Anda di halaman 1dari 5

1.

Strenght (S) atau disebut sebagai analisis kekuatan


Yakni situasi ataupun kondisi yang merupakan gambaran kekuatan dari suatu organisasi atau
perusahaan pada saat ini. Yang harus di lakukan dalam mengunakan analisis ini adalah setiap
perusahaan atau organisasi perlu menilai kekuatan dan kelemahan yang dimiliki kemudian
dibandingkan dengan para pesaing-pesaingnya. Misalnya jika kekuatan perusahaan tersebut
unggul didalam kualitasnya, maka keunggulan itu dapat di manfaatkan untuk mengisi segmen
pasar yang membutuhkan tingkat kualitas yang lebih baik.
1). Bagi Pemerintah. Dengan adanya ketentuan bahwa di setiap SKPD terkait tidak diper-kenankan memegang
berkas bisa membawa dampak positif bagi internal SKPD terkait. Kinerja dan fungsi SKPD bisa diminimalkan
serta meningkatkan efektivitas organisasi.
2). Bagi Masyarakat. Program ini memudahkan warga yang berasal dari dalam maupun luar kota Surabaya
untuk berinvestasi di wilayah Kota Surabaya dengan sistem yang baru. Sehingga, transaksi yang berkaitan
dengan pelayanan perijinan bisa menjadi lebih mudah, cepat, simpel, dan transparan.
3). Bagi Pelaku Sektor Swasta, memudahkan para investor untuk melakukan survey lokasi. Investor yang akan
menanaman modalnya bisa mengetahui dari awal persilnya dapat dimanfaatkan untuk apa dan resiko kesalahan
dalam perencanaan bisnis dapat diminimali-sir.

1. Seluruh proses menggunakan data elektronik. Jadi mulai gambar,


dokumen-dokumen persyaratan , surat tanah , gambar perencanaan , juga
dokumen yang lain, semua secara elektronik. jadi bisa dilakukan di rumah,
tidak harus di UPTSA ( unit Pelayan Terpadu Satu Atap ). Bisa dilakukan di
mana saja," tegas Walikota Surabaya, ir Tri Rismaharini MT ketika
meluncurkan SSW.
2. SSW telah mendobrak citra perijinan lama yang ruwet. mengurus perijinan
di Surabaya kini lebih mudah dan praktis.
3. Dengan mekanisme paralel (terpadu), otomatis memangkas jangka waktu
proses perijinan. Sehingga, waktu penyelesaian perijinan menjadi lebih
cepat.
4. Melalui SSW, seluruh ijin dapat langsung diproses secara bersamaan.
Rentang waktu penyelesaian perijinan di SSW beragam, mulai 14 hari
hingga 30 hari, tergantung jenis ijin yang diajukan.
5. Masyarakat juga mengethui sejak awal persisnya bisa dimanfaatkan untuk
apa dan resiko kesalahan dalam perencanaan bisa diminimalisisnya.
Sebelumnya, masyarakat masih bertanya -tanya kapan perijinan mereka
selesai. Terkadang, sudah lama diurus tidak selesai karena ada data yang
tidak lengkap. Melalui SSW, dokumen tidak lengkap tidak mungkin masuk.
Setelah masuk, masyarakat bisa tahu batasan sampai kapan permintaan
itu dikabulkan atau belum, sampai di tempat siapa juga bisa tahu.
6. Masyarakat mendapatkan kepastian mengenai persyaratan dan waktu .
Biaya pengurusan juga lebih sedikit dibanding perijinan manual. karena
seluruh proses perijinan SSW menggunakan sistem elektronik yang telah
terintegrasi dan dapat di akses secara online, mem-perkecil kemungkinan
tatap muka antara pemohon dengan petugas di beberapa SKPD sehingga
tidak ada biaya-biaya tambahan. Pengurusan perijinan memlalui SSW juga
menutup peluang keterlibatan calo karena semua dilakukan serba online.
(Mekanisme perijinan yang baru ini dinilai mampu memangkas birokrasi,
meminimalisir tatap muka antara pemohon dan birokrat yang identik dengan
tindakan korupsi, kolusi, dan nepotisme, menciptakan sistem birokrasi yang

transparan, serta memudahkan permohonan per-ijinan yang berpengaruh


terhadap perkem-bangan dan pertumbuhan ekonomi di Kota Surabaya.)

7.

