Anda di halaman 1dari 23

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.

com

PUTUSAN Nomor : 73 / Pid. B / 2010 / PN-TTD.

DEMI KEADILAN BERDASARKAN KETUHANAN YANG MAHA ESA

Pengadilan Negeri Tebing Tinggi yang memeriksa dan mengadili perkara-perkara pidana menurut acara pemeriksaan biasa pada tingkat pertama menjatuhkan putusan sebagai berikut dalam perkara Terdakwa :

Nama Tempat Lahir Umur / Tanggal Lahir Jenis Kelamin Kebangsaan Tempat Tinggal

: Andi Rianto Harahap : Firdaus Sei Rampah : 26 Tahun / 25 Maret 1983 : Laki-Laki. : Indonesia. : Desa Bagan Kuala Kec. Tanjung Beringin atau Kompleks Emplasmen Pt. DMK

Agama Pekerjaan Pendidikan

: Islam : Buruh Harian Lepas PT. DMK : SMA

Terdakwa tidak ditahan; Terdakwa didampingi Penasehat Hukum dari LBH Parna Keadilan yang telah memberikan kuasa khusus pada Darwin Nahampun, SH, yang berkantor di Jl. Aksara/Pukat I No. 7, Medan, Sumatera Utara ;

Pengadilan Negeri Tersebut : Telah membaca berkas perkara serta surat-surat yang bersangkutan dengan perkara ini ; Telah mendengar Dakwaan Penuntut Umum ; Telah mendengarkan keterangan saksi-saksi dan keterangan Terdakwa dipersidangan ; Telah memperhatikan barang bukti yang diajukan kepersidangan ; Telah mendengar Tuntutan Penuntut Umum dan Pledoi yang diajukan secara tertulis oleh Penasehat Hukum Terdakwa ;

Halaman

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

Telah mendengar Replik Penuntut Umum dan Duplik yang diajukan secara tertulis oleh Penasehat Hukum Terdakwa; Menimbang, bahwa Terdakwa dihadapkan kepersidangan dan didakwa oleh Penuntut Umum dengan dakwaan berbentuk Subsidaritas sebagaimana Surat Dakwaannya tertanggal 23 Desember 2009 Nomor : PDM-

871/Ep.2/TBING/12/2009, yang selengkapnya berbunyi sebagai berikut : DAKWAAN : Primair: Bahwa ia terdakwa Andi Rianto Harahap bersama-sama dengan temannya Tenang (berkas perkara terpisah) serta Syahrizal Pakpahan (berkas perkara terpisah), pada hari Kamis tanggal 19 Nopember 2009 sekira Pukul 14.30 Wib atau setidak-tidaknya dalam waktu lain dalam bulan Nopember 2009, bertempat di Dusun Sei Baru wilayah Jhon C Desa Gelam Sei Rampah Kec. Bandar Khalipah Kabupaten Serdang Bedagai atau setidak-tidaknya pada salah satu tempat yang termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Tebing Tinggi Deli, mengambil suatu benda yang seluruhnya atau sebahagian adalah kepunyaan orang lain yaitu saksi korban Rusliati Ketaren dengan maksud menguasai benda tersebut dengan melawan hak, yang dilakukan terdakwa dengan cara:

Pada hari Kamis tanggal 19 Nopember 2009 sekira pukul 11.30 Wib terdakwa selaku Mandor lapangan perkebunan PT. DMK (Deli Minatirta Karya) memerintahkan Andi Rianto Harahap agar mengambil bibit kelapa sawit milik saksi korban Rusliati Ketaren yang terletak di Blok 10 Areal perkebunan PT. DMK dengan alasan agar bibit sawit tersebut tidak mati terkena banjir, kemudian Andi Rianto Harahap ditemani Tenang berangkat menuju Dusun Sei Baru wilayah Jhon C Desa Gelam Sei Rampah Kec. Bandar Khalipah Kab. Serdang Bedagai, setelah sampai di Blok 10 persis di depan pos II Tenang duduk sedangkan Andi Rianto harahap langsung menaikkan bibit sawit milik saksi korban Rusli Ketaren yang ada di tempat tersebut ke atas becak bermotor sebanyak 40 (empat puluh) batang lalu membawa ke Kantor Perkebunan PT. DMK, selanjutnya pada saat Andi Rianto kembali untuk mengambil bibit sawit dan memuat sebanyak 57 (lima puluh tujuh) batang bibit sawit Andi Rianto Harahap ditangkap oleh

Halaman

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

saksi korban Rusliati Ketaren, saksi Pono, saksi Wardana, saksi Misdi dan saksi Misrun, selanjutnya Andi Rianto Harahap dan barang bukti di bawa ke Polsek Bandar Khalifah untuk diproses, akibat perbuatan terdakwa saksi korban Rusliati Ketaren mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp. 5.500.000,- (lima juta lima ratus ribu rupiah) atau setidak-tidaknya lebih dari Rp. 250,- (dua ratus lima puluh rupiah). Perbuatan terdakwa tersebut diatur dan diancam pidana menurut Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP.

Subsider: Bahwa ia terdakwa Andi Rianto Harahap bersama-sama dengan temannya Tenang (berkas perkara terpisah) serta Syahrizal Pakpahan (berkas perkara terpisah), pada hari Kamis tanggal 19 Nopember 2009 sekira Pukul 14.30 Wib atau setidak-tidaknya dalam waktu lain dalam bulan Nopember 2009, bertempat di Dusun Sei Baru wilayah Jhon C Desa Gelam Sei Rampah Kec. Bandar Khalipah Kabupaten Serdang Bedagai atau setidak-tidaknya pada salah satu tempat yang termasuk dalam daerah hukum Pengadilan Negeri Tebing Tinggi Deli, mengambil suatu benda yang seluruhnya atau sebahagian adalah kepunyaan orang lain yaitu saksi korban Rusliati Ketaren dengan maksud menguasai benda tersebut dengan melawan hak, yang dilakukan terdakwa dengan cara:

Pada hari Kamis tanggal 19 Nopember 2009 sekira pukul 11.30 Wib terdakwa selaku asisten lapangan perkebunan PT. DMK (Deli Minatirta Karya) memerintahkan Andi Rianto Harahap agar mengambil bibit kelapa sawit milik saksi korban Rusliati Ketaren yang terletak di Blok 10 Areal perkebunan PT. DMK dengan alasan agar bibit sawit tersebut tidak mati terkena banjir, kemudian Andi Rianto Harahap ditemani Tenang berangkat menuju Dusun Sei Baru wilayah Jhon C Desa Gelam Sei Rampah Kec. Bandar Khalipah Kab. Serdang Bedagai, setelah sampai di Blok 10 persis di depan pos II Tenang duduk sedangkan Andi Rianto harahap langsung menaikkan bibit sawit milik saksi korban Rusli Ketaren yang ada di tempat tersebut ke atas becak bermotor sebanyak 40 (empat puluh) batang lalu membawa ke Kantor Perkebunan PT. DMK, selanjutnya pada saat Andi

