Anda di halaman 1dari 30

PERENCANAAN DAN PERANCANGAN RODA GIGI CACING

(WORM GEAR) dengan METODE NIEMANN

Dosen : Pak Ojo Kurdi

Disusun Oleh:

Ricky Petra Falendra 21050112130077

Departemen Teknik Mesin

Universitas Diponegoro

2017

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
BAB I
PENDAHULUAN

1.1 Pengertian
Roda gigi cacing ialah suatu elemen transmisi yang dapat meneruskan daya dan putaran
pada poros yang bersilang. Roda gigi cacing mempunyai gigi yang dipotong menyudut seperti
pada roda gigi helik dan dipasangkan dengan ulir yang dinamakan ulir cacing. Penggunaan roda
gigi ini biasanya untuk mereduksi kecepatan, roda gigi ini dalam operasionalnya akan
mengunci sendiri sehingga tidak dapat diputar pada arah yang berlawanan. Keuntungan dari
roda gigi ini adalah dengan memberikan input minimal dapat dihasilkan output dengan
kekuatan maksimal.Roda gigi ini biasanya digunakan untuk kecepatan-kecepatan tinggi dengan
kemampuan mereduksi kecepatan yang maksimal.
Pasangan roda gigi cacing terdiri dari sebuah poros yang mempunyai ulir luar dan sebuah
roda cacing yang berkait dengan poros cacing tersebut.Perbandingan transmisi roda gigi cacing
dapat dibuat hingga perbandingan reduksi 1 : 100 dan cara kerjanya halus atau hampir tanpa
bunyi. Namun pada umumnya transmisi tidak dapat dibalik untuk menaikkan putaran, yakni
pada roda cacing ke cacing. Adapun kekurangan dari transmisi roda gigi cacing adalah memiliki
efisiensi mekanis () yang rendah, terutama jika sudut kisarnya () kecil.Dalam kerjanya, cacing
dan roda cacing terjadi gesekan yang cukup besar sehingga dapat menimbulkan banyak panas,
oleh sebab itu kapasitas transmisi roda gigi sering dibatasi jumlah panas yang timbul.

Gambar 1.1 Ilustrasi Roda Gigi Cacing

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
1.2 Tujuan Perencanaan Roda Gigi Cacing

1. Dapat merencanakan roda gigi cacing dengan parameter yang dihasilkan.


2. Dapat menganalisa Roda Gigi Cacing menggunakan metode Niemann.
3. Dapat menghasilkan Roda Gigi yang aman sesuai dengan parameter yang diberikan.

1.3 Batasan Masalah

Metode yang digunakan untuk merencanakan, menganalisa, dan membuat desain roda
gigi cacing menggunakan metode Niemann dengan menggunakan parameter yang diberikan
dan asumsi yang dibutuhkan.

Diketahui: Perkirakan dimensi rodagigi cacing tipe E dengan jarak antar poros a = 200
mm, rasio reduksi i = 10 dengan mengambil nilai z1 = 3 dan zm2 = 30.

1.4 Sistematika Laporan

BAB I Pendahuluan

BAB II Dasar Teori

BAB III Metodologi Perencanaan dan Perancangan Roda Gigi Cacing

BAB IV Perhitungan dan Hasil Analisis

BAB V Penutup

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
BAB II

DASAR TEORI

Persamaan Dasar yang digunakan dalam perencanaan dan Analisa Metode Niemann
adalah sebagai berikut:

2.1 ESTIMASI DIMENSI UTAMA


Jika jarak antar poros (a) dan rasio reduksi (i) diketahui
a. Menentukan jumlah gigi z1 dan z2 dari tabel 24/2
b. Menghitung zm2 = z2 + 2x2. Nilai 2x2 dari tabel 24/2 (tergantung jenis roda gigi
cacing, E-worm atau H-worm)
c. Menghitung diameter minor worm, df1 = 0,6a0,85
d. Menghitung modul m, yaitu :

d m 2 2a d f 1
m
z m 2 z m 2 2,4

e. Menghitung diameter rata-rata dm1 dan diameter kepala dk1 dari worm

d m1 d f 1 2,4m dan d k1 d m1 2m

f. Memeriksa harga faktor gigi zF dan nilai tangen sudut kisar tan m
Syarat yang harus dipenuhi adalah zF = dm1/m 6 ; tan m = z1/zF 1
g. Menghitung data dan dimensi gear/wheel
d m 2 2a d m1 ; d f 2 d m1 2,4m

d k 2 d m 2 2m ; d a 2 d m 2 3m

Dimana da2 adalah diameter luar wheel.


do2 = z2m ; do1 = 2a do2

h. Lebar gigi worm, b1 2,5m z m 2 2


i. Lebar gigi wheel, b2
Dengan bm 2 0,45(d m1 6m) 0,45m( z F 6) , maka :

Untuk material perunggu, b2 = bm2


Untuk material paduan aluminium, b2 = bm2 + 1,8 m
j. Menentukan parameter lain dari pasangan rodagigi cacing, yaitu :

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
* Pitch, H = m z1
* Sudut kisar rata-rata, m = arc tan (z1/zF) = arc tan (mz1/dm1)
* Sudut kisar, o = arc tan (mz1/do1)
* Modul normal, mn = m cos o
* Sudut heliks wheel, 1 = 90o -
2.2 PEMILIHAN SERI RODAGIGI CACING
Secara umum ada involute worm (E-worm), globoid worm (G-worm) dan follow flank
worm (H-worm).Data pemilihan untuk worm gear diberikan oleh tabel 24/12, 24/13 dan
gambar 24/21 s/d gambar 24/24. Dari beban operasional yang ada dari tabel dan gambar
tersebut, sebaiknya dipilih jenis worm yang punya kapasitas ketahanan temperatur N T dan
ketahanan permukaan NF yang baik.
2.3 EFISIENSI DAN KERUGIAN DAYA
Dengan N1 adalah daya di worm, N2 adalah daya di wheel dan Nv adalah daya yang hilang,
maka efisiensi ditentukan dengan rumus berikut :
1. Jika worm sebagai penggerak,

N2 N2

N1 N 2 N v

2. Jika wheel sebagai penggerak,

N1 N 2 N v 1
' 2
N2 N2

3. Mencari harga daya yang hilang Nv diberikan dengan rumus berikut :

Nv 1 100
tan m y 2 y3 untuk E-worm
N2 tan m a

0 , 96
Nv 1 100
y 2 y3 untuk H-worm
N 2 tan m a

Dimana harga y2 dan y3 didapat dari tabel 24/11.
4. Kehilangan daya Nv ini disebabkan oleh gesekan pada kontak gigi Nvz,gesekan bantalan
dan pelumas No dan beban gesek bantalan Np, sehingga :
N v N vz N o N p

1
dimana N vz N 2 z tan m
tan m

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
4/3
V 90 n1
2,5
a
No
100 1,8.1000 1000
0, 44
a i
N p 0,228 N 2
100 d m2

A o yw 7,2
Catatan : z o dengan o y z ; A 0,1 ; e
1 v F e
a 100 o

Dimana yz dari tabel 24/4 dan yw dari tabel 24/5.


2.4 MEMERIKSA KAPASITAS KEKUATAN PERMUKAAN GIGI (N1F DAN N2F)
Langkah-langkah yang ditempuh untuk memeriksa kekuatan permukaan gigi (Safety Flank)
adalah sbb :
1. Menghitung gaya tangensial wheel U2
N2
U 2 1,43.10 6.
d m 2 n2

