Anda di halaman 1dari 19

No.

Nama dan Foto Fosil

Ammonia beccarii Linne

Deskripsi

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, berpori,
biconvex, cangkang rotaloid, berputar sekitar
tiga hingga empat putaran, terdapat enam
hingga delapan kamar pada putaran terakhir,
sutura melengkung dan tebal, aperture
interiomarginal, umbilical, ornamentasi
smooth.
Kedalaman :

Amphistegina lessonii d'Orbigny

Cangkang uniserial terputar pada satu bidang


(planispiral), bikonveks. Dinding cangkang
hyalin. Sutura tegas melengkung ke arah
periphery. Terdapat ornamentasi disekitar
sutura.
Kedalaman :
3

Anomalina globulosa Chapman & Parr

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, planispiral
involute, sutura tegak, aperture crecentice
pada apertural face, ornamentasi smooth.
Kedalaman :
4

Anomalinella rostrata Brady

Cangkang lentikular, trochoid sampai


mendekati planispiral, involute, bioumbonate
dengan periphery carinate. Kamar tersusun
secara planispiral, banyak, umumnya
membesar perlahan. Komposisi dinding
cangkang hyaline dan berpori. Aperture
interiomarginal.
Kedalaman :

Asterorotalia trispinosa Thalmann

Cangkang planispiral, dinding cangkang


calcareous hyalin, jumlah kamar yg terlihat
8-11 kamar terakhir. Terdapat 3 spine utama
yang muncul dari cangkang. Sutura jelas.
Kedalaman :

Astrononion tumidum Cushman &


Edward

Cangkang uniserial yang kamar kamarnya


menumpangi atau mengelubungi satu sama
lain, terutama di bagian umbilicus, atau
Nautiloid test.
Kedalaman :

Bolivina nitida Brady

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang
elongate biserial, aperture memanjang loopshaped, ornamentasi costae.
Kedalaman :

Bolivina pseudoplicata Heron-Allen &


Earland

Cangkang elongate, triangular-ovoid,


tertekan kesamping, kamar lebar.
Aperture loop shaped pada pusat
apertural. Dinding cangkang
calcareous hyalin, berpori dengan
irregular anastomosing costae dan
intercoastal reticulation.

Kedalaman :

Bolivina spathulata Williamson

Cangkang biserial, tersusun kamar kamar


yang membesar teratur, bentuk kamar
meruncing ke dalam, begitu juga dengan
sutura yang melengkung ke arah dalam. Di
ujung kamar terakhir terdapat apertur elips
memanjang, melebar seperti tertekan.
Kedalaman :
10

Bolivina subspinescens Cushman

Cangkang elongate, ukuran kecil, terdiri dari


proloculus yang besar diikuti seluruh
biserial stage, dengan kamar yang ukurannya
meningkat secara cepat. Komposisi dinding
cangkang calcareus hyaline,
setengah
bagian bawah kamar berpori kasar, dan
bagian atasnya halus dan berpori halus.
Aperturenya relatif besar pada pusat
apertural face
Kedalaman :
11

Bucella frigid Cushman

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, sutura melengkung, aperture loopshaped pada apertural face, ornamentasi
smooth.

Kedalaman :
12

Bulimina costata d'Orbigny

Cangkang kecil, outline-nya conical,


meruncing dari bagian terluas di tengah

cangkang hingga ujung. Kamar


jelas,
tersusun 5 coils, inflated, membesar cepat,
coil saling menggantung ssatu sama lain.
Dinding kecuali kamar terakhir berornamentasi longitudinal costae, kamar
terakhir halus, berpori halus, kamar costated
berpori kasar. Apertur loop-shaped.
Kedalaman :
13

Bulimina pupoides d'Orbigny

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous, cangkang elongated
biserial- uniserial, aperture terminal bulimin,
ornamentasi smooth.
Kedalaman :

14

Cibicides praecintus Karrer

Cangkang biconvex, sisi spiral evolute, dan


sisi umbilical lebih sedikit convex dari
involute, kamar trochospiral dengan tiga
putaran. Cangkang berpori halus, permukaan
halus.
Kedalaman :

15

Cibrolinoides curtus Cushman

Cangkang globular, komposisi dinding


cangkang
calcareous porcelaneous,
permukaan terdapat garis melengkung,
Aperture terminal, bulat sederhana.