Halaman

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

Rianto kembali untuk mengambil bibit sawit dan memuat sebanyak 57 (lima puluh tujuh) batang bibit sawit Andi Rianto Harahap ditangkap oleh saksi korban Rusliati Ketaren, saksi Pono, saksi Wardana, saksi Misdi dan saksi Misrun, selanjutnya Andi Rianto Harahap dan barang bukti di bawa ke Polsek Bandar Khalifah untuk diproses, akibat perbuatan terdakwa saksi korban Rusliati Ketaren mengalami kerugian sebesar kurang lebih Rp. 5.500.000,- (lima juta lima ratus ribu rupiah) atau setidak-tidaknya lebih dari Rp. 250,- (dua ratus lima puluh rupiah). Perbuatan terdakwa tersebut diatur dan diancam pidana menurut Pasal 362 KUHP.

Menimbang, bahwa terhadap Surat Dakwaan Penuntut Umum tersebut Terdakwa menyatakan telah mengerti akan isi Dakwaan tersebut, dan terhadap Surat Dakwaan tersebut terdakwa melalui Penasehat Hukumnya tidak akan mengajukan Keberatan / Eksepsi ;

Menimbang, bahwa untuk membuktikan Dakwaannya, Penuntut Umum mengajukan saksi-saksi yang telah didengar keterangannya di bawah sumpah menerangkan sebagai berikut : 1. Saksi RUSLIATI KETAREN, pada pokoknya menerangkan: Bahwa pada hari Kamis, 19 November 2009 sekira Pukul 14.30 Wib di ladang saksi yang terletak di Dsn. Sei Baru Wilayah Jhon C Desa Gelam Sei Sarimah Kec. Bandar Khalipah terjadi pengambilan bibit sawit oleh terdakwa Andi Rianto Harahap Bahwa bibit sawit yang telah diambil dari atas ladang saksi sebanyak 100 (seratus) batang, yang sebelumnya saksi lihat, bibit sawit tersebut telah tercabut secara tak beraturan dari ladangnya; Bahwa saksi melihat terdakwa Andi Rianto Harahap menaikkan bibit sawit kepunyaannya tersebut ke atas becak yang dikendarai Andi Rianto Harahap; Bahwa menurut penjelasan Andi Rianto Harahap dia disuruh oleh Asisten PT. DMK, yaitu Syahrizal Pakpahan melalui Tenang mandor PT. DMK untuk mengambil bibit sawit tersebut ke PT. DMK;

Halaman

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

Bahwa saksi tidak melihat Syahrizal Pakpahan dan Tenang (keduanya masing-masing merupakan terdakwa dalam berkas perkara yang terpisah) berada di lokasi tersebut;

Bahwa saksi melalui orang-orang suruhannya telah menanam bibit sawit yang berumur 1 tahun sebanyak 325 (tiga ratus dua puluh lima) batang di atas ladang milik saksi tersebut;

Bahwa penanaman bibit sawit tersebut kira-kira dilakukan 2 (dua) bulan sebelum saksi melihat sendiri bahwa bibit sawitnya telah tercabut;

Bahwa saksi tidak mengetahui siapa oknum yang telah mencabut bibit sawit yang baru ditanam diatas ladangnya;

Bahwa ladang tempat saksi menanam bibit sawit tersebut seluas 2 hektar dan ladang tersebut baru dibeli 5 (lima) bulan yang lalu dari orang yang bernama Sudirman Manullang dan Panji Sitohang;

Bahwa saksi mengalami kerugian sebesar Rp. 5.000.000,- (lima juta rupiah);

Bahwa atas kejadian pengambilan/pencurian bibit sawit miliknya, saksi kemudian melaporkan peristiwa tersebut kepada kepolisian setempat; Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut diatas, terdakwa

tidak keberatan, hanya saja yang terdakwa ketahui, bibit sawit tersebut adalah milik PT. DMK karena berada di atas lahan PT. DMK, karena itu terdakwa merasa tidak melakukan pencurian;

2. Saksi DAENG KHAIRUNIL AZWAR alias BEBEN, pada pokoknya menerangkan : Bahwa saksi merupakan pekerja atau pegawai dari saksi Rusliati Ketaren sejak 5 (lima) bulan yang lalu; Bahwa tugas saksi sebagai pekerja dari saksi Rusliati Ketaren adalah sebagai pengawas (mandor) di ladang milik saksi Rusliati Ketaren; Bahwa ladang milik saksi Rusliati Ketaren adalah seluas 2 Ha (Hektar); Bahwa saksi Rusliati Ketaren baru 5 (lima) bulan yang lalu membeli ladang seluas 2 Ha tersebut dari Panji Sitohang atas pemberitahuan Sudirman Manullang;

Halaman

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

Bahwa saksi pada hari Kamis tanggal 19 November 2009 sekira pukul 17.00 Wib ditelpon oleh saksi Rusliati Ketaren untuk datang ke ladang milik saksi Rusliati Ketaren di Dsn. Sei Baru Wilayah Jhon C Desa Gelam Sei Sarimah Kec. Bandar Khalipah;

Bahwa ketika saksi sampai di ladang milik saksi Rusliati Ketaren, saksi melihat bibit sawit yang telah ditanam 2 (dua) bulan sebelumnya telah dalam keadaan tercabut tak beraturan;

Bahwa saksi tidak tahu siapa yang melakukan pencabutan bibit sawit yang terletak di atas ladang milik saksi Rusliati Ketaren;

Bahwa saksi mengetahui dari saksi Rusliati Ketaren bahwa bibit sawit yang telah dicabut tersebut telah diambil atau dicuri oleh terdakwa Andi Rianto Harahap;

Bahwa bibit sawit yang diambil oleh terdakwa Andi Rianto Harahap sebanyak 57 (lima puluh tujuh) batang; Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut diatas, terdakwa

menyatakan bahwa ladang yang dianggap milik saksi Rusliati Ketaren adalah lahan milik PT. DMK, dan sebelum ditanami bibit sawit oleh pekerja Rusliati Ketaren, lahan tersebut ditanami sedikit padi dan sisanya berupa rerumputan, terdakwa juga tidak mengetahui siapa yang melakukan pencabutan atas bibit sawit milik saksi Rusliati Ketaren, dan terdakwa merasa tidak melakukan pencurian, karena terdakwa mengambil bibit sawit yang memang berada di atas lahan PT. DMK, dan terdakwa pikir bibit sawit itu milik PT. DMK, karena sebelumnya terdakwa mendapat perintah dari atasannya Syahrizal Pakpahan melalui Tenang;

