Anda di halaman 1dari 28

TUGAS TERMODINAMIKA

BAB IV DAN BAB V


DOSEN PENGAMPU : Dr. Mursyidah M.Sc.
Disusun oleh :

Muhammad Fadhil
Anggya Maulana
M. Jemyelyasta putra
Mulyadi
Harry Subakti
Rainof Gunawan
M. Farhandika
Roni Anggara
Adrico Fauzan
M. Rezki Alfandi
Riat Susanto
Lingga Wijaya
Micheal Yulinada

M. Arif Wibowo
Febri Aidira
Wahyu Setiawan
Rizky Ramadhan
Dodi Chandra
Rudy Maryadi
Anggi Zaryus
Abdi Nul Maqbul
Darul Hidayat S.
Dani Ahmad F.
Rozi Setiawan
Rizki Hadinata
Khairil Zaman

PROGRAM STUDI PERMINYAKAN


FAKULTAS TEKNIK
UNIVERSITAS ISLAM RIAU
2016
Contoh Soal 4.2
Sebuah kipas 5 hp digunakan untuk memberikan sirkulasi udara dalam
suaru ruang besar. Jika ruangan tersebut diasumsikan dengan baik tentukan energi
internalnya setelah kipas digunakan selama 1 jam?

Dik

: P =5 hp ( 1 hp =746 W/hp)
=(5 hp) x (746 w/hp)
=3730 w
T =1 h ( 1 h =3600 s/h)
=(1 h) x (3600s/h)
=3600 s

Dit

: U =...?

Jawab

: Menurut asumsi, Q = 0. Dengan

pertama menjadi

PE= KE=0

hukum

W = U . Maka usahanya adalah

W = P .t
W = P.t
W =(-3730 w ) (3600 s)
1,343 107 J
Tanda negatif yang dihasilkan adalah karena usaha dimasukan kedalam
sistem. Akhirnya kenaikan energi internalnya adalah

U =W

1,343 10 7 J
)

1,343 103 J

Contoh Soal 4.4


Sebuah piston bebas gesekan digunakan untuk memberikan tekanan konstan
sebesar 400 kPa
200

di dalam sebuah silinder berisi uap yang awalnya berada pada

3
dngan volume 2 m . Hitunglah temperatur akhirnya jika 3500 kJ

kalor ditambahkan.

Penyelesaian:
Diketahui :

400 kPa=0,4 MPa

T1

200

V1

2m

3500 kJ

Dari tabel C-3:


3
v s1 =0,5342 m / kg
u1=2647 kJ /kg
Ditanya

Dijawab

T2 ?

selama pergerakan piston

W = P dV
P ( V 2V 1 )
400 kPa ( V 2V 1 )
Mencari m
m=m1=m2
m=

V1
vs 1

2m 3
0,5342 m 3 /kg

3,744 kg

Mencari V 2
V 2=m v s 2
3,744 kg v s 2
Maka, berdasarkan hukum pertama
QW = U
QP ( V 2V 1 ) =( u2u 1) m
3500 kJ 400 kPa ( 3,744 kg v s 22 m3 ) =( u2 2647 kJ /kg ) 3,744 kg
Karena

v s2

dan

u2

belum diketahui nilainya maka digunakan

proses coba-coba dengan menebak

v s2 =1,06 m /kg . Maka:

3500 kJ 400 kPa ( 3,744 kg v s 22 m3 )

( u22647 kJ / kg ) 3,744 kg

3500 kJ 400 kPa ( 3,744 kg 1,06 m3 /kg2 m3 )

( u22647 kJ / kg ) 3,744 kg
3,744 kg u2 9910,37 kJ

3500 kJ 400 kPa ( 1,969 m3 )


3500 kJ 787,6 kJ

3,744 kg u2 9910,37 kJ
2712,4 kJ

3,744 kg u2 9910,37 kJ
2712,4 kJ +9910,37 kJ

3,744 kg u2
u2=

12622,77 kJ
3,744 kg

u2=3372 kJ / kg

Berdasarkan

tabel

uap

C-3

u2=3372 kJ /kg untuk mencari

dengan

P=0,4 MPa

nilai

T 2 (T ) maka harus menggunakan

interpolasi dengan nilai:


T x =600
T y =700
u x =3300,2kJ /kg
u y =3477,9 kJ /kg
Maka,

T =T y

u y u2
( T y T x )
u y ux

700

3477,9 kJ /kg3372 kJ /kg


( 700 600 )
( 3477,9
kJ /kg3300,2 kJ /kg )

700

(100 )
( 105,9
177,7 )

70059,59
Contoh soal 4.6
Kalor spesifik untuk uap superheat pada sekitar 150kPa dapat ditentukan
T 400 Kj
melalui persamaan Cp=2,07+ 1480 Kg .
Dik :
P = 150 kPa
Rumus Cp = 2,07 +
Dit :

T 400
1480

kJ /kg

H
a.
b. Cp, av

= ? T1 = 300 , T2 = 700 , m = 3 Kg
=?

Jawab :
a. Perubahan entalpi di peroleh sebesar
T2

H= m

Cp dT
T1

(2,07+

T 400
)dT
1480
700

=m

300

=m

T 2 10T 700

(2,07+ 2960
37 ) 200

=m

) 2 10 ( 700 )
( 300 ) 2 10 ( 300 )

(2,07 ( 300 ) +

(2,07+ ( 700
)
2960
37
2960
37 )

= 3 ( 1425,35 - 570,32)
= 3 855,03
= 2565,09 kJ
Dari table-tabel kita peroleh dengan menggunakan P = 150 kPa
( Tabel C-3 Uap Superheat)
700 = h2 = 3928
300 = h1 = 3073
H

= m (h2 - h1)

= 3 (3928 - 3073)

= 2565 kJ

b. Nilai rata-rata Cp, av diperoleh dengan menggunakan hubungan


T2

m . Cp, av . T

=m

Cp dT
T1

3 . Cp, av . (T2-T1) = 2565


Cp, av . (700-300) =

Cp, av =

2565
3 400

2565
3
= 2,14 kJ /kg

640

Keterangan: P

tekanan ( kPa )

temperature ()

volume ( m3 )

kalor ( kJ )

vs

kg
3
m /
volume spesifik

energi internal spesifik ( kJ /kg )

usaha ( kJ )

massa ( kg )

Contoh soal 4.10


Suatu rangkaian piston-silinder berisi 0,02 m3 udara pada 50C dan 400
kPa. Kalor ditambahkan sebesar 50 kJ dan usaha dilakukan oleh sebuah roda
dayung hingga temperatur mencapai 700C. Jika tekanan di jaga konstan
berapakah besarnya usaha oleh roda dayung yang harus ditambahkan ke udara?
Asumsikan kalor kalor spesifik konstan.
Penyelesaian:
Dik

5
: P 400 Kpa = 4 10

Pa

3
V 0,02 m

T1

50 =273+50=323 K

T 2 =700

= 273 + 50 = 973 K

Q=50 kJ
tabel B-2 C p =1,00 kj/kg . k
R = 287 J/Kg.K
Dit

: Wdayung ..... ?

Jawab :
QW dayung=m ( h 2h1 )=mC p (T 2 T 1 )

m=

PV
RT

( 4 105 Pa ) (0,02 m 3)
( 287 J / kg . K )( 323 K )

0,08 105 Pa m3
=
92701 J /kg
0,0083 N /m2 .m3
=
Nm/kg
0,0863 Kg

Jadi,

W dayung =m Cp ( T 2T 1 ) Q
kg . K
650 K
1,00 kJ / ()50 kJ
( 0,0863 kg )
6,095 kJ

Keterangan:
V

= Volume (m3)

= Temperatur ( , K )

= Tekanan (kPa)

= Konstanta udara

= Kalor (J)

= Usaha (kJ)

= massa (kg)

Cp

= Kalor Spesifik (kJ/kg.K)

