Anda di halaman 1dari 14

1.

Seorang wanita 60 th datang ke poli penyakit dalam dengan keluhan sering sakit kepala, dan pada
pemeriksaan vital sign didapatkan T : 195/95 mmHg, nadi : 90x/menit, RR : 24x/menit. Dan suhu. Menurut

2.

3.

4.

5.

JNC VII penderita tersebut termasuk :


a. Normotensi
d. Hipertensi stage II
b. Pre Hipertensi
e. Hipertensi stage II
c. Hipertensi stage I
Faktor resiko yang tidak bisa berubah pada kasus di atas yang harus diperbaiki adalah :
a. Umur
d. Obesitas
b. Profil lipid
c. Alkohol
c. Imobilisasi
Terapi yang diberikan non formakologi terhadap kasus di atas adalah :
a. Amlodipin
d. Ife style
b. Diuretic
e. Captopril
c. Beta blocker
Bila pada kasus di atas BMI dilaksanakan obesitas maka piata laksanaan yang penting adalah :
a. Diet rendah garam
d. Obat hipertensi
b. Penurun BB
e. Olahraga
c. Oksigenasi
Seorang pasien datang pada anda dengan riwayat hipertensi setelah dikalukan pemeriksaan tanda vital,
diperoleh hasil T : 180/110 mmHg, N : 90x/mnt, RR : 24x/mnt dan t : 37,5 , apa dx dari pasien di atas

6.

7.

8.

9.

menurut JVC VII : ]


a. Hipertensi stage I
d. Hipertensi stage II
b. Hipertensi maligna
e. Hipertensi benigna
c. Hipertensi emergensi
Untuk membedakan hipertensi benigna atau meligna dilakukan Px :
a. Oftalmoskopi
d. Rhinoscopi
b. Funduscopi
e. Foto thoraks
c. Otoskopi
Pd Px di atas didapatkan gambaran perdarahan retina. Hasil tsb menurut Keith Wagener Barker adalah :
a. Derajat 1a
d. Derajat 1b
b. Derajat 2
e. Derajat 4
c. Derajat 3
Terapi formologis kasus di atas dengan menggunakan obat gol Angiotensi reseptor bloker adalah :
a. Captropil
d. Hidroclortiazid
b. Amlodipin
e. Valsatran
c. Beta bloker
Yang termasuk gol Ca antagonis utuk terapi kasus di atas adalah :
a. Captropil
d. Hidroclortiazid
b. Amlodipin
e. Valsatran
c. Beta bloker

Seorang laki-laki 17 th datang dengan keluhan sejak 5 bulan ini sesak nafas, sesak berkurang dengan istirahat
dan ketambah berat bila melakukan aktifitas, disertai batuk dengan dahak putih dan berbuih, sehingga pendetita
tidak mengikuti pelajaran OR di sekolahnya, oleh keluarganya penderita dibawa kedokter dikatakan sakit
jantung, diberi obat sesak berkurang, namun bila obatnya habis sesak timbul lagi, namun kali ini sesak terus
menerus walaupun dengan istirahat tiduran, oleh keluarganya dibawa ke UGD RISA. Oleh dokter jaga
dilakukan Px fisik, didapatkan eodem pada kedua ekstremitas, JVP R + 4. Batas bawah kiri jantug terletak ICS
VI, 1 cm lateral linea midclavicula, HR 125 x/mnt.
10. Dx fungsional pada penderita tersebut adalah :
a. CHF NYHA I
d. CHF NYHA IV
b. CHF NYHA II
e. CHF NYHA V

c. CHF NYHA III


11. Dx anatomi pada penderita tersebut adalah :
a. RVH
d. LAH
b. LVH
e. LAD
c. RAH
12. Untuk memastikan kelainan anatomi kasus diatas adalah :
a. Treadmill
d. Ultrasonografi
b. CT Scan
e. Foto thorak
c. Spirometri
13. Gambaran EKG pada kelainan anatomi diatas adalah :
a. S persisten d1 V5 dan V6
d. R/S di V1 > 1
b. ST depresi d1 V5 dan V6
e. Bising diatolik rumble
c. R d1 V5/ V6 + S dl V1/V2 > 35
Bila pada penderita tersebut didapatkan adanya riwayat demam pada masa anak-anak dan pada pemeriksaan
auskultasi jantung didapatkan bising di ketup mitral yang bersamaan dengan denyut nadi, terdengar dengan
sebagian stetoskop disertai adanya ihriil dan menjajar ke axilla.
14. Bising tersebut dinamakan :
a. Bising diastolic
d. Bising mid diastolik
b. Bising sistolik
e. Bising diatolik rumble
c. Bising early diastolic
15. Derajat bising tersebut adalah :
a. Derajat 1
d. Derajat 4
b. Derajat 2
e. Derajat 5
c. Derajat 3
16. Etiologi kelainan katub pada kasus diatas adalah :
a. Mitral Insufislensi
d. Mitral stenosis
b. Trikuspidal Insufisiensi
e. Trikuspidal stenosis
c. Aorto Insufisiensi
17. Diagnosis etiologi pada kasus diatas adalah :
a. Penyakit jantung hipertensi
d. Penyakit jantung iskemik
b. Penyakit jantung rematik
e. Penyakit jantung anorgamik
c. Penyakit jantung kongenital
18. Terapi non farmakologis pada kasus diatas adalah :
a. Bed rest
d. Okslgenasi
b. Dlet lunak
e. Rehabilitasi
c. Dluretik
19. Terapi farmakologis pada kasus diatas adalah :
a. Dluretik
d. Dlgoksin
b. Anti aldosteron
e. Laksansia
c. Analgetik
Seorang wanita 45 tahun datang ke poll penyakit dalam datang dengan keluhan sesak bila melakukan aktifitas
berat dan berkurang dengan istirahat, penderita terbiasa tidur dengan 3 bantal karena merasa lebih nyaman,
pada pemeriksaan SpPD didapatkan adanya batas jantung kanan ICS 5 linea parasternalis kanan dan batas kiri
di ICS 6,-2 cm lateral linea mid clavicula, batas atas dan pinggang jantung normal. Pada auskultasi didapatkan
HR 125x/mnt irregular bising di daerah ICS 2 linea sternalis kanan tidak bersamaan dengan denyut nadi dan di
ICS 5 linea stemalis kanan bersamaan dengan denyut nadi
20. Secara fungsional keadaan kasus diatas berdasarkan New Yourk Heart Association masuk dalam kategori :
a. NYHA I
d. NYHA IV
b. NYHA II
e. NYHA V
c. NYHA III