3. Saksi SUPONO, pada pokoknya menerangkan : Bahwa pada hari Kamis tanggal 19 November 2009 sekira Pukul 14.30 Wib di ladang saksi Rusliati Ketaren yang terletak di Dsn. Sei Baru Wilayah Jhon C Desa Gelam Sei Sarimah Kec. Bandar Khalipah, saksi melihat Andi Rianto Harahap mengambil bibit kelapa sawit yang telah tercabut sebelumnya dari atas ladang saksi Rusliati Ketaren; Bahwa saksi melihat terdakwa Andi Rianto Harahap mengambil bibit sawit tersebut dan menaruhnya di atas becak motornya;

Halaman

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

Bahwa bibit sawit yang diangkut oleh terdakwa Andi Rianto Harahap ada 57 (lima puluh tujuh) batang;

Bahwa setelah saksi bertanya, terdakwa Andi Rianto Harahap menjawab bahwa dia disuruh oleh Syahrizal Pakpahan selaku Asisten PT. DMK untuk mengambil bibit sawit tersebut;

Bahwa saksi tidak melihat Tenang (terdakwa dalam berkas terpisah) maupun Syahrizal Pakpahan (terdakwa dalam berkas terpisah) ada di lokasi lahan tempat pengambilan bibit sawit tersebut; Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut diatas, terdakwa

keberatan karena memang terdakwa mengambil bibit sawit yang terletak di atas lahan PT. DMK, dan wajar bila saksi menyangka bibit sawit tersebut merupakan milik PT. DMK, karena yang memerintahkan terdakwa mengambil bibit sawit tersebut adalah Asisten Lapangan PT. DMK, yaitu Syahrizal Pakpahan melalui Tenang;

4. Saksi MISDI NASUTION, menerangkan pada pokoknya : Bahwa saksi merupakan pekerja dari saksi Rusliati Ketaren; Bahwa tugas saksi sebagai pekerja adalah menanam bibit sawit sebanyak kira-kira 300 (tiga ratus) batang bibit sawit di atas lahan seluas 2 Ha (hektar) milik saksi Rusliati Ketaren; Bahwa saksi mengerjakan penanaman bibit sawit ini, bersama 5 (lima) pekerja lainnya, dengan saksi jadi ada 6 (enam) orang; Bahwa penanaman dilakukan hanya dalam waktu sehari, seingat saksi pada tanggal 29 September 2009; Bahwa waktu menanam bibit sawit tersebut, bibit sawit tersebut tidak terbungkus oleh plastik Polibek; Bahwa menurut saksi, bila bibit sawit yang telah ditanam kemudian dicabut, maka bibit sawit tersebut akan mati; Bahwa yang mengupah saksi dan pekerja lainnya adalah saksi Daeng; Bahwa pada hari Kamis tanggal 19 November 2009, saksi bersama dengan saksi Supono, Misrun dan Wardana melihat terdakwa Andi Rianto Harahap mengambil bibit sawit yang terletak di atas ladang saksi Rusliati Ketaren yang telah dicabut orang lain sebelumnya, dan menaikkannya ke dalam becaknya; Halaman 7

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

Bahwa kemudian saksi bersama teman-temannya yang melihat peristiwa tersebut kemudian menangkap terdakwa Andi Rianto

Harahap dan Andi Rianto Harahap menerangkan bahwa dia mengambil bibit sawit tersebut karena mendapat perintah dari Asisten Lapangan PT. DMK, Syahrizal Pakpahan dan mandor PT. DMK, Tenang, untuk dirawat dan dipelihara oleh PT. DMK; Bahwa kemudian saksi Rusliati Ketaren melaporkan kejadian tersebut pada kepolisian setempat; Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut diatas, terdakwa keberatan, karena memang terdakwa mengambil bibit sawit yang terletak di atas lahan PT. DMK, dan wajar bila saksi menyangka bibit sawit tersebut merupakan milik PT. DMK, karena yang memerintahkan terdakwa mengambil bibit sawit tersebut adalah Asisten Lapangan PT. DMK, yaitu Syahrizal Pakpahan;

5. Saksi KASMIDI, pada pokoknya menerangkan : Bahwa pada hari Kamis tanggal 19 November 2009, sekira Pukul 14.30 Wib, saksi bersama saksi Rusliati Ketaren, Misdi Nasution dan Wardhana melihat terdakwa Andi Rianto Harahap ada mengambil /mencuri bibit sawit milik saksi Rusliati Ketaren di atas ladang milik saksi Rusliati Ketaren yang terletak di Dsn. Sei Baru Wilayah Jhon C Desa Gelam Sei Sarimah Kec. Bandar Khalipah; Bahwa kemudian saksi dan teman-temannya yang melihat kejadian itu, menangkap terdakwa Andi Rianto Harahap, dan dia menerangkan bahwa pengambilan bibit sawit tersebut adalah atas perintah Asisten Lapangan PT. DMK yaitu Syahrizal Pakpahan dan mandor PT. DMK, Tenang, untuk dirawat dan dipelihara oleh PT. DMK; Bahwa saksi tidak mengetahui siapa orang yang telah mencabut bibit sawit milik saksi Rusliati Ketaren; Bahwa saksi tidak melihat orang lain yang mengambil bibit sawit tersebut pada saat itu selain terdakwa Andi Rianto Harahap; Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut diatas, terdakwa keberatan, , karena memang terdakwa mengambil bibit sawit yang terletak di atas lahan PT. DMK, dan wajar bila saksi menyangka bibit sawit tersebut Halaman 8

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

merupakan milik PT. DMK, karena yang memerintahkan terdakwa mengambil bibit sawit tersebut adalah Asisten Lapangan PT. DMK, yaitu Syahrizal Pakpahan melalui Tenang;

6. Saksi

RIDWAN

HADISYAHPUTRA,

Spd,

menerangkan

pada

pokoknya: Bahwa saksi tidak kenal dengan terdakwa; Bahwa saksi menjadi Kepala Desa, Desa Gelam Sei Sarimah, sejak tahun 2008; Bahwa saksi kenal dengan saksi Rusliati Ketaren sejak kira-kira 6 (enam) bulan yang lalu, dikarenakan saksi Rusliati Ketaren membeli tanah di Dusun Sei Badu, Desa Gelam, Sei Serimah, Kec. Bandar Khalipah; Bahwa tanah yang dibeli saksi Rusliati Ketaren seluas 20.000 M2 adalah tanah milik Panji Sitohang dan Sudirman Manullang, dimana proses ganti-ruginya dilakukan pada tahun 2009 atas sepengetahuan saksi; Bahwa saksi tidak tahu-menahu masalah yang terjadi pada tanggal 19 November 2009; Bahwa saksi tidak kenal dengan terdakwa; Bahwa saksi tidak tahu-menahu mengenai ladang Rusliati Ketaren yang ditanami sawit; Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut diatas, terdakwa tidak tahu ;