Kedalaman :

16

Elphidiella arctica Parker & Jones

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang
planispiral involute, sutura melengkung,
aperture
cribrate
pada
peripheral,
ornamentasi limbate suture dan inflated.
Kedalaman :

17

Elphidiononion poeyanum d'Orbigny

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous, cangkang elongated
biserial- uniserial, aperture terminal bulimin,
ornamentasi smooth.
Kedalaman :

18

Elphidium advenum Cushman

Cangkang polythalamus, smooth, komposisi


dinding cangkang calcareous, cangkang
planispiral
involute,
berpori,
sutura
melengkung,
aperture
cribrate
pada
peripheral, ornamentasi limbate suture dan
inflated.
Kedalaman :

19

Elphidium incertum Williamson

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous, cangkang planispiral
involute, sutura melengkung, aperture
cribrate pada peripheral, ornamentasi limbate
suture.
Kedalaman :

20

Elphidium macellum Fichtel & Moll

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous, cangkang planispiral
involute, sutura melengkung, aperture
cribrate pada peripheral, ornamentasi limbate
suture dan spines.
Kedalaman :

21

Eponides punctulatus d'Orbigny

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang
rotaloid, biconvex, sutura melengkung,
aperture slit like pada apertural face,
ornamentasi smooth, dinding berpori halus.
Kedalaman :
22

Eponides repandus Fichtel & Moll

Cangkang planispiral. Komposisi dinding


cangkang hyaline. Permukaan dindingnya
halus. Jumlah putaran tiga. Tipe aperture
open end of tube.
Kedalaman :

23

Florius elongatus d'Orbigny

Cangkang planispiral. Komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline. Permukaan
dindingnya berpori halus. Tipe aperture
interiomarginal small opening.
Kedalaman :

24

Hyalinea balthica Schroeter

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareus hyaline,
cangkang planispiral involute, sutura
tegak,
aperture
crecentic
pada
apertural face, ornamentasi smooth.
Kedalaman :

25

Lagena aspera Reuss

Cangkang globular, flask-shaped, meruncing


panjang pada bagian leher, komposisi
dinding cangkang calcareous hyaline, pada
bagian permukaan terdapat duri halus,
aperture terminal round opening.
Kedalaman :

26

Lagena crenata Parker & Jones

Cangkang elongte, flask-shaped, meruncing


panjang pada bagian leher, pada bagian
bawah kamar terdapat beberapa crenulations,
komposisi dinding cangkang calcareous
hyaline, pada bagian permukaan halus,
aperture terminal round membuka dengan
distinct lip.
Kedalaman :
27

Lagena laevis Montagu

Cangkang monothalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous permukaan berbintikbintik halus. Cangkang membulat sampai
lonjong, berbentuk seperti botol, leher
berbentuk silindris, halus, dengan ujung
membulat. Apertur terminal, bulat sederhana.

Kedalaman

28

Lagena striata d'Orbigny

Cangkang globular, flask-shaped, dengan


elongate neck, komposisi dinding cangkang
calcareous hyaline, permukaan terdapat garis
halus longitudinal. Cangkang membulat
sampai lonjong.. Apertur terminal, bulat
sederhana.
Kedalaman :

29

Lamarckina scabra Brady

Cangkang trochospiral, Chambers crecentic,


ukuran membesar secara cepat, komposisi
dinding cangkang calcareous, berpori halus,
aperture
interiomarginal
umbilical,
ornamentasi smooth, kamar pada putaran
terakhir berpori kasar.
Kedalaman :
30

Miliolinella oblonga Montagu

Cangkang monothalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous porselen, cangkang
quinqueloquline, aperture terminal single
tooth, ornamentasi smooth.
Kedalaman :

31

Nonion cf. asterizans Fichtell & Moll

Cangkang nautiloid test. Sutura jelas dan


sedikit agak melengkung. Kamar kamar

akhir membesar teratur. Aperture berada di


ujung akhir kamar terakhir. Dinding
mengkilap terang.
Kedalaman :