21. Kelainan anatomi diatas adalah :


a. LVH + LAH
d. RAH + RVH
b. RVH + LVH
e. RAH + LAH
c. LVH + RAH
22. Penyebab kelainan katub pada kasus diatas adalah :
a. MI + TI
d. AI + TI
b. MS + TS
e. AS + PS
c. PI + AI
23. Kesan sesak pada kasus diatas adalah :
a. Orthopnue
d. Dispnue d effort
b. Apnue
e. Whezing
c. Paroxlsmal Nocturnal Dispnue
24. Kesan frekuensi jantung pada kasus diatas adalah :
a. Bradikardi
d. Taklkardi
b. AF. Respon cepat
e. AF respon normal
c. Splitting
25. Bila pada bising di ICS sternalis kanan disertai penjalaran, biasanya kedaerah :
a. Axilla
d. Epigastrium
b. Sternum
e. Leher
c. Clavicula
26. Pada kasus diatas biasanya disertai adanya pulsasi didaerah arteri femoralis yang disebut :
a. Pulsus parasternal
d. Pistol shot sign
b. Pulsus epigastrik
e. Sternali lift
c. Paradocal Splitting Sound
27. Bila pada katup pulmonal didapatkan graham stelel mumur, berarti terjadi kelainan :
a. Pulmonal stenosis
d. Pulmonal regurgitasi
b. Aorta stenosis
e. Aorta Insufisiensi
c. Mitral Insufisiensi
28. Diagnosis banding bising pada ICS 5 stemalis kanan adalah :
a. Mitral Insufisiensi
d. Trikuspital stenosis
b. Mitral stenosis
e. Aorta stenosis
c. Pulmonal regurgitasi
29. Kelainan pada kasus diatas akan menyebabkan pembesaran jantung yang dinamakan :
a. Jantung pendulum
d. Cor En sabot
b. Cor Bovinum
e. Sepatu bot
c. CKMB
Seorang laki-laki 50 tahun datang ke UGD RISA dengan keluhan nyeri dada kiri seperti ditusuk-tusuk disertai
mual-mual mau muntah keringatan dingin nyeri dada tersebut terjadi selama 35 menit. Pada saat penderita
nonton TV, oleh keluarganya di bawa ke RS, sebelumnya penderita punya riwayat sakit hipertensi, dan
penderita seorang perokok 30 untuk menentukan diagnose penyakit diatas perlu dilakukan pemeriksaan,
30. Untuk menentukan diagnose penyakit diatas perlu dilakukan pemeriksaan :
a. Ekhokardiografi
d. Elektrokardiografi
b. Foto thorak
e. Troponin T
c. CKBM
31. Bila pada pemeriksaan diatas didapatkan adanya gambaran ST elevasi kemungkinan diagnoasis diatas
adalah :
a. Unstabil angina
d. NSTEAMI
b. STEAMI
e. Prinzmetal Angina
c. Angina stabil
32. Untuk memastikan diagnosis kasus diatas dilakukan pemeriksaan :
a. Darah rutin
d. CKBM
b. Test Fungsi hati
e. Troponin I
c. Kolestrol Plasma

