BAB I
PENDAHULUAN
1. Latar Belakang Masalah
Public relation atau hubungan masyarakat memiliki peran dan fungsi yang penting
dalam pengembangan organisiasi. Peran tersebut menuntut organisasi untuk membangun
hubungan baik dengan masyarakat, sehingga diperlukan humas yang menangani masalah
tersebut agar organisasi atau lembaga tidak mengecewakan public. Humas mempunyai
tugas menciptakan, memelihara, meningkatkan dan memperbaiki citra organisasi atau
lembaga melayani kepentingan public. Guna memenuhi tanggung jawab social,
organisasi atau lembaga melayani kepentingan public dalam kebutuhan, keinginan, dan
kepentingan. Humas selalu berusaha menjaga keharmonisan hubungan dengan baik
internal maupun eksternal. Hubungan tersebut merupakan hubungan yang saling
menguntungkan untuk kedua belah pihak. Salah satu manfaat dari peran humas yang
dapat terlihat yaitu eksistensi organisasi.
PT Cipta Sarina Vidi merupakan sebuah perusahaan jasa yang memiliki
pengalaman dan kemampuan selama lebih dari 30 tahun berkecimpung di bidang katering
membuktikan kemampuan dan ketangguhan serta keluwesan PT. Cipta Sarina Vidi dalam
melayani segala keinginan pelanggan baik pelanggan domestik maupun pelanggan
internasional. Beberapa prestasi yang pernah diraihnya yaitu
Perusahaan mendapat
Sertifikat ISO 9001-2000 Sistem Manajemen Kualitas dari WQA UKAS 2008,
Penghargaan dari Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi sebagai Pembina Terbaik
Tenaga Kerja Perempuan tahun 2011, dll.
Sebagai perusahaan besar tentu memiliki masalah baik internal maupun ekternal
organisasi. Namun, masalah yang terjadi baik internal maupun ekternal organisasi dapat
diselesaiakan dengan baik, sehingga PT Cipta Sarina Vidi masih tetap eksis dan justru
berkembang semakin besar. Untuk itu peneliti berkeinginan untuk mencari infor masi
lebih dalam mengenai perusahaan tersebut. Berikut hasil penelitian yang dilakukan
dengan teknik wawancara dan observasi.
BAB II
PEMBAHASAN
1. Landasan Teori
a. Pengertian Public Relation
Menurut Glenn dan Denny Griswold, didalam bukunya Your Public Relations
mengemukakan definisi sebagai berikut : Public Relations adalah suatu manajemen
yang menilai sikap publik, menunjukkan kebijaksanaan dan prosedur dari individu
atau organisasi atas dasar kepentingan publik dan melaksanakan rencana kerja untuk
memperoleh pengertian dan pengakuan dari publik.
Menurut Public Relations News ( Bettrand R Canfield) Public Relations adalah
fungsi manajemen dimana manajemen mengevaluasi perilaku masyarakat,
mengidentifikasi dan mencari tahu minat masyarakat kemudian menyusun program
dan melaksanakannya untuk menciptakan pengertian di masyarakat.
Lembaga Public Relations di Amerika Serikat mendefinisikan: Public Relations
adalah Usaha yang direncanakan secara terus menerus dengan sengaja guna
membangun dan pengertian timbal balik antara organisasi dan masyarakatnya.
Sedangkan menurut The British Institute Of Public Relations , Public Relations
adalah Keseluruhan upaya yang dilangsungkan secara terencana dan
berkesinambungan dalam rangka menciptakan dan memelihara niat baik dan saling
pengertian antara suatu organisasi dengan segenap khalayaknya Definisi Public
Relations menurut Howard Bonham, Vice Chairman, American National Red Cross
menyatakan : Public Relations adalah suatu seni untuk menciptakan pengertian
publik yang lebih baik, yang dapat memperdalam kepercayaan publik terhadap
seseorang atau organisasi.
Sedangkan menurut Glenn dan Denny Griswold, didalam bukunya Your Public
Relations mengemukakan definisi sebagai berikut Public Relations adalah suatu
manajemen yang menilai sikap publik, menunjukkan kebijaksanaan dan prosedur dari
individu atau organisasi atas dasar kepentingan publik dan melaksanakan rencana
kerja untuk memperoleh pengertian dan pengakuan dari publik.