2. Menentukan koefisien fm, yaitu :


10
fm
zF

3. Menentukan koefisien sistem gigi gear fz berdasar tabel 24/4


4. Menghitung faktor k, yaitu :
U2
k
f m f z bm 2 d m 2

5. Memilih data kekuatan material ko dari tabel 24/5


6. Menghitung kecepatan luncur rata-rata vF yaitu :
v1 n1
vF dengan v1 d m1
cos m 19100

2
7. Mencari koefisien kecepatan fn dari tabel 24/8 dengan rumus, f n
2 v F0,85
8. Koefisien umur fh yang harganya dari tabel 24/3. Nilai fh tergantung pada umur worm
gear yang diinginkan / dirancang.
9. Koefisien beban bolak balik fw, untuk beban konstan fw = 1 dan untuk beban dinamis
nilai fw > 1 (tergantung karakteristik beban dinamisnya), yaitu :
1/ 3
h h1 h2 .. f n' h' f n'' h '' ...
f w dan fn
h f h
1 1 f h
2 2 ... h ' h '' ...

Dimana untuk perubahan beban :


h adalah lama perioda saat gaya U2 muncul

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
h1 adalah lama perioda saat gaya f1U2 muncul
h2 adalah lama perioda saat gaya f2U2 muncul, dst
dan untuk perubahan putaran n2 akan menghasilkan perubahan nilai vF (point f) :
h adalah lama perioda saat n2 muncul, sehingga dapat dicari vF
h adalah lama perioda saat n2 muncul, sehingga dapat dicari vF
h adalah lama perioda saat n2 muncul, sehingga dapat dicari vF, dst
dan harga untuk fn ; fn ; fn dapat dicari dengan rumus dari point g diatas.
10. Menghitung faktor kgrenz yaitu :
k grenz k o f n f h f w k o

11. Menghitung nilai keamanan permukaan worm / wheel SF :


k grenz
SF 1
k
12. Batas kapasitas kekuatan permukaan gigi dari wheel N2F adalah :
2
k grenz b d
N 2 F 0,7 f m f z m 2 m 2 n2
SF 100 100
13. Efisiensi rodagigi cacing berdasar kekuatan permukaan
N 2F N 2F

N 1F N 2F N v
dimana harga Nv dicari dari persamaan point C.3. dengan N2 = N2F.
14. Jika kapasitas yang dihasilkan belum sesuai yang direncanakan, maka dilakukan
perancangan ulang mulai dari estimasi awal dimensi (point A).
2.5 MEMERIKSA KAPASITAS KETAHANAN TEMPERATUR ( NT1 DAN NT2 )
1. Menghitung beda temperatur antara casing dengan udara luar tu, yaitu :
tu = tw -tL, dimana tw adalah temperatur luar casing dari pasangan worm/wheel dan tL
adalah temperatur udara luar
2. Menentukan nilai yB yaitu :

y B 0,355 untuk gear dengan air vanes

y B 0,14 untuk gear tanpa air vanes

3. Menghitung nilai yK yaitu :


1, 55
n1
yK 1 yB
1000

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
4. Menghitung nilai FK dan K yaitu :
1,8
a
FK K 5,52 yK
100
Jika pendinginan dilakukan dengan angin seperti halnya pada kendaran yang sedang
berjalan, maka nilai FK dan K :
1,85
a
K 17,7(1 0,1vL ) dan FK 0,20
100
5. Kapasitas pendinginan Nk adalah sama dengan daya yang hilang Nv (point C.3). Nilai
Nk untuk pendinginan di udara adalah (NKL) :
* Untuk beban konstan (untuk beban dinamis nilainya dirata-ratakan)

K
N v N K N KL t u FK
632
* Untuk beban dengan durasi yang pendek (short time) selama hE :
N v y1 N KL

Dimana y1 didapat dari tabel 24/9 dengan referensi waktu ha dengan yko adalah harga
yk saat n1 = 1000 rpm (point c).
6. Kapasitas ketahanan temperatur untuk wheel N2T dan worm N1T dicari dengan membuat
Nv = NK dan mengambil persamaan di point C.3., yaitu :

NK
N 2T N 2 untuk E-worm
1 100
tan m y 2 y3
tan m a

NK
N 2T N 2 0 , 96
untuk H-worm
1 100
y 2 y3

tan m a
dan N1T N 2T N K
7. Efisiensi worm gear berdasar ketahanan temperatur :
N 2T N 2T

N1T N 2T N K

8. Jika kapasitas yang dihasilkan belum sesuai yang direncanakan, maka dilakukan
perancangan ulang mulai dari estimasi awal dimensi (point A).