33. Untuk mengurangi rasa sakit dada pada kasus diatas pertama kali diberikan :
a. Nitrogliserin sublingual
d. Antalgin
b. Morphin
e. Acetaminophen
c. Paracetamol
34. Untuk mencari faktor resiko penyakit jantung yang lain pada kasus diatas dilakukan pemeriksaan :
a. Gula darah
d. Ureum creatitin
b. Darah rutin
e. Kolektrol Total
c. EKG
35. Untuk mengetahui gangguan profil lipid pada kasus diatas dilakukan pemeriksaan dibawah ini kecuali :
a. Koslestrol plasma
d. Trigliserida
b. LDL
e. LDH
c. HDL
36. Penderita tersebut harus dirawat di ruangan :
a. ICCU
d. ICU
b. UGD
e. Bangsal Penyakit Dalam
c. Bangsal penyakit jantung
37. Bila penderita tersebut di bawa ke RS 4 jam setelah terjadinya nyeri dada maka pada penderita tersebut
diberikan terapi :
a. Aspilet
d. Trombolitik
b. Anti koagulan
e. Anti platelet
c. Nitrogliserin
38. Kontra indikasi absolute pemberian obat diatas adalah :
a. Stroke hemoragik
d. Hipertensi berat
b. Riwayat stroke > 1 th
e. kehamilan
c. Trauma < 4 mgg
39. Bila penderita tersebut dibawa ke RS 15 jam setelah terjadinya nyeri dada, maka pada penderita tersebut
diberikan terapi :
a. Hipertensi
d. fibrinolitik
b. Tiklopidin
e. Trombolitik
c. Aspilet
40. Selain terapi diatas, penderita juga diberikan :
a. Aspilet
d. digoksin
b. Heparin
c. Paracetamol
41. Komplikasi kasus diatas adalah :
a. Emboll paru
d. Gagal jantung
b. Gastriris
e. Endokarditis
c. Gagal ginjal
Seorang wanita 45 tahun obase riwayat DM (-) datang dengan keluhan nyeri dada kiri seperti tertindih dan
terbakar 10 menit tidak disertai rasa mual-mual mau muntah dan keringat dingin, namun berkurang dengan
istirahat, karer takut penderita dibawa ke dokter pada pemeriksaan vital sign T : 130/80 mmHg, nadi : 80 x/mnt,
dan RR : 20 x/mnt
42. Untuk mengetahui kelainan pada ibu tersebut, maka dokter menyatakan pemeriksaan :
a. Foto thorak
d. EKG
b. Troponin T
e. Ekhokardiografi
c. CKMB
43. Bila pada pemeriksaan di dapatkan gambaran ST depresi, maka kemungkinan diagnosis kasus diatas
adalah :
a. Angina stabil
d. Unstabil angina
b. AMI
e. STEAMI
c. NSTEAMI
44. Bila pada kasus diatas disertai kenaikan CKMB maka diagnosis kasus diatas adalah :

a. NSTEAMI
d. Unstabil angina
b. AMI
e. Angina stabil
c. Suddent death
45. Faktor resiko penyakit jantung yang ada pada kasus diatas adalah :
a. Imobilisasi
d. obese
b. Alkohol
e. kurang olah raga
c. Merokok
46. Faktor resiko penyakit jantung yang lain, kemungkinan ada pada kasus diatas adalah :
a. DM
d. Hepatitis
b. Dislipidemia
e. Gastritis
c. Hipertensi
47. Penanganan faktor resiko kasus diatas adalah :
a. Diet rendah garam
d. Diet DM
b. Dier rendah kalori
e. Diet Purisemia
c. Dier uremi
48. Bila pada kasus diatas di dapatka hipertensi, maka terapi farmakologi pada kasus diatas adalah :
a. Diet rendah gula
d. Olah raga
b. Istirahat cukup
e. diet uremia
c. Diet rendah garam
49. Terapi pada kasus diatas yaitu diberikan obat anti ischemic yaitu :
a. Ticlopidin
d. Clopldogrel
b. Nitrat
e. aspilet
c. Hepartitis
Seorang laki-laki 50 tahun datang ke UGD RISA dengan keluhan sesak menerus, berkurang dengan istirahat
dengan posisi setengah duduk, disertai jantung berdebar-debar dan akral dingin, kata keluarganya penderita
punya riwayat penyakit jantung oleh karena itu dokter jaga UGD untuk memegakkan diagnosis penderita
melakukan anamnesis dan pemeriksaan fisik jantung
50. Urutan pemeriksaan fisik jantung yang dilakukan oleh dokter jaga UGD tersebut adalah :
a. Perkusi, palpasi, Auskultasi dan inspeksi
b. Auskultasi, Perkusi, Palpasi dan Inspeksi
c. Inspeksi, Palpasi, Perkusi, dan auskultasi
d. Auskultasi, Perkusi, Palpasi dan inspeksi
51. Untuk menentukan simetri thorak kanan dan kiri dalam keadaan statis dan dinamis maka posisi dokter
berada sebelah
a. Kanan penderita
d. Kiri penderita
b. Ujung kaki penderita
e. Ujung kepala penderita
c. Belakang kanan penderita
52. Dokter juga melakukan inspeksi dengan tujuan untuk mencari :
a. Batas jantung
d. Suara dasar
b. Suara tambahan (blslmg)
e. Ictus cordi
c. Apex cordis
53. Pada saat pemeriksaan fisik jantung, posisi dokter berada disebelah :
a. Kiri penderita
d. kanan penderita
b. Ujung kaki penderita
c. Belakang kanan penderita
c. Depan penderita
54. Bila pada pemeriksaan ictus tidak tampak, maka dilanjutkan dengan pemeriksaan :
a. Perkusi jantung
d. Inspeksi Jantung
b. Palpasi jantung
e. Auskultasi jantung
c. Perkusi dan auskultasi
55. Bila pada posisi terlentang, ictus tidak teraba, maka posisi penderita :
a. Tengkurap
d. Litotomi
b. Setengah duduk
e. Miring ke kanan