Kegiatan utama Public Relations :
1) Menjalankan program terencana dan berkesinambungan sebagai bagian dari
manajemen organisasi.
2) Berurusan dengan hubungan antara organisasi dengan publiknya
3) Memantau pengetahuan, pendapat, sikap dan prilaku didalam dan diluar organisasi
4) Menganalisis pengaruh kebijakan, prosedur dan tindakan pada public
5) Menyesuaikan kebijakan, aturan dan tindakan yang dipandang menimbulkan
konflik dengan kepentingan publik dan keberadaan perusahaan
6) Memberikan saran dan masukan kepada manajemen dalam pembuatan kebijakan,
aturan dan tindakan yang dipandang menimbulkan konflik dengan kepentingan publik
dan keberadaan perusahaan
7) Membangun dan memelihara hubungan komunikasi 2 arah antara organisasi
dengan publiknya
8) Menghasilkan perubahan yang khusus dalam pengetahuan, pendapat, sikap dan
prilaku didalam dan diluar organisasi
9) Menciptakan hubungan baru dan atau memelihara hubungan antara organisasi dan
publiknya
b. Fungsi Public Relation
Kegiatan sehari-hari Public Relations adalah melaksanakan komunikasi dua arah
atau timbal balik antara perusahaan dengan pihak publik yang bertujuan untuk
menciptakan saling pengertian dan dukungan bagi tercapainya suatu tujuan tertentu atau
kebijakan demi kemajuan perusahaan dan citra positif bagi perusahaan. Dalam
menghadapi permasalahan, Public Relations perusahaan tidak dibenarkan untuk menutupi
masalah atau krisis yang sedang terjadi di perusahaan dengan cara mengelabuhi
masyarakat.
Public Relations mempunyai tugas ganda, di satu pihak berupaya menjaga citra
perusahaan dan di lain pihak harus berhadapan dengan berbagai situasi yang kurang
menguntungkan seperti opini publik yang negatif, kontroversial hingga krisis. Dalam
mengatasi perubahan opini publik, para praktisi Public Relations perlu mengingat
kembali salah satu upaya Public Relations yaitu melakukan proses transfer dari situasi
negatif diupayakan menjadi situasi positif yang menguntungkan,
Khususnya merekayasa atau menggalang opini publik sesuai tujuan dari Public
Relations, untuk memperoleh citra yang baik bagi perusahaannya.
Adapun fungsi dari Public Relations adalah sebagai berikut (Cutlip, et al , 2009 :
11) :
a. Hubungan Internal
Hubungan internal merupakan bagian khusus dari Publik Relation yang
membangun dan mempertahankan hubungan yang baik dan saling bermanfaat antara
manajer dan karyawan tempat organisasi menggantungkan kesuksesannya. Bagian
dari praktik Publik ini merupakan aspek yang sangat penting bagi kesuksesan
organisasi, karena karyawan merupakan aset organisasi yang paling penting.
b. Publisitas
Publisitas adalah informasi yang disediakan oleh sumber luar yang digunakan
oleh media karena informasi itu memiliki nilai berita. Metode penempatan pesan di
media ini adalah metode yang tidak bisa dikontrol (uncontrolled) sebab sumber
informasi tidak memberi bayaran kepada media untuk pemuatan informasi tersebut.
Dalam hal ini PR berperan dalam menyebarkan informasi yang ada kepada para
stakeholders.
c. Advertising
Advertising merupakan informasi yang ditempatkan di media oleh sponsor tertentu
yang jelas identitasnya yang membayar untuk ruang dan waktu penempatan
informasi tersebut. Public Relation menggunakan advertising untuk menjangkau
audiens yang lebih luas.
d. Press Agentry
Press agentry adalah penciptaan berita dan peristiwa yang bernilai berita untuk
menarik perhatian media massa dan mendapatkan perhatian publik. Dalam hal ini
Public Relation berperan dalam menarik perhatian masyarakat lebih dari sekedar
membangun
pemahaman publik, Public Relation juga
turut andil dalam
memperbanyak liputan media massa yang akan menentukan persepsi publik terhadap
arti penting relatif dari topik dan orang. Mereka menarik perhatian melalui praktik
press agentry.
