Anda di halaman 1dari 10

BAB I

1. Pendahuluan
A. Gambaran Umum Lokasi KKN
Lokasi KKN kelompok AT027 berada di Gampong Pasir Putih, Kemukiman
Keude Peureulak, Kecamatan Peureulak, Kabupaten Aceh Timur. Sebelum
melaksanakan KKN pada 30 Juli 2016, kami telah melakukan survei pada tanggal
20 Juli 2016 untuk mengetahui gambaran umum lokasi KKN kelompok AT027.
Dari survei yang kami lakukan, kami mendapatkan hasil sebagai berikut.
Letak Gampong Pasir Putih secara astronomis:
450'36.1" Lintang Utara - 448'35.9" Lintang Utara dan 9753'32.7" Bujur
Timur - 9754'47.8" Bujur Timur.
Batas-batas wilayah Gampong Pasir Putih:
a. Sebelah Utara berbatasan dengan Kuala Bugak
b. Sebelah Timur berbatasan dengan Gampong Matang Peulawi dan Cot
Muda Itam
c. Sebalah Selatan berbatasan dengan Gampong Leuge dan Keude Peureulak
d. Sebelah Barat berbatasan dengan Gampong Cot Keh dan Blang Bitra
Gampong Pasir Putih terbagi menjadi tiga dusun, yaitu:
a. Dusun Pasir Putih Kreung (pusat gampong)
b. Dusun Cot Paya Nga
c. Dusun Cot Kulam
Jarak tempuh ke Gampong Pasir Putih:
a. Jarak dari Banda Aceh ke Gampong Pasir Putih adalah sekitar 370
kilometer dengan waktu tempuh kira-kira 8 jam.
b. Jarak Dusun Pasir Putih Kreung (pusat gampong)

dengan ibukota

kecamatan adalah sekitar 1 kilometer dengan waktu tempuh kira-kira 1


menit.

c. Jarak Dusun Cot Paya Nga dengan ibukota kecamatan adalah sekitar 2,5
kilometer dengan waktu tempuh kira-kira 7 menit.
d. Jarak Dusun Cot Kulam dengan ibukota kecamatan adalah sekitar 4
kilometer dengan waktu tempuh kira-kira 13 menit.
e. Jarak pusat gampong dengan ibukota kabupaten adalah sekitar 30
kilometer dengan waktu tempuh kira-kira 1 jam.
Jumlah penduduk di Gampong Pasir Putih:
a. Jumlah penduduk adalah 2367 jiwa
- Laki-laki sebanyak 1103 jiwa
- Perempuan sebanyak 1264 jiwa
b. Jumlah per KK adalah 800 KK
Penduduk menurut tingkat pendidikan:
a.
b.
c.
d.
e.
f.
g.
h.

Strata 2
D 4 / Strata 1
D 3 / Sarjana Muda
D1/D2
SMA Sederajat
SMP Sederajat
SD Sederajat
Tidak Sekolah
Jumlah

: 1 orang
: 19 orang
: 15 orang
:: 71 orang
: 107 orang
: 345 orang
:: 558 orang

Secara umum, keadaan topografi Gampong Pasir Putih merupakan daerah


dataran rendah dengan ketinggian wilayah antara 4,5 meter 9 meter di atas
permukaan laut dengan mayoritas lahan sebagai areal persawahan dan tambak
masyarakat. Gampong Pasir Putih merupakan salah satu wilayah sentra produksi
padi di Kabupaten Aceh Timur. Hal tersebut didukung oleh kondisi geografis serta
lahan pertanian yang luas.

Gampong Pasir Putih mempunyai sebuah kantor keuchik dan sebuah polindes
yang dikelola oleh bidan. Setiap dusun memiliki satu meunasah. Meunasahmeunasah tersebut digunakan untuk kegiatan pengajian rutin setiap harinya oleh
masyarakat.. Dari segi Infrastruktur jalan, jalan pusat gampong berupa jalan aspal
dengan kondisi sudah agak baik. Sedangkan kondisi jalan utama di dua dusun
lainnya belum teraspal.
Dari segi pendidikan hanya terdapat sebuah SD dan sebuah SMP. Dari segi
pencaharian

masyarakat,

mayoritas

masyarakat

Gampong

Pasir

Putih

bermatapencaharian sebagai petani dan tumbuh usaha-usaha warung dan kios


kecil di gampong. Kondisi keamanan gampong berada dalam kondisi baik.
Namun mengenai kebersihan, Gampong Pasir Putih masih sangat tertinggal.
Masih banyak sekali masyarakat yang tidak peduli akan kebersihan lingkungan.
Hal ini terlihat dari banyaknya sampah yang berserakan di sekitar rumah warga.
Sejarah Gampong Pasir Putih
Pada awal berdirinya Pasir Putih terdiri dari lima dusun yaitu Dusun
Pasir Putih Krueng, Dusun Cot Kulam, Dusun Cot Paya Nga, Dusun Cot
Geulumpang dan Dusun Matang Peulawi. Pusat pemerintahan barat di Dusun
Pasir Putih krueng yang hanya terpaut beberapa meter dengan pusat kecamatan,
karena perbatasan langsung dengan gampong Keude Peureulak. Dusun Cot Kulam
berada jauh dari pusat pemerintahan gampong maupun kecamatan.
Karena ada beberapa faktor yang tidak sesuai dengan masyarakat serta
adanya keinginan sekelompok masyarakat yang ingin membangun gampong
sendiri demi mensejahterakan masyarakat banyak, maka sesepuh dan tokoh