Contoh soal 4.12


Air mengalir dalam sebuah pipa yang diameternya berubah dari 20
menjadi 40 mm. Jika didalam bagian berdiameter 20 mm air memiliki kecepatan
40

m
s , tentukanlah kecepatannya didalam bagian 40 mm. Hitung juga fluks

massanya?
Dik

: d1

= 20 mm = 0,02 m

V1

= 40

d2

= 40 mm = 0,04 m

air =1000

Dit

: a) V2..?
b) m ..?

m
s

kg
3
m

Jawab :
a)

A 1 .V 1= A 2 . V 2

A 1=

d2
4
3,14 (0,02 m)2
4
4

3,14 10 m

A 2=

d2
4
2

3,14 (0,04 m)
4

1,256 10 m
A 1 V 1= A2 V 2
A 1 V 1
=V 2
A2
s
40 m/

3,14 104 m2

125,6 104 m / s
V 2=
1,256 103 m2
V 2=10 m/s

Fluks massanya diperoleh sebesar :


= A1 V 1
kg
m
4 2
= ( 1000 m3 ( 3,14 10 m ) (40 s )

= 12,56

kg
s

Keterangan:
d

= Diameter (m)

= Kecepatan (m/s)

= Fluks massa (kg/s)

= Massa jenis air (kg/m3)

= Luas (m2)

Contoh soal 4.14

Uap masuk ke dalam sebuah turbinn pada 4000 kPa dan 500

dan keluar

seperti ditunjukkan dalam gambar 4-13. Untuk kecepatan masuk sebesar 200
m/s . Hitunglah keluaran daya turbin tersebut. (a) Abaikanlah perpindahan

kalor dan perubahan energi kinetik. (b) Tunjukkan bahwa perubahan energi
kinetik dapat diabaikan

Dik

: P=4000 kPa=4 MPa


T 1 =500

d 1=50 mm , r=25 mm=0,025 m


V 1=200 m/s
Tabel C-3 : P1=4 MPa
T 1 =500

v 1=0,08643 m3 /kg
h1=3445,3 kJ /kg
P2=80 kPa=0,08 MPa
d 2=250 mm , r=125 mm=0,125 m
Tabel C3:
h2=2665,7 kJ /kg
3

v 2=2,087 m /kg
x 2=1,0

Dit

: W T = ?

Jawab : a) W T =(h2 h1)


=1 . A 1 . V 1

1
. A .V
V1 1 1

( r 12 )( 200 m/ s)
0,08643m3 /kg

( 3,14 )( 0,025m )2 (200 m/ s)

3
0,08643 m / kg

( 3,14 ) (6,25 104 m2 )(200 m/s)


0,08643 m3 /kg
0,3925 m3 /s
= 0,08643m 3 /kg

4,541 kg /s

Keluaran daya maksimum:


W T =(h2 h1)
W T =(h 2h1 )
W T =(2665,7 kJ /kg3445,2 kJ /kg) 4,541 kg /s
(779,5 kJ /kg ) 4541 kg / s
3539,7 kJ /s=3,5397 MW

Kecepatan keluarnya uap diperoleh sebesar :


V 2=

A 1 . V 1 . 1
A 2 . 2

200 m / s
( 0,08643
m / kg )

(6,25 10 m )

( 3,14 )

4,54 kg /s
0,023 kg /m

197,39 m/ s
Maka perubahan energi kinetiknya adalah :
V 22 V 21
KE=
2

s
197,39 m/

200 m/ s

s
4,541 kg /
2

s
2
1037,2 m /

( )
2
s
4,541 kg/

2354,9

kg 2
m / s=2354,9 J /s=2,35 kJ /s
s

Contoh soal 4.16


Udara mengalir melalui sebuah nozel supersonik yang ditunjukkan dalam
gambar 4-16. Kondisi-kondisi masuknya adalah 7 kPa dan 420

. Diameter

keluar nozel diatur sedemikian rupa sehingga diperoleh kecepatan keluar sebesar
700

m/ s . Hitunglah (a) temperatur keluar, (b) fluks massa dan (c) diameter

keluar. Asumsikan aliran adiabatik kuasi kesetimbangan.