7. Saksi TENANG, menerangkan pada pokoknya: Bahwa saksi adalah Mandor PT. DMK dan bekerja pada PT. DMK selama kurang-lebih 1 (satu) tahun; Bahwa saksi mengenal betul lahan kepunyaan PT. DMK, yaitu lahan HGU yang terdapat pada Blok 1 sampai dengan Blok 11 yang terletak di Dusun II Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin seluas kurang lebih 500 hektar (Ha);

Halaman

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

Bahwa pada tanggal 19 November 2009 saksi memberi perintah yang sebelumnya saksi mendapat perintah dari terdakwa Syahrizal

Pakpahan (terdakwa dalam berkas terpisah) pada Andi Rianto Harahap untuk melangsir bibit sawit yang telah tercabut di Blok 10 lahan PT. DMK; Bahwa bibit sawit tersebut dilangsir oleh Andi Rianto Harahap dan diletakkan di depan kantor PT. DMK; Bahwa bibit sawit tersebut dimasukkan ke dalam polibek untuk dirawat dan dipelihara; Bahwa yang selama ini memelihara bibit sawit yang dilangsir dari Blok 10 lahan PT. DMK ke depan kantor PT. DMK adalah Irwan, karyawan PT. DMK; Bahwa bibit sawit tersebut sampai saat ini masih tumbuh dengan baik; Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut diatas, terdakwa membenarkannya ;

8. Saksi SYAHRIZAL PAKPAHAN, menerangkan pada pokoknya: Bahwa saksi adalah Asisten Lapangan PT. DMK dan pada waktu kejadian saksi baru bekerja bekerja pada PT. DMK selama kurang-lebih 2 (dua) bulan; Bahwa saksi mengenal lahan kepunyaan PT. DMK, yaitu lahan yang terdapat pada Blok 1 sampai dengan Blok 11 yang terletak di Dusun II Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin seluas kurang lebih 500 hektar (Ha); Bahwa pada pagi hari tanggal 19 November 2009 saksi memberi perintah pada Tenang dan Andi Rianto Harahap untuk melangsir bibit sawit yang telah tercabut di Blok 10 lahan PT. DMK; Bahwa saksi memerintahkan hal tersebut kepada Andi Rianto Harahap, karena saksi melihat ada bibit sawit yang tergeletak di atas tanah yang telah tercabut tak beraturan, yang saksi tidak tahu siapa yang telah mencabut bibit sawit tersebut; Bahwa maksud saksi memerintahkan Tenang dan Andi Rianto

Harahap mengambil bibit sawit yang berada di Blok 10 lahan PT. DMK

Halaman 10

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

tersebut, karena saksi takut bibit sawit tersebut mati terkena banjir, dikarenakan lahan tersebut sering dilanda banjir; Bahwa bibit sawit tersebut kemudian dilangsir oleh Andi Rianto Harahap dan diletakkan di depan kantor PT. DMK; Bahwa bibit sawit tersebut dimasukkan ke dalam polibek untuk dirawat dan dipelihara; Bahwa yang selama ini memelihara bibit sawit yang dilangsir dari Blok 10 lahan PT. DMK ke depan kantor PT. DMK adalah Irwan, karyawan PT. DMK; Bahwa bibit sawit tersebut sampai saat ini masih tumbuh dengan baik; Bahwa saksi tidak punya niat untuk memiliki bibit sawit tersebut, hanya ingin merawat dengan sukarela, bibit sawit yang berada di atas lahan perusahaan tempatnya bekerja, yaitu PT. DMK; Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut diatas, terdakwa membenarkannya;

Menimbang, bahwa selanjutnya telah didengar pula keterangan Terdakwa dipersidangan yang pada pokoknya menerangkan sebagai berikut : Bahwa terdakwa adalah Buruh Harian Lepas PT. DMK dan bekerja pada PT. DMK selama kurang-lebih 1 (satu) tahun; Bahwa terdakwa mengenal betul lahan kepunyaan PT. DMK, yaitu lahan HGU yang terdapat pada Blok 1 sampai dengan Blok 11 yang terletak di Dusun II Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin seluas kurang lebih 500 hektar (Ha); Bahwa pada tanggal 19 November 2009 terdakwa diberi perintah oleh Syahrizal Pakpahan (terdakwa dalam berkas terpisah) melalui Tenang (terdakwa dalam berkas terpisah) untuk melangsir bibit sawit yang telah tercabut di Blok 10 lahan PT. DMK; Bahwa terdakwa tidak kenal saksi Rusliati Ketaren; Bahwa bibit sawit tersebut dilangsir oleh terdakwa menggunakan becak motor dan diletakkan di depan kantor PT. DMK; Bahwa bibit sawit tersebut dimasukkan ke dalam polibek untuk dirawat dan dipelihara;

Halaman 11

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

Bahwa yang selama ini memelihara bibit sawit yang dilangsir dari Blok 10 lahan PT. DMK ke depan kantor PT. DMK adalah Irwan, karyawan PT. DMK;

Bahwa bibit sawit tersebut sampai saat ini masih tumbuh dengan baik; Bahwa terdakwa tidak punya niat untuk memiliki bibit sawit tersebut, karena terdakwa merasa bibit sawit tersebut merupakan milik PT. DMK, dan terdakwa diperintahkan oleh atasan terdakwa yaitu Syahrizal Pakpahan dan Tenang untuk melangsir bibit sawit tersebut ke kantor PT. DMK, karena atasan terdakwa takut bibit sawit tersebut mati terkena banjir;

Menimbang, Penasehat Hukum terdakwa telah menghadirkan pula saksi-saksi yang meringankan, yang telah didengar keterangannya di bawah sumpah, menerangkan sebagai berikut :

1. Saksi IRWANSYAH, menerangkan pada pokoknya: Bahwa saksi adalah karyawan Buruh Harian Lepas di PT. DMK dan telah bekerja selama 1 tahun; Bahwa saksi kenal dengan terdakwa Andi Rianto Harahap, karena terdakwa merupakan Buruh Harian Lepas di PT. DMK; Bahwa saksi tidak tahu itu bibit sawit siapa, yang saksi ketahui bibit sawit itu milik PT. DMK, karena sudah ada di depan kantor PT. DMK; Bahwa cara saksi merawat bibit sawit tersebut adalah dengan menambah tanah di akar bibit sawit, menambah pupuk, dan memasukkan bibit sawit ke dalam polibek agar tidak mati; Bahwa sampai saat ini, ke-40 (empat puluh) bibit sawit tersebut semuanya masih hidup dan tumbuh dengan baik; Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut diatas, terdakwa membenarkannya.