c. Duduk miring ke depan


56. Untuk mencari palsus parasternal, maka dokter melakukan pemeriksaan mpalpasi didaerah :
a. ICS 3,4,5, Linea sternalis kiri
d. Processus Xipoldeus
b. ICS 3,4,5, Linea sternalis kanan
e. ICS 3,4,5, linea parasternalis kiri
c. ICS 3,4,5, linea parasternalis kanan
57. Bila didapatkan parastenal ( + ) berarti pada penderita tersebut didapatkan :
a. Left ventikel hipertropi (LVH)
d. Right ventrikel hipertropi (RVH)
b. Left artlum hipertropi (LAH)
e. Right artlum hipertropi (RAH)
c. Left axis devlasi (LAD)
58. Untuk menentukan adanya tanda-tanda pembesaran ventiel kanan yang lain maka dokter mencari adanya :
a. Pulsus deflsit
d. Pulsus tardus
b. Pulsus epigastrik
e. Pilsus magnus
c. Pulsus alternans
59. Untuk mencari adanya sterualift ( + ) , maka dokter melakukan palpasi di daerah :
a. Di daerah sternum
d. Di daerah parasternal
b. Di processus Xipoledeus
e. Di daerah ictus
c. Di daerah apex jantung
60. Bila seorang wanita dalam keadaan hamil dan kejang-kejang setelah dilakukan pemeriksaan tanda vital
d9idapatkan hasil T : 230/140 mmHg N : 80 m x\mnt RR : 24 x/mnt dan t : 37,5 C. keadaan tersebut disebut
:
a. Hipertensi urgensi
d. Hipertensi Emergensi
b. Hipertensi maligna
e. Hipertensi beligna
c. Hipertensi berat
61. Terapi fatma kologis yang merupakan kontra indikasi diberikan pada kasus diatas adalah :
a. Ca Antagonis
d. Metil dopa
b. Captropil
c. Diet rendah garam
c. Beta bloker
Seorang laki-laki berusia 60 tahun meninggal dunia di dalam kamar hotel dengan posisi tengkurap pada
pemeriksaan luar tidak ditemukan tanda-tanda kekerasan lebam mayat pipi kanan dada dan lutut kaku mayat
lengkap samping mayat ditemukan obat-obat anti hipertensi,
62. Definisi sudden natural daerah adalah :
a. Kematian yang terjadi dalam waktu 48 jam sejak timbulnya gejala umumnya oleh karena penyakit
b. Kematian yang terjadi dalam waktu 48 jam sejak timbulnya gejala oleh karena kecelakaan
c. Kematian yang terjadi dalam waktu 48 jam sejak timbulnya gejala oleh karena pembunuhan
d. Kematian yang terjadi dalam waktu 48 jam sejak timbulnya gejala oleh karena bunuh diri
e. Kematian yang terjadi dalam waktu 48 jam sejak timbulnya gejala oleh karena tidak diketahui
penyebabnya
63. Penyebab kematian wajar mendadak yang berhubungan dengan penyempitan koronaria adalah :
a. Penyempitan sudah pin point
b. Rupture post infarci
c. Apopleksia
d. Aneurysma
64. Penyempitan arteria koronarian tercering pada :
a. Distal cabang posterlor a, coronaria sinistra
b. Distal a, coronaria dextra
c. Distal cabang sirkumfleksa a, coronaria sinistra
d. Distal cabang sirkumfleksa a, coronaria dextra
e. Proksimal canbang anterlor a, coronaria sinistra
65. Gambaran makroskopis penampang otot jantung pada infark mlokard lebih dari 8 jam adalah :
a. Brownish purple
b. Kuning
c. Kuning dengan tepi hiperemia

d. Reddish blue
e. Edema kasar seperti lilin opaque
66. Sebab kematian wajar mendadak tersering di Negara maju adalah :
a. Pernyakit saluran pernafasan.
b. Penyakit kardiovaskuler
c. Penyakit susuan saraf pusat
d. Penyakit pencernaan.
e. Penyakit saluran kemih
67. Bila terdapat imkompetensi katuh mitral, maka untuk membuktikannya perlu pemeriksaan penunjang
berikut :
a. X-foto toraks
b. Ekokardiografi
c. EKG
d. Marker enzim jantung
e. Ventrikulografi
68. Penyakit katub jantung yang dapat memberikan komplikasi hemoptytis adalah :
a. AI
b. PS
c. MS
d. TI
e. AS
69. Ujung katub mitral/trikuspital dihubungkan oleh bangunan berbentuk tali ke otot papilaris bengunan tadi
disebut :
a. Fibroskeleton
b. Ligamentum
c. Tendon
d. Chorda tendinea
e. Aponeurosis
70. Mitral stenosis menyebabkan trubulensi aliran darah dan menimbulkan bising berikut :
a. Diastolic rumble
b. Systolic blowing
c. Diatolic blowing
d. Sysatotic ejection
e. Pansystolik
71. Penyebab tersering dan timbul mitral stenosis adalah :
a. Trauma
b. Degenerasi
c. Kongenital
d. Penyebab leus
e. Demam rematik
72. Ciri-ciri atrum kanan adalah :
a. Letak : di dalam bagian superior kanan jantung, berukuran lebih kecil dari yang kiri dan tebal
dindingnya + 4 mm, volume + 85 cc
b. Letak : di dalam bagian superior kanan jantung, berukuran lebih kecil dari yang kiri dan tebal
dindingnya + 2 mm, volume + 57 cc
c. Letak : di dalam bagian superior kanan jantung, berukuran lebih kecil dari yang kiri dan tebal
dindingnya + 2 mm, volume +Proyeksi
85 cc bagian yang ditunjuk panah pada daging
d. Letak : di dalam bagian superior
kanan
jantung, berukuran lebih kecil dari yang kiri dan tebal
thorak adalah
73.

