Anda di halaman 1dari 7

ANALISA SWOT

Pengertian Analisa SWOT


Analisis SWOT adalah suatu bentuk analisis yang digunakan oleh
manajemen perusahaan atau organisasi yang sistematis dan dapat membantu
dalam usaha penyusunan suatu rencana yang matang untuk mencapai tujuan
perusahaan atau organisasi tersebut. Baik tujuan tersebut untuk tujuan jangka
panjang maupun tujuan jangka pendek. Selain itu, analisis SWOT juga dapat
diartikan sebagai sebuah bentuk analisa situasi dan kondisi yang bersifat deskriptif
(memberi suatu gambaran) tentang sebuah perusahan atau organisasi. Analisa ini
menempatkan situasi dan kondisi sebagai sebagai faktor yang di jadikan masukan.
Dan kemudian masukan tersebut dikelompokkan sesuai kontribusinya masing-
masing.

Satu hal yang perlu diperhatikan bagi pangguna analisa ini,


bahwa analisa SWOT semata-mata hanya digunakan sebagai suatu analisa saja,
yang ditujukan untuk menggambarkan situasi yang sedang dihadapi sebuah
perusahaan atau oraganisasi. Analisis SWOT bukan sebuah alat yang mampu
memberikan jalan keluar dari permasalahan yang sedang dihadapi.

Pengertian analisis SWOT menurut para ahli :


1. Menurut Kotler & Armstrong (2008:64)
Analisis SWOT adalah penilaian menyeluruh terhadap kekuatan
(strengths), kelemahan (weaknesses), peluang (opportunities), dan
ancaman (threats) suatu perusahaan. Analisis ini diperlukan untuk
menentukan beberapa strategi yang ada di perusahaan. Salah satunya yang
kita bahas adalah strategi promosi dan penempatan produk.
2. Menurut David (Fred R. David, 2008,8)
Semua organisasi memiliki kekuatan dan kelemahan dalam area
fungsional bisnis. Tidak ada perusahaan yang sama kuatnya atau lemahnya
dalam semua area bisnis.
Kekuatan/kelemahan internal, digabungkan dengan peluang/ancaman
dari eksternal dan pernyataan misi yang jelas, menjadi dasar untuk penetapan
tujuan dan strategi.Tujuan dan strategi ditetapkan dengan maksud memanfaatkan
kekuatan internal dan mengatasi kelemahan.

Berikut ini merupakan penjelasan dari SWOT (David,Fred R.,2005:47)


yaitu :
a. Kekuatan (Strenghts)
Kekuatan adalah sumber daya, keterampilan, atau keungulan-keungulan
lain yang berhubungan dengan para pesaing perusahaan dan kebutuhan
pasar yang dapat dilayani oleh perusahaan yang diharapkan dapat dilayani.
Kekuatan adalah kompetisi khusus yang memberikan keunggulan
kompetitif bagi perusahaan di pasar.
b. Kelemahan (Weakness)
Kelemahan adalah keterbatasan atau kekurangan dalam sumber daya,
keterampilan, dan kapabilitas yang secara efektif menghambat kinerja
perusahaan. Keterbatasan tersebut daoat berupa fasilitas, sumber daya
keuangan,kemampuan manajemen dan keterampilan pemasaran dapat
meruoakan sumber dari kelemahan perusahaan.
c. Peluang (Opportunities)
Peluang adalah situasi penting yang mengguntungkan dalam lingkungan
perusahaan. Kecendrungan kecendrungan penting merupakan salah satu
sumber peluang, seperti perubahaan teknologi dan meningkatnya
hubungan antara perusahaan dengan pembeli atau pemasokk merupakan
gambaran peluang bagi perusahaan.
d. Ancaman (Threats)
Ancaman adalah situasi penting yang tidak menguntungan dalam
lingkungan perusahaan. Ancaman merupakan pengganggu utama bagi
posisi sekarang atau yang diinginkan perusahaan. Adanya peraturan-
peraturan pemerintah yang baru atau yang direvisi dapat merupakan
ancaman bagi kesuksesan perusahaan.

