Anda di halaman 1dari 5

Menelaah aplikasi teknologi terkini pada motor bensin dan diesel

1. Menganalisis motor diesel sebagai penggerak mula


Materi
Motor Bakar Dengan Turbocharger
Turbo adalah sebuah alat yang secara luar biasa mampu mengubah sisa pembakaran yang
tidak terpakai menjadi energi dalam bentuk lain secara efisien dan potensial. Peranti ini
pertama kali dikembangkan oleh Dr Albert J. Buchi di Swiss pada 1909-1912 di mesin
diesel turbocharger.
Turbocharger memanfaatkan energy yang terkandung dalam gas buang untuk
menggerakkan kompresor sehingga lebih efektif menaikkan mean effective pressure
(mep) dibandingkan dengan metode supercharger, tanpa perlu menaikkan kecepatan
mesin, jumlah maupun langkah silinder, maupun kecepatan rata-rata piston.
Mesin turbo bekerja dengan sistim pelumasan oli pada shaft-nya dan untuk menjaga suhu
pada olinya, turbo dipasangai watercooler. Setelah itu, agar lebih efisien dalam
menurunkan suhu udara yang dimampatkan dari turbocharger ke mesin, kendaraan juga
dilengkapi intercooler.
Intercooler berperan sangat penting karena berufungsi mendinginkan udara yang telah
dimampatkan tadi dan intercooler memiliki porsi perhatian yang cukup besar dalam
meningkatkan output mesin, khususnya bila digunakan pada daerah yang beriklim panas
atau memiliki ketinggian yang jauh dari permukaan laut.
Intercooler merupakan suatu alat penukar kalor (heat exchanger) dengan fluida yang
didinginkan atau atau gas dan fluida pendinginannya juga udara atau gas. Fluida yang
didinginkan masuk saluran inlet bergerak melalui tube (saluran saluran kecil pipa
pendingin) kemudian keluar melalui outlet, dan media pendinginannya berupa udara yang
dialirkan melalui fin. Penurunan temperature antara masukan dan keluaran intercooler
antara 5 sampai 25 C, hal ini sangat tergantung dari cuaca lingkungan dan aliran udara
pendingin
Soal
1. Temperatur udara keluaran turbocharger diatas 120C, tergantung dari tekanan (boost)
yang dihasilkan maka dari itu temperatur udara yang sangat tinggi sudah pasti memiliki
kerapatan yang sangat rendah sehingga pembakaran yang terjadi didalam silinder
kekurangan oksigen sehingga menyebabkan kemampuan unjuk kerja motor menurun.
Sehingga pada turbocharger perlu dilengkapi komponen yang berfungsi untuk
mendinginkan udara keluaran, yaitu
A. Intercooler
B. Turbo timer
C. Relief Valve
D. Blow off valve
E. Tachometer
Menganalisis karakteristik motor diesel
Materi
Krakteristik motor diesel
Sejak diperkenalkan pertama kali oleh Rudolf Diesel pada 1892 di Jerman, mesin diesel
telah mengalami perkembangan yang sangat pesat mulai penggunaan bahan bakar hingga
peningkatan kinerja yang berhubungan dengan teknologi mekanis hingga improvement
power, dan konsumsi bahan bakar agar lebih bersahabat dengan lingkungan.
Motor diesel sebagai sebuah sumber tenaga penggerak memiliki prinsip yang hampir
sama dengan motor bensin (gasoline engine) dimana energi dihasilkan oleh pembakaran
bahan bakar, Ada beberapa perbedaan utama antara karakteristik mesin bensin dan mesin
diesel. Mesin diesel menggunakan prinsip auto-ignition(terbakar sendiri). Sedangkan
mesin bensin menggunakan prinsip spark-ignition (pembakaran yang dipicu oleh
percikan api pada busi). Oleh karenanya motor diesel sering juga disebut dengan
compression ignition engine. Agar dapat mencapai suhu dan tekanan pembakaran,
tekanan kompresi pada mesin diesel diusahakan mampu mencapai 30-45kg/cm2, agar
temperatur udara yang dikompresikan mencapai 500 derajat celsius, sehingga bahan
bakar mampu terbakar dengan sendirinya tanpa dipicu oleh letikan bungaapi dari busi.

Soal
1. Motor diesel sebagai sebuah sumber tenaga penggerak memiliki prinsip yang hampir sama
dengan motor bensin (gasoline engine) dimana energi dihasilkan oleh pembakaran bahan
bakar. Namun mesin diesel menggunakan prinsip auto-ignition (terbakar sendiri tanpa
dipicu oleh letikan bunga api dari busi). Oleh karenanya tekanan kompresi pada mesin
diesel diusahakan mampu mencapai 30-45 kg/cm2 agar temperatur udara yang
dikompresikan mencapai.
A. 70 oC
B. 80 oC
C. 90 oC
D. 100 oC
E. 500 oC

2. Proses pembakaran pada mesin diesel dibagi


menjadi 4 periode, salah satunya yaitu
perambatan api. Pada periode ini campuran
bahan bakar dan udara tersebut akan terbakar di
beberapa tempat. Nyala api akan merambat
dengan kecepatan tinggi sehingga seolah-olah
campuran terbakar sekaligus, sehingga
menyebabkan tekanan dalam silinder naik. Pada
grafik tersebut yang menunjukkan periode
Perambatan api ditunjukkan oleh huruf.
A. A-B
B. B-C
C. C-D
D. D-E
E. E-A

Membandingkan karakteristik motor bensin dan diesel


A. Menganalisis besaran-besaran sebuah motor
Materi
Prestasi Mesin
Volume silinder ( volume langkah )
Volume yang menunjukkan ketika torak bergerak dari TMB menuju TMA. Sedang total
volume motor dikaitkan dengan banyaknya silinder pada motor tersebut Volume silinder
adalah volume sepanjang langkah torak ( dari TMB ke TMA ) Umumnya volume silinder dari
suatu motor dinyatakan dalam cm3 ( cc ) atau liter ( l )

D = Diameter silinder
L = Langkah torak
Vs (VL) = Volume silinder(Volume langkah)
Vm = Volume motor keseluruhan
I = Jumlah silinder

Soal
1. Volume silinder adalah volume sepanjang langkah torak (dari TMB ke TMA) Umumnya
volume silinder dari suatu motor dinyatakan dalam cm3 (cc) atau liter (l). Rumus untuk
menghitung volume silinder sebuah kendaraan adalah.

A. Vs = D2 L

B. Vs = 2 D2 L

C. Vs = 4 D L

D. Vs = 2 D L

E. Vs = 4 R2 L
B. Menganalisis perhitungan besaran-besaran motor
1. Sebuah mobil Toyota 4 silinder memiliki volume motor sebesar 1800 cm3. Diameter
silindernya 82 mm. Berapakah langkah toraknya?
A. 80 mm
B. 82 mm
C. 84 mm
D. 85 mm
E. 86 mm