Anda di halaman 1dari 44

KATA PENGANTAR

Assalamualaikum Wr. Wb.


Alhamdulillahirabbilalamin, banyak nikmat yang Allah berikan, tetapi
sedikit sekali yang kita ingat. Segala puji hanya layak untuk Allah atas segala
berkat, rahmat, taufik, serta hidayah-Nya yang tiada terkira besarnya, sehingga
saya dapat menyelesaikan laporan akhir ini.
Dalam penyusunannya, saya memperoleh banyak bantuan dari berbagai
pihak, karena itu saya mengucapkan terima kasih yang sebesar-besarnya
kepada: Kedua orang tua, seluruh teman-teman dan para asisten Lab.
Perencanaan & Simulasi Tambang, Universitas Islam Bandung yang telah
memberikan dukungan, kasih, dan kepercayaan yang begitu besar. Dari sanalah
semua kesuksesan ini berawal, semoga semua ini bisa memberikan sedikit
kebahagiaan dan menuntun pada langkah yang lebih baik lagi.
Meskipun saya berharap isi dari tugas ini bebas dari kekurangan dan
kesalahan, namun seperti kata pepatah tak ada gading yang tak retak. Oleh
karena itu, saya mengharapkan kritik dan saran yang membangun agar tugas ini
dapat lebih baik lagi. Akhir kata saya berharap agar tugas ini bermanfaat bagi
semua pembaca.
Wassallammualaikum Wr.Wb.
Bandung, 12 Oktober 2016

Dony Prayudha

1
DAFTAR ISI

KATA PENGANTAR................................................................................... i
DAFTAR ISI................................................................................................. ii
BAB I PENDAHULUAN........................................................................... 1
1.1. Latar Belakang.......................................................................... 1
1.2. Maksud dan Tujuan Praktikum.................................................. 1
1.2.1. Maksud.......................................................................... 1
1.2.2. Tujuan............................................................................ 1
BAB II TUTORIAL DAN PEMBAHASAN............................................... 2
2.1. Tutorial Pembuatan Topografi Digital......................................... 2
2.1.1. Pembuatan Folder......................................................... 2
2.1.2. Create Project Setup..................................................... 3
2.1.3. Import Data.................................................................... 6
2.1.4. Pembuatan Triangle Surface......................................... 8
2.1.5. Membuat Boundary....................................................... 12
2.1.6. Pembuatan Kontur......................................................... 14
2.1.7. Triangle Surface Arithmetic............................................ 16
2.1.8. Membuat Section........................................................... 19
2.1.9. Meregister IUP............................................................... 21
2.1.10. Triangle Surface (IUP)................................................... 24
2.1.11. Membuat Kontur IUP..................................................... 28
2.1.12. Legend Edit................................................................... 31
2.1.13. Mengexport Data........................................................... 35
2.2. Pembahasan............................................................................. 38
BAB III KESIMPULAN............................................................................... 40

DAFTAR PUSTAKA

2
BAB I
PENDAHULUAN

1.1. Latar Belakang


Perencanaan merupakan salah satu kegiatan dasar untuk memulai suatu
rancangan, agar hasil rancangan yang didapat optimal diperlukan data yang
akan menentukan urutan teknis pelaksanaan kegiatan.
Dalam dunia pertambangan, perencanaan memiliki bagian yang sangat
penting. Kegiatan perencanaan tambang sangat berpengaruh dengan metode
penambangan yang akan digunakan seperti apa, lamanya umur tambang dan
juga reklamasi setelah kegiatan penambangan.

1.2. Maksud Dan Tujuan


1.2.1. Maksud
Memperkenalkan dan mengetahui pengoperasian perangkat lunak yang
dapat digunakan untuk merencanakan perancangan tambang (Maptek Vulcan).
1.2.2. Tujuan
1. Dapat mengoperasikan software Vulcan untuk pembuatan project data
awal.
2. Dapat membuat topografi digital menggunakan software Maptek Vulcan.
3. Dapat mengimport dan mengexport data pada software Maptek Vulcan.

BAB II
TUTORIAL DAN PEMBAHASAN

1
2.1. Tutorial Pembuatan Topografi Digital
2.1.1. Pembuatan Folder

Gambar 2.1
Tampilan Awal Maptek Vulcan
Buka Software Maptek Vulcan. (Gambar 2.1)

Gambar 2.2
Pembuatan Folder
Pilih Browse make new folder OK. (Gambar 2.2)

2
3

2.1.2. Create New Vulcan Project File

Gambar 2.3
Start Envisage
Setelah selesai proses pembuatan folder pilih envisage. (Gambar 2.3)

Gambar 2.4
Pembuatan Project File
Pilih create new vulcan project file next. (Gambar 2.4)
4

Gambar 2.5
Memberi Nama Project
Isi start file name isi project prefix next. (Gambar 2.5)