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
2.6 MEMERIKSA KEAMANAN TERHADAP PATAH GIGI SB
Angka kemanan terhadap patah gigi adalah :
C grenz U 2 max
SB 1 ; dengan Cgrenz didapat dari tabel 24/6 dan C max
C max mn b2

Dimana b 1,1b2 (untuk wheel dari perunggu)

b 1,1b2 (untuk wheel dari alumnium)

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
BAB III
METODOLOGI PERENCANAAN dan
PERANCANGAN RODA GIGI CACING

3.1 Diagram Alir Perancangan Roda Gigi Cacing


TAHAP ESTIMASI

DATA MASUKAN
UNTUK PERANCANGAN

PROSES ESTIMASI

HASIL ESTIMASI

TAHAP ANALISIS
ANALISIS HASIL ESTIMASI

HASIL ANALISIS

No

Yes

SELESAI

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
3.2 Analisis Hasil Estimasi

Mulai

Data Masukan

Proses Estimasi

Hasil Estimasi

Pemilihan Seri Roda Gigi


Cacing

Efisiensi Kerugian Daya

Memeriksa Kapasitas
Kekuatan Permukaan Gigi

Memeriksa Kapasitas
Ketahanan Temperature

Memeriksa Keamanan
Terhadap Patah Gigi

No
Hasil
Analisa

YES

Selesai
Ricky Petra Falendra Tulak
Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
3.3 Daftar Notasi Roda Gigi Cacing

Subskrip Satuan Keterangan


1 Besaran untuk pinion
2 Besaran untuk gear
f Besaran untuk lingkaran akar
m Besaran untuk harga rata-rata
n Besaran untuk arah normal
o Besaran uuntuk lingkaran pitch
s Besaran untuk arah transversal
F Batas beban untuk permukaan gigi
T Batas beban untuk temperatur

Notasi Satuan Keterangan


a mm Jarak poros terpasang
b mm Lebar gigi

b mm Panjang busur gigi
d mm Diameter
dm1, dm2 mm Diameter rata-rata dari pinion dan gear
do1, do2 mm Diameter pitch dari pinion dan gear
f1, f2, f3, Koefisien
fh Koefisien umur rodagigi
fw, fz, fm, Koefisien
hE jam Waktu pemakaian
H mm Pich, kisar
i Reduksi kecepatan / putaran
kgrenz, ko kgf/mm2 Kekuatan permukaan
k kgf/mm2 Tegangan permukaan

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
Lh Jam Umur (dalam jam)
m, mn mm Modul pada lingkaran pitch
M1 kgf.m Torsi nominal pinion
N1 HP Daya nominal pinion
NF1, NF2 HP Kapasitas ketahanan permukaan pinion dan gear
NK, NKL HP Kapasitas pendinginan
NT1, NT2 HP Kapasitas ketahanan temperatur pinion dan gear
Nv, Nvz HP Kerugian daya
No HP Daya gesek tanpa ada pembebanan
Np HP Kerugian daya di bantalan
n1 rpm Putaran nominal pinion
SB, SG, SF Faktor keamanan
o
tL C Temperatur udara luar
o
tw C Temperatur luar casing/rumah
o
tu C Perbedaan temperatur
v m/s Kecepatan tangensial
vF m/s Kecepatan luncur antar gigi
V, V50 cSt Viskosotas, pada 50oC
x1, x2 Faktor korigasi (berdasar nilai modul)
yz, yw, Koefisien
z1, z2 Jumlah gigi arah transversal
zF, zm2 Faktor profil gigi
Sudut tekan
Sudut heliks
1, 2 Sudut heliks worm dan gear
, o, m Lead angle
A Sudut interseksi
Efisiensi total
z Efisiensi kontak gigi

