi V. 1. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan keuntungan menanam bibit yang unggul (bibit bersertifikat) dan kerugian menanam Cokelat yang berasal dari bibit liar 2. Lingkungan sekitar (Cokelat) 3. Apersepsi 2. Guru menjelaskan tentang perbedaan antara benih dan bibit Dengan tanya jawab guru menjelaskan tentang ciri-ciri bibit yang unggul dan sistem perkecambahan dan sistem pembibitan Siswa membentuk kelompok dan mendiskusikan tentang keuntungan menanam bibit yang unggul (bibit bersertifikat) dan kerugian menanam Cokelat yang berasal dari bibit liar. 3. 2009 2. 2. Kegiatan Awal 1. Tim Bina Karya Tani. Internet 8 . Kegiatan Inti 1. Pemberian motivasi b. Kegiatan Akhir 1. Pedoman Bertanam Cokelat.Perbanyakan vegetatif tanaman cokelat diantaranya :  Menempel (Okulasi)  Menyambung (enten)  Mencangkok Perbanyakan gneratif tanaman cokelat. 3. d.

Penilaian a. MAHYAR SIREGAR NIP. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI. S. berupa : 1. S.VI. Laporan hasil diskusi Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu. Kuis isian singkat (ranah kognitif) 2. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b.PD - 9 . Hasil belajar.

alat dan tehnik pelaksanaan pembukaan areal perkebunan 10 . daerah bekas alang-alang atau bekas perkebunan. Siswa dapat mendeskripsikan waktu tanam bibit Cokelat II.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuan Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Muatan Lokal (Cokelat) : XI/ I : 4 x 45 menit (4 jam pelajaran) : 9. Mampu mendeskripsikan Cokelat 2. Cokelat dapat dilakukan dengan 2 cara : waktu dan jenis pohon pelindung tanman urutan pekerjaan. Daerah-daerah tersebut memiliki topografi berbeda-beda. Siswa dapat mendeskripsikan susunan dan jarak tanam 5. I. Siswa dapat mendeskripsikan pembukaan areal perkebunan pada areal hutan. Mampu mendeskripsikan kegiatan yang dilakukan pada penanaman bibit tanaman Cokelat dilahan. sedangkan replanting atau disebut juga peremajaan adalah pembukaan areal dari bekas perkebunan Cokelat yang sudah tua dan tidak produktif lagi. Pembukaan areal hutan dan areal alang-alang yang akan dijadikan lahan penanaman   Mekanis Khemis Konversi adalah pembukaan areal perkebunan Cokelat dari bekas perkebunan tanaman lain. areal alang-alang dan konversi dan replanting 2. Namun yang perlu diperhatikan dalam pembukaan areal perkebunan adalah tetap terjaganya lapian olah tanah (top soil). Siswa dapat mendeskripsikan umur dan tinggi bibit yang akan ditanam 4. Budidaya Cokelat : 4.2 Penanaman : 1.10 : 4.1 Pembukaan Areal Perkebunan 4. Materi Ajar Perkebunan Cokelat dapat dibangun di daerah bekas hutan. Tujuan Pembelajaran 1. Siswa dapat mendeskripsikan cokelat 3.

3. Kegiatan Akhir 1. Guru menjelaskan tentang tata cara pelaksanaan pembukaan areal tanam Cokelat pada areal hutan. Hal ini didasarkan pada perhitungan bahwa peranan satu pohon pelindung dapat melindungi 4 pohon cokelat dalam areal pertanamannya. III.Pohon pelindung hendaknya ditanam 12 – 18 bulan sebelum cokelat ditanam dilahan pertanaman tersebut. jarak tanam ideal adalah 3 m x 3m atau 4 m x 2 m. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan tata cara pelaksanaan pembukaan areal tanam Cokelat pada areal hutan. 4. Siswa kelapangan mempraktekkan tentang bibitan tanaman cokelat c. Ceramah 2.5 m x 2. Post test IV. atau 3. areal alang-alang dan pada areal konversi dan replanting. Pemberian motivasi b. hal ini juga mengisyaratkan bahwa cokelat harus sudah dibibitkan 4. Langkah-langkah Pembelajaran a. 1. Tanya Jawab 3Diskusi 11 . Kegiatan Inti 1. Ditinjau dari segi produksinya. Apersepsi 2. 2. Kegiatan Awal 1. areal alang-alang dan pada areal konversi dan replanting. Metode Pembelajaran 1. 2. Dengan tanya jawab guru menjelaskan tentang umur dan tinggi bibit serta waktu yang tepat untuk penanaman Cokelat Dengan tanya jawab guru menjelaskan waktu dan jenis pohon pelindung tanaman cokelat.5 m.6 bulan sebelumnya. Siswa ditugaskan untuk membuat laporan hasil praktek pembibitan cokelat 3. dan jaraj tanam pohon pelindung adalah dua kali jarak tanam cokelat . pembuatan lubang tanam dan serta jarak tanam Cokelat di lahan.

