Anda di halaman 1dari 2

PENYIMPANAN OBAT EMERGENCY DI UNIT

PELAYANAN

No. Dokumen : 064.B


No. Revisi :-
SOP
Tanggal terbit : 11 Mar 2016
Halaman : 1/1

PUSKESMAS Fifin Rasfiani


CIMENYAN NIP.196707012009042001

1; Pengertian Penyimpanan obat emergency di unit pelayanan adalah cara menyimpan obat
/ BMHP untuk menyelamatkan pasien dalam keadaan yang membutuhkan
penanganan / pertolongan cepat dan tepat
2; Tujuan Sebagai acuan penanganan yang dapat menyebabkan syok anafilaktif

3; Kebijakan Surat Keputusan Kepala UPTD Yankes Kecamatan Cimenyan No.


440/028.a/SK/UPTD/2016 Tentang Standar Pelayanan Penunjang Medis
4; Referensi 1; Peraturan Bupati Bandung Nomor 30 Tahun 2015 Tentang Pedoman
Penyusunan Standar Operasional Prosedur Di Lingkungan Pemerintah
Kabupaten Bandung
2; Permenkes No 30 Tahun 2014 Tentang Standar Pelayanan Kefarmasian Di
Puskesmas
3; Peraturan Pemerintah No 72 Tahun 1998 Tentang Pengamanan Sediaan
Farmasi dan Alat Kesehatan
4; Permenkes Nomor 5 Tahun 2014 tentang Paduan Praktek Klinis Bagi
Doktor di Fasilitas Pelayanan Kesehatan Primer

5; Alat dan Bahan 1; Bahan :


Obat / BHMP
Daftar Obat Emergency
2; Alat :
ATK
Buku Pengeluaran Obat

6; Langkah 1; Petugas farmasi memeriksa kesesuaian jenis dan jumlah obat/BMHP


Langkah emergency yang diterima dengan dokumen pengiriman barang
2; Petugas farmasi mencatat dan menyimpan obat/BMHP emergency yang
diterima dalam buku penerimaan barang dan kartu stok
3; Obat/BMHP emergency disimpan sesuai dengan jenis sediaan, alfabetis,
FIFO & FEFO

7; Unit terkait Gudang Obat


Layanan Farmasi/Apotek
Layanan Umum
Layanan KIA
Layanan Gigi
Pustu
Poskesdes
8; Rekaman No Yang Diubah Isi Perubahan Tgl Mulai Berlaku