Gambar 2.6
Data Hasil Pengeboran
Sebelum masuk ke menu selanjutnya, buka data hasil pengeboran
buat formula max dan min untuk (X, Y, Z dan max dept). (Gambar 2.6)
5

Gambar 2.7
Memasukan Koordinat
Masukan koordinat min dan max dari data (Gambar 2.6) untuk nilai x
dikurangi dan untuk nilai max ditambah project display grid grid type
pilih UTM coordinate unit pilih metre finish. (Gambar 2.7)

Gambar 2.8
Membuat Design File
Isi kolom design file dengan (Topo_Digi) pilih design file OK.
(Gambar 2.8)
6

2.1.3. Import Data

Gambar 2.9
Mengimport Data
Pilih file import. (Gambar 2.9)

Gambar 2.10
Memilih Format Data
Setelah muncul menu berikutnya Autocad designstrings next.
(Gambar 2.10)
7

Gambar 2.11
Proses Pengimportan
Browse pilih folder dimana data disimpan pilih tanda (>>) setelah
di kolom sebelah kanan muncul data iup dan topo OK. (Gambar 2.11)

Gambar 2.12
Meremove Layer
Jika benar maka kedua data akan muncul pada design database click
kanan pada (IUP) remove. (Gambar 2.12)

2.1.4. Pembuatan Triangle Surface


8

Gambar 2.13
Membuat Triangle Surface
Pilih model triangle surface create. (Gambar 2.13)

Gambar 2.14
Membuat Triangle Surface
Akan muncul kotak dialog pilih data data projection pilih
triangulate data in plan view OK. (Gambar 2.14)
9

Gambar 2.15
Membuat Triangle Surface
Akan muncul kotak dialog pilih layer. (Gambar 2.15)

Gambar 2.16
Membuat Triangle Surface
Click pada object pilih layer 1. (Gambar 2.16)
10

Gambar 2.17
Membuat Triangle Surface
Jika berhasil object berubah menjadi warna abu click pada object.

Gambar 2.18
Membuat Triangle Surface
Akan muncul kotak dialog pilih cancel. (Gambar 2.18)
11

Gambar 2.19
Membuat Triangle Surface
Akan muncul kotak dialog isi kolom triangulation name dengan
triangle_surface_topo pilih shading solid shading solid shade
triangulation uncheck pada draw wireframe OK. (Gambar 2.19)

Gambar 2.20
Membuat Triangle Surface
Remove layer 1 selesai dan akan muncul seperti pada (Gambar 2.20)

2.1.5. Membuat Boundary


12

Gambar
2.21
Membuat Triangle Surface
Setelah tahapan sebelumnya selesai click kanan pada object pilih
check.

Gambar
2.22
Membuat Triangle Surface
Muncul kotak dialog check test for closure save boundary layer
beri nama BOUNDARY pilih warna next. (Gambar 2.22)
13

Gambar
2.23
Membuat Triangle Surface
Muncul kotak dialog Finish. (Gambar 2.23)

Gambar
2.24
Membuat Triangle Surface
Setelah selesai remove layer sebelumnya hasil akan seperti pada
(Gambar 2.24)
14

2.1.6. Pembuatan Kontur

Gambar 2.25
Membuat Kontur
Load layer triangle_surface_topo pilih model contouring contour.
(Gambar 2.25)

Gambar 2.26
Membuat Kontur
Muncul kotak dialog pilih normal contour isi kolom minor contour
interval (1.0) isi kolom major contour interval (5.0) check save as
design strings beri nama TOPO_DIGI_1 next. (Gambar 2.26)
15

Gambar 2.27
Membuat Kontur
Muncul kotak dialog pilih specity smoothing by subcell resolution
colours and line styles pilih warna kontur finish. (Gambar 2.27)

Gambar 2.28
Membuat Kontur
Jika berhasil akan seperti pada (Gambar 2.28) remove layer
triangle_surface_topo.
16

Gambar 2.29
Membuat Kontur
Hasil akhir akan seperti pada (Gambar 2.29).
2.1.7. Triangle Surface Arithmetic

Gambar
2.30
Triangle Surface Arithmetic
Load layer triangle_surface_topo pilih model triangle surface
arithmetic. (Gambar 2.30)
17

Gambar
2.31
Triangle Surface Arithmetic
Akan muncul kotak dialog pilih constant value change isi
incremental value dengan (-10) supaya membentuk lapisan dibawahnya
OK. (Gambar 2.31)

Gambar
2.32
Triangle Surface Arithmetic
Click pada object pilih save ner surface. (Gambar 2.32)
18

Gambar
2.33
Triangle Surface Arithmetic
Akan muncul kotak dialog seperti pada (Gambar 2.33) isi kolom
triangulation name dengan TOPO_BAWAH pilih solid shading
uncheck draw wireframe OK.