dindingnya + 2 mm, volume + 57 a.


cc ICS II linea parasternalis kanan
b. ICS II linea parasternalis kiri
c. ICS III linea parasternalis kanan
d. ICS III linea parasternalis kiri

74. Yang membentuk cavum perloardium adalah


.
a. Kedua lapisan pericardium fibrosa
b. Kedua lapisan pericardium serosa
c. Antara pericardium dan serosa
75. Arteri interventrikulasi antarior akan mensuplai darah ke
a. Atrium sinistra dan artikel sinistra
c. Atrium sinistra dan Atrium dextra
b. Ventrikel dextra dan sinistra
d. Atrium dextra dan ventrikel dextra
76. Parasymthetic nerve fibers are foun in thenerves and releaseat the heart
a. Cardiac, acethylcholine
c. Vagus acethylcholine
b. Cardiac, norepinephrine
d. Vagus norepinephrine
77. Miokard infark dalam septum interventrikularis mungkin berakibat suatu.
a. Insufisiensi kutup trikuspidals
c. Insufisiensi katup mitralis
b. Insufisiensi katup pulmonalis
d. Insufisiensi katup aorta
78. Ciri-ciri pembuluh darah vona adalaha
a. Dinding tipis tidak elastis, kosong kolaps tekanan rendah mempunyai katup
b. Dinding tipis elastis, kosong tidak kolaps tekanan rendah mempunyai katup
c. Dinding tipis elastis, kosong kolaps tekanan rendah tidak mempunyai katup
d. Dinding tipis elastis, kosong kolaps tekanan rendah mempunyai katup
Seorang laki-laki 62 tahun konsultasi ke dokter tentang sukarnya dalam bernafas. Dari pemeriksaan didapatkan
pergeseran traohea pada saat systole. Hasil radiogram menunjukkan adanya diatas pada arcus orta.
79. Struktur organ apa yang mengalami kompresi oleh karena adanya diatasi oleh pembuluh darah akan tersebut
..
a. Trachea dan oesophagus
b. Kelenjar thymus dan bronchus

c. Vena hemiazygos dan bronchus


d. Trachea dan kelenjar thymus

Seorang anak 2 tahun dilakukan pemeriksaan fisik oleh dokter muda. Ternyata dokter moda tersebut tidak dan
mendeteksi irama jantung sedangkan nadi normal. Setelah berpikir panjang akhirnya dia dapat mendeteksinya.
80. Dimanakan letak normal untuk mendeteksi bunyi apex jantung.
a. ICS V, 1-2 cm media dari linea midclaveculare sinistra
b. ICS V, 4-5 cm dari linea stemals sinistra
c. ICS V, 1-2 dari linea stemals sinistra
d. ICS V, 4-5 dari linea stemals sinistra
Seorang wanita terikam pisau pada sisikanan bagian bawah leher. Luka tikan sekitar 2,5 cm atas dari 1/3 m
clavicula, pendek kata perdarahan dapat dikontrol pasien dapat bernafas dengan teratur dan telah diberi oksi
pada pemeriksaan fisik didapatkan :
Adanya pergeseran bunyi subclavia dextra
Suara nafas lemah pada dinding thorake kanan
81. Seandainta ukaman tersebut mengenal pembuluh darah. Kemungkinan pembuluh darah apa yang terkena ?
a. Arteri dan vena subclavia dextra
b. Arteri dan vena thyreocervikalis dextra
c. Arteri dan vena mamaria interna dextra

