Anda di halaman 1dari 2

Plot titik-titik dari pencocokan harga porositas dan true resistivity (Rt), yang

diperoleh dari well log, ke dalam kertas chart log. Gunakan sumbu x untuk skala
resistivitas (Rt) dan sumbu y untuk skala porositas ().

Plot nilai Rw (resistivitas air formasi) dengan memplot titik Rw


sepanjang skala Rt pada sumbu x di bagian atas grid grafik dimana
porositas adalah 100%. Nilai Rw di-publish oleh perusahaan logging
atau kita dapat menghitungnya dari log SP.

3. Estimasikan nilai m (faktor sementasi) menggunakan tabel di


bawah ini. Analisis laboratorium diperlukan untuk penentuan nilai
m yang akurat. Namun, dengan mengetahui jenis porositas yang
diduga, kita dapat memperkirakan nilai m tersebut. Jika kita tidak
yakin dengan tipe porositas, gunakan saja nilai m sebesar 2.
4. Pada plot Pickett, nilai m menentukan kemiringan garis Sw.
Garis Sw pertama yang diplot di Pickett plot adalah garis Sw 100%.

Untuk memplot garis ini, tariklah garis dengan kemiringan negatif


yang sama dengan m yang dimulai pada titik Rw. Gunakan skala
linear untuk mengukur kemiringan.
5. Setelah memplot garis Sw 100%, plot garis yang mewakili
persentase Sw yang lebih rendah menggunakan prosedur berikut ini :
1. Cari perpotongan antara Rt=1 dengan garis Sw 100%.
2. Dari perpotongan ini, tarik garis yang sejajar dengan sumbu x
di plot. Setiap titik pada garis ini memiliki porositas yang sama.
3. Saat garis ini melewati Rt 2, 4, 6, 8, 14, dan 20, gambarlah
serangkaian garis yang sejajar dengan garis Sw 100%.
4. Titik-titik pada garis ini sesuai dengan Sw dari 71, 50, 41,
35, 27, dan 22%. Persentase ini dihitung dari persamaan Archie
menggunakan m = 2 dan n = 2 di Rt 2, 4, 6, 8, 14, dan 20.