Gambar
2.34
Triangle Surface Arithmetic
Untuk melihat hasilnya gunakan tool select rotation centre akan terlihat
lapisan hitam dibagian bawah. (Gambar 2.34)
19

2.1.8. Membuat Section

Gambar
2.35
Membuat Section
Untuk membuat section pilih view create section. (Gambar 2.35)

Gambar
2.36
Membuat Section
Akan muncul kotak dialog seperti pada (Gambar 2.36) section type
create or replace te windows OK.
20

Gambar
2.37
Membuat Section
Tarik garis section seperti pada (Gambar 2.37).

Gambar
2.38
Membuat Section
Hasil akhir section akan seperti (Gambar 2.38).

2.1.9. Meregister IUP


21

Gambar
2.39
Register IUP
Untuk membuat kontur pada IUP, supaya IUP mengikuti topografi
sebelumnya harus di register terlebih dahulu load layer IUP dan
triangle_surface_topo.

Gambar
2.40
Register IUP
Pilih model register. (Gambar 2.40)
22

Gambar
2.41
Register IUP
Muncul kotak dialog pilih 2D registration check interpolate beri
nama layer IUP_NEMPEL OK. (Gambar 2.41)

Gambar
2.42
Register IUP
Muncul kotak dialog pilih layer click object. (Gambar 2.42)
23

Gambar
2.43
Register IUP
Muncul kotak dialog pilih layer IUP_. (Gambar 2.43)

Gambar
2.44
Register IUP
Muncul kotak dialog pilih cancel save.(Gambar 2.44)
24

Gambar
2.45
Register IUP
Jika berhasil akan seperti pada (Gambar 2.45) IUP sudah menempel
pada topografi sebelumnya.
2.1.10. Triangle Surface (IUP)

Gambar
2.46
Triangle Surface pada IUP
Pilih model triangle surface relimit by polygon. (Gambar 2.46)
25

Gambar
2.47
Triangle Surface pada IUP
Pilih layer= IUP_NEMPEL. (Gambar 2.47)

Gambar
2.48
Triangle Surface pada IUP
Click kanan pilih cancel. (Gambar 2.48)
26

Gambar
2.49
Triangle Surface pada IUP
Muncul kotak dialog keep inside. (Gambar 2.49)

Gambar
2.50
Triangle Surface pada IUP
Muncul kotak dialog pilih relimit. (Gambar 2.50)
27

Gambar
2.51
Triangle Surface pada IUP
Muncul kotak dialog beri nama pada triangulation name Topo_IUP
solid shading uncheck draw wireframe OK. (Gambar 2.51)

Gambar
2.52
Triangle Surface pada IUP
Hasil akan seperti (Gambar 2.52) save remove layer IUP_NEMPEL.
28

2.1.11. Membuat Kontur pada IUP

Gambar
2.53
Membuat Kontur pada IUP
Load layer Triangle_surface_topo dan IUP_NEMPEL. (Gambar 2.53)

Gambar
2.54
Membuat Kontur pada IUP
Pilih model contouring contour. (Gambar 2.54)
29

Gambar
2.55
Membuat Kontur pada IUP
Muncul kotak dialog seperti pada (Gambar 2.55) check annotation
contours pilih smoothing pilih specify smoothing finish.

Gambar
2.56
Membuat Kontur pada IUP
Muncul kotak dialog pilih layer. (Gambar 2.56)
30

Gambar
2.57
Membuat Kontur pada IUP
Click pada object IUP muncul kotak dialog pilih
Layer=IUP_NEMPEL. (Gambar 2.57)

Gambar
2.58
Membuat Kontur pada IUP
Muncul kotak dialog pilih cancel. (Gambar 2.58)
31

Gambar
2.59
Membuat Kontur pada IUP
Hasilnya akan seperti pada (Gambar 2.59) save.
2.1.12. Legend Edit

Gambar
2.60
Legend Edit
Load pada layer Topo_IUP analyse legend edit legend editor.
(Gambar 2.60)
32

Gambar
2.61
Legend Edit
Akan muncul kotak dialog seperti pada (Gambar 2.61) pilih contour
new legend rename KONTUR.

Gambar
2.62
Legend Edit
Isi kolom data range pada contour settings dengan data pemboran
sebelumnya interval (10) pilih build colour ranges pilih warna
seperti pada (Gambar 2.62) save close.
33

Gambar
2.63
Legend Edit
Click object Topo_IUP. (Gambar 2.63)

Gambar
2.64
Legend Edit
Click kanan pilih properties. (Gambar 2.64)
34

Gambar
2.65
Legend Edit
Pilih advanced colour by axis (z) check equalise range modify
by vulcan colour scheme seperti pada (Gambar 2.65) OK OK.