2. Saksi ABDUL WAHAB, pada pokoknya menerangkan : Bahwa saksi adalah karyawan di bagian umum PT. DMK dan telah bekerja selama kurang lebih 1 (satu) tahun;

Halaman 12

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

Bahwa lahan PT. DMK terletak pada Blok 1 sampai dengan Blok 11 seluas 500 hektar yang berstatus HGU, dimana Blok 10 terletak di Dusun II, Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin;

Bahwa saksi kenal dengan terdakwa Andi Rianto Harahap; Bahwa terdakwa Andi Rianto Harahap adalah Buruh Harian Lepas PT. DMK;

Bahwa saksi telah melakukan pekerjaan merawat bibit sawit selama 10 (sepuluh) tahun;

Bahwa saksi melihat terdakwa Andi Rianto Harahap membawa 40 (empat puluh) batang bibit sawit ke depan kantor PT. DMK;

Bahwa kemudian saksi dan saksi Irwansyah diperintah oleh Syahrizal Pakpahan (terdakwa dalam berkas terpisah) untuk merawat ke-40 (empat puluh) batang bibit sawit tersebut agar tidak mati;

Bahwa yang saksi ketahui, bibit sawit tersebut dilangsir oleh terdakwa Andi Rianto Harahap dari Blok 10 PT. DMK yang terletak di Dusun II, Desa Bagan Kuala Kec. Tanjung Beringin;

Bahwa 40 (empat puluh) bibit sawit tersebut sampai saat ini masih hidup dan tumbuh dengan baik; Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut di atas, terdakwa

membenarkannya.

3. Saksi JUSRON TAMPUBOLON, pada pokoknya menerangkan : Bahwa saksi adalah Satpam di PT. DMK yang terletak di Dusun II, Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin dan telah bekerja selama kurang lebih 1 (satu) tahun; Bahwa saksi kenal dengan terdakwa Andi Rianto Harahap; Bahwa terdakwa Andi Rianto Harahap adalah Buruh Harian Lepas pada PT. DMK; Bahwa pada hari Kamis tanggal 19 November 2009 saksi berada di Pos Blok 10 PT. DMK sejak pukul 07.00 Wib-18.00 Wib untuk

melaksanakan tugas hariannya, yaitu mengawasi lahan milik PT. DMK yang berada di Blok 10 PT. DMK;

Halaman 13

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

Bahwa sekitar siang hari, kira-kira pukul 12.00 Wib, saksi melihat terdakwa Andi Rianto Harahap melangsir bibit sawit yang berada di Blok 10 PT. DMK ke dalam becak bermotor;

Bahwa saksi menanyakan pada terdakwa, untuk apa bibit sawit tersebut diambil dan terdakwa menjawab bahwa dia hanya

menjalankan perintah dari Asisten Lapangan PT. DMK, Syahrizal Pakpahan untuk mengambil bibit sawit tersebut untuk dirawat di depan kantor PT. DMK; Bahwa kemudian saksi melihat ada 6 (enam) orang datang ke Blok 10 PT. DMK dan menyatakan bahwa bibit sawit yang dilangsir oleh terdakwa Andi Rianto Harahap adalah bibit sawit milik mereka, dan mereka merasa keberatan bibit sawit mereka diambil oleh terdakwa Andi Rianto Harahap; Bahwa kemudian saksi melihat beberapa orang dari 6 (enam) orang yang datang ke Blok 10 lahan PT. DMK, pergi melapor ke polisi karena merasa bibit sawitnya telah diambil oleh terdakw Andi Rianto Harahap; Bahwa kemudian saksi melihat, terdakwa Andi Rianto Harahap pergi untuk memanggil Syahrizal Pakpahan (terdakwa dalam berkas perkara terpisah) di kantor PT.DMK; Bahwa kemudian Syahrizal Pakpahan (terdakwa dalam berkas perkara terpisah) datang ke Blok 10 lahan PT. DMK; Bahwa kemudian, saksi bersama terdakwa Andi Rianto Harahap, Syahrizal Pakpahan (terdakwa dalam berkas perkara terpisah) dan 6 (enam) orang yang saksi tidak tahu siapa namanya tersebut pergi ke kantor Polsek setempat; Menimbang, bahwa atas keterangan saksi tersebut diatas, terdakwa membenarkannya, dan keberatan bila dikatakan terdakwa mencuri bibit sawit tersebut;

Menimbang, bahwa untuk mempersingkat uraian Putusan ini maka segala sesuatu yang tertuang dalam Berita Acara Persidangan perkara ini dianggap termuat dan turut dipertimbangkan dalam putusan ini ;

Halaman 14

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

Menimbang,

bahwa

berdasarkan

keterangan

saksi-saksi

dan

keterangan Terdakwa yang saling berkaitan satu sama lain yang diajukan ke persidangan, maka diperoleh fakta-fakta yaitu sebagai berikut : Bahwa pada hari Kamis tanggal 19 november 2009 sekitar Pukul 14.30 Wib, di Blok 10 lahan PT. DMK di Dusun II, Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin / Dsn. Sei Baru Wilayah Jhon C Desa Gelam Sei Sarimah Kec. Bandar Khalipah, terjadi pengambilan bibit sawit oleh terdakwa Andi Rianto Harahap; Bahwa bibit sawit yang diambil di atas lahan lokasi pengambilan bibit sawit tersebut ada sekitar lebih dari 40 (empat puluh) bibit sawit; Bahwa bibit sawit yang diambil diatas lahan pengambilan bibit sawit tersebut adalah milik dari saksi Rusliati Ketaren; Bahwa lahan lokasi tempat bibit sawit tersebut diambil, merupakan lahan milik PT. DMK dengan sertifikat HGU, namun juga pada tahun 2009 lahan tersebut dibeli oleh saksi Rusliati Ketaren dari orang yang bernama Sudirman Manullang dan Panji Sitohang; Bahwa Rusliati Ketaren telah membeli lahan di Dusun Sei Baru Wilayah Jhon C Desa Gelam Sei Sarimah Kec. Bandar Khalipah, seluas 2 Ha dari Panji Sitohang atas pemberitahuan Sudirman Manullang sejak 5 bulan sebelum tanggal kejadian pengambilan bibit sawit miliknya tersebut; Bahwa PT. DMK, tidak pernah melakukan penjualan lahannya di Blok 10 Dusun II, Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin kepada pihak manapun juga, termasuk pada Rusliati Ketaren; Bahwa lahan PT. DMK dari Blok 1 sampai Blok 11 merupakan lahan Hak Guna Usaha (HGU); Bahwa yang memerintahkan terdakwa Andi Rianto Harahap untuk mengambil bibit sawit yang ternyata milik Rusliati Ketaren tersebut adalah Tenang (terdakwa dalam berkas terpisah) dan Syahrizal Pakpahan (terdakwa dalam berkas terpisah); Bahwa terdakwa diperintah oleh Syahrizal Pakpahan (terdakwa dalam berkas terpisah) melalui Tenang (terdakwa dalam berkas terpisah) agar mengambil bibit sawit tersebut adalah karena bibit sawit tersebut