2. Weaknesses (W) atau disebut sebagai analisi kelemahan


Yakni situasi ataupun kondisi yang merupakan gambaran kelemahan dari suatu organisasi
atau perusahaan pada saat ini. Weaknesses merupakan cara untuk menganalisis kelemahan
yang ada dalam sebuah perusahaan ataupun organisasi. Yang mana kelemahan tersebut dapat
menjadi kendala yang serius dalam kemajuan suatu perusahaan atau organisasi. Misalnya jika
perusahaan tersebut terdapat kendala dalam pemasaran yang kurang baik, maka perusahaan
harus meneliti kekurangan-kekurangan yang di miliki yang berhubungan dengan sektor
pemasaran. Agar nantinya permasalahan tersebut tidak membuat perusahaan menjadi kalah
saing dan mudur di bandingkan perusahaan lainnya.
1. Namun, di awal-awal penggunaan SSW, tidak semuanya berjalan smooth.
ini karena tidak semua warga surabaya yang memahami prosedur
pengurusan karena mereka melek internet.( Tampilan website Surabaya

Single Window (SSW) ini tidak terlalu ramai dan sangat simpel. Namun, bukan
berarti dengan tampilan web seperti ini mampu membuat semua masyarakat
merasa mudah untuk mengaksesnya. Tingkat kesadaran akan teknologi yang
berbeda antara satu orang dengan orang lain membuat pelayanan perijinan
melalui website ini tidak bisa dinikmati oleh semua kalangan. )

2. Untuk IMB, menurut Risma, memang belum bisa dilakukan secara online
karena dibutuhkan foto dan lokasi bangunan.

3. Opportunity (O) atau disebut sebagai analisis peluang


Yakni situasi atau kondisi yang merupakan gambaran peluang yang ada dari sisi luar suatu
organisasi atau perusahaan dan gambaran tersebut dapat memberikan peluang
berkembangnya suatu organisasi atau perusahaan dimasa depan. Opportunity merupakan
ananlisis yang digunakan untuk mencari peluang ataupun terobosan yang memungkinkan
suatu perusahaan ataupun organisasi bisa berkembang. Baik dimasa kinia ataupun masa yang
akan datang. Misalnya sebuah perusahaan industri minuman berada di daerah yang panas.
Yang mana daerah tersebut sangat membutuhkan minuman segar dengan harga yang
terjangkau. Maka perusahaan tersebut memiliki peluang untuk menciptaka produk minuman
yang segar dan harganya terjanggaku.
Berdasarkan pengamatan di lapangan dan wawancara dengan salah satu staf IT di Kantor UPTSA Kota
Surabaya, permasalahan umumnya terjadi dalam lingkup teknis operasional seperti terjadinya error jaringan dan
listrik mati. Hal ini mengakibatkan pengiriman berkas dari UPTSA ke SKPD terkait menjadi agak terganggu.
Selain itu ternyata dengan adanya pemangkasan, tidak semua perijinan bisa diajukan menjadi lebih cepat, ada
salah satu perijinan yang malah menjadi lebih lama pemrosesannya.
c. Sumber Daya Manusia
Pegawai yang berinteraksi langsung dengan pemohon dan yang sering membantu pemohon untuk melakukan
scanning dan upload memang dituntut memiliki kemampuan IT yang memadai, pegawai tersebut yang
umumnya berstatus non pegawai. Untuk menunjang jaringan yang mendukung program Surabaya Single
Window, ditempatkan petugas IT sebanyak 2 orang. Biasanya petugas IT ini bertempat di ruang server, ikut
melayani proses permohonan yang diajukan oleh pengembang
Dengan sistem yang begitu rumit, penempatan tenaga IT yang hanya berjumlah 2 orang
dirasa kurang. Walaupun, server dari UPTSA dan DCKTR sifatnya hanya membantu
database yang ada di Dinas Komunikasi dan Informatika namun jumlah ini dinilai kurang

melihat sistem yang berjalan membutuhkan sinergi yang tinggi antara tiap SKPD. Dalam
studi ini, menurut penulis kekurangan sumberdaya manusia dalam bidang IT bisa
menyebabkan kurang optimalnya penerapan Program Surabaya Single Window di Kota
Surabaya.

1. UPTSA bersama dinas terkait merespon hal itu dengan rajin melakukan
sosialisasi.

2. Diluar loket UPTSA disediakan tiga komputer. Serta, karyawan UPTSA


disediakan mulai dari security hingga cleaning servise, telah dibekali
pelatihan sehingga bisa membantu.
3. Demi kenyamanan pemohon, UPTSA juga dilengkapi berbagai fasilitas
diantaranya layar informasi touch screen, aplikasi online, cctv, hingga wi-f
area.

4.
4. Threats (T) atau disebut sebagai analisis ancaman
Yakni situasi atau kondisi yang merupakan gambaran ancaman dari suatu perusahaan atau
oraganisasi dalam menjalankan suatu usaha. Theart merupakan cara menganalisis tantangan
atau ancaman yang harus dihadapi oleh suatu perusahaan ataupun organisasi dalam
menghadapi berbagai macam faktor lingkungan yang tidak menguntungkan. Yang mana
ancaman tersebut dapat menyebabkan kemunduran suatu perusahaan. Jika tidak segera di
atasi, maka ancaman tersebut akan menjadi penghalang bagi suatu usaha yang yang akan
dijalankan. Misalnya sebuah organisasi kelompok pengrajin rotan di daerah pedesaan.
Dengan kondisi lingkungan yang semakin moderen serta banyaknya kebakaran hutan yang
terjadi membuat mereka semakin sulit untuk memperoleh bahan baku, Maka oragnisasi
tersebut dapat menganalisis hal-hal apa yang menyebapkan tantangan atau ancaman tersebut
terjadi.