e. Public Affairs
Public affairs merupakan bagian khusus dari Public Relation yang membangun dan
mempertahankan hubungan pemerintah dan komunitas lokal
dalam rangka
memperngaruhi kebijakan publik. Dalam sebuah perusahaan public affairs biasanya
mengacu pada usaha Public Relation yang berkaitan dengan kebijakan publik dan
corporate citizenship. Dalam hal ini Public Relation berfungsi sebagai perantara atau
penghubung dengan unit- unit pemerintah, mengimplementasikan program bantuan
masyarakat, mendorong aktivisme politik, mengampanyekan kontribusi, voting, dan
melakukan kegiatan amal serta turut serta dalam organisasi
pembangunan
masyarakat.
f. Lobbying
Lobbying adalah bagian khusus dari Public Relation yang berfungsi untuk menjalin
dan
memelihara
hubungan
dengan
pemerintah
terutama
dengan
tujuan
mempengaruhi penyusunan undang-undang dan regulasi. Lebih spesifiknya lobbying
merupakan salah satu kegiatan Public Relation dimana seorang Public Relation akan
berusaha untuk mempengaruhi keputusan legislatif dan peraturan pemerintah.
g. Manajemen Isu
Manajemen isu merupakan proses proaktif dalam mengantisipasi, mengidentifikasi,
mengevaluasi, dan merespons isu-isu kebijakan publik yang mempengaruhi
hubungan organisasi dengan publik mereka.
h. Hubungan Investor
Hubungan investor merupakan bagian dari Public Relation dalam perusahaan
korporat yang membangun dan menjaga hubungan yang bermanfaat dan saling
menguntungkan dengan shareholder dan pihak lain di dalam komunitas keuangan
dalam rangka memaksimalkan nilai pasar. Tugas seorang Public Relation dalam
menjalankan tugasnya sebagai hubungan investor atau investor relation yaitu
menambah nilai stok (saham) perusahaan.
c. Peran Public Relations
Peran seorang Public Relation sangat dibutuhkan dalam sebuah organisasi /
perusahaan. Public Relation adalah sebagai jembatan antara perusahaan dengan publik
atau antara manajemen dengan karyawannya agar tercapai mutual understanding (saling
pengertian) antara kedua belah pihak. Public Relations bertindak sebagai komunikator
ketika manajemen berhubungan dengan para karyawan.
Terdapat empat peran utama PR yang mendeskripsikan sebagian besar praktik
mereka, yaitu sebagai berikut:
a. Teknisi Komunikasi
Seorang Public Relations dalam sebuah perusahaan biasanya bertugas untuk
menjadi teknisi komunikasi, pada hal ini seorang Public Relation dituntut untuk ahli
dalam menulis, mengedit newsletter karyawan, menulis press release dan feature,
mengembangkan isi Web dan menangani kontak media.
b. Expert Prescriber
Dalam hal ini para praktisi Public Relation bertugas untuk mewakili perusahaan
untuk mendefinisikan problem, mengembangkan program dan bertanggung jawab
penuh atas implementasinya. Pada peranan ini seorang PR tanggap terhadap sesuatu
yang sedang terjadi diperusahaan dan dapat berperan sebagai seorang penasihat ahli.
c. Fasilitator Komunikasi
Dalam hal ini praktisi Public Relation bertindak sebagai pendengar yang peka dan
perantara komunikasi. PR menjaga komunikasi dua arah dan memfasilitasi
percakapan dengan menjaga agar saluran komunikasi tetap terbuka. Tujuannya
adalah memberi informasi yang dibutuhkan oleh baik itu manajemen maupun publik
untuk membuat keputusan demi kepentingan bersama.
d. Fasilitator dalam proses pemecahan masalah
Seorang Public Relation bekerja sama dengan manajer lain untuk mendefinisikan
dan memecahkan suatu masalah. Hal ini dimaksudkan untuk membantu pimpinan
organisasi baik sebagai penasihat hingga mengambil tindakan eksekusi (keputusan)
dalam mengatasi persoalan atau krisis yang tengah dihadapi secara rasional dan
profesional.
2. Hasil Observasi
a. Profil Perusahaan
Observasi dilakukan di PT Cipta Sarina Vidi yang beralamat di Kantor pusat PT
Citpa Sarina Vidi yang beralamat di jalan Kaliurang Km. 5 Srinindita 14 Yogyakarta pada
tanggal 19 Mei 2016 dengan narasumber Ibu elis sebagai Marketing PT Cipta Sarina Vidi
yang telah bekerja di PT Cipta Sarina Vidi selama bertahun-tahun.