Dik
: P1=7 kPa=7000 MPa
T 1 =420 =420+273=693 K
V 1=400 m/ s
V 2=700 m/ s
C p =1000 J /kg . K
R=287 J /kg . K

k =1,4
d 1=200 mm=0,2 m
r 1=100 mm=0,1 m
Dit

Jawab:

: (a) T2..?
(b) ?
(c) d2.....?

(a) Untuk menentukan temperatur keluar gunakan persamaan energi 4.72. dengan
menggunakan h=C p T
V 12
V 22
+C P T 1=
+C P T 2
2
2
V 21V 22
T2=
+T 1
2 Cp
kg . K
1000 J /

2
2
2
( 400 m / s ) (700 m/ s )
T2=

kg .
330000 m2 /s2

+420
2000 J /
s2
kg . m2 /

kg .
/

2000
330000 m2 /s2

165 + 420 =255=255+273=528 K

(b) Untuk menentukan fluks massanya, harus mengetahui densitas diposisi masuk.
Dari kondisi-kondisi masuk yang diberikan maka,
P
1= 1
R T1
kg . K
287 J /(693 K )

7000 MPa

s2
kg . m2 /

287(
)(693 K )
kg . K

7000 kg/m . s2

7000 kg /m
2
198891 m
0,03520 kg /m3

Maka fluks massanya adalah


=1 A1 V 1
s
400 m/
( 0,03520 kg /m3 ) ( r 2 )
s
400 m/
2
3,14.(0,1 m)
3
( 0,03520 kg / m )

0,4421 kg/ s
(c) Menentukan diameter keluarnya gunakan persamaan
Cari densitas keluar terlebih dahulu :
T 1/(K 1)
2=1 2
T1

( )

m3
528 K
0,03520 kg /
693 K

0,01784 kg /m3
Jadi,

d 22=

1 d 12 .V 1
2. V 2

1/(1,41)

1 A 1 V 1= 2 A 2 V 2

s
400 m/

( 0,03520 kg /m3 ) ( 0,2 m )2

0,5632
12,488 m2

0,045 m2

=0,212 m
=212 mm

Cotoh soal 4.18


Uap meninggalkan boiler dari suatu siklus daya uap sederhana pada
4000 kPa dan 600 C. Uap tersebut keluar dari turbin pada

20 kPa

sebagai

uap jenuh. Uap kemudian keluar dari kondensor sebagai air jenuh. (liat gbr. 4-20).
Tentukan efisiensi termalnya jika tidak terjadi penurunan tekanan di sepanjang
kondensor dan boiler.
Penyelesaian: untuk menentukan efisiensi termal kita harus menghitung kalor
yang dipindahkan ke air di dalam boiler, usaha yang dilakukan oleh turbin dan
usaha yang dibutuhkan oleh pompa. Kita akan melakukan perhitungan untuk 1 kg
uap karena massanya tidak diketahui. Perpindahan kalor boiler adalah, dengan
mengabaikan perubahan-perubahan energy kinetic dan potensial
Untuk mencari
saja.

H2

q B=H 3 H 2 .

kita asumsikan bahwa pompa hanya menaikkan tekanan

W p=( p2 p1 )

v =0,001

Tabel C-2

W p=( 4000 kPa20 kPa)(0,001

m
)
kg

W p=3,98 k

W p=3,98

N m

m 2 kg

kj
kg

Dari persamaan (4.70) entalpi h2 kemudian didapat sebagai


h2=W p +h1

h1=251,4

h2=3,98

kj
tabel C2
kg

kj
kj
+251,4
kg
kg

h2=255,4

kj
kg

Dimana h1 asumsikan sebagaimana yang dimiliki air jenuh pada 20 kPa


q b=h3 h2

h3=3674

kj
tabel C3
kg

q b=3674

kj
kj
255,4
kg
kg

Output usaha dari turbin adalah


W T =h3 h4

h3=2610

kj
tabel C2
kg

W T =3674

kj
2610 kj
kg

W T =1064

kj
kg

Maka, efisiensi termalnya adalah


=

W T W P
qb
kj
kj
3,98
kg
kg
kj
3420
kg

1064
=

=0,310

Contoh soal 4.20


Sebuah tangki udara dengan volume 20 m 3 diberikan tekanan hingga 10
MPa. Tangki tersebut pada akhirnya mencapai suhu ruangan 25 . Jika udara
dilepaskan tanpa perpindahan kalor sehingga