Gambar
2.66
Legend Edit
Hasil akan seperti pada (Gambar 2.66).
35

Gambar
2.67
Legend Edit
Untuk menampilkan legenda pilih tools legends. (Gambar 2.67)
2.1.13. Mengexport Data

Gambar
2.68
Export Data
Load layer IUP_NEMPEL dan TOPO_DIGI_2. (Gambar 2.68)
36

Gambar
2.69
Export Data
Pilih file export. (Gambar 2.69)

Gambar
2.70
Export Data
Pilih AutoCAD (dwg, dxf, dxb) pilih design strings (dxf) OK.
(Gambar 2.70)
37

Gambar
2.71
Export Data
Muncul kotak dialog isi file name Topo_Digital_Pertemuan2 OK.
(Gambar 2.71)

Gambar
2.72
Export Data
Muncul kotak dialog pilih AutoCAD 2000 Header Format pilih
Transfer all data to one layer in DXF isi layer name
TOPO_DIGI_BERES OK. (Gambar 2.72)
38

Gambar
2.73
Export Data
Muncul kotak dialog pilih Design Data pilih layer transfer layer
cancel OK. (Gambar 2.73)

Gambar
2.74
Export Data
Selesai muncul kotak dialog seperti (Gambar 2.74) OK.

2.2. Pembahasan
Untuk pembuatan project design database harus diperhatikan dalam
memasukan koordinat beserta elevasinya, dimana data tersebut harus sesuai
dengan range maksimum dan minimumnya. Untuk pemilihan grid dapat
disesuaikan dengan kebutuhan, pada pengenalan awal hanya menggunakan
39

proyeksi UTM dan satuannya dalam meter. yang harus diperhatikan juga adalah
pada penamaan setiap file yang tidak boleh menggunakan spasi dan sama
dengan nama file sebelumnya.
Dalam memasukan data yang akan dimasukan pada project seperti data
collar harus ditentukan data maksimum dan minimum pada nilai x, y, z. Dan
untuk memasukannya pada project Vulcan data nilai maksimum pada data
tersebut harus dilebihkan dari data yang ada begitupun untuk nilai minimum.
Sedangkan untuk nilai minim elevasi atau nilai z harus memperhitungkan data
kedalaman maksimum dari titik bor sehingga nilai minimum harus berada kurang
dari kedalaman titik bor.
Pada pembuatan triangulation, import terlebih dahulu data yang sudah
ada, lalu setelah itu dapat dilakukan dengan berbagai menu pilihan contohnya
seperti menu triangulation surface, setelah itu garis triangulasi tersebut dapat
dibatasi baik dari luar maupun dari dalam dengan luasan IUP (polygon)
menggunakan boundary. Setelah itu dapat juga membuat garis kontur atau
topografi dari data triangulasi yang ada.
Pada pembuatan legend pada topografi, menggunakan nilai elevasi pada
surface, sehingga data yang dimasukan pada legenda adalah data elevasi pada
data topografi tersebut.
Untuk mengekspor data vulcan ke software lain seperti AutoCAD,
dilakukan dengan mengubah file format dan tipe format disesuaikan dengan
format yang diterima pada software yang akan dibuka.
BAB III
KESIMPULAN

Dari pembahasan yang telah disampaikan dan praktikum yang telah


dilaksanakan dapat disimpulkan :

Pada pengoperasian awal software vulcan, terlebih dahulu harus


membuat design database. Pada pengoperasian awal ini yang dilakukan
adalah pengoperasian tools dan menu-menu awal yang akan menjadi
dasar pada sebuah project yang akan dikerjakan pada software vulcan
dalam perencanaan tambang.

Sedangkan untuk pembuatan topodigital pada software Vulcan dapat


dilakukan dengan pembuatan triangulasi terlebih dahulu setelah itu dapat
membuat garis-garis kontur sesuai dengan data yang ada.

Lalu untuk mengimport sebuah data seperti data iup dan data lainnya
harus diseuaikan formatnya terlebih dahulu, begitupun dengan
mengexport data pada software lain yang akan digunakan harus
disesuaikan data sehingga file tersebut dapat dibuka pada software
tersebut.

40
41
DAFTAR PUSTAKA

1. Anonim, 2009, Mine Plan, tambangunhas.wordpress.com, (diakses


pada 11 Oktober 2016, Pukul 12.00 WIB)

2. Risejet, Rachmat, 2013, Perencanaan Tambang,


rachmatrisejet.blogspot.co.id, (diakses pada 11 Oktober 2016,
Pukul 12.00 WIB)

3. Bullah Hazi, 2013, Perencanaan Tambang, www.


hazibullahtambang-pertambangan.blogspot.co.id, Tambang,
Bandung. (diakses pada 11 Oktober 2016, Pukul 12.00 WIB)