PT. Cipta Sarina Vidi adalah sebuah perusahaan hospitality services yang meliputi
jasa Vidi catering, Graha Sarina Vidi Hall, dan 3 buah Hotel Vidi. 2 Vidi Catering terletak
di Jalan Kaliurang Km. 5 Srinindita 14 Yogyakarta
dan Jalan Murai No.28 RT.28
Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur, Grha Sarina Vidi Convention Hall &
Exhibition terletak di Jalan Magelang Km. 8 No. 75 Sleman, Yogyakarta, dan 3 buah Hotel
Vidi terletak di Jalan Kaliurang Km.5 Ladrang Nomor 3 Sleman, Yogyakarta 55281 dan
Jalan
Kaliurang Km.5 Srinindita No.3 Sleman, Yogyakarta 55281 yang dimulai dari
usaha keluarga pada akhir tahun 1970-an, berkembang menjadi perusahaan perseorangan
Wisma Vidi pada 13 Maret 1983, berkembang kembali menjadi CV. Cipta Boga Vidi di
tahun 2004 dan kemudian berkembang menjadi PT. Cipta Sarina Vidi pada Oktober 2006.
Usaha ini berkembang pesat di berbagai sektor, dimulai dari jasa katering sebagai
penopang utama bisnis, lalu dibentuklah usaha hotel dan gedung pertemuan sebagai
penopang utama kelengkapan bisnis PT. Cipta Sarina Vidi. Perubahan ini menguatkan
fokus bisnis perusahaan serta sekaligus penguatan pondasi dan struktur perusahaan dalam
payung PT. Cipta Sarina Vidi.
b. Visi dan Misi PT Cipta Sarina Vidi
Visi
Menjadikan Usaha yang lestari dan leader dalam bidangnya untuk Daerah
Istimewa Yogyakarta (DIY) dan luar Daerah Istimewa Yogyakarta dengan tidak
meninggalkan normanorma Agama, Sosial dan Negara.
Misi
1. Menjadikan usaha PT Cipta Sarina Vidi perusahaan yang bermanfaat dan berkembang
sesuai zaman untuk keperluan dalam dan luar perusahaan, pribadi, keluarga, agama dan
Negara dengan jalan RidhoNya.
2. Menyenangkan konsumen dalam arti yang luas dengan bekal pengalaman dalam bidang
yang dikuasai PT Cipta Sarina Vidi.
c. Struktur Organisasi
Staf Perusahaan
Komisaris Utama
Ir. Hj. Suryati
Komisaris
Suhardiana Setiawan, S.E.
Direktur
Sri Sulasmi, S.Sos
Staf Pendukung
Staf pendukung terdiri dari karyawan tetap sebanyak 270 orang dengan komposisi S1 & D3
20%, SMA 55%, SLTP 25% karyawan tidak tetap (casual) 150 orang terdiri dari tetangga, pelajar
dan mahasiswa.
Berdasarkan hasil wawancara kami bersama ibu elis, beliau menyampaiakan bahwasannya untuk
marketing berjumlah 10 orang, dengan rincian 5 berada di Graha Sarina Vidi, serta 5 di Kantor
Pusat. Marketing bekerja merangkap menjadi sekrtaris dan juga Humas. Marketing dalam
menjalankan tugas pemasarannya, mereka juga dibantu oleh 2 sales.
d. Jenis Perusahaan
PT Cipta Sarina Vidi merupakan sebuah perusahaan terbatas yang memiliki beberapa
anak perusahaan diantaranya yaitu;
1) Vidi Catering
Vidi Catering berdiri tahun 1983 dan saat ini telah mampu melayani sampai
dengan 15.000 porsi/hari di 15 tempat yang berbeda. Mampu melayani konsumen
dari berbagai kalangan sampai dengan acara kenegaraan (Presiden, menteri dan
pejabat negara lainya). Penawaran menarik lainnya yaitu Food and Beverage Service
diberikan sesuai standart hotel berbintang, didukung oleh Sumber Daya Manusia
(SDM) yang terlatih dan terampil, dan jangkauan pelayanan mencakup dalam dan
luar Kota Yogyakarta (Yogya, Jawa Tengah, Jawa Timur & Jawa Barat). VIDI
Catering Yogyakarta terletak di
Jalan Kaliurang Kilomenet 5 Srinindita 14
Yogyakarta sedangkan VIDI Catering Balikpapan Jalan Murai Nomor 28 RT. 28
Sepinggan, Balikpapan, Kalimantan Timur.