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
Koefisien gesek gigi
o Koefisien gesek gigi minimum
Sudut gesek gigi

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
BAB IV
PERHITUNGAN DAN HASIL ANALISIS

Diketahui data masukan yang diketahui adalah:

Perkirakan dimensi rodagigi cacing tipe E dengan jarak antar poros a = 200 mm, rasio
reduksi i = 10 dengan mengambil nilai z1 = 3 dan zm2 = 30.

4.1 Estimasi Dimensi Utama


Menghitung diameter minor worm

df1 0,6.a0,85 = (0,6)(2000,85 ) = 54,20 54 mm.

Modul
2 2 1 2(200) 54 346
= = = = 10,7 11
2 2 + 2,4 30 + 2,4 32,4
Diameter Rata-Rata, dan worm
1 = 1 + 2,4
= 54 + 2,4(11)
= 80,4 80
Diameter kepala dan worm
1 = 1 + 2 1 = 113
= 80.4 + 2(11)
= 102,4 102
Periksa harga factor gigi dan tangen sudut kisar

1 80 1 3
= 6 = 11 = 7,28 > 6 = = 7,28 = 0,412 < 1
1

memenuhi syarat dan bias dipakai


Menghitung data dan dimensi gear / wheel
2 320
2 = 2 1 2 = 2 2,4 2 = = = 29,11
11

= 2(200) 80 = 320 2,4(11) 2 = 2 = 29


= 320 = 293,6

2 = 2 + 2 2 = 2 + 3 (diameter luar wheel)

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
= 320 + 2(11) = 320 + 3(11)
= 342 = 353
Diameter pitch pimion dan gear
01 = 2 2 2 = 2 .
= 2(200) 319 = 29(11)
= 81 = 319
Lebar gigi worm
1 = 2,5 2 + 2

= 2,5(11)29 + 2
= 154
Lebar gigi wheel,
2 = 0,45 (1 + 6) 2 = 0,45( + 6)
= 0,45 (80 + 6(11)) = ((0,45)(11))(7,28 + 6)
= 65,7 = (4,95)(13,28)
= 65,736
Untuk material perunggu,2 = 2 = 65,7
Untuk material paduan alumunium,2 = 2 + 1,8
= 65,7 + 1,8(11)
= 85,5
Menentukan parameter lain dan pasangan roda gigi cacing
Pitch,H
= . . 1
= (11)(3)
= 103,7
Sudut kisar rata-rata
1
= tan [ ]
2
3
= tan [ ] = 22,40
7,28
Sudut kisar,
1
0 = tan [ ]
01

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
33
= 1 [ ] = 22,16 22,20
81
Modul normal
= . 0
= 11 cos 22,20
= 10,2
Sudut helix wheel
1 = 900
= 900 22,20
= 67,80

4.2 Pemilihan Roda Gigi Cacing

Berdasakan table 24/12,24/13 dan gambar 24/21 sd 24/24 maka diperoleh ketentuan sebagai
berikut
Worm a i m
(mm)
E10 200 10 80 10,7 22,4

1 () i a 1 1
(mm) % Hp Hp
1000 10 200 92,0 47,8 28,7

4.3 Efisiensi dan Kerugian Daya

Worm sebagai penggerak 1 = 25 2 = 20


1 = 1000 2 = 100
2 20
= = = 80 %
1 25

Harga daya yang hilang


1 100
= (tan 22,46 + tan 22,46)(4,22)(0,020 + 200) ,2 dan 3 (Tabel 24/11)
2

= 8,710 2 2 = 4,22 , 3 = 0,020


= 174,2
Kehilangan daya karena gesekan pada kontak gigi

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
1
0 = = 0,304 = 0,0215
200

7,2 7,2
= = = 1,830
1000 100(0,0215)