masyarakat di beberapa dusun mencoba untuk melakukan pemekaran gampong


dan memisahkan diri dari gampong induk.
Atas dasar itu maka tokoh gampong dan sesepuh dibeberapa dusun
memprakarsai pemekaran gampong, ini juga tidak lepas dari dukungan dan
bantuan dari sesepuh dan tokoh tokoh yang ada di gampong Pasir Putih, dan
pada awal tahun 2007 diusulkan pemekaran ketiga dusun untuk menjadi desa
definitif diantaranya dusun Pasir Putih Krueng, dusun Cot Geulumpang dan
Dusun Matang Peulawi. Alhasil pada pertengahan tahun 2009 hanya dua dusun
yang disahkan menjadi gampong definitif yaitu dusun Cot Geulumpang dan dusun
Matang Peulawi sedangkan untuk dusun Pasir Putih Krueng tidak bisa disahkan
untuk menjadi gampong definitif dikarenakan ada faktor faktor yang tidak
memungkinkan untuk terjadinya pemekaran dusun Pasir Putih Krueng menjadi
gampong definitif.
Akhirnya Dusun Pasir Putih Krueng bergabung lagi dengan gampong
Pasir Putih, yang terdiri dari Dusun Cot Paya Nga, Dusun Cot Kulam dan Dusun
Pasir Putih Krueng. Ketiga dusun ini mempunyai jarak 1 km yang memiliki
kultur masyarakat yang berbeda dikarenakan Dusun Pasir Putih lebih dekat ke
pusat pemerintahan, Dusun Cot Kulam lebih dekat ke pesisir dan Dusun Cot Paya
Nga lebih ke dusun pinggiran kota. Mayoritas penduduknya bermata pencaharian
sebagai petani sawah, pedagang, PNS, perikanan dan nelayan, sebagian kecil
petani kebun dan yang lainnya sebagai tukang bangunan.
B. Maksud dan Tujuan Proposal
Maksud dari pembuatan proposal ini adalah menyajikan gambaran umum dari
Gampong Pasir Putih pada kurun waktu bulan Juli 2016, sehingga dapat menjadi

tolak ukur bagi kami sendiri guna mempersiapkan rencana maupun program kerja.
Dengan pembuatan proposal ini juga diharapkan mampu memberikan pandangan
kepada Badan Pelaksana Kuliah Kerja Nyata sebagai penanggung jawab KKN
Unsyiah 2016.
Adapun maksud dan tujuan dari KKN ini :
a. Mewujudkan hasil

kinerja mahasiswa yang

berkontribusi dalam

pembangunan karena merupakan bagian dari pilar perguruan tinggi yakni


sebagai agen perubahan.
b. Agar masyarakat mengetahui betapa penting aspek-aspek seperti
kesehatan lingkungan, pendidikan, menjaga kelestarian budaya maupun
aturan-aturan dalam bermasyarakat dan menerapkan semuanya dalam
kehidupan sehari-hari.
c. Agar anaka-anak terbantu dengan adanya program-program KKN dalam
segala aspek dan ikut berpartisipasi dalam rangka menciptakan generasi
muda berprestasi.
d. Sebagai wahan mempererat tali silaturrahmi antara masyarakat Gampong
Pasir Putih dengan elemen mahasiswa.
e. Mengaplikasikan ilmu yang didapat mahasiswa di bangku kuliah ke
tengah-tengah masyarakat.
f. Mengkoordinasikan segenap potensi dan sumber daya kampus dan
mahasiswa secara efektif dan sinergis dalam upaya membantu dan
memberdayakan masyarakat Aceh, khususnya di Gampong Pasir Putih.
C. Program Pembangunan Gampong yang telah ada
a. Irigasi persawahan
b. Meunasah tiap dusun
c. Perbaikan jalan gampong
d. Mesjid

BAB II
2. Beberapa Bidang Permasalahan Gampong
A. Pendidikan, Agama, Ekonomi, dan Sosial Budaya
Dari segi pendidikan, masih sangat kurangnya kesadaran masyarakat untuk
menempuh pendidikan setinggi-tingginya. Kebanyakan masyarakat hanya lulusan
SD dan SMP. Hal ini terlihat dari tidak adanya sarana pendidikan seperti sekolah.
di Gampong Pasir Putih hanya ada sebuah SD dan sebuah SMP.
Dari segi agama, tidak ada permasalahan yang cukup signifikan. Hal ini
dikarenakan masyarakat Gampong Pasir Putih rutin mengadakan pengajian setiap
harinya di meunasah, baik pengajian kaum bapak, kaum ibu maupun para anakanak.
Dari segi perekonomian, mata pencaharian masyarakat mayoritas pada sektor
pertanian. Umumnya petani padi. Selain sebagai petani, di Gampong Pasir Putih
juga tumbuh usaha-usaha warung dan kios kecil. Keadaan rumah masyarakat
hampir sebagian besar masih terbuat dari kayu. Hanya beberapa bangunan yang
semi permanen sementara sangat kecil bangunan permanen. Ini menunjukkan
bahwa kondisi perekonomian masyarakat Gampong Pasir Putih adalah masyarakat
ekonomi menengah kebawah.