Vidi Catering telah menyajikan beberapa makanan di acara-acara besar seperti
wedding, rapat KPU, penyajian makanan Pak Jokowi pada event di UNY beberapa
waktu silam, acara yang dilaksanakan oleh kementrian, dll. Menu yang disajikan
sangat bervariasi mulai dari Chinese food, European Food, Indonesian/Tradisional
Food, ampai dengan Japanese Foods serta didukung oleh Chef dan koki-koki yang
handal dan berpengalaman. Makanan yang disajikan dijamin standart hygiene dan
sanitasi menjadikan sajian makanan indah dipandang, enak di mulut dan sehat di
perut.
2) Graha Sarina Vidi Convention Hall & Exhibition
Graha Sarina Vidi terletak di Jalan Magelang Km. 8 No. 75 Sleman, Yogyakarta.
Graha Sarina Vidi berdiri tahun 2003 dengan Kapasitas 4.000 tamu undangan setiap
acara, didukung oleh fasilitas yang menunjang setiap acara di Graha Sarina Vidi.
Dibantu oleh unit usaha Catering Vidi yang berpengalaman selama 26 tahun,
sehingga mampu menyajikan fasilitas dan jasa penyelenggaraan pesta pernikahan,
MICE (Meeting, Incentive, Convention & Exhibition). Dengan tingkat occupancy
80% rata-rata per bulan. Khusus untuk hari Sabtu, Minggu dan hari libur nasional
selalu menyelenggarakan event besar dua kali sehari.
3) Sarina Garden
Sarina Garden merupakan pengembangan usaha dari PT Cipta Sarina VIDI dalam
bidang Restaurant & Exhibition yang terletak di sebelah timur Graha Sarina VIDI.
Beralamat di Komplek Grha Sarina VIDI Jalan Magelang Km. 8 No. 75 Sleman,
Yogyakarta . Dengan konsep Garden (taman), area tersebut diperuntukkan untuk
memenuhi kebutuhan pelanggan yang ingin mengadakan pesta dengan nuansa
berkebun.
Sarina Garden memiliki ruangan yang luas dan parkir yang cukup besar, Sarina
Garden mampu menampung 1000 pax untuk nuansa standing party dan kurang lebih
500pax untuk nuansa restaurant style (mejaan). Konsep Sarina Garden cocok untuk
makan, pesta ulang tahun, pesta pernikahan, syukuran, dan atau Exhibition. Sarina
Garden juga pas untuk jamuan pesta yang diadakan secara Candle Light dan atau
barbeque. Dengan nuansa Garden ini nikmatnya open air party bisa dirasakan
dibawah gemerlapnya bintang yang bertaburan di angkasa.
Sistem Pelayanan di Sarina Garden adalah Smart Casual Service yang mana
setiap karyawan akan melayani pelanggan dengan penuh keramahan dan siap untuk
membantu apa yang dibutuhkan oleh tamu. Semua karyawan akan dengan tangkas
dan cepat serta tepat untuk menjawab pertanyaan tentang Sarina Garden dan PT Cipta
Sarina VIDI pada umumnya. Tempat parkir yang luas dan security 24 jam menambah
nilai positif pelayanan yang diberikan.
Acara yang pernah dilakukan di Sarina Garden: Pesta pernikahan, Pesta ulang
tahun(dewasa dan anak-anak), Acara syukuran, Jamuan makan barbeque, Table
manner, Transit tour, dan Arisan. Sarina Garden hampir selalu digunakan pada hari
sabtu minggu serta long weekend dengan berbagai jenis acara.
4) Vidi Hotel
Vidi Hotel terdiri dari Hotel VIDI 1 dan 2 dengan Kapasitas 31 Kamar. Lokasi Hotel
VIDI 1 dan 2 yang strategis 500 meter dari Kampus UGM ( Universitas Gadjah Mada
) sehingga memudahkan tamu yang akan menginap untuk menghadiri setiap kegiatan
yang ada di UGM. Hotel Vidi 1 beralamat di Jalan Kaliurang Km.5 Ladrang No.3
Sleman, Yogyakarta dan Hotel Vidi 2 beralamat di Jl Kaliurang Km.5 Srinindita No.3
Sleman, Yogyakarta.
