Sejarah Tes Baum
Pada awal 1926 Goodenough mengembangkan suatu prosedur yang terstandarisasi
untuk mengevaluasi intelegensi ank-anak. Metode yang digunakan adalh dengan seorang
manusia (draw a man). Pada waktu yang bersamaan, Emil Jucker juga mengembangkan suatu
metode yang terarah, yaitu tes pohon. Tes ini kemudian dielaborasi lebih lanjut oleh Charles
Koch (1952, 1957). Pada awalnya tes ini digunakan untuk tes jurusan di sekolah-seko;ah oleh
Charles Koch.
Alasan Koch mengembangkan tes dengan gambar pohon adalah Jucker mengatakan
bahwa pohon itu memiliki karakteristik seperti manusia. Pohon selalu tumbuh dan
berkembang dan untuk hidup pohon memerlukan makanan dan minuman. Dari hasil
penelitian budaya dikatakna pohon memiliki arti dan makna yang penting bagi manusia, oleh
karena itu pohon dianggap mewakili manusia.
Peran/ Manfaat Tes Baum
1. Sebagai salah satu metodeuntuk melihat karakter/kepribadian manusia.
2. Sebagai alat bantu untuk membangun profil individu.
3. Dari segi dunia industri/ perusahaan, tes ini digunakan sebagai salah satu alat untuk
melihat potensi individu/ calon karyawan.