Anda di halaman 1dari 4

KERANGKA ACUAN

PELATIHAN BAGI TENAGA SANITARIAN / KESLING PUSKESMAS


UNTUK MENDUKUNG DESA SIAGA TAHUN 2009

1. Latar Belakang
a. Dasar Hukum
1. Undang-undang Nomor 17 Tahun 2003, tentang Keuangan Negara;
2. Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004, tentang Pemerintah Daerah;
3. Undang-undang Nomor 33 Tahun 2004, tentang Perimbangan Keuangan antara
Pemerintah Pusat dan Pemerintah Daerah;
4. Peraturan Presiden No.7 Tahun 2005, tentang RPJM tahun 2004-2009;
5. Peraturan Pemerintah Nomor 32, Tahun 1996, tentang Tenaga Kesehatan
6. Peraturan Menteri Kesehatan Nomor 1575 Tahun 2005 tentang Organisasi dan Tata
Kerja Departemen Kesehatan RI;
7. Permenkes No. 741/Menkes/Per/VII/2008 pasal 2 ayat 2 tentang Indikator Standar
Pelayanan Minimal Bidang Kesehatan di Kabupaten / Kota;
8. Kepmenkes RI Nomor 725/Menkes/SK/V/2003, tentang Pedoman Pelaksanaan
Pelatihan di Bidang Kesehatan.
9. Kepmenkes RI No. 1428/Menkes/SK/XII/2006, tentang Pedoman Penyelenggaraan
Kesehatan Lingkungan di Puskesmas

b. Gambaran Umum Singkat


Penyakit berbasis lingkungan masih merupakan masalah kesehatan terbesar di
Indonesia. Masalah tersebut disebabkan masih buruknya sanitasi dasar masyarakat,
terutama kondisi penyediaan air bersih dan jamban. Puskemas merupakan ujung
tombak operasional penyelenggaraan kegiatan kesehatan lingkungan di masyarakat dan
membutuhkan tenaga sanitarian yang handal.

c. Alasan Kegiatan Dilaksanakan


Puskesmas wajib memelihara dan meningkatkan lingkungan yang sehat sesuai dengan
standar yang telah ditentukan (Kepmenes RI no 1428/Menkes/SK/XII/2006). Untuk itu
diperlukan dukungan sumber daya kesehatan yang bekerja secara profesional yang
terlatih melalui pendidikan dan pelatihan, khususnya pelatihan teknis kesehatan
lingkungan dan berbasis kompetensi.

2. Kegiatan yang Dilaksanakan


a. Uraian Kegiatan
Pelatihan ini terdiri dari beberapa tahapan : 1) Pre Test; 2) Dinamika Kelompok; 3) Proses
Belajar-Mengajar; 4) Praktek Lapangan; 5) Post Test dan 6) Rencana Tindak Lanjut.

b. Batasan Kegiatan
Kegiatan pelatihan dilaksanakan selama 60 jam pelajaran, dengan jumlah peserta 30
orang petugas sanitasi Puskesmas dan tenaga fasiitator yang memiliki pengalaman
mengajar di bidang kesehatan lingkungan serta menguasai materi yang diajarkan.

3. Maksud dan Tujuan


a. Maksud Kegiatan
Melaksanakan pelatihan untuk meningkatkan pengetahuan dan ketrampilan tenaga
sanitarian agar mempunyai kapasitas peningkatan kualitas lingkungan yang kompeten.

b. Tujuan Kegiatan
Melatih tenaga sanitarian Puskesmas se-Propinsi Kalimantan Tengah agar mampu
melaksanakan kegiatan peningkatan kualitas lingkungan di tingkat Puskesmas.

4. Indikator Keluaran dan Keluaran


a. Indikator Keluaran
Ada 30 orang petugas sanitarian Puskesmas dari 13 Kab/Kota Propinsi Kalimantan Tengah
yang memperoleh sertifikat pelatihan yang terakreditasi serta adanya dokumen laporan
penyelenggaraan pelatihan.

b. Keluaran
Terlatihnya 30 orang petugas sanitarian Puskemas dan memiliki kemampuan
melaksanakan kegiatan peningkatan kualitas lingkungan di unit kerjanya masing-masing.

5. Cara Pelaksanaan Kegiatan


a. Metode Pelaksanaan
Pelatihan Bagi Petugas Sanitarian Puskesmas menggunakan prinsip andragogy dengan
menggabungkan metode pembelajaran klasikal dan belajar sambil berbuat (learning by
doing) yang memungkinkan peserta pelatihan untuk melakukan eksperimen dari materi
pelatihan.

b. Tahapan Kegiatan
Pelatihan melalui tahapan kegiatan sebagai berikut :
1) Persiapan pra pelatihan (penyusunan dokumen akreditasi);
2) Penyusunan Instrument Pelatihan (pre dan post test, jadwal, draft rencana tindak
lanjut) ;
3) Pre Test (untuk mengetahui tingkat pengetahuan awal peserta );
4) Building Learning Commitment;
5) Proses Belajar Mengajar (Ceramah Tanya Jawab, diskusi kelompok, role play, simulasi
dan evaluasi );
6) Post Test;
7) Rencana Tindak Lajut.

6. Tempat Pelaksanaan Kegiatan


Balai Pelatihan Kesehatan Palangka Raya.
7. Pelaksana dan Penanggung jawab Kegiatan
a. Pelaksana Kegiatan
Balai Pelatihan Kesehatan Palangka Raya

b. Penanggung Jawab
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Tengah

8. Jadwal Kegiatan
Pelatihan dilaksanakan dari tanggal 18 s/d 23 Oktober 2009

9. Biaya
Biaya pelaksanaan kegiatan dibebankan pada DIPA RKA-KL Dinas Kesehatan Provinsi
Kalimantan Tengah, tahun 2009.

STRUKTUR PROGRAM

No Materi Pelatihan Alokasi Waktu


T P PL Total
Materi Dasar
1. Kebijakan Umum Depkes/Renstra bidang Kesling dalam 2 - - 2
mendukung pengembangan Desa Siaga
Materi Int
1. Perencanaan Kesehatan Lingkungan 2 4 - 6
2. Surveilance Kesehatan Lingkungan 2 4 4 10
3. Pengawasan Kesehatan Lingkungan 2 6 4 12
4. Manajemen Penyakit Berbasis Lingkungan 2 - - 2
5. Pencemaran Air dan Kesehatan 2 - - 2
6. Vektor Penyakit dan Kesehatan 2 - - 2
7. Pemberdayaan Masyarakat dalam peningkatan Kualitas 2 4 4 10
Lingkungan
8. Supervisi dan Bimtek Kegiatan Kesehatan Lingkungan di 2 3 - 5
Puskesmas
9. Pengembangan Teknologi Tepat Guna dalam peningkatan kualitas 1 3 - 4
kesehatan lingkungan di Puskesmas

Materi Penunjang
1. Building Learning Commitement (BLC) dan Dinamika Kelompok - 3 - 3
2. Rencana Tindak Lanjut - 2 - 2
Jumlah 19 29 12 60