Tingkat occupancy hotel rata-rata 75% perbulan. Dengan Fasilitas kamar lengkap
(AC, TV, Air Panas, Ruang Pertemuan, Breakfast, dan Dinner) dan termasuk antar
jemput tamu baik dari bandara ke hotel atau sebaliknya, dan ke lokasi obyek wisata.
Kelebihan dari menginap di Hotel VID I lainnya yaitu desain hotel yang seperti
rumah pribadi yang memberikan nuansa aman, nyaman, bersih dan asri. Pelayanan
room service, cleaning service dan laundry yang cekatan, tepat waktu, ramah dan
berkualitas. Security yang kami temui ketika melakukan observasi terlihat ramah dan
selalu memberikan pelayanan yang baik.
5) Hegar
Berdiri tahun 1996 dengan kapasitas 300 seats , merupakan salah satu gedung
pertemuan pertama yang dimilki PT Cipta Sarina Vidi. Dengan lokasi yang sangat
strategis 500 meter dari Bandara Internasional Adisutjipto Yogyakarta, tepatnya
Hegar (Nasima Vidi) Jalan Laksda Adisutjipto. Hegar (Nasima VIDI) sangat cocok
untuk meeting point, wedding atau acara-acara baik formal maupun informal.
e. Prestasi PT Cipta Sarina Vidi
1. Perusahaan sebagai Pelopor Gerakan Pembangunan Keluarga Pekerja Sejahtera DIY
tahun 1996 1997.
2. Perusahaan sebagai Juara II Lomba Kesejahteraan Buruh / Pekerja Perusahaan Swasta
Propinsi DIY 1997 1998 perusahaan besar 100 tenaga kerja ke atas.
3. Perusahaan mendapat Penghargaan Enterprise 50 bekerjasama dengan Majalah SWA
Kategori Usaha Kecil Menengah 2003 di Jakarta.
4. Perusahaan memperoleh Sertifikat Halal yang disyahkan oleh LPPOM MUI Propinsi
DIY Tahun 2006.
5. Perusahaan mendapat Sertifikat ISO 22000:2005 Food Safety Management System
Sistem Manajemen Keamanan Makanan dari WQA UKAS 2007.
6. Perusahaan sebagai Pemenang Perusahaan Pembina Terbaik Tenaga Kerja Perempuan
Th 2007 dari Dinas Tenaga Kerja Propinsi DIY Dan Kementrian Negara
Pemberdayaan Perempuan RI.
7.
Perusahaan mendapat Sertifikat ISO 9001-2000 Sistem Manajemen Kualitas dari
WQA UKAS 2008.
8. Perusahaan mendapat penghargaan dari Departemen Tenaga Kerja dan Transmigrasi
sebagai Pembina Terbaik Tenaga Kerja Perempuan tahun 2011.
f. Kualifikasi Humas
Humas di PT Cipta Sarina Vidi merangkap sebagai marketing dan Sekretaris. Dengan
jumlah 5 orang di Graha Sarina Vidi dan 5 orang di kantor Pusat. Berdasarkan hasil
wawancara kami, Kualifikasi humas di PT Cipta Sarina Vidi yaitu
g. Hambatan Tugas Humas
1) Masalah Internal
Masalah antar karyawan, masalah antar karyawan yang terjadi ada yang dapat
diselesaikan dengan baik tetai ada pula yang tidak dapat terselesaikan sehingga salah
satu pihak memilih untuk keluar dari perusahaan. Pihak HRD telah mencoba
membantu mediasi namun masalah tetap tidak terselesaikan sehingga salah satu pihak
meminta untuk keluar.
Masalah karyawan yang nondisiplin (mabuk). Masala tersebut telah terjadi lebih
dari satu kali. Pelanggaran yang dilakukan pertama diberikan nasehat, namun kembali
diulangi sehingga pihak perusahaan memilih untuk mengeluarkan karyawan tersebut
karena tindakanyya telah merugikan perusahaan dan pelanggar aturan yang telah
ditentukan. Untuk memberikan efek jera pada karyawan tersebut selain dikeluarkan,
masalah tersebut diserahkan ke pihak yang berwajib.