32

Nonion scaphum Fichtel & Moll

Cangkang
uniserial yang terputar jenis
involute. Dinding cangkang calcareous
hyalin. Kamar membesar teratur. Sutura
melengkung ke arah pheriperal. Jenis
aperture apertural face.
Kedalaman :

33

Nummoloculina contraria d'Orbigny

Cangkang discoidal, planispiral, dengan


periphery membundar tanggung. Komposisi
dinding cangkang calcareous hyaline, bagian
permukaan halus dengan beberapa garis
tumbuh. Aperture simple opening.
Kedalaman :
34

Pseudopolymorphina ligua Roemer

Cangkang elongate, ovate, tertekan, biserial


stage berkembang dengan baik, komposisi
dinding
cangkang calcareous hyaline,
berpori halus, bagian permukaan smooth.
Aperture terminal dan radiate.
Kedalaman :

35

Pseudorotalia schroeteriana Parker &

Jones

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang
calcareous,
bikonveks,
Trochospiral. Terdapat delapan sampai
Sembilan kamar terakhir. Sutura tegak.
Aperture
interomarginal.
Ornamentasi
limbate suture.
Kedalaman :

36

Pyrgo depressa d'Orbigny

Cangkang monothalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang
membulat sampai lonjong. Jenis aperture
terminal.
Kedalaman :

37

Pyrgo laevis Defrance

Cangkang ovoid, ukuran kecil, tertekan


dengan keeled periphery. Komposisi dinding
cangkang calcareous hyaline, berpori halus,
bagian permukaan halus.
Kedalaman :
38

Quinqueloculina auberiana d'Orbigny

Cangkang polythalamus, komposisi


dinding cangkang calcareous porselen,
cangkang quinqueloculine, aperture
terminal berbentuk bulat sederhana,
ornamentasi smooth.
Kedalaman :

39

Quinqueloculina granulocostata
Germeraad

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous hyaline, cangkang
quinqueloculine, aperture terminal berbentuk
bulat sederhana, ornamentasi smooth.
Permukaan cangkang glossy.
Kedalaman :
40

Quinqueloculina laevigata d'Orbigny

Cangkang elongate, komposisi dinding


cangkang calcareous imperforate, dan
porcelaneous, bagian permukaan smooth dan
shiny.
Kedalaman :
41

Quinqueloculina lamarckiana
d'Orbigny

Cangkang, besar, pada quinqueloculine


mode, dngen periphery yang tajam. Aperture
terbuka lebar dengan bifid tooth. Komposisi
dinding cangkang calcareous, imperforate,
dan porcelaneous, bagian permukaan halus.
Kedalaman :

42

Quinqueloculina seminulum Linnaeus

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous porselen, cangkang
quinqueloquline, aperture terminal berbentuk
single tooth, ornamentasi smooth.
Kedalaman :
43

Quinqueloculina tropicalis Cushman

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous porselen, cangkang
quinqueloquline, aperture terminal berbentuk
bulat sederhana, ornamentasi smooth.
Kedalaman

44

Quinqueloculina venusta Karrer

Cangkang polythalamus, komposisi dinding


cangkang calcareous dan porcelaneous,
ditutup oleh arenaceous materials. Cangkang
quinqueloquline, aperture terminal berbentuk
bulat sederhana, ornamentasi smooth.
Kedalaman :

45

Reusella acuelata Cushman

Cangkang subtriangular, biserial, evolute,


mendekati uncoil, komposisi dinding
cangkang calcareous hyaline, berpori halus,
cangkang quinqueloquline, aperture curve
elongate slit.
Kedalaman :

46

Sigmoilopsis schlumbergeri Silvestri

Cangkang elongate, ovate, kamar one-half


coil disepanjang cangkang, komposisi
dinding
cangkang
calcareous
dan
porcelaneous, tetapi ditutup oleh arenaceous
materials. Aperture terminal dengan small
tooth.
Kedalaman :