Dalam penelitian analisa SWOT kita dapat memproleh hasil berupa


kesimpulan-kesimpulan yang berdasarkan ke-4 faktor yaitu :

1) Strategi Kekuatan-Kesempatan (S dan O atau Maxi-maxi)


Strategi yang dihasilkan pada kombinasi ini iyalah
dapat memanfaatkan kekuatan atas peluang yang telah diidentifikasi.
Contoh: bila kekuatan perusahaan ada pada keunggulan teknologinya,
maka keunggulan ini harus dapat dimanfaatkan untuk mengisi suatu
segmen pasar yang membutuhkan tingkat teknologi serta kualitas yang
lebih maju, yang keberadaanya serta kebutuhannya telah diidentifikasi
pada analisis ini.

2) Strategi Kelemahan-Kesempatan (W dan O atau Mini-maxi)


Kesempatan yang telah diidentifikasi tidak mungkin dapat
dimanfaatkan dikarenakan kelemahan suatu perusahaan. Contoh : jaringan
distribusi pada pasar tersebut tidak dipunyai oleh perusahaan. Salah satu
strategi yang dapat dilakukan iyalah bekerjasama dengan perusahaan yang
juga mempunyai kemampuan menggarap pasar tersebut. Pilihan strategi
lain iyalah dapat mengatasi kelemahan agar dapat memanfaatkan
kesempatan.

3) Strategi Kekuatan-Ancaman (S atau T atau Maxi-min)


Dalam analisa ancaman juga ditemukan kebutuhan untuk
mengatasinya. Strategi ini iyalah mencoba mencari kekuatan yang dimiliki
perusahaan yang digunakan untuk dapat mengurangi atau menangkal
ancaman tersebut. Misalnya ancaman perang harga.

4) Strategi Kelemahan-Ancaman (W dan T atau Mini-mini)


Dalam situasi harus menghadapi ancaman serta sekaligus
kelemahan intern, strategi yang umumnya iyalah keluar dari situasi
yang terjepit tersebut. Keputusan yang diambil iyalah mencairkan
sumber daya yang terikat pada suatua situasi yang mengancam tersebut,
serta mengalihkan pada usaha lain yang lebih cerah. Siasat lainnya iyalah
dengan mengadakan kerjasama dengan satu perusahaan yang lebih kuat,
dengan harapan ancaman tersebut saat akan hilang. Dengan mengetahui
situasi atau masalah yang akan dihadapi, anak perusahaan juga dapat
mengambil langkah-langkah yang perlu serta bertindak dengan mengambil
kebijakan-kebijakan yang terarah serta mantap, dengan kata lain
perusahaan tersebut dapat menerapkan strategi yang tepat.

Cara Membuat Analisis SWOT


Kinerja perusahaan dapat ditentukan oleh kombinasi faktor internal dan
eksternal. Kedua faktor tersebut harus dipertimbangkan dalam analisis SWOT.
SWOT adalah singkatan dari lingkungan Internal Streghts dan Weaknesses serta
lingkungan eksternal Opportunities dan Threats yang dihadapi dunia
bisnis. Analisis SWOT membandingkan antara faktor eksternal Peluang
( opportunities) dan Ancaman (thearts) dengan faktor internal Kekuatan
(strengths) dan Kelemahan (weaknesses).

