Anda di halaman 1dari 6

PT.

Maju Terus meminta bantuan KAP ( Kantor Akuntan Publik ) Candra untuk menyusun rekonsiliasi
fiskal berdasarkan data laporan keuangan pada tahun 2012 sebagai berikut :
Penjualan
HPP
Laba bruto

Biaya Operasional :
1. Gaji
2. Tunjungan Transport Karyawan
3. Biaya makan kantor Direksi
4. Biaya pengobatan yang ditanggung perusahaan
5. Biaya training karyawan
6. Biaya seragam satpam
7. Biaya pengangkutan
8. Biaya bunga pinjaman
9. Cadangan penghapusan piutang
10. Biaya listrik dan telepon kantor
11. PBB dan biaya materai
12. Penyusutan asset tetap
13. Premi asuransi kebakaran pabrik
14. Bantuan untuk panitia HUT RI
Total Biaya Operasional
Laba Usaha
Pendapatan Lain Lain :
1. Dividen dari PT. AI (Setelah Pajak)
( % kepemilikan 20 % )
2. Keuntungan Selisih Kurs
Total Pendapatan Lainnya
Laba Usaha sebelum PPh

Keterangan Tambahan :
Jenis Aset
Bangunan Permanen

Tahun Beli
05 07 - 2012

Penyusutan Fiskal megunakan metode garis lurus.


Diminta :
Buatlah rekonsiliasi fiskal PT.Maju Terus !

untuk menyusun rekonsiliasi


20,000,000,000
7,500,000,000
12,500,000,000

550,000,000
150,000,000
10,000,000
80,000,000
20,000,000
10,000,000
10,000,000
30,000,000
25,000,000
5,000,000
5,000,000
150,000,000
20,000,000
10,000,000
1,075,000,000
11,425,000,000

246,500,000
10,000,000
256,500,000
11,681,500,000

Harga Beli
750,000,000

Nilai sisa
100,000,000

Jawab :
PT. Maju Terus
Rekonsiliasi Fiskal Tahun 2012
( Dalam Ribuan Rupiah )

No
*

**

Keterangan
Penjualan
HPP
Laba Kotor
Beban Operasi
Gaji
Tunjangan Transport
Biaya makan kantor
Biaya Pengobatan
Biaya training
Biaya seragam satpam
Biaya pengangkutan
Biaya bunga pinjaman
Cadangan.ph.piutang
Biaya listrik
PBB dan Materai
Penyusutan asset tetap
Premi asuransi
Sumbangan Hut RI
Total B. Operasi
Laba bersih usaha

***

****

Pendapatan luar usaha


Dividen
Keuntungan slsh. kurs
Total Pendpatan/biaya dari luar
usaha
Laba Bersih sblm Tax

Menurut
Akuntansi
20,000,000
(7,500,000)
12,500,000
550,000
150,000
10,000
80,000
20,000
10,000
10,000
30,000
25,000
5,000
5,000
150,000
20,000
10,000
1,075,000

Koreksi Fiskal
Positif

10,000

25,000

75,000
10,000

11,425,000
246,500
10,000
256,500

43,500

11,681,500

163,500

Penjelasan :
Dividen, menurut pajak adalah 290.000.000 padahal tertera 246.500.000, hal itu
Karena 246.500.000 ( sudah termasuk pajak 15 % ) dan nilai awal dividen adalah

Penyusutan asset, menurut pajak adalah 75.000.000, sedangkan menurut akuntansi adalah 150.000.000, itu kar
lihat tanggal pembelian bangunan yaitu tengah tahun maka 150.000.00

3,750,000

aju Terus
iskal Tahun 2012
buan Rupiah )

Koreksi Fiskal

500.000, hal itu


dividen adalah

Menurut
Perpajakan
20,000,000
(7,500,000)
12,500,000

Negatif

550,000
150,000
0
80,000
20,000
10,000
10,000
30,000
0
5,000
5,000
75,000
20,000
0
955,000

Keterangan

Pasal 9 ayat 1

Pasal 9 ayat 1

Pasal 2 uu pph
Pasal 9 ayat 1

11,545,000
290,000 Pasal 4 ayat I
10,000
300,000

11,845,000

###

ansi adalah 150.000.000, itu karena 150.000.000 adalah penyusutan 1 tahun sedangkan
tengah tahun maka 150.000.000/2 adalah
###