V. Internet VI. Kuis isian singkat (ranah kognitif) 2. Pedoman Bertanam Cokelat.PD - 12 . Hasil belajar. Hasil praktek siswa berupa laporan tertulis Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu. Tim Bina Karya Tani. S. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. S. berupa : 1. Sumber / Bahan Pembelajaran 1. Penilaian a. Lingkungan sekitar 3. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. MAHYAR SIREGAR NIP. 2009 2. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI.

Siswa dapat mendeskripsikan cara pemupukan. yaitu :  Penanaman yang kurang teliti  Kekeringan  Terendam air  Terserang hama dan penyakit Pemberantasan gulma atau tanaman liar dalam arti sempit disebut penyiangan. Mampu mendeskripsikan perawatan Cokelat berupa penyulaman. Siswa dapat mendeskripsikan tujuan pemangkasan atau penunasan. Tujuan Pembelajaran 1.12 : 4. Kematian atau kurang baiknya pertumbuhan tanaman dapat disebabkan beberapa hal. Siswa dapat mendeskripsikan tujuan dilakukannya penyulaman 2. pemangkasan. pemberantasan gulma. II. Ada 3 cara pemberantasan gulma.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuan Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Muatan Lokal (Cokelat) : XI/ I : 4 x 45 menit (4 jam pelajaran) : 11. pemupukan. yaitu :  Mekanis (Manual)  Kimiawi  Biologi Tujuan Pemangkasan adalah sebagai berikut :  Mendapatkan pertumbuhan tajuk yang seimbang dan kukuh  Memperbaiki sirkulasi udara di sekitar tanaman 13 . I. kastrasi dan penyerbukan tanaman. 4. Materi Ajar Penyulaman bertujuan mengganti tanaman yang mati atau pertumbuhannya kurang baik dengan tanaman yang baru. jenis dan dosis pemupukan. waktu pemupukan. Siswa dapat mendeskripsikan jenis dan cara penanggulangan gulma 3.3 Perawatan Tanaman Cokelat : 1. Budidaya Cokelat : 4.

 Membantu dan memudahkan pada waktu panen dan peneyemprotan insektisida dan pemupukan  Agar proses metabolisme tanaman berjalan lancar. Kegiatan Inti 1. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan pelajaran. Pemangkasan dilakukan yaitu : 1.. Guru menjelaskan tentang perawatan Cokelat berupa penyulaman. Pemupukan bertujuan untuk menambah ketersedian unsur hara di dalam tanah terutama agar tanaman dapat menyerapnya sesuai dengan kebutuhan. mekanis dan biologi Guru dan siswa kelapangan mempraktekkan tata cara pemupukan yang baik dan benar c. 1. pemberantasan 2. III. kastrasi dan penyerbukan tanaman Siswa membentuk kelompok diskusi tentang kelemahan dan keunggulan pemberantasan gulma secara kimia. Kegiatan Awal 1. Pemangkasan cabang Pemangkasan tunas dahan dan ranting Pemangkasan pohon pelindung Pemupukan salah satu tindakan perawatan tanaman yang berpengaruh besar terhadap pertumbuhan dan produksi tanaman. 4. terutama proses fotosintesis dan respirasi. Kegiatan Akhir 1. Langkah-langkah Pembelajaran a. 2. gulma. pemangkasan. pemupukan. Metode Pembelajaran 1. Tanya Jawab 14 . Apersepsi 2. 2. Post test IV. Pemberian motivasi b. Ceramah 2. 3.

MAHYAR SIREGAR NIP. Diskusi V. Penilaian a. 2009 2. S. Sumber / Bahan Pembelajaran 1. Hasil belajar. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. Pedoman Bertanam Cokelat. Lingkungan sekitar 3. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI.3. berupa : 1. Tim Bina Karya Tani. Internet VI. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. Kuis isian singkat (ranah kognitif) Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu.PD - 15 . S.

Siswa dapat mendeskripsikan mendekrispsikan berbagai jenis hama dan ciriciri tanaman yang telah diserangnya. II. Siswa dapat mendeskripsikan cara pengendalian dan pemberantasan hama 3. sp) Gejala : Buah muda cokelat yang telah diserang hama serangga ini menunjukkan gejala denga timbulnya bercak-bercaj cekung berwarna cokelat kehitaman. Siswa dapat mendeskripsikan cara pengendalian dan pemberantasan penyakti. Tujuan Pembelajaran 1.Rencana Pelaksanaan Pembelajaran Mata Pelajaran Kelas / Semester Alokasi / Waktu Pertemuan Ke Standar Kompetensi Kompetensi Dasar Indikator : Muatan Lokal (Cokelat) : XI/ I : 6 x 45 menit (6 jam pelajaran) : 12. 4. Budidaya Cokelat Mampu mendeskripsikan berbagai jenis hama dan cara pengendalian dan pemberantasan Mampu mendeskripsikan berbagai jenis penyakit dan cara pengendalian dan pemberantasan I. Serangan pada buah muda kecil didapati bintik-bintik hitam yang mengakibatkan buah kecil itu mati dan gugur Pengendalian dan Pemberantasan : Faktor yang menentukan kehidupan serangga hama ini adalah cahaya matahari. Pemangkasan tanaman merupakan alah satu pengendalian serangan : 4. kelelmbaban dan arus angin dibawah tajuk tanaman. tetapi tidak tahan terhadap tiuapan angin yang kuat. Hama ini menyenangi lingkungan lembab. Siswa dapat mendeskripsikan berbagai jenis penyakit dan ciri-ciri tanaman yang telah terkena penyakit. 1.15 : 4.4 Hama dan Penyakit Tanaman Cokelat 16 . : 1. 2. Materi Ajar Beberapa jenis hama dan cara penanggulangannya : Kepik Penghisap Buah (Helopeltis. 2.

