Anda di halaman 1dari 4

LAMPIRAN 11 PENAWARAN METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN

Nama Perusahaan Nama Paket Pekerjaan No. Paket Pekerjaan : PT. JULIPRIMA KENTJANA : PEMELIHARAAN BERKALA JALAN GUNUNG KAPUR TRUMON PULO PAYA ( Seksi 1 ) : HAR 01A

I.

GAMBARAN UMUM / SKOPE PEKERJAAN Skope pekerjaan pada paket ini pada prinsipnya adalah pekerjaan pembangunan lanjutan ruas jalan dari

kondisi yang ada sekarang. Lokasi pekerjaan berada di Kabupaten Aceh Selatan. Item-item pekerjaan yang harus dikerjakan dapat dirinci sebagai berikut : 1. Pekerjaan Penyiapan Badan Jalan; 2. Pekerjaan Timbunan Pilihan; 3. Pekerjaan Lapis Pondasi Agregat Kelas B; 4. Pekerjaan Lapis Pondasi Agregat Kelas A; 5. Pekerjaan Lapis Pondasi Agregat Kelas B Pada Bahu Jalan; 6. Pekerjaan Lapis Resap Pengikat; 7. Pekerjaan Laston Lapis Pengikat (AC-BC); 8. Pekerjaan Galian; 9. Pekerjaan Timbunan Biasa; 10. Pekerjaan Galian untuk Selokan Drainase dan Saluran Air; 11. Pekerjaan Pasangan Batu dengan Mortal; 12. Pekerjaan Struktur; 13. Pekerjaan Pasangan Batu. II. METODE PELAKSANAAN PEKERJAAN 1. Pekerjaan Persiapan Kegiatan yang termasuk kedalam tahap ini meliputi : Mobilisasi Tenaga Kerja; Kegiatan ini akan segera dilaksanakan diawal-awal masa kontrak. Sejumlah tenaga kerja dengan berbagaikeahlian masing-masing akan segera didatangkan ke lapangan paling lambat 7(tujuh) hari setelh diterbitkan surat perintah mulai kerja (SPMK) oleh pemilik pekerjaan.

Tenaga kerja yang termasuk dalam personil inti dan para operator akan didatangkan dari Banda Aceh dan sebagian besar sudah berada di Kabupaten Aceh Singkil. Sedangkan tenaga kerja tukang dan pekerja-pekerja biasa lainnya akan menggunakan tenaga lokal yang berada di sekitar lokasi pekerjaan. Pembuatan Kantor, Barak Kerja Dan Gudang; Bangunan base camp (perkantoran) untuk kantor direksi dan kantor akan didirikan di sekitar lokasi proyek. Unit-unit bangunan pendukung yang akan di bangun antara lain : bangunan kantor, bangunan barak dan gudang. Pembuatan base camp ini akan segera dimulai paling lambat 7(tujuh) hari setelah dikeluarkanSPMK oleh pemilik pekerjaan. Dijadwalkan dalam waktu 1(satu) minggu seluruh komponen bangunan dapat dirampungkan Mobilisasi Peralatan Mekanis; Untuk mobilisasi peralatan utama seperti yang tercantum dalam daftar peralatan (lampiran penawaran), akan didatangkan sesuai jadwal kebutuhan dilapangan. Dijadwalkan peralatan tersebut sudah berada di lapangan paling lambat 2 atau 3 hari sebelum dimulai pelaksanaan pekerjaan. Peralatan tersebut antara lain : excavator, vibro roller, motor greader, wheel loader, aspal spayer, aspal finisher, tandem roller, dump truck dan lain-lain ini sudah dalam keadaan stand bye di base camp lokasi perkerjaan. Pelaksanaan Pengukuran Awal; Akan segera dilaksanakan diawal-awal masa kontrak pekerjaan. Pengukuran ini meliputi pengukuran dengan theodolite dan alat ukur waterpass. Pengukuran ini dimasksudkan untuk mendapatkan data-data prapelaksanaan. Hasil pengukuran selanjutnya akan dituangkan menjadi sebuah gambar shop drawing yang akan diajukan ke dreksi teknik sebagai acuan pelaksanaan pekerjaan.

2. Pekerjaan Konstruksi Secara umum aktivitas untuk pekerjaan ini diuraikan sebagai berikut : A. Pekerjaan Pengukuran Setting-Out (Pada Pembentukkan Badan Jalan) B. Pekerjaan Penyiapan Lapisan Subgrade ; Dimana item pekerjaan yang ada dalam tahap ini adalah : Pekerjaan Timbunan Biasa, Pekerjaan Timbunan Pilihan.

C. Pekerjaan Penyiapan Lapisan Sub-Base dan Base; Dimana item pekerjaan yang ada dalam tahap ini adalah : Pekerjaan Lapis Pondasi Agregat Kelas B, Pekerjaan Lapis Pondasi Agregat Kelas A.

D. Pekerjaan Pengaspalan; Dimana item pekerjaan yang ada dalam tahap ini adalah : Pekerjaan Lapis Resap Pengikat, Pekerjaan Laston Lapis Pengikat (AC-BC).

E. Pekerjaan Perkerasan Bahu Jalan; Dimana item pekerjaan yang ada dalam tahap ini adalah : Pekerjaan Lapis Pondasi Agregat Kelas B.

F. Pekerjaan Struktur; G. Pekerjaan Timbunan Biasa; H. Pekerjaan Pasangan Batu dengan Mortal; I. Pekerjaan Pasangan Batu.

III. Sistem Pencatatan Pencatatan yang baik digunakan untuk keperluan: Menunjang sistem pelaporan Sebagai dasar perhitungan kualitas Sebagai dasar untuk menyelesaikan ketidaksepakatan Sebagai dasar perhitungan pembayaran

Jenis-jenis pencatatan yang diperlukan antara lain: i. ii. Catatan pengujian; Catatan pengukuran;

iii. iv. v. vi. vii. viii. ix. x. xi. xii. xiii. xiv. xv. xvi. xvii. xviii. xix. xx. xxi. xxii.

Koresponden; Notulen rapat-rapat koordinasi; Perhitungan pembayaran dan sertifikat pembayaran; Data teknis lapangan; Permohonan kerja konstruksi; Gambar kerja; Jadwal pelaksanaan konstruksi; Daftar peralatan kontraktor; Daftar perhitungan kontraktor; Pengukuran material on site; Daftar pekerjaan tambahan; Progress pekerjaan bulanan; Data penunjang sertifikat bulanan; Perintah perubahan; Addenda; Perpanjangan waktu yang disetujui; Klaim; Catatan keterlambatan; Foto; Dan lain-lain.

IV. TAHAP PASCA KONSTRUKSI Setelah pekerjaan selesai keseluruhannya, akan diajukan permohonan tertulis untuk proses Profesional Hand Over (PHO). Semua temuan di lapangan dimasukan ke dalam berita acara PHO, dan akan dilakukan perbaikan jika terdapat kekurangan selama masa pemeliharaan.

Banda Aceh, 11 Februari 2010 PT. JULIPRIMA KENTJANA

Ir. T. FAISAL LIZAM Direktur Utama