Masalah miss komunikasi dengan bagian produksi. Masalah tersebut terjadi ketika
marketing memberikan catatan pesanan kepada pembaca resep catering etapi terjadi
kesalahan dalam menafsirkan pesanan sehingga pihak client complain. Masalah
tersebut selalu terselesaikan dengan baik. Masalah yang diselesaikan
2) Masalah Eksternal
Client tidak puas. Masalah ini berkaitan dengan masalah internal yaitu
kesalahan penafsiran pesanan dari pihak marketing ke produksi. Masalah tersebut
dapat terselesaikan dengan penggatian pada client jika bagian catering salah.
Miss Komunikasi dengan client, miss komunikasi tersebut terjadi ketika
client tidak mengerti dengan apa yang disampaiakan oleh marketing, sejauh ini
tidak ada masalah dengan clinet yang sampai ke pihak berwajib. Semua masalah
dapat diselesaikan dengan baik.
3. Pembahasan
a. Peran dan Fungsi Public Relation di PT Cipta Sarina Vidi
PT Cipta Sarina Vidi belum memiliki staff Public Relation, saat ini PT Cipta Sarina Vidi memiliki 10
marketing yang merangkap menjadi sekretaris dan juga Sekretaris. Peran utama Public Relation di PT
Cipta Sarina Vidi dijadikan sebagai jembatan antara perusahaan dengan publik atau antara
manajemen dengan karyawannya agar tercapai mutual understanding (saling pengertian) antara
kedua belah pihak. Public Relations di perusahaan tersebut bertindak sebagai komunikator ketika
manajemen berhubungan dengan para karyawan. Hal tersebut terlihat dari peran Public Relation
dalam menyelesaikan masalah internal yang terjadi, Public Relation bertindak sebagai mediator.
Terdapat empat peran utama PR yang mendeskripsikan sebagian besar praktik
mereka, yaitu sebagai berikut:
a. Teknisi Komunikasi
Seorang Public Relations dalam sebuah perusahaan biasanya bertugas untuk
menjadi teknisi komunikasi, pada hal ini seorang Public Relation dituntut untuk ahli
dalam menulis, mengedit newsletter karyawan, menulis press release dan feature,
mengembangkan isi Web dan menangani kontak media.
b. Expert Prescriber
Dalam hal ini para praktisi Public Relation bertugas untuk mewakili perusahaan
untuk mendefinisikan problem, mengembangkan program dan bertanggung jawab
penuh atas implementasinya. Pada peranan ini seorang PR tanggap terhadap sesuatu
yang sedang terjadi diperusahaan dan dapat berperan sebagai seorang penasihat ahli.
c. Fasilitator Komunikasi
Dalam hal ini praktisi Public Relation bertindak sebagai pendengar yang peka dan
perantara komunikasi. PR menjaga komunikasi dua arah dan memfasilitasi
percakapan dengan menjaga agar saluran komunikasi tetap terbuka. Tujuannya
adalah memberi informasi yang dibutuhkan oleh baik itu manajemen maupun publik
untuk membuat keputusa
n demi kepentingan bersama.
d. Fasilitator dalam proses pemecahan masalah
Seorang Public Relation bekerja sama dengan manajer lain untuk mendefinisikan
dan memecahkan suatu masalah. Hal ini dimaksudkan untuk membantu pimpinan
organisasi baik sebagai penasihat hingga mengambil tindakan eksekusi (keputusan)
dalam mengatasi persoalan atau krisis yang tengah dihadapi secara rasional dan
profesional.
BAB III
PENUTUP
DAFTAR PUSTAKA
DAFTAR GAMBAR
BAB III
PENUTUP
Daftar Pustaka
(Oemi Abdurrachman, Dasar-dasar Public Relations, (Bandung, Citra Aditya Bakti, 2001), h 26)
(Rosady
Ruslan,
Kiat
dan
Strategi
Kampanye
Public
Relations ......................... h 18)
https://core.ac.uk/download/files/379/16468801.pdf
related:pustaka.unpad.ac.id/wpcontent/uploads/2011/06/kegiatan_humas_kabupaten_sumedang.pdf
penelitian public relation
Lampiran Gambar
laporan
hasil