Penyakit Antraknose Gejala : Serangan pada daun muda menyebabakan daun tanaman gugru. terutama batang dan cabang yang berukuiran kecil. kering dan mati. Selain itu lubang gerekan dapat ditutup dengan kapas yang terlebih dahulu sudah dicelupkan dengan larutan insektisida. Pemberantasan yaitu dengan penyemprotan fungisida. 2. sdangkan pada duan dewasa menyebabkan adanya bercak-bercak kecil yang tidak teratur serta pengeringan dan pengkriputan di pinggir daun. Dan secara kimia dapat dilakukan dengan cara penyemprotan insektisida. buah yang masih muda maupun yang sudah tua biasanya dimulai dari ujung atau pangkal buah. 2.hama ini. Beberapa penyakit yang menyerang tanaman Cokelat : 1. Penyebab : Jamur Phytophtora palmivora Pengendalian penyakit ini yaitu dengan cara membersihkan daun-daun yang berserakan dibawah pohon dan juga membuang buah yang telah terinfeksi. Penyakit Busuk Buah Gejala : Buah yang sudah terinfeksi penyakit inui menunjukkan gejala terjadinya pembusukan disertai bercak cokelat kehitaman dengan batas yang tegas. kemudian membunuh larva atau kepompong yyang ditemukan. Serangan penyakit ini pada buah. Bagian tanaman di atas lubang gerekan larva menjadi layu . Pengendalian dan Pemberantasan : dapat dilakukan secara mekanis yaitu dengan memeotong batang atau cabang yang terserang pada jarak 10 cm di bawah lubang gerekan. Penggerek Batang atau cabang (zeuzera sp) Gejala : Batang atau cabang yang berlubang dan di permukaan lubang tersebut sering terdapat campuran kotoran larva. Serangan penyakit ini pada buah muda dapat menimbulkan gejala Pengendalian dan Pemberantasan : 17 .

Kegiatan Akhir 1. Guru mengarahkan siswa untuk menyimpulkan pelajaran. Serangan pada buah yang sudah bsar akan mengakibatkan mengaklami antraknose (Berlekuk) dan mengerut pada bagian ujungnya. 2. Penyebab : jamur Colletotrichum gloesporiodes Tanaman cokelat dipangkas terutama Pengendalian dan Pemberantasan : bagian daun yang rimbun agar mendapat sinar matahari. Guru dan siswa ke kebun tanaman Cokelat untuk mengidentifikasi apakah suatu tanaman Cokelat terserang hama atau penyakit. Apersepsi 2. Pemberantasannya penyemprotan fungisida. III. Pemberian motivasi b.kelayuan dan bintik-bintik berwarna cokelat yang berlekuk. Post test yaitu dengan IV. Langkah-langkah Pembelajaran a. mengering dan mengecil. Guru menjelaskan tentang berbagai jenis hama dan penyakit yang menyerang tanmaan Cokelat dan cara pengendalian dan pemberantasan 2. pohon tidak lembab dan tidak menjadi sarang penyakit jamur. 1. serangan lebih lanjut dapat mengakibatkan buah mengeras. Kegiatan Inti 1. Kegiatan Awal 1. c. Siswa membentuk kelompok diskusi tentang berbagai jenis hama dan penyakit yang menyerang tanmaan Cokelat dan cara pengendalian dan pemberantasan 3. Metode Pembelajaran 18 .

Tanya Jawab 3.PD - 19 . Sumber / Bahan Pembelajaran 1. Juli 2010 Guru Mata Pelajaran Muatan Lokal Dra. Hasil diskusi 3. Laporan Hasil mengidentifikasi hama dan penyakit dikebun Cokelat. Mengetahui Kepala SMA Negeri 1 Na IX-X Aek Kota Batu. berupa : 1. Sikap siswa saat proses pembelajaran (ranah afektif) b. Hasil belajar. MAHYAR SIREGAR NIP. Diskusi V. Lingkungan sekitar 3. Pedoman Bertanam Cokelat. 2009 2. Ceramah 2. Kuis isian singkat (ranah kognitif) 2. Internet VI. 19670422 199203 2 008 KARTINI EKA SARI. S. S. Penilaian a.1. Tim Bina Karya Tani.

Sign up to vote on this title
UsefulNot useful