0 0,1 0,0215
2 = 0 +
= 0,0215 + = 0,027
(1 + ) (1 + 3,17)1,930

1
= 2 2 ( + )
tan

1
= 20(0,027) ( + tan 22,4) = 1,529
tan 22,4

2,5 + 90 1 1
0 ( ) ( ) 3
100 1,8.1000 1000

200 2,5 21 + 90 1000 1


0 ( ) ( ) 3 = 0,349
100 1,8.1000 1000

0,44
0,2282 ( ) .
100 2

200 0,44 10
0,228(20)( ) . = 0,193
100 320

= 2 + 0 +

= 1,529 + 0,349 + 0,193 = 2,071

4.4 Memeriksa Kapasitas Kekuatan Permukaan Gigi ( )

Langkah langkah yang di tempuh untuk memeriksa kekuatan permukaan gigi (Safety Flank)
adalah sbb:
Menghitung gaya tangensial wheel
1 25
1 = 1,43. 106 . = 1,43. 106 . = 446,875
1 1 80.1000
2 20
2 = 1,43. 106 . = 1,43. 106 . = 893,75
2 2 320.1000
Menentukan koefisien ,yaitu

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
10 10 10
= 1 = 7.27 = 1,17 2 = 29,1 = 0,59

Menentukan koefisien system gigi gear berdasarkan table 24/4


= 0,370
= 0,295

Menghitung factor k,yaitu:


2 893,75
= = = 0,19 2
. . 2 . 2 (1,17)(0,295)(83,5)(320)
Memiliki data kekuatan material dari table 24/5
Material
Worm : Steel hardened and ground

Wheel : al alloy 0 = 0,425 2 = 1(passing)

Menghitung kecepatan luncur rata-rata


1 80(1000)
1 = 1 = = 4,18
19100 19100
1 4,18
= = = 4,52
cos 22,4
2 320(100)
2 = 2 . = = 1,68 /
19100 19100
1 1,68
= = = 2,41
cos 22,4


Mencari koefisien kecepatan dari tabel 24/8 dengan rumus, =
+,

2 2
= 2+4,520,85 = 0,36 2 = 2+2,410,85 = 0,49 tabel 24/8

Koefisien umur (table 24/3)


Umurnya diharapkan selama 10 tahun untuk 300 hari karja per tahun dan 8 jam kerja per
hari
Maka = 830010 = 2400 jam karja beroperasi
Berdasarkan table 24/3 maka = 0,8
Menentukan koef beban bolak balik
= 1 untuk beban konstan

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
Menghitung faktor kgrenz
= 0 0
1 = (0,425)(0,36)(0,8)(1) = 0,12 2 0
2 = (0,425)(0,49)(0,8)(1) = 0,17 2 0
Menghitung nilai keamanan permukaan
0,12
1 = = 1,44 1 014
0,084
0,17
2 = = 1,01 1 014
0,19
Batas kapasitas kekuatan permukaan gigi dari wheel adalah:
1 1 2
1 = 0,7 . 1 . 1 . .( ) . 1
1 100 100
0,12 153 80 2
1 = 0,7. . 1,17.0,370. .( ) . 1000 = 24,97
1,44 100 100
2 2 2
2 = 0,7 . 2 . 2 . .( ) . 2
2 100 100
0,17 89,5 320 2
2 = 0,7. . 0,59.0,295. .( ) . 100 = 17,37
1,01 100 100
Efisiensi roda gigi cacing berdasarkan kekuatan permukaan
2 17,37
= = = 0,70 70%
1 24,97

4.5 Memeriksa Kapasitas Ketahanan Temperatur ( )

Menghitung beda temperature antara casing dengan udara luar ,yaitu:


=
= 700 250 = 450
Menentukan nilai yaitu:
0,14 (untuk gear tanpa air vanes)
Menghitung nilai yaitu :
60
= 1 + 0,14(100)1,55 = 1,01778 asumsi 1 = 60

Menghitung nilai dan yaitu:

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
200 1,85
5,52 ( ) . 1,01778 = 19,551
100
= 0,20(2)1,85 = 0,721
19,551
= = 27,1165
0,721
Kapasitas pendinginan adalah sama dengan daya yang hilang (point C.3).
Nilai untuk pendingnan di udara adalah ( )
Untuk beban konstan (untuk beban dinamis nilainya dirata-ratakan)
27,1165
= 450 . 0,721. = 1,392
632
Untuk beban dengan durasi yang pendek (short time) selama :
1.1,392
Kapasitas ketahanan temperature untuk wheel dan worm dicari dengan
membuat = dan mengambil persamaan di point C.3,yaitu:
1,392
2 = = 2,487
1 100
(0,412 + ) . 1,24(2,31 + )
0,412 20
1 = 2 +
1 = 2,487 + 1,392 = 3,88
Efisiensi worm gear berdasarkan ketahanan temperatur :
2 2,487
= = = 0,641 64,1%
1 3,88

4.6 Memeriksa Keamanan pada Patah Gigi

C grenz
SB 1 ; dengan Cgrenz didapat dari tabel 24/6 dan
C max
U 2 max 2.300
C max = 11.3,14.65,7 = 1,0135
mn b2
2 didapat dari table grafik 24/13
Sehingga didapat nilai keamanan terhadap patah gigi sebesar
3
= 1
1,0135
= 2,96 1

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
BAB V
PENUTUP

5.1 Kesimpulan
Dari hasil perhitungan roda gigi di atas dapat disimpulkan

1. Estimasi dimensi utama pada worm :


Modul m : 11 mm
Diameter Minor : 54 mm
Diameter Rata : 80 mm
Diameter Kepala : 102 mm
Diameter Luar : 113 mm
Diameter Pitch : 81 mm
Lebar Gigi : 154 mm
Faktor Gigi :7,27 mm
Pitch H : 103,7 mm
Sudut kisar rata rata : 22,42 mm
Sudut kisar : 22,17 mm
Modul normal : 10,19 mm
Sudut heliks wheel :67,83 mm
2. Material yang dipilih adalah Perunggu
3. Kapasitas ketahanan temperatur pada worm ( ) sebesar 3,88 dan ketahanan permukaan
pada worm (1 )sebesar 24,97 HP, dan ketahanan permukaan pada wheel (2 ) sebesar
17,37 HP
4. Efisiensi roda gigi berdasarkan kekuatan permukaan sebesar 70 % dan efisiensi roda gigi
berdasarkan ketahanan temperatur sebesar 64,1 %
5. Nilai keamanan terhadap patah gigi sebesar = 2,96 1 (dikatagorikan aman)

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
5.2 Saran

1. Untuk perancangan sebuah roda gigi cacing sebaiknya dipilih jenis worm yang punya
kapasitas ketahanan temperature dan ketahanan permukaan yang baik.
2. Untuk menghitung perancangan roda gigi sebaiknya di lakukan hati-hati dancermat
sehingga dapat menghasilkan nilai keamanan yang tinggi atau sama dengan nilai standar
keamanan yang di tentukan.
3. Pemilihan material roda gigi juga dapat di perhatikan dalam pengaplikasian apa roda gigi
tersebut akan di pakai.

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
LAMPIRAN

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
GAMBAR TEKNIK RODA GIGI CACING

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
Ricky Petra Falendra Tulak
Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
TABEL TABEL YANG DIGUNAKAN

Ricky Petra Falendra Tulak


Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
Ricky Petra Falendra Tulak
Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
Ricky Petra Falendra Tulak
Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com
Ricky Petra Falendra Tulak
Teknik Mesin UNDIP 2012
Email: rickypetra27@gmail.com