47

Spiroloculina communis Cushman &


Todd

Cangkang elongate, boconcave, dengan acute


periphery dan kamar quadrate pada crosssection. Aperture terminal dengan bifid
tooth.
Komposisi
dinding
cangkang

calcareous, imperforate, dan porcelaneous,


bagian permukaan halus.
Kedalaman :

48

Spiroloculina depressa d'Orbigny

Cangkang ovate fusiform, tipis, biconcave


dengan tipis dengan ketipisan meningkat
pada periphery, kamar kamar one-half coil.
Komposisi dinding cangkang calcareous
hyaline, tertutup dengan striae halus yang
tidak kontinyu. Aperture circular dangan
bifid tooth.
Kedalaman :
49

Streblus batavus Hofker

Cangkang uniserial yang terputar jenis


rotaloid test. Sutura tampak jelas. Dinding
cangkang berlubang lubang (pitted). Kamar
kamar membesar teratur dan pada ujung
kamar terkakhir terdapat apertur.
Kedalaman

50

Streblus beccarii Linnaeus

Cangkang uniserial yang terputar jenis


rotaloid test. Sutura tampak jelas. Dinding
cangkang berlubang-lubang (pitted). Kamarkamar membesar teratur dan pada ujung
kamar terakhir terdapat apertur.
Kedalaman :
51

Textularia agglutinans d'Orbigny

Cangkang polythalamus, komposisi dinding

cangkang agglutinin, cangkang elongate,


biserial, sutura tegak, kamar membesar
cepat, aperture terminal, loop-shaped.
Ornamentasi smooth.
Kedalaman :

52

Textularia earlandy Parker

Cangkang elongate, sangat kecil, empatkali


lebih panjang dari lebarnya, kadang
melengkung, dengan apical angle yang kecil,
batas peripheral membundar, lobate, kamar
inflated, terdiri dari 4-6 coiled portion
kamar, biserial panjang. Komposisi dinding
cangkang agglutinin, sedikit mengandung
butiran pasir kasar. Aperture arched opening
pada batas dalam kamar terakhir.
Kedalaman :
53

Triloculina tricarinata d'Orbigny

Cangkang
polythalamus, berpori halus,
komposisi dinding cangkang calcareous
porselen,
cangkang
quinqueloquline,
aperture terminal berbentuk bulat sederhana,
ornamentasi smooth.
Kedalaman :

54

Triloculina trigonula Lamarck

Cangkang ovoid pada bagian pinggir,


dan triangular pada bagian apertur,
dengan convex sides dan subrouded
periphery, dan dua dan setengah
kamar pada putaran terakhir. Kamar
terakhir adalah yang tebesar dan
menutupi
kamar
sebelumnya.
Komposisi
dinding
cangkang
calcareous,
porcelaneous,
dan

imperforate,
bagian
permukaan
smooth dan shiny. Aperture besar,
elongate terbuka pada kamar terakhir,
dengan bifid tooth yang panjang.
Kedalaman :

No.

Nama dan Foto Fosil

Globigerina praebulloides leroyi Blow


and Banner

Deskripsi

Cangkang trochospiral. Komposisi dinding


cangkang gampingan, cangkang berpori,
permukaan
berbintik-bintik.
Kamar
menggembung, tersusun atas dua setengah

putaran, dengan empat kamar pada putaran


terakhir, membesar perlahan. Umbilicus
sempit. Aperture interiomarginal, umbilical,
dibatasi bibir lemah.
Umur : N.1 - N.17

Globogerinoides trilobus Reuss

Cangkang trochospiral biconvex, bagian tepi


membundar, dinding cangkang berpori,
kamar spherical tersusun dalam tiga putaran,
sutura pada posisi spiral berbentuk
melengkung dan tertekan, aperture primer
interiomarginal, pada umbilicus membentuk
busur yang rendah yang dibatasi bibir
umbilicus rendah.
Umur : N.4 N.21
3

Globigerinoides immaturus LeRoy

Cangkang trochospiral, biconvex, berpori


kasar,
dengan
pemukaan
belubang.
Cangkang terputar, terputar sekitar tiga
setengah putaran, dengan tiga kamar pada
putaran terakhir yang bertambah besar
dengan ukuran sedang. Sutura pada sisi
spiral melengkung rendah, tertekan, pada
sisi umbilical berbentuk radial, tertekan.
Aperture primer interiomarginal, pada
beberapa kamar terakhir terdapat aperture
sutura sekunder berlawanan dengan aperture
primer.
Umur : N.4 N.21
4