1. Kuadran I :
Ini merupakan situasi yang sangat menguntungkan perusahaan tersebut,
memiliki peluang dan kekuatan sehinga dapat memanfaatkan peluang yang
ada. Strategi yang harus ditetapkan dalam kondisi ini adalah mendukung
kebijakan pertumbuhan yang agresif ( Growth Oriented Strategi ).
2. Kuadran II :
Meskipun menghadapi berbagai ancaman, perusahaan ini masih memiliki
kekuatan dari segi internal. Strategi yang harus diterapkan adalah
menggunakan kekuatan untuk memanfaatkan peluang jangka panjang dengan
cara strategi di versifikasi ( produk atau pasar ).
3. Kuadran III :
Perusahaan menghadapi peluang pasar yang sangat besar tetapi dilain pihak,
ia menghadapi beberapa kendala atau kelemahan internal. Kondisi bisnis pada
kuadran 3 ini mirip dengan Question Mark pada BCG matrik. Fokus strategi
perusahaan ini adalah meminimalkan masalah-masalah internal perusahaan
sehingga dapat merebut peluang pasar yang baik.
4. Kuadran IV :
Ini merupakan situasi yang sangat tidak menguntungkan, perusahaan tersebut
menghadapi berbagai ancaman dan kelemahan internal.
Aplikasi Analisa SWOT
Analisa pada CV Skala Bangun Perkasa
Matriks SWOT dan Internal Eksternal
- Faktor internal
Strenght (Kekuatan) Bobot Perin Skor
gkat Bobot
1. Memiliki kerja sama yang baik dengan 0.1 3 0,3
banyak pemasok produk
2. Tempat usaha yang luas sehingga dapat 0,08 3 0,24
menyimpan barang barang untuk
persediaan yang lebih banyak
3. Harga produk relatif rendah dibanding 0,1 4 0,4
dengan kompetitor karena produk
diperoleh dari produsen
4. Jaminan kualitas pada produk hingga 0,08 2 0,16
sampai alamat tujuan terjamin tetap
aman
5. Semangat kerja karyawan yang sangat 0,06 3 0,18
baik

Wakness (kelemahan) Bobot Perin Skor


gkat Bobot
1. Modal awal yang digunakan untuk 0,2 4 0,8
memulai usaha tergolong besar
2. kurang tanggapnya perusahaan atas 0,1 3 0,3
perubahan tren pasar
3. Pencatatan data (baik keuangan atau 0,09 4 0,36
data keluar-masuknya produk) masih
dilakukan secara manual
4. Permintaan masih tergantung pada 0,1 3 0,3
kebutuhan pasar
5. Masih kurangnya tenaga pengiriman 0,09 1 0,09
Total 1 3,13
- Faktor eksternal

Opportunities (Peluang) Bobot Perin Skor


gkat Bobot
1. Pemesanan meningkat ketika banyak 0,15 4 0,6
berdirinya perumahan
2. Penjualan beberapa produk (kuas, cat 0,1 4 0,4
dan thinner) juga meningkat diperiode-
periode tertentu misalnya saat
menjelang hari raya
3. Mudahnya memperluas area pemasaran 0,1 3 0,3
4. Produk yang dijual sangat familiar 0,09 2 0,18
karena banyak dibutuhkan oleh
berbagai segmen masyarakat
5. Minimnya kompetitor di sekitar area 0,07 2 0,14
perusahaan

Threats (Ancaman) Bobot Perin Skor


gkat Bobot
1. Banyak berdiri toko / cv yang 0,15 4 0,6
bergerak dibidang yang sama (diluar
area perusahaan)
2. Persaingan harga dengan kompetitor 0,1 4 0,4
lain
3. Harga produk yang tiba-tiba naik, 0,1 2 0,2
dikhawatirkan kepercayaan pelanggan
akan beralih pada kompetitor lain
4. Munculnya perkembangan teknologi 0.06 3 0,18
baru sehingga beberapa kompetitor
beralih pada media online
5. Pengiriman barang yang tertunda 0,08 2 0,16
karena berbagai macam alasan
Total 1 3,16
Berikut ini adalah analisis matriks internal dan eksternal dari CV.
Skala Bangun Perkasa :

Dalam rangka penyusunan matriks IE diperlukan data dari matriks


EFE dan IFE. Nilai dari EFE adalah 3,16 menunjukkan pengaruh eksternal
bagi CV. Skala Bangun Perkasa dinilai Tinggi dan matriks IFE 3,13.
menunjukkan posisi internal CV. Skala Bangun Perkasa adalah Kuat.
Dari matriks IE tersebut berada pada kotak kuadran I, yaitu sektor
tersebut memilki keunggulan komparatif. Strategi yang disarankan pada
kondisi tersebut adalah strategi Mempertahankan kondisi komparatif,
artinya CV harus mengembangkan produk yang ada tanpa melupakan
faktor faktor lainnya,serta mengembangkan peluang yang ada.