Dari segi sosial budaya, berdasarkan pengamatan saat survei, masyarakat


Gampong Pasir Putih, terutama kaum bapak, sering berkumpul dan mengobrol
bersama, baik di warung kopi maupun di depan rumah. Sementara para ibu
menjaga kios kecil milik mereka. Masyarakat juga terlihat enggan bergotong
royong karena lingkungan sekitar tempat tinggal terlihat kotor.
B. Prasarana dan Sarana
Sarana dan prasarana di Gampong Pasir Putih masih sangat minim. Sarana dan
prasarana yang telah ada pun tidak begitu mendapat perhatian masyarakat, seperti
kantor keuchik, lingkungan meunasah yang kotor dan tidak dipugar kembali.
Sarana pendidikan juga sangat minim, hanya ada satu SD dan satu SMP.
Gampong Pasir Putih memiliki sebuah mesjid yang terletak di tepi jalan nasional.
Jalan gampong yang merupakan akses menuju pusat kota belum maksimal
diaspal dan keadaanya masih ada yang rusak. Jalan lorong untuk tiap dusun masih
berupa tanah. Sarana pengairan yang ada di Gampong Pasir Putih masih dalam
sistem tradisional sehingga fungsinya belum maksimal. Untuk telekomunikasi,
Gampong Pasir Putih sudah dapat diakses dengan sinyal HP dan sudah mampu
menjangkau semua wilayah Gampong Pasir Putih. Sebagian warga juga telah
memiliki sarana televisi yang menjadikan informasi perkembangan jaman
semakin cepat diketahui. Sarana perekonomian yaitu:
a.
b.
-

Kios/warung
Luas dan produksi tanaman utama
Padi/sawah
Tambak
Perkebunan

: 22 unit
: 163 ha
: 147 ha
: 15 ha

C. Produksi
Hasil produksi masyarakat Gampong Pasir Putih adalah padi dan ikan. Hal ini
terlihat dari persawahan dan tambak sebagai matapencaharian masyarakat.
D. Kesehatan dan Kebersihan Lingkungan
Dari segi kesehatan, di Gampong Pasir Putih tidak terdapat Puskesmas,
karena puskesmas hanya ada di kecamatan. Hanya ada bidan desa untuk berobat
di Polindes. Kebersihan Lingkungan dan kesehatan, masyarakat harus diberi
banyak penyuluhan untuk ini. Karena di salah satu dusun, lingkungan di sekitar
tempat tinggal terlihat kotor. Banyak sampah berserakan. Untuk anak-anak pun
harus diberikan penyuluhan dan sosialisasi mengenai pentingnya menjaga
kebersihan dan kesehatan gigi dan seluruh badan, Sehingga bisa mencegah
penyakit.
E. Administrasi dan Pemerintahan Gampong
Administrasi gampong cukup tertata rapi. Data-data yang dibutuhkan hampir
semuanya tersedia di gampong. Adapun struktur pemerintahan Gampong Pasir
Putih adalah sebagai berikut.
Struktur Organisasi Pemerintahan Gampong Pasir Putih
Kemukiman Keude Peureulak Kecamatan Peureulak
Periode 2016-2021
Keuchik

: Fadli Sulaiman

Sekretaris Desa

: Aris Munandar

Kepala Urusan Pemerintahan

: Tgk. Bahtiar Cut Gam

Kepala Urusan Pembangunan

: Hamdani

Kepala Urusan Umum

: Zainuddin

Kepala Dusun Pasir Putih Kreung

: Fadli Yahya

Kepala Dusun Cot Paya Nga

: M. Nur Ibrahin

Kepala Dusun Cot Kulam

: T. Saifuddin

Struktur Kerja Tuha Peut Gampong Pasir Putih Kecamatan Peureulak Kabupaten
Aceh Timur Tahun 2015-2020
Ketua

: Bukhari Ramli

Wakil Ketua

: Husaini H.M. Thaher

Sekretaris

: Ridwan Dahlan

Anggota

: Abdul Wahab

Anggota

: Abdussalam Porong

Anggota

: Syafruddin

Anggota

: Muslim Tgk. Yunus

Anggota

: Sulaiman Razali

Anggota

: Abu Bakar Usman


Pelaksana Gampong Lainnya

Imum Gampong

: Tgk. Zulkifli

Imum Mesjid

: Tgk. M. Daud AB

Khatib Mesjid

: Tgk. Abdul Hamid

Bilal

: Tgk. Idris

Bendahara Gampong

: Fahyal Arifin

Ketua PKK

: Aisyah

Ketua Pemuda

: M. Ali

Ketua Posyandu

: Fauziah

Ketua Remaja Mesjid

: Mirza