Hastigerina siphonifera d'Orbigny

Dinding
cangkang
berpori.
Bentuk
planispiral, coiled, involute. Empat sampai
lima kamar terakhir membesar cepat.
Umur : N.12 N.23

Pulleniatina primalis Banner & Blow

Cangkang trochospiral, berpori halus,


permukaan halus. Cangkang subspherical,
bekisar sekitar tiga putaran, terdapat lima
kamar pada putaran terakhir, membesar
dengan ukuran sedang kecuali pada kamar
terakhir, yang membesar secara tiba-tiba.
Umbilicus tertutupi oleh kamar terakhir.
Aperture interiomarginal, extaumbilicalumbilical, lebar, dibatasi oleh bibir hialin.
Umur : N.17 N.20

Orbulina universa d'Orbigny

Cangkang globular, pada tahap awal


trochospiral, globigerine-like. Komposisi
dinding cangkang gampingan, cangkang
berpori kasar, permukaan berlubang sedang.
Cangkang terputar, kamar terakhir berbentuk
globular menutupi kamar-kamar sebelumnya
yang semakin mengecil. Aperture primer
interiomarginal. Apertur sekunder tambahan
terbentuk pada pertemuan antar sutura,
dengan
dinding
tipis
diantaranya.
Ornamentasi spinose.
Umur : N.9 N.21

Globorotalia acostaensis acostaensis


Blow

Cangkang trochospiral, periphery equator


lobulate, periphery axial membundar.

Dinding
cangkang
perforate,
tebal,
permukaan pitted, kamar subspherical
tersusun dari tiga putaran, dengan 4 5
kamar pada putaran terakhir. Sutura pada
sisi spiral radial sampai agak melengkung,
tertekan, pada sisi umbilikus radial, tertekan.
Umbilikus narrow, deep.
Umur : N.16 N.21
8

Globorotalia crassaformis viola Blow

Cangkang trochospiral rendah, spiral side


pada umumnya flat, putan kamr dalam
kadang-kadang meningkat, umbilical side
berbentuk convex, equatorial periphery
lobulate,sumbu periphery subacute sampai
subrounded, cangkang berpori, disusun oleh
empat putaran, empat sampai empat
setengah kamar pada putaran terakhir
ukurannya meningkat.umbilicus sempit,
lebar, dalam, aperture interiomarginal,
extraumbilical-umbilical.
Umur : N.21 N.22

Globigerinoides primordius Blow and


Banner

Cangkang trochospiral, biconveks tidak rata,


equatorial periphery lobulate, sumbu
periphery membulat, cangkang perforate,
permukaan
berbintik-bintik,
kamar
menggembung, subglobular, disusun oleh
dua sampai tiga putaran, dengan empat
kamar pada putaran terakhir, dan meningkat
dalam ukurannya.sutura spiral, dan pada
bagian umbilical radial sampai subradial,
aperture interiomarginal, umbilical, dengan
lengkungan rendah.
Umur : N.2 N.4

10

Globigerinoides quadrilobatus
d'Orbigny

Cangkang trochospiral, empat kamar


terakhir membesar cepat, periphery equator

lobulate, periphery axial membundar luas,


dinding perforate.
Umur : N.9 N.14

11

Neogloboquadrina dutertrei dutertrei


d'Orbigny

Cangkang trochospiral medium sampai


rendah. Peripheral equator lobulate,
peripheral axial bulat melebar dengan tepi
dorso-peripheral.
Dinding
berpori,
permukaan berlubang halus. Kamar awal
spherical, dan kamar kamar putaran akhir
tertekan lateral, terdiri dari tiga setengah
sampai empat putaran, 4 5 kamar terakhir
membesar sedang. Sutura pada sisi spiral
sedikit melengkung sampai radial, tertekan.
Pada sisi umbilicus radial, tertekan.
Umur : N.18 N.23