d. Ertari caloris commulis dextra


82. Seorang laki-laki 58 tahun dengan CHE NYHA IV dirawat di bangsal penyakit dalam, kemudian
dikonsulkan bagian rehabilitasi medic untuk mendapat program latihan, berikut ini pernyataan yang tidak
benar adalah :
a. Rehabilitasi medik pada fase akut mulai diberikan antara hari ke-3 dan ke-6
b. Diberika juga pada penderita setelah mendapat operasi bypass
c. Level kapasitas fungsional 3-4 METs
d. Diberikan setelah kondisi klinis stabil
e. Dapat diberikan juga program latihan pada kondisi NYHA IV
83. Tujuan diberikannya rehabilitasi kardiovaskuler pada fase pertama adalah berikut dibawah ini kecuali :
a. Mencegah dampak lebih lanjut imobilisasi
b. Mencegah terjadinya emboli pulmonal
c. Diberikan latihan Range of Motion selama 24-48 jam pertama
d. Intensitas latihan submaksimal 70-90% HR maksimal
e. Edukasi dampak psikologis
84. Faktor yang dinilai untuk menstratifikasi pasien adalah sebagai berikut kecuali :
a. Dampak psikologis
b. Functional capacily
c. Fungsi ventrikel kiri
d. Perubahan segmen ST selama dan setelah exercise
e. Aritmia selama dan setelah exercise
85. Pada stralisasi faktor resiko pasien tersebut masuk dalam stratifikasi resiko sedang artinya :
a. Functional capacity 6 METs
b. Functional capacity 6-7 METs
c. Left ventrlcular dysfunctional >50%
d. Semua benar
86. Pada bulan ke-4 pasien telah menjalani rawat jalan dan menjalankan program latihan dirumah, batasan
exercise yang diberikan adalah :
a. Frekuensi latihan minimal 3 kali seminggu
b. Waktu latihan 30-60 menit
c. Pemanasan dan relaksasi dilakukan sebelum dan setalah latihan
d. Target denyut jantung adalah 70-90% HR maksimal
e. Semua benar
Seorang laki-laki 50 tahun dirawat di RS karena infark myokard akut dengan tekanan darah 180/100
mmHg, berat badan 85 kg dan tinggi badan 160 cm
87. Diet yang diberikan pada saat penderita sudah memungkinkan untuk pemberian secara oral sebaiknya dan
bentuk :
a. Cair
d. Bubur halus
b. Bubur saring
e. Nasi
c. Nasi tlm
88. Jumlah kalori/hari yang diberikan pada masa recovery sebaiknya sebesar :
a. 100-500
d. 2000-3000
b. 500-1000
e. Sesuai BB dan aktivitas penderita
c. 1200-1500
89. Komposisi diet yang diberikan pada penderita tersebut adalah :
a. Rendah garam rendah kolesterol rendah lemak
b. Rendah garam tinggi lemak tinggi protein
c. Tinggi kelori protein tinggi lemak
d. Rendah lemak rendah garam tinggi serat
e. Tinggi kalori tinggi protein tinggi serat
90. Penderita pada saat pulang dari rumah sakit dianjurkan untuk diet tinggi serat untuk mencegah kekambuhan
penyakitnya manfaat serat yang di harapkan pada kasus ini adalah :

a. Memperlancar BAB
b. Menghambat sintesis kolesterol
c. Menghambat pengosongan lambung
d. Menghambat absorbs glukosa
e. Meningkatkan sintesis HDL
91. Jumlah serat perhari yang dianjurkan untuk kasus tersebut adalah :
a. 100-200 mg/hari
d. 1-2 g/hari
b. 10-20 mg/hari
e. 500-1000 mg/hari
c. 20-40 mg/hari
92. Asam lemak omega 3 juga dianjurkan untuk dikonsumsi karena
a. Mempunyai efek anti inflamasi
b. Menghambat pembukaan darah
c. Menghambat oksidasi LDL
d. Menin gkatkan sintesis VLDL
e. Meningkatkan HDL
93. Vitamin yang di anjurkan dikonsumsi karena dapat berfungsi meningkatkan elastisitas pembuluh darah
merupakan zat anti oksidan adalah :
a. A
b. B
c. C
d. D
e. E
94. Seorang pencuri tertembak dari arah belakang dan peluru bersarang pada mediastium posterior peluru
kemungkinan akan mengenal organ :
a. Aorta desendens
b. Duklus torasikus
c. Vena nemlezygos
d. Vena anonima
e. A, B, dan C benar
95. Pada saat memeriksa dada bagian depan peninggian tranvelsal yang berada diantara manubrium sterni
corpus stemi adalah merupakan tempat dari :
a. Costa 1
b. Costa 2
c. Costa 3
d. Costa 4
e. Costa
96. Pada hasil anginagrafi penderita penyakit jantung koroner, dokter mengatakan adanya sumbatan pada erteri
memberikan perdarahan pada otot jantung yang merupakan cabang dari :
a. Arteri Pulmonalis
b. Aorta asendens
c. Arkus aorta
d. Aorta desendens
e. Arteri anonima
97. Pada peredahan darah dewasa, setelah dari ventrikel kanan darah akan dialirkan ke paru-paru melalui :
a. Vena pulmonalis
b. Vena kava superlor
c. Trunkus pulmonalis
d. Vena kafa inferior
e. Arteri konoria
98. Adanya tumor ganas pada medias tinum dapat menyebabkan paralisis diafragma akibat kelumpuhan dari :
a. Nervus Vagus
b. Nervus frenikus
c. Nervus laringeus superior
d. Nervus laringeus inferlor
e. Arteri koronoria
99. Hisatus osofagus pada diafragma dilalui oleh :
a. Nervus vagus
b. Nervus frenikus