Pf = 200 kPa, Tentukanlah

massa udara yang tersisa di dalam tangki dan temperatur akhir di dalam tangki.
Diket

: V = 20 m3
Pi = 10 MPa = 107 Pa
Ti = 25
Pf = 200 kPa = 2x105 Pa
R = 287 J/Kg.K
k = 1.4

Ditanya

: Tf =....?

Penyelesaian :
1. Massa awal udara didalam tangki
PV
( 1 07 Pa ) ( 20 m3 )
m= i =
=2338 Kg
R T i (287 J Kg. K )(298 K )

2.

Berdasarkan rumus 4.91


Pf 1/k

Pi
mf
=
mi
Pf 1/k

Pi
mf =mi
1

2 x 1 05 Pa 1.4
=143 kg
107
mf =( 2338 kg )
3. Untuk memperoleh temperatur akhir, menggunakan rumus 4.90
T f 1 /(k 1)

Ti
mf
=
mi
Tf
1/(1.41 )

298 K
143 kg
=
2338 kg

Tf
2.5
298 K
0.0612=
T f 2.5
93819,3=
T f =2.5 93819.3
T f =97.48 K
T f =175.52

Contoh soal 5.6


Sebuah mesin carnot dioperasikan dengan udara, dengan menggunakan siklus
yang digunakan dalam gambar 5-12. Tentukanlah efisiensi termal dan keluaran
usaha dari setiap siklus operasi.

Gambar 5.12

Dik : T H =T 2=T 3=500 K


T L =T 1=T 4 =300 K
P1=80 kPa = 80.000 Pa
v 4=10

m3
kg

J
R = 287 kg . K
Dit : ?
W?

Penyelesaian :
=1

v 1=

R T1
=
P1

v 2=v 1

TL
300 k
=1
=10,6=0,4 atau 40
TH
500 k

T1
T2

J
J
300 K 86.100
kg . K
kg
m3
=
=1,076
80.000 Pa
80.000 Pa
kg

287

1
( k1)

( ) (
3

m
kg

1
( 1,4 1 )

= 1,076

1
( k1)

= 10

m
kg

300 K
500 K

1
( 1,41)

( )

= 10

m
( 0,6 )2,5
kg

m3
m3
( 0,2789 )=2,789
kg
kg

( )
10

Q H =W 23 Pdv
v3

v2

RTH
dv
v
v3

1
v
RT H dv=R T H [ ln v ] 3 =RT H ( ln v 3ln v 2)
v
v2
v
2

m
( 0,6 )2,5
kg

( ) ( )(

)(

300 K
500 K

m
m
( 0,2789 ) =0,300
kg
kg

1,076

T
v 3=v 4 4
T3

= 1,076

QH

R T H ln

v3
v2

m3
J
kg
J
287
( 500 K ) ln
= 143.500
ln 9,297
3
kg . K
kg
m
0,300
kg

2,789

(143.500 kgJ ) 2,229=319.956 kgJ =319,956 kgJ =320 kJkg


(

W =Q H =( 0,4 ) 320

kJ
kJ
=128
kg
kg

Keterangan :
T 1 = Temperatur rendah pada kondisi 1 (K)
T2

= Temperatur rendah pada kondisi 2 (K)

= Efisiensi termal (%)


TH

= Temperatur tinggi pada penampung (K)

T L = Temperatur rendah pada penampung (K)


W = Usaha (kW)
QH

= Perpindahan kalor dari penampung temperature tinggi (kW)