Manfaat Analsis SWOT


Metode analisis SWOT merupakan metode analisis yang paling dasar dalam melakukan
analisis strategi, yang bermanfaat untuk mengetahui suatu permasalahan ataupun suatu topik
dari 4 empat sisi yang berbeda. Hasil dari analisis ini biasanya berupa arahan ataupun
rekomendasi untuk mempertahankan kekuatan dan untuk menambah keuntungan suatu
perusahaan tau organisasi dari segi peluang yang ada, sambil mengurangi kekurangan yang
dimiliki dan juga menghindari berbagai ancaman yang terjadi.
Jika digunakan dengan baik dan benar, maka analisis ini akan dapat digunakan untuk
membantu melihat sisi-sisi yang terabaikankan atau tidak terlihat dari sebuah perusahaan atau
organisasi. Dari uraian diatas tadi, analisis SWOT adalah instrumen yang bermanfaat dalam
melakukan analisis strategi dalam manajemen perusahaan atau organisasi . Analisis ini
berperan sebagai alat untuk meminimalisir kelemahan atau kekurangan yang terdapat dalam
suatu perusahaan atau organisasi serta menekan dampak dari ancaman yang timbul dan harus
dihadapi.
Itulah pemaparan mengenai pengertian analisis SWOT dan manfaatnya, terimakasih telah
membaca artikel ini dan semoga dapat bermanfaatAMIN
a. Strengths (Kekuatan)

Management memiliki komitmen yang kuat untuk mengimplementasikan sistem manajemen


bisnis kelas dunia.

Visi dan Misi perusahaan didefinisikan dalam strategik organisasi yang jelas, terukur dan
terarah.

Komunikasi manajemen dan karyawan berjalan dengan baik, karyawan di segala elemen
memiliki kesempatan yang sama dalam memberikan gagasan perbaikan terhadap proses yang
berjalan.

Memiliki mesin produksi dengan teknologi mutakhir, dan manajemen berkomitment untuk
upgrade terhadap teknologi baru yang memberikan nilai tambah.

Dan lain sebagainya.

b. Weaknesses (Kelemahan)

Pada prinsipnya analisa kelemahan-kelemahan merupakan keterbalikan dari kekuatankekuatan. Misalkan :


Management hanya mengimplementasikan sistem manajemen bisnis yang konvensional,
komitmen yang lemah untuk mengimplementasikan sistem manajemen kelas dunia.

Visi dan Misi perusahaan hanya dijadikan jargon, tanpa ada definisi dan arahan strategik
yang jelas.

Komunikasi antara manajemen dan karyawan berjalan satu arah. Karyawan cenderung pasif
dalam memberikan gagasan untuk peningkatan performa perusahaan.

Mesin produksi sudah ketinggalan jaman, dan manajemen tidak memiliki komitmen kuat
untuk upgrade ke teknologi yang lebih baru.

Dan sebagainya.

Apabila kekuatan dan kelemahan ditinjau pada aspek internal, maka untuk anilsa
kesempatan dan ancaman akan kita tinjau dari aspek external.
c.

Opportunities(Kesempatan-kesempatan)

Beberapa contoh analisis kesempatan ditinjau dari faktor external.


Tidak memiliki terlalu banyak pesaing yang memproduksi produk yang sama.

Produk yang ditawarkan dapat diterima dengan baik oleh pasar dan meraih pangsa pasar
yang cukup tinggi.

Pangsa pasar sangat luas dan belum tersentuh oleh kompetitor.

Persediaan bahan baku selalu ada dan bisa didapatkan dengan harga murah.

Masyarakat menilai positif dalam menilai dampak lingkungan yang diakibatkan oleh proses
produksi.

Dan lain sebagainya.

d. Threath (Ancaman)

Beberapa contoh analisis kesempatan ditinjau dari faktor external.


Banyak pesaing yang memproduksi produk yang sama, dan memiliki potensi kualitas produk
yang lebih baik.

Produk yang ditawarkan kurang diterima oleh pasar, sehingga sulit untuk membangun
pangsa pasar.

Persediaan bahan baku terbatas dan harganya mahal.

Proses produksi menghasilkan dampak yang tidak diterima dengan baik oleh masyarakat
sekitar.

Dan lain sebagainya.

Berdasarkan data kekuatan, kelemahan, kesempatan dan ancaman yang ada. Anda dapat
melakukan pendekatan strategi sebagai berikut :
Strengths Opportunities : Menggunaan kekuatan-kekuatan yang ada untuk menciptakan
kesempatan-kesempatan.
Strengths Threats : Menggunakan kekuatan-kekuatan untuk menghindari dan
mengeliminir ancaman-ancaman yang ada.
Weaknesses Opportunities : Menghilangkan kelemahan-kelemahan yang ada untuk
menciptakan kesempatan-kesempatan.
Weaknesses Threats : Menghilangkan kelemahan-kelemahan agar
menghindari ancaman-ancaman.