c. Aorta desendens
d. Vena cava interlor
e. Duktus torosikus
100. Pada penderita dekompensasi kordis kiri, terdapat pergeseran letak apeks kordis yang secara normal
pada :
a. ICS V linea mldkvikularis sinistra, 2 cm kearah medial
b. ICS VI linea mldkvikularis sinistra, 2 cm kearah medial
c. ICS V linea mldkvikularis sinistra, 2 cm kearah medial
d. ICS V linea mldkvikularis sinistra, 2 cm kearah medial
e. ICS V linea mldkvikularis sinistra, 2 cm kearah medial
101. Didalam umbilicus terdapat 2 arteri umbilikallis yang merupakan cabang dari :
a. Arteri lllaka ekstema
b. Aorta abdominalis
c. Arteri lllaka interna
d. Arteri eplgastrika inferior
e. Arteri lllaka komunis
102. Pada sistem peredaran darah fetus, karena belum berfungsinya paru-paru, darah dari trunkus pumonalis
dial melalui duktus arteriosus botal yang menghubungkan antara :
a. Trunkus pulmonalis dengan aorta desendens
b. Trunkus pulmonalis dengan arkus aorta
c. Trunkus pulmonalis dengan vena pulmonalis
d. Trunkus pulmonalis dengan vena cava superior
e. Trunkus pulmonalis dengan arteri koronaria
103. Pembuluh darah jantung yang memiliki ketup adalah
a. Vena cava inferlor
b. Vena pulmonalis
c. Aorta desendens
d. A dan C benar
e. A, B dan C benar
104. Pada fluda cal benarnya tekanan dipengaruhi oleh :
a. Momentum tumbukan antara molekul
b. Gaya tarik menarik antara molekul
c. Gravitasi bumi
d. Kecepatan aliran
e. Volume ruangan
105. Penggunaan sfigmomanometer air raksa dengan pemasangan manset diajukan ditujukan dengan
terbentuk turbulensi apa manfaatnya.
a. Kecepatan aliran darah melebihi kecepatan kritis
b. Aliran darah terbelen laminar ditandai bunyi oleh korotkoff
c. Pengaruh aliran terhadap kekentalan
d. Terjadinya bilangan Reynold dibawah 2000
e. Memperoleh debit aliran darah
106. Pernyataan dibawah ini yang peling tepat adalah :
a. Hambatan alir semakin kecil apabila diameter pembuluh darah diperbesar
b. Hambatan alir tidak dipengaruhi olleh luas sempitnya penampang pembuluh
c. Untuk memperbesar kecepatan aliran dapat dilakukan dengan memperbesar penampang pembuluh
d. Untuk memperkecil aliran dapat dilakukan dengan memperkecil luas penampang pembuluh
e. Makin kecil penampang pembuluh kecepatan aliran fluida akan makin kecil
107. Pada aplikasi hukum termodinamika seakan-akan fluida dapat mengalir dari bawah keatas dengan syarat
:
a.
b.
c.
d.

Dalam rangkaian sistem terbuka (tekanan berubah-ubah)


Adanya geseran dalam (cairan viscous)
Mengalir secara berubah dalam hal kecepatan arah maupun besarnya
Mengalir melalui lintasan bebas

e. Tidak termampatkan (incompressible ) melalui sebuah pembuluh dan mengalir sejumlah cairan yang
besarnya (kontinuitas)
108. Pada alioran kapiler sangat dihindari terjadinya gelembung udara (emboli) pada pembuluh akibat yang
dapat :
a. Terjadi kebocoran pada pembuluh
b. Memperkecil hambatan alir pada pembuluh
c. Menghambat aliran fluida dan dapat berakibat pecahnya pembuluh
d. Menimbulkan gaya kohesi pada fluida
e. Memperbesar debit aliran fluida
109. Darah merupakan fluida cair dengan memiliki sifat-sifat molekul-molekul terikat secara longgar namun
berdekatan ikatan tersebut merupakan :
a. Gaya gravitacl
b. Gaya van der Walls
c. Gaya adhesi
d. Gaya kohesi
e. Gaya sentripetal
110. Aliran darah yang melewati suatu pembuluh akan mengalami hambatan alir yang dipengaruhi oleh hal
kecuali :
a. Tekanan hemodinamik
b. Panjang pembuluh
c. Luas penampang pembuluh
d. Masa jenis darah
e. Kekentalan darah
111. Untuk mengukur tekanan darah pada tubuh menggunakan sfigmomanometer dengan cara menghentikan
darah dan kemudian di buka secara perlahan hingga terdengar bunyi korotkoff yang merupakan saat
tekanan sama dengan skala alat yang terbaca hal tersebut merupakan aplikasi perubahan aliran :
a. Arus terbulen menjadi arus laminer
b. Arus laminor menjadi arus turbulen
c. Arus pusat menjadi arus balik
d. Arus laminer menjadu arus pusar
e. Arus pusar menjadi arus turbulen
112. Pernyataan yang benar tentang splitting suara jantung fisiologi
a. Terjadi pada saat inspirasi, katup pulmonal menutup terlebih dahulu diikuti katup aorta.
b. Terjadi pada saat ekspirasi katup aorta menutup terlebih dahulu diikuti katup pulmonal
c. Terjadi pada saat inspirasi, ,katup aorta menutup terlebih dahulu diikuti katup pulmonal
d. Terjadi pada saat ekspirasi katup aorta menutup terlebih dahulu diikuti katup aorta
113. Stroke volume meningkat pada keadaan :
a. Peningkatan beban afterload
b. Peningkatan beban preload
c. Peningkatan denyut jantung
d. Peningkatan perangsangan parasimpatis
114. Keadaan yang menyebabkan peningkatan preload ventrikel kanan
a. Kekakuan katup pulmonal (pulmonal stenosis)
b. Pada saat inspirasi
c. Pada saat ekspirasi
d. Hipertensi pulmonal
115. Edema paru yang menyebabkan oleh karena gagal jantung kiri terjadi karena
a. Peningkatan tekanan osmotik intra vaskular
b. Peningkatan tekanan hidrostatik vaskular
c. Peningkatan permeabilitas kapiler
d. Gangguan aliran info
116. Pada fase rapid inflow fase diatolik terjadi keadaan
a. Kontraksi otot atrum

b. Pembukaan katup semilunaris aorta dan pulmonar


c. Terjadi sebelum nodus SA mengeluarkan impuls listrik
d. Kontraksi ventrikel
Ibu umur 50 tahun mengeluh nyeri dada pada pemeriksaan EKG tidak ditemukab tanda infark maupun iskemia
regula gelombang sinus, interval R-R 4 kotak sedang (kecepatan 25 mnt/det) dan tanda hipertrophi ventrikel
kiri pada pemeriksaan echocardiogram didapatkan pembesaran ventrikel kirib dengan penyempitan katup aorta
penderita didiagnosa sebagai stenosis katup aorta (soal nomer 11-13)
117. Frekuensi denyut jantung ibu
a. 60 kali permenit
c. 100 x /menit
b. 75 x/menit
d. 50 x/menit
118. Pada ibu yang terjadi perubahan beban pompa pada ventrikel kiri
a. Peningkatan after load fertikel kiri
c. Peningkatan preload ventrikel kiri
b. Penurun efterload ventrikel kiri
d. Penurunan afterload ventrikel kiri
119. Repolarisasi otot ventrikel tergambar sebagai gelombang
a. Gel.P
b. gel. Q
c. gel.P
d. gel. T
120. Sadapan bipolar lead merekam dada potensial antara
a. Lengan kiri (+) dengan lengan kanan (-)
b. Lengan kiri (-) dengan lengan kanan (+)
c. Lengan kiri (-) dengan kaki kiri (+)
d. Lengan kanan (-) dengan kaki kiri (+)
121. Termasuk dalam sadapan unipolar
a. Lead II
b. Lead I
c. AVR
d. V.
122. Standar voltese dalam alat EKG dapat diatur 0.5 1.2, jika pada perekaman EKG standar voltase diatur
maka satu kotak kecil nilainya :
a. 0.1 mV
b. 0.05 mV
c. 0.2 mV
d. 0.04.mV
123. Mekanisme homeotatis tekanan darah jika terjadi peningkatan tekanan darah akan terjadi hal dibawah
ini :
a. Pengaktifan cardiac accelatory modula oblongata
b. Peningkatan kekuatan kontraksi dan frekuensi denyut jantung
c. Vasokontriksi
d. Pengaktifan cardiac inhibitory center medula
124. Serabut saraf otonom pasarsimpatis yang mesyarafi jantung berasal dari :
a. Saraf vagus
c. N.I
b. Saraf Spinalis
d. Saraf Spinalis Lumbal
125. Suara jantung terdengar pada saat
a. Awal fase icovolemic contraction
b. Awal fase diastasis
c. Akhir face ajection
d. Akhir fase isofolemic telaxation
126. Suara jantung terdengar pada saat
a. Awal fase isovolemic contraction
b. Awal fase diatasis
c. Akhir fase ejection
d. Akhir fase isovolumic ralaxetion
127. Garis horizontal kertas EKG menujuk waktu. Jika kecepatan 25 mm/det, 1 (satu) kotak kecil (1 mm)
menunjukkan
a. 0.04 detik (det)
b. 0.02 det
c. 0.06 det
d. 0.08 det
128. Peningkatan kekuatan kontraksi otot jantug oleh karena perangsangan tersebut saraf simpatis melalui
reseptor
a. Adrenergik31
c. Cholinergik
b. Adrenergik a
d. Adrenergik 32
129. Gelombang yang mencatat depolarisasi atrium

a. Gelombang
c. Kompleks QRS
b. Gel U
d. Gel
130. Gelombang (gel) yang mencatat repolarisasi ventrikel
a. Gel: T
b. Gel: Q
c. Gel : P
d. Kompleks QRS
131. Sadapan lead II mencatat beda potensial antara :
a. Tangan kanan kutup positif - kaki kakan kutup negative
b. Tangan kanan kutup positif kaki kiri kutup negative
c. Tangan kanan kutup negative kaki kiri kutup positif
d. Tangan kanan kutup negative kaki kanan kutup positef
132. Arteri sedang dari dalam lumen keluar tersusun atas :
a. Endotheliur sub endothelium memblem elastica interna, tunika media membrane elastika ekstema,
tunika adventitia
b. Endotheliur sub endothelium memblem elastica interna, tunika media tunika adventitia membrane
elastika eksterna
c. Endotheliur sub endothelium memblem elastica interna, tunika media tunika adventitia membrane
ilastika ekstema
d. Endotheliur sub endothelium membrane elastika interna, membren elastika eksterna, tunika adventitia
tunika media
e. Endotheliur, tunika media tinika adventitia