Halaman 15

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

berada di atas lahan PT. DMK blok 10, dan bibit sawit tersebut sudah dalam keadaan tercabut dan berserakan tidak beraturan di atas tanah; Bahwa bibit sawit tersebut kemudian dimasukkan ke dalam polibek untuk dirawat dan dipelihara di depan kantor PT. DMK dan masih tumbuh dengan baik sampai saat ini;

Menimbang, bahwa berdasarkan uraian fakta-fakta hukum yang terungkap dipersidangan sebagaimana tersebut diatas, selanjutnya Majelis Hakim akan mempertimbangkan apakah perbuatan Terdakwa memenuhi unsur-unsur pasal yang di Dakwakan Penuntut Umum terhadapnya ; Menimbang, bahwa oleh karena Dakwaan Penuntut Umum disusun secara Subsidaritas, yaitu Dakwaan Primer, Pasal 363 ayat (1) ke-4, dan Dakwaan Subsider, Pasal 362 KUHP maka Majelis Hakim akan

mempertimbangkan Dakwaan Primair terlebih dahulu, jika dakwaan Primair tidak terbukti maka selanjutnya akan dipertimbangkan dakwaan Subsidair ; Menimbang, bahwa untuk dapat dipersalahkan melanggar Dakwaan Primair yaitu melanggar pasal 363 (1) ke- 4 KUHP maka harus dipenuhi unsur-unsur sebagai berikut : 1. Barang Siapa ; 2. Mengambil sesuatu barang ; 3. Yang seluruhnya atau sebagian kepunyaan orang lain ; 4. Dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum ; 5. Yang dilakukan oleh dua orang atau lebih secara bersama-sama ;

Add.1. Tentang Unsur Barang Siapa :


Menimbang, bahwa yang dimaksud dengan unsur Barang Siapa adalah mencakup pengertian siapa saja setiap orang sebagai subjek hukum yang dengan segala Identitasnya dihadapkan kepersidangan oleh Penuntut Umum karena diduga melakukan tindak pidana yang didakwakan Penuntut Umum terhadapnya, yang dalam perkara ini orang yang dihadapkan kepersidangan dan didakwa melakukan tindak pidana oleh Penuntut Umum tidak lain adalah Terdakwa SYAHRIZAL PAKPAHAN, sehingga dengan demikian unsur barang siapa telah terpenuhi ;

Halaman 16

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

Add.2. Tentang Unsur Mengambil Barang :


Menimbang, bahwa menurut Van BEMMELE-Van HATTUM dalam buku yang disusun oleh Drs. PAF Lamintang, S.H., berjudul Delik-Delik Khusus Kejahatan-Kejahatan Terhadap Harta Kekayaan, menyebutkan bahwa yang dimaksud dengan Mengambil adalah setiap tindakan yang membuat sebagian harta kekayaan orang lain menjadi berada dalam penguasaannya tanpa bantuan atau tanpa seijin orang lain tersebut, ataupun untuk memutuskan hubungan yang masih ada antara orang lain itu dengan bagian harta yang dimaksud; Menimbang, bahwa dalam memberikan arti terhadap benda, Majelis Hakim mengikuti pendapat SIMON yang menyatakan yang dimaksud

dengan Benda/barang yaitu segala sesuatu yang merupakan bagian dari harta kekayaan (seseorang), yang dapat diambil (oleh orang lain) itu, dapat menjadi objek tindak pidana pencurian; Menimbang, bahwa di persidangan telah di dengar keterangan saksi Rusliati Br. Ketaren yang menyatakan bahwa pada hari Kamis tanggal 19 November 2009, sekitar Pukul 14.30 Wib, melihat seseorang sedang melangsir bibit sawit miliknya di Dusun II, Desa Sei, yang mana ternyata setelah saksi tanyai, orang tersebut adalah terdakwa Andi Rianto Harahap, dan pada saat itu, saksi tidak melihat orang lain lagi yang melangsir bibit sawit miliknya, apalagi melihat Tenang dan Syahrizal Pakpahan (masing-

masing merupakan terdakwa dalam berkas perkara terpisah) di lokasi tersebut, yang mana keterangan saksi berkaitan erat dengan keterangan saksi Supono, saksi Misdi Nasution, saksi Kasmidi dan saksi Jusron Tampubolon yang menyatakan bahwa mereka hanya melihat terdakwa Andi Rianto Harahap yang sedang melangsir sekitar 57 (lima puluh tujuh) bibit sawit milik Rusliati Ketaren dari ladang di Dusun II, Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin / Dsn. Sei Baru Wilayah Jhon C Desa Gelam Sei Sarimah Kec. Bandar Khalipah, ke dalam Becak Motor milik terdakwa Andi Rianto Harahap, tapi tidak melihat Tenang dan Syahrizal Pakpahan (masingmasing terdakwa dalam berkas perkara terpisah) di lokasi kejadian tersebut; Menimbang, bahwa keterangan saksi-saksi tersebut diatas berkaitan erat dengan keterangan terdakwa Andi Rianto Harahap, dimana terdakwa menerangkan bahwa ia pada hari Kamis tanggal 19 November 2009, Pukul

Halaman 17

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

14.30 Wib sedang berada di lokasi kejadian untuk melangsir/mengambil bibit sawit milik Rusliati Ketaren, namun terdakwa memang diperintah oleh Syahrizal Pakpahan (terdakwa dalam berkas perkara terpisah) melalui Tenang (terdakwa dalam berkas perkara terpisah) untuk melangsir bibit sawit yang telah tercabut tidak beraturan dari lahan milik PT. DMK di Blok 10 Dusun II, Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin, untuk di bawa ke kantor PT. DMK, untuk dirawat dalam polibek; Menimbang, oleh karena terdakwa telah mengambil 57 (lima puluh tujuh) bibit sawit pada hari Kamis Tanggal 19 November 2009 dari Dusun II, Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin / Dsn. Sei Baru Wilayah Jhon C Desa Gelam Sei Sarimah Kec. Bandar Khalipah, ke atas becak bermotor, dan dibawa serta diletakkan di depan kantor PT. DMK, maka hal tersebut menimbulkan keyakinan bagi Majelis Hakim bahwa terdakwa telah bersalah; Menimbang, oleh karena itu menurut hemat Majelis unsur

Mengambil Suatu Barang telah terpenuhi;

Add.3. Tentang Unsur Yang Seluruhnya atau Sebagian Milik Orang Lain :
Menimbang, bahwa menurut Profesor SIMONS, tidak perlu bahwa orang lain tersebut diketahui secara pasti, melainkan cukup jika pelaku mengetahui bahwa benda-benda yang diambilnya itu bukan kepunyaan pelaku; Menimbang, bahwa di persidangan telah di dengar keterangan saksi Rusliati Br. Ketaren yang menyatakan bahwa pada hari Kamis tanggal 19 November 2009, sekitar Pukul 14.30 Wib, melihat seseorang sedang melangsir bibit sawit miliknya di Dusun II, Desa Sei, yang mana ternyata setelah saksi tanyai, orang tersebut adalah terdakwa Andi Rianto Harahap, dan pada saat itu, saksi tidak melihat orang lain lagi yang melangsir bibit sawit miliknya di lokasi tersebut, yang mana keterangan saksi berkaitan erat dengan keterangan saksi Supono, saksi Misdi Nasution, saksi Kasmidi dan saksi Jusron Tampubolon yang menyatakan bahwa mereka hanya melihat terdakwa Andi Rianto Harahap yang sedang melangsir sekitar 57 (lima puluh tujuh) bibit sawit milik Rusliati Ketaren dari ladang di Dusun II, Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin / Dsn. Sei Baru Wilayah Jhon C Desa

Halaman 18

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

Gelam Sei Sarimah Kec. Bandar Khalipah, ke dalam Becak Motor milik terdakwa Andi Rianto Harahap; Menimbang, bahwa keterangan saksi-saksi tersebut diatas berkaitan erat dengan keterangan terdakwa Andi Rianto Harahap, dimana terdakwa menerangkan bahwa ia pada hari Kamis tanggal 19 November 2009, Pukul 14.30 Wib memang sedang berada di lokasi kejadian, untuk

melangsir/mengambil bibit sawit milik Rusliati Ketaren, namun terdakwa memang diperintah oleh Syahrizal Pakpahan (terdakwa dalam berkas perkara terpisah) melalui Tenang (terdakwa dalam berkas perkara terpisah) untuk melangsir bibit sawit yang telah tercabut tidak beraturan dari lahan milik PT. DMK di Blok 10 Dusun II, Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin/, untuk di bawa ke kantor PT. DMK, untuk dirawat dalam polibek; Menimbang, oleh karena terdakwa telah mengambil 57 (lima puluh tujuh) bibit sawit milik Rusliati Ketaren pada hari Kamis Tanggal 19 November 2009 dari Dusun II, Desa Bagan Kuala, Kecamatan Tanjung Beringin / Dsn. Sei Baru Wilayah Jhon C Desa Gelam Sei Sarimah Kec. Bandar Khalipah, ke atas becak bermotor, dan dibawa serta diletakkan di depan

kantor PT. DMK, maka hal tersebut menimbulkan keyakinan bagi Majelis Hakim bahwa terdakwa telah bersalah; Menimbang, oleh karena itu menurut hemat Majelis unsur Yang Sebagian atau Seluruhnya Milik Orang Lain telah terpenuhi;

Add.4. Tentang Unsur Dengan Maksud Untuk Dimiliki Secara Melawan Hukum :
Menimbang, bahwa arti dari Dengan Maksud Untuk Dimiliki Secara Melawan Hukum menghendaki adanya sifat melawan hukum dalam perbuatan terdakwa yang dengan sengaja atau alpa dalam memiliki barang tersebut atau terdakwa bertindak atas barang tersebut seakan-akan barang tersebut adalah miliknya dengan melakukan suatu perbuatan yang bertentangan dengan undang-undang yang berlaku dan melanggar hak orang lain; Menimbang, bahwa yang dimaksud dengan sengaja adalah suatu perbuatan yang dilakukan dengan keyakinan akan ada konsekuensi/akibatnya bagi si pembuat;

Halaman 19

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

Menimbang, bahwa menurut Van Hammel, alpa adalah suatu keadaan yang tidak diduga-duga/ tidak berhati-hati seperti yang diharuskan oleh hukum; Menimbang, bahwa maksud dari alpa diatas adalah bahwa Undangundang mengharuskan si pembuat untuk mengetahui bahwa perbuatannya dapat mengakibatkan kesalahan; Menimbang, dihubungkan dengan fakta yang terungkap di

persidangan, Majelis Hakim selanjutnya akan mempertimbangkan apakah benar terdakwa Andi Rianto Harahap mempunyai maksud untuk memiliki bibit sawit milik Rusliati Ketaren secara melawan Hukum; Menimbang, di persidangan telah didengar keterangan saksi mahkota Syahrizal Pakpahan yang menyatakan bahwa pada hari Kamis tanggal 19 November 2009 pagi hari memerintahkan Tenang dan terdakwa Andi Rianto Harahap untuk mengambil bibit sawit yang tercabut tak beraturan dari tanah di atas lahan PT. DMK di Blok 10, Dusun II, Desa Kuala Tanjung, Kec. Tanjung Beringin, untuk dibawa ke depan kantor PT. DMK supaya dirawat agar tidak mati terkena banjir, hal ini berkaitan erat dengan keterangan Tenang dipersidangan yang menyatakan bahwa dirinya dan terdakwa mendapat perintah dari Syahrizal Pakpahan untuk mengambil bibit sawit yang telah tercabut yang berada di atas lahan Blok 10 PT.DMK, namun kemudian Tenang tidak jadi ikut dan hanya terdakwalah yang kemudian melangsir bibit sawit tersebut dengan menggunakan becak motor milik terdakwa; Menimbang, keterangan yang disampaikan saksi Tenang berkaitan dengan keterangan saksi Rusliati Ketaren, saksi Supono, saksi Misdi Nasution saksi Kasmidi, dan saksi Jusron Tampubolon bahwa pada hari Kamis tanggal 19 November 2009 sekitar pukul 14.30 Wib di Dsn. Sei Baru Wilayah Jhon C Desa Gelam Sei Sarimah Kec. Bandar Khalipah, hanya melihat terdakwa Andi Rianto Harahap mengambil bibit sawit milik Rusliati Ketaren dan tidak melihat keberadaan Tenang maupun Syahrizal Pakpahan, dan mendapat keterangan dari terdakwa Andi Rianto Harahap bahwa terdakwa tidak tahu bibit sawit tersebut adalah milik Rusliati Ketaren, yang terdakwa tahu bibit sawit tersebut berada di atas lahan PT. DMK, berarti bibit sawit tersebut merupakan milik PT. DMK sehingga terdakwa tidak ragu untuk mengambil bibit sawit tersebut, dan yang lebih meyakinkan diri terdakwa ketika itu,

Halaman 20

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

adalah karena terdakwa mendapat perintah dari Asisiten Lapangan PT. DMK, Syahrizal Pakpahan untuk mengambil bibit sawit tersebut karena Syahrizal Pakpahan khawatir bibit sawit yang telah tercabut sebelumnya itu akan mati terkena banjir; Menimbang, hal ini sejalan dengan keterangan terdakwa yang menyatakan bahwa terdakwa tidak ada niat jahat dalam mengambil bibit sawit tersebut, namun hanya karena rasa tanggung jawab pada atasannya yaitu Asisiten Lapangan PT. DMK, Syahrizal Pakpahan, yang memerintahkan terdakwa untuk malangsir bibit sawit dari Blok 10 Dusun II, Desa Kuala Tanjung, Kec. Tanjung Beringin, yang mana terdakwa ketahui lahan tersebut merupakan milik PT. DMK, ke depan kantor PT. DMK guna dirawat agar tidak mati terkena banjir; Menimbang, Majelis hakim menilai bahwa apa yang dilakukan oleh Terdakwa Andi Rianto Harahap adalah bukan merupakan perbuatan yang terdakwa sengaja karena terdakwa tidak ada niat untuk memiliki bibit sawit tersebut dengan sengaja, melainkan terdakwa hanya menjalankan perintah atasannya untuk mengambil bibit sawit yang disangkanya milik PT. DMK yang menurut perintah atasannya bibit sawit tersebut terletak di lahan PT. DMK, Blok 10 Dusun II, Desa Kuala Tanjung, Kec. Tanjung Beringin; Menimbang, bahwa perbuatan terdakwa Andi Rianto Harahap bukan juga merupakan kealpaan, karena terdakwa merasa tidak perlu berhati-hati atau menduga-duga bahwa perbuatannya mengambil sawit atas perintah atasannya di atas lahan PT. DMK, (yang mana lahan tersebut baru diketahui terdakwa ketika di Kantor Polisi, juga diklaim oleh Rusliati Ketaren sebagai miliknya) dapat mengakibatkan kesalahan pidana, yang

mengakibatkan

perlunya suatu

pertanggungjawaban

sehingga

dikarenakan masih terdapat kerancuan terhadap kepemilikan lahan tersebut, maka masih perlu dibuktikan secara Hukum Perdata; Menimbang, bahwa terdakwa Andi Rianto Harahap baru

mengetahui ketika di Kantor Polisi mengenai lahan PT. DMK di Blok 10 yang ternyata diklaim juga kepemilikannya oleh Rusliati Ketaren;

Halaman 21

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

Menimbang, menurut Majelis Hakim kerancuan kepemilikan lahan antara PT. DMK dengan Rusliati Ketaren masih perlu dibuktikan melalui jalur Perdata; Menimbang, oleh karena masih terdapat kerancuan kepemilikan lahan antara PT. DMK dengan Rusliati Ketaren serta ketidaktahuan terdakwa Andi Rianto Harahap mengenai klaim Rusliati Ketaren atas lahan PT. DMK di Blok 10, maka menurut Majelis Hakim perbuatan terdakwa Andi Rianto Harahap bukan juga merupakan kealpaan, karena terdakwa merasa tidak perlu berhati-hati atau menduga-duga bahwa perbuatannya mengambil sawit atas perintah atasannya di atas lahan PT. DMK tersebut dapat mengakibatkan kesalahan yang mengakibatkan perlunya suatu pertanggungjawaban pidana; Menimbang, bahwa tidak terdapat unsur dengan maksud untuk dimiliki secara melawan hukum pada diri terdakwa, maka karenanya pula tidak menimbulkan keyakinan bagi Majelis Hakim bahwa terdakwa telah bersalah; Menimbang, oleh karena Majelis Hakim tidak menemukan sifat melawan hukum dalam diri terdakwa, maka patutlah terdakwa dilepaskan dari segala tuntutan hukum; Menimbang, bahwa oleh karena terdakwa dilepaskan dari segala tuntutan hukum , maka biaya perkara akan dibebankan kepada Negara; Menimbang, bahwa mengenai barang berkas perkara; Memperhatikan segala ketentuan hukum yang berkaitan dengan perkara ini, khususnya Pasal 363 ayat (1) ke-4 KUHP tentang Pencurian yang dilakukan secara bersama-sama dan Pasal 362 KUHP tentang Pencurian serta Undang Undang No. 8 tahun 1981 tentang Kitab Undang Undang Hukum Acara Pidana. MENGADILI bukti tetap terlampir dalam

1. Menyatakan terdakwa Andi Rianto Harahap tersebut di atas tidak terbukti secara sah dan meyakinkan bersalah melakukan tindak pidana sebagaimana yang didakwakan kepadanya dalam dakwaan Primair; 2. Melepaskan terdakwa oleh karena itu dari segala tuntutan Hukum ;

Halaman 22

PENGADILAN NEGERI TEBING TINGGI Jl.Merdeka No.2 Tebing Tinggi Sumatera Utara, Indonesia Website : www.pn-tebingtinggi.go.id e-mail : pn.tebingtinggi@gmail.com

3. Memulihkan hak terdakwa dalam kemampuan, kedudukan dan harkat serta martabatnya. 4. Menetapkan barang bukti, masing-masing : 1 (satu) unit becak tanpa nomor plat; 57 (lima puluh tujuh) bibit sawit; Dikembalikan kepada yang berhak. 5. Membebankan biaya perkara kepada Negara.

Demikianlah diputuskan pada hari Selasa tanggal 10 Agustus 2010 dalam rapat permusyawaratan Majelis Hakim Pengadilan Negeri Tebing Tinggi Deli, dengan susunan LEDIS M. BAKARA, SH sebagai Ketua Majelis Hakim, ANITA SILITONGA, SH dan AURORA QUINTINA, SH.MH masingmasing sebagai Hakim Anggota, putusan tersebut diucapkan pada hari Senin tanggal 16 Agustus 2010 dalam sidang yang terbuka untuk umum oleh Majelis Hakim tersebut, dengan dibantu oleh SYAWAL ASWAD SIREGAR, SH.MHum, sebagai Panitera Pengganti, serta dihadiri oleh ALVIN ZIAWA, SH, Jaksa Penuntut Umum pada Kejaksaan Negeri Tebing Tinggi Deli dan dihadapan Terdakwa dengan didampingi oleh Penasehat Hukumnya .

HAKIM ANGGOTA

KETUA MAJELIS

1. ANITA SILITONGA ,SH.

LEDIS M. BAKARA , SH

2. AURORA QUINTINA, SH. MH

PANITERA PENGGANTI

SYAWAL ASWAD SIREGAR